WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Majalengka Gelar Pelatihan Dasar Peternak Balai Ternak Pasir Pogor, Perkuat Kapasitas Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi MAJALENGKA

MAJALENGKA – Bukan sekadar memberikan bantuan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berikhtiar membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendayagunaan zakat produktif. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Peternak Program Balai Ternak Pasir Pogor di Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, yang berlangsung pada 3–5 November 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Cijurey ini diikuti oleh 15 orang pengurus dan anggota kelompok penerima manfaat. Pelatihan dibuka secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., pada Selasa (3/11/2026), pukul 16.00 WIB.

Turut hadir Kepala Desa Cijurey beserta jajaran, perwakilan Camat Panyingkiran melalui Sekretaris Kecamatan, jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka, kelompok peternak Pasir Pogor, serta tamu undangan lainnya.

Pelatihan ini menjadi tahapan strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia kelompok penerima manfaat agar memiliki pemahaman kelembagaan, tanggung jawab pengelolaan, serta bekal pengetahuan untuk mengembangkan usaha peternakan secara produktif, profesional, dan berkelanjutan.

Membangun Kapasitas, Menjaga Amanah Zakat

Dalam pembukaan kegiatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan pentingnya kesiapan kelompok penerima manfaat dalam menjalankan program pemberdayaan. Keberhasilan Balai Ternak tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan bantuan peternakan, tetapi juga ditentukan oleh kesungguhan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan kelompok dalam mengelolanya.

Program Balai Ternak Pasir Pogor merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi mustahik.

Melalui program ini, zakat tidak berhenti pada aktivitas penyaluran bantuan, melainkan diarahkan menjadi kekuatan ekonomi produktif yang dapat membuka peluang usaha, meningkatkan keterampilan, dan mendorong perubahan taraf hidup keluarga penerima manfaat.

Semangat yang dibangun adalah bagaimana mustahik tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga tumbuh menjadi kelompok yang mandiri, produktif, dan memiliki kemampuan mengembangkan usaha secara berkesinambungan.

Materi Ke-BAZNAS-an: Memahami Zakat sebagai Amanah

Memasuki sesi pembelajaran, peserta mendapatkan materi pertama mengenai Ke-BAZNAS-an yang disampaikan oleh Embed Humed, M.Pd., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka sekaligus ex officio Wakil Ketua II.

Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai peran dan fungsi BAZNAS, tata kelola zakat, serta hubungan antara pengelolaan dana zakat dengan program pendistribusian dan pendayagunaan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Materi tersebut juga menekankan bahwa dana zakat merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan syariat Islam, regulasi, serta prinsip tata kelola yang profesional dan bertanggung jawab.

Bagi kelompok peternak, pemahaman ini menjadi landasan penting untuk menyadari bahwa bantuan yang diterima bukan semata-mata fasilitas usaha, melainkan amanah yang harus dijaga, dikembangkan, dan dipertanggungjawabkan manfaatnya.

Dengan demikian, kelompok penerima manfaat diharapkan mampu membangun tata kelola organisasi yang tertib, memperkuat kerja sama, serta menjalankan tugas masing-masing demi keberhasilan program bersama.

Menyiapkan Mustahik Menjadi Pelaku Usaha Produktif

BAZNAS Kabupaten Majalengka menyadari bahwa pemberdayaan ekonomi membutuhkan proses pembinaan yang terarah. Oleh karena itu, pelatihan dasar ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan kelompok peternak sebelum mengembangkan aktivitas usaha secara lebih optimal.

Selama tiga hari pelaksanaan, 3–5 November 2026, para peserta mendapatkan ruang pembelajaran untuk memperkuat kapasitas diri dan kelembagaan kelompok.

Penguatan sumber daya manusia diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir produktif, semangat gotong royong, kedisiplinan, serta rasa memiliki terhadap program Balai Ternak Pasir Pogor.

Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi jalan bagi para mustahik untuk meningkatkan penghasilan keluarga melalui usaha peternakan yang dikelola secara kolektif dan berkelanjutan.

Zakat Produktif, Ikhtiar Mewujudkan Kesejahteraan Umat

Balai Ternak Pasir Pogor Desa Cijurey menjadi salah satu wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kemandirian ekonomi masyarakat.

Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping program, dan kelompok penerima manfaat menjadi kekuatan penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan.

Melalui semangat kolaborasi dan penguatan kapasitas, Balai Ternak Pasir Pogor diharapkan tumbuh menjadi usaha peternakan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi mustahik sekaligus menjadi contoh keberhasilan pendayagunaan zakat di Kabupaten Majalengka.

Sebagaimana nilai luhur zakat dalam Islam, harta yang ditunaikan oleh para muzaki bukan hanya menjadi sarana membantu sesama, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengangkat martabat, membuka kesempatan, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Dari amanah zakat, tumbuh usaha. Dari usaha, lahir kemandirian. Dan dari kemandirian, diharapkan lahir keberdayaan yang membawa mustahik menuju kehidupan yang lebih sejahtera, bahkan kelak berkesempatan menjadi muzaki.

BAZNAS Kabupaten Majalengka
Menguatkan Amanah Zakat, Membangun Kemandirian Mustahik.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BalaiTernak #ZakatProduktif #PemberdayaanMustahik #PeternakMandiri #EkonomiUmat #ZakatUntukKemandirian #Cijurey #Panyingkiran

03/11/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BTB BAZNAS Majalengka Tetap Bergerak Menjelang Senja, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Wangkelang

MAJALENGKA — Menjelang senja tak menyurutkan semangat tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menjalankan misi kemanusiaan. Pada Kamis (29/10/2026), tim BTB menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Dirjo, warga Blok Pahing RT 02 RW 02, Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, yang terdampak musibah kebakaran beberapa waktu lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I. Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala dusun setempat, Kasi Pemerintahan, jajaran perangkat Desa Wangkelang, serta tokoh masyarakat.

Bagi tim BTB, waktu yang semakin sore bukanlah alasan untuk menunda kepedulian. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, upaya kemanusiaan harus terus berjalan.

“Untuk urusan kemanusiaan, jangan pernah lelah dan jangan menyerah,” ujar Eman Suherman saat tiba di lokasi rumah korban.

Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Eman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak cepat bergotong royong memadamkan api ketika kebakaran terjadi. Ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang bahu-membahu menggalang donasi untuk membantu keluarga terdampak.

Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menghadapi musibah. Melalui tindakan nyata, masyarakat tidak hanya membantu mengatasi keadaan darurat, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berusaha bangkit dari kesulitan.

Kehadiran warga sejak awal kejadian, mulai dari upaya pemadaman api hingga pengumpulan bantuan, menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Eman berharap budaya gotong royong tersebut terus terpelihara dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Majalengka.

Bantuan untuk Meringankan Beban dan Memulihkan Rumah

Eman juga berharap bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat membantu meringankan beban keluarga Bapak Dirjo, terutama dalam proses pemulihan rumah yang terdampak kebakaran.

Saat penyaluran bantuan berlangsung, Bapak Dirjo tengah berupaya merangkai kayu untuk membangun kembali bagian atap rumahnya yang hangus terbakar. Upaya tersebut menjadi gambaran semangat keluarga korban untuk kembali menata kehidupan setelah mengalami musibah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Pak Dirjo dan keluarga. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan untuk membayar upah pekerja maupun membeli kembali kebutuhan yang masih belum tersedia untuk pembangunan rumah,” tutur Eman.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses perbaikan rumah sehingga keluarga korban dapat secara bertahap memulihkan kondisi tempat tinggalnya.

Mohon Doa untuk Kesembuhan Ketua BAZNAS Majalengka

Menjelang akhir kegiatan, Eman Suherman turut menyampaikan permohonan doa kepada seluruh pihak agar Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka diberikan kesembuhan. Saat ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majalengka.

Ia berharap doa dan dukungan dari keluarga besar BAZNAS, masyarakat, serta berbagai pihak dapat menjadi penguat bagi proses pemulihan, sehingga Ketua BAZNAS dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.

BAZNAS Hadir untuk Masyarakat yang Membutuhkan

Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui BTB kembali menegaskan komitmennya untuk hadir mendampingi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, termasuk keluarga yang terdampak bencana dan musibah kebakaran.

Kehadiran tim di tengah masyarakat menjelang senja menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak dibatasi oleh waktu. Semangat melayani, kebersamaan, dan gotong royong merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah dan manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.

#BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BAZNASTanggapBencana #BAZNASJabar #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #EmanSuhermanMajalengka #GotongRoyong #PeduliKemanusiaan #BantuanKebakaran

29/10/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka
Perkuat Kesadaran Zakat Profesi, BAZNAS dan Kemenag Majalengka Dorong ASN Madrasah Berbagi untuk Kemaslahatan Umat

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Zakat Profesi di MTsN 9 Majalengka, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan tenaga pendidik dari MTsN 4 dan MIN 2 Majalengka sebagai upaya memperkuat kesadaran menunaikan zakat profesi sekaligus mengoptimalkan potensi zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., bersama jajaran BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Majalengka. Melalui sosialisasi dan monev ini, para peserta diajak memahami pentingnya zakat profesi serta peran lembaga resmi dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat secara amanah, transparan, dan sesuai ketentuan syariat Islam.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Taufik Hidayat, M.Ag. Dalam arahannya, ia mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan madrasah untuk meningkatkan kesadaran menunaikan zakat profesi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan penghasilan dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Mari kita kompak melaksanakan zakat profesi 2,5 persen dari gaji dan TPG. Jangan menghitung untung dan rugi, tetapi lihatlah dari perspektif bahwa rezeki tersebut sedang dalam proses pembersihan. Zakat juga menjadi amal nyata yang menolong sesama di dunia sekaligus penolong kita di akhirat kelak,” ujar Taufik di hadapan para peserta.

Pesan tersebut menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban finansial, melainkan wujud ketaatan kepada Allah SWT, penyucian harta, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim turut mengambil bagian dalam ikhtiar mengurangi kesenjangan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Memiliki Landasan Hukum yang Kuat

Dalam sambutannya, Embed Humed menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki landasan hukum kuat dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat di Indonesia.

Landasan hukum tersebut meliputi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Di tingkat daerah, pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka juga diperkuat melalui Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional, tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS dapat dilaksanakan secara terarah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengelolaan zakat melalui lembaga resmi juga menjadi bagian dari upaya memastikan dana yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan kepada pihak yang berhak menerimanya, sesuai ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.

Zakat Profesi untuk Menguatkan Kesejahteraan Umat

BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, serta akuntabel. Dana yang dihimpun disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat atau asnaf sesuai ketentuan syariat Islam.

Melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan, dana ZIS diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan, penanganan kebencanaan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Kesadaran berzakat yang tumbuh di lingkungan tenaga pendidik memiliki arti strategis. Selain berkontribusi dalam penghimpunan zakat, para guru dan ASN madrasah juga dapat menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada peserta didik serta masyarakat di sekitarnya.

Zakat yang dikelola dengan baik bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan mustahik, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk bangkit, mandiri, dan meningkatkan kualitas kehidupannya.

Sinergi BAZNAS dan Kemenag Perluas Edukasi Zakat

Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Majalengka merupakan langkah strategis dalam memperluas edukasi zakat di lingkungan madrasah. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kepatuhan, dan kepercayaan para tenaga pendidik terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.

Monitoring dan evaluasi juga menjadi bagian penting untuk memperkuat koordinasi, mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan, serta mendorong pengelolaan zakat yang semakin efektif dan memberikan dampak lebih luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan aparatur, untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi para muzaki menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat dan mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.

Semoga setiap penghasilan membawa keberkahan, setiap zakat menjadi jalan penyucian harta, dan setiap kebaikan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama. Sebab, harta yang ditunaikan zakatnya bukan sekadar berkurang nilainya, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar meraih rida Allah SWT dan memperkuat persaudaraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — SAEkeun Majalengka, Langkung SAE.


#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatProfesi #SosialisasiZakat #MonevZakat #KemenagMajalengka #ZakatASN #ZakatUntukUmat #GerakanCintaZakat #ZakatInfakSedekah #BerkahBerzakat #Majalengka

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ringankan Beban, Tumbuhkan Harapan: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Erna Rismalasari

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan kesehatan kepada Erna Rismalasari, warga Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Kamis (29/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, pada pukul 13.21 WIB, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, bantuan diterima oleh Ibu Uken Djambarwati yang mewakili Erna Rismalasari.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan kesehatan dan meringankan beban warga yang tengah menghadapi kesulitan.

BAZNAS Hadir Membawa Kepedulian dan Harapan

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan. Melalui pengelolaan dana ZIS, BAZNAS berupaya memastikan bahwa amanah para muzaki dan donatur dapat disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar kami untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat, serta menjadi penguat bagi penerima dan keluarga dalam menjalani ujian yang dihadapi,” ungkap Uuh Fathulloh.

Ia juga menegaskan bahwa setiap amanah yang dititipkan melalui BAZNAS harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi mereka yang menunaikannya, serta menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Ungkapan Syukur dan Terima Kasih dari Penerima

Pada kesempatan yang sama, Ibu Uken Djambarwati, selaku perwakilan penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada Erna Rismalasari.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan kesehatan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan semoga dapat membantu meringankan kebutuhan yang sedang dihadapi. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para muzaki, donatur, dan seluruh jajaran BAZNAS dengan pahala yang berlipat ganda serta keberkahan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Ungkapan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian yang disalurkan melalui zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang, persaudaraan, dan penguatan harapan bagi sesama.

Menguatkan Peran Zakat untuk Kemaslahatan Umat

BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS agar tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui program-program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan, BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan kesehatan kepada Erna Rismalasari ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mewujudkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, yakni saling menolong, menguatkan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab, dari kepedulian yang ditunaikan dengan ikhlas, tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan dan keberkahan bagi seluruh umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan.

#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BantuanKesehatan #BAZNASPeduli #ZakatInfakSedekah #ZIS #PeduliSesama #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatUntukKesejahteraan

29/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Miasari Sundari, Hadirkan Kepedulian bagi Sesama

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan kesehatan kepada Miasari Sundari, warga Kelurahan Cikasarung, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (29/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penerimaan bantuan diwakili oleh Fitri Ria Sari, yang merupakan bibi dari Miasari Sundari.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan di bidang kesehatan. Melalui pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Wujud Kepedulian dan Amanah Dana ZIS

Bantuan kesehatan yang disalurkan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap mustahik. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan Miasari Sundari serta memberikan dukungan moral bagi keluarga yang mendampinginya.

Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., menyampaikan bahwa pelayanan kepada mustahik merupakan bagian penting dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana ZIS memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

“Melalui bantuan kesehatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban yang dihadapi oleh Ibu Miasari Sundari dan keluarga. Semoga bantuan yang diberikan membawa manfaat, menjadi penyemangat, serta menguatkan ikhtiar dalam menghadapi ujian. BAZNAS hadir untuk menyalurkan amanah para muzaki dan donatur agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Robi.

Ia juga berharap kepedulian yang diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Keluarga Sampaikan Terima Kasih

Fitri Ria Sari, selaku bibi yang mewakili penerimaan bantuan untuk Miasari Sundari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Majalengka.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan kesehatan yang diberikan kepada Miasari. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan seluruh jajaran BAZNAS, para muzaki, dan donatur dengan pahala yang berlipat ganda serta memberikan keberkahan dalam setiap langkahnya,” tuturnya.

Ungkapan syukur tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian yang diberikan dengan tulus bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan kekuatan bagi keluarga yang sedang membutuhkan dukungan.

Menguatkan Manfaat Zakat bagi Masyarakat

BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Berbagai upaya dilakukan melalui program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Penyaluran bantuan kesehatan kepada Miasari Sundari menjadi salah satu wujud pelaksanaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial, yakni saling menolong, mengasihi, dan meringankan kesulitan sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki dan donatur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kepedulian dan memperoleh harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan.

#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BantuanKesehatan #BAZNASPeduli #ZakatInfakSedekah #ZIS #LayananMustahik #PeduliSesama #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan

29/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

Rumah Bapak Sanim Nyaris Lapuk, BAZNAS Majalengka Ajak Warga Bergotong Royong
Rumah Bapak Sanim Nyaris Lapuk, BAZNAS Majalengka Ajak Warga Bergotong Royong
Majalengka, 2 Oktober 2026 — Kondisi rumah Bapak Sanim, warga Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, yang sejumlah bagiannya telah lapuk dan mengkhawatirkan, mendapat perhatian melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Bantuan tersebut diserahkan oleh Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, pada Jumat (2/10/2026). Bantuan diterima langsung oleh Bapak Sanim di kediamannya. Penyaluran bantuan ini menjadi langkah awal untuk mendukung proses rehabilitasi rumah yang kondisinya membutuhkan perbaikan agar dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi keluarga penerima manfaat. Dalam kunjungannya, Robi tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan proses rehabilitasi nantinya dapat memperoleh dukungan dari berbagai pihak di lingkungan sekitar. Dukungan tersebut diharapkan hadir melalui semangat gotong royong, baik dari masyarakat, Pemerintah Desa Cikeusik, maupun pihak lain yang memiliki kepedulian. Bantuan Stimulan, Gotong Royong Jadi Kekuatan Program RLHB BAZNAS pada dasarnya merupakan bantuan yang bersifat stimulan. Karena itu, proses pembangunan atau rehabilitasi tidak dapat hanya mengandalkan bantuan yang diberikan BAZNAS. Robi menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak agar rumah Bapak Sanim benar-benar dapat diwujudkan menjadi hunian yang lebih layak. "Harapannya semua pihak dapat ikut peduli dan mengambil bagian. Bantuan ini sifatnya stimulan, sehingga membutuhkan dukungan dan gotong royong dari masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak lainnya," demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Semangat gotong royong menjadi sangat penting mengingat kondisi rumah Bapak Sanim saat ini cukup memprihatinkan. Beberapa bagian bangunan telah mengalami pelapukan sehingga membutuhkan penanganan dan perbaikan. Bagi keluarga penerima manfaat, rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik. Rumah merupakan tempat berlindung, tempat keluarga berkumpul, sekaligus ruang untuk menumbuhkan harapan dan menjalani kehidupan dengan lebih aman. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan RLHB tersebut dapat menjadi awal dari hadirnya kepedulian yang lebih luas. Ketika bantuan BAZNAS dipadukan dengan tenaga, material, perhatian, dan gotong royong masyarakat, proses rehabilitasi diharapkan dapat berjalan hingga selesai. Menghidupkan Kembali Nilai Kepedulian Program RLHB merupakan salah satu bentuk pendistribusian zakat yang diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan material. Kepedulian masyarakat menjadi bagian yang tidak kalah penting. Saling membantu dalam kebaikan merupakan nilai yang sejalan dengan semangat zakat, infak, dan sedekah—bahwa keberkahan tidak berhenti pada bantuan yang diberikan, tetapi tumbuh ketika semakin banyak tangan ikut mengambil bagian. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing, sehingga rehabilitasi rumah Bapak Sanim dapat terwujud. Semoga ikhtiar kecil yang dimulai melalui bantuan RLHB ini menjadi jalan hadirnya rumah yang lebih aman dan nyaman bagi Bapak Sanim dan keluarga, sekaligus menjadi pengingat bahwa rumah yang layak dapat terwujud ketika kepedulian dan gotong royong tumbuh bersama. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #RLHB #RumahLayakHuni #RumahLayakHuniBAZNAS #Sanim #Cikeusik #Sukahaji #GotongRoyong #PeduliSesama #ZakatUntukUmat #PemberdayaanMustahik #KepedulianSosial #BerbagiKebaikan #Majalengka
BERITA02/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
UD Putra TS Toserba Ikut Menguatkan Langkah BAZNAS Majalengka Memakmurkan Masjid
UD Putra TS Toserba Ikut Menguatkan Langkah BAZNAS Majalengka Memakmurkan Masjid
Majalengka, 2 Oktober 2026 — Upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong pengelolaan masjid yang lebih inovatif mendapat dukungan dari UD Putra TS Toserba. Dukungan tersebut diterima oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising dan Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, secara langsung di Toserba UD Putra TS, Jumat (2/10/2026). Dukungan tersebut diberikan untuk menunjang pelaksanaan Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid Modern, sebuah program BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas pengurus masjid dalam mengembangkan tata kelola serta berbagai aktivitas kemasjidan yang relevan dengan kebutuhan umat. Pelatihan ini diikuti oleh 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 10 masjid di Kabupaten Majalengka. Para peserta mendapatkan ruang untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, dan menggali gagasan dalam membangun manajemen masjid yang lebih kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kemanfaatan. Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid memiliki peran penting sebagai ruang pendidikan, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, serta pusat tumbuhnya berbagai kegiatan sosial dan keumatan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengelola masjid menjadi bagian penting dalam upaya memakmurkan masjid. Membuka Ruang bagi Generasi Muda Pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada remaja masjid dan perwakilan pelajar tingkat SLTA (SMA/SMK/MA) se-Kabupaten Majalengka untuk mengikuti sesi pada hari pertama. Setiap sekolah atau masjid dapat mengikutsertakan maksimal lima peserta, sedangkan kegiatan juga terbuka bagi masyarakat umum dengan kuota maksimal 300 peserta. Kehadiran generasi muda diharapkan dapat menjadi energi baru dalam kehidupan masjid. Dengan kreativitas dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, generasi muda dapat mengambil peran dalam menghadirkan kegiatan masjid yang lebih menarik, produktif, dan dekat dengan masyarakat. Menghadirkan Pengalaman dari Praktisi Pada hari pertama kegiatan, peserta akan mendapatkan materi dari Ust. Anggi F. Sulaiman, S.T., Founder Masjid Sejuta Pemuda, serta Kang Anggrita Putra Utama, S.Pd., Manager Sosial dan Pengelola Akun Masjid Affiliate. Kehadiran narasumber tersebut diharapkan memberikan inspirasi praktis kepada peserta mengenai pengembangan peran masjid dan pemanfaatan berbagai pendekatan kreatif dalam pengelolaannya. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengapresiasi dukungan UD Putra TS Toserba dan berbagai pihak yang turut mengambil bagian dalam ikhtiar ini. Kolaborasi antara lembaga zakat, dunia usaha, pengurus masjid, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Sebab, memakmurkan masjid bukan semata-mata tentang megahnya bangunan, melainkan tentang bagaimana masjid mampu menghidupkan ibadah, ilmu, persaudaraan, dan kepedulian di tengah masyarakat. Semoga setiap dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah yang menghadirkan keberkahan dan memberikan manfaat yang terus tumbuh bagi umat di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #UDPutraTS #ToserbaUDPutraTS #InovasiManajemenMasjidModern #ManajemenMasjid #MasjidModern #DKM #RemajaMasjid #PemudaMasjid #MasjidMajalengka #PelatihanDKM #PemberdayaanUmat #SinergiKebaikan #Kolaborasi #MemakmurkanMasjid #Majalengka
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
PT Diamond Dukung Inovasi Manajemen Masjid Modern BAZNAS Majalengka
PT Diamond Dukung Inovasi Manajemen Masjid Modern BAZNAS Majalengka
Majalengka, 2 Oktober 2026 — Komitmen membangun masjid yang lebih aktif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan umat mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui PT Diamond yang memberikan dukungan sponsorship untuk pelaksanaan kegiatan Inovasi Manajemen Masjid Modern yang diselenggarakan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dukungan tersebut diterima pada Jumat (2/10/2026) oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising dan Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, secara langsung di PT Diamond. Dukungan dari PT Diamond menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat dalam mendorong penguatan kapasitas pengelolaan masjid. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Majalengka berharap semakin banyak masjid yang mampu berkembang sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pendidikan, pemberdayaan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat. Mendorong Masjid Lebih Inovatif dan Berdampak Kegiatan Inovasi Manajemen Masjid Modern merupakan bagian dari pelatihan yang diikuti oleh 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 10 masjid di Kabupaten Majalengka. Pelatihan dirancang untuk memperkuat wawasan dan kemampuan pengurus masjid dalam mengelola berbagai potensi yang dimiliki masjid. Tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan tata kelola, kegiatan ini juga diarahkan pada bagaimana masjid dapat membangun komunikasi, mengembangkan kreativitas, serta menghadirkan program yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda dan masyarakat. Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi dapat tumbuh menjadi ruang yang menghadirkan kebermanfaatan lebih luas bagi umat. Menghadirkan Praktisi dengan Pengalaman Lapangan Pada hari pertama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan peran masjid di tengah masyarakat. Narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain Ust. Anggi F. Sulaiman, S.T., Founder Masjid Sejuta Pemuda, serta Kang Anggrita Putra Utama, S.Pd., Manager Sosial dan Pengelola Akun Masjid Affiliate. Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif baru kepada para pengurus DKM mengenai pengelolaan masjid yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam membangun keterlibatan generasi muda. Membuka Ruang bagi Generasi Muda Menariknya, sesi pada hari pertama juga dibuka bagi remaja masjid maupun perwakilan pelajar tingkat SLTA (SMA/SMK/MA) se-Kabupaten Majalengka. Sebanyak maksimal lima orang dari setiap sekolah atau masjid dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, kegiatan juga terbuka untuk masyarakat umum dengan kuota maksimal 300 peserta. Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam upaya membangun masa depan masjid. Generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai jamaah, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak lahirnya gagasan dan inovasi baru dalam kehidupan masjid. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, dukungan PT Diamond menjadi contoh bahwa kebermanfaatan dapat dibangun melalui kolaborasi. Ketika dunia usaha, lembaga zakat, pengurus masjid, dan generasi muda bergerak bersama, masjid memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi pusat peradaban yang hidup dan memberikan manfaat nyata. Semoga dukungan tersebut menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan masjid yang semakin makmur, inovatif, dan bermanfaat bagi umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ManajemenMasjidModern #InovasiMasjid #MasjidModern #DKM #RemajaMasjid #PemudaMasjid #MasjidMajalengka #PelatihanDKM #PemberdayaanUmat #SinergiKebaikan #Kolaborasi #Majalengka
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
25 Paket Sembako, Wujud Kepedulian BAZNAS Majalengka di Momentum HUT TNI
25 Paket Sembako, Wujud Kepedulian BAZNAS Majalengka di Momentum HUT TNI
Majalengka, 2 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan berupa 25 paket sembako kepada Komando Distrik Militer (Kodim) 0617/Majalengka dalam rangka mendukung kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Imam Mulyana, Satpam/Security BAZNAS Kabupaten Majalengka, dan diterima oleh Serma Rian Rahjianto sebagai perwakilan dari Kodim 0617/Majalengka. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun semangat kebersamaan dan memperkuat silaturahmi dengan berbagai unsur masyarakat serta lembaga yang memiliki peran dalam kehidupan sosial di Kabupaten Majalengka. Sebanyak 25 paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat dalam rangkaian kegiatan HUT TNI. Bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus didorong BAZNAS melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan donatur. Karena itu, semangat berbagi tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan kepada mustahik, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan mendukung terjalinnya kebersamaan. Momentum HUT TNI juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dan sinergi antara BAZNAS dengan unsur TNI. Kolaborasi dan kepedulian antarlembaga diharapkan dapat terus tumbuh dalam semangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kepedulian, persaudaraan, dan semangat berbagi di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #HUTTNI #HUTTNI2026 #TNI #Kodim0617Majalengka #Majalengka #PaketSembako #PeduliSesama #KepedulianSosial #Zakat #Infak #Sedekah #BerbagiKebaikan #Sinergi #MajalengkaLangkungSae
BERITA02/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Kepedulian BAZNAS Majalengka Hadirkan Harapan Baru bagi Ibu Wasini di Ligung
Kepedulian BAZNAS Majalengka Hadirkan Harapan Baru bagi Ibu Wasini di Ligung
Majalengka, 2 Oktober 2026 — Kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Ibu Wasini, warga Blok Bojong Jiwa, Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising dan Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan turut didampingi Camat Ligung Rizky Ginanjar Satyagraha, S.STP., M.Si., serta jajaran Pemerintah Desa Ampel. Kehadiran unsur pemerintahan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari sinergi dalam memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang tepat dan memberikan manfaat nyata. Bagi Ibu Wasini, bantuan Rutilahu bukan sekadar dukungan material. Di balik bantuan tersebut terdapat harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Rumah bagi sebuah keluarga bukan hanya tempat berteduh dari panas dan hujan. Di sanalah doa dipanjatkan, keluarga berkumpul, dan harapan tentang masa depan tumbuh. Karena itu, kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan zakat di tengah kehidupan masyarakat. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kehidupan Ibu Wasini dapat menjadi lebih baik. Bantuan tersebut juga menjadi pengingat bahwa amanah dari para muzaki dan donatur terus diupayakan agar sampai kepada mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai pihak dalam menghadirkan program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki arti besar bagi penerimanya. Ketika amanah itu disalurkan melalui program yang tepat, kebaikan tidak hanya menjadi angka dalam laporan, tetapi dapat menjelma menjadi rumah yang lebih layak, rasa aman, dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. BAZNAS Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #Rutilahu #RumahLayakHuni #PeduliSesama #PemberdayaanMustahik #KepedulianSosial #ZakatUntukUmat #Majalengka #Ligung #DesaAmpel
BERITA02/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Sedekah Jum’at, Langkah Sederhana Menebar Manfaat dan Menguatkan Kepedulian
Sedekah Jum’at, Langkah Sederhana Menebar Manfaat dan Menguatkan Kepedulian
MAJALENGKA — Hari Jum’at menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya melalui sedekah. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menjadikan keberkahan hari Jum’at sebagai kesempatan untuk berbagi, membantu sesama, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat kepedulian sosial, masyarakat dapat menyalurkan Sedekah Jum’at melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Setiap sedekah yang ditunaikan diharapkan menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang memberikan manfaat nyata bagi para penerima. Jum’at, Momentum Memperbanyak Kebaikan Jum’at dikenal sebagai hari yang memiliki keutamaan dalam Islam. Karena itu, momentum tersebut dapat diisi dengan berbagai amal kebajikan, termasuk sedekah dan kepedulian terhadap sesama. Sedekah tidak hanya bermakna memberikan sebagian harta, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi. Melalui sedekah, masyarakat turut mengambil bagian dalam membantu mereka yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salurkan Sedekah Jum’at melalui BAZNAS Majalengka Masyarakat yang ingin menyalurkan Sedekah Jum’at dapat melalui rekening resmi berikut: Bank Syariah Indonesia (BSI)No. Rekening: 7313997361Kode Bank: 451a.n. BAZNAS Kabupaten Majalengka Infak Untuk memperoleh informasi maupun layanan terkait penyaluran zakat dan infak, masyarakat dapat menghubungi: Layanan Muzakki???? 0821-2416-9964 (WhatsApp Only) BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menjadikan sedekah sebagai kebiasaan baik yang terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Nilai sebuah kebaikan tidak hanya terletak pada besar kecilnya pemberian, tetapi juga pada keikhlasan dan manfaat yang dihadirkannya bagi sesama. Melalui semangat “Langkung SAE, Zakat Tumbuh Manfaat”, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menguatkan gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat. Semoga setiap sedekah yang ditunaikan menjadi amal jariyah, dilipatgandakan keberkahannya, serta menjadi jalan hadirnya kebaikan bagi pemberi maupun penerima. BAZNAS Kabupaten MajalengkaLangkung SAE, Zakat Tumbuh Manfaat. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #SedekahJumat #Sedekah #JumatBerkah #GerakanSedekah #ZakatTumbuhManfaat #InfakSedekaH
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
60 Peserta Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 Gelombang 1 Kini Terserap Dunia Kerja
60 Peserta Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 Gelombang 1 Kini Terserap Dunia Kerja
MAJALENGKA — Sebanyak 60 peserta Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 Batch 1 telah menyelesaikan pelatihan vokasi menjahit dan kini seluruhnya terserap serta ditempatkan di lima perusahaan di Kabupaten Majalengka . Capaian tersebut menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka akses kemandirian ekonomi bagi mustahik. Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan program pemberdayaan yang memberikan keterampilan pelatihan berbasis penempatan kerja. Program ini diluncurkan pada 7 September 2026 melalui kolaborasi antara BAZNAS Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka, dan Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM (DKUKM) Kabupaten Majalengka . Pada Batch 1, sebanyak 60 peserta dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi administrasi dan wawancara. Peserta terdiri atas 1 laki-laki dan 59 perempuan . Setelah menjalani rangkaian pelatihan vokasi dan memperoleh sertifikat keahlian, seluruh peserta kemudian ditempatkan di perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan kompetensi yang telah mereka peroleh. Terserap di Lima Perusahaan Sebanyak 60 peserta tersebut tersebar di lima perusahaan di Kabupaten Majalengka dengan rincian sebagai berikut: PT Yusung Maju Indonesia — 24 peserta atau 40 persen. PT Shoetown Ligung Indonesia — 22 peserta atau 36,7 persen. PT Aura Global — 11 peserta atau 18,3 persen. PT Lee Yin Group — 2 peserta atau 3,3 persen. PT SEBA — 1 peserta atau 1,7 persen. Terserapnya seluruh peserta ke dunia kerja menunjukkan bahwa pelatihan vokasi tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi diarahkan agar peserta memiliki akses nyata menuju dunia kerja dan peningkatan kemandirian ekonomi. Zakat Didorong Menjadi Jalan Menuju Kemandirian Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan pendayagunaan zakat yang memberikan manfaat berkelanjutan. Dana yang digunakan dalam program ini bersumber dari zakat para muzaki yang dihimpun dan disalurkan melalui BAZNAS , kemudian diberikan kepada penerima manfaat termasuk dalam kelompok mustahik (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat. Melalui pendekatan pemberdayaan, zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas penerima manfaat melalui pendidikan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja. Kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Majalengka juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat, mulai dari proses pelatihan hingga membuka akses penempatan kerja bagi peserta. Capaian Batch 1 ini menjadi gambaran bahwa ketika zakat dikelola secara terarah dan dipadukan dengan program peningkatan keterampilan serta kebutuhan dunia kerja, manfaatnya dapat dirasakan dalam bentuk kesempatan yang lebih luas bagi mustahik untuk membangun masa depan. Dari zakat menjadi keterampilan. Dari keterampilan menjadi pekerjaan. Dari pekerjaan tumbuh kemandirian dan masa depan. Berita SEO
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Masjid Naik Level, BAZNAS Majalengka Dorong DKM dan Generasi Muda Hadirkan Pengelolaan Masjid yang Lebih Modern
Masjid Naik Level, BAZNAS Majalengka Dorong DKM dan Generasi Muda Hadirkan Pengelolaan Masjid yang Lebih Modern
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mendorong penguatan tata kelola masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembelajaran, pemberdayaan, kolaborasi, dan penggerak generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid Modern yang melibatkan 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 10 masjid di Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas pengelola masjid dalam menghadapi perkembangan zaman sekaligus memperkuat peran masjid di tengah masyarakat. Pada pelaksanaan hari pertama, kegiatan juga dibuka secara khusus bagi remaja masjid dan perwakilan pelajar tingkat SLTA sederajat, yakni SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Majalengka, serta masyarakat umum dengan kuota maksimal 300 peserta. Khusus peserta dari sekolah atau masjid, setiap lembaga dapat mengikutsertakan maksimal lima orang. Kehadiran generasi muda tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif mengenai bagaimana masjid dapat dikelola secara kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Hadirkan Praktisi Pengembangan Masjid Pelatihan hari pertama menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan peran masjid dan membangun keterlibatan generasi muda. Narasumber pertama adalah Ust. Anggi F. Sulaiman, S.T., Founder Masjid Sejuta Pemuda. Pengalaman dalam mengembangkan ekosistem masjid yang dekat dengan anak muda menjadi salah satu materi penting dalam kegiatan tersebut. Selain itu, hadir pula Kang Anggrita Putra Utama, S.Pd., Manager Sosial sekaligus Pengelola Akun Masjid Affiliate, yang akan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sosial dan pemanfaatan media digital dalam mendukung aktivitas serta eksistensi masjid. Kehadiran kedua narasumber diharapkan memberikan perspektif praktis kepada para peserta, khususnya mengenai pentingnya inovasi, komunikasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan masjid. Dari Masjid untuk Generasi dan Masyarakat Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid Modern tidak semata diarahkan pada aspek administrasi pengelolaan masjid. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun paradigma bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan sumber daya manusia. Masjid dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi muda, ruang berbagi pengetahuan, pusat kegiatan sosial, serta wadah lahirnya berbagai kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, keterlibatan remaja masjid dan pelajar dalam kegiatan ini menjadi bagian penting. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi jamaah, tetapi juga memiliki ruang untuk berkontribusi, berkreasi, dan mengambil peran dalam memakmurkan masjid. Melalui peningkatan kapasitas DKM dan keterlibatan generasi muda, pengelolaan masjid di Kabupaten Majalengka diharapkan semakin profesional, terbuka terhadap inovasi, serta mampu menjawab kebutuhan jamaah dan masyarakat secara lebih luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat membangun masjid sebagai pusat kehidupan umat yang mampu menghadirkan kemaslahatan, memperkuat ukhuwah, dan melahirkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Mari bersama menghidupkan masjid, bukan hanya dengan memakmurkan bangunannya, tetapi juga dengan menghadirkan ilmu, kreativitas, kolaborasi, dan kebermanfaatan bagi umat. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #InovasiManajemenMasjid #ManajemenMasjidModern #MasjidMajalengka #RemajaMasjid #DKM #GenerasiMuda #MasjidMasaKini #Majalengka #Zakat #Infak #Sedekah #PemberdayaanUmat
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Honorarium Pendamping Diserahkan, Balai Ternak BAZNAS Majalengka Bersiap Masuk Tahap Eksekusi
Honorarium Pendamping Diserahkan, Balai Ternak BAZNAS Majalengka Bersiap Masuk Tahap Eksekusi
MAJALENGKA — Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka untuk segera merealisasikan Program Balai Ternak mulai memasuki tahapan persiapan pelaksanaan. Pada Kamis (1/10/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi Wakil Ketua III Embed Humed, M.Pd., pelaksana kegiatan dan bendahara, menyerahkan honorarium kepada Syehril, selaku pendamping Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan honorarium tersebut menjadi bagian dari bentuk tanggung jawab dan keseriusan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengawal program bantuan dari BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) agar segera bergerak dari tahap persiapan menuju pelaksanaan di lapangan. Program Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka dipusatkan di Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, yang diproyeksikan sebagai salah satu lokasi percontohan pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan peternakan produktif. Bukan Sekadar Bantuan Ternak Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa Program Balai Ternak tidak boleh dipandang sebatas pemberian bantuan berupa hewan ternak. Program tersebut dirancang sebagai instrumen pendayagunaan zakat produktif untuk membangun kemampuan ekonomi mustahik secara berkelanjutan. Karena itu, keberadaan pendamping menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan. Pendamping diharapkan dapat membantu mengawal proses pelaksanaan, memberikan pendampingan kepada penerima manfaat, serta membantu memastikan aset program dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Penyerahan honorarium kepada Syehril menjadi salah satu bentuk kesiapan BAZNAS dalam menyediakan unsur pendampingan sebelum program memasuki tahap pelaksanaan secara lebih luas. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dana zakat yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS harus dikelola secara serius, terencana, dan diarahkan agar memberikan manfaat yang nyata bagi mustahik. Cijurey Diproyeksikan Menjadi Desa Percontohan Pemilihan Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, sebagai lokasi Program Balai Ternak telah melalui proses pembahasan dan koordinasi lintas sektor. Dalam FGD Program Balai Ternak yang digelar pada September 2026, BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka dan sejumlah pemangku kepentingan mendorong agar program segera memasuki tahap eksekusi. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan peternakan, tetapi juga diharapkan dapat membangun ekosistem ekonomi masyarakat yang saling terhubung. Pemerintah Desa Cijurey sebelumnya juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program. Potensi peternakan, pertanian, pengelolaan limbah dan ketahanan pangan menjadi bagian dari peluang yang dapat dikembangkan secara terpadu di wilayah tersebut. Dengan pendekatan tersebut, peternakan diharapkan tidak berdiri sendiri. Limbah ternak dapat dikembangkan menjadi pupuk, sementara potensi pertanian dapat mendukung kebutuhan pakan. Pola tersebut membuka peluang terbentuknya ekosistem ekonomi produktif di tingkat masyarakat. Dari Mustahik Menuju Kemandirian BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang Program Balai Ternak sebagai bagian dari ikhtiar panjang untuk mengubah pola pemberdayaan zakat dari sekadar bantuan konsumtif menuju zakat produktif yang mampu membangun kemandirian. Tujuan akhirnya bukan hanya agar mustahik memperoleh ternak, tetapi bagaimana ternak tersebut berkembang menjadi sumber penghasilan, usaha keluarga bertumbuh, dan penerima manfaat memiliki kemampuan ekonomi yang semakin kuat. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya mustahik yang berdaya dan mandiri, bahkan menjadi muzaki baru. Arah tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak cukup diukur dari berapa banyak bantuan yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana bantuan tersebut mampu menghadirkan perubahan kehidupan penerima manfaat. Amanah Zakat Harus Melahirkan Kebermanfaatan Penyerahan honorarium pendamping pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi bagian kecil dari rangkaian panjang perjalanan Program Balai Ternak. Namun, langkah tersebut memiliki arti penting sebagai tanda bahwa persiapan program terus dikawal menuju pelaksanaan. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap amanah dana zakat adalah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara kelembagaan kepada para muzaki, tetapi juga sebagai amanah di hadapan Allah SWT. Karena itu, seluruh proses program akan terus diarahkan agar berjalan dengan prinsip amanah, profesional, transparan dan berorientasi pada kemaslahatan mustahik. Semoga Program Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka di Desa Cijurey menjadi ikhtiar yang diridai Allah SWT, tumbuh menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta membuka jalan bagi meningkatnya kesejahteraan mustahik. Sebab zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menumbuhkan harapan, membangun kemandirian, dan menghadirkan kebermanfaatan yang terus mengalir. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BalaiTernakBAZNAS #BalaiTernakMajalengka #DesaCijurey #Panyingkiran #ZakatProduktif #PemberdayaanMustahik #PemberdayaanEkonomi #ZakatPeternakan #MustahikBerdaya #DariMustahikMenujuMuzaki #AmanahZakat
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Pancasila Pemersatu Bangsa, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pancasila Pemersatu Bangsa, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
MAJALENGKA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Majalengka, Kamis (1/10/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP). Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka bersama unsur pemerintahan dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, serta nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. Sementara Kapten Inf Nana Rusmana bertugas sebagai Perwira Upacara dan Kapten Inf Aceng Djunardi sebagai Komandan Upacara. Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara. Selanjutnya, Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., membacakan Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., membacakan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala Kementerian Haji Kabupaten Majalengka. Pancasila sebagai Perekat Persatuan Usai mengikuti upacara, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya dimaknai sebatas kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat atas sejarah perjuangan bangsa sekaligus refleksi untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan semangat kehidupan sosial dan kemanusiaan, termasuk dalam gerakan zakat yang mengajarkan kepedulian, gotong royong, keadilan sosial, serta keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya ukhuwah, keadilan, kepedulian dan kemaslahatan umat. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam membangun kepedulian dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. “Pancasila mengajarkan kita untuk menjaga persatuan dan menghadirkan keadilan sosial. Nilai tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong kita untuk saling peduli, membantu sesama dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.” Merawat Persatuan dengan Kepedulian Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bukan hanya dilakukan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mendorong kemandirian masyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional, BAZNAS berupaya menjadikan zakat sebagai salah satu instrumen sosial yang dapat memperkuat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbarui komitmen bersama: merawat persatuan, menegakkan keadilan, memperkuat kepedulian dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama. Sebagaimana nilai yang diajarkan Islam, persatuan akan semakin kuat ketika kepedulian tumbuh dan setiap orang mengambil bagian dalam menghadirkan kebaikan bagi lingkungannya. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk berkhidmat kepada umat melalui pengelolaan zakat, infak dan sedekah yang amanah, transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.Tagar #HariKesaktianPancasila #HariKesaktianPancasila2026 #PancasilaPemersatuBangsa #Pancasila #Majalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ZakatUntukUmat #ZakatMajalengka #KepedulianSosial #PersatuanIndonesia #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Meneguhkan Nilai Pancasila, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Melalui Zakat
Meneguhkan Nilai Pancasila, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Melalui Zakat
MAJALENGKA — Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui kepedulian, gotong royong, persaudaraan, dan kemanusiaan. Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga dapat tercermin melalui kepedulian terhadap sesama. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai zakat yang mengajarkan kepedulian sosial, berbagi rezeki, memperkuat persaudaraan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui zakat yang ditunaikan para muzaki, BAZNAS hadir mengelola dan menyalurkan amanah tersebut untuk memberikan manfaat kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah. Zakat tidak hanya menjadi ibadah yang memiliki dimensi spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kemaslahatan di tengah masyarakat. Menghidupkan Nilai Pancasila dalam Kepedulian Sosial Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa membangun bangsa bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun kepedulian dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa berjalan sendirian menghadapi kesulitan. Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat merupakan salah satu kekuatan penting dalam menghadirkan kehidupan sosial yang lebih harmonis. Dalam konteks tersebut, zakat menjadi salah satu instrumen penting dalam Islam untuk memperkuat solidaritas sosial. Harta yang ditunaikan oleh muzaki mengandung amanah untuk disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: “Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”(QS. Al-Baqarah: 43) Ayat tersebut mengingatkan bahwa zakat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Ketika zakat ditunaikan dengan ikhlas dan dikelola secara amanah, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dari Kepedulian Menjadi Kebermanfaatan BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar zakat tidak berhenti sebagai kewajiban individual, tetapi menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kebermanfaatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepedulian para muzaki menjadi energi bagi berbagai ikhtiar pelayanan dan pendistribusian zakat kepada mustahik. Setiap rupiah zakat yang ditunaikan merupakan amanah yang diharapkan dapat menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat persatuan, kepedulian, gotong royong, dan kemanusiaan. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian dan memperkuat persaudaraan melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab, ketika kepedulian tumbuh, kebermanfaatan akan meluas. Ketika zakat ditunaikan dengan penuh keikhlasan dan amanah, insyaallah semakin banyak kehidupan yang dapat disentuh dengan kebaikan. Zakat Menguatkan Indonesia.BAZNAS Mulia, Majalengka Langkung SAE. ???????? Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Semoga semangat Pancasila senantiasa menjadi inspirasi untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian, serta menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat. BAZNAS Kabupaten MajalengkaMenebar Amanah, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #HariKesaktianPancasila #HariKesaktianPancasila2026 #Pancasila #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASMajalengka #BAZNASMulia #Zakat #Infak #Sedekah #GotongRoyong #KepedulianSosial #Kemanusiaan #Majalengka #ZakatUntukUmat
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Euis Irnawati Terima Bantuan Modal Usaha BAZNAS Majalengka, Ikhtiar Menjaga Asa dan Kemandirian
Euis Irnawati Terima Bantuan Modal Usaha BAZNAS Majalengka, Ikhtiar Menjaga Asa dan Kemandirian
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada Kamis (1/10/2026), Robi Ferdian Raka Siwi, Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyerahkan bantuan modal usaha kepada Euis Irnawati, warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membantu mustahik mengembangkan usaha sekaligus memperkuat kemampuan ekonomi keluarga. Bantuan modal usaha diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menunjang kebutuhan usaha yang dijalankan Ibu Euis, sehingga dapat menjadi tambahan penghasilan dan membantu memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari. Zakat Hadir untuk Menguatkan Kemandirian Program pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi mustahik agar memiliki sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan. Melalui bantuan modal usaha, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan. Harapannya, bantuan yang diterima dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan secara bertahap memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat. Bagi BAZNAS, setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang menitipkan zakat, infak, maupun sedekah untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Karena itu, bantuan tidak hanya dimaknai sebagai nilai materi yang diterima, tetapi juga sebagai titipan harapan dan kepedulian dari para muzaki kepada sesama. Dari Bantuan Menjadi Jalan Keberkahan BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan modal usaha yang diterima Euis Irnawati dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi keluarganya. Semangat pemberdayaan tersebut sejalan dengan nilai Islam yang mendorong umat untuk berikhtiar, bekerja, dan saling membantu dalam kebaikan. Zakat yang ditunaikan oleh para muzaki kemudian dikelola agar dapat memberikan manfaat kepada mustahik. Dari satu kepedulian, lahir sebuah harapan. Dari sebuah bantuan, diharapkan tumbuh kemandirian. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat secara amanah, profesional, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemaslahatan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi jalan keberkahan, menguatkan ikhtiar Ibu Euis dalam menjalankan usaha, serta menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanModalUsaha #ModalUsaha #PemberdayaanMustahik #ZakatProduktif #ZakatUntukUmat #MustahikBerdaya #KemandirianEkonomi #Majalengka #Cijati #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA01/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka dan BKAD Perkuat Sinergi, Dorong Optimalisasi Zakat Profesi
BAZNAS Majalengka dan BKAD Perkuat Sinergi, Dorong Optimalisasi Zakat Profesi
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majalengka pada Kamis (1/10/2026) pukul 09.30 WIB. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus membahas optimalisasi pengelolaan zakat profesi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Dari BAZNAS Kabupaten Majalengka, koordinasi dihadiri oleh Wakil Ketua III, Embed Humed, M.Pd., didampingi Kepala Pelaksana Drs. Uuh Patulloh. Pertemuan berlangsung dalam suasana silaturahmi dan dialog untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya optimalisasi zakat profesi sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial dan kemaslahatan masyarakat. Penguatan Sinergi dalam Pengelolaan Zakat Profesi Zakat profesi menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut. BAZNAS Majalengka terus mendorong agar potensi zakat dari para aparatur dan tenaga profesional dapat dikelola secara optimal, amanah, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Optimalisasi zakat profesi diharapkan dapat memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, maupun program pemberdayaan. Dalam konteks tersebut, koordinasi dengan BKAD menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antara BAZNAS dengan perangkat daerah, sehingga pengelolaan zakat profesi dapat berjalan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas. Zakat sebagai Amanah dan Instrumen Kemanfaatan BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang zakat bukan sekadar kewajiban individual bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Zakat yang dikelola secara amanah dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan keberdayaan masyarakat. Karena itu, penguatan zakat profesi di lingkungan pemerintahan diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga memperkuat ekosistem kepedulian sosial di Kabupaten Majalengka. Setiap zakat yang ditunaikan merupakan amanah yang memiliki nilai ibadah sekaligus menghadirkan manfaat bagi sesama. Dari zakat yang terkumpul, BAZNAS kemudian menyalurkannya kepada golongan yang berhak menerima melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan. Menuju Pengelolaan Zakat yang Semakin Optimal Melalui silaturahmi dan koordinasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap terbangun komunikasi yang semakin baik dengan BKAD Kabupaten Majalengka dalam mendukung optimalisasi zakat profesi. Sinergi antarlembaga menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar potensi zakat di Kabupaten Majalengka dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Majalengka akan terus menguatkan edukasi dan komunikasi mengenai zakat, sekaligus memastikan amanah yang dititipkan para muzaki dikelola dengan prinsip amanah, transparan, profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Sebab ketika zakat ditunaikan dengan ikhlas dan dikelola dengan amanah, keberkahannya tidak hanya kembali kepada muzaki, tetapi juga mengalir kepada mereka yang membutuhkan. #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ZakatProfesi #OptimalisasiZakat #ZakatUntukUmat #ZakatMajalengka #Muzaki #Mustahik #KepedulianSosial #SinergiKelembagaan #BKADMajalengka #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Huda Cikoneng
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Huda Cikoneng
MAJALENGKA — Kepedulian terhadap penguatan aktivitas keagamaan terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui pendistribusian bantuan sarana keagamaan. Pada Kamis (1/10/2026) pukul 15.12 WIB, Eman Suherman, S.Pd.I., Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola Al-Huda, Desa Cikoneng, Kecamatan Sukahaji. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diterima langsung oleh Bapak Rasidin, didampingi sejumlah pengurus DKM Mushola Al-Huda. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung kebutuhan sarana keagamaan sekaligus membantu masyarakat dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di lingkungan masing-masing. Mendukung Kemakmuran Rumah Ibadah Keberadaan mushola memiliki peran penting di tengah masyarakat. Selain menjadi tempat melaksanakan ibadah, mushola juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan menumbuhkan nilai-nilai keislaman di tengah warga. Melalui bantuan sarana keagamaan ini, BAZNAS Majalengka berharap kebutuhan pendukung kegiatan ibadah di Mushola Al-Huda dapat terbantu sehingga masyarakat semakin nyaman dalam menjalankan aktivitas keagamaan. Eman Suherman, S.Pd.I., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang disalurkan melalui BAZNAS untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. “Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi mudah-mudahan memiliki manfaat yang besar bagi jamaah. Kami berharap sarana yang diberikan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan di Mushola Al-Huda. Ini adalah amanah dari para muzaki dan masyarakat yang harus kita jaga bersama.” Menurutnya, dukungan terhadap sarana keagamaan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memakmurkan rumah-rumah ibadah dan menguatkan kehidupan keagamaan masyarakat. “Semoga setiap aktivitas ibadah yang dilakukan dengan menggunakan sarana ini menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para muzaki yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS,” tambahnya. Amanah Zakat untuk Kemaslahatan Umat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran serta berorientasi pada kemaslahatan umat. Bantuan sarana keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata pendistribusian dana umat untuk mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Bagi BAZNAS, setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar bentuk kepedulian kelembagaan, tetapi merupakan amanah dari para muzaki dan donatur yang harus dikelola secara profesional, transparan dan penuh tanggung jawab. Semoga bantuan untuk Mushola Al-Huda Desa Cikoneng menjadi wasilah kebaikan, memperkuat semangat masyarakat dalam memakmurkan masjid dan mushola, serta menghadirkan keberkahan bagi para penerima manfaat dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam kebaikan. Dari zakat yang ditunaikan, lahir kepedulian. Dari kepedulian, tumbuh kebermanfaatan. Dan dari kebermanfaatan, insyaallah mengalir keberkahan. #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanKeagamaan #SaranaKeagamaan #MusholaAlHuda #Cikoneng #Sukahaji #ZakatUntukUmat #ZakatMajalengka #Infak #Sedekah #MemakmurkanMushola #KemaslahatanUmat #AmanahZakat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA01/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka Perkuat Koordinasi di Cijurey, Program Balai Ternak Segera Dimulai
Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka Perkuat Koordinasi di Cijurey, Program Balai Ternak Segera Dimulai
MAJALENGKA — Tahapan pelaksanaan Program Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka terus dimatangkan. Pada Kamis (1/10/2026), Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, melakukan kunjungan lapangan ke Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, untuk menindaklanjuti kesiapan program sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan kelompok penerima manfaat. Dalam kunjungan tersebut, Drs. Uuh Patulloh bertemu langsung dengan Kepala Desa Cijurey serta Ketua Kelompok Penerima Manfaat Program Balai Ternak BAZNAS. Pertemuan membahas sejumlah tahapan teknis dan kesiapan yang perlu dilakukan sebelum program mulai dilaksanakan di lapangan. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Pendamping Balai Ternak, Kang Sherli, yang nantinya memiliki peran penting dalam mendampingi kelompok penerima manfaat selama pelaksanaan program. Pastikan Program Siap Dieksekusi Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka memastikan Program Balai Ternak tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Koordinasi bersama pemerintah desa diperlukan untuk memastikan dukungan dan kesiapan lingkungan program. Sementara koordinasi dengan kelompok penerima manfaat diarahkan untuk memastikan mereka memahami tahapan pelaksanaan, tanggung jawab, serta tujuan pemberdayaan yang hendak dicapai. Program Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka dipusatkan di Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, sebagai salah satu lokasi percontohan pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan peternakan produktif. Program tersebut merupakan bagian dari pendayagunaan zakat produktif yang diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi penerima manfaat secara berkelanjutan. Dari Ternak Menuju Kemandirian BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang Program Balai Ternak bukan sekadar pemberian bantuan ternak kepada mustahik. Lebih dari itu, program dirancang agar penerima manfaat memiliki kemampuan mengelola usaha peternakan, mengembangkan aset produktif, serta memperoleh sumber penghasilan yang dapat menopang kehidupan keluarga. Pendampingan menjadi salah satu unsur penting dalam proses tersebut. Melalui pendamping Balai Ternak, kelompok penerima manfaat diharapkan memperoleh arahan dalam pengelolaan ternak sekaligus mendapatkan penguatan kapasitas selama program berjalan. Karena itu, keberadaan pendamping bersama kelompok penerima manfaat dan pemerintah desa menjadi bagian dari ekosistem yang saling mendukung agar program dapat berjalan sesuai tujuan. Sinergi untuk Keberhasilan Program Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, melalui kunjungan tersebut menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi sebelum program memasuki tahap pelaksanaan. Setiap tahapan perlu dipersiapkan dengan baik agar amanah yang berasal dari dana zakat dapat memberikan manfaat secara optimal kepada penerima manfaat. BAZNAS juga terus mendorong keterlibatan pemerintah desa dan kelompok penerima manfaat dalam mengawal program sejak awal. Dengan sinergi yang baik, Program Balai Ternak diharapkan dapat tumbuh menjadi model pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Cijurey. Amanah Zakat, Ikhtiar Membangun Kemandirian Pelaksanaan Program Balai Ternak merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengembangkan pola pendayagunaan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Zakat yang dititipkan para muzaki merupakan amanah yang harus dikelola secara profesional dan diarahkan untuk menghadirkan kemaslahatan. Melalui program ini, BAZNAS berharap penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan membangun kemandirian ekonomi. Dari zakat yang ditunaikan, diharapkan lahir usaha yang berkembang. Dari usaha yang berkembang, tumbuh keluarga yang lebih mandiri. Dan dari kemandirian itu, insyaallah kelak lahir muzaki-muzaki baru. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengawal setiap tahapan Program Balai Ternak dengan semangat amanah, profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan mustahik. #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BalaiTernakBAZNAS #BalaiTernakMajalengka #DesaCijurey #Panyingkiran #ZakatProduktif #PemberdayaanMustahik #MustahikBerdaya #KemandirianEkonomi #ZakatUntukUmat #PeternakanProduktif #AmanahZakat #PemberdayaanEkonomi #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Keluarga Besar BAZNAS Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ibunda Pimpinan BAZNAS Sumedang
Keluarga Besar BAZNAS Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ibunda Pimpinan BAZNAS Sumedang
MAJALENGKA — Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Siti Rubiah Adawiyah binti Abdul Hamid, ibunda tercinta Dr. R. Asep Hamdan M., S.Ag., M.Si., Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumedang. Kepergian almarhumah menjadi duka bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar almarhumah memperoleh rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. ?????? ??????? ???????? ???????? ?????????? Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Majalengka memanjatkan doa: “Semoga almarhumah Ibu Siti Rubiah Adawiyah binti Abdul Hamid wafat dalam keadaan husnul khatimah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilaf dan kesalahannya, melimpahkan rahmat serta maghfirah-Nya, dan menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya.” Kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Dr. R. Asep Hamdan M., S.Ag., M.Si. beserta keluarga, semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan, kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Semoga segala amal kebaikan almarhumah menjadi amal jariyah dan menjadi penerang di alam barzakh serta menjadi jalan memperoleh rahmat Allah SWT. ?????????? ??????? ????? ???????????? ?????????? ??????? ??????? “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah segala kesalahannya.” Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. ???? Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten MajalengkaTurut Berduka Cita #BAZNASMajalengka #BAZNASSumedang #TurutBerdukaCita #InnaLillahiWaInnaIlaihiRajiun #HusnulKhatimah #DoaUntukAlmarhumah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Ikuti Forum Penguatan Kawasan Tanpa Rokok melalui Pemanfaatan DBHCHT
BAZNAS Majalengka Ikuti Forum Penguatan Kawasan Tanpa Rokok melalui Pemanfaatan DBHCHT
MAJALENGKA — BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menghadiri kegiatan Model Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk Penguatan Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang diselenggarakan Universitas Indonesia di Hotel Garden Majalengka, Rabu, 30 September 2026. BAZNAS Kabupaten Majalengka diwakili oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising dan Retail, yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari forum lintas sektor untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi mengenai implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mempertemukan sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Hukum Setda, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Forum tersebut menjadi ruang untuk membahas model pemanfaatan DBHCHT dalam mendukung penguatan implementasi KTR sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di tingkat daerah. Membahas Model Pemanfaatan DBHCHT Materi kegiatan disampaikan oleh sejumlah narasumber yang memiliki latar belakang dan kompetensi di bidang kebijakan fiskal, kesehatan, serta penelitian. Narasumber pertama adalah Dr. Abdillah Ahsan, S.E., M.S.E., Koordinator Penelitian Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Selanjutnya hadir Sandy Firdaus, S.T., M.Bus., Direktur Dana Transfer Umum Kementerian Keuangan, serta Evi Fachlaeli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka. Pembahasan diarahkan pada sosialisasi model pemanfaatan DBHCHT untuk memperkuat pelaksanaan KTR di Kabupaten Majalengka. Forum juga membahas bagaimana kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara efektif dengan memperhatikan kondisi dan tantangan yang ada di daerah. Mengidentifikasi Tantangan Implementasi KTR Selain membahas model pemanfaatan DBHCHT, peserta mendapatkan pemaparan mengenai implementasi dan tantangan penyelenggaraan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Majalengka. KTR merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung perlindungan masyarakat dari paparan asap rokok. Dalam pelaksanaannya, diperlukan keterlibatan berbagai perangkat daerah karena penerapan kawasan tanpa rokok bersinggungan dengan aspek kesehatan, pendidikan, lingkungan, penegakan aturan, komunikasi publik, hingga pengelolaan ruang publik. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan implementasi kebijakan dapat berjalan secara konsisten di lapangan. Kehadiran berbagai perangkat daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan bersama dalam membangun lingkungan yang mendukung upaya kesehatan masyarakat. BAZNAS Dorong Penguatan Sinergi Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS terus membuka ruang sinergi dalam berbagai isu sosial kemasyarakatan yang memiliki keterkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kehadiran dalam forum lintas sektor seperti ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat memperoleh informasi mengenai arah kebijakan dan program pemerintah daerah sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan dengan berbagai perangkat daerah. Bagi BAZNAS, kolaborasi menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas manfaat pengelolaan ZIS. Sinergi antarlembaga memungkinkan berbagai potensi dan sumber daya dapat dikelola sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing untuk mendukung kepentingan masyarakat. Membangun Pemahaman Bersama Kegiatan Model Pemanfaatan DBHCHT untuk Penguatan Implementasi KTR di Kabupaten Majalengka diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai kebijakan KTR sekaligus mendorong koordinasi antarsektor dalam pelaksanaannya. Diskusi yang menghadirkan unsur akademisi, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perangkat daerah tersebut menjadi ruang untuk melihat berbagai aspek kebijakan, mulai dari model pembiayaan, implementasi di lapangan, hingga tantangan yang perlu mendapatkan perhatian. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam forum-forum yang membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan serta mendukung pembangunan sosial yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menjaga Amanah, Menguatkan Sinergi, Menebar Manfaat. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #DBHCHT #KawasanTanpaRokok #KTR #DinasKesehatan #Majalengka #Kolaborasi #Sinergi #KesehatanMasyarakat #PembangunanDaerah #DigitalFundraising
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
SIGAP dan ASIK Jadi Perhatian BAZNAS Kota Bekasi dalam Studi Tiru ke Majalengka
SIGAP dan ASIK Jadi Perhatian BAZNAS Kota Bekasi dalam Studi Tiru ke Majalengka
MAJALENGKA — Program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) dan Aksi Sedekah Infak Karyawan (ASIK) menjadi salah satu perhatian BAZNAS Kota Bekasi saat melakukan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Majalengka, Rabu, 30 September 2026. Kedua program tersebut dibahas dalam sesi diskusi bersama jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kota Bekasi menggali inovasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik masyarakat di daerahnya. Rombongan BAZNAS Kota Bekasi dipimpin langsung oleh Ketua Drs. Sudarsono, M.Si., didampingi Wakil Ketua I Moh. Nurcholiq, S.Pd.I., Wakil Ketua II Ahmad Tasori, S.Kom., Wakil Ketua III Umri Yasa, S.E., M.M., Wakil Ketua IV Dr. Mulyadi, S.Ag., M.A., serta jajaran kepala bidang dan pelaksana. Kehadiran rombongan yang berjumlah sekitar 20 orang tersebut diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bersama jajaran pimpinan, amil, dan amilat. Diskusi berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka lantai 2 pada pukul 13.00 hingga 16.30 WIB. SIGAP, Menanamkan Kepedulian Sejak Dini Dalam diskusi tersebut, BAZNAS Kota Bekasi menggali lebih jauh mengenai SIGAP, sebuah pendekatan penghimpunan infak dan sedekah yang melibatkan generasi muda melalui lingkungan pendidikan. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan nilai kepedulian dan berbagi sejak usia sekolah. Selain memiliki dimensi penghimpunan, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan edukasi mengenai pentingnya berbagi dan membangun kepedulian sosial. Bagi BAZNAS, lingkungan pendidikan memiliki ruang strategis untuk membentuk kebiasaan positif. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa berbagi merupakan bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan. Dalam studi tiru tersebut, BAZNAS Kota Bekasi menggali berbagai aspek program, mulai dari pendekatan kepada lembaga pendidikan, mekanisme pelaksanaan, komunikasi program, hingga pengembangan partisipasi peserta. ASIK, Menguatkan Budaya Berbagi di Lingkungan Kerja Selain SIGAP, Aksi Sedekah Infak Karyawan (ASIK) turut menjadi pembahasan dalam kunjungan tersebut. Program ASIK dikembangkan sebagai salah satu pendekatan untuk membangun budaya berbagi di lingkungan kerja. Melalui partisipasi karyawan, penghimpunan infak dan sedekah dapat dilakukan secara lebih terorganisasi sekaligus menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial di lingkungan institusi. BAZNAS Kota Bekasi melihat pengalaman tersebut sebagai bahan pembelajaran dalam mengembangkan strategi pendekatan kepada kelompok pekerja dan lembaga yang memiliki potensi penghimpunan ZIS. Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan teknis penghimpunan, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi, menjaga kepercayaan, memberikan pelayanan, serta memastikan pengelolaan dana dilakukan secara amanah dan akuntabel. Inovasi Penghimpunan Berbasis Komunitas Ketertarikan terhadap SIGAP dan ASIK menunjukkan bahwa inovasi penghimpunan ZIS dapat dikembangkan melalui berbagai lingkungan sosial yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan berbasis sekolah dan lingkungan kerja menjadi salah satu bentuk diversifikasi strategi penghimpunan. Dengan pendekatan tersebut, edukasi ZIS dapat berjalan bersamaan dengan upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan berbagi. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Drs. Sudarsono, M.Si., mengatakan bahwa pihaknya ingin memahami proses di balik program-program tersebut agar dapat menjadi bahan kajian untuk pengembangan di Kota Bekasi. “SIGAP dan ASIK menarik bagi kami karena pendekatannya menyentuh lingkungan yang sangat dekat dengan masyarakat, yaitu sekolah dan tempat kerja. Kami ingin mempelajari bagaimana program ini dibangun, dikomunikasikan, serta dijaga keberlangsungannya,” ujar Sudarsono. Ia menambahkan bahwa penerapan sebuah inovasi perlu mempertimbangkan kondisi dan karakteristik daerah masing-masing. “Kami tidak datang untuk sekadar menyalin program. Yang kami pelajari adalah konsep dan pengalamannya, kemudian kami lihat bagaimana kemungkinan pengembangannya sesuai dengan karakteristik Kota Bekasi,” katanya. Dari Penghimpunan Menuju Kemanfaatan Dalam diskusi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menekankan bahwa inovasi penghimpunan pada akhirnya harus memiliki keterkaitan dengan upaya memperluas manfaat bagi masyarakat. Dana ZIS yang dihimpun merupakan amanah muzaki dan masyarakat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, peningkatan penghimpunan perlu berjalan beriringan dengan penguatan pendistribusian dan pendayagunaan kepada mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa pengembangan inovasi tidak terlepas dari semangat membangun ekosistem kebaikan. “SIGAP dan ASIK bukan hanya berbicara tentang bagaimana menghimpun infak dan sedekah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun budaya kepedulian, kemudian amanah yang terkumpul tersebut kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Agus. Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok masyarakat akan semakin memperluas ruang gerak gerakan zakat dan sedekah. “Ketika anak-anak, karyawan, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat ikut bergerak, maka ekosistem kebaikan akan semakin kuat. BAZNAS hadir untuk mengelola amanah tersebut agar memberikan manfaat yang terarah dan berkelanjutan,” tambahnya. Menjadi Bahan Pengembangan di Kota Bekasi Studi tiru tersebut diharapkan memberikan tambahan perspektif bagi BAZNAS Kota Bekasi dalam mengembangkan strategi penghimpunan ZIS. Berbagai pengalaman yang diperoleh akan menjadi bahan kajian untuk melihat program yang relevan dengan kondisi Kota Bekasi, termasuk kemungkinan pengembangan pendekatan yang menyasar lingkungan pendidikan, dunia kerja, komunitas, maupun kelompok masyarakat lainnya. Pertukaran pengalaman antara BAZNAS Kota Bekasi dan BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring antarlembaga zakat. Melalui inovasi yang terus dikembangkan, penghimpunan ZIS diharapkan tidak hanya semakin luas, tetapi juga mampu memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Dari Kepedulian, Menjadi Kebaikan yang Memberi Manfaat. Tagar #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASKotaBekasi #SIGAP #ASIK #SedekahInfak #ZIS #InovasiZIS #GerakanKebaikan #Zakat #Infak #Sedekah #Pendidikan #KepedulianSosial #Muzaki #Mustahik #StudiTiru #Majalengka #KotaBekasi
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Sudarsono: Studi Tiru ke BAZNAS Majalengka Jadi Ruang Belajar dan Penguatan Inovasi ZIS
Sudarsono: Studi Tiru ke BAZNAS Majalengka Jadi Ruang Belajar dan Penguatan Inovasi ZIS
MAJALENGKA — Kunjungan studi tiru BAZNAS Kota Bekasi ke BAZNAS Kabupaten Majalengka menjadi momentum bagi kedua lembaga untuk bertukar pengalaman dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Bekasi Drs. Sudarsono, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Bekasi untuk memperluas wawasan kelembagaan sekaligus mempelajari berbagai praktik yang telah dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Rombongan BAZNAS Kota Bekasi yang berjumlah sekitar 20 orang diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bersama jajaran pimpinan dan amil amilat di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka lantai 2, Rabu, 30 September 2026. Dalam sambutannya, Sudarsono menegaskan bahwa studi tiru bukan sekadar melihat program yang telah berjalan di daerah lain. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memahami proses, strategi, dan pengalaman yang melatarbelakangi lahirnya berbagai inovasi kelembagaan. “Kami datang ke BAZNAS Kabupaten Majalengka bukan hanya untuk melihat program, tetapi untuk belajar dari prosesnya. Kami ingin mengetahui bagaimana sebuah inovasi dibangun, bagaimana kolaborasi dilakukan, dan bagaimana program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sudarsono. Belajar dari Inovasi yang Berkembang Salah satu perhatian BAZNAS Kota Bekasi dalam kunjungan tersebut adalah inovasi penghimpunan yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) dan Aksi Sedekah Infak Karyawan (ASIK) menjadi bagian yang dibahas dalam sesi diskusi. Kedua program tersebut dipandang sebagai contoh pendekatan penghimpunan yang menyasar lingkungan dan kelompok masyarakat tertentu melalui pola yang lebih dekat dengan aktivitas keseharian. Menurut Sudarsono, inovasi penghimpunan perlu terus dikembangkan karena karakter muzaki dan masyarakat terus berubah. Lembaga zakat dituntut mampu menghadirkan pelayanan yang mudah dipahami, mudah diakses, dan tetap berlandaskan prinsip pengelolaan zakat yang amanah. “Potensi zakat itu sangat besar, tetapi bagaimana potensi tersebut dapat dihimpun tentu membutuhkan pendekatan yang tepat. Kami melihat ada beberapa pengalaman dari Majalengka yang menarik untuk kami pelajari dan kemudian kami kaji kemungkinan penerapannya di Kota Bekasi,” katanya. Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Selain inovasi penghimpunan, Sudarsono juga memberikan perhatian terhadap pengalaman BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Pembahasan mengenai kolaborasi tersebut turut menyinggung keberadaan Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Menurut Sudarsono, hubungan kelembagaan antara BAZNAS dan pemerintah daerah menjadi salah satu aspek yang penting untuk dipelajari karena pengelolaan ZIS membutuhkan dukungan ekosistem yang luas. Ia menilai kolaborasi yang baik dapat membuka ruang koordinasi dalam edukasi zakat, penguatan penghimpunan, pendistribusian, pemberdayaan mustahik, hingga pengembangan berbagai program sosial. “Kami juga tertarik mempelajari bagaimana BAZNAS Kabupaten Majalengka membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ini menjadi bagian penting karena pengelolaan zakat tidak bisa berdiri sendiri. Ada banyak pihak yang perlu dilibatkan,” tutur Sudarsono. Tidak Sekadar Mengadopsi Program Sudarsono menegaskan bahwa hasil studi tiru tidak serta-merta akan diterapkan secara langsung di Kota Bekasi. Setiap inovasi perlu dipelajari terlebih dahulu dan disesuaikan dengan kondisi daerah, karakteristik masyarakat, regulasi, serta potensi ZIS yang dimiliki. Karena itu, menurutnya, substansi utama dari kunjungan tersebut adalah mendapatkan perspektif baru dan memperkaya bahan evaluasi bagi BAZNAS Kota Bekasi. “Apa yang kami lihat di Majalengka tentu tidak semuanya bisa diterapkan begitu saja di Kota Bekasi. Kami akan melihat substansinya, mempelajari prosesnya, kemudian menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kota Bekasi,” jelasnya. Ia berharap komunikasi antara BAZNAS Kota Bekasi dan BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat terus berlangsung setelah kunjungan tersebut. Pertukaran informasi dan pengalaman antarlembaga dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan gerakan zakat secara lebih luas. Memperkuat Kepercayaan Masyarakat Dalam kesempatan tersebut, Sudarsono juga menekankan pentingnya tata kelola sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, peningkatan penghimpunan ZIS harus berjalan seiring dengan penguatan pelayanan, transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan pendistribusian kepada penerima manfaat. Kepercayaan muzaki, lanjutnya, akan semakin kuat apabila masyarakat dapat melihat bahwa dana yang dititipkan melalui BAZNAS dikelola secara profesional dan memberikan manfaat yang nyata. “Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat penting. Ketika muzaki percaya kepada lembaga, mereka akan merasa nyaman menunaikan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Karena itu, penghimpunan, pelayanan, tata kelola, dan penyaluran harus terus kita perbaiki bersama,” pungkas Sudarsono. Kunjungan studi tiru tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bekasi untuk terus melakukan pembelajaran dan pengembangan kelembagaan. Pengalaman yang diperoleh dari BAZNAS Kabupaten Majalengka selanjutnya dapat menjadi bahan kajian dalam menyusun inovasi dan penguatan program ZIS di Kota Bekasi. Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya ruang dialog antarlembaga zakat dalam memperkaya praktik pengelolaan ZIS, dengan tetap menempatkan kebutuhan masyarakat dan amanah muzaki sebagai bagian utama dalam setiap pengembangan program. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASKotaBekasi #Sudarsono #StudiTiruBAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #SIGAP #ASIK #KolaborasiZIS #TataKelolaZakat #Muzaki #Mustahik #Majalengka #KotaBekasi
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Agus Asri Sabana Sambut Studi Tiru BAZNAS Kota Bekasi, Dorong Penguatan Kolaborasi ZIS
Agus Asri Sabana Sambut Studi Tiru BAZNAS Kota Bekasi, Dorong Penguatan Kolaborasi ZIS
MAJALENGKA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyambut hangat kunjungan studi tiru BAZNAS Kota Bekasi ke BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kunjungan tersebut dinilai menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rombongan BAZNAS Kota Bekasi yang dipimpin Ketua Drs. Sudarsono, M.Si. bersama jajaran pimpinan, kepala bidang, dan pelaksana diterima langsung oleh Agus Asri Sabana beserta jajaran pimpinan dan amil amilat BAZNAS Kabupaten Majalengka di Ruang Rapat BAZNAS lantai 2, Rabu, 30 September 2026. Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.30 WIB tersebut diisi dengan diskusi mengenai berbagai pengalaman kelembagaan, inovasi penghimpunan, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS, pelayanan muzaki dan mustahik, hingga penguatan sinergi dengan pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Agus Asri Sabana menekankan bahwa perkembangan lembaga zakat tidak dapat dilepaskan dari semangat kolaborasi, inovasi, dan kemauan untuk terus belajar. Menurutnya, setiap BAZNAS memiliki karakteristik, tantangan, serta potensi yang berbeda. Karena itu, studi tiru tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan untuk mencontoh program lembaga lain, melainkan menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan menemukan pendekatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. “Kita tidak sedang berbicara siapa yang lebih baik, tetapi bagaimana kita bisa saling belajar. Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensinya masing-masing. Apa yang sudah berjalan di Majalengka dapat menjadi bahan diskusi, sementara pengalaman dari BAZNAS Kota Bekasi juga tentu menjadi pembelajaran bagi kami,” ujar Agus. Kolaborasi Menjadi Kekuatan Pengelolaan ZIS Agus menjelaskan bahwa salah satu hal yang terus didorong BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan regulasi dan sinergi lintas sektor memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pengelolaan ZIS yang lebih kuat. Salah satu bentuk penguatan tersebut adalah lahirnya Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Regulasi tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus mendorong optimalisasi potensi ZIS. “Ketika BAZNAS berjalan sendiri, ruang geraknya tentu berbeda. Tetapi ketika ada kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, maka potensi zakat yang bisa dihimpun dan manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat akan semakin luas,” ungkapnya. Inovasi Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memperkenalkan sejumlah inovasi penghimpunan yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, di antaranya Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) dan Aksi Sedekah Infak Karyawan (ASIK). Ia menyampaikan bahwa inovasi penghimpunan harus dibangun dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, edukasi tentang zakat, infak, dan sedekah perlu ditanamkan melalui berbagai lingkungan, termasuk sekolah, tempat kerja, komunitas, serta lembaga pemerintahan. “Kita ingin membangun kesadaran bahwa berbagi dan berinfak bukan hanya aktivitas sesaat. Ini harus menjadi budaya kebaikan. Karena itu, pendekatan kepada generasi muda, karyawan, lembaga pendidikan, dan berbagai komunitas menjadi penting,” kata Agus. Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan ZIS pada akhirnya tidak hanya diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari sejauh mana dana tersebut dapat memberikan manfaat bagi mustahik. Karena itu, penguatan penghimpunan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendistribusian, pendayagunaan, pelayanan, serta tata kelola lembaga. Berbagi Pengalaman untuk Memperluas Manfaat Agus Asri Sabana berharap kunjungan BAZNAS Kota Bekasi dapat menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang semakin erat antara kedua lembaga. Menurutnya, pertukaran pengalaman antarlembaga zakat diperlukan untuk menghadapi tantangan pengelolaan ZIS yang terus berkembang. Setiap inovasi dapat menjadi bahan pembelajaran sepanjang diterapkan dengan memperhatikan regulasi, kondisi daerah, dan kebutuhan masyarakat. “Silaturahmi seperti ini harus kita jaga. Kita bisa saling berbagi pengalaman, saling menguatkan, dan bersama-sama mencari cara agar pengelolaan zakat semakin profesional dan manfaatnya semakin luas. Pada akhirnya, yang kita perjuangkan adalah bagaimana amanah dari muzaki benar-benar sampai dan memberikan dampak kepada masyarakat,” tuturnya. Kunjungan BAZNAS Kota Bekasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan menjadi bagian dari proses berbagi pengetahuan mengenai strategi penghimpunan, pendayagunaan, pelayanan, serta tata kelola kelembagaan. Melalui forum tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik dengan lembaga zakat lainnya demi memperkuat ekosistem perzakatan di Indonesia. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menjaga Amanah, Menguatkan Kolaborasi, Menebar Manfaat. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASKotaBekasi #BAZNAS #StudiTiru #KolaborasiZIS #PengelolaanZIS #Zakat #Infak #Sedekah #SIGAP #ASIK #ZakatUntukMasyarakat #Majalengka
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →