WhatsApp Icon
Tunaikan Janji, BAZNAS Majalengka Kembali Sambangi Pak Hendrik Salurkan Bantuan Uang Tunai

MAJALENGKA (10 Juni 2026)  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka membuktikan komitmennya untuk terus mendampingi mustahik yang tertimpa musibah hingga pulih. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Eman Suherman, S.Pd.I., kembali mendatangi langsung kediaman Bapak Hendrik di Blok Sindangkasih RT 03 RW 01, Desa Ciranjeng, Kecamatan Cingambul, pada Selasa (09/06/2026) untuk menyerahkan bantuan lanjutan berupa uang tunai.

Langkah ini merupakan pemenuhan janji kemanusiaan BAZNAS setelah sepekan sebelumnya menyalurkan bantuan darurat berupa sembako. Kehadiran tim BTB di lokasi disambut dengan haru oleh Pak Hendrik, seorang ayah yang kini berjuang sendirian demi masa depan kedua anaknya pasca-musibah kebakaran besar yang menghanguskan rumah mereka.

Membasuh Air Mata, Menyampaikan Salam Hangat Pemimpin

Bantuan uang tunai yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki ini dialokasikan khusus untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar keluarga, terutama keperluan seragam dan perlengkapan sekolah anak-anak Pak Hendrik yang seluruhnya hangus tak tersisa pada kebakaran akhir Mei lalu.

Dalam kesempatan yang penuh berkah tersebut, Eman Suherman juga menyampaikan pesan mendalam dan salam hangat dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka serta Bupati Majalengka yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi karena sedang menunaikan agenda penting kedinasan lainnya.

"Kami menyampaikan salam takzim dan permohonan maaf dari Bapak Ketua BAZNAS serta Bapak Bupati Majalengka karena belum bisa hadir langsung menemui Pak Hendrik. Walau saat ini ruang dan waktu membatasi, doa dan kepedulian beliau berdua selalu menyertai. Kehadiran kami di sini merupakan bukti nyata dari tanggung jawab dan wujud nyata kasih sayang mereka sebagai pemimpin yang selalu memikirkan kondisi warganya," tutur Eman Suherman, S.Pd.I., dengan penuh khidmat.

Dengan bantuan tunai ini, diharapkan kedua anak Pak Hendrik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dapat segera membeli pakaian seragam, buku, dan alat tulis baru, sehingga mereka tidak perlu berlama-lama larut dalam kesedihan dan bisa kembali memupuk asa di sekolah.

Apresiasi dan Sinergi Lintas Sektor di Lapangan

Kehadiran dan gerak cepat Tim BTB BAZNAS Majalengka di lapangan mendapat apresiasi mendalam dari pihak Pemerintah Desa Ciranjeng serta Pemerintah Kecamatan Cingambul. Penyerahan bantuan ini turut dikawal dan didampingi langsung oleh Bapak Budi Nirwana (MP Cingambul), Kasie Kesra Pemdes Ciranjeng, Tim Tagana Dinas Sosial, Satpol PP Kecamatan, serta Tokoh Masyarakat setempat.

Merespons aksi nyata dan kepedulian BAZNAS, perwakilan Tokoh Masyarakat Cingambul menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan kepada salah satu warganya.

"Atas nama masyarakat Cingambul, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BAZNAS Majalengka. Gerak cepat ini laksana oase di tengah gurun bagi Pak Hendrik. BAZNAS tidak hanya memberi bantuan fisik, tapi juga mengembalikan senyum dan harapan anak-anak yatim ini untuk bisa sekolah lagi. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT," ungkap salah seorang Tokoh Masyarakat dengan mata berkaca-kaca.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Bapak Budi Nirwana selaku perwakilan dari pihak Kecamatan Cingambul yang memuji pola penanganan bencana yang dilakukan secara cepat dan tuntas oleh BAZNAS.

"Kami dari jajaran kewilayahan Kecamatan Cingambul sangat mengapresiasi kinerja luar biasa dari BTB BAZNAS Majalengka. Minggu lalu datang membawa sembako, hari ini langsung datang lagi menepati janji memberikan bantuan tunai untuk seragam anak-anak. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan. Ini bukti bahwa koordinasi antara ulama, umara, dan lembaga amil berjalan sangat sehat demi mengayomi masyarakat," tegas Bapak Budi Nirwana.

Zakat sebagai Jembatan Kasih Sayang

Senyum yang kembali terukir di wajah keluarga Pak Hendrik menjadi bukti nyata betapa besarnya mukjizat dari zakat yang dikelola secara cepat dan tepat sasaran. Sinergi antara umara (pemerintah daerah), ulama, lembaga amil, dan elemen masyarakat merupakan pilar utama dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang tangguh, peduli, dan berkarakter.

Kami menghaturkan jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh muzaki yang senantiasa menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Harta yang Anda titipkan telah menjelma menjadi senyum, harapan, dan berkah yang menyelimuti kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan melipatgandakan rezeki bagi kita semua. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #BTBMajalengka #CingambulPeduli #ZakatMensejahterakan #SenyumMustahik #BerkahZakat #PemimpinPeduli #SinergiKemanusiaan #CiranjengBangkit

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Langkah Cepat di Tengah Lelah: Kisah Hangat BAZNAS Majalengka Antar Sembako untuk Nenek Ipoh yang Nyaris Kehilangan Tempat Berteduh

MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan paket sembako untuk Nenek Ipoh (79), seorang lansia yang tinggal di hunian memprihatinkan di Blok Kliwon RT 01 RW 05, Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, pada Selasa (9/6/2026). Langkah cepat ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam meringankan beban mustahik di wilayah Majalengka.

Nenek Ipoh diketahui hidup dalam kondisi yang sangat membutuhkan uluran tangan. Rumah tinggalnya saat ini dalam kondisi lapuk dan nyaris ambruk, sehingga sangat membahayakan keselamatan dirinya.

Estafet Kebaikan di Tengah Padatnya Program

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara estafet oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., melalui tim BTB Kecamatan Cingambul. Paket sembako tersebut diserahkan sesaat setelah tim menyelesaikan prosesi penyerahan bantuan untuk Bapak Hendrik, warga korban musibah kebakaran di Desa Ciranjeng, Kecamatan Cingambul.

Di tengah padatnya jadwal penanganan bencana dan pendistribusian bantuan, BAZNAS Majalengka terus bergerak cepat memastikan amanah para muzakki sampai kepada mereka yang berhak menerima.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena tidak bisa langsung menemui Nenek Ipoh di kediamannya. Namun, hal ini bukan mengurangi rasa hormat kami, melainkan karena saat ini tim kami sudah ditunggu oleh warga yang membutuhkan di Kecamatan Lemahsugih," ujar Eman Suherman saat menyerahkan paket bantuan kepada Tim BTB Kecamatan Cingambul.

Komitmen Menuju Majalengka yang Diridhai Allah

Melalui sinergi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten dan tim di tingkat kecamatan, bantuan pangan tersebut akhirnya berhasil diantarkan langsung ke kediaman Nenek Ipoh. BAZNAS Majalengka berharap bantuan stimulan ini dapat menyambung keperluan pokok sehari-hari Nenek Ipoh serta mendatangkan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Semoga kepedulian yang terus digulirkan ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Kabupaten Majalengka, sekaligus mengetuk pintu hati para dermawan untuk saling bahu-membahu membantu sesama yang sedang kesulitan.

Jazakumullah khairan katsiran kepada para muzakki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #CingambulPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #KemanusiaanIslami

10/06/2026 | Kontributor: Media BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Tinjau Rumah Tak Layak Huni Ibu Empin Supinah di Babakansari, Upayakan Rumah Layak yang Berkah

MAJALENGKA, Selasa (9/6/2026)  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bergerak cepat menyahuti rintihan asnaf dan merespons laporan masyarakat terkait adanya warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Demi memastikan penyaluran amanah zakat yang tepat sasaran, Tim Media BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, mendatangi langsung lokasi hunian Ibu Empin Supinah di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/6).

Langkah ini diambil guna melakukan survei dan verifikasi faktual atas ajuan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Dalam peninjauan ini, Tim BAZNAS didampingi langsung oleh Kepala Desa Babakansari beserta Kasie Ekbang setempat untuk melihat dari dekat kondisi nyata di lapangan.

Kondisi Rumah yang Menyayat Hati dan Menguji Kepedulian

Menyaksikan kondisi tempat tinggal Ibu Empin Supinah, siapapun akan terenyuh. Rumah yang sejatinya menjadi tempat bernaung dan beribadah itu kini sudah tidak bisa lagi dihuni karena kondisinya sangat kritis dan dikhawatirkan ambruk sewaktu-waktu. Guna menyambung hidup dengan aman, Ibu Empin terpaksa menumpang di rumah anaknya yang berada tepat di sebelah bangunan rapuh tersebut.

"Kondisi fisik bangunan tampak sangat lapuk, tanpa langit-langit, dan mengalami kerusakan parah di bagian atap. Bahkan, ketinggian terasnya hanya sekitar 170 cm, sehingga tim yang datang harus membungkuk dan berhati-hati saat hendak masuk ke area rumah," ujar Eman Suherman saat menggambarkan kondisi di lokasi.

Lebih memprihatinkan lagi, di dalam rumah yang sempit itu tidak terdapat fasilitas kamar mandi yang layak. Untuk keperluan memasak, area dapur terpaksa disatukan berdampingan dengan ruang lain yang hanya disekat menggunakan bekas baliho. Sebuah pemandangan yang mengetuk pintu kepedulian kita bersama untuk segera mengulurkan tangan membantu sesama muslim yang sedang kesulitan.

Ikhtiar BAZNAS: Menghidupkan Semangat Gotong Royong dan Swadaya

Mewakili BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman menegaskan komitmen lembaga untuk hadir menjadi jembatan kebaikan bagi kaum dhuafa, termasuk Ibu Empin. Namun, ia juga mengingatkan bahwa bantuan RLHB ini bersifat stimulan dan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan tuntas tanpa hambatan.

Dalam pertemuan tersebut, Eman menyampaikan bahwa survei dan verifikasi ini sangat krusial untuk mengukur beberapa indikator daya dukung mutlak. Indikator tersebut di antaranya adalah kepemilikan dana tambahan mandiri atau ketersediaan stok material awal milik mustahik (seperti batu, semen, bata, pasir, atau kayu).

Selain kesiapan mandiri dari mustahik, BAZNAS Majalengka juga menekankan pentingnya komitmen dari pihak pemerintah desa setempat.

"Kami harus memastikan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Desa untuk menggalang swadaya masyarakat serta menggerakkan kembali budaya gotong royong dalam proses pembangunan fisik rumah Ibu Empin nantinya. Hal ini penting dilakukan agar para penerima manfaat benar-benar mendapatkan rumah yang layak huni, bukan malah menjadi telantar akibat pembangunan yang tidak tuntas atau terbengkalai karena kendala keuangan di tengah jalan," tegas Eman.

Komitmen Mewujudkan Kesejahteraan yang Merata

Melalui program RLHB ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap tidak hanya sekadar membangun dinding dan atap, melainkan juga membangun kembali martabat, kenyamanan ibadah, dan senyum kebahagiaan di wajah para mustahik. Sinergi antara dana zakat, infak, sedekah (ZIS), kepedulian pemerintah desa, serta semangat gotong royong warga diharapkan menjadi kunci utama dalam menyukseskan program kemaslahatan umat ini.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #ZakatMenyejahterakanUmat #PeduliDhuafa #BantarujegPeduli

10/06/2026 | Kontributor: Media BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Apresiasi Capaian Opini WTP 13 Kali Berturut-turut Pemkab Majalengka

MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka atas keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penghargaan bergengsi ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Ucapan selamat tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Prestasi luar biasa ini menandai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mempertahankan predikat WTP selama 13 kali berturut-turut.

"Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bapak Bupati Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan seluruh jajaran Pemkab Majalengka. Pencapaian 13 kali berturut-turut ini adalah bukti nyata komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Konsistensi Menuju Majalengka yang Transparan dan Akuntabel

Pencapaian WTP ini bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan dari pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan bertanggung jawab. Dalam pandangan Islam, sifat amanah dan transparan merupakan pilar utama dalam kepemimpinan, dan Pemkab Majalengka dinilai telah menunjukkan konsistensi tersebut dengan sangat baik dari tahun ke tahun.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan seperti BAZNAS dapat terus berjalan beriringan. Pengelolaan daerah yang akuntabel diyakini akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mengoptimalkan berbagai program kemaslahatan umat.

Harapan untuk Pelayanan Terbaik dan Majalengka Langkung SAE

Menutup pernyataannya, pihak BAZNAS mendoakan agar prestasi mulia ini menjadi suntikan semangat dan keberkahan bagi seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Kabupaten Majalengka.

Semoga capaian ini semakin memperkuat komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta membawa keberkahan dalam mewujudkan Kabupaten Majalengka yang lebih maju, sejahtera, dan Langkung SAE (Sae, Aman, Eksis) di bawah rida Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #WTBPemkabMajalengka #MajalengkaBerkah #TataKelolaAmanah #ZakatTumbuhBermanfaat

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan Bagi Warga Cideres yang Alami Sakit Menahun

Wujud Kepedulian Ummat Melalui Dana Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Meringankan Beban Mustahik

MAJALENGKA, BAZNAS Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan syiar Islam dalam meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada dua warga Blok Bojong, Desa Cideres, Kecamatan Kadipaten yang tengah diuji dengan sakit menahun. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka pada Selasa (9/6/2026).

Bantuan asnaf miskin/fi sabilillah ini diberikan kepada Saudari Dila yang kini tengah berjuang melawan gangguan kerusakan saraf, serta Ibu Entar yang mengalami komplikasi penyakit serius. Mengingat kondisi fisik kedua penerima manfaat yang tidak memungkinkan untuk hadir secara langsung, penyerahan dana kebajikan ini diwakili oleh pihak keluarga terdekat. Bantuan untuk Dila diterima oleh Bapak Dian selaku pamannya, sementara bantuan untuk Ibu Entar diterima oleh Yogi selaku anak kandungnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan amanah dari para muzakki dan munfik di Kabupaten Majalengka yang dikelola secara profesional demi kemaslahatan ummat, khususnya dalam pilar Majalengka Sehat. Beliau berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban operasional pengobatan dan menjadi wasilah kesembuhan bagi para mustahik.

"Alhamdulillah, pada hari yang penuh berkah ini, BAZNAS dapat kembali hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami dalam menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran. Doa terbaik kami panjatkan untuk Saudari Dila dan Ibu Entar, semoga Allah SWT memberikan kesabaran, mengangkat penyakitnya, dan menjadikan ujian ini sebagai penggugur dosa. Amin ya Rabbal 'Alamin," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela penyerahan.

Di sisi lain, perwakilan keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dirasakan sangat berarti di tengah himpitan biaya pengobatan yang kian tinggi, serta menjadi suntikan moral yang besar bagi keluarga untuk terus mendampingi proses kesembuhan pasien.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyejahterakanUmmat #PemberdayaanMustahik #InfoMajalengka

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Terbaru

Harta: Jembatan Surga atau Beban Hisab? Memaknai Zakat sebagai Investasi Akhirat
Harta: Jembatan Surga atau Beban Hisab? Memaknai Zakat sebagai Investasi Akhirat
Di tengah hiruk-pikuk pengejaran kesejahteraan duniawi, seringkali kita terjebak pada pandangan bahwa harta adalah simbol mutlak keberhasilan. Namun, bagi seorang muslim, kekayaan memiliki dimensi yang lebih dalam: ia adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Pertanyaan krusial yang perlu kita renungkan bersama adalah, apakah harta yang kita kumpulkan hari ini akan menjadi pembela di akhirat, atau justru menjadi beban yang memberatkan timbangan amal? Konsep Amanah dan Bahaya Istidraj Islam memandang setiap individu hanyalah pengelola sementara, bukan pemilik mutlak. Allah SWT mengingatkan dalam Surah At-Taghabun ayat 15 bahwa harta dan anak-anak adalah ujian. Tanpa kesadaran akan kewajiban, limpahan materi berisiko menjadi istidraj—kenikmatan yang perlahan menjerumuskan pemiliknya. Oleh karena itu, instrumen Zakat hadir bukan sekadar kewajiban formalitas, melainkan mekanisme penyucian. Sebagaimana termaktub dalam Surah At-Taubah ayat 103, zakat berfungsi membersihkan harta dari hak orang lain sekaligus menyucikan jiwa dari penyakit kikir (hubbuddunya). Zakat Maal: Mengubah Aset Dunia Menjadi Pahala Abadi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menunaikan Zakat Maal (harta). Berbeda dengan Zakat Fitrah yang ditunaikan setahun sekali di bulan Ramadhan, Zakat Maal wajib dikeluarkan saat harta telah mencapai nishab (batas minimal) dan haul (masa kepemilikan satu tahun). "Mengabaikan zakat sama saja dengan menyimpan bara api yang akan memberatkan hisab. Sebaliknya, zakat yang dikelola secara produktif akan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun kita telah tiada," ungkapnya dalam refleksi keumatan baru-baru ini. Dampak Sosial dan Transformasi Mustahik Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, zakat yang Anda salurkan bertransformasi menjadi instrumen keadilan ekonomi. Harta tersebut tidak hanya berpindah tangan, tetapi digunakan untuk: Pendidikan: Beasiswa bagi anak yatim dan dhuafa. Kesehatan: Akses layanan medis bagi yang membutuhkan. Pemberdayaan Ekonomi: Modal usaha mikro untuk memandirikan umat. Tujuan besarnya adalah mewujudkan kemandirian, di mana mereka yang saat ini menjadi penerima zakat (mustahik), di masa depan dapat bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzakki). Mari Bersihkan Harta, Tenangkan Jiwa Jangan tunda kesempatan untuk memindahkan nilai kekayaan fana Anda ke dalam "rekening" amal yang kekal. BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir sebagai mitra terpercaya, amanah, dan transparan dalam mengelola dana ZIS Anda. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Terapi Ilahiah Penyembuh "Penyakit Hati" di Era Modern
Zakat: Terapi Ilahiah Penyembuh "Penyakit Hati" di Era Modern
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba kompetitif, manusia seringkali terjebak dalam perlombaan materi yang tiada habisnya. Tanpa disadari, tekanan hidup ini kerap menumbuhkan benih-benih penyakit hati—mulai dari rasa cemas akan masa depan, sifat kikir, hingga rasa iri atas keberhasilan orang lain. Penyakit hati dalam Islam bukanlah sekadar metafora emosional. Ia adalah realitas spiritual yang secara fundamental memengaruhi perilaku, keputusan, dan kualitas hidup seseorang. Sifat kikir (bukhul), iri (hasad), sombong (takabbur), hingga cinta dunia yang berlebihan (hubbud dunya) adalah "virus spiritual" yang dapat merusak kebahagiaan sejati. Namun, Islam menawarkan sebuah solusi konkret sekaligus sistematis untuk mendetoksifikasi jiwa: Zakat. Zakat sebagai Mekanisme Tazkiyah (Penyucian) Landasan utama terapi zakat adalah fungsi Tazkiyah atau penyucian jiwa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka...” Ayat ini secara eksplisit menjelaskan bahwa tujuan utama zakat, selain dimensi sosial membantu fakir miskin, adalah untuk membersihkan (tuthahhiruhum) dan menyucikan (tuzakkihim) hati sang muzakki (pembayar zakat). Berikut adalah tiga cara bagaimana zakat bekerja sebagai terapi jiwa: 1. Memutus Rantai Ketakutan dan Kekikiran Sifat kikir seringkali lahir dari ketakutan akan kemiskinan. Zakat melatih seseorang untuk menyadari bahwa dirinya hanyalah pengelola sementara (khalifah) atas harta titipan Tuhan. Dengan rutin mengeluarkan zakat, seseorang menghancurkan belenggu kecemasan terhadap rezeki di masa depan. Hati menjadi lebih lapang, dan rasa bergantung pada materi fana perlahan terkikis. 2. Penawar Racun Iri dan Kesombongan Penyakit hasad (iri) muncul saat seseorang merasa tidak puas dengan ketetapan Allah bagi dirinya sendiri dibanding orang lain. Sebaliknya, kesombongan muncul saat merasa lebih tinggi karena kekayaan. Zakat meredam keduanya. Dengan berbagi, seorang muzakki mengakui bahwa keberhasilannya adalah titipan yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Tindakan ini menumbuhkan rasa syukur dan memanusiakan sesama tanpa memandang kasta harta. 3. Membangun Konsistensi Spiritual Zakat bukanlah aksi impulsif yang dilakukan sekali seumur hidup. Ia adalah kewajiban rutin berdasarkan nishab (batas jumlah) dan haul (batas waktu). Rutinitas ini menciptakan kedisiplinan sosial dan kepekaan nurani. Hati yang terbiasa memikirkan hak orang lain akan lebih sulit dikuasai oleh egoisme dan keserakahan. Transparansi dan Dampak Nyata di Majalengka Penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Majalengka memastikan bahwa terapi spiritual ini berlanjut menjadi aksi sosial yang nyata. Ketika seorang muzakki melihat dana zakatnya berubah menjadi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat di pelosok Majalengka, akan muncul ketenangan batin yang luar biasa. Zakat membuktikan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan pada apa yang kita simpan, melainkan pada apa yang kita lepaskan untuk kemaslahatan umat. Mari Bersihkan Hati, Sucikan Harta. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #Majalengka #BAZNASMajalengka #ZakatZamanNow
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga Integritas Finansial di Era Digital: Zakat sebagai Instrumen Penyuci Harta dari Syubhat
Menjaga Integritas Finansial di Era Digital: Zakat sebagai Instrumen Penyuci Harta dari Syubhat
Di era ekonomi modern yang bergerak serba cepat, batas-batas transaksi sering kali menjadi kabur. Kehadiran aset digital, instrumen investasi inovatif, hingga model bisnis baru menawarkan peluang keuntungan besar, namun di sisi lain membawa tantangan etis yang kompleks. Dalam dinamika yang berlapis ini, risiko bersinggungan dengan perkara syubhat—wilayah abu-abu antara halal dan haram—menjadi semakin nyata. Memahami Risiko Syubhat di Tengah Modernitas Rasulullah SAW telah mengingatkan kita melalui hadisnya: "Sesungguhnya yang halal itu jelas, dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar), yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang." Dalam konteks finansial hari ini, unsur syubhat bisa menyelinap melalui ketidaktelitian akad muamalah, kurangnya transparansi sistem ekonomi, atau kelalaian dalam merinci sumber pendapatan. Di sinilah prinsip kehati-hatian (ihtiyat) menjadi jangkar bagi setiap muslim agar hartanya tetap terjaga kesuciannya. Zakat: Mekanisme "Purifikasi" yang Sistematis Islam tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga menyediakan solusi praktis melalui instrumen Zakat. Merujuk pada Surah At-Taubah ayat 103, Zakat memiliki fungsi ganda: tuthahhiruhum (membersihkan) dan tuzakkihim (menyucikan). Dimensi Spiritual: Zakat mengikis sifat kikir dan kecintaan berlebihan pada dunia. Ia memastikan bahwa dalam harta yang kita genggam, tidak ada residu syubhat yang tidak sengaja tercampur. Dimensi Sosial: Zakat memisahkan hak fakir miskin yang "menitip" di dalam harta kita. Menunaikan hak ini berarti membebaskan diri dari tuntutan sosial di akhirat kelak. Penting untuk dicatat: Zakat bukanlah alat "pencucian uang" untuk menghalalkan yang haram. Sebaliknya, Zakat adalah penyempurna bagi harta yang diperoleh secara sah agar semakin berkah dan memberikan ketenangan batin (thuma’ninah). Muhasabah dan Profesionalisme Pengelolaan Melakukan evaluasi mandiri (muhasabah) terhadap sumber penghasilan adalah bentuk integritas seorang mukmin. Untuk memastikan kewajiban ini tertunaikan secara tepat sasaran dan sesuai regulasi syariat maupun negara, menyalurkan Zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS adalah langkah yang bijak. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel memberikan jaminan bahwa setiap rupiah yang Anda keluarkan benar-benar menjadi cahaya di dunia dan penolong di akhirat. Wujudkan Harta yang Berkah dan Jiwa yang Sakinah Jangan biarkan keraguan menghambat keberkahan rezeki Anda. Bersihkan harta, tenangkan jiwa, dan bantu sesama melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Layanan Digital Cepat (Klik & Bayar): ???? kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya
Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya
Berikut adalah artikel menarik berdasarkan teks yang Anda berikan, lengkap dengan gambar ilustrasi yang realistis. Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya Menunaikan zakat fitrah bukan sekadar menggugurkan kewajiban tahunan menjelang Idulfitri. Lebih dari itu, ini adalah momen krusial untuk memastikan bahwa kebahagiaan hari raya benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling berhak menerimanya. Di tengah menjamurnya berbagai pilihan lembaga amil zakat—mulai dari panitia masjid, organisasi sosial, hingga platform digital modern—kita sering kali dihadapkan pada satu pertanyaan penting: “Apakah zakat saya dikelola dengan benar dan disalurkan kepada orang yang tepat?” Memilih lembaga zakat terpercaya bukanlah langkah sepele. Ini adalah bentuk ikhtiar kita agar ibadah zakat tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata. Agar Anda tidak salah melangkah, simak panduan cerdas memilih lembaga zakat terpercaya berikut ini. 4 Pilar Utama dalam Memilih Lembaga Zakat Jangan hanya tergiur oleh kemudahan. Pastikan lembaga yang Anda pilih memenuhi kriteria berikut: 1. Memiliki Legalitas dan Izin Resmi Pemerintah Inilah fondasi utama. Di Indonesia, lembaga amil zakat yang kredibel wajib memiliki izin operasional resmi dari pemerintah dan beroperasi di bawah pengawasan otoritas terkait. Legalitas ini bukan sekadar kertas, melainkan jaminan bahwa lembaga tersebut memiliki sistem pengelolaan yang terstruktur, diawasi oleh negara, dan memiliki akuntabilitas hukum. Dengan memilih lembaga resmi, Anda sebagai muzakki (pembayar zakat) dapat menunaikan ibadah dengan hati yang tenang. 2. Transparansi Pengelolaan Dana Tanpa Celah Lembaga zakat yang berintegritas tidak akan menyembunyikan data. Mereka selalu terbuka mengenai arus penerimaan dan penyaluran dana. Indikator transparansi yang bisa Anda cek antara lain: Adanya publikasi laporan keuangan tahunan. Dokumentasi kegiatan distribusi yang jelas dan nyata. Informasi program penyaluran yang terperinci. Pembaruan (update) kegiatan secara rutin melalui website atau media sosial. Keterbukaan ini sangat penting untuk meyakinkan Anda bahwa dana zakat benar-benar sampai kepada mustahik (penerima zakat) dan sama sekali tidak disalahgunakan. 3. Rekam Jejak dan Reputasi yang Teruji Pengalaman adalah guru terbaik. Lembaga yang sudah lama beroperasi dan dikenal luas oleh masyarakat biasanya memiliki sistem distribusi yang jauh lebih tertata dan efektif. Lakukan riset kecil: lihat testimoni masyarakat, ulasan publik di dunia maya, serta konsistensi kegiatan sosial mereka dari tahun ke tahun. Reputasi yang baik tidak dibangun dalam semalam, melainkan hasil dari kepercayaan yang dijaga secara konsisten dalam jangka waktu lama. 4. Kepatuhan Mutlak terhadap Ketentuan Syariat Profesionalisme sebuah lembaga zakat juga diukur dari pemahamannya yang mendalam terhadap fikih zakat. Penyaluran zakat fitrah harus memenuhi aturan khusus yang ketat: Waktu: Dibayarkan paling lambat sebelum salat Idulfitri. Besaran: Sesuai ketentuan (sekitar 2,5 kg beras atau nilai setara uang yang ditetapkan). Penerima: Wajib disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak, terutama fakir dan miskin. Lembaga yang amanah akan memastikan seluruh proses, dari penerimaan hingga penyaluran ke tangan penerima, berjalan sepenuhnya sesuai koridor syariat demi menjaga keabsahan ibadah Anda. Solusi Praktis bagi Warga Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka Bagi masyarakat Majalengka dan sekitarnya yang mencari lembaga resmi, profesional, dan transparan, Baznas Kabupaten Majalengka adalah pilihan yang tepat. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran kepada mustahik di wilayah Majalengka, terutama menjelang Idulfitri. Kemudahan Menunaikan Zakat di BAZNAS Majalengka: Guna memudahkan para muzakki, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai metode pembayaran yang fleksibel: Setor Langsung: Hadir langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka yang beralamat di Komplek Islamic Center, Jl. Siti Armilah No.54, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka 45418. Layanan Digital Cepat (Online): Akses mudah melalui kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi: Anda juga bisa menyalurkan ZIS & DSKL melalui transfer ke rekening (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 Untuk informasi lengkap mengenai program, besaran zakat fitrah tahun ini, serta tata cara pembayaran, silakan akses website resmi di: https://kabmajalengka.baznas.go.id Penutup: Bayar Zakat Fitrah Sekarang, Jangan Menunda! Memilih lembaga zakat terpercaya adalah bagian integral dari tanggung jawab kita sebagai muzakki. Jangan hanya memprioritaskan kemudahan, tetapi pertimbangkan juga legalitas, transparansi, rekam jejak, dan kepatuhan syariatnya. Dengan memilih lembaga yang tepat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga menjaga amanah dan memastikan zakat benar-benar menjadi sarana kebahagiaan dan penyuci jiwa bagi mereka yang membutuhkan. Tunaikan zakat Anda sekarang melalui layanan resmi agar ibadah lebih aman, tenang, dan terpercaya.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujud Kepedulian, Ketua BAZNAS Majalengka Melayat ke Rumah Duka Almarhum Kades Tarikolot
Wujud Kepedulian, Ketua BAZNAS Majalengka Melayat ke Rumah Duka Almarhum Kades Tarikolot
PALASAH – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tengah diselimuti suasana duka. Sebagai bentuk solidaritas dan empati mendalam, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung memberikan penghormatan terakhir di rumah duka almarhum Bapak Duki Sunardi, Kepala Desa Tarikolot, Kecamatan Palasah, Sabtu (07/03) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kehadiran H. Agus Asri Sabana didampingi oleh istri tercinta serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. Kedatangan rombongan ini disambut hangat namun penuh haru oleh pihak keluarga almarhum. Simbol Solidaritas dan Kedekatan Emosional Kunjungan ini bukan sekadar protokoler formal, melainkan wujud nyata dari nilai kemanusiaan dan kepedulian yang selalu dijunjung tinggi oleh BAZNAS. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian sosok pemimpin desa yang dikenal dedikatif tersebut. "Kami atas nama pribadi dan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka merasa sangat kehilangan. Almarhum Bapak Duki Sunardi adalah sosok mitra kerja sekaligus pejuang di tingkat desa yang luar biasa. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar H. Agus. Doa Bersama untuk Almarhum Suasana khidmat menyelimuti rumah duka saat rombongan turut serta dalam doa bersama (tahlil) untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini diharapkan dapat memberikan sedikit penguatan moril bagi keluarga yang sedang berduka. Kepedulian ini menegaskan bahwa BAZNAS Majalengka tidak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam suka maupun duka, mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dan pemerintahan desa di seluruh wilayah Majalengka.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Cahaya di Bawah Atap Joglo: Jejak Teduh H. Agus Asri Sabana dalam Dekapan Nuzulul Quran
Cahaya di Bawah Atap Joglo: Jejak Teduh H. Agus Asri Sabana dalam Dekapan Nuzulul Quran
Di bawah naungan atap Rumah Joglo Sholawat yang sarat akan makna filosofis, sebuah momen syahdu terukir pada Sabtu malam (07/03/2026). Di saat semesta memperingati turunnya kalam suci Al-Quran, hadir sesosok figur yang membawa kesejukan bagi mereka yang kerap terlupakan. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, hadir bukan sekadar sebagai pejabat struktural, melainkan sebagai seorang ayah dan sahabat bagi puluhan pasang mata yang merindu kasih. Kehadirannya di tengah riuhnya lantunan selawat menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang paling tinggi adalah yang bersedia merunduk, menyentuh tangan-tangan renta, dan mengusap kepala anak-anak yatim. Kehadiran yang Menenangkan Dalam pendar lampu Joglo yang temaram namun hangat, H. Agus tampak membaur tanpa sekat. Langkah kakinya yang mantap namun santun menyiratkan sebuah pesan: bahwa ia ada di sana untuk mendengar keluh kesah yang tak terucap. Bagi para lansia yang hadir, kehadiran beliau adalah sebuah pengakuan akan martabat mereka; dan bagi anak-anak yatim, ia adalah sosok pemberi harapan di tengah dinginnya malam. Bukan tentang apa yang dibawa dalam genggaman, melainkan tentang ketulusan yang terpancar dari tatapan mata dan tutur katanya. Kehadiran beliau seolah menegaskan bahwa zakat dan kemanusiaan bukan sekadar transaksi administratif, melainkan jembatan hati yang menghubungkan langit dan bumi. Menyemai Kasih di Malam Suci Sembari menyimak lantunan ayat suci, H. Agus tampak khusyuk meresapi makna Nuzulul Quran sebagai momentum transformasi jiwa. Di sela-sela acara, ia menyapa satu per satu tamu istimewa tersebut—para jompo dan yatim piatu—dengan penuh rasa hormat. "Di tempat yang mulia ini, kita belajar bahwa Al-Quran adalah cinta yang membumi. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa tak ada satu pun dari saudara kita yang merasa berjalan sendirian di bawah naungan langit Majalengka," ungkapnya dengan nada yang rendah namun berwibawa. Sebuah Catatan Kemanusiaan Malam itu, BAZNAS Majalengka melalui ketuanya tidak hanya sedang menjalankan tugas institusi, melainkan sedang menanam benih kebaikan yang akan terus tumbuh di hati masyarakat. Rumah Joglo Sholawat menjadi saksi bisu betapa indahnya ketika kekuasaan berpadu dengan ketawaduan, dan ketika jabatan digunakan sebagai sarana untuk memuliakan sesama manusia. Peringatan Nuzulul Quran kali ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tapi tentang menciptakan sejarah baru—sejarah tentang kehadiran yang memberi arti dan kasih yang memberi bukti.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Peluncuran LAZ Imam Bukhori
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Peluncuran LAZ Imam Bukhori
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyambut baik hadirnya lembaga pengelola zakat baru di wilayah Kabupaten Majalengka. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., dalam acara peresmian (launching) Lembaga Amil Zakat (LAZ) Imam Bukhori. Acara peluncuran tersebut berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka, yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, tokoh agama, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka. Mendorong Kolaborasi demi Kesejahteraan Umat Dalam sambutannya, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan apresiasi atas berdirinya LAZ Imam Bukhori. Beliau menekankan bahwa kehadiran LAZ tingkat kabupaten bukan merupakan pesaing, melainkan mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Majalengka. "Kami berharap LAZ Imam Bukhori dapat bersinergi dengan BAZNAS dalam melakukan pemerataan pendistribusian zakat agar lebih tepat sasaran. Fokus kita sama, yaitu pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka," ujar H. Idi Purnama. Komitmen Transparansi dan Profesionalisme Peluncuran ini menandai resminya operasional LAZ Imam Bukhori dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat secara legal sesuai dengan regulasi yang berlaku. H. Idi Purnama juga mengingatkan pentingnya menjaga prinsip 3 Aman: Aman Syar'i: Pengelolaan sesuai dengan hukum Islam. Aman Regulasi: Sesuai dengan aturan perundang-undangan. Aman NKRI: Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan bertambahnya kekuatan lembaga pengelola zakat di Majalengka, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga dampak manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik (penerima zakat) di seluruh pelosok daerah.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peringati Nuzulul Quran, Ketua BAZNAS Majalengka Serahkan Santunan dan Sembako di Rumah Joglo Sholawat
Peringati Nuzulul Quran, Ketua BAZNAS Majalengka Serahkan Santunan dan Sembako di Rumah Joglo Sholawat
MAJALENGKA – Momentum malam turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran di Kabupaten Majalengka diwarnai dengan aksi kepedulian sosial. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri langsung peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan pemberian santunan bagi anak yatim piatu dan kaum jompo di Rumah Joglo Sholawat, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka memberikan dukungan penuh melalui penyaluran bantuan paket sembako. Sinergi untuk Kesejahteraan Umat Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, khususnya pada hari besar Islam, adalah bentuk komitmen untuk mentransformasikan nilai-nilai Al-Quran ke dalam aksi nyata melalui zakat, infak, dan sedekah. "Al-Quran mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama. Melalui momentum Nuzulul Quran ini, BAZNAS hadir memberikan dukungan berupa paket sembako sebagai stimulan untuk membantu kebutuhan dasar saudara-saudara kita, baik anak yatim maupun para lansia," ujar H. Agus. Dukungan Logistik BAZNAS Dukungan yang diberikan BAZNAS kali ini difokuskan pada pemenuhan gizi dan pangan. Penyaluran sembako ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para penerima manfaat di tengah suasana bulan suci Ramadan. Ketua BAZNAS juga mengapresiasi pihak Rumah Joglo Sholawat yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat diperlukan agar jangkauan bantuan BAZNAS bisa lebih merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Khidmat dan Penuh Haru Acara yang dihadiri oleh tokoh agama dan masyarakat setempat ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis. Raut bahagia terpancar dari wajah para lansia dan anak-anak yatim saat menerima paket bantuan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat terus memotivasi masyarakat luas untuk saling berbagi dan menguatkan ukhuwah islamiyah, sejalan dengan visi Kabupaten Majalengka yang religius dan harmonis.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Berduka atas Wafatnya Kepala Desa Traikolot, Duki Sunardi
BAZNAS Majalengka Berduka atas Wafatnya Kepala Desa Traikolot, Duki Sunardi
MAJALENGKA Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu mitra terbaik di tingkat desa, Bapak Duki Sunardi, yang menjabat sebagai Kepala Desa Traikolot, Kecamatan Palasah. Almarhum dikabarkan tutup usia pada hari ini, Sabtu (07/03/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok pemimpin desa yang dikenal dedikatif dan komunikatif tersebut. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran pimpinan serta staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Bapak Duki Sunardi adalah sosok yang selama ini bersinergi baik dengan kami, terutama dalam program-program kemanusiaan di wilayah Desa Traikolot," ujar H. Agus Asri Sabana dalam keterangan resminya. Lebih lanjut, H. Agus Asri Sabana mendoakan agar segala amal ibadah almarhum selama masa jabatannya maupun dalam kehidupan sehari-hari diterima di sisi Allah SWT. "Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat yang paling mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini," tambahnya. Selama menjabat sebagai Kepala Desa Traikolot, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kesejahteraan warganya. Sinergi antara Pemerintah Desa Traikolot dan BAZNAS Majalengka telah banyak membantu penyaluran bantuan bagi para mustahik di wilayah tersebut. Kepergian beliau menjadi kehilangan tersendiri tidak hanya bagi warga Desa Traikolot dan Kecamatan Palasah, tetapi juga bagi mitra kerja seperti BAZNAS yang merasakan peran aktif beliau dalam mendukung tata kelola zakat, infak, dan sedekah di tingkat desa.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Fitrah: Jembatan Langit dan Pembersih Jiwa di Penghujung Ramadan
Zakat Fitrah: Jembatan Langit dan Pembersih Jiwa di Penghujung Ramadan
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Di balik ritual menahan diri tersebut, ada sebuah instrumen penutup yang krusial bagi setiap muslim: Zakat Fitrah. Seringkali kita menganggapnya hanya sebagai rutinitas tahunan, namun jika dikupas lebih dalam, zakat fitrah adalah "penyempurna" yang menghubungkan dimensi spiritual kita dengan dimensi sosial. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Ada sebuah ilustrasi menarik dalam tradisi Islam: ibadah puasa kita selama sebulan penuh ibarat "tergantung di langit". Ia berada di antara bumi dan langit, menunggu untuk diterima sepenuhnya oleh Allah SWT. Zakat fitrahlah yang menjadi pengantar agar pahala tersebut sampai ke tujuan. Namun, perlu kita luruskan sebuah kesalahpahaman umum. Menurut pandangan Syekh Abi Bakar Syata, tidak menunaikan zakat fitrah bukan berarti menghapus seluruh pahala puasa Anda. Anda tetap mendapatkan pahala dari lapar dan dahaga yang Anda tahan. Hanya saja, puasa tersebut menjadi kurang sempurna. Zakat fitrah hadir untuk menambal lubang-lubang kecil—ucapan yang sia-sia atau perilaku yang kurang pantas—yang tanpa sadar kita lakukan selama berpuasa. Dua Sisi Manfaat: Ke Atas dan Ke Samping Zakat fitrah memiliki filosofi dua arah yang sangat indah: Secara Spiritual (Hablu Minallah): Menjadi pembersih diri (thohur) bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor. Ini adalah proses "detoksifikasi" jiwa sebelum kita memasuki hari yang fitri. Secara Sosial (Hablu Minannas): Menjadi jaminan bahwa pada hari raya Idulfitri, tidak ada satu pun orang miskin yang kelaparan atau sibuk meminta-minta. Zakat ini memastikan kebahagiaan menjadi milik kolektif, bukan hanya milik mereka yang mampu. "Siapa yang menunaikannya sebelum salat hari raya maka zakatnya diterima, dan siapa yang menunaikannya setelah salat hari raya maka termasuk sedekah biasa." (HR. Abu Daud) Waktu Adalah Kunci Agar zakat fitrah Anda bernilai sah dan maksimal, perhatikan batasan waktunya. Zakat ini mulai wajib dikeluarkan sejak memasuki bulan Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri ditegakkan. Mengulur waktu hingga setelah salat Id memang tetap bernilai kebaikan, namun statusnya berubah dari zakat wajib menjadi sedekah biasa. Kesimpulan: Berbagi Kemenangan Zakat fitrah adalah simbol bahwa kemenangan di hari lebaran tidak boleh dinikmati sendirian. Dengan mengeluarkan sebagian kecil harta kita, kita sedang membersihkan diri sekaligus merajut kepedulian. Mari jadikan zakat fitrah tahun ini sebagai momentum untuk menyempurnakan ibadah dan mengetuk pintu langit dengan tangan yang memberi.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Momen Haru di Istana: Presiden Prabowo Menitikkan Air Mata Saat Apresiasi Peran BAZNAS untuk Palestina
Momen Haru di Istana: Presiden Prabowo Menitikkan Air Mata Saat Apresiasi Peran BAZNAS untuk Palestina
JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar acara silaturahmi bersama 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Dalam pertemuan tersebut, sebuah momen emosional terjadi ketika Presiden Prabowo tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu rakyat Palestina. Presiden Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan BAZNAS dalam mengorganisasi bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia sehingga benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh warga Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan. "Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Peran BAZNAS sangat luar biasa dalam memastikan amanah dari rakyat Indonesia tersalurkan dengan tepat kepada saudara-saudara kita di Palestina," ujar Presiden Prabowo dengan suara bergetar. Dukungan Penuh Pemerintah Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap langkah kemanusiaan yang diambil oleh lembaga seperti BAZNAS. Sebagai bentuk dukungan nyata, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah senantiasa siap memfasilitasi distribusi bantuan, termasuk dengan mengerahkan alutsista TNI. "Pemerintah akan terus mendukung, termasuk menyiapkan pesawat Hercules milik TNI AU untuk memastikan bantuan-bantuan tersebut bisa didistribusikan dengan cepat dan aman ke titik-titik yang membutuhkan," tegasnya. Memperkuat Solidaritas Umat Acara silaturahmi ini dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh ormas Islam dari berbagai penjuru tanah air. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi formal, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali solidaritas kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Momen Presiden Prabowo yang tampak terharu menunjukkan kedalaman simpati bangsa Indonesia. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi BAZNAS untuk terus bergerak sebagai jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dengan para mustahik di Palestina. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan para tokoh agama, Indonesia kembali menegaskan posisinya di mata dunia sebagai negara yang berdiri tegak membela nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan internasional. Tentang BAZNAS: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan baik di dalam negeri maupun mancanegara sebagai wujud kepedulian sosial umat. #BAZNAS #PresidenPrabowo #Kemanusiaan #Palestina #ZakatUntukPalestina #SolidaritasIndonesia
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Cheat Code Spiritual Agar Bisnis UMKM Makin Melejit dan Berkah
Zakat: Cheat Code Spiritual Agar Bisnis UMKM Makin Melejit dan Berkah
Bagi banyak pengusaha kecil, mengelola bisnis itu rasanya seperti naik roller coaster. Hari ini ramai, besok bisa sepi. Belum lagi urusan modal yang pas-pasan, harga bahan baku yang naik-turun, sampai persaingan pasar yang makin ketat. Di tengah perjuangan menjaga stabilitas dapur agar tetap ngebul, muncul satu pertanyaan yang sering bikin ragu: "Kalau saya bayar zakat, nanti modal usaha saya berkurang dong?" Wajar jika perasaan itu muncul. Namun, jika kita melihatnya dari perspektif yang lebih luas, zakat bukanlah "biaya pengurang", melainkan investasi cerdas—baik secara manajemen maupun spiritual. Bukan Mengurangi, Tapi "Membersihkan" dan Menumbuhkan Dalam Islam, zakat perdagangan bukan sekadar kewajiban, tapi strategi agar bisnis kita punya "akar" yang kuat. Logikanya sederhana: pohon yang dipangkas dahan tuanya justru akan tumbuh lebih rimbun. Kapan bisnis Anda wajib zakat? Nisab: Jika total aset bersih usaha Anda sudah mencapai nilai setara 85 gram emas. Haul: Aset tersebut telah berjalan selama satu tahun. Cara Hitung: (Modal + Stok Barang + Keuntungan + Kas) – (Utang/Biaya Operasional). Tarif: Cukup 2,5% saja. Kecil, kan? Tapi dampaknya luar biasa. Keajaiban Matematika Langit Dalam Surah Al-Baqarah ayat 261, Allah memberikan perumpamaan yang indah. Menafkahkan harta di jalan Allah itu seperti menanam satu benih yang tumbuh menjadi tujuh bulir, dan tiap bulir menghasilkan seratus biji. Artinya, secara hitungan manusia mungkin saldo kita berkurang 2,5%, tapi secara "hitung-hitungan langit", keberkahan yang masuk bisa berlipat ganda. Keberkahan ini bisa wujudnya macam-macam: pelanggan yang loyal, karyawan yang jujur, hingga hati yang tenang meski pasar sedang gojang-ganjing. Manfaat Nyata untuk Manajemen Bisnis Percaya atau tidak, rutin berzakat secara tidak langsung memaksa kita menjadi pengusaha yang lebih profesional: Disiplin Finansial: Karena harus menghitung zakat, Anda jadi rajin mencatat arus kas dan aset. Tidak ada lagi cerita "uang pribadi campur uang toko". Reputasi Positif: Konsumen zaman sekarang lebih suka belanja di tempat yang punya kepedulian sosial. Bisnis yang amanah akan mendapatkan kepercayaan (trust) lebih tinggi. Mentalitas Kelimpahan: Berzakat melatih mental pengusaha agar tidak merasa kekurangan, yang justru membuat kita lebih berani mengambil peluang baru. Menebar Kebaikan Lewat BAZNAS Majalengka Untuk Anda para pejuang UMKM di wilayah Majalengka, menyalurkan zakat kini lebih mudah dan transparan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dana yang terkumpul dikelola secara profesional untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui pelatihan skill dan bantuan modal usaha. Artinya, zakat Anda turut membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat di sekitar kita. Saat tetangga kita berdaya, daya beli mereka meningkat, dan bisnis kita pun ikut merasakan manfaatnya. Mari Berbagi, Mari Bertumbuh! Jangan tunggu kaya raya untuk berzakat, tapi berzakatlah agar usaha Anda menjadi kaya dan berkah. Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gak Perlu Nunggu Jadi Sultan Buat Zakat! Emang Boleh?
Gak Perlu Nunggu Jadi Sultan Buat Zakat! Emang Boleh?
Banyak yang mikir: "Nanti deh zakatnya kalau tabungan udah ratusan juta," atau "Tunggu punya rumah mewah dulu baru bayar zakat mal." Padahal, dalam Islam, kewajiban zakat itu bukan soal seberapa "Sultan" gaya hidup kamu, tapi soal apakah harta kamu sudah mencapai Nisab. Apa Itu Nisab? (Spoiler: Gak Harus Miliaran!) Nisab adalah "garis batas" minimal harta yang bikin kamu wajib zakat. Patokannya simpel: setara dengan nilai 85 gram emas. Kalau total tabungan, emas, atau aset usaha kamu sudah mencapai nilai tersebut dan mengendap selama satu tahun (disebut Haul), maka kamu sudah wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% saja. Kecil banget, kan? Tapi dampaknya buat orang lain luar biasa! Kenapa Gak Perlu Nunggu Kaya? Sistem Distribusi yang Adil: Islam gak nunggu kamu jadi orang terkaya di dunia baru disuruh berbagi. Begitu kamu punya "kecukupan", saat itulah ada hak orang lain dalam hartamu. Keberkahan > Jumlah: Harta yang berkah itu bukan soal digitnya banyak, tapi soal hati yang tenang. Zakat itu "membersihkan" harta sekaligus jiwa. Self-Discipline: Membiasakan zakat sejak dini bikin kita lebih jago ngatur keuangan dan makin peka sama keadaan sekitar. "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." — HR. Muslim Zakat Zaman Now: Gak Ribet, Dampaknya Nyata! Hari gini mau zakat gak perlu bingung. Lewat lembaga resmi seperti BAZNAS, dana zakat kamu dikelola secara profesional buat hal-hal keren: Beasiswa buat adik-adik berprestasi. Layanan kesehatan gratis. Modal usaha buat UMKM biar mereka bisa mandiri. Jadi, zakatmu bukan cuma kasih ikan, tapi juga kasih kailnya! Siap Bersih-Bersih Harta? Jangan tunda kebaikan sampai nanti. Kalau hartamu sudah sampai nisab, yuk tunaikan sekarang! Salurkan Zakat, Infak, & Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kab. Majalengka: Layanan Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #ZakatZamanNow #BAZNASMajalengka #AmalJariyah #MajalengkaHits
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Bukan Pengurang Angka, Tapi Pelipat Ganda Keberkahan
Zakat: Bukan Pengurang Angka, Tapi Pelipat Ganda Keberkahan
Pernahkah terdetik di pikiran Anda, "Kalau saya keluarkan zakat sekarang, apakah tabungan saya akan cukup untuk kebutuhan bulan depan?" Kekhawatiran ini manusiawi. Di tengah dinamika ekonomi dan perjuangan menjaga stabilitas dapur keluarga atau membesarkan usaha, rasa takut akan "kehilangan" harta seringkali muncul. Namun, mari kita ubah sudut pandang: Zakat bukanlah biaya, melainkan investasi langit yang paling aman. 1. Memahami Logika Langit: Matematika Keberkahan Secara matematis manusia, $100 - 2,5 = 97,5$. Namun dalam kacamata iman, rumusnya berbeda. Rasulullah SAW dengan tegas bersabda bahwa sedekah (termasuk zakat) tidak akan mengurangi harta. Keberkahan seringkali hadir dalam bentuk yang tidak melulu soal nominal: Kesehatan yang Terjaga: Menghindarkan kita dari biaya rumah sakit yang tak terduga. Ketenangan Batin: Menghilangkan kecemasan berlebih terhadap masa depan. Peluang Baru: Pintu rezeki yang terbuka dari arah yang tidak disangka-sangka. 2. Menyucikan Harta, Menenangkan Jiwa Sesuai Surah At-Taubah ayat 103, zakat berfungsi sebagai pencuci. Di dalam harta yang kita miliki, terdapat hak orang lain yang dititipkan melalui tangan kita. Mengeluarkan zakat berarti mengembalikan hak tersebut kepada pemilik aslinya. "Harta yang bersih adalah magnet bagi rezeki yang lebih besar dan lebih berkah." 3. Dampak Nyata untuk Majalengka Zakat Anda bukan sekadar angka di buku tabungan lembaga zakat. Di BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap rupiah yang Anda tunaikan bertransformasi menjadi: Pendidikan: Membuka jalan bagi anak-anak kurang mampu untuk meraih mimpi. Kesehatan: Layanan medis bagi mereka yang kesulitan biaya. Pemberdayaan Ekonomi: Modal usaha bagi UMKM lokal agar bisa mandiri secara finansial. Mari Beraksi: Zakat Zaman Now Lebih Mudah! Jangan biarkan rasa takut menghalangi keberkahan Anda. Kini, berzakat di Kabupaten Majalengka semudah menggerakkan jempol. Kami hadir dengan pengelolaan yang Amanah, Profesional, dan Transparan. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: ???? Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat ???? Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Begini Cara Hitung Zakat Startup yang Belum Profit: Simulasi Nyata untuk Pelaku Bisnis
Begini Cara Hitung Zakat Startup yang Belum Profit: Simulasi Nyata untuk Pelaku Bisnis
Istilah "Burning Money" atau bakar uang sudah sangat akrab di telinga para pendiri startup. Namun, meski laporan keuangan masih menunjukkan angka merah (belum profit), bukan berarti kewajiban berbagi melalui zakat otomatis gugur. Untuk memberikan gambaran yang jelas bagi para pelaku usaha di Majalengka, BAZNAS menyusun simulasi perhitungan sederhana agar para pengusaha digital dapat mengukur kewajiban zakatnya secara mandiri. Studi Kasus: Startup "Digital Majalengka Mandiri" Mari kita asumsikan sebuah startup teknologi yang bergerak di bidang layanan jasa. Di tahun 2025, secara pembukuan mereka masih rugi karena biaya operasional yang tinggi. Namun, mereka memiliki aset lancar yang cukup baik. Langkah 1: Menghitung Aset Bersih (Aktiva Lancar) Zakat perusahaan tidak dihitung dari gedung atau laptop kantor, melainkan dari aset yang sifatnya likuid (lancar). Saldo Kas & Bank: Rp150.000.000 Piutang Usaha (yang dipastikan cair): Rp50.000.000 Investasi Jangka Pendek: Rp25.000.000 Total Aset Lancar: Rp225.000.000 Langkah 2: Mengurangi Beban Jangka Pendek Kewajiban perusahaan yang harus segera dibayar pada tahun tersebut harus dikurangkan terlebih dahulu. Utang Gaji & Vendor: Rp40.000.000 Cicilan Utang Jangka Pendek: Rp10.000.000 Total Beban: Rp50.000.000 Maka, Kekayaan Bersih yang dihitung zakatnya adalah: Rp225.000.000 - Rp50.000.000 = Rp175.000.000 Langkah 3: Cek Batas Minimum (Nisab) Nisab zakat setara dengan 85 gram emas. Jika asumsi harga emas saat ini adalah Rp1.400.000/gram, maka batas minimalnya adalah Rp119.000.000. Keputusan Syariah: Karena kekayaan bersih startup tersebut (Rp175 Juta) sudah melewati batas nisab (Rp119 Juta), maka perusahaan tersebut Wajib Menunaikan Zakat meskipun belum memiliki profit bersih. Langkah 4: Hitung Nominal Zakat Kadar zakat perusahaan adalah 2,5%. Rp175.000.000 x 2,5% = Rp4.375.000 Jadi, startup "Digital Majalengka Mandiri" cukup menunaikan zakat sebesar Rp4.375.000 dalam setahun melalui BAZNAS. Kesimpulan untuk Pengusaha Zakat tidak akan membebani operasional perusahaan karena yang dihitung adalah kelebihan aset yang mengendap setelah dikurangi kewajiban-kewajiban mendesak. Dengan menunaikan zakat, startup tidak hanya mengejar growth atau pertumbuhan angka, tapi juga pertumbuhan keberkahan dan nilai kemanusiaan. "Jangan tunggu profit untuk berbagi. Justru dengan berbagi melalui zakat, jalan menuju profit itu akan dibukakan dengan cara-cara yang berkah," pesan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Butuh bantuan menghitung zakat perusahaan Anda? Kunjungi kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka atau konsultasikan melalui layanan daring kami untuk perhitungan yang lebih presisi sesuai kondisi laporan keuangan Anda. Membangun Ekonomi Digital yang Beradab dan Berbagi.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Startup Belum Profit, Wajib Zakatkah? Simak Penjelasan Syariahnya!
Startup Belum Profit, Wajib Zakatkah? Simak Penjelasan Syariahnya!
Di era ekonomi digital, menjamurnya perusahaan rintisan atau startup membawa warna baru dalam lanskap bisnis di Indonesia, termasuk di Kabupaten Majalengka. Namun, model bisnis startup yang unik—di mana sering kali fokus pada ekspansi pengguna dan pengembangan produk sebelum mencetak laba—memunculkan pertanyaan menarik: Apakah perusahaan yang belum profit tetap wajib menunaikan zakat? Menanggapi fenomena ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak para pegiat ekonomi digital untuk membedah kewajiban zakat perusahaan dari sudut pandang syariah yang moderat dan solutif. Zakat Bukan Hanya Soal Laba, Tapi Tentang Aset Banyak yang beranggapan bahwa zakat perusahaan hanya dihitung dari keuntungan bersih (profit). Padahal, dalam prinsip zakat perdagangan (tijarah), indikator utamanya adalah harta yang berkembang (an-nama) yang telah mencapai nisab (setara 85 gram emas) dan masa kepemilikan satu tahun (haul). Bagi startup yang masih dalam tahap burning money atau belum menghasilkan laba, kewajiban zakat tetap bisa muncul jika: Aset Lancar Signifikan: Perusahaan memiliki kas, investasi likuid, atau piutang lancar yang nilainya mencapai nisab. Nilai Barang Dagangan: Inventori atau aset yang siap dikonversi menjadi nilai ekonomi telah memenuhi syarat minimal zakat. "Zakat adalah instrumen distribusi ekonomi yang adil. Jika aset perusahaan sudah mencapai ambang batas meskipun secara pembukuan belum profit, maka ada hak fakir miskin di dalamnya sebesar 2,5%," jelas tim edukasi BAZNAS. Fleksibilitas Syariah untuk Pelaku Usaha Islam sangat menjunjung tinggi keadilan. Jika sebuah startup benar-benar berada di tahap awal dengan arus kas (cash flow) yang sangat terbatas dan total aset lancar belum mencapai nisab, maka kewajiban zakat belum berlaku. Hal ini memberikan ruang bagi para founder untuk fokus membesarkan usahanya hingga mencapai stabilitas finansial. Namun, pemahaman mengenai literasi zakat ini perlu dibangun sejak dini agar keberkahan menyertai setiap langkah bisnis. Mengapa Startup Harus Berzakat? Dimensi Keberkahan: Sesuai ajaran Rasulullah SAW, harta tidak akan berkurang karena sedekah. Zakat justru memperkuat fundamental spiritual perusahaan. Social Responsibility: Zakat menjadi bukti nyata bahwa perusahaan memiliki kepedulian sosial terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Etika Bisnis Modern: Membangun budaya berbagi menciptakan citra positif di mata stakeholder dan konsumen. Konsultasi Zakat Perusahaan di BAZNAS Majalengka Bingung cara menghitung zakat perusahaan Anda? BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir sebagai mitra profesional bagi para pelaku usaha, baik konvensional maupun digital. Kami menyediakan layanan konsultasi dan perhitungan zakat yang transparan sesuai regulasi fikih kontemporer. Mari jadikan bisnis kita tidak hanya tumbuh secara valuasi, tapi juga berkah secara nilai. Karena sukses sejati adalah saat kemajuan ekonomi kita mampu mengangkat derajat sesama. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Resmikan Gedung UPZ Bantarujeg, Ketua BAZNAS Majalengka Refleksikan 9 Bulan Pengabdian dengan Visi Kemandirian Mustahik
Resmikan Gedung UPZ Bantarujeg, Ketua BAZNAS Majalengka Refleksikan 9 Bulan Pengabdian dengan Visi Kemandirian Mustahik
BANTARUJEG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., meresmikan Gedung Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bantarujeg pada Kamis (05/03/2026). Momentum peresmian ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi perjalanan kepemimpinan beliau yang kini memasuki bulan ke-9 masa pengabdiannya. Dalam sambutannya, H. Agus Asri mengajak seluruh pengelola zakat di tingkat kecamatan untuk menciptakan kemandirian ekonomi umat melalui program-program inovatif yang telah diinisiasi oleh BAZNAS Majalengka. Cita-Cita Besar 9 Bulan Pengabdian Visi untuk mengubah mustahik menjadi muzaki bukan sekadar retorika, melainkan harapan dan cita-cita besar yang terus diperjuangkan H. Agus Asri sejak hari pertama menjabat sebagai Ketua BAZNAS Majalengka. Menginjak usia 9 bulan masa kepemimpinannya, beliau semakin meneguhkan komitmen untuk membawa perubahan nyata dalam tata kelola zakat yang berorientasi pada kemandirian. "Ini adalah cita-cita besar kita bersama. Dalam sembilan bulan pengabdian ini, saya terus memimpikan bagaimana ke depan, melalui program yang terukur, jumlah muzaki di Majalengka terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya kemandirian para mustahik kita," ungkap H. Agus Asri penuh optimisme. Peran Strategis UPZ: Dari Fasilitator hingga Inisiator Ketua BAZNAS menekankan bahwa keberadaan gedung baru di Bantarujeg ini harus menjadi motor penggerak bagi para pengelola UPZ untuk lebih proaktif. Beliau berharap UPZ tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat. “UPZ diharapkan dapat mengambil posisi strategis. Minimal sebagai fasilitator, namun jauh lebih baik jika mampu menjadi inisiator pemberdayaan para mustahik. Contoh konkretnya adalah dengan membina para pelaku UMKM atau kelompok usaha lokal di wilayah masing-masing,” tambahnya. Membangun Kemandirian Ekonomi Lokal Program pemberdayaan yang didorong oleh BAZNAS difokuskan pada penguatan sektor produktif. Dengan pendampingan yang intensif dari pengelola UPZ, para penerima manfaat diharapkan memiliki sumber penghasilan yang stabil sehingga mampu mengangkat harkat ekonomi keluarga mereka secara mandiri. Peresmian Gedung UPZ Bantarujeg ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten dan unit di tingkat kecamatan. Melalui fasilitas yang representatif dan semangat pengabdian yang baru, BAZNAS Majalengka optimis visi masyarakat yang religius dan sejahtera dapat segera terwujud.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Malam 17 Ramadhan Momentum Transformasi Spiritual dan Kepedulian Sosial
Ketua BAZNAS Majalengka: Malam 17 Ramadhan Momentum Transformasi Spiritual dan Kepedulian Sosial
MAJALENGKA Memasuki malam ke-17 Ramadhan 1447 H, yang secara tradisi diyakini sebagai momen Nuzulul Qur’an, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak seluruh umat Muslim untuk melakukan refleksi mendalam. Menurut H. Agus, peringatan turunnya Al-Qur'an bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat interaksi dengan kitab suci sebagai kompas kehidupan, terutama dalam dimensi sosial. Al-Qur’an sebagai Penggerak Filantropi Dalam keterangannya, H. Agus menekankan bahwa esensi dari mencintai Al-Qur'an adalah dengan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya. "Malam ke-17 Ramadhan adalah pengingat bahwa Al-Qur'an turun untuk membawa rahmat bagi semesta alam. Salah satu implementasi nyata dari rahmat tersebut adalah kepedulian kita terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah," ujar H. Agus. Beliau menambahkan bahwa di tengah dinamika ekonomi saat ini, semangat Nuzulul Qur’an harus mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menjadi "muzakki" (pemberi zakat) yang tangguh guna membantu para "mustahik" (penerima zakat) keluar dari jerat kesulitan. Tiga Makna Utama Malam 17 Ramadhan H. Agus merangkum tiga poin utama dalam memaknai fase pertengahan Ramadhan ini: Transformasi Diri: Menjadikan Al-Qur'an sebagai syifa (obat) bagi penyakit hati dan hudan (petunjuk) dalam setiap pengambilan keputusan. Penyucian Harta: Mengingat kembali kewajiban Zakat Fitrah dan Zakat Mal sebagai instrumen pembersih jiwa dan harta di bulan suci. Solidaritas Sosial: Mempererat tali ukhuwah Islamiyah dengan berbagi kebahagiaan kepada kaum dhuafa dan anak yatim di sisa hari Ramadhan. Ajakan Menjelang Idul Fitri Menutup pernyataannya, sosok yang juga dikenal sebagai mediator dan arbiter profesional ini mengimbau warga Majalengka untuk segera menunaikan zakatnya lebih awal melalui kanal-kanal resmi BAZNAS. "Mari kita jadikan cahaya Al-Qur'an yang turun di malam ke-17 ini sebagai pemantik semangat untuk berbagi. Semakin cepat zakat disalurkan, semakin cepat saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan menyambut hari kemenangan," pungkasnya.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinkronisasi Data SIMBA, BAZNAS Majalengka Ikuti Raker Laporan Pengelolaan Zakat Nasional
Sinkronisasi Data SIMBA, BAZNAS Majalengka Ikuti Raker Laporan Pengelolaan Zakat Nasional
MAJALENGKA – Dalam rangka memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan zakat, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., menghadiri Rapat Kerja (Raker) Laporan Pengelolaan Zakat Nasional (LPZN) tahun 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat (06/03/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini merupakan agenda krusial bagi BAZNAS di seluruh tingkatan. Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan validasi dan sinkronisasi data Laporan Kinerja yang telah diinput oleh BAZNAS Provinsi maupun BAZNAS Kabupaten/Kota melalui sistem aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS). Fokus Validasi Data Dalam arahannya, tim teknis pusat menekankan pentingnya akurasi data yang mencakup beberapa poin strategis, di antaranya: Data Pengumpulan: Sinkronisasi total dana yang dihimpun. Muzaki & Mustahik: Validasi jumlah pemberi zakat dan penerima manfaat. Penyaluran: Kesesuaian antara dana yang keluar dengan program yang dijalankan. Off-BS (Off-Balance Sheet): Pencatatan aktivitas pengelolaan yang tidak masuk dalam neraca utama. Status Laporan Keuangan: Memastikan pelaporan telah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Komitmen Akurasi Data Wakil Ketua III, Embed Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa BAZNAS Majalengka berkomitmen penuh untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama guna memastikan tidak ada diskrepansi data antara kondisi riil di lapangan dengan apa yang tercatat di sistem pusat. "Validasi ini sangat penting. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, kami akan segera menyiapkan data autentik dan melakukan perbaikan melalui SIMBA agar laporan kinerja BAZNAS Majalengka tetap akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujar beliau di sela-sela kegiatan. Melalui sinkronisasi ini, diharapkan tata kelola zakat nasional semakin terintegrasi, sehingga dampak pendayagunaan zakat bagi pengentasan kemiskinan, khususnya di Kabupaten Majalengka, dapat terukur dengan lebih baik.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Kebaikan: Baznas Majalengka dan Mahasiswa Teknik UNMA Tebar Ratusan Paket Takjil Gratis
Sinergi Kebaikan: Baznas Majalengka dan Mahasiswa Teknik UNMA Tebar Ratusan Paket Takjil Gratis
MAJALENGKA – Suasana sore di sepanjang jalan protokol depan Universitas Majalengka (UNMA) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dan pengendara yang melintas disambut dengan senyum ramah para mahasiswa dan petugas yang membagikan paket berbuka puasa dalam aksi "Berbagi Takjil Gratis", Jumat (06/03). Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dengan Fakultas Teknik Universitas Majalengka. Sebanyak 200 paket snack, 6 karton susu, dan 200 cup ice tea ludes dibagikan kepada masyarakat dalam waktu singkat. Kolaborasi Lintas Sektor Aksi sosial ini tidak hanya melibatkan bantuan logistik, tetapi juga terjunnya personel secara langsung. Sebanyak 23 mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil UNMA bahu-membahu dengan tim internal Baznas Majalengka, termasuk Kepala Pelaksana, Kepala Kesekretariatan, Kepala Divisi Fundraising, hingga staf media. Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kehadiran Baznas di tengah masyarakat, khususnya dalam menyemarakkan syiar di bulan berbagi. "Kami sangat mengapresiasi semangat kolaborasi dari adik-adik mahasiswa Fakultas Teknik UNMA. Baznas Majalengka ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui pemberian takjil ini. Semoga ini menjadi keberkahan bagi para muzaki dan kebahagiaan bagi penerimanya," ujar Agus Asri Sabana. Apresiasi dari Mahasiswa Antusiasme warga yang tinggi menjadi kepuasan tersendiri bagi para mahasiswa yang terlibat. Perwakilan mahasiswa Teknik Sipil UNMA menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh pihak Baznas. "Kami mewakili rekan-rekan mahasiswa sangat berterima kasih kepada Baznas Majalengka yang telah memfasilitasi dan memberikan bantuan paket takjil ini. Dukungan ini memudahkan kami dalam menjalankan program pengabdian masyarakat. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa di sela-sela kegiatan. Kegiatan berakhir menjelang waktu berbuka puasa dengan tertib. Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan akademisi mampu menciptakan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →