Berita Terbaru
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk TPA Hidayatul Anwar Desa Kulur
10 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan pendidikan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan kepada TPA Hidayatul Anwar, Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan dilakukan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus TPA Hidayatul Anwar, Bapak Anwarudin, S.Pd.
Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan serta aktivitas pembinaan generasi muda di lingkungan masyarakat.
Melalui dukungan tersebut, BAZNAS berharap kegiatan pembelajaran di TPA Hidayatul Anwar dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi anak-anak yang mendapatkan pendidikan keagamaan di Desa Kulur.
Mendukung Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
TPA memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan dasar keagamaan kepada anak-anak, mulai dari pembelajaran membaca Al-Qur’an, pemahaman dasar ajaran Islam, hingga pembentukan karakter dan akhlak sejak dini.
Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga melalui dukungan terhadap sarana dan aktivitas keagamaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi yang memiliki pengetahuan agama, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS dapat kembali memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
ZIS untuk Kemanfaatan Umat
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS secara amanah, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dukungan kepada TPA Hidayatul Anwar diharapkan dapat memperkuat kegiatan pendidikan keagamaan di Desa Kulur sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan melalui lembaga zakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan dan kebaikan bagi sesama.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#BAZNASMajalengka#BAZNAS#Zakat#Infak#Sedekah#ZIS#TPA#PendidikanKeagamaan#PendidikanAlQuran#GenerasiMuda#Kulur#Majalengka#ZakatUntukUmat
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Bekali Siswa PKL dan Mahasiswa Magang tentang ZIS
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat literasi zakat di kalangan generasi muda. Pada Senin, 10 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan pembekalan dan pengenalan lebih mendalam mengenai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan mahasiswa magang.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka Lantai 2 tersebut dipandu oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., didampingi E. Sulaeman.
Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai konsep ZIS sekaligus memperkenalkan kelembagaan, tugas, fungsi, dan peran strategis BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.
Memahami Zakat, Infak, dan Sedekah
Dalam penyampaian materinya, Iwan Setiawan menjelaskan dasar-dasar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), mulai dari pengertian, perbedaan masing-masing, landasan syariat, hingga manfaat pengelolaan ZIS bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai profil dan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, termasuk sejarah, visi dan misi, program-program unggulan, serta berbagai inovasi yang dikembangkan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan muzaki.
Menurut Iwan Setiawan, pemahaman mengenai ZIS menjadi bagian penting bagi siswa PKL dan mahasiswa magang sebelum mereka terlibat lebih jauh dalam aktivitas kelembagaan BAZNAS.
“Kami berharap siswa PKL dan mahasiswa magang tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami nilai-nilai amanah, profesionalisme, transparansi, serta pentingnya pengelolaan zakat yang sesuai syariat dan regulasi. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menjadi duta literasi zakat di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Mengenal Proses Pengelolaan ZIS
Selain mendapatkan materi teoritis, para peserta juga diperkenalkan dengan mekanisme kerja di lingkungan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Materi tersebut mencakup proses penghimpunan ZIS, pelayanan muzaki, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS, pelaporan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat.
Pengenalan lintas divisi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai bagaimana sebuah lembaga pengelola zakat menjalankan fungsi pelayanan dan pengelolaan dana umat dari hulu hingga hilir.
Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami BAZNAS dari sisi administratif, tetapi juga mengetahui bagaimana dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dikelola dan disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mustahik.
Menjembatani Teori dengan Praktik
Program pembekalan bagi peserta PKL dan mahasiswa magang merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap pengelolaan zakat.
Melalui kegiatan magang, peserta diberikan kesempatan untuk menghubungkan teori yang diperoleh di lingkungan pendidikan dengan praktik nyata di dunia kerja, khususnya dalam bidang pengelolaan ZIS dan pelayanan publik.
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi zakat kepada generasi muda. Kehadiran siswa dan mahasiswa di lingkungan BAZNAS diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan pentingnya filantropi Islam.
Ke depan, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi mengenai zakat, tetapi juga mampu menjadi duta literasi zakat yang turut menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah di lingkungan sekolah, kampus, keluarga, maupun masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, modern, dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi digital, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan potensi ZIS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat secara nasional di tingkat kabupaten. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah, dan sosial, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengoptimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
#BAZNASMajalengka #BAZNAS #ZIS #Zakat #Infak #Sedekah #LiterasiZakat #EdukasiZakat #GenerasiMuda #MahasiswaMagang #PKL #FilantropiIslam #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Roadshow SIGAP dan ASIK di SMKN 1 Majalengka
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan melalui Roadshow Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMKN 1 Majalengka, Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SMKN 1 Majalengka, Jalan Raya Tonjong No. 55, Pinangraja, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. didampingi Wakil Ketua I, Sekretaris, Kepala Divisi Humas, Hukum dan Protokoler, Kepala Divisi Digital dan Fundraising, serta staf BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Roadshow ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menanamkan budaya berbagi sejak usia sekolah, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat sekolah mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.
Bangun Kebiasaan Berbagi Sejak Usia Sekolah
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menjelaskan bahwa Program SIGAP dirancang untuk membangun kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak usia sekolah.
Menurutnya, kebiasaan berbagi tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Hal yang sederhana, apabila dilakukan secara konsisten dan dilandasi keikhlasan, dapat membentuk karakter generasi yang peduli, berempati, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Melalui Program SIGAP, para pelajar diajak memahami bahwa sedekah dan infak bukan hanya tentang memberikan sebagian yang dimiliki, tetapi juga merupakan bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian sosial.
Diharapkan, kebiasaan tersebut dapat tumbuh menjadi budaya positif dalam kehidupan sehari-hari sehingga melahirkan generasi muda yang memiliki semangat berbagi dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.
Siswa Antusias Ikuti Sosialisasi
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif, edukatif, dan penuh semangat. Para siswa SMKN 1 Majalengka tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan.
Interaksi semakin hidup ketika para peserta diberikan berbagai pertanyaan seputar zakat, infak, sedekah, serta program-program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Para siswa secara aktif menjawab pertanyaan yang diberikan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa edukasi mengenai zakat dan filantropi Islam dapat disampaikan melalui pendekatan yang komunikatif, menyenangkan, sekaligus mampu membangun motivasi berbagi sejak dini.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memberikan berbagai hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Pemberian hadiah tersebut semakin menambah semangat dan keceriaan selama kegiatan berlangsung.
Perkenalkan Program ASIK kepada Guru dan Tenaga Kependidikan
Selain menyasar para pelajar melalui Program SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada para guru dan tenaga kependidikan SMKN 1 Majalengka.
Program ASIK merupakan sarana bagi para karyawan dan tenaga kependidikan untuk menyalurkan infak dan sedekah secara sukarela, amanah, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, civitas sekolah diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan filantropi Islam sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai program pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Perkuat Sinergi BAZNAS dan Dunia Pendidikan
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa kolaborasi dengan satuan pendidikan merupakan bagian penting dalam memperluas literasi zakat sekaligus membangun karakter generasi muda.
Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong para peserta didik.
Karena itu, sinergi antara BAZNAS dengan satuan pendidikan diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Melalui Program SIGAP dan ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen menghadirkan edukasi zakat yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan lingkungan kerja.
Gerakan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, berakhlak mulia, gemar berbagi, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan Kabupaten Majalengka.
Pada akhirnya, gerakan infak dan sedekah bukan sekadar aktivitas memberi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun kepedulian, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Bersama Zakat, Infak, dan Sedekah, Wujudkan Majalengka yang Lebih Peduli dan Berdaya.
#BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #ProgramSIGAP #ASIK #ProgramASIK #Sedekah #Infak #Zakat #LiterasiZakat #GerakanBerbagi #GenerasiPeduli #Pendidikan #SMKN1Majalengka #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Perkuat Pendamping Program Balai Ternak untuk Kemandirian Mustahik
10 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Dalam rangka menyambut pelaksanaan Program Balai Ternak BAZNAS dari BAZNAS Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan penguatan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada pendamping program, Senin (10/8/2026), bertempat di ruang kerja Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan implementasi program pendayagunaan zakat produktif yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian ekonomi mustahik melalui sektor peternakan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi Kepala Pelaksana, Sekretaris, Kepala Divisi SDM, Administrasi dan Umum, serta Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Protokoler, memberikan arahan kepada pendamping program yang telah dinyatakan lulus seleksi.
Dalam arahannya, H. Agus Asri Sabana menekankan bahwa pendamping program memiliki peran strategis dalam memastikan Program Balai Ternak berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi mustahik.
“Peran pendamping jangan hanya bertumpu pada tugas pendampingan. Harus ada inovasi dan gagasan bagaimana kelompok ternak nantinya dapat terus berkembang dan memiliki kemandirian,” ujar H. Agus Asri Sabana.
Ia menegaskan, pendamping diharapkan mampu menjadi penggerak yang dapat mengidentifikasi potensi, membangun kapasitas kelompok, serta melahirkan berbagai inovasi dalam pengembangan usaha peternakan.
Dengan demikian, Program Balai Ternak BAZNAS tidak berhenti pada pemberian bantuan sarana produksi, tetapi berkembang menjadi program pemberdayaan mustahik yang berkelanjutan, produktif, dan mampu menciptakan peningkatan kesejahteraan.
Penguatan Kapasitas Pendamping
Melalui kegiatan penguatan dan penyerahan SK tersebut, pendamping program memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep, mekanisme pelaksanaan, tata kelola, hingga strategi pengembangan Program Balai Ternak BAZNAS.
Pendampingan menjadi salah satu komponen penting dalam keberhasilan program. Pendamping diharapkan mampu memastikan proses pemberdayaan berjalan sesuai dengan tujuan, sekaligus membantu kelompok mustahik dalam menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha peternakan.
Program Balai Ternak BAZNAS sendiri merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat produktif yang dirancang untuk membangun kemampuan ekonomi mustahik. Pendekatan yang digunakan tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong penerima manfaat agar mampu mengelola bantuan menjadi aktivitas ekonomi produktif.
Membangun Usaha Peternakan Berbasis Komunitas
Balai Ternak BAZNAS dirancang sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas melalui pengembangan usaha peternakan yang terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, para mustahik tidak hanya memperoleh dukungan sarana produksi, tetapi juga mendapatkan pendampingan, pembinaan usaha, penguatan kelembagaan kelompok, serta edukasi mengenai tata kelola usaha yang berkelanjutan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengelola usaha, mengembangkan populasi dan produktivitas ternak, memperkuat kelembagaan, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Pada tahap berikutnya, penerima manfaat diharapkan dapat berkembang dari mustahik penerima bantuan menjadi pelaku usaha produktif yang mandiri, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarganya.
Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa program pemberdayaan seperti Balai Ternak merupakan salah satu bentuk nyata pengelolaan zakat yang diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang.
Menurutnya, zakat tidak hanya memiliki dimensi sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat apabila dikelola secara tepat, terencana, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan kapasitas, pendampingan yang berkesinambungan, serta pengembangan usaha produktif, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap Program Balai Ternak dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas manfaat zakat dan berkontribusi terhadap pengurangan kemiskinan serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Majalengka.
Ke depan, sinergi antara BAZNAS, pendamping, kelompok penerima manfaat, dan berbagai pihak terkait diharapkan mampu menciptakan ekosistem peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Zakat tumbuh, mustahik berdaya, ekonomi umat semakin kuat.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BalaiTernakBAZNAS#ZakatProduktif#PemberdayaanMustahik#MustahikBerdaya#KemandirianEkonomi#EkonomiUmat#Peternakan#ZakatUntukKesejahteraan#Majalengka#ZakatMembangunUmat
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengenal 13 Program Prioritas BAZNAS RI 2026–2031, Zakat untuk Kemandirian Masyarakat
10 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menetapkan 13 program prioritas untuk periode 2026–2031 sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program-program tersebut dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga memberikan perlindungan sosial, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang ekonomi, serta mendorong masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri.
Melalui berbagai program tersebut, zakat diharapkan dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
13 Program Prioritas BAZNAS RI 2026–2031
Berikut 13 program prioritas BAZNAS RI yang penting diketahui masyarakat:
1. BAZNAS Siaga Kemiskinan
Program ini memberikan bantuan dan perlindungan sosial secara langsung kepada masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Bantuan diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendasar sekaligus memberikan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang paling rentan.
2. BAZNAS Tanggap Bencana
BAZNAS Tanggap Bencana merupakan bentuk respons kemanusiaan dalam menghadapi bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Program ini mencakup aksi cepat tanggap, evakuasi, distribusi bantuan darurat, serta berbagai dukungan bagi masyarakat terdampak.
3. Beasiswa Cendekia BAZNAS
Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam memutus mata rantai kemiskinan. Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS, pelajar dan mahasiswa kurang mampu mendapatkan dukungan biaya pendidikan, perlengkapan belajar, serta pembinaan karakter.
4. Rumah Sehat & Kartu Sehat BAZNAS
Program kesehatan ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat kurang mampu terhadap layanan kesehatan. Bentuknya antara lain penyediaan layanan kesehatan gratis atau terjangkau bagi para mustahik.
5. Rumah Layak Huni BAZNAS
Masih adanya keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni menjadi perhatian dalam program pemberdayaan zakat. Melalui Rumah Layak Huni BAZNAS, rumah penerima manfaat diperbaiki atau direnovasi agar menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.
6. Bantuan Permodalan BAZNAS Berbasis Masjid dan Majelis Taklim
Program ini mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berbasis syariah. Pemberdayaan dilakukan dengan menjadikan masjid dan majelis taklim sebagai pusat penguatan komunitas dan aktivitas ekonomi produktif.
7. Rumah Terang BAZNAS
Rumah Terang BAZNAS berfokus pada penyediaan sarana penerangan dan akses listrik bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil maupun rumah tangga yang belum mendapatkan akses penerangan secara memadai.
8. BAZNAS Balai Ternak
Sektor peternakan menjadi salah satu bidang pemberdayaan ekonomi produktif. Melalui Balai Ternak BAZNAS, kelompok peternak mustahik mendapatkan dukungan berupa bibit ternak, sarana pendukung, serta pendampingan teknis agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
9. Lumbung Pangan BAZNAS
Program Lumbung Pangan BAZNAS diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan. Para petani mustahik memperoleh pendampingan dan dukungan usaha agar produktivitas serta kesejahteraan mereka dapat meningkat.
10. Mualaf Center BAZNAS
Mualaf Center BAZNAS memberikan pendampingan kepada para mualaf melalui pembinaan akidah, pendidikan keagamaan, serta dukungan sosial dan ekonomi. Program ini diharapkan membantu para mualaf menjalani kehidupan keagamaan sekaligus meningkatkan kemandirian sosial-ekonomi.
11. Sekolah dan Pesantren Layak Belajar BAZNAS
Peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui perbaikan fasilitas pendidikan. Program ini mendukung peningkatan sarana dan prasarana belajar-mengajar di sekolah maupun pesantren yang membutuhkan.
12. Air Bersih BAZNAS
Akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Program Air Bersih BAZNAS menghadirkan infrastruktur air bersih dan bantuan distribusi air bagi wilayah yang menghadapi kekeringan maupun krisis air.
13. Bank Sampah BAZNAS
Program Bank Sampah BAZNAS menggabungkan aspek pemberdayaan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat didorong untuk mengelola sampah secara terpadu sehingga sampah dapat memiliki nilai tambah sekaligus menciptakan peluang ekonomi.
Zakat untuk Perlindungan dan Pemberdayaan
Keberadaan 13 program prioritas tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan zakat memiliki cakupan manfaat yang luas. Zakat tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat diarahkan untuk membangun fondasi kehidupan yang lebih baik.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, hunian, air bersih, penerangan, ketahanan pangan, peternakan, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi dan lingkungan, zakat diarahkan agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat, memahami program-program tersebut juga menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.
Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang memberikan bantuan hari ini. Zakat juga merupakan ikhtiar untuk membina, memberdayakan, dan mengantarkan mustahik menuju kemandirian hidup.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk turut menghadirkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS dan bersama-sama hadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi sesama.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Zakat #ProgramPrioritasBAZNAS #ZakatUntukKemandirian
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Bersama Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Zakat Anda Mengubah Masa Depan Mereka
MAJALENGKA Pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membangun masa depan generasi bangsa. Namun, bagi sebagian siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, keterbatasan ekonomi masih menjadi tantangan dalam melanjutkan pendidikan. Di sinilah kepedulian dan kebersamaan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki peran yang sangat berarti.
Melalui program beasiswa dan bantuan stimulan biaya pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkomitmen membantu siswa dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta meraih cita-cita.
Program tersebut menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan dan investasi sosial untuk membangun generasi yang berilmu, mandiri, dan berakhlak.
Zakat Menguatkan Langkah Mereka Meraih Pendidikan
Keterbatasan biaya pendidikan dapat menjadi hambatan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kebutuhan biaya sekolah, perlengkapan pendidikan, transportasi, hingga kebutuhan perkuliahan sering kali menjadi beban tambahan bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Melalui dukungan para muzaki, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan bantuan pendidikan secara tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus memberikan kesempatan kepada para pelajar dan mahasiswa untuk tetap fokus belajar.
Sebab, setiap anak memiliki hak untuk bermimpi, belajar, dan mengembangkan kemampuannya. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi alasan terhentinya sebuah cita-cita.
Kebersamaan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan lembaga pendidikan. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu instrumen penting untuk menghadirkan kepedulian tersebut.
Ketika seorang muzaki menunaikan zakatnya melalui lembaga pengelola zakat yang amanah, sebagian rezekinya dapat menjadi jalan bagi anak keluarga kurang mampu untuk membeli perlengkapan sekolah, memenuhi kebutuhan pendidikan, atau mempertahankan keberlanjutan studinya.
Dengan demikian, satu kepedulian dapat melahirkan banyak perubahan.
Hari ini, zakat yang ditunaikan mungkin terlihat sebagai sebuah kewajiban. Namun bagi penerima manfaat, zakat tersebut dapat menjadi harapan, semangat, dan kesempatan untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Dari Zakat Menjadi Harapan, Dari Pendidikan Menjadi Kemandirian
Islam mengajarkan bahwa setiap harta yang dimiliki manusia memiliki hak bagi mereka yang membutuhkan. Zakat bukan sekadar kewajiban membersihkan harta, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial dan sarana untuk memperkuat kehidupan umat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
“Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin...”(QS. At-Taubah: 60)
Melalui pengelolaan dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya memastikan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.
Dalam bidang pendidikan, manfaat tersebut diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat. Lebih jauh, pendidikan diharapkan menjadi jalan menuju kemandirian sehingga penerima manfaat kelak mampu meningkatkan taraf kehidupannya dan, pada waktunya, keluar dari lingkaran kemiskinan.
Karena itu, zakat Anda hari ini dapat menjadi ilmu yang terus mengalir manfaatnya untuk masa depan.
Mari Bersama Membangun Generasi Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzaki, dermawan, pelaku usaha, ASN, karyawan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Mari jadikan sebagian rezeki yang Allah SWT titipkan sebagai jalan kebaikan bagi anak-anak bangsa.
Zakat Anda dapat membantu mereka tetap bersekolah.Zakat Anda dapat membantu mereka melanjutkan kuliah.Zakat Anda dapat menguatkan langkah mereka meraih cita-cita.Dan zakat Anda dapat mengubah kehidupan mereka.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadirkan pendidikan yang lebih berkeadilan dan membangun generasi yang cerdas, berakhlak, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda
Mari tunaikan ZIS melalui kanal resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka:
???? BJB: 0137402262100???? BRI: 004601002689569???? BSI: 7313997361???? Mandiri: 1340000833334???? BJB Syariah: 5190301001182
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah???? Layanan Muzakki (WA): 0821-2416-9964?? Telp: (0233) 282414???? Email: [email protected]
Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Karena ketika kita berbagi rezeki untuk pendidikan, kita sedang membantu menyalakan cahaya masa depan.
Zakat Anda. Kepedulian Anda. Masa Depan Mereka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatPendidikan #BeasiswaBAZNAS #BantuanPendidikan #PeduliPendidikan #PendidikanUntukSemua #Majalengka #GenerasiMuda #MencerdaskanBangsa #BerbagiKebaikan
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Sampaikan Terima Kasih dan Selamat atas Amanah Baru Sukma Djaya Negara
MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Sukma Djaya Negara, S.H., M.Hum. atas pengabdian, kepemimpinan, dan keteladanan selama mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka periode 2025–2026.
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang dipercayakan kepada Sukma Djaya Negara sebagai Kepala Subdirektorat VA pada Direktorat V Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.
Ucapan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin selama beliau menjalankan tugas di Kabupaten Majalengka. BAZNAS berharap amanah baru tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan ketulusan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Terima kasih atas pengabdian, sinergi, dan kolaborasi yang telah terjalin selama menjalankan amanah di Kabupaten Majalengka. Semoga di tempat tugas yang baru senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian,” demikian ungkapan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Apresiasi atas Pengabdian di Kabupaten Majalengka
Selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sukma Djaya Negara menjadi bagian dari berbagai dinamika pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mengapresiasi semangat membangun sinergi dan kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan berkeadilan.
Sinergi antara lembaga pemerintah, penegak hukum, lembaga sosial, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemaslahatan bersama. Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya ta'awun, yakni saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan.
Selamat Mengemban Amanah Baru
Atas amanah baru yang diemban, keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan agar Sukma Djaya Negara senantiasa memperoleh petunjuk, kekuatan, kesehatan, kelancaran, serta keberkahan dari Allah SWT dalam menjalankan tugas.
Semoga amanah tersebut dapat menjadi jalan untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya...”(QS. An-Nisa: 58)
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap amanah merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran, profesionalisme, dan ketakwaan.
Silaturahmi dan Kolaborasi Terus Berlanjut
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap perpindahan tugas ini tidak menjadi akhir dari silaturahmi yang telah terjalin. Semangat kolaborasi dalam menghadirkan kebaikan dan kemaslahatan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut di mana pun tugas dan pengabdian dilaksanakan.
Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan:
Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama di Majalengka.
Selamat mengemban amanah baru, Bapak Sukma Djaya Negara, S.H., M.Hum.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah pengabdian dan menjadikan setiap amanah sebagai jalan kebermanfaatan bagi umat, bangsa, dan negara.
BAZNAS Kabupaten MajalengkaZakatmu, Harapan Mereka.Majalengka Langkung Sae, Sedekahnya Hade!
#BAZNASMajalengka #BAZNAS #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #SukmaDjayaNegara #KejaksaanNegeriMajalengka #KejaksaanAgung #SinergiKebaikan #Kolaborasi #Pengabdian #Amanah #Majalengka #Zakat #Sedekah #Infak #KebaikanUntukSesama
BERITA09/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Muhammad Iqbal Shafa, S.T.
Majalengka — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Bapak Muhammad Iqbal Shafa, S.T. ????
Di momen bertambahnya usia tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, kelancaran rezeki, serta kesuksesan dalam setiap langkah, ikhtiar, dan pengabdian.
“Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur yang penuh keberkahan, rezeki yang lancar, serta kemudahan dalam setiap urusan. Semoga semakin amanah dalam menjalankan tanggung jawab dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.”
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga berharap berbagai usaha, karya, dan ikhtiar yang dijalankan Muhammad Iqbal Shafa, S.T. dapat terus berkembang dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT. Setiap langkah dan karya yang dilakukan diharapkan menjadi jalan kebaikan serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Ucapan dan doa tersebut menjadi bagian dari bentuk apresiasi serta silaturahmi BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada keluarga besar dan para mitra yang senantiasa mendukung semangat kebaikan dan kemaslahatan di Kabupaten Majalengka.
Doa dan Harapan
Semoga di usia yang baru, Bapak Muhammad Iqbal Shafa, S.T. senantiasa diberikan kekuatan untuk menjalankan setiap amanah, keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan, serta keberhasilan dalam setiap ikhtiar.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan umur yang berkah, kesehatan, rezeki yang halal dan melimpah, keluarga yang sakinah, serta kesuksesan dunia dan akhirat.
Barakallahu fii umrik.Semoga senantiasa berada dalam lindungan, rahmat, dan ridha Allah SWT.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin. ????
BAZNAS Kabupaten MajalengkaZakatmu, Harapan MerekaMajalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade!#BAZNASMajalengka#BAZNAS#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#MuhammadIqbalShafa#SelamatUlangTahun#BarakallahuFiiUmrik#DoaBaik#BerbagiKebaikan#Majalengka#ZakatmuHarapanMereka#SucikanHartaKua
BERITA09/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Integrasikan DTSEN untuk Perkuat Ketepatan Sasaran ZIS-DSKL
Majalengka, 9 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) resmi mengintegrasikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL).
Langkah strategis tersebut diresmikan di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (6/8/2026), sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola data, meningkatkan transparansi, serta memastikan penyaluran ZIS-DSKL semakin tepat sasaran, akurat, efektif, dan berkelanjutan.
Integrasi data ini menjadi ikhtiar penting dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan amanah. Dengan tersedianya data yang terpadu, program pendistribusian dan pendayagunaan zakat diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus mengurangi potensi terjadinya penerimaan bantuan secara ganda.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua elemen utama yang menjadi perhatian, yakni mustahik sebagai penerima manfaat dan muzaki sebagai pembayar zakat.
Menurut Sodik Mudjahid, salah satu tantangan dalam pengelolaan zakat selama ini adalah belum optimalnya keterhubungan data antara kementerian, lembaga pemerintah, BAZNAS, lembaga amil zakat (LAZ), serta berbagai organisasi filantropi Islam yang mengelola dana sosial masyarakat.
BAZNAS mencatat terdapat sekitar 48 juta data mustahik dan 23 juta data muzaki hingga tahun 2026. Besarnya basis data tersebut membutuhkan sistem integrasi yang kuat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak menimbulkan persoalan pendataan ganda maupun ketidaktepatan sasaran.
“Oleh sebabnya, hari ini secara resmi kami launching tentang keterpaduan data-data itu, yakni data mustahik, yang dengan keterpaduan itu maka program mobilisasi ZIS serta pemberdayaan akan lebih terpadu, akurat, dan efisien,” ujar Sodik Mudjahid.
Satu Data ZIS-DSKL Dorong Tata Kelola Zakat yang Transparan
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., menegaskan bahwa integrasi Satu Data ZIS-DSKL dengan DTSEN merupakan instrumen strategis dalam membangun tata kelola zakat yang transparan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sistem data yang terintegrasi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS di seluruh Indonesia untuk meningkatkan akurasi dalam menentukan penerima manfaat. Dengan demikian, bantuan yang bersumber dari ZIS-DSKL dapat diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan.
Integrasi tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antara pengelolaan dana sosial keagamaan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Lewat Satu Data ZIS-DSKL, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bahu-membahu memperkuat dan memanfaatkan kemaslahatan ZIS-DSKL dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Rachmat Pambudy.
Kemenag: Integrasi Data Cegah Tumpang Tindih Bantuan
Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menekankan bahwa pembenahan dan integrasi data merupakan salah satu kunci penting dalam memastikan dana sosial keagamaan dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran.
Menurutnya, sistem pendataan yang akurat dan terpadu antarlembaga dapat membantu mencegah terjadinya tumpang tindih penerimaan bantuan. Di sisi lain, integrasi tersebut juga membuka peluang lebih besar untuk menemukan dan menjangkau masyarakat miskin yang selama ini belum tersentuh berbagai program bantuan.
“Kalau ini semua mau kita perbaiki datanya, kalau Anda sudah dapat di BAZNAS pusat, enggak usah dapat di BAZNAS daerah lagi, kalau sudah dapat dari BAZNAS, tidak usah dapat lagi dari Kementerian Sosial,” ujar Nasaruddin Umar.
Penerapan DTSEN dalam pengelolaan ZIS-DSKL menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan sistem pengelolaan zakat yang semakin amanah, transparan, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, penguatan integrasi data tersebut menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki sekaligus memastikan penyaluran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik yang berhak.
Hal ini sejalan dengan semangat BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun tata kelola zakat yang profesional dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Majalengka Langkung SAE.
Pejabat dan Pimpinan Lembaga Turut Hadir
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag.; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A.; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E.; Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A.; serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D.
Agenda tersebut juga diikuti jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama Kementerian Agama RI serta Kementerian PPN/Bappenas. Perwakilan BAZNAS dan LAZ tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia turut mengikuti kegiatan secara daring.
Dengan integrasi DTSEN dan Satu Data ZIS-DSKL, diharapkan pengelolaan zakat nasional semakin terarah, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.
Semoga ikhtiar kolaboratif ini menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan umat terhadap pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #DTSEN #ZISDSKL #SatuDataZISDSKL #Zakat #Infak #Sedekah #Mustahik #Muzaki #ZakatTepatSasaran #IndonesiaEmas2045 #KemaslahatanUmat #ZakatAmanah #ZakatProfesional
BERITA09/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS RI dan Kemensos Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Prasejahtera
09 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
JAKARTA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Sinergi ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong lulusan dari keluarga kurang mampu agar memiliki kemandirian sosial dan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan dalam audiensi BAZNAS RI dengan Kemensos RI yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Audiensi dihadiri Deputi II BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Ricco.
Dalam audiensi tersebut, kedua lembaga membahas sejumlah peluang kerja sama strategis, khususnya penguatan hilirisasi pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat. Upaya tersebut mencakup dukungan beasiswa pendidikan tinggi, fasilitasi berdasarkan hasil career mapping, penyediaan talent pool, serta penguatan kompetensi melalui program inkubasi karier.
BAZNAS RI Siapkan Dukungan Beasiswa
Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat menyampaikan bahwa BAZNAS RI memiliki sejumlah program beasiswa yang dapat mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Salah satunya melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) yang memberikan dukungan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penyelesaian skripsi bagi mahasiswa semester 5 hingga 8 yang menghadapi risiko putus kuliah karena keterbatasan ekonomi.
“Program tersebut juga memungkinkan untuk membantu lulusan Sekolah Rakyat yang berkesempatan melanjutkan ke Pendidikan Tinggi,” jelas Imdadun.
Menurutnya, dukungan BAZNAS RI tidak hanya diarahkan pada aspek pembiayaan pendidikan. BAZNAS RI juga siap bersinergi dalam program pemberdayaan lulusan Sekolah Rakyat agar memiliki keterampilan, memperoleh akses terhadap dunia kerja, dan mampu membangun kemandirian ekonomi setelah menyelesaikan pendidikan.
Penguatan Career Mapping dan Kompetensi
Dalam kerja sama tersebut, BAZNAS RI dan Kemensos RI juga membahas penguatan pendampingan berdasarkan hasil career mapping yang dilakukan sejak siswa berada di kelas XI.
Pemetaan tersebut bertujuan mengidentifikasi minat, potensi, dan arah masa depan siswa sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi, pendidikan vokasi, dunia kerja, maupun kewirausahaan.
Hasil pemetaan kemudian dapat diperkuat melalui penyediaan talent pool, pengembangan soft skill dan digital skill, serta program inkubasi karier. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kemensos Dorong Pendampingan Berkelanjutan
Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Ricco menyampaikan harapannya agar sinergi dengan BAZNAS RI dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Robben menekankan bahwa dukungan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan tidak berhenti pada pemberian beasiswa, tetapi juga mencakup pendampingan bagi anak dan orang tua.
“Kolaborasi nanti diharapkan tidak hanya sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga memberikan pendampingan, baik kepada anak maupun orang tua, supaya anak-anak ini nanti bisa lulus dengan tuntas,” ujar Robben.
Selain itu, sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat link and match antara lulusan Sekolah Rakyat dengan jaringan dunia kerja BAZNAS serta menghadirkan pendampingan berkelanjutan melalui Alumni Development Program.
“Peluang kerja sama inilah yang ingin kami mohonkan kepada BAZNAS agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak hanya naik kelas secara akademik, tetapi juga naik kelas secara ekonomi,” ucap Robben.
Kolaborasi untuk Penguatan Kesejahteraan
Penguatan sinergi antara BAZNAS RI dan Kemensos RI menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas kehidupannya.
Melalui dukungan pendidikan, pendampingan, penguatan keterampilan, serta akses terhadap dunia kerja dan kewirausahaan, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap penerima manfaat.
Upaya tersebut juga sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen pemberdayaan. Pengelolaan zakat yang tepat sasaran tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian sehingga penerima manfaat dapat berkembang secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI Agus Siswanto, Direktur Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, Kepala Bidang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Kemensos Mujiastuti, serta PIC Tim Kerja Penjaminan Mutu, Monev, dan Kerja Sama Pusdiklatbangprof Kemensos.
BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendukung semangat sinergi dan kolaborasi tersebut sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemanfaatan zakat bagi masyarakat. Semoga kolaborasi lintas lembaga ini menjadi jalan bagi semakin luasnya akses pendidikan, meningkatnya kapasitas masyarakat prasejahtera, serta terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten MajalengkaMenebar Zakat, Menguatkan Umat, Menghadirkan Manfaat.
#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #Kemensos #SekolahRakyat #BeasiswaBAZNAS #BeasiswaCendekiaBAZNAS #Pendidikan #Pemberdayaan #MasyarakatPrasejahtera #PengentasanKemiskinan #IndonesiaEmas2045 #ZakatUntukPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA09/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bayar Zakat Penghasilan, Bantu Keluarga Prasejahtera Bangkit dan Mandiri
09 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Menunaikan zakat penghasilan bukan sekadar bentuk ketaatan seorang muslim kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ikhtiar nyata dalam membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan kesejahteraan, serta keluar dari lingkaran kemiskinan.
Melalui pengelolaan dan penyaluran zakat yang amanah, tepat sasaran, serta berkelanjutan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak para muzaki untuk menunaikan zakat penghasilannya dan turut menghadirkan kebermanfaatan bagi para mustahik di Kabupaten Majalengka.
Setiap rezeki yang Allah SWT titipkan kepada seorang muslim, terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Karena itu, zakat menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Zakat Penghasilan, Wujud Ketaatan dan Kepedulian Sosial
Zakat penghasilan atau zakat profesi merupakan zakat yang ditunaikan atas penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi yang halal dan telah memenuhi ketentuan syariah, termasuk batas minimal nishab sesuai ketentuan yang berlaku.
Menunaikan zakat memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Dari sisi spiritual, zakat menjadi sarana menyucikan harta dan melatih keikhlasan serta kepedulian terhadap sesama. Sementara dari sisi sosial, zakat dapat menjadi instrumen distribusi ekonomi yang membantu masyarakat yang membutuhkan.
Beberapa keutamaan menunaikan zakat penghasilan antara lain:
1. Menyucikan harta dan jiwaZakat merupakan bentuk penyucian harta sekaligus pendidikan jiwa agar seorang muslim terhindar dari sifat kikir dan semakin memiliki kepedulian terhadap sesama.
2. Menunaikan kewajiban syariatZakat merupakan salah satu kewajiban dalam Islam bagi setiap muslim yang telah memenuhi persyaratan zakat, termasuk nishab sesuai jenis hartanya dan ketentuan syariah yang berlaku.
3. Memperkuat kepedulian sosialZakat yang dikelola secara profesional dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung berbagai program pemberdayaan.
4. Mendorong pemerataan kesejahteraanPenyaluran zakat secara tepat sasaran dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan membuka kesempatan bagi mustahik untuk meningkatkan taraf kehidupannya.
Zakat Tidak Sekadar Bantuan, tetapi Jalan Menuju Kemandirian
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar zakat tidak hanya dipandang sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Dengan pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan mustahik agar memiliki kehidupan yang lebih layak dan mandiri.
Manfaat zakat bagi keluarga prasejahtera dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk program, antara lain:
1. Pemenuhan kebutuhan dasarZakat dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok, termasuk pangan, kesehatan, serta kebutuhan tempat tinggal yang layak.
2. Dukungan pendidikanBantuan pendidikan dan beasiswa dapat membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap memperoleh kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
3. Pemberdayaan ekonomiZakat produktif dapat diarahkan untuk mendukung modal usaha, pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, serta pendampingan ekonomi bagi mustahik.
4. Mendorong transformasi mustahik menjadi muzakiDengan pendampingan yang berkelanjutan, bantuan zakat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat sehingga pada masa mendatang mereka berpotensi keluar dari status mustahik dan menjadi muzaki.
Dengan demikian, zakat yang ditunaikan hari ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar membangun masa depan keluarga prasejahtera yang lebih mandiri.
Tunaikan Zakat Penghasilan dengan Mudah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka
Masyarakat Kabupaten Majalengka yang telah memenuhi ketentuan wajib zakat dapat menunaikan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka secara mudah dan aman.
Besaran zakat penghasilan pada umumnya adalah 2,5 persen setelah memenuhi ketentuan nishab, dengan metode perhitungan yang mengikuti ketentuan syariah dan kebijakan zakat yang berlaku.
Pembayaran zakat dapat dilakukan melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan tahapan sebagai berikut:
Akses layanan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui halaman pembayaran zakat.
Hitung besaran zakat penghasilan menggunakan kalkulator zakat atau konsultasikan perhitungannya kepada petugas layanan muzaki.
Lengkapi data pembayaran secara benar untuk keperluan administrasi dan penerbitan Bukti Setor Zakat (BSZ).
Pilih metode pembayaran yang tersedia sesuai layanan resmi BAZNAS.
Tunaikan zakat dengan niat karena Allah SWT dan simpan bukti pembayaran sebagai dokumentasi.
Salurkan Zakat Anda melalui Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka
???? BJB: 0137402262100???? BRI: 004601002689569???? BSI: 7313997361???? Bank Mandiri: 1340000833334???? BJB Syariah: 5190301001182
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah???? Layanan Muzaki (WhatsApp): 0821-2416-9964?? Telepon: (0233) 282414???? Email: [email protected]
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk memastikan pembayaran zakat dilakukan melalui kanal resmi guna menjaga keamanan transaksi dan memastikan zakat tercatat serta dapat dikelola secara amanah.
Pada hakikatnya, zakat adalah bentuk syukur atas rezeki yang Allah SWT karuniakan. Ketika sebagian harta ditunaikan kepada yang berhak, keberkahan tidak hanya dirasakan oleh muzaki, tetapi juga menjadi harapan baru bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan.
Mari tunaikan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bersama zakat, kita hadirkan keberkahan, kuatkan kepedulian, dan ikhtiarkan keluarga prasejahtera untuk bangkit menuju kehidupan yang lebih mandiri.
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka...”(QS. At-Taubah: 103)
Tagar
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ZakatPenghasilan #ZakatProfesi #BayarZakat #TunaikanZakat #ZakatUntukMustahik #ZakatProduktif #PemberdayaanMustahik #KeluargaPrasejahtera #ZakatMajalengka #Muzaki #Mustahik #Sedekah #Infak #PeduliSesama
BERITA09/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Hadiri Harlah PKH ke-19, Perkuat Sinergi untuk Kemandirian KPM
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka serta berbagai unsur kelembagaan dalam ikhtiar menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin melalui kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan Hari Lahir (Harlah) Program Keluarga Harapan (PKH) ke-19 yang digelar di Buper Margatapa Majalengka, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka diwakili oleh Drs. H. Nursiwanjaya, selaku Dewan Pengawas, yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Ibu Hj. Iim Maemunah Suherman selaku Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Sosial, serta unsur Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka menyampaikan dukungan sekaligus ucapan selamat atas momentum Harlah PKH ke-19. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi seluruh pihak agar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi hingga mencapai graduasi sejahtera.
Menurutnya, keberhasilan program sosial tidak semata-mata diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari kemampuan keluarga penerima manfaat untuk berkembang, mandiri, dan pada akhirnya tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai filantropi Islam yang senantiasa mendorong terwujudnya kemandirian, kepedulian, dan kebermanfaatan. BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem kesejahteraan yang berkelanjutan.
Rangkaian Harlah PKH ke-19 berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan, di antaranya fun game dan bakti sosial. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan dan sosial kemasyarakatan.
Melalui sinergi yang kuat, diharapkan ikhtiar bersama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terus diperkuat. Sebab, sebagaimana nilai yang diajarkan dalam Islam, sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi sesamanya.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam berbagai ikhtiar sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat, dengan semangat mewujudkan Majalengka yang langkung sae, masyarakat yang mandiri, dan kehidupan yang lebih sejahtera.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #PKH #HarlahPKH #PKHKe19 #Majalengka #KPM #KemandirianKPM #GraduasiSejahtera #BaktiSosial #SinergiKebaikan #BerbagiManfaat
BERITA08/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Survei Calon Penerima Program Rumah Layak Huni di Desa Sindanghaji
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat ikhtiar dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Salah satu tahapan yang dilakukan adalah survei kelayakan terhadap calon penerima manfaat guna memastikan bantuan zakat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada Sabtu (8/8/2026), Kiki Aiman Malik, Staf Bidang Media BAZNAS Kabupaten Majalengka, melaksanakan survei kelayakan terhadap calon penerima bantuan RLHB atas nama Aan Anita, warga Dusun Tengah, RT 011/RW 003, Desa Sindanghaji, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.
Survei tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal calon penerima sekaligus melakukan verifikasi terhadap kebutuhan perbaikan rumah berdasarkan kriteria Program RLHB. Dalam pelaksanaannya, survei turut didampingi oleh Kepala Dusun Tengah Desa Sindanghaji.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi lantai dan tembok rumah masih dalam keadaan baik serta baru diperbaiki. Namun, bagian atap dan plafon rumah menjadi perhatian utama karena belum pernah mendapatkan penggantian sejak rumah tersebut pertama kali dibangun.
Kondisi atap dan plafon yang telah berusia cukup lama kini mulai mengalami kerapuhan dan kebocoran, terutama ketika hujan turun. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi penghuni apabila tidak segera dilakukan perbaikan.
Aan Anita merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT), sementara suaminya sehari-hari berikhtiar memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan camilan cilung di sejumlah sekolah dasar (SD). Dengan kondisi tersebut, kebutuhan perbaikan rumah menjadi salah satu hal yang cukup penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan keluarga.
Adapun permohonan bantuan yang diajukan dalam survei kali ini difokuskan pada perbaikan bagian atap dan plafon rumah. Perbaikan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah mitigasi agar kerusakan tidak semakin parah serta mencegah kemungkinan terjadinya bagian bangunan yang roboh akibat kondisi material yang telah rapuh.
Verifikasi untuk Memastikan Bantuan Tepat Sasaran
Survei lapangan merupakan bagian penting dalam proses pengajuan Program RLHB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Melalui tahapan ini, BAZNAS dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi rumah, keadaan calon penerima manfaat, serta tingkat kebutuhan perbaikan yang diperlukan.
Ikhtiar tersebut sejalan dengan prinsip pengelolaan zakat yang mengedepankan amanah, transparansi, ketepatan sasaran, dan kemaslahatan umat. Setiap pengajuan bantuan terlebih dahulu melalui proses verifikasi agar dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik yang membutuhkan.
Program Rumah Layak Huni BAZNAS tidak sekadar berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, sehat, dan bermartabat bagi keluarga penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan bertanggung jawab. Semoga ikhtiar bersama melalui zakat yang ditunaikan para muzaki menjadi jalan hadirnya keberkahan, perlindungan, dan peningkatan kualitas kehidupan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagaimana semangat zakat untuk menghadirkan kemaslahatan, setiap kepedulian yang ditunaikan melalui ZIS diharapkan mampu menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin langkung sae.
#BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #RumahLayakHuni #RLHB #ProgramRLHB #ZakatMajalengka #ZIS #ZakatUntukKemaslahatan #Mustahik #DesaSindanghaji #Palasah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA08/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Sinergi dengan KCD Wilayah IX Jawa Barat, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP & ASIK
Majalengka, 7 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui sosialisasi SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) bersama para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Kabupaten Majalengka di lingkungan KCD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala KCD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Irman Khaeruman, S.H.I., M.M., serta para kepala satuan pendidikan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara BAZNAS dan satuan pendidikan. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
“Melalui SIGAP dan ASIK, kita ingin membangun budaya bersedekah dan berinfak sejak dari lingkungan pendidikan. Anak-anak diajarkan untuk peduli, sementara guru dan tenaga kependidikan menjadi teladan dalam berbagi,” ungkap H. Agus Asri Sabana.
Membangun Generasi Peduli Melalui SIGAP
Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) telah berjalan lebih dari satu tahun dan terus memperoleh respons positif dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Majalengka.
Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada generasi muda. Pelaksanaannya dikembangkan melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, serta Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan telah menjangkau berbagai jenjang pendidikan.
Melalui SIGAP, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada pentingnya sedekah dan infak, tetapi juga diajak memahami bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, memiliki nilai kebermanfaatan bagi sesama.
Hal tersebut sejalan dengan semangat ajaran Islam bahwa harta yang dibagikan di jalan kebaikan merupakan bentuk ibadah sekaligus sarana menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
ASIK Dorong Keteladanan Guru dan Tenaga Kependidikan
Selain SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) yang menyasar guru, tenaga kependidikan, serta pegawai di lingkungan satuan pendidikan.
Jika SIGAP diarahkan untuk membangun karakter kepedulian di kalangan siswa, ASIK diharapkan menjadi sarana bagi para guru dan pegawai untuk memberikan keteladanan nyata dalam budaya bersedekah dan berinfak.
Dengan demikian, gerakan kepedulian dapat tumbuh secara bersama-sama. Siswa belajar untuk berbagi, sedangkan para pendidik dan tenaga kependidikan memberikan contoh melalui amal nyata.
Sinergi Penghimpunan ZIS di Lingkungan Pendidikan
Pengembangan SIGAP dan ASIK juga mendapatkan ruang fleksibilitas dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan.
Fleksibilitas tersebut memungkinkan pelaksanaan program disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah. Sinergi juga dapat dikembangkan melalui program Jalinka, sehingga gerakan penghimpunan ZIS di lingkungan pendidikan dapat berjalan secara lebih adaptif, terarah, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara BAZNAS, KCD Wilayah IX, dan satuan pendidikan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperluas ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka.
Menebar Kebaikan, Menguatkan Kebermanfaatan
BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak, peduli, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Melalui semangat SIGAP dan ASIK, budaya berbagi diharapkan semakin mengakar di lingkungan pendidikan. Sedekah dan infak bukan sekadar aktivitas penghimpunan dana, melainkan bagian dari pendidikan karakter sekaligus jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Semoga sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, KCD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, serta seluruh satuan pendidikan semakin kokoh dan istiqamah dalam menumbuhkan gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, semoga setiap kebaikan yang dihimpun dapat menjadi amal jariyah serta membawa keberkahan bagi para muzakki, munfiq, penerima manfaat, dan seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka.
Bersama zakat, infak, dan sedekah, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan Majalengka Langkung SAE.#BAZNASMajalengka #SIGAP #ASIK #Sedekah #Infak #ZIS #Pendidikan #KCDWilayahIX #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #GerakanSedekah #PeduliSesama #BerbagiKebaikan
BERITA08/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Wakil Bupati Majalengka Raih LPM Award 2026, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat
MAJALENGKA 08-08-2026 Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali menorehkan prestasi dalam bidang pemberdayaan masyarakat. Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam kategori Dukungan terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan Menuju Indonesia Maju.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang LPM Award 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ke-26 serta Pengukuhan Pengurus DPP LPM RI Periode 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat, 7 Agustus 2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian penting dari proses pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Penghargaan Menjadi Motivasi untuk Terus Berkolaborasi
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas, kemandirian, serta kesejahteraan masyarakat.
Melalui penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka diharapkan semakin terdorong untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama berbagai lembaga kemasyarakatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembangunan yang partisipatif, mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan masyarakat sebagai salah satu kekuatan utama dalam proses pembangunan.
Bagi Kabupaten Majalengka, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari capaian pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat diberikan ruang untuk berpartisipasi, berdaya, dan ikut mengambil peran dalam menentukan arah kemajuan daerah.
Semangat Gotong Royong untuk Majalengka yang Lebih Baik
Dalam perspektif Islam, pemberdayaan masyarakat sejalan dengan semangat ta'awun, yakni saling menolong dalam kebaikan dan kemaslahatan. Pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama juga mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari ajaran Islam.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa...”(QS. Al-Ma'idah: 2)
Semangat tersebut menjadi relevan dalam membangun daerah, karena kemajuan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, penghargaan LPM Award 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah capaian seremonial, tetapi menjadi energi positif untuk memperluas gerakan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Majalengka.
Mendorong Masyarakat Semakin Berdaya dan Mandiri
Keberadaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat di tingkat desa dan kelurahan memiliki posisi strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan proses pembangunan.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, berbagai potensi lokal diharapkan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat membangun dari tingkat desa dan kelurahan juga sejalan dengan cita-cita menghadirkan Kabupaten Majalengka yang semakin maju, sejahtera, religius, serta memiliki masyarakat yang aktif dan mandiri.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas penghargaan yang diterima Wakil Bupati Majalengka tersebut.
Semoga penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan dan program pemberdayaan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Sebagaimana semangat membangun daerah yang terus digaungkan, mari bersama-sama memperkuat kepedulian, gotong royong, dan kolaborasi untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE.
Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan untuk kemajuan masyarakat menjadi amal kebaikan dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Selamat dan sukses atas diraihnya LPM Award 2026. Semoga menjadi inspirasi untuk terus mengabdi dan menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.
#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#LPMAward2026#WakilBupatiMajalengka#DenaMuhamadRamdhan#Majalengka#PemberdayaanMasyarakat#PemberdayaanDesa#LPM#KabupatenMajalengka#MajalengkaHadeGawe#BAZNASMajalengka#BAZNASRI#KolaborasiKebaikan
BERITA08/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
H. Agus Asri Sabana Terpilih sebagai Presidium KAHMI Jawa Barat Periode 2026–2031
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., terpilih sebagai Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat Periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Jawa Barat.
Terpilihnya H. Agus Asri Sabana sebagai salah satu Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat menjadi sebuah amanah sekaligus kepercayaan untuk turut berkontribusi dalam memperkuat peran organisasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat di Jawa Barat.
Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah baru yang dipercayakan kepada H. Agus Asri Sabana. Amanah tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian.
“Semoga amanah dalam menjalankan tugas, senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan keberkahan, serta mampu memperkuat kolaborasi dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.”
Dorong KAHMI Jawa Barat yang Lebih Kolaboratif
Sebagai Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031, H. Agus Asri Sabana diharapkan dapat turut mendorong terbangunnya sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat di antara seluruh elemen KAHMI di Jawa Barat.
Kolaborasi tersebut menjadi penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan sosial kemasyarakatan, sekaligus membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi kader dan keluarga besar KAHMI untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai pengabdian yang selama ini menjadi bagian penting dalam kiprah H. Agus Asri Sabana, termasuk melalui perannya sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Menjadi Bagian dari Ikhtiar Membangun Jawa Barat Istimewa
Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap amanah baru tersebut dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring kebaikan dan memperkuat kolaborasi lintas elemen di Jawa Barat.
Dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan pengabdian, MW KAHMI Jawa Barat diharapkan mampu terus memberikan kontribusi positif dan menghadirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan doa agar H. Agus Asri Sabana senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta petunjuk Allah SWT dalam menjalankan setiap amanah yang dipercayakan.
Semoga amanah tersebut menjadi jalan untuk memperluas kebermanfaatan, mempererat ukhuwah, dan menghadirkan semakin banyak kemaslahatan bagi masyarakat Jawa Barat.
Selamat dan sukses kepada H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. atas terpilihnya sebagai Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat Periode 2026–2031.
Semoga amanah, istiqamah dalam pengabdian, serta senantiasa mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT.
Majalengka Langkung Sae, Jawa Barat Istimewa.
BERITA08/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Berpartisipasi dalam GEBER Jumat Bersama Tim Bupati di Desa Biyawak
MAJALENGKA – BAZNAS Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Pada Jumat (7/8/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka berpartisipasi dalam kegiatan GEBER Jumat (Gerakan Jumat Bebersih dan Berkah) bersama Tim Bupati Majalengka yang dipusatkan di Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka diwakili oleh Drs. H. Nursiwanjaya selaku Dewan Pengawas yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran BAZNAS merupakan wujud komitmen lembaga dalam mendukung setiap ikhtiar pemerintah daerah yang membawa manfaat bagi umat serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan dan fasilitas umum bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bank Sampah Desa Biyawak untuk melihat secara langsung pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan di desa tersebut.
Partisipasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan ini merupakan implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan, memelihara lingkungan, serta mempererat ukhuwah melalui semangat ta'awun (tolong-menolong) dalam kebaikan. Allah SWT berfirman:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa."(QS. Al-Ma'idah: 2)
Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Majalengka yang bersih, sehat, dan penuh keberkahan.
GEBER Jumat merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang mengedepankan semangat gotong royong melalui kegiatan membersihkan lingkungan dan fasilitas umum. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat dengan melibatkan seluruh perangkat daerah serta berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Majalengka Langkung Sae.
BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bersama. Sinergi yang terus terjalin antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi amal saleh yang memberikan manfaat luas serta menghadirkan keberkahan bagi Kabupaten Majalengka.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #GEBERJumat #JumatBerkah #PeduliLingkungan #BankSampah #DesaBiyawak #Jatitujuh #KolaborasiKebaikan #ZakatUntukUmat
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Mendukung Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Tahun 2026
MAJALENGKA – BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi kemanusiaan bersama pemerintah daerah melalui penyerahan bantuan untuk mendukung kegiatan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., pada Jumat (7/8/2026) pukul 15.52 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Bantuan diterima secara langsung oleh Apip Supriyanto, S.Sos. sebagai perwakilan dari pelaksana kegiatan Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Penyerahan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS terhadap berbagai program sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat.
Iwan Setiawan, S.S. menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemaslahatan umat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.
"Allah SWT berfirman: 'Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.' (QS. Al-Ma'idah: 2). Ayat tersebut menjadi landasan bagi BAZNAS untuk terus membangun kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan."
Melalui dukungan terhadap Program Keluarga Harapan (PKH), BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga kurang mampu serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan dana ZIS melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kolaborasi yang baik antara BAZNAS dan Dinas Sosial diharapkan terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari hadirnya zakat sebagai instrumen pembangunan kesejahteraan umat.
Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal saleh yang bernilai ibadah, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat.
Hashtag
#BAZNASMajalengka #ProgramPKH #DinasSosialMajalengka #BantuanSosial #ZakatUntukKesejahteraan #KolaborasiKebaikan #BerbagiManfaat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatIndonesia #BAZNASRI #MajalengkaPedul
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga Desa Batujaya
MAJALENGKA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, kepada Bapak Roup, warga Blok Karya Laksana RT 02 RW 01, Desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, pada Jumat (7/8/2026) pukul 10.36 WIB.
Prosesi penyerahan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka serta didampingi oleh Kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Uju Juhara, S.Pd. Bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk nyata amanah para muzaki yang disalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran.
"Alhamdulillah, amanah zakat yang dititipkan para muzaki kembali dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga bantuan Rumah Layak Huni ini menjadi wasilah hadirnya kehidupan yang lebih baik, memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat, serta menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka," ujarnya.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar membangun kesejahteraan umat.
Program RLHB merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam bidang kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Kehadiran rumah yang sehat dan aman diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, serta memberikan ketenangan bagi keluarga penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun beribadah.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan zakat serta mewujudkan kesejahteraan bersama.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah para muzaki, memberikan keberkahan atas harta yang dizakatkan, serta menjadikan setiap program kemaslahatan yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai jalan menghadirkan manfaat yang luas bagi umat.
#BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #RLHB #BAZNASPeduli #ZakatMenyejahterakanUmat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #Cigasong #DesaBatujaya #BerkahZakat #MenebarKebaikan #UntukUmat #Majalengka #BAZNASRI
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Desa Kadipaten
Majalengka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 10.56 WIB, Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., M.H., CPM., menyerahkan bantuan kesehatan kepada Noer Rukieska, warga Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Majalengka di bidang kesehatan. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, sehingga diharapkan dapat meringankan beban yang dihadapi penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Fijay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka senantiasa berupaya menyalurkan amanah para muzaki secara tepat sasaran, profesional, transparan, dan akuntabel. Program bantuan kesehatan menjadi salah satu wujud nyata hadirnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat sekaligus bentuk ikhtiar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang telah memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi wasilah dalam membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa." (QS. Al-Ma'idah: 2).
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang amanah, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki akan terus dioptimalkan untuk membantu mustahik melalui berbagai program unggulan, termasuk bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Dengan demikian, kehadiran BAZNAS diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat serta mewujudkan Kabupaten Majalengka yang semakin religius, peduli, dan sejahtera.
Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi penerima manfaat, menjadi amal jariyah bagi para muzaki, serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanKesehatan #ZakatUntukKemanusiaan #BerbagiKebaikan #PeduliSesama #Majalengka #ZakatBerdaya #Infak #Sedekah #MenebarManfaat
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →