WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Hanya 24 Jam Pasca Tragedi: BAZNAS dan Tagana Majalengka Tembus Duka di Babakansari
Hanya 24 Jam Pasca Tragedi: BAZNAS dan Tagana Majalengka Tembus Duka di Babakansari
BANTARUJEG Langit Desa Babakansari tampak muram, seolah ikut merasakan pilu yang mendalam. Di tengah puing-puing sisa api yang masih menyisakan aroma hangus, Bapak Rasim (82) tertunduk lesu. Di usianya yang senja, ia harus menyaksikan hunian yang menjadi saksi bisu perjalanan hidupnya 50 % hangus terbakar dan Rumah Ibu Cucu Suryati yang ikut dilalap api 20% dari sebagian rumahnya . Namun, di tengah abu dan air mata, secercah harapan datang lebih cepat dari yang dibayangkan. Gerak Cepat di Tengah Puing Duka Hanya berselang 24 jam sejak si jago merah melahap kediaman Bapak Rasim dan keluarga Ibu Cucu Suryati (36) di Blok Babakansari RT.12 RW.04, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Tagana Dinas Sosial Kabupaten Majalengka langsung terjun ke lokasi pada Rabu, 02 April 2026, pukul 11.15 WIB. Kehadiran tim kolaborasi ini bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama yang sedang diuji cobaan berat. Isak tangis haru pecah saat bantuan mulai diturunkan untuk meringankan beban para korban yang kini hanya bisa memakai sebagian rumahnya untuk berteduh. Bantuan untuk Membasuh Luka Dalam kunjungan kemanusiaan ini, BAZNAS dan Dinas Sosial menyerahkan berbagai bantuan darurat, antara lain: Paket Sembako Lengkap untuk pemenuhan pangan. Peralatan Tidur (Kasur dan Karpet) agar korban tak kedinginan di pengungsian. Tenda Darurat untuk menutupi atap yang terbakar Makanan Siap Saji dan peralatan dapur lainnya. Penyerahan bantuan ini didampingi langsung oleh Camat Bantarujeg, R. Moch Shodiq, beserta para petugas sosial Kemensos wilayah Bantarujeg. Untaian Doa dan Terima Kasih Ibu Cicih, yang mewakili pihak keluarga korban, tak kuasa membendung air mata saat menerima uluran tangan tersebut. Di dampingi Camat Bantarujeg dan Ketua BAZNAS Tanggap Bencana, Eman Suherman, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam. "Kami merasa tidak sendirian di tengah musibah ini. Terima kasih kepada Bapak Bupati Majalengka, Dinas Sosial, dan khususnya BAZNAS Majalengka yang sangat cepat merespons duka kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang kehilangan segalanya," ungkapnya dengan suara bergetar. Ketua BTB, Eman Suherman, menegaskan bahwa kecepatan penanganan adalah prioritas utama. "Duka warga adalah duka kami. Kami berupaya hadir secepat mungkin agar saudara-saudara kita tidak merasa berjuang sendirian di masa sulit ini," pungkasnya. Semoga bantuan ini menjadi awal bagi Bapak Rasim dan Ibu Cucu untuk kembali bangkit membangun harapan baru di atas puing-puing cobaan ini. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #TanggapBencana #Kemanusiaan #BantarujegBerduka #ZakatMensejahterakan #TaganaMajalengka #ResponCepat
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peresmian Ponpes Darul Atqia: Ketua BAZNAS Majalengka Dorong Lahirnya Generasi Pemimpin Berkarakter SIGAP
Peresmian Ponpes Darul Atqia: Ketua BAZNAS Majalengka Dorong Lahirnya Generasi Pemimpin Berkarakter SIGAP
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertindak sebagai Sahibulbait (tuan rumah) dalam acara peresmian Gedung Pondok Pesantren Darul Atqia yang berlokasi di Desa Sindangkerta, Kecamatan Maja, pada Kamis (02/04/2026). Acara tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Kedatangan orang nomor satu di Majalengka ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Aeron Randi, A.P., M.P., serta Kepala Dinas KPP3, Gatot Sulaeman, A.P., M.Si. Transformasi Pendidikan dan Sinergi Zakat Dalam sambutannya sebagai Sahibulbait, H. Agus Asri Sabana memaparkan kilas balik perjuangan lembaga pendidikan Darul Atqia. Berawal dari institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lembaga ini terus bertransformasi hingga kini berhasil menaungi berbagai jenjang pendidikan formal mulai dari SMP, SMK, hingga Pondok Pesantren. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan instansi pengelola zakat. "Darul Atqia telah bersinergi erat dengan BAZNAS Majalengka melalui program SIGAP (Gerakan Infaq Sedekah Generasi Anak Peduli). Ini adalah langkah konkret kami dalam menanamkan pendidikan karakter sejak dini agar anak-anak terbiasa berbagi dan memiliki empati sosial yang tinggi," ujar H. Agus. Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar lulusan Darul Atqia mampu bertransformasi menjadi sosok pemimpin yang meneladani figur Bupati Majalengka. "Semoga dari sini lahir santriwan dan santriwati yang menjadi pemimpin yang baik, merakyat, serta bertanggung jawab di masa depan," tambahnya. Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Darul Atqia dalam memajukan indeks pendidikan di Majalengka. Bupati juga secara resmi menandatangani prasasti sebagai simbol dimulainya operasional pesantren tersebut. "Pemerintah daerah sangat mendukung kehadiran pesantren yang mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembentukan karakter sosial seperti melalui program SIGAP. Ini adalah benteng moral bagi generasi muda kita di tengah tantangan zaman," ungkap Bupati dalam arahannya. Tasyakur Bin Ni'mah Kegiatan peresmian ini dirangkaikan dengan acara tasyakur walimatul khitan bagi M. Azwar Jabbar dan M. Kholil Aljabir. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Muspika Kecamatan Maja. Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sarana pendidikan berbasis keagamaan demi terciptanya masyarakat Majalengka Anu Langkung Sae. #PonpesDarulAtqia #DarulAtqia #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #AgusAsriSabana
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Perlindungan Pekerja Informal, BAZNAS Majalengka Sinergikan Program dengan Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan
Perkuat Perlindungan Pekerja Informal, BAZNAS Majalengka Sinergikan Program dengan Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran BAZNAS dalam Rapat Koordinasi Langkah Strategis dan Kolaborasi Peningkatan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Aula Dinas K2UKM (DK2UKM) Kabupaten Majalengka pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Bapak Embed Humed, M.Pd., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BPJS Ketenagakerjaan. Fokus pada Sektor Informal dan Penguatan Regulasi Rapat koordinasi ini menjadi momentum krusial untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh segmen pekerja. Namun, Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan perhatian khusus pada sektor informal, yang dinilai masih memiliki kerentanan tinggi dan membutuhkan penguatan perlindungan secara masif. Sebagai tindak lanjut, pertemuan ini menghasilkan dua output utama: Pembentukan Forum Komunikasi lintas sektoral untuk sinkronisasi data dan program. Penyusunan Regulasi (Peraturan Bupati) sebagai payung hukum untuk mengakselerasi peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Majalengka. Selaras dengan Visi Bupati Majalengka Langkah akseleratif ini sejalan dengan misi Bupati Majalengka, Bapak H. Eman Suherman, dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas serta menekan angka kemiskinan melalui perlindungan sosial yang inklusif. BAZNAS Majalengka mengambil peran aktif dengan memastikan program pemberdayaan dan bantuan tepat sasaran. Berdasarkan arahan Bupati, BAZNAS telah mengalokasikan dukungan bagi kelompok pejuang keagamaan melalui program pendayagunaan Fisabilillah. "Dukungan bagi marbot, guru ngaji, dan imam masjid telah kami alokasikan secara khusus. Kami ingin memastikan kelompok ini mendapatkan perhatian dan porsi yang lebih sesuai arahan Bapak Bupati," ujar Wakil Ketua III BAZNAS Majalengka, Embed Humed, M.Pd. Prinsip Kehati-hatian dan Optimalisasi Dana Zakat Dalam implementasinya, BAZNAS Majalengka senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle). Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih (overlap) anggaran. Dengan koordinasi yang baik, alokasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dimanfaatkan secara optimal. Jika jaminan sosial bagi kelompok tertentu telah tercover oleh regulasi pemerintah, maka BAZNAS dapat mengalihkan fokus anggaran untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi lainnya guna meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Tag: #BAZNAS #BAZNASMajalengka #MajalengkaReligius #PemkabMajalengka #BPJSKetenagakerjaan #JaminanSosial #ZakatPemberdayaan #Fisabilillah #EmanSuherman #KesejahteraanUmat
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" di Argapura
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" di Argapura
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus bergerak nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Komitmen ini kembali dibuktikan melalui penyaluran bantuan modal usaha dalam program unggulan "Majalengka Mandiri". Pada Kamis (02/03), bantuan modal usaha tersebut resmi diserahkan kepada Bapak Encep Mail, seorang pelaku UMKM tangguh asal Desa Sukadana, Kecamatan Argapura. Beliau dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat (mustahik) yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan usahanya. Penyerahan Langsung sebagai Bentuk Transparansi Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat pada pukul 10:39 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh. Dalam arahannya, Drs. Uuh Patulloh menegaskan bahwa bantuan ini dirancang sebagai stimulan strategis untuk meningkatkan produktivitas warga, bukan sekadar bantuan konsumtif jangka pendek. "Kami berharap bantuan modal usaha melalui program Majalengka Mandiri ini tidak hanya menjadi tambahan materi, tetapi juga menjadi motivasi kuat bagi para pelaku usaha kecil untuk lebih produktif dan mandiri secara ekonomi," ujar beliau. Misi Besar: Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu pilar utama pendistribusian BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. Visi besar dari program ini adalah menciptakan transformasi nyata: mendorong para penerima manfaat (mustahik) agar usahanya berkembang pesat, hingga suatu saat nanti mereka mampu mandiri dan naik kelas menjadi pemberi zakat (muzakki). Bapak Encep Mail, selaku penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Baginya, dukungan dari BAZNAS merupakan "angin segar" bagi keberlangsungan usahanya di Desa Sukadana. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha saya. Semoga ke depannya usaha saya lebih maju dan saya bisa bergantian membantu sesama," ungkapnya penuh haru. #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #PemberdayaanEkonomi #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMMajalengka #Argapura #InfoMajalengka #ZakatInfaqSedekah
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" kepada Atep Sutara
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" kepada Atep Sutara
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam melakukan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Langkah nyata ini kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha dalam program unggulan "Majalengka Mandiri". Pada hari Kamis (2/3), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan modal usaha kepada salah satu pelaku UMKM yang dinilai layak menerima manfaat. Penyerahan bantuan dilaksanakan tepat pada pukul 10:39 WIB, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penerima manfaat kali ini adalah Bapak Atep Sutara, seorang warga dari Desa Werasari, Kecamatan Malausma. Bantuan modal ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi usaha yang dijalankannya agar semakin berkembang dan mampu menopang kemandirian ekonomi keluarga. "Kami berharap bantuan modal usaha melalui program Majalengka Mandiri ini tidak hanya sekadar menjadi tambahan materi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha kecil untuk lebih produktif dan mandiri secara ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka di sela-sela penyerahan. Program Majalengka Mandiri sendiri merupakan bagian dari pilar pendistribusian BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi. Melalui program ini, mustahik didorong untuk bertransformasi menjadi muzakki di masa depan dengan bantuan modal kerja dan pendampingan yang berkelanjutan. Bapak Atep Sutara menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. Ia mengaku bantuan ini sangat berarti untuk keberlangsungan usahanya di Desa Werasari. Dengan sinergi antara muzakki dan BAZNAS, kemiskinan di Kabupaten Majalengka diharapkan dapat terus ditekan melalui penguatan sektor-sektor usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi umat. Tag: #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomi #UMKMMajalengka #WerasariMalausma #KemandirianUmat #InfoMajalengka
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Mobilitas Penjemputan Zakat, Bank BJB Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional kepada BAZNAS Majalengka
Perkuat Mobilitas Penjemputan Zakat, Bank BJB Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional kepada BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA Sinergi antara lembaga perbankan dan lembaga pengelola zakat di Kabupaten Majalengka semakin erat. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa pengadaan kendaraan roda dua operasional dari Bank BJB Cabang Majalengka kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada Jumat (03/04). Prosesi simbolis penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat di Kantor Bank BJB Cabang Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Manajer Marketing Bank BJB Cabang Majalengka didampingi oleh Tim Marketing, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan layanan umat di wilayah Majalengka. Akselerasi Layanan Jemput Zakat Bantuan ini diterima langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan. Dalam kesempatan tersebut, Iwan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank BJB atas kolaborasi yang selama ini terjalin harmonis. "Kendaraan operasional ini akan sangat membantu mobilitas tim kami di lapangan, terutama dalam program Layanan Jemput Zakat. Dengan adanya armada baru ini, kami berharap dapat menjangkau para muzzaki (pembayar zakat) dengan lebih cepat, efektif, dan efisien," ujar Iwan. Sinergi untuk Kemaslahatan Umat Pihak Bank BJB Cabang Majalengka menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan untuk mendukung program-program kemanusiaan dan keagamaan yang dikelola oleh BAZNAS. Diharapkan, kendaraan ini tidak hanya digunakan untuk penjemputan zakat, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan operasional lainnya demi kemaslahatan masyarakat Majalengka. Dengan hadirnya armada baru ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan performa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan profesional, sejalan dengan semangat digitalisasi dan kemudahan layanan bagi masyarakat. Penulis: Admin BAZNAS Majalengka Lokasi: Kantor BJB Cabang Majalengka Tagar: #BAZNASMajalengka #BankBJBMajalengka #SinergiKebaikan #JemputZakat #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #LayananUmat #CSRBJB
BERITA03/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
KETUA BAZNAS JADI SAHIBULBAIT PAPARKAN SEJARAH PANJANG PONPES DARUL ATQIA
KETUA BAZNAS JADI SAHIBULBAIT PAPARKAN SEJARAH PANJANG PONPES DARUL ATQIA
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertindak sebagai Sahibulbait (tuan rumah) dalam acara peresmian Pondok Pesantren Darul Atqia yang berlokasi di Desa Sindangkerta, Kecamatan Maja, pada Kamis (02/04/2026). Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana memaparkan perjalanan panjang dan dedikasi luar biasa Kyai Dedi Mulyadi, S.Ag., M.M. dalam merintis institusi pendidikan di Desa Sindangkerta. Ia menguraikan bahwa berdirinya Ponpes Darul Atqia bukanlah proses instan, melainkan hasil perjuangan bertahap selama lebih dari 20 tahun. Rekam Jejak Transformasi Pendidikan H. Agus memaparkan milestone perkembangan lembaga di bawah naungan Yayasan Pendidikan Putra Majalengka (YPPM) tersebut: Tahun 2004: Cikal bakal dimulai dengan pembentukan YPPM dan pendirian PAUD Ibnu Sina. Tahun 2008: Perluasan layanan pendidikan melalui Raudhatul Atfal (RA) Ma'arif. Tahun 2013: Pendirian pendidikan menengah tingkat pertama dan kejuruan, yakni SMP NU dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) NU. Tahun 2018: Mulai merintis pembangunan fisik dan sistem Pondok Pesantren yang kini resmi berdiri kokoh untuk melayani umat. Mencetak Santri Berjiwa Pemimpin Di hadapan para tamu undangan, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya santri memiliki figur teladan dalam kepemimpinan. Beliau berharap lulusan Darul Atqia dapat mencontoh karakteristik kepemimpinan Bupati Majalengka saat ini. "Semoga dari sini lahir santriwan dan santriwati yang menjadi pemimpin yang baik, merakyat, dan menjadi panutan, seperti sosok Bupati Majalengka saat ini, Bapak Drs. H. Eman Suherman, yang hadir di tengah-tengah kita semua," tegasnya. Implementasi Program SIGAP BAZNAS Sejalan dengan peresmian ini, Ponpes Darul Atqia telah berkomitmen untuk bersinergi dengan BAZNAS Majalengka melalui Program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli/Amanah). Program ini merupakan inisiatif pengumpulan dana infak dari para pelajar Yang dikelola dan kembali untuk mendukung sarana keagamaan, bantuan fasilitas pendidikan, serta kebutuhan mendesak sekolah-sekolah yang membutuhkan. Hal ini bertujuan untuk mengasah kepekaan sosial santri sejak dini. Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung sarana pendidikan berbasis religi demi terwujudnya masyarakat Majalengka Langkung Sae. #ponpesdarulatqia #darulatqia #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #AgusAsriSabana Editor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Rilis: Kamis, 02 April 2026
BERITA02/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka Dukung Transformasi "Desa Inovasi" Menuju Majalengka Langkung Sae
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka Dukung Transformasi "Desa Inovasi" Menuju Majalengka Langkung Sae
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat desa. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Rencana Kerja Sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dengan Yayasan Inovasi Muda Indonesia yang berlangsung pada Kamis (02/04/2026). Bertempat di Ruang Rapat Desk Pilkada Setda Majalengka, hadir langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Pertemuan tersebut fokus membahas Program Pemetaan Sosial dan Pemangku Kepentingan, sebuah langkah awal yang krusial untuk mewujudkan visi besar: "Desa Inovasi Majalengka Langkung Sae". Kolaborasi Berbasis Data Dalam rapat tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam pemetaan sosial sangat penting agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dilakukan secara lebih presisi. "BAZNAS berkomitmen untuk bergerak selaras dengan program pemerintah. Melalui pemetaan pemangku kepentingan yang akurat, kita dapat memastikan bahwa program pemberdayaan ekonomi dan sosial di pedesaan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan dan mampu menciptakan kemandirian desa," ujar beliau. Mewujudkan Desa Inovatif dan Sejahtera Program ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi desa-desa di Majalengka agar lebih inovatif dalam mengelola potensi lokal. BAZNAS berperan aktif dalam mendukung ekosistem ini melalui bantuan modal usaha, pendampingan UMKM, serta program bantuan kemanusiaan yang terintegrasi dengan data pemetaan sosial tersebut. Rapat koordinasi yang berjalan produktif ini juga dihadiri oleh jajaran Asisten Daerah, para Kepala Dinas, serta instansi terkait lainnya. Semangat kolaborasi ini menjadi sinyal positif bahwa sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga profesional seperti BAZNAS adalah kunci utama dalam membangun Majalengka yang lebih sejahtera. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengawal transformasi desa demi terwujudnya Majalengka yang Langkung SAE (Sejahtera, Agamis, dan Edukatif). Hashtag: #BAZNAS #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatProfesional #SinergiPemerintah #InovasiDesa #Majalengka #PemberdayaanEkonomi #ZakatTumbuhBermanfaat #InfoMajalengka
BERITA02/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Leuwimunding
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Leuwimunding
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Pada Jumat (03/04/2026), BAZNAS menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Bapak Salim, seorang warga dari Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh staf pendistribusian BAZNAS Majalengka, Robi Ferdiansyah, di ruang pelayanan Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program Majalengka Sehat yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam mengakses layanan kesehatan atau pemenuhan kebutuhan medis. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyalurkan amanah dari para muzakki untuk Bapak Salim. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu proses pemulihan kesehatan beliau," ujar Robi Ferdiansyah usai menyerahkan bantuan. Bapak Salim yang hadir langsung di kantor BAZNAS mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk menunjang keperluan pengobatannya yang selama ini terkendala biaya. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Tag: #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyehatkanUmat #KecamatanLeuwimunding #DesaMirat #PenyaluranZakat #Kemanusiaan #MajalengkalangkungSae
BERITA02/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Dorong Kemandirian Ekonomi, Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" di Sindanghaji
BAZNAS Majalengka Dorong Kemandirian Ekonomi, Salurkan Bantuan Modal Usaha "Majalengka Mandiri" di Sindanghaji
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha dalam program unggulan "Majalengka Mandiri". Pada Kamis (2/3), bantuan modal usaha tersebut resmi diserahkan kepada Bapak Nurhasim, seorang pelaku UMKM asal Desa Sindanghaji, Kecamatan Palasah, yang dinilai layak dan memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat (mustahik). Penyerahan Langsung di Kantor BAZNAS Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat pada pukul 10:39 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M. Dalam kesempatan tersebut, H. Idi Purnama menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan stimulan strategis untuk produktivitas warga. "Kami berharap bantuan modal usaha melalui program Majalengka Mandiri ini tidak hanya sekadar menjadi tambahan materi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha kecil untuk lebih produktif dan mandiri secara ekonomi," ujar beliau. Dari Mustahik Menuju Muzakki Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu pilar utama pendistribusian BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi. Visi besar dari program ini adalah mendorong transformasi para penerima manfaat (mustahik) agar usahanya berkembang hingga di masa depan mereka mampu menjadi pemberi zakat (muzakki). Bapak Nurhasim, sebagai penerima manfaat, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan angin segar bagi keberlangsungan usahanya di Desa Sindanghaji. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha saya, semoga ke depannya usaha saya lebih maju dan bisa membantu sesama," ungkapnya. Sinergi Menekan Kemiskinan Melalui sinergi yang kuat antara para pembayar zakat (muzakki) dan pengelolaan yang amanah oleh BAZNAS, angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka diharapkan dapat terus ditekan. Penguatan sektor usaha mikro menjadi kunci utama karena sektor inilah yang menjadi tulang punggung ekonomi umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya guna menciptakan lebih banyak kemandirian bagi warga yang membutuhkan. Tag: #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomi #UMKMMajalengka #Sindanghaji #KemandirianUmat #InfoMajalengka #Palasah #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA02/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tips Kerja Fleksibel ala Ketua BAZNAS Majalengka: Menjemput Rezeki, Merengkuh Ridha Ilahi
Tips Kerja Fleksibel ala Ketua BAZNAS Majalengka: Menjemput Rezeki, Merengkuh Ridha Ilahi
Majalengka, 01 April 2026 | Oleh: H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Sahabat zakat yang dirahmati Allah, Pernahkah kita sejenak berhenti di tengah riuhnya ketikan jari pada gawai, atau di antara tumpukan berkas yang tak kunjung usai, hanya untuk bertanya pada hati kecil kita: "Untuk apa semua lelah ini?" Dunia hari ini berubah begitu cepat. Dinding-dinding kantor mulai runtuh, berganti dengan ruang-ruang digital yang tak berbatas. Kerja fleksibel, kerja remote, hingga freelance kini menjadi napas baru bagi banyak dari kita. Namun, di balik kebebasan mengatur waktu itu, seringkali kita terjebak dalam ironi: kita bebas bekerja di mana saja, tapi justru sering merasa "terjara" karena kehilangan waktu untuk sujud yang tenang dan tilawah yang syahdu. Sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, saya ingin menitipkan seulas perenungan bagi kita semua yang sedang berjuang menjemput rezeki di jalan yang fleksibel ini. Agar kerja kita tak sekadar menjadi peluh yang menguap, melainkan menjadi saksi di hadapan-Nya kelak. 1. Menata Niat: Kerja adalah Sajadah Panjang Bekerja secara fleksibel menuntut kejujuran yang luar biasa kepada diri sendiri—dan terutama kepada Allah. Saat tak ada mata atasan yang mengawasi, ingatlah ada mata Allah yang tak pernah terpejam. Jadikan setiap menit yang Anda gunakan untuk bekerja sebagai bentuk ibadah. Niatkanlah bahwa setiap rupiah yang Anda cari adalah wasilah untuk menyekolahkan anak, membahagiakan orang tua, dan membantu fakir miskin melalui zakat. Jika niat sudah tertata, maka bekerja di rumah pun akan terasa seperti sedang berada di dalam masjid; penuh ketenangan dan tanggung jawab. 2. Memuliakan Panggilan Adzan di Atas Segala Tenggat Waktu Inilah ujian terberat bagi kita yang bekerja fleksibel. Saat deadline menekan dan notifikasi terus berbunyi, lalu suara Adzan berkumandang dari masjid-masjid di sudut Majalengka, mana yang kita dahulukan? Ingatlah, rezeki yang Anda kejar itu berada di tangan Allah. Bagaimana mungkin kita mengharapkan rezeki-Nya sementara kita mengabaikan panggilan-Nya? Tips kerja fleksibel yang paling hakiki adalah menjadikan waktu salat sebagai poros aktivitas. Berhentilah sejenak. Sujudlah. Di dalam sujud itu, adukanlah semua lelahmu. Percayalah, setelah bersujud, pikiran akan lebih jernih dan pekerjaan yang berat akan terasa jauh lebih ringan karena ada pertolongan Allah di sana. 3. Menciptakan Baitul Maal Kecil di Sudut Rumah Lingkungan kerja yang nyaman bukan hanya soal meja yang estetik atau koneksi internet yang cepat. Lingkungan yang baik adalah yang mampu mengingatkan kita pada akhirat. Hiasi ruang kerja Anda dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an. Biarkan rumah Anda tidak hanya bising oleh suara zoom meeting, tapi juga basah oleh dzikir. Keberkahan sebuah pekerjaan bukan dilihat dari seberapa besar nominalnya, tapi seberapa damai hati Anda saat menjalaninya. Jangan sampai pekerjaan fleksibel menjauhkan Anda dari keluarga, padahal mereka adalah alasan pertama mengapa Anda bekerja. 4. Menjaga Amanah Kesehatan: Tubuhmu Adalah Titipan Seringkali karena terlalu asyik bekerja "kapan saja", kita malah bekerja "sepanjang waktu" hingga lupa istirahat. Ingatlah, tubuh Anda adalah amanah dari Allah yang harus dijaga. Jangan biarkan mata itu terlalu lelah hingga redup saat membaca Al-Qur'an. Jangan biarkan punggung itu terlalu sakit hingga tak sanggup berdiri lama dalam salat malam. Beristirahatlah dengan cukup, makanlah yang halal dan thayyib. Kesehatan yang terjaga adalah rasa syukur kita atas nikmat hidup yang diberikan-Nya. Penutup: Menuju Keberkahan yang Hakiki Sahabatku, kerja fleksibel adalah kesempatan emas untuk menjadi hamba yang lebih baik. Kita diberi waktu lebih banyak bersama keluarga, waktu lebih leluasa untuk bersedekah, dan kesempatan untuk salat tepat waktu di awal waktu. Mari kita buktikan bahwa profesionalisme tidak harus mengorbankan spiritualitas. Mari kita raih kesuksesan di dunia tanpa melepaskan pegangan kita pada jubah keimanan. Karena pada akhirnya, bukan seberapa banyak pekerjaan yang kita selesaikan, tapi seberapa banyak keberkahan yang kita bawa pulang ke haribaan-Nya. Semoga Allah meridhai setiap langkah kita, meluaskan rezeki kita, dan menetapkan hati kita dalam ketaatan. Tagar: #PesanKetuaBAZNAS #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #KerjaAdalahIbadah #HikmahBekerja #MajalengkaBertaqwa #ProduktifDanIstiqamah #ZakatMembawaBerkah
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jangan Kasih Kendor! Pertahankan Ritme Kebaikan dengan Sedekah di Bulan Syawal
Jangan Kasih Kendor! Pertahankan Ritme Kebaikan dengan Sedekah di Bulan Syawal
Gema takbir Idul Fitri mungkin telah berlalu, namun semangat ibadah tidak boleh ikut melayu. Bulan Syawal seringkali menjadi "garis start" sesungguhnya bagi umat Islam untuk membuktikan apakah madrasah Ramadhan yang baru saja dilewati berhasil membentuk karakter yang istiqamah atau tidak. Salah satu indikator utamanya adalah konsistensi dalam berbagi melalui sedekah. Mengapa Syawal Adalah Momentum Emas untuk Berbagi? Banyak yang menganggap puncak ibadah hanya ada di bulan Ramadhan. Padahal, Syawal hadir sebagai ujian konsistensi. Berikut adalah alasan mengapa sedekah di bulan Syawal memiliki makna yang sangat mendalam: Penyempurna Ibadah Puasa: Sebagaimana shalat sunnah menyempurnakan shalat wajib, sedekah di bulan Syawal hadir untuk menambal kekurangan-kekurangan kecil selama kita berpuasa di bulan Ramadhan. Bukti Keimanan yang Sejati: Sedekah adalah burhan (bukti). Melakukannya saat euforia Lebaran mulai mereda menunjukkan bahwa kedermawanan kita bukanlah musiman, melainkan sudah menjadi bagian dari identitas diri. Solusi Sosial Pasca-Lebaran: Secara realita, masa pasca-Lebaran seringkali menjadi waktu yang cukup berat bagi sebagian masyarakat karena meningkatnya kebutuhan hidup. Sedekah Anda di bulan ini menjadi bantuan yang sangat krusial bagi mereka. Keberkahan yang Berlipat Ganda: Allah SWT menjanjikan setiap harta yang diinfakkan di jalan-Nya akan tumbuh seperti sebutir biji yang menghasilkan tujuh bulir (QS. Al-Baqarah: 261). Syawal adalah waktu yang tepat untuk menanam benih tersebut. "Harta tidak akan berkurang karena sedekah." — (HR. Muslim) Sedekah Tak Harus Selalu Tentang Angka BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk memahami bahwa sedekah memiliki dimensi yang luas. Di bulan Syawal ini, Anda bisa mengamalkan: Sedekah Materi: Berbagi uang, makanan, atau kebutuhan pokok. Sedekah Tenaga: Membantu tetangga atau terlibat dalam aksi sosial. Sedekah Ilmu: Mengajarkan kebaikan dan pengetahuan bermanfaat. Sedekah Digital: Kemudahan berbagi melalui genggaman ponsel Anda. Tips Tetap Istiqamah Bersedekah Agar semangat berbagi tidak luntur, mulailah dengan langkah sederhana: Niatkan karena Allah: Ikhlas adalah kunci utama keberkahan. Mulai dari yang Kecil: Rutinitas lebih dicintai Allah daripada nominal besar yang hanya dilakukan sekali. Sisihkan di Awal: Jangan tunggu sisa, tapi sisihkan rezeki Anda segera setelah menerima penghasilan. Pilih Lembaga Terpercaya: Pastikan donasi Anda dikelola secara profesional oleh lembaga resmi seperti BAZNAS. Salurkan Sedekah Terbaik Anda melalui BAZNAS Majalengka Mari jadikan Syawal ini sebagai langkah awal menuju pribadi yang lebih peduli. Kebaikan yang Anda tunaikan hari ini adalah senyuman bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di pelosok Majalengka. Layanan Donasi Online: ???? kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 004601002689569 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 004601002688563 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka #BAZNASMajalengka #SedekahSyawal #NikmatBerbagi #MajalengkaBertaqwa #ZakatTumbuhBermanfaat #SpiritRamadhan #IstiqamahBerbagi
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Syawal Menuju Senja: Antara Utang yang Menagih dan Pahala Setahun Penuh
Syawal Menuju Senja: Antara Utang yang Menagih dan Pahala Setahun Penuh
MAJALENGKA – Tidak terasa, bulan Syawal sudah mulai melambaikan tangan. Di balik riuhnya suasana lebaran, momen maaf-maafan, hingga tumpukan sate dan opor yang mulai menipis, terselip sebuah pertanyaan besar yang seringkali kita "skip": Sudahkah utang puasa kita lunas? Bagi kita anak muda yang sibuk dengan deadline kuliah atau kerjaan, seringkali kita terlena dengan euforia kemenangan sampai lupa bahwa ada amanah yang belum tertunaikan. Ramadhan memang telah berlalu, namun jejak kewajiban bernama Qadha masih menanti untuk diselesaikan sebelum kita melangkah lebih jauh. Prioritas: Selesaikan "Cicilan" Sebelum Kejar Bonus Dalam Islam, ada aturan main yang sangat logis: Wajib dulu, baru Sunnah. Menyelesaikan utang puasa (Qadha) adalah prioritas utama. Ibarat sedang membangun masa depan, kita tidak mungkin mengejar bonus kalau cicilan pokok saja masih menunggak. Allah SWT berfirman dengan penuh kasih sayang: “...Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain...” (QS. Al-Baqarah: 184) Ayat ini bukan sekadar perintah, tapi bentuk perhatian Allah agar ketaatan kita tidak cacat. Menuntaskan utang puasa bukan beban, melainkan pembuktian bahwa kita adalah hamba yang bertanggung jawab. Pahala "Setahun Penuh": Investasi Akhirat Paling Legit Setelah utang lunas, barulah kita berburu "hadiah" spesial: Puasa Enam Hari di Bulan Syawal. Rasulullah SAW memberikan bocoran tentang keuntungan luar biasa dari amalan ini: “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim) Bayangkan, hanya dengan menambah enam hari, catatan amal kita setara dengan puasa satu tahun penuh! Ini adalah passive income pahala yang paling rugi jika dilewatkan begitu saja. Strategi Sat-Set Tuntaskan Kewajiban Waktu tidak bisa diputar kembali, tapi bisa kita manfaatkan dengan strategi yang cerdas: Audit Diri: Hitung berapa hari yang bolong. Jangan dikira-kira, pastikan angkanya akurat. Jadwalkan Segera: Jangan tunggu besok. Manfaatkan Senin-Kamis untuk mencicil Qadha sekaligus mendapatkan keberkahan hari-hari utama tersebut. Mindset Ketaatan: Ubah pikiran dari "Duh, puasa lagi" menjadi "Terima kasih Allah masih memberi waktu untuk melunasi utangku." Jaga Mood dan Fisik: Sahur yang bergizi dan niat yang tulus akan membuat puasa terasa lebih ringan, bahkan di tengah cuaca Majalengka yang terkadang tidak menentu. Jangan Sampai Menyesal di "Season" Berikutnya Menunda utang hingga bertemu Ramadhan tahun depan bukan hanya memberatkan fisik, tapi juga memberikan beban spiritual. Ada konsekuensi fidyah dan dosa penundaan yang mengintai. Kita tidak pernah tahu kapan usia kita berakhir, maka menuntaskan kewajiban sekarang adalah pilihan paling bijak. Sobat BAZNAS Majalengka, Syawal hampir berakhir. Mari kita tutup bulan kemenangan ini dengan rapor yang bersih. Lunas utangnya, dapat pahala sunnahnya, dan raih rida Allah SWT. Jangan biarkan Syawal pergi meninggalkan kita dalam keadaan masih memikul beban kewajiban. Ayo, niatkan sekarang juga! Semoga Allah memberikan kekuatan dan menerima setiap detak pengabdian kita. Aamiin. Hashtag: #BAZNASMajalengka #SyawalHampirHabis #TuntaskanUtangPuasa #PuasaSyawal #AnakMudaTaat #InvestasiAkhirat #Majalengkalamgkungsae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Post-Lebaran Blues: Strategi Healing Finansial Biar Dompet Nggak Kena Mental
Post-Lebaran Blues: Strategi Healing Finansial Biar Dompet Nggak Kena Mental
01 April 2026 | Humas BAZNAS Majalengka Siapa nih yang ngerasa euforia Lebaran kemarin seru banget, tapi pas intip saldo m-banking langsung pengen log out dari kenyataan? Tenang, kamu nggak sendirian! Fenomena "dompet kering" pasca-Lebaran itu nyata adanya. Mulai dari urusan mudik, bagi-bagi THR (angpao), sampai jajan biskuit kaleng yang estetik memang menguras kantong. Tapi, sebagai muslim yang cerdas, kita nggak boleh lama-lama terpuruk. Di dalam Islam, atur duit itu bukan cuma soal angka, tapi soal keberkahan. Yuk, simak cara re-set keuangan keluarga biar kembali sehat dan dapet ridho-Nya dengan gaya syariah! 1. Audit Dompet: Waktunya Muhasabah Finansial Langkah pertama bukan langsung nyari diskon, tapi evaluasi. Coba buka lagi catatan pengeluaran selama Ramadan dan Idulfitri kemarin. Mana yang beneran butuh, mana yang cuma laper mata karena diskon flash sale. Dalam Islam, ini namanya muhasabah (introspeksi). Dengan tahu bocor alusnya di mana, kita jadi nggak masuk ke lubang yang sama tahun depan. Ajak pasangan atau keluarga ngobrol santai soal ini biar semuanya satu frekuensi buat hemat bareng. 2. Bikin Budgeting Baru yang "Anti-Halu" Lupakan dulu gaya hidup sebelum Lebaran. Sekarang saatnya bikin anggaran baru yang realistis sesuai isi dompet saat ini. Pakai prinsip Ihtiyath (hati-hati). Susun skala prioritas: Wajib: Makan, cicilan (kalau ada), biaya sekolah. Penting: Transportasi kerja, tagihan listrik/air. Nanti Dulu: Self-reward yang berlebihan atau barang-barang yang sifatnya keinginan doang. 3. Stop Israf! Bedakan 'Butuh' vs 'Ingin' Habis Lebaran biasanya godaan buat lanjut hangout atau belanja baju baru masih ada. Inget ya, Allah nggak suka sesuatu yang berlebihan (Israf). Sebelum gesek kartu atau klik "Checkout", tanya dulu ke diri sendiri: "Gue butuh barang ini atau cuma pengen ngerasain dopamin sesaat?" Nahan diri itu bagian dari sabar, dan sabar itu bagian dari iman. Plus, saldo kamu bakal berterima kasih banget! 4. Misi "Emergency Fund" & Nabung Konsisten Meskipun saldo lagi tipis, jangan stop kebiasaan nabung. Mulai dari recehan pun nggak masalah, yang penting Istiqomah (konsisten). Fokus juga buat bangun atau isi kembali Dana Darurat. Dana ini adalah ikhtiar kita buat menjaga amanah rezeki dari Allah supaya kalau ada hal mendadak (amit-amit ban bocor atau sakit), kita nggak perlu pusing cari pinjaman yang nggak syar'i. 5. Booster Rezeki: Jangan Skip Zakat & Sedekah! Logika manusia: "Duit lagi dikit, masa sedekah?" Logika langit: "Sedekah itu nggak bikin miskin, malah bikin harta makin berkah dan berkembang." Meskipun lagi mode hemat, tetep alokasikan buat berbagi. Bisa lewat zakat mal kalau sudah sampai nisab, atau sedekah rutin. Ini adalah cara paling ampuh buat narik rezeki datang lagi dari arah yang nggak disangka-sangka. Closing Statment Ngatur keuangan pasca-Lebaran memang butuh disiplin tinggi, tapi anggep aja ini sebagai bentuk ibadah kita menjaga amanah dari Allah. Dengan niat yang bener, insyaAllah kondisi finansial kamu bakal segera recovery dan makin berkah. Yuk, mulai hidup bijak hari ini! Salurkan Kepedulianmu Melalui BAZNAS Majalengka Mau bersih-bersih harta biar makin berkah? Kamu bisa titipkan lewat layanan resmi kami: ???? Donasi Online: kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 004601002689569 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 004601002688563 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jangan Cuma Investasi Saham, Coba Deh "Investasi Langit": Cara Smart Amankan Rezeki di 2026!
Jangan Cuma Investasi Saham, Coba Deh "Investasi Langit": Cara Smart Amankan Rezeki di 2026!
MAJALENGKA – Siapa sih yang nggak mau finansialnya stabil dan hatinya tenang? Memasuki kuartal kedua 2026, biasanya kita mulai sibuk check-out keranjang belanjaan atau mikirin cicilan setelah euforia Lebaran selesai. Tapi, ada satu strategi keuangan yang sering terlupakan padahal efeknya "ngeri" banget buat masa depan: Zakat Mal dan Sedekah Jariyah. Banyak yang mikir zakat itu cuma soal "ngeluarin duit". Padahal, di mata Allah, ini adalah cara paling keren buat cleaning harta kita agar sisa saldo yang kita pegang jadi lebih berkah dan nggak cepat "menguap" tanpa manfaat. Zakat Mal & Sedekah Jariyah: Bedanya Apa Sih? Buat kamu yang masih sering tertukar, simpelnya begini: Zakat Mal (Wajib): Ini ibarat "pajak suci" buat kamu yang hartanya sudah mencapai target (nisab) dan sudah disimpan selama setahun (haul). Cuma 2,5% kok—lebih kecil dari potongan admin bank atau biaya service kafe, tapi dampaknya luar biasa buat bersihin jiwa dan harta kamu. Sedekah Jariyah (Opsional tapi Nagih): Ini adalah passive income pahala. Bayangkan kamu nyumbang buat bangun sumur atau sekolah di pelosok Majalengka; meskipun kamu sudah tidur atau bahkan sudah tiada nanti, pahalanya tetap "transfer" terus ke rekening akhirat kamu. Kenapa Harus Sekarang (Kuartal II 2026)? Vibe Pasca Lebaran yang Pas: Setelah sebulan penuh ibadah, jangan sampai semangat "berbagi" kita luntur. Justru di momen transisi ini, kita perlu pasang "benteng" agar rezeki di bulan-bulan ke depan tetap lancar. Self-Healing Lewat Berbagi: Riset (dan janji Allah) membuktikan kalau berbagi itu bikin stres berkurang. No riya, cuma fokus cari ridho-Nya. Harta Nggak Bakal Habis: Kalau logika manusia bilang $10 - 2 = 8$, logika langit bilang $10 - 2 = 100$. Rezeki yang kamu zakatkan nggak bakal bikin kamu miskin, justru bakal narik rezeki lain dari pintu yang nggak diduga-duga. Tips Biar Zakat & Sedekah Kamu Nggak Wacana Doang: Audit Mandiri: Coba scroll mutasi rekening setahun terakhir. Hitung total asetmu (emas, tabungan, investasi). Kalau sudah masuk limit wajib zakat, langsung eksekusi! Auto-Debet Kebaikan: Jangan nunggu sisa uang baru sedekah. Sisihkan di awal bulan buat Sedekah Jariyah. Sedikit tapi rutin itu jauh lebih berdamage daripada besar tapi cuma sekali seumur hidup. Pilih Wadah yang Jelas: Biar nggak was-was, salurkan lewat BAZNAS Kabupaten Majalengka. Transparan, aman secara syariat, dan pastinya tepat sasaran buat bantu saudara-saudara kita di Bumi Sindangkasih. Closing Statement Investasi dunia bisa bearish atau bullish, tapi investasi langit lewat BAZNAS nggak bakal pernah rugi. Yuk, amankan rezekimu sekarang agar hidup lebih tenang dan penuh keberkahan di sepanjang tahun 2026 ini. Salurkan Kepedulian Anda Melalui Layanan Donasi Online: ???? kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI (Infaq) 0046-01-002689-56-9 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 0046-01-002688-56-3 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah (Infaq) 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #ZakatPemberdayaan #EnergiKebaikan #MenebarAsa
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Keutamaan Sedekah Digital: Menjaga Integritas Niat di Era Keterbukaan Informasi
Keutamaan Sedekah Digital: Menjaga Integritas Niat di Era Keterbukaan Informasi
MAJALENGKA, BAZNAS Transformasi digital telah mengubah peta jalan filantropi Islam secara signifikan. Kehadiran teknologi informasi tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga efisiensi dalam tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kini, masyarakat di Kabupaten Majalengka dan sekitarnya dapat menunaikan kewajiban berbagi hanya dalam satu genggaman. Namun, di balik kemudahan teknis tersebut, muncul tantangan spiritual yang fundamental: bagaimana menjaga kemurnian niat dan keikhlasan di tengah ekosistem media sosial yang sarat akan eksposur? Akselerasi Kebaikan Melalui Platform Digital Sedekah digital merupakan manifestasi dari adaptasi syiar Islam terhadap perkembangan zaman. Allah SWT berfirman: "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah: 185). Terdapat tiga keutamaan strategis dalam pemanfaatan kanal digital bagi muzaki maupun munfik: Aksesibilitas Tanpa Batas: Inovasi digital memangkas hambatan geografis dan waktu. Masyarakat yang memiliki ritme kerja tinggi tetap dapat berkontribusi dalam program kemanusiaan tanpa harus hadir secara fisik di kantor layanan. Perluasan Jangkauan Manfaat: Melalui sistem yang terintegrasi, dana yang terhimpun dapat didistribusikan secara lebih inklusif, menyentuh mustahik di pelosok desa hingga penanggulangan bencana secara responsif. Transparansi dan Akuntabilitas Publik: Platform digital memungkinkan BAZNAS menyajikan laporan penyaluran secara real-time. Hal ini selaras dengan prinsip tata kelola lembaga yang akuntabel guna membangun kepercayaan (trust) publik. Menavigasi Tantangan Spiritual: Riya di Era Medsos Keterbukaan informasi sering kali menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, publikasi aksi kemanusiaan diperlukan sebagai bentuk syiar dan laporan pertanggungjawaban. Di sisi lain, terdapat risiko riya atau keinginan untuk mendapatkan validasi sosial. Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Bukhari memberikan tamsil ideal mengenai sedekah yang paling utama, yakni seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya. Dalam konteks digital, hal ini berarti menjaga agar jejak digital kita tidak didorong oleh motif pencitraan diri. Panduan Menjaga Keikhlasan dalam Berdonasi Online Agar nilai ibadah tetap terjaga, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau para muzzaki dan munfik untuk memperhatikan poin-pening penting berikut: Rekonstruksi Niat (Tajdidun Niyah): Pastikan setiap klik pada tombol donasi didasari semata-mata untuk mengharap keridhaan Allah SWT, sesuai arahan QS. Al-Bayyinah: 5. Bijak dalam Publikasi: Berbagi konten kebaikan diperbolehkan selama bertujuan untuk edukasi dan menginspirasi orang lain (fastabiqul khairat), bukan untuk eksibisi pribadi. Verifikasi Lembaga: Pilihlah platform resmi yang memiliki legalitas jelas. Menggunakan lembaga negara seperti BAZNAS memastikan dana Anda dikelola sesuai regulasi pemerintah dan syariat Islam. Konsistensi dalam Kesunyian: Tetaplah meluangkan waktu untuk bersedekah secara diam-diam melalui kanal digital. Tidak semua amal harus menjadi konsumsi publik untuk menjadi bermakna di hadapan-Nya. Kesimpulan: Dampak Sosial dan Keberkahan Harta Sedekah digital bukan sekadar transaksi elektronik, melainkan instrumen pembersih harta dan jiwa. Sebagaimana ditegaskan dalam QS. At-Taubah: 103, sedekah berfungsi menyucikan diri dan mendatangkan keberkahan yang meluas. Mari jadikan kemudahan teknologi ini sebagai jembatan untuk memperkuat solidaritas sosial di Kabupaten Majalengka. Dengan niat yang tulus dan cara yang benar, sedekah digital akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir melampaui batas waktu dan ruang. Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Kuat Karena Zakat, Berkah Karena Sedekah
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rezeki Seret Pasca Lebaran? Simak Strategi Pengelolaan Keuangan dan Sedekah Berkah ala BAZNAS Majalengka
Rezeki Seret Pasca Lebaran? Simak Strategi Pengelolaan Keuangan dan Sedekah Berkah ala BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA, 1 April 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Momen Hari Raya Idul Fitri merupakan puncak kebahagiaan bagi umat Muslim. Namun, di balik kemeriahan silaturahmi dan tradisi mudik, banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi finansial yang menurun atau "rezeki seret" setelah perayaan usai. Lonjakan pengeluaran untuk kebutuhan konsumsi, transportasi, hingga berbagi tunjangan hari raya (THR) sering kali menguras tabungan tanpa rencana cadangan yang matang. Menyikapi fenomena ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa mengelola keuangan bukan sekadar upaya bertahan hidup secara materi, melainkan bagian integral dari ibadah (muamalah). Islam mengajarkan umatnya untuk hidup seimbang (tawazun), tidak berlebihan (israf), namun tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Berikut adalah panduan strategis dalam menata kembali stabilitas finansial Anda pasca Lebaran demi meraih keberkahan yang berkelanjutan. 1. Muhasabah Finansial: Evaluasi dan Jujur pada Kondisi Langkah awal dalam pemulihan ekonomi keluarga adalah melakukan evaluasi total. Catat seluruh pengeluaran yang telah dilakukan selama masa Lebaran. Dalam Islam, muhasabah atau introspeksi diri sangat dianjurkan untuk melihat sejauh mana kita telah menggunakan nikmat harta yang Allah titipkan. Identifikasi pos pengeluaran mana yang bersifat impulsif agar tidak terulang di masa mendatang. 2. Restrukturisasi Anggaran dengan Skala Prioritas Setelah evaluasi, susun kembali anggaran bulanan Anda dengan memprioritaskan kewajiban utama: Kebutuhan Pokok: Pangan, listrik, dan transportasi untuk bekerja. Kewajiban Agama & Hutang: Zakat mal (jika mencapai nisab) serta pelunasan utang yang mendesak. Proteksi Masa Depan: Menabung kembali dan mengisi dana darurat. 3. Implementasi Formula 50:30:20 Berbasis Syariah Metode pengelolaan anggaran yang sehat dapat diadaptasi dengan nilai Islami: 50% untuk Kebutuhan Darurat & Operasional: Biaya hidup sehari-hari. 30% untuk Keinginan & Pengembangan Diri: Hal yang bersifat sekunder. 20% untuk Tabungan, Investasi, dan Sedekah: Menjaga masa depan sekaligus bekal akhirat. 4. Menghindari Jeratan Riba dan Konsumsi Berlebih Di tengah kondisi keuangan yang menipis, hindarilah godaan pinjaman instan berbasis riba. Islam dengan tegas melarang riba karena dapat menghilangkan keberkahan harta dan mencekik perekonomian individu. Hiduplah sesuai kemampuan dan hindari gaya hidup konsumtif yang hanya mengedepankan gengsi semata. Kekuatan Sedekah: Kunci Pembuka Pintu Rezeki Mungkin terlintas di benak kita, "Bagaimana bisa bersedekah di saat uang sedang sulit?" Justru di sinilah letak keajaiban iman. Sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan menjadi magnet yang menarik keberkahan dan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka (min haitsu la yahtasib). Strategi Sedekah di Tengah Keterbatasan: Konsistensi (Istiqomah): BAZNAS Majalengka senantiasa mengedukasi bahwa sedekah tidak harus besar. Sedekah Rp2.000 secara rutin setiap subuh jauh lebih dicintai Allah daripada jumlah besar namun hanya dilakukan sekali seumur hidup. Manfaatkan Layanan Digital: Melalui platform digital BAZNAS, masyarakat Majalengka kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara praktis tanpa harus keluar rumah. Zakat sebagai Pembersih: Pastikan rezeki yang tersisa telah dibersihkan dengan zakat, sehingga sisa harta yang kita miliki menjadi berkah dan memberikan ketenangan batin. Kesimpulan Rezeki yang terasa sempit setelah Lebaran adalah ujian sekaligus momentum untuk memperbaiki pola pengaturan harta. Dengan mengedepankan niat ibadah, kejujuran dalam beranggaran, serta tetap menjaga tangan di atas, insyaAllah kondisi finansial akan segera pulih dan dipenuhi keberkahan oleh Allah SWT. Mari jadikan momentum pasca Lebaran ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih bijak dalam finansial dan lebih dermawan dalam berbagi. Zakat Aman, Rakyat Nyaman, Majalengka Berkah. #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #KelolaKeuanganIslami #SedekahMembawaBerkah #TipsKeuangan #EkonomiSyariah #MajalengkaReligius #InfoMajalengka #ZakatPembersihHarta
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Secercah Harapan di Desa Cicurug: Ketika Doa Ibu Yati Terjawab Melalui "Majalengka Mandiri"
Secercah Harapan di Desa Cicurug: Ketika Doa Ibu Yati Terjawab Melalui "Majalengka Mandiri"
MAJALENGKA Di balik riuhnya geliat ekonomi di Kabupaten Majalengka, terselip kisah-kisah perjuangan kecil yang penuh ketulusan. Salah satunya datang dari Desa Cicurug, di mana seorang pejuang ekonomi keluarga, Ibu Yati Haryati, terus merajut asa lewat usaha mikro yang ia rintis dengan segala keterbatasan. Rabu (01/04/2026), menjadi lembaran baru bagi Ibu Yati. Bertempat di Ruang Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka, langkah kakinya terasa lebih ringan. Hari itu, ia bukan sekadar menerima bantuan modal usaha, melainkan menerima sebuah "amanah harapan" melalui program unggulan Majalengka Mandiri. Menanam Benih Kemandirian Bantuan modal ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Uju Juhara, S.Pd. Dalam suasana yang khidmat, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini adalah jembatan kebaikan dari para muzaki (pembayar zakat) yang ingin melihat saudara-saudaranya bangkit dan berdaya. "Penyaluran ini adalah wujud cinta para donatur kepada sesama. Melalui Majalengka Mandiri, kami ingin hadir memeluk usaha-usaha kecil di tingkat desa agar mereka tidak hanya bertahan, tapi juga mampu bersaing dan menjadi mandiri," tutur Uju dengan penuh ketegasan yang lembut. Beliau berharap, dana produktif ini menjadi stimulan yang membawa keberkahan bagi ekonomi keluarga Ibu Yati dan pelaku UMKM lainnya di Majalengka. Air Mata Syukur di Ruang Pelayanan Suasana seketika berubah haru saat Ibu Yati menerima bantuan tersebut. Matanya berkaca-kaca, mencerminkan rasa syukur yang mendalam. Baginya, modal ini bukan sekadar angka, melainkan jawaban atas untaian doa yang ia langitkan setiap malam untuk memajukan usaha kecilnya demi masa depan keluarga. "Alhamdulillah, saya tidak menyangka perhatian BAZNAS begitu nyata. Amanah ini akan saya jaga dan gunakan sebaik-baiknya untuk modal awal. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan seluruh keluarga besar BAZNAS dengan keberkahan yang melimpah," ungkapnya dengan suara bergetar. Bersama Membangun Majalengka Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berikhtiar bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan. Tujuannya satu: menciptakan sektor UMKM yang tangguh, di mana masyarakat prasejahtera kelak bisa berdiri di atas kaki sendiri. Mari Menjadi Bagian dari Senyum Mereka! Kisah Ibu Yati adalah bukti nyata bahwa sedikit kepedulian Anda mampu mengubah garis nasib seseorang. Mari terus tebarkan kebaikan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Layanan Donasi Online: ???? kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI (Infaq) 0046-01-002689-56-9 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 0046-01-002688-56-3 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah (Infaq) 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMMajalengka #PemberdayaanEkonomi #Majalengkalangkungsae #ZakatPemberdayaan
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal Dinas Pendidikan: Perkuat Sinergi Melalui Karakter Peduli Generasi Muda
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal Dinas Pendidikan: Perkuat Sinergi Melalui Karakter Peduli Generasi Muda
MAJALENGKA Semangat kemenangan Idul Fitri masih terasa kental di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Pada Rabu (1/4/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka mulai pukul 12.30 WIB. Kehadiran tokoh-tokoh utama daerah, termasuk Bupati Majalengka, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah (Sekda), menegaskan betapa krusialnya momentum silaturahmi ini dalam membangun harmoni di wilayah "Kota Angin". Turut hadir pula perwakilan dari Dewan Pendidikan serta jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka. Penghormatan bagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Dalam sambutannya, Bupati Majalengka memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pendidik, guru, hingga tenaga honorer yang menjadi ruh dari kemajuan daerah. Bupati menekankan bahwa dedikasi para guru adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas masa depan. "Kami memberikan penghormatan bagi seluruh guru dan tenaga honorer atas dedikasinya yang tak kenal lelah. Tetaplah semangat dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Bupati dalam arahannya. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran ratusan Kepala Sekolah yang memenuhi lokasi acara, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Hal ini menunjukkan soliditas insan pendidikan dalam menyongsong tugas pasca-lebaran. Sinergi BAZNAS dan Program SIGAP: Menanam Karakter Sejak Dini Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka bukan sekadar formalitas. Hal ini mencerminkan komitmen kuat lembaga dalam mendukung ekosistem pendidikan. BAZNAS terus bersinergi melalui berbagai bantuan, mulai dari beasiswa siswa kurang mampu hingga bantuan kesejahteraan bagi guru honorer (fii sabilillah). Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Program unggulan yang telah berjalan selama satu tahun sejak Agustus 2025 ini merupakan gerakan donasi sukarela siswa untuk menanamkan budaya berbagi sejak dini. Di hadapan awak media, H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana yang disalurkan melalui program ini murni berasal dari semangat berbagi para siswa. "Dana yang diserahkan hari ini merupakan hasil dari semangat berbagi para siswa. Melalui program SIGAP, kita ingin mengedukasi anak-anak bahwa sedekah dan infaq adalah bagian dari gaya hidup yang mulia," ungkap Ketua BAZNAS Majalengka. Menuju Majalengka yang Harmonis Melalui momentum Halal Bihalal ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS Majalengka semakin kokoh. Sinergi ini menjadi pondasi penting untuk mewujudkan Kabupaten Majalengka yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga Langkung sae bagi seluruh lapisan masyarakat.#BAZNASMajalengka #MajalengkaBerzakat #PendidikanMajalengka #HalalBihalal2026 #ProgramSIGAP #ZakatMensejahterakan
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Darurat untuk Pasangan Lansia Korban Puting Beliung di Leuwimunding
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Darurat untuk Pasangan Lansia Korban Puting Beliung di Leuwimunding
MAJALENGKA Ujian berat tengah menyelimuti pasangan suami istri lanjut usia, Bapak Nana Karnawijaya dan Ibu Ipah Hanipah. Warga Dusun Pekauman, Blok Sabtu RT.02 RW.07, Desa Leuwimunding ini harus menerima kenyataan pahit saat rumah tinggal mereka luluh lantak diterjang angin puting beliung, tepat dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H lalu. Kondisi ini kian memprihatinkan mengingat Bapak Nana saat ini tengah berjuang melawan penyakit stroke. Tak berhenti di situ, sang istri, Ibu Ipah Hanipah, kini kondisi kesehatannya pun mulai menurun akibat kelelahan dan beban batin atas musibah yang menimpa keluarga mereka. Respon Cepat Tim BTB BAZNAS Merespon laporan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka bergerak cepat meninjau lokasi pada Selasa (31/03/2026). Bersama Dinas Sosial setempat, tim hadir sebagai bentuk empati dan duka cita mendalam atas musibah yang dialami keluarga Bapak Nana. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS dan Dinsos menyalurkan bantuan logistik darurat berupa: Paket Sembako untuk pemenuhan pangan harian. Makanan Siap Saji untuk konsumsi segera. Perlengkapan Tidur (Kasur lipat dan karpet) demi kenyamanan istirahat Bapak Nana. Kondisi Terkini Saat ditemui di kediamannya, Bapak Nana nampak lemah terbaring di atas kasur lipat di ruang depan. Meski bangunan rumah sudah mulai diperbaiki secara swadaya melalui gotong royong masyarakat setempat, sisa-sisa puing kerusakan masih nampak di beberapa sudut, menjadi saksi bisu kencangnya terjangan angin saat itu. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Majalengka. Meski belum bisa menutup seluruh kerugian, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Nana dan Ibu Ipah, terutama dalam masa pemulihan kesehatan mereka," ujar salah satu personil Tim BTB. Dukungan Keluarga dan Masyarakat Saat ini, kebutuhan harian pasangan ini dibantu sepenuhnya oleh menantu mereka. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendoakan kesembuhan Bapak Nana dan Ibu Ipah, serta tetap memupuk semangat gotong royong dalam membantu sesama yang tertimpa musibah. BAZNAS Kabupaten Majalengka Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
BERITA01/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →