WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS Majalengka Takziah ke Kediaman Camat Banjaran, Sampaikan Duka Mendalam
Ketua BAZNAS Majalengka Takziah ke Kediaman Camat Banjaran, Sampaikan Duka Mendalam
HEGARMANAH Suasana khidmat menyelimuti kediaman Camat Banjaran, Bapak Abdul Hanan, S.Sos., M.M., di Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, pada Kamis malam (09/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, hadir langsung untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Hj. Nono Nurhasanah binti H. Muhyi. Almarhumah, yang merupakan ibu kandung dari Camat Banjaran, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa pagi (07/04/2026) dalam usia 67 tahun. Kunjungan Penuh Kehangatan di Tengah Rintik Hujan Meskipun hujan rintik mengguyur wilayah Banjaran selepas waktu Maghrib, hal tersebut tidak menyurutkan langkah rombongan pimpinan BAZNAS Majalengka untuk bersilaturahmi. Dalam kunjungan takziah ini, Ketua BAZNAS didampingi oleh: Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. (Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka) Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Tim Media BAZNAS Majalengka Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, beserta keluarga besar, termasuk ayahanda dari Pak Camat yang turut hadir di ruang tamu. Untaian Doa dan Belasungkawa Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan santunan serta doa terbaik bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan. "Atas nama pribadi dan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Kehilangan sosok ibu adalah duka yang luar biasa, namun kami mendoakan semoga Almarhumah Ibu Hj. Nono Nurhasanah husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar H. Agus Asri Sabana. Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan doa bersama untuk almarhumah, memperkuat tali silaturahmi antara lembaga amil zakat dengan jajaran pemerintah kecamatan di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #KabarDuka #MajalengkaReligius #Takziah #Banjaran #ZakatMensejahterakan #SimpatiBAZNAS #InfoMajalengka
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Santuni Keluarga Almarhum Deri, PMI Asal Sindang yang Wafat di Kamboja
BAZNAS Majalengka Santuni Keluarga Almarhum Deri, PMI Asal Sindang yang Wafat di Kamboja
MAJALENGKA Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Deri (25) di Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, pada Kamis (09/04/2026). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka hadir secara langsung untuk menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menyerahkan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, datang menemui kedua orang tua almarhum untuk memberikan dukungan moral dan materi. Kehadiran ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS terhadap warga Majalengka yang tengah tertimpa musibah besar. Ikhtiar Mulia yang Menjadi Ibadah Dalam kunjungannya, H. Agus Asri Sabana mengungkapkan kekagumannya atas niat tulus almarhum Deri yang merantau ke Kamboja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) demi memperbaiki ekonomi keluarga dan membiayai pendidikan adiknya di pesantren. "Kami keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita, Ananda Deri. Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan amanat Bapak Bupati Majalengka agar senantiasa hadir membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan," ujar H. Agus. Beliau menambahkan bahwa perjuangan almarhum adalah bentuk jihad keluarga yang sangat terpuji. "Semoga niat baik almarhum dicatat sebagai amal ibadah, dan nilai perjuangannya dalam mengangkat derajat keluarga menjadi wasilah datangnya rahmat Allah SWT," tuturnya dengan nada bergetar. Sinergi Kawal Pemulangan Jenazah Terkait proses pemulangan jenazah dari Kamboja ke tanah air, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi. H. Agus menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui: Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) BP2MI Kementerian Luar Negeri Pesan Kemanusiaan untuk Aparat Setempat Di sela kunjungan, Ketua BAZNAS juga menitipkan pesan kepada Ibu Camat Sindang dan jajaran Pemerintah Desa Garawastu yang turut mendampingi. Beliau meminta agar pendampingan terhadap orang tua almarhum dilakukan secara berkelanjutan. "Jangan biarkan orang tua almarhum merasa sendirian dalam menghadapi ujian ini. Tugas kita adalah menemani dan membantu. Kepada Bapak dan Ibu almarhum, jangan sungkan untuk berkabar, kami akan selalu ada untuk mendampingi," pungkasnya. Penyerahan santunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah masa sulit menanti kepulangan jenazah sang putra ke pangkuan bumi pertiwi. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakan #PMIMajalengka #BeritaMajalengka #KecamatanSindang #Garawastu
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Kembali Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Puting Beliung di Desa Banjaran
BAZNAS Majalengka Kembali Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Puting Beliung di Desa Banjaran
MAJALENGKA, BAZNAS Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana alam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kembali menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak musibah angin puting beliung di Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran. Penyaluran bantuan berupa paket sembako ini dilaksanakan pada Selasa pagi, 07 April 2025, bertempat di Kantor Desa Banjaran. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., kepada Kepala Desa Banjaran Rahmat Apandi, A.Md. Penyerahan bantuan ini merupakan penyerahan bantuan kedua setelah sebelumnya memberikan bantuan tepat satu jam setelah terjadinya bencana. Prosesi penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Desa serta Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Banjaran. Meringankan Beban Pascabencana Bantuan ini merupakan tindak lanjut atas musibah angin puting beliung yang menerjang wilayah Desa Banjaran pada Jumat, 03 April 2025 lalu. Berdasarkan data laporan kebencanaan, peristiwa tersebut mengakibatkan dampak kerusakan hunian warga yang cukup signifikan, di antaranya: 1 Unit Rumah: Mengalami rusak parah. 7 Unit Rumah: Mengalami rusak ringan. "Kehadiran kami hari ini adalah mandat dari para muzakki untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak selama masa pemulihan," ujar Eman Suherman di sela-sela penyerahan. Komitmen BAZNAS Majalengka Kepala Desa Banjaran menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas gerak cepat dan kepeduliannya. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warga yang saat ini tengah fokus memperbaiki kerusakan rumah mereka. BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui BTB akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan, guna memastikan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran, terutama dalam situasi darurat bencana. Hashtag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #BaznasTanggapBencana #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMensejahterakan #DesaBanjaran #InfoMajalengka #PutingBeliung
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga Amanah, Memperkuat Kinerja: Sinergi BAZNAS Majalengka Menuju Lembaga Utama Pilihan Umat
Menjaga Amanah, Memperkuat Kinerja: Sinergi BAZNAS Majalengka Menuju Lembaga Utama Pilihan Umat
MAJALENGKA – Kepercayaan adalah mata uang termahal bagi sebuah lembaga pengelola filantropi Islam. Sebagai institusi yang mengemban mandat undang-undang dan syariat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi penyalur bantuan, tetapi menjadi jembatan kebaikan yang kokoh, transparan, dan profesional. Di tengah dinamika sosial yang kian berkembang, tantangan besar muncul: Bagaimana meningkatkan kinerja tanpa kehilangan jati diri dan kekompakan? 1. Kinerja Unggul Berbasis Profesionalisme Meningkatkan kinerja bukan berarti sekadar mengejar angka pengumpulan, melainkan mengoptimalkan dampak (impact) dari setiap rupiah yang dititipkan muzaki. BAZNAS Majalengka menerapkan standar operasional yang ketat, mulai dari digitalisasi sistem pelaporan hingga transparansi penyaluran. Dengan kinerja yang terukur, masyarakat dapat melihat secara nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mereka bertransformasi menjadi program pemberdayaan ekonomi, beasiswa pendidikan, hingga bantuan kesehatan bagi mustahik di pelosok Majalengka. 2. Kekompakan: Jantung Kekuatan Lembaga Dibalik performa yang gemilang, terdapat tim yang solid. Kami percaya bahwa "The Power of We" lebih besar dari sekadar individu. Kekompakan di internal BAZNAS Majalengka dibangun di atas landasan kekeluargaan dan visi yang sama: Melayani Umat. Komunikasi yang terbuka, saling dukung antar divisi, dan rasa memiliki terhadap lembaga adalah kunci. Ketika seluruh amilin dan amilat bergerak seirama, hambatan seberat apa pun di lapangan akan terasa lebih ringan untuk diatasi. 3. Menjaga Marwah dan Nama Baik Lembaga Nama baik BAZNAS bukan sekadar citra, melainkan manifestasi dari nilai Amanah. Menjaga nama baik berarti menjaga integritas di setiap langkah. Setiap personel BAZNAS Majalengka adalah duta zakat yang wajib menjunjung tinggi etika dan kejujuran. Dengan menjaga perilaku, menghindari konflik kepentingan, dan selalu hadir di saat umat membutuhkan, BAZNAS Majalengka akan semakin melekat di hati masyarakat sebagai lembaga yang paling dipercaya dan amanah. Menuju Masa Depan: Amanah yang Berkelanjutan BAZNAS Majalengka akan terus bertransformasi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, tapi tentang seberapa besar perubahan yang kita ciptakan bersama. Mari terus melangkah dengan semangat baru, menjaga kekompakan, dan membuktikan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah wadah terbaik bagi setiap titipan kebaikan umat. #BAZNASMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaRaharjo #AmanahDanTransparan #AmilinMajalengka #ZakatMembangunUmat
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga Api Istiqamah: Rahasia Melawan Futur dan Doa Agar Ringan Beribadah
Menjaga Api Istiqamah: Rahasia Melawan Futur dan Doa Agar Ringan Beribadah
MAJALENGKA, BAZNAS – Dalam perjalanan spiritual seorang Muslim, fluktuasi iman adalah hal yang manusiawi. Ada kalanya kita merasakan manisnya iman hingga begitu ringan dalam melangkahkan kaki ke masjid atau terbangun di sepertiga malam. Namun, tak jarang pula kita dihinggapi rasa malas, berat hati, dan jenuh yang dalam terminologi Islam disebut sebagai futur. Jika dibiarkan, rasa enggan ini dapat menjauhkan kita dari rahmat Allah SWT. Lantas, bagaimana cara menjaga agar api semangat ibadah tetap menyala? Kunci utamanya adalah memadukan antara ikhtiar batiniah melalui doa dan ikhtiar lahiriah melalui pembiasaan amal. Memahami Hakikat Hati yang Bolak-Balik Sebelum membahas solusinya, kita perlu memahami bahwa hati manusia bersifat muqallibal qulub (bolak-balik). Rasulullah SAW bersabda bahwa iman itu bisa aus sebagaimana pakaian yang aus, maka mintalah kepada Allah untuk memperbaharui iman di dalam hati. Beberapa faktor penyebab turunnya semangat ibadah antara lain: Terlalu banyak melakukan hal mubah yang sia-sia. Terjerumus dalam kemaksiatan yang membuat hati menjadi keras. Kurangnya lingkungan (bi’ah) yang mendukung ketaatan. Dalam kondisi seperti ini, seorang hamba membutuhkan "pendorong" agar hatinya kembali tergerak menuju jalan Allah. Amalan Doa Agar Hati Mudah Tergerak untuk Ibadah Salah satu referensi kuat yang sering dibagikan, termasuk dalam literatur Perukunan Melayu, adalah doa khusus memohon bimbingan ketaatan. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap selesai shalat lima waktu: Lafal Doa: ?????????? ????? ??????????? ????? ?????????? ????????? ?????????????? ??????????? ?????? ????????????? ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ?????????? ??????????? ???? ????? ?????????????? “Allahummahdi thariqana ila tha’atika, wa tammim taqshirana, wa taqabbal minna ibadatana, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.” Artinya: "Ya Allah, bimbinglah jalan kami pada jalan ketaatan kepada-Mu, sempurnakanlah kekurangan kami, terimalah ibadah kami. Semoga Allah melimpahkan rahmat bagi junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam." Doa ini mengandung tiga permohonan esensial: Bimbingan (Hidayah): Meminta agar Allah selalu mengarahkan hati pada perbuatan taat. Penyempurnaan (I’timam): Menyadari bahwa ibadah kita seringkali jauh dari sempurna, maka kita memohon agar kekurangan tersebut ditutupi oleh Allah. Penerimaan (Qabul): Ibadah sebanyak apa pun tidak akan berarti jika tidak diterima oleh-Nya. Langkah Praktis Menjaga Konsistensi Ibadah Selain rutin mengamalkan doa di atas, berikut adalah langkah praktis agar semangat ibadah tetap stabil: Mulailah dari yang Ringan namun Konsisten Rasulullah SAW sangat menyukai amalan yang dawam (rutin), meskipun sedikit. Mulailah dengan shalat sunnah rawatib dua rakaat atau membaca Al-Qur'an satu halaman sehari. Memilih Lingkungan yang Shalih Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap mentalitas. Berkumpul dengan orang saleh secara psikologis akan memotivasi kita untuk tidak tertinggal dalam amal kebaikan. Mengingat Kematian dan Keutamaan Ibadah Menyadari usia yang terbatas adalah cambuk bagi jiwa yang malas. Mempelajari hikmah dan pahala di balik sebuah ibadah juga memberikan stimulus bagi akal untuk bergerak. Hindari Penyakit "Nanti Saja" (Taswif) Menunda-nunda adalah tentara iblis yang kuat. Jika terbetik niat baik, segera laksanakan saat itu juga agar beban mental tidak semakin berat. Penutup Istiqamah dalam ketaatan adalah karunia yang harus dijemput. Mengamalkan doa agar diberikan semangat ibadah merupakan wujud kerendahan hati seorang hamba yang mengakui keterbatasannya di hadapan Sang Maha Pencipta. Mari jadikan doa di atas sebagai wirid rutin setelah shalat. Dengan memohon bimbingan Allah, semoga setiap langkah kita, baik yang wajib maupun sunnah, terasa ringan dan membawa ketenangan batin. Semangat ibadah yang terjaga akan memperbaiki kualitas hubungan kita dengan Tuhan (hablum minallah) dan terpancar dalam akhlak mulia kepada sesama (hablum minannas). Wallahu a’lam bisshawab. #BaznasMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #EdukasiIslami #SemangatIbadah #Istiqamah #DoaHarian #Majalengkalangkungsae
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengetuk Pintu Langit: Rahasia Doa Pembuka Rezeki dan Amalan Jalur Langit untuk Hidup Berkah
Mengetuk Pintu Langit: Rahasia Doa Pembuka Rezeki dan Amalan Jalur Langit untuk Hidup Berkah
MAJALENGKA Dalam mengarungi kehidupan, setiap Muslim tentu mendambakan rezeki yang lancar, halal, dan penuh keberkahan. Namun, seringkali kita terjebak dalam pemikiran bahwa rezeki hanya sebatas materi atau angka di dalam rekening. Padahal, kesehatan yang terjaga, ketenangan hati, keluarga yang harmonis, serta kemudahan dalam setiap urusan adalah bentuk rezeki yang tak ternilai harganya. Banyak di antara kita yang telah bekerja keras memeras keringat dari fajar hingga petang, namun masih merasa "sempit" dan kurang. Hal ini menjadi pengingat bahwa ikhtiar lahiriah (usaha) haruslah berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah (doa). Mengamalkan doa pembuka rezeki secara istiqomah adalah kunci utama untuk membuka keran keberkahan dari Sang Maha Pemberi Rezeki, Allah SWT. Mengapa Doa Pembuka Rezeki Begitu Utama? Membaca doa bukan sekadar meminta, melainkan bentuk pengakuan bahwa kita adalah hamba yang lemah dan bergantung sepenuhnya kepada Allah SWT. Berikut adalah beberapa keutamaannya: Mendatangkan Keberkahan: Rezeki yang sedikit namun berkah akan terasa cukup, sedangkan yang banyak tanpa berkah akan cepat sirna tanpa bekas. Melatih Tawakal: Membuat hati lebih tenang dan tidak mudah putus asa saat menghadapi krisis ekonomi. Bernilai Ibadah: Setiap untaian doa yang dipanjatkan dengan ikhlas akan dicatat sebagai pahala di sisi-Nya. Solusi dari Arah Tak Disangka: Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an, ketakwaan dan doa akan membukakan jalan keluar dari setiap kesulitan. Lafadz Doa Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Ada dua doa utama yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari oleh warga Majalengka dan umat Muslim pada umumnya: 1. Doa Memohon Kecukupan yang Halal “Allahumma ikfini bihalalika ‘an haramika, wa aghnini bifadhlika ‘amman siwaka.” Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu dan jauhkan aku dari yang haram, serta cukupkan aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu." (HR. Tirmidzi) 2. Doa Memohon Rezeki dan Ilmu di Pagi Hari “Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.” Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah) Amalan "Jalur Langit" untuk Mempercepat Datangnya Rezeki Selain doa, para ulama mengajarkan beberapa amalan yang dapat memperlancar arus rezeki: Memperbanyak Istighfar: Memohon ampun adalah cara terbaik untuk menghapus penghalang rezeki yang disebabkan oleh dosa-dosa kita. Shalat Tahajud: Memanfaatkan sepertiga malam terakhir saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Sedekah Melalui BAZNAS: Sedekah tidak akan mengurangi harta. Justru dengan berbagi kepada yang membutuhkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Majalengka, Allah akan melipatgandakan penggantinya. Tilawah Al-Qur'an: Rutin membaca Al-Qur'an (terutama Surat Al-Waqi'ah) membawa ketenangan dan keberkahan di dalam rumah tangga. Waktu-Waktu Mustajab Berdoa Agar doa Anda lebih berpeluang dikabulkan, perhatikan waktu-waktu emas berikut ini: Setelah Shalat Fardhu: Momen terbaik saat komunikasi dengan Pencipta baru saja terjalin erat. Antara Adzan dan Iqamah: Waktu di mana doa tidak akan tertolak. Hari Jumat: Khususnya di waktu antara ashar hingga menjelang maghrib. Saat Sujud Terakhir: Posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya. Tips Agar Doa Segera Terijabah Untuk mempercepat datangnya jawaban atas doa kita, pastikan niat kita tulus untuk ibadah. Pastikan juga asupan makanan dan harta kita berasal dari sumber yang halal, karena makanan haram dapat menghalangi terkabulnya doa. Yang terakhir, jangan pernah berburuk sangka kepada Allah (husnuzan); yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik di waktu yang paling tepat. Mari Mulai Berbenah! Rezeki adalah rahasia Allah, namun pintu-pintunya bisa kita ketuk dengan kunci doa dan ketaatan. Mari kita seimbangkan kerja keras dengan doa yang tulus agar hidup kita di Majalengka tercinta ini senantiasa diliputi keberkahan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu sesama dan membersihkan harta. #BAZNASMajalengka #DoaPembukaRezeki #AmalanJalurLangit #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaBerkah #KunciRezeki #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rezeki Seret? Mungkin "Langit" Perlu Dibersihkan: Menjemput Keberkahan dengan Jurus Istighfar!
Rezeki Seret? Mungkin "Langit" Perlu Dibersihkan: Menjemput Keberkahan dengan Jurus Istighfar!
MAJALENGKA, BAZNAS – Pernahkah Anda merasa sudah bekerja "banting tulang" peras keringat, tapi saldo di rekening tetap saja seperti numpang lewat? Atau mungkin usaha sudah maksimal, tapi hati rasanya jauh dari kata tenang? Jangan-jangan, ada "keran" yang tersumbat dalam aliran spiritual kita. Dalam perspektif Islam, rezeki itu unik. Ia bukan sekadar angka di buku tabungan, melainkan mencakup kesehatan yang prima, waktu yang berkualitas, hingga ketenangan batin yang tak ternilai harganya. Di sinilah BAZNAS Kabupaten Majalengka ingin mengajak Sahabat semua mengenal satu booster rezeki yang sering terlupakan: Istighfar. Bukan Sekadar Ucapan, Tapi "Detoks" Jiwa Istighfar berasal dari kata ghafara (menutup/mengampuni). Secara filosofis, mengamalkan Istighfar pembuka rezeki berarti kita sedang melakukan "maintenance" atau pembersihan diri dari dosa-dosa yang mungkin selama ini menjadi penghalang datangnya keberkahan. "Sesungguhnya seorang hamba bisa terhalang dari rezeki karena dosa yang ia lakukan." — Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Janji Langit yang Pasti: Bedah QS. Nuh Ayat 10-12 Allah SWT sudah memberikan "garansi" resmi dalam Al-Qur'an bagi siapa saja yang rajin beristighfar. Melalui QS. Nuh, Allah menjanjikan tiga hal besar: Hujan yang lebat (simbol kemakmuran alam). Harta yang melimpah. Keturunan yang membawa kebahagiaan. Jadi, istighfar bukan hanya tentang masa lalu yang salah, tapi tentang masa depan yang lebih cerah dan berkelimpahan! Mengapa Harus Istighfar? Ini Manfaat "Update" Hidup Anda! Jika kita konsisten mengamalkan istighfar, setidaknya ada 5 manfaat utama yang akan terasa di kehidupan sehari-hari: Financial Breakthrough: Mendapatkan solusi rezeki dari arah yang sama sekali tak terduga. Mental Healing: Hati jauh lebih tenang karena beban dosa perlahan terangkat. Problem Solver: Allah akan menjadikan jalan keluar dari setiap kesempitan yang menghimpit. Time Management: Waktu menjadi lebih berkah; urusan yang rumit jadi terasa ringan. High Quality Life: Rezeki yang sedikit namun berkah akan terasa jauh lebih mencukupi dibanding rezeki besar yang cepat hilang. Tips Mengamalkan Istighfar ala BAZNAS Majalengka Agar istighfar kita berdampak nyata, yuk ikuti langkah kreatif berikut: Konsisten 100x Sehari: Mulailah dari target kecil. Ingat, Rasulullah saja beristighfar lebih dari 70 kali sehari meski beliau maksum (terjaga dari dosa). Gunakan Waktu Mustajab: Sambil menunggu antrean, saat perjalanan ke kantor, atau di sepertiga malam terakhir (waktu sahur). Hadirkan Rasa: Jangan cuma di bibir. Rasakan penyesalan di hati dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kombinasi dengan Sedekah: Istighfar membersihkan penghalang, sedekah mempercepat datangnya keberkahan. Kesimpulan: Istighfar adalah Lifestyle Di tengah hiruk pikuk kesibukan warga Majalengka—baik yang sedang di pasar, di kantor, maupun di sawah—mari jadikan istighfar sebagai gaya hidup. Saat pintu rezeki terasa berat terbuka, jangan hanya menambah jam kerja, tapi tambahlah frekuensi "ketukan" pintu langit kita. Mari bersihkan hati, jemput rezeki, dan raih keberkahan bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena hidup bukan cuma soal seberapa banyak yang didapat, tapi seberapa berkah yang manfaat. #BAZNASMajalengka #IstighfarPembukaRezeki #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #SpiritualBooster #RezekiLancar #ReligiInovatif #InfoMajalengka
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Membangun Keberkahan Harta Melalui Zakat Penghasilan: Panduan dan Ketentuan Tahun 2026
Membangun Keberkahan Harta Melalui Zakat Penghasilan: Panduan dan Ketentuan Tahun 2026
MAJALENGKA – Zakat penghasilan merupakan instrumen penting dalam syariat Islam yang berfungsi untuk menyucikan harta serta menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial. Sebagai bagian dari zakat maal, kewajiban ini melekat pada setiap Muslim atas penghasilan halal yang diperoleh, baik dari sektor formal maupun informal. Menindaklanjuti Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali mensosialisasikan tata cara dan batasan (nisab) zakat penghasilan untuk tahun 2026 guna memberikan kepastian hukum bagi para muzaki (pembayar zakat) di wilayah Majalengka dan sekitarnya. Ketentuan Nisab dan Kadar Zakat 2026 Berdasarkan standar harga emas terbaru, BAZNAS telah menetapkan nisab zakat penghasilan tahun 2026 setara dengan 85 gram emas. Secara nominal, batasan tersebut adalah sebagai berikut: Nisab Tahunan: Rp91.681.728 Nisab Bulanan: Rp7.640.144 Kadar Zakat: 2,5% Artinya, bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rutin maupun tidak rutin (gaji, honorarium, atau jasa profesi) dengan nilai minimal Rp7.640.144 per bulan, maka kewajiban zakat sebesar 2,5% telah berlaku. Mekanisme Perhitungan yang Akuntabel Penghitungan zakat dilakukan berdasarkan total pendapatan kotor (bruto). Hal ini dilakukan untuk mempermudah implementasi dan memastikan ketepatan jumlah yang disalurkan. Contoh Ilustrasi: Jika Bapak/Ibu memiliki penghasilan sebesar Rp10.000.000 per bulan, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah: $$10.000.000 imes 2,5\% = Rp250.000$$ Bagi penghasilan yang belum mencapai nisab bulanan, akumulasi penghasilan selama satu tahun tetap dihitung. Apabila total pendapatan dalam setahun mencapai atau melampaui Rp91.681.728, maka kewajiban zakat tetap harus ditunaikan. Dampak Sosial: Lebih dari Sekadar Kewajiban Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa setiap rupiah yang ditunaikan melalui lembaga resmi akan dikelola secara amanah untuk kemaslahatan umat. Dana zakat tersebut disalurkan melalui berbagai program strategis, di antaranya: Pendidikan: Beasiswa bagi pelajar kurang mampu. Kesehatan: Bantuan layanan kesehatan bagi fakir miskin. Ekonomi: Program pemberdayaan UMKM dan modal usaha produktif. Kemudahan Layanan Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen memberikan layanan yang transparan, profesional, dan sesuai syariat. Masyarakat kini dapat menunaikan zakat dengan berbagai kanal digital maupun konvensional: Layanan Digital: kabmajalengka.baznas.go.id/zakat Perbankan: Transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Layanan Informasi: Konfirmasi dan konsultasi melalui WhatsApp resmi BAZNAS. "Mari jadikan setiap rezeki yang kita terima lebih bersih dan berkah. Dengan berzakat, kita tidak hanya menunaikan perintah agama, tetapi juga menghadirkan senyum bagi sesama yang membutuhkan di Kabupaten Majalengka." #BaznasMajalengka #ZakatPenghasilan #Zakat2026 #TunaikanZakat #BerbagiKebaikan #MajalengkaReligius
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Warga Cikijing
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Warga Cikijing
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam menekan angka kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Komitmen ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan modal dalam program Majalengka Mandiri kepada Dodi Nursobah, warga Desa Jagasari, Kecamatan Cikijing, pada Selasa (07/04/2026). Penyerahan bantuan berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka tepat pada pukul 09.26 WIB. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH. Mendorong Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu pilar unggulan BAZNAS Majalengka yang berfokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi tambahan modal kerja, tetapi juga pemantik semangat bagi para pelaku usaha kecil untuk naik kelas. "Kami berharap bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Tujuan besar kami adalah mengubah taraf hidup penerima manfaat (mustahik) agar di masa depan mereka bisa menjadi pemberi zakat (muzakki)," ujar Fijay Muhamad Faozan, SH. saat menyerahkan bantuan. Apresiasi dari Penerima Manfaat Dodi Nursobah, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS dan para muzakki di Kabupaten Majalengka. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti di tengah upaya pengembangan usahanya di Desa Jagasari. "Alhamdulillah, terima kasih kepada BAZNAS Majalengka atas kepercayaannya. Bantuan ini akan saya gunakan sepenuhnya untuk keperluan modal usaha agar lebih produktif lagi," ungkap Dodi. Melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis dapat menciptakan ekosistem ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri di seluruh pelosok desa, termasuk di wilayah Cikijing. #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomi #InfoMajalengka #Cikijing #Jagasari #PilihanPertamaPembayarZakat
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk Dua Masjid di Desa Sukadana
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk Dua Masjid di Desa Sukadana
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana peribadatan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Senin (12/01/2026), BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk dua masjid di Desa Sukadana. Dua titik yang menerima manfaat tersebut adalah Masjid At-Taqwa dan Masjid As-Salafiyah, Desa Sukadana. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka oleh Kepala Divisi Humas dan Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm., bersama Ketua Divisi Pengumpulan, Bapak Uju Juhara, kepada perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masing-masing. Dukungan untuk Syiar Islam Program bantuan Saraga ini merupakan bagian dari pilar Majalengka Taqwa, yang bertujuan untuk memastikan fasilitas keagamaan di pelosok desa layak dan nyaman digunakan oleh jamaah. Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih giat dalam memakmurkan masjid. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk perhatian dari para muzakki melalui BAZNAS untuk kenyamanan ibadah masyarakat di Desa Sukadana. Semoga masjid-masjid kita semakin makmur dan nyaman untuk kegiatan syiar Islam," ujar Fijay. Apresiasi dari Penerima Manfaat Perwakilan DKM yang hadir mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti untuk perbaikan fasilitas yang selama ini dinantikan oleh jamaah. Komentar Penerima: Perwakilan DKM Masjid At-Taqwa: "Alhamdulillah, kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan Saraga ini akan sangat bermanfaat bagi jamaah kami agar lebih khusyuk dalam beribadah. Semoga para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya mendapatkan keberkahan berlipat ganda." Perwakilan DKM Masjid As-Salafiyah: "Terima kasih kepada Bapak Uju, Kang Fijay, dan seluruh jajaran BAZNAS. Respons yang cepat ini sangat membantu kami di Desa Sukadana dalam memelihara rumah Allah. Insya Allah amanah ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya." Laporan Transparansi BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program keumatan dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Melalui pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #MajalengkaTaqwa #ZakatTumbuhBermanfaat #Saraga #DesaSukadana #PilihanPertamaPembayarZakat #BeritaMajalengka
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Keluarga Besar BAZNAS Majalengka Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ibunda Camat Banjaran
Keluarga Besar BAZNAS Majalengka Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ibunda Camat Banjaran
MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tengah dirundung duka. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Hj. Nono Nurhasanah binti H. Muhyi dalam usia 67 tahun, pada Selasa pagi (07/04/2026). Almarhumah merupakan ibunda tercinta dari Bapak Abdul Hanan, S.Sos., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Camat Banjaran, Kabupaten Majalengka. Berdasarkan informasi yang diterima, almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di kediaman, Blok Babakan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, sekitar pukul 08.00 WIB. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan salah satu sosok orang tua di lingkungan keluarga besar pemerintahan Kabupaten Majalengka. "Kami atas nama pribadi, pimpinan, dan seluruh Amilin BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah Ibu Hj. Nono Nurhasanah husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat termulia di sisi Allah SWT," ujar H. Agus Asri Sabana. Lebih lanjut, beliau juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Camat Abdul Hanan, diberikan kekuatan dan ketabahan. "Kehilangan sosok ibu adalah ujian yang berat. Kami mendoakan semoga Pak Camat beserta seluruh keluarga besar senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman dalam menghadapi takdir Allah SWT ini," tambahnya. Jenazah rencananya akan dipulasara dan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga setempat dengan diiringi doa dari kerabat, tetangga, serta rekan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #BeritaDuka #MajalengkaBertaqwa #Belasungkawa #KecamatanBanjaran #MajalengkaBerduka #AmilinBAZNAS
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Program Kemanusiaan dan Pendidikan, Ketua BAZNAS Majalengka Fasilitasi Kerja Sama Pemkab dengan SEAMEO CECCEP
Perkuat Program Kemanusiaan dan Pendidikan, Ketua BAZNAS Majalengka Fasilitasi Kerja Sama Pemkab dengan SEAMEO CECCEP
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus membuktikan peran strategisnya lebih dari sekadar lembaga pengelola zakat. Di bawah inisiasi Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggelar pembahasan Nota Kesepakatan dengan organisasi internasional SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting), Selasa (07/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Setda Kabupaten Majalengka mulai pukul 10.30 WIB ini bertujuan untuk memperluas jangkauan program kemanusiaan dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada sektor anak usia dini dan pola asuh (parenting) di wilayah Kabupaten Majalengka. Langkah Diplomasi dan Keberlanjutan Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari langkah diplomasi panjang yang dilakukan oleh Ketua BAZNAS Majalengka. Sebelumnya, pada 26 Januari 2026, H. Agus Asri Sabana melakukan kunjungan langsung ke kantor pusat SEAMEO CECCEP di Lembang, Bandung Barat. Langkah ini kemudian diperkuat pada 5 Maret 2026, di mana BAZNAS berhasil menjembatani pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan empat lembaga besar lintas sektor sekaligus, yakni: Direktorat Rehabilitasi Lansia Kemensos RI: Fokus pada kesejahteraan lansia. Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung: Fokus pada pengembangan SDM kesejahteraan sosial. SEAMEO CECCEP: Fokus pada PAUD dan pola asuh se-Asia Tenggara. NGO Inovasi Muda: Fokus pada inovasi sosial berbasis pemuda. Inovator Program Kemanusiaan Dalam keterangannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk menjadi inisiator sekaligus fasilitator yang mampu menghadirkan mitra strategis bagi pemerintah daerah. "Alhamdulillah, hari ini adalah realisasi dari komitmen kita untuk membawa Majalengka lebih maju melalui kolaborasi internasional. Dengan SEAMEO CECCEP, kita ingin memastikan anak-anak di Majalengka mendapatkan pola pengasuhan dan pendidikan terbaik yang diakui di level Asia Tenggara," ujar H. Agus. Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan menyelaraskan program-program pendayagunaan zakat di bidang pendidikan (Majalengka Cerdas) dan kemanusiaan agar lebih tepat sasaran dan berdampak jangka panjang. Sinergi Lintas Sektor Pembahasan Nota Kesepakatan ini diharapkan segera disusul dengan implementasi program di lapangan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, praktisi sosial, hingga jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa. Kehadiran lembaga internasional seperti SEAMEO CECCEP di Majalengka diharapkan mampu memberikan transfer ilmu dan teknologi dalam hal manajemen pendidikan dan pengasuhan anak yang menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di masa depan. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #KabupatenMajalengka #MajalengkaMandiri #MajalengkaCerdas #SEAMEOCECCEP #ZakatLahirBatin #HAgusAsriSabana #PendidikanAnakUsiaDini #Parenting #Kemanusiaan #KolaborasiLintasSektor
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hati-Hati "Dosa Auto-Debit": Kenali Bahaya Dosa Jariyah di Media Sosial!
Hati-Hati "Dosa Auto-Debit": Kenali Bahaya Dosa Jariyah di Media Sosial!
Halo, Teman-teman! Di zaman sekarang, siapa sih yang bisa lepas dari media sosial? Bangun tidur langsung scrolling, mau makan di-post, lagi galau bikin story. Tapi sadar nggak sih, setiap klik, share, atau komentar kita itu punya "jejak" yang nggak cuma terekam di server, tapi juga di catatan amal? Ada satu hal yang perlu kita waspadai banget: Dosa Jariyah Digital. Kalau amal jariyah itu pahala yang ngalir terus, dosa jariyah ini kebalikannya—dosa yang "auto-debit" ke akun kita secara terus-menerus meskipun kita sudah nggak ada di dunia. Ngeri, kan? Apa Sih Dosa Jariyah Itu? Singkatnya, dosa jariyah adalah dosa yang efeknya panjang karena kita jadi "pionir" atau penyebab orang lain ikut berbuat salah. Rasulullah SAW pernah mengingatkan: “Barang siapa yang mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” (HR. Muslim) Bayangin kalau satu postingan salah kita di-share ribuan orang. Dosanya bisa jadi berlipat ganda karena efek domino tadi. Checklist: Jangan Sampai Kita Posting Hal Ini! Coba cek lagi feed atau archive kita, apakah ada konten yang berpotensi jadi beban di akhirat nanti? Konten "No-Filter" (Maksiat): Posting foto/video yang buka aurat, pamer gaya hidup yang melanggar norma, atau konten pornografi. Selama orang lain melihat dan terinspirasi, dosanya jalan terus. Asal Share Tanpa Tabayyun (Hoaks): Niatnya biar paling update, tapi ternyata beritanya bohong atau fitnah. Ini bisa ngerusak nama baik orang dan bikin gaduh. Challenge atau Tren yang Nyeleneh: Ikutan tren yang bahaya atau ngeremehin ibadah demi likes. Kalau orang lain ikut-ikutan gara-gara kita, kita juga kena "jatah" dosanya. Jari Pedas (Komentar Jahat): Cyberbullying, body shaming, atau sekadar adu domba di kolom komentar. Jejak digital ini susah banget dihapusnya, lho! Kenapa Harus Waspada Sekarang? Jejak Digital Itu Abadi: Meskipun kita sudah hapus, bisa jadi ada yang sudah screenshot atau screen record. Viral dalam Sekejap: Internet nggak punya batas. Satu konten negatif bisa sampai ke luar negeri dalam hitungan detik. Investasi Keburukan: Yang paling bikin sedih adalah ketika kita sudah meninggal, tapi video atau tulisan buruk kita masih ditonton dan disebarkan orang. Akunnya belum ditutup, dosanya jalan terus. Tips Biar Medsos Jadi Ladang Pahala (Bukan Dosa) Tenang, belum terlambat buat berubah! Yuk, mulai bersihin digital footprint kita dengan cara: Think Before You Post: Tanya ke diri sendiri, "Postingan ini bermanfaat nggak ya? Kalau Allah lihat, kira-kira Dia ridho nggak?" Filter Konten: Kalau dulu pernah posting yang kurang baik, yuk mulai dicicil untuk dihapus atau di-archive selamanya. Switch to Positive Vibes: Gunakan platform kita buat berbagi ilmu, kasih semangat ke orang lain, atau sekadar repost konten dakwah yang adem. Perbanyak Istighfar: Namanya juga manusia, pasti pernah khilaf di medsos. Yuk, minta ampun ke Allah dan niatkan buat jadi pengguna internet yang lebih bijak. Kesimpulannya: Media sosial itu kayak pisau bermata dua. Bisa jadi jalan ke surga lewat konten bermanfaat, tapi bisa juga jadi "keran dosa" yang bocor kalau kita nggak hati-hati. Yuk, kita jadikan profil kita sebagai warisan kebaikan. Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada logika dan iman. Stay safe and stay positive online, guys!
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jurus Jitu Jadi Keluarga "Smart" di Era Digital: Tips Parenting Islami Agar Anak Hebat & Dekat dengan Allah
Jurus Jitu Jadi Keluarga "Smart" di Era Digital: Tips Parenting Islami Agar Anak Hebat & Dekat dengan Allah
MAJALENGKA – Ayah dan Bunda, pernahkah merasa "bersaing" dengan gadget untuk mendapatkan perhatian si kecil? Atau sebagai anak, pernahkah merasa gadget lebih seru daripada mengobrol? Dunia digital memang asyik, tapi sebagai keluarga Muslim yang bahagia, kita perlu punya aturan main yang asyik juga agar gadget membawa pahala, bukan masalah. BAZNAS Kabupaten Majalengka ingin membagikan panduan sederhana agar rumah kita tetap hangat dan penuh berkah di tengah gempuran layar. 1. Gadget Itu Titipan, Bukan Segala-galanya Untuk Ayah & Bunda: Ingatlah, anak adalah amanah paling berharga dari Allah. Gadget hanyalah alat bantu. Tugas kita adalah memastikan anak tidak "tersesat" di dunia maya. Untuk Anak-anak: Gadget itu seperti pisau. Kalau dipakai memotong buah, jadi vitamin. Kalau dipakai sembarangan, bisa melukai diri sendiri. Gunakan untuk belajar hal baik ya! 2. Allah "Melihat" Apa yang Kita Klik Penting untuk menanamkan sifat Muraqabah (merasa diawasi Allah). Tips: Ajarkan anak bahwa meskipun Ayah dan Bunda tidak melihat apa yang mereka tonton, Allah selalu melihat. Ini akan menjadi "rem otomatis" bagi anak saat mereka sendirian memegang HP. 3. Ayah dan Bunda Adalah Contoh Nyata Anak tidak mendengar apa yang kita katakan, mereka melihat apa yang kita lakukan. Tantangan: Bisakah Ayah dan Bunda meletakkan HP saat masuk waktu Shalat dan saat makan bersama? Jika kita ingin anak bijak gadget, kita harus jadi "Idola" yang bijak gadget duluan di rumah. 4. Buat Aturan "No-Gadget Zone" yang Seru Sepakati bersama waktu-waktu tanpa layar. Misalnya: Maghrib Mengaji: Dari Maghrib sampai Isya, semua HP disimpan di satu kotak. Kita fokus shalat berjamaah dan membaca Al-Qur'an. Meja Makan Berkah: Saat makan, tidak ada layar yang menyala. Hanya ada cerita seru tentang kegiatan sekolah atau pekerjaan Ayah hari ini. 5. Adab Dulu, Baru Klik! Sama seperti bicara sopan kepada orang tua, di internet pun ada adabnya: Tidak boleh berkomentar jahat. Tidak boleh melihat video yang tidak menutup aurat. Tidak boleh lupa waktu belajar dan mengaji. Manfaatnya Kalau Kita Kompak: Keluarga Jadi Makin Dekat: Tidak ada lagi yang asyik sendiri-sendiri saat berkumpul. Anak Jadi Mandiri: Anak tahu kapan harus berhenti main game tanpa harus dimarahi. Hati Jadi Tenang: Karena isi gadgetnya adalah hal-hal yang bikin Allah sayang. Pesan Sayang dari BAZNAS Majalengka: > "Mendidik anak di era digital memang menantang, tapi dengan doa dan kasih sayang yang berlandaskan ajaran Islam, kita pasti bisa melahirkan generasi yang pintar teknologinya, mulia akhlaknya." Mari bersama-sama membangun keluarga yang melek teknologi tapi tetap kuat imannya! Dukung kemajuan pendidikan anak-anak di Majalengka melalui Zakat, Infak, dan Sedekah di BAZNAS Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #KeluargaHebat #ParentingAsyik #AnakSholeh #BijakGadget #MajalengkaRaharja #KeluargaMuslimDigital #ZakatBikinBerkah
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Prestasi Adalah Amanah, Jaga Kepercayaan Masyarakat dengan Evaluasi dan Transparansi
Ketua BAZNAS Majalengka: Prestasi Adalah Amanah, Jaga Kepercayaan Masyarakat dengan Evaluasi dan Transparansi
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar rapat rutin bulanan pada Senin (06/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, memberikan arahan strategis sekaligus apresiasi atas capaian kinerja kelembagaan selama sebulan terakhir. Jangan Jumawa, Fokus pada Keberlanjutan Menanggapi grafik positif perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bulan ini, H. Agus Asri Sabana mengingatkan seluruh jajaran pimpinan dan amilin untuk tetap rendah hati. Beliau menegaskan bahwa prestasi bukanlah titik akhir, melainkan tantangan untuk mempertahankan kualitas kinerja. "Saya mengajak semua amilin dan pimpinan untuk tidak jumawa dan tetap tenang hati dengan prestasi yang diraih bulan ini. Ini adalah PR besar bagi kita semua bagaimana ke depannya kita bisa menjaga konsistensi dan terus meningkatkan capaian tersebut," ujar H. Agus di hadapan peserta rapat. Kepercayaan Publik sebagai Kunci Utama Menurutnya, faktor utama di balik meningkatnya perolehan ZIS di Kabupaten Majalengka tidak lepas dari tingkat kepercayaan (trust) masyarakat. Eksistensi BAZNAS yang semakin dirasakan manfaatnya oleh umat menjadi motor penggerak kesadaran warga untuk menyalurkan dana ZIS melalui lembaga resmi. Untuk menjaga momentum tersebut, Ketua BAZNAS meminta seluruh divisi untuk terbuka terhadap dinamika di lapangan. Ia mendorong agar setiap kendala teknis maupun potensi yang belum tergali segera disampaikan sebagai bahan evaluasi kolektif. Optimalisasi UPZ dan Transparansi Layanan Menutup sesi rapat, H. Agus memaparkan konsep Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Kecamatan dan Desa. Penguatan peran UPZ dinilai krusial dalam mempercepat jangkauan pelayanan kepada masyarakat (mustahik) sekaligus memastikan tata kelola yang transparan. "UPZ Kecamatan dan Desa adalah garda terdepan kita. Kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten dan UPZ akan menciptakan sistem pelayanan yang lebih responsif dan transparan, sehingga setiap rupiah yang dititipkan muzakki benar-benar sampai kepada yang berhak secara tepat sasaran," pungkasnya. Pewarta: Humas BAZNAS Majalengka Editor: Redaksi Website BAZNAS #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #MajalengkaReligius #OptimalisasiZIS #UPZMajalengka #TransparansiZakat
BERITA06/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Pekerja Migran Asal Sindang di Kamboja
BAZNAS Majalengka Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Pekerja Migran Asal Sindang di Kamboja
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa Deri (25), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menyampaikan empati yang mendalam kepada keluarga almarhum. Beliau mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. "Kami keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita, Ananda Deri. Niat mulia almarhum untuk merantau demi mengangkat ekonomi keluarga serta menyekolahkan adiknya ke pesantren adalah sebuah ikhtiar yang sangat terpuji. Semoga nilai perjuangan tersebut dicatat sebagai amal ibadah," ujar H. Agus Asri Sabana. Kawal Proses Pemulangan Jenazah Terkait kondisi keluarga yang sedang terguncang, H. Agus Asri Sabana menegaskan dukungannya terhadap langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) yang telah berkoordinasi dengan BP2MI dan Kementerian Luar Negeri. "Kami berharap proses pemulangan jenazah ke kampung halaman di Desa Garawastu dapat berjalan lancar. BAZNAS Majalengka senantiasa hadir dan peduli terhadap urusan kemanusiaan yang menimpa warga Majalengka, terutama dalam situasi sulit seperti ini," tambahnya. Imbauan dan Solidaritas H. Agus juga berpesan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas prosedurnya, mengingat adanya laporan mengenai risiko kekerasan dan paksaan kerja ilegal di beberapa wilayah konflik. "Semoga peristiwa ini menjadi yang terakhir. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan moral dan doa bagi keluarga almarhum Bapak Ismail dan Ibu Oom agar proses hukum dan administrasi di luar negeri segera membuahkan titik terang," pungkasnya.
BERITA06/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan bagi Korban Rumah Ambruk di Banjaran
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan bagi Korban Rumah Ambruk di Banjaran
MAJALENGKA Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah Kabupaten Majalengka. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung menerjang Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, pada Jumat (03/04). Musibah ini mengakibatkan satu rumah warga milik Bapak Yayan dan Ibu Rubi di Blok Banjaran Hilir mengalami kerusakan serius. Kondisi bangunan yang sudah lapuk tidak sanggup menahan beban air hujan dan terpaan angin kencang. Akibatnya, bagian kamar dan dapur rumah tersebut ambruk total, sementara area lainnya mengalami kebocoran parah yang membahayakan penghuni. Respons Kilat di Lokasi Kejadian Merespons laporan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka langsung bergerak menuju lokasi hanya berselang satu jam setelah menerima informasi. Kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk meninjau langsung kondisi fisik bangunan serta memastikan keselamatan dan kebutuhan darurat para penyintas terpenuhi. Ketua BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Bapak Yayan sebagai langkah awal penanganan darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga di tengah situasi sulit ini. Arahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Melalui sambungan seluler, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan instruksi tegas kepada tim di lapangan. Beliau memerintahkan Tim BTB untuk terus bersiaga dan melakukan langkah-langkah strategis dalam melihat kondisi lapangan secara komprehensif. "Kami telah instruksikan tim untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan pihak terkait agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan yang tepat," ujar H. Agus Asri Sabana. Sinergi dan Kebutuhan Mendesak Dalam proses evakuasi dan pendataan, Tim BTB BAZNAS bersinergi erat dengan Tim Tagana dari Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan yang paling krusial saat ini adalah terpal. Penutup atap darurat ini sangat mendesak untuk melindungi sisa bangunan dari air hujan, mengingat kerusakan atap yang cukup masif. Kondisi Terkini: Gotong Royong Warga Update laporan pada Sabtu (04/04), terlihat semangat solidaritas warga Desa Banjaran yang bahu-membahu melakukan kerja bakti di rumah Bapak Yayan. Gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan puing-puing serta mencegah terjadinya runtuhan susulan yang lebih parah. Untuk sementara waktu, Bapak Yayan beserta istri mengungsi di rumah tetangga terdekat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau kepada seluruh masyarakat Majalengka untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Mari kita iringi perjuangan saudara-saudara kita dengan doa dan kepedulian nyata. Tag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #TanggapBencana #PutingBeliung #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakanUmat #InfoMajalengka #BanjaranMajalengka
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor
MAJALENGKA Sebuah pemandangan mengharukan mewarnai misi kemanusiaan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka di Blok Garasiang, Desa Girimulya, pada Jumat (27/03/2026). Di balik reruntuhan trauma akibat musibah longsor, terselip kisah kepahlawanan seorang lansia yang menolak menyerah pada keadaan. Awalnya, tim BTB hadir untuk menyalurkan bantuan biaya kesehatan dan paket sembako bagi Nenek Uju (81), seorang lansia yang kondisi fisiknya melemah pasca rumahnya dihantam longsor beberapa waktu lalu. Namun, langkah tim seketika terhenti saat melihat tumpukan sayur-mayur segar yang tertata rapi di sudut rumah sederhana yang remang tersebut. Sayur Mayur sebagai "Senjata" Bertahan Hidup Rasa penasaran menyelimuti Eman Suherman, Ketua Tim BTB, saat melihat volume dagangan yang cukup besar di rumah tersebut. Saat ditanya, jawaban yang keluar dari bibir Nenek Yayah (77), adik kandung Nenek Uju, menyentuh relung hati terdalam tim yang hadir. "Sayuran ini untuk jualan ke Pasar Talaga, Nak. Ini cara kami agar bisa terus makan dan merawat kakak," tutur Nenek Yayah lirih namun penuh ketegasan. Di usia yang hampir menyentuh delapan dekade, Nenek Yayah memilih untuk tetap memikul beban ekonomi. Ia tak membiarkan usia senja menjadi alasan untuk meminta-minta. Setiap hari, ia berjuang menjemput rezeki ke pasar demi menyambung nyawa sang kakak yang kini terbaring tanpa daya. Respons Cepat BAZNAS: Program Majalengka Mandiri Mendengar laporan haru dari lapangan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengaku sangat terenyuh dan bangga atas kegigihan Nenek Yayah. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, BAZNAS Majalengka memutuskan untuk memberikan bantuan Modal Usaha melalui program Majalengka Mandiri. "Semangat Nenek Yayah adalah tamparan bagi kita semua. Di usia 77 tahun, beliau masih memiliki gairah membara untuk bekerja demi kemanusiaan, yakni merawat kakaknya. BAZNAS hadir bukan hanya untuk memberi ikan, tapi juga kail melalui tambahan modal agar usaha sayuran beliau bisa lebih berkembang dan meringankan beban hidup mereka," ujar H. Agus Asri Sabana. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dagangan Nenek Yayah, sehingga ia memiliki sandaran ekonomi yang lebih kokoh di masa tuanya. Refleksi Bagi Generasi Muda Kisah Nenek Yayah dari Desa Girimulya ini membawa pesan mendalam bagi masyarakat luas. Jika seorang lansia berusia 77 tahun masih mampu berjuang dengan fisik yang tak lagi prima, lantas pantaskah kita yang masih muda dan berfisik kuat justru memilih untuk mengeluh dan bermalas-malasan? Mari jadikan semangat Nenek Yayah sebagai pelecut motivasi untuk terus berkarya dan peduli terhadap sesama. #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #KisahInspiratif #ZakatMensejahterakan #NenekYayahGigih #PahlawanKeluarga #Girimulya #PasarTalaga
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Lewat Program Majalengka Peduli, BAZNAS Majalengka Santuni Penjual Bakso Korban Puting Beliung
Lewat Program Majalengka Peduli, BAZNAS Majalengka Santuni Penjual Bakso Korban Puting Beliung
MAJALENGKA Penderitaan yang dialami Ibu Siti Aisyah, seorang penjual bakso di Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, memantik empati mendalam dari berbagai pihak. Ibu Siti mengalami luka bakar serius setelah tersiram kuah bakso mendidih saat berjuang menahan gerobaknya dari terjangan angin puting beliung pada 29 Maret 2026 lalu. Merespons musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka bergerak cepat melalui Program Majalengka Peduli. Program ini dikhususkan untuk memberikan penanganan darurat bagi warga yang tertimpa bencana maupun masalah kesehatan mendesak. Penyaluran Amanah di Kediaman Korban Meski Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., sempat menuju RSUD Cideres untuk menjenguk, namun karena korban sudah diizinkan rawat jalan, bantuan dialihkan langsung ke rumah korban. Pada Jumat, 03 April 2026, amanah bantuan berupa uang tunai untuk biaya pengobatan diserahkan langsung oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Eman Suherman, S.Pd.I. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan perawatan medis dan obat-obatan selama masa pemulihan di rumah. Apresiasi dari Keluarga Korban Penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman rumah korban tersebut disambut haru oleh pihak keluarga. Di saat yang sama, tim medis sedang berada di dalam rumah untuk melakukan penggantian perban dan perawatan luka bakar yang diderita Ibu Siti. Suami korban, dengan nada bicara yang terbata-bata karena menahan haru, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati Majalengka melalui Program Majalengka Peduli BAZNAS ini. Kehadiran Bapak-bapak ke sini bukan hanya soal bantuan materi, tapi merupakan suntikan semangat bagi kami bahwa kami tidak sendirian menghadapi musibah ini," ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan bagi para muzaki dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan melalui program-program yang tepat sasaran dan transparan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ProgramKemanusiaan #ZakatKita #BTBMajalengka #InfoTalaga #Jatipamor #PeduliSesama
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan Pasca Bencana Puting Beliung di Banjaran
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan Pasca Bencana Puting Beliung di Banjaran
MAJALENGKA Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Majalengka. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung menerjang Blok Desa dan Blok Banjaran Hilir, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran pada Jumat (03/04) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan sejumlah hunian warga serta pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah. Berdasarkan data sementara di lapangan, tercatat sebanyak 2 rumah mengalami rusak berat akibat ambruk, sementara 7 rumah lainnya mengalami rusak ringan pada bagian atap. Merespons cepat kejadian tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka langsung meluncur ke lokasi kejadian hanya berselang satu jam setelah menerima laporan. Kehadiran tim bertujuan untuk meninjau langsung kondisi para penyintas serta memastikan kebutuhan darurat warga terpenuhi. Ketua BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak. Bantuan ini merupakan langkah awal penanganan darurat untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga di tengah situasi sulit. Pesan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Dihubungi melalui saluran seluler, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Banjaran. "Kami turut berduka atas musibah angin puting beliung ini. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena belum bisa hadir langsung meninjau lokasi, namun tim BTB sudah saya instruksikan untuk bergerak cepat memberikan penanganan awal," ujar H. Agus Asri Sabana. Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan dapat memulihkan kondisi warga secepat mungkin. Kebutuhan Mendesak Dalam giat tersebut, Tim BTB bersinergi dengan Tim Tagana dari Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah bantuan berupa terpal. Penutup atap ini sangat diperlukan agar warga dapat terlindungi dari air hujan mengingat kondisi atap rumah yang rusak parah. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mendoakan keselamatan bagi seluruh warga Majalengka. Tag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #TanggapBencana #PutingBeliung #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakanUmat #InfoMajalengka #BanjaranMajalengka
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →