WhatsApp Icon
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
H. Idy Muzayyad: Beasiswa Vokasi BAZNAS Jadi Jalan Mustahik Menuju Kemandirian

MAJALENGKA Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi salah satu langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi bagi mustahik.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang digelar di BLK Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut H. Idy Muzayyad, program vokasi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Zakat Didorong untuk Memberikan Dampak Berkelanjutan

H. Idy Muzayyad menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik melalui keterampilan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan vokasi, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi ekonominya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk terus mentransformasikan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Kabupaten Majalengka sendiri menyasar 120 mustahik yang mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan keterampilan selama satu pekan.

Membuka Akses Mustahik ke Dunia Kerja

Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 tidak berhenti pada proses pelatihan. Program ini dibangun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, KADIN, Forum HRD hingga perusahaan sebagai mitra penyalur tenaga kerja.

Keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan kerja.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Shoetown Indonesia yang berperan sebagai offtaker sekaligus mitra dalam membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, program vokasi diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelatihan, keterampilan, dan kesempatan kerja.

Mustahik Naik Kelas

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan status sosial-ekonomi penerima manfaat.

Mustahik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diarahkan untuk memiliki kemampuan, penghasilan dan kemandirian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan penghasilan halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Pada akhirnya, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat melahirkan mustahik yang naik kelas menjadi pribadi mandiri, bahkan kelak mampu menjadi muzaki.

Kolaborasi Menjadi Kekuatan Program

H. Idy Muzayyad juga menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

Diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Majalengka menjadi contoh kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, serta dunia industri.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses menuju pekerjaan dan kemandirian ekonomi.

Dari Pelatihan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para peserta.

Pelatihan yang diberikan bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat, melainkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, BAZNAS terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat—dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju upaya membangun kemandirian untuk hari esok.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung SAE, dengan masyarakat yang semakin terampil, produktif, mandiri dan berdaya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumahnya Dilalap Api, Karno Hidayat Temukan Harapan Lewat Uluran Tangan BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah duka yang masih membekas akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumahnya, secercah harapan hadir untuk Bapak Karno Hidayat, warga Blok Rancabolang RT 02 RW 06, Desa Pasindangan, Kecamatan Jatitujuh. Dengan didampingi sang istri, beliau datang ke Posko BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka untuk menerima bantuan kebencanaan sebagai wujud kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin, 7 September 2026, oleh Eman Suherman bersama Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah berjuang bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang datang tanpa diduga.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT menghadirkan jalan pertolongan. Salah satunya melalui tangan-tangan kebaikan para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS agar dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Hadir Menguatkan di Saat Paling Sulit

Di Posko BTB BAZNAS Majalengka, suasana sederhana menjadi saksi pertemuan antara kepedulian dan harapan. Kehadiran Bapak Karno Hidayat bersama istrinya bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjadi gambaran bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya menghadapi musibah sendirian.

Bantuan kebencanaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran yang mengubah keseharian mereka.

Zakat Menjadi Cahaya bagi Mereka yang Diuji

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzaki diwujudkan menjadi bantuan nyata yang menghadirkan manfaat bagi para mustahik.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada Bapak Karno Hidayat beserta keluarga, mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih baik, serta menjadikan setiap uluran tangan kebaikan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT
18 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka MAJALENGKA Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) memperkuat aksi kemanusiaan dengan memobilisasi bantuan darurat dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya tanggap darurat tersebut dilakukan melalui pengerahan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ke wilayah terdampak untuk mendirikan posko kemanusiaan, dapur umum, memberikan pelayanan kesehatan, serta menyalurkan bantuan logistik kepada para korban. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan bahwa penanganan dampak gempa NTT terus diperkuat dengan berbagai bentuk bantuan, mulai dari sembako, makanan, tenda pengungsian, pelayanan kesehatan, perhatian khusus bagi ibu dan anak, hingga dukungan perbaikan fasilitas umum. Fasilitas yang menjadi perhatian dalam proses pemulihan antara lain sekolah, masjid, serta sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang mengalami kerusakan akibat bencana. “Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia.” Pernyataan tersebut disampaikan Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026). BAZNAS Kerahkan BTB dan RSB ke NTT Langkah tanggap darurat mulai dilakukan setelah gempa bumi mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026). BAZNAS RI menerjunkan personel BTB dan RSB ke Labuan Bajo untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak. Tim kemanusiaan kemudian bergerak mendirikan posko, menyiapkan dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat di Desa Reo, Kabupaten Manggarai. Mobilisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi kedaruratan bencana. Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas untuk Korban Gempa BAZNAS RI juga mengajak masyarakat, muzaki, munfiq, dan para donatur untuk turut mendukung proses penanganan serta pemulihan korban gempa di NTT. Dukungan melalui infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan diharapkan dapat memperkuat kerja tim yang saat ini berada di lapangan sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. “Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT.” Menurut Sodik, semangat kepedulian terhadap korban bencana merupakan bagian dari pengabdian kepada sesama sekaligus wujud rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. Puluhan Korban Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa di NTT yang diikuti 995 kali gempa susulan telah menimbulkan dampak cukup besar. Data sementara mencatat 53 orang meninggal dunia, 137 orang mengalami luka-luka, dan 5.659 warga harus mengungsi. Sementara itu, kerusakan tercatat pada 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di sejumlah kabupaten terdampak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi juga membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk proses pemulihan dan rehabilitasi. Momentum Kemerdekaan untuk Menguatkan Kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang aksi kemanusiaan BAZNAS RI di NTT sebagai bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi nilai penting dalam kehidupan berbangsa. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Melalui gerakan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya, BAZNAS terus mendorong terwujudnya solidaritas kemanusiaan serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat, termasuk bagi saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #GempaNTT #NTT #BantuanKemanusiaan #BAZNASSigap #BAZNATTanggapBencana #RumahSehatBAZNAS #DonasiKemanusiaan #Infak #Sedekah #HUTRI81 #KemerdekaanRI #IndonesiaPeduli #SolidaritasKemanusiaan #TanggapBencana
BERITA18/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri HUT ke-81 RI, Momentum Memperkuat Gotong Royong dan Pembangunan Berkeadilan
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri HUT ke-81 RI, Momentum Memperkuat Gotong Royong dan Pembangunan Berkeadilan
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Majalengka di Lapangan GGM Majalengka, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, organisasi kemasyarakatan, lembaga daerah, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Majalengka di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perumahan, infrastruktur, pertanian, ketahanan pangan, hingga pertumbuhan ekonomi. Ketua BAZNAS: Kemerdekaan Harus Melahirkan Kemaslahatan Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam momentum nasional tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat. H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterjemahkan menjadi ikhtiar nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kemerdekaan adalah nikmat besar dari Allah SWT yang harus kita syukuri dengan kerja nyata. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan memperkuat kepedulian, gotong royong, pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan kemaslahatan dan kebermanfaatan bagi sesama,” ujar H. Agus Asri Sabana. Ia menambahkan, zakat, infak, dan sedekah merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berikhtiar membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Dengan sinergi dan semangat kebersamaan, insyaallah pembangunan yang berkeadilan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus kita dorong,” tambahnya. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya ta'awun atau saling menolong dalam kebaikan serta memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Bupati Paparkan Capaian Pembangunan Majalengka Dalam amanatnya, Bupati Eman Suherman menyampaikan sejumlah indikator perkembangan pembangunan Kabupaten Majalengka. Di bidang pendidikan, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat dari 7,53 tahun pada 2024 menjadi 7,81 tahun pada 2025. Pemerintah Kabupaten Majalengka juga melanjutkan program Satu Desa Satu Sarjana. Pada 2025 sebanyak 70 kuota telah disalurkan, sementara pada 2026 program tersebut dilanjutkan melalui kerja sama dengan Universitas Teknologi Bandung. Program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sekaligus mengikuti program kerja di Jepang. Dari sisi sarana pendidikan, pembangunan melalui APBN mencakup 40 SD, 25 SMP, dan 66 PAUD. Sementara melalui APBD, Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan rehabilitasi terhadap 18 SD dan lima SMP. Umur Harapan Hidup Meningkat Pada sektor kesehatan, Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Kabupaten Majalengka meningkat dari 74,98 tahun pada 2024 menjadi 75,32 tahun pada 2026. Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Majalengka. 4.122 Rumah Tidak Layak Huni Ditangani Di sektor perumahan, Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat penanganan 4.122 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sepanjang 2026. Rinciannya meliputi 2.122 unit melalui BSPS Kementerian PKP, 1.715 unit melalui Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK), 250 unit melalui program CSR, serta 35 unit melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah. Pembangunan Jalan Mencapai 117 Kilometer Pada bidang infrastruktur, pembangunan jalan di Kabupaten Majalengka pada 2026 mencapai 117 kilometer. Capaian tersebut turut mendorong tingkat kemantapan jalan daerah hingga 90,95 persen. Pemerintah daerah juga memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan dan dukungan jaringan irigasi. Sebanyak 119 unit irigasi perpompaan dan 37 unit irigasi perpipaan telah disalurkan. Sementara melalui dukungan Inpres Nomor 6 Tahun 2025 dari BBWS Cimanuk Cisanggarung, rehabilitasi jaringan irigasi pada 2026 dilakukan pada 12 daerah irigasi dengan cakupan 556 hektare dan nilai Rp2,6 miliar. Selain itu, terdapat pembangunan 27 titik sumur JIAT dengan nilai mencapai Rp48,6 miliar. Majalengka Surplus Beras 122.421 Ton Capaian ketahanan pangan juga menjadi salah satu perhatian dalam amanat Bupati. Hingga Juli 2026, Kabupaten Majalengka mencatat surplus beras sebanyak 122.421 ton. Kebutuhan beras tercatat 171.666 ton, sedangkan ketersediaannya mencapai 294.086 ton. Untuk komoditas jagung, surplus mencapai 13.755 ton, dengan kebutuhan 29.157 ton dan ketersediaan 33.920 ton. Dukungan kepada petani juga terlihat dari penyerapan pupuk subsidi. Penyerapan pupuk Urea mencapai 55,36 persen atau 20.153 ton dari alokasi 36.400 ton, sedangkan pupuk NPK telah terserap 60,01 persen atau 17.110 ton dari alokasi 28.514 ton. Pertumbuhan Ekonomi Majalengka Capai 6,86 Persen Di sektor ekonomi, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Majalengka meningkat dari 6,38 persen menjadi 6,86 persen pada 2025. Angka tersebut tercatat sebagai pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat. Pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,62 persen, sementara angka kemiskinan tercatat turun menjadi 10,31 persen. Bupati Eman menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh elemen pembangunan di Kabupaten Majalengka. Kemerdekaan Menjadi Energi Baru untuk Membangun Majalengka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat tersebut sejalan dengan prinsip zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat, pembangunan diharapkan semakin inklusif dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat hingga ke pelosok desa. “Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk terus menebar kebaikan. Dengan kebersamaan, kepedulian dan keikhlasan dalam berbuat, insyaallah Majalengka semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan pembangunan semakin menghadirkan kemaslahatan,” pungkas H. Agus Asri Sabana. Semangat kemerdekaan pun diharapkan terus menjadi energi untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui kerja bersama, pelayanan yang amanah, pembangunan yang berkeadilan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.BAZNASMajalengka#BAZNAS#HUTRI81#HUTKemerdekaanRI#KemerdekaanIndonesia#Majalengka#MajalengkaMaju#MajalengkaSejahtera#Zakat#Infak#Sedekah#ZIS#KemaslahatanUmat#GotongRoyong#IndonesiaEmas#KemerdekaanKe81#PembangunanMajalengka
BERITA17/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
USAI UPACARA HUT KE-81 RI, BUPATI MAJALENGKA APRESIASI DUTA LITERASI ASEAN DARI KERTAJATI
USAI UPACARA HUT KE-81 RI, BUPATI MAJALENGKA APRESIASI DUTA LITERASI ASEAN DARI KERTAJATI
MAJALENGKA 17 Agustus 2026 Momen penuh kebanggaan terjadi sesaat setelah Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Majalengka di Lapangan GGM Majalengka, Senin (17/8/2026). Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Ibu Dewi Mayasari, S.Sm., warga Kecamatan Kertajati yang telah mengharumkan nama Majalengka melalui kiprahnya di bidang literasi hingga tingkat ASEAN. Dewi Mayasari dipercaya mewakili ASEAN dalam agenda literasi dan dijadwalkan tampil di Malaysia dan Brunei Darussalam. Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Majalengka kepada putra-putri daerah yang mampu membawa nama baik Majalengka hingga ke tingkat internasional. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eman Suherman menyampaikan doa dan harapan agar perjalanan serta penampilan Dewi Mayasari di Malaysia dan Brunei Darussalam berjalan lancar dan sukses serta membawa harum nama Kabupaten Majalengka. ???? “Semoga lancar dan sukses. Semoga dapat membawa harum nama Majalengka,” doa dan dukungan Bupati Eman Suherman. ???? Ketua BAZNAS Majalengka Turut Mendoakan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut memberikan doa dan dukungan atas langkah Dewi Mayasari membawa nama Majalengka ke panggung internasional. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran, kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah Ibu Dewi Mayasari. Semoga penampilannya di Malaysia dan Brunei Darussalam berjalan sukses, membawa nama baik Majalengka dan Indonesia, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai ilmu, literasi, dan berkarya untuk kemaslahatan.”— H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, prestasi dan keberanian putra-putri daerah untuk tampil di tingkat internasional merupakan bagian dari energi positif dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat. ? Dari Kertajati untuk ASEAN.? Dari Majalengka untuk dunia. Semoga langkah Dewi Mayasari menjadi inspirasi bagi masyarakat Majalengka, khususnya generasi muda, untuk terus membaca, belajar, berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik daerah ke tingkat dunia. ???????? Selamat berjuang, Ibu Dewi Mayasari!Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah, melancarkan perjalanan, memberikan kesuksesan, dan menjadikan perjuangan ini sebagai jalan untuk mengharumkan nama Majalengka dan Indonesia. ???? Majalengka Langkung SAE — Berprestasi, Menginspirasi, Mendunia! ?????????? #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #DewiMayasari #DutaLiterasi #LiterasiASEAN #Kertajati #Majalengka #MajalengkaBerprestasi #MajalengkaMendunia #HUTRI81 #HUTKemerdekaanRI #LiterasiIndonesia #IndonesiaMendunia #BanggaMajalengka #GenerasiMuda #InspirasiMajalengka
BERITA17/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
AKSI HEROIK 32 PASKIBRAKA MAJALENGKA SUKSES MEMUKAU TAMU UNDANGAN
AKSI HEROIK 32 PASKIBRAKA MAJALENGKA SUKSES MEMUKAU TAMU UNDANGAN
MAJALENGKA Ada momen istimewa dan penuh kejutan selepas Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Majalengka di Lapangan GGM Majalengka, Senin (17/8/2026). Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Majalengka Tahun 2026 kembali mencuri perhatian. Usai menuntaskan tugas utama dalam upacara, para putra-putri terbaik Majalengka tersebut menghadirkan aksi spontan penuh energi dengan bernyanyi sambil diiringi gerakan tubuh yang kompak dan ekspresif di hadapan Bupati Majalengka, Eman Suherman, beserta jajaran Forkopimda dan para tamu undangan. Penampilan tersebut sontak menciptakan suasana berbeda. Setelah sebelumnya tampil penuh disiplin dan ketegasan sebagai pengibar Sang Merah Putih, para Paskibraka menunjukkan sisi lain mereka sebagai generasi muda yang kreatif, percaya diri, kompak, dan penuh semangat kebangsaan. Sorak dan antusiasme para tamu undangan pun mengiringi penampilan 32 Paskibraka tersebut. Momen ini menjadi salah satu bagian yang berkesan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Majalengka. ? Dari lapangan upacara, lahir sebuah persembahan.Bukan hanya tentang barisan dan langkah tegap, tetapi juga tentang keberanian untuk berekspresi, kebersamaan, dan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. 32 Paskibraka Majalengka telah menunjukkan bahwa disiplin dan kreativitas dapat berjalan beriringan. ???????? Semoga semangat, kekompakan, dan keberanian mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda Majalengka untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan daerah. ???????? Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!Terus Bergerak, Terus Berkarya untuk Majalengka dan Indonesia! tonton aksinya di sini ; https://youtube.com/shorts/bkaIo5vwXP8?si=1VDqR_cF5Or3rz1I #HUTRI81 #HUTKemerdekaanRI #PaskibrakaMajalengka #Paskibraka2026 #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #IndonesiaMerdeka #GenerasiMuda #GenerasiEmasIndonesia #SemangatKemerdekaan #PemudaMajalengka #MajalengkaMaju #IndonesiaEmas #KemerdekaanRI
BERITA17/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Usai Upacara HUT ke-81 RI, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 9 Anak Yatim Piatu
Usai Upacara HUT ke-81 RI, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 9 Anak Yatim Piatu
MAJALENGKA Selepas mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan GGM Majalengka, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana bersama jajaran BAZNAS langsung melanjutkan langkah kebaikan dengan mengunjungi keluarga penerima manfaat di Dusun Cangkuang RT 002/RW 008, Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Senin (17/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan sosial kepada sembilan anak yatim piatu yang berada dalam satu Kartu Keluarga (KK). Bantuan yang diberikan berupa 5 paket sembako, 10 kilogram beras, serta uang tunai sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, didampingi Kepala Divisi Hukum, Humas dan Protokoler, Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, serta tim media BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya membantu kelompok yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. “Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyambung kasih sayang bagi anak-anak yatim piatu. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada para muzaki, munfik, dan seluruh pihak yang terus mendukung gerakan kebaikan melalui BAZNAS,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Wujud Kepedulian Setelah Upacara Kemerdekaan Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi refleksi atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kepedulian, gotong royong, dan aksi nyata untuk sesama. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat kemerdekaan tersebut diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Usai mengikuti upacara, jajaran BAZNAS memilih untuk melanjutkan agenda dengan mengunjungi langsung keluarga penerima manfaat. Langkah tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Terlebih, perhatian kepada anak yatim merupakan bagian dari ajaran Islam yang sangat ditekankan. Al-Qur’an berulang kali mengingatkan umat Islam agar tidak mengabaikan hak dan kebutuhan anak yatim serta senantiasa memberikan perlindungan dan kepedulian kepada mereka. Sembilan Anak Yatim Piatu dalam Satu Keluarga Kondisi sembilan anak yatim piatu yang berada dalam satu KK menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran lembaga zakat diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban kehidupan mereka. Bantuan berupa sembako dan beras diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sementara bantuan uang tunai dapat digunakan untuk kebutuhan lain yang mendesak. Penyerahan secara langsung juga menjadi sarana bagi BAZNAS untuk melihat kondisi penerima manfaat sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan. Menguatkan Semangat Berbagi BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui lembaga resmi bukan sekadar kewajiban dan ibadah personal, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS diharapkan menjadi amal jariyah dan menghadirkan manfaat bagi mustahik. Sebagaimana semangat yang terus digaungkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, kebaikan akan semakin besar ketika dilakukan bersama-sama. Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali meneguhkan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan berbagi bersama masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menjalankan amanah umat serta memberikan keberkahan kepada seluruh muzaki, munfik, mustahik, donatur, dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari setiap gerakan kebaikan. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#AnakYatim#YatimPiatu#PeduliYatim#SantunanYatim#BerbagiKebaikan#Sedekah#Infak#Zakat#ZIS#Majalengka#Jatiwangi#DesaCicadas#HUTRI81#KemerdekaanRI#IndonesiaMerdeka#KebaikanTanpaBatas
BERITA17/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS, Danantara, Kemenkop, dan MES Perkuat Ekosistem Zakat dan Koperasi Syariah
BAZNAS, Danantara, Kemenkop, dan MES Perkuat Ekosistem Zakat dan Koperasi Syariah
16 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka JAKARTA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Kementerian Koperasi Republik Indonesia, dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang penguatan ekosistem zakat dan koperasi syariah di Jakarta, Kamis (13/8/2026). Kolaborasi empat lembaga tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi syariah, masjid, pesantren, serta ekosistem keuangan syariah. Kerja sama juga mencakup edukasi dan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan BUMN. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan, MoU tersebut diarahkan untuk memperkuat kemitraan dalam pengelolaan zakat yang akuntabel, profesional, dan berdampak, sekaligus memperluas jangkauan program pendistribusian serta pendayagunaan bagi para mustahik. “MoU-nya itu untuk berbagai program, dimulai dengan tadi mobilisasi atau pengumpulan dan juga distribusi,” jelas Sodik. Perluas Penghimpunan dan Penyaluran Zakat Menurut Sodik, kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada optimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan instansi pemerintah dan BUMN, tetapi juga membuka peluang perluasan program sosial di berbagai daerah. Dari sisi pendistribusian, BAZNAS RI akan berkolaborasi untuk menyasar berbagai program binaan BUMN di sejumlah wilayah. Bentuk program tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan diarahkan melalui program-program unggulan BAZNAS bagi mustahik, termasuk mustahik binaan BUMN. “Dari segi distribusi, kami juga akan bekerja sama untuk menyasar program-program binaan BUMN di berbagai lokasi, meskipun bentuk programnya diserahkan sepenuhnya kepada kami melalui 13 program unggulan yang diperuntukkan bagi para mustahik, termasuk mustahik binaan BUMN,” ujarnya. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat prinsip bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dorong Koperasi Masjid, Koperasi Pesantren, dan Wirausaha Santri Sementara itu, Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani, B.A., M.B.A. menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut juga diarahkan pada pengembangan ekonomi masyarakat berbasis syariah. Program pemberdayaan akan mencakup pengembangan koperasi masjid, koperasi pesantren, hingga pembinaan wirausaha santri. Program tersebut selanjutnya akan dihubungkan dengan ekosistem keuangan syariah yang berada di bawah BUMN maupun BPI Danantara. “Dan bagaimana kita juga menghubungkan ini dengan ekosistem yang ada di BUMN maupun Danantara, seperti dengan bank syariah, kemudian juga dengan asuransi syariah, dan juga financial syariah lainnya,” tutur Rosan. Dengan terhubungnya zakat, koperasi, pemberdayaan masyarakat, dan sektor keuangan syariah, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi umat yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi Riset hingga Aksi Sosial Selain penghimpunan dan pendistribusian ZIS-DSKL serta pemberdayaan ekonomi, MoU tersebut juga mencakup kolaborasi riset, pertukaran data, edukasi, serta pelaksanaan aksi sosial bersama. Aksi sosial akan diarahkan pada sejumlah bidang strategis, antara lain kesehatan, pendidikan, dakwah, dan kebencanaan. Sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Bagi BAZNAS di tingkat daerah, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka, penguatan ekosistem zakat secara nasional menjadi bagian penting dalam menghadirkan tata kelola zakat yang semakin amanah, transparan, profesional, dan berdampak bagi mustahik. Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya untuk mendukung terwujudnya Majalengka Langkung Sae. Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si., Ketua XI Pengurus Pusat MES Komjen Pol. (Purn.) Dr. H. Boy Rafli Amar, M.H., serta Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc. Hadir pula Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Staf Khusus Ketua BAZNAS RI Umar Hadi Gumilar, S.Pd. Sinergi empat lembaga ini diharapkan menjadi fondasi semakin kuatnya ekosistem zakat dan ekonomi syariah di Indonesia, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan para mustahik. Semoga ikhtiar kolaboratif ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan, memperkuat kemandirian umat, dan turut mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Aamiin.
BERITA16/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Bersinergi Atasi Krisis Air, Ketua BAZNAS Dampingi Bupati Tinjau Kekeringan Situ Cijingga
BAZNAS Majalengka Bersinergi Atasi Krisis Air, Ketua BAZNAS Dampingi Bupati Tinjau Kekeringan Situ Cijingga
Majalengka, 15 Agustus 2026 Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendampingi Bupati Majalengka Eman Suherman meninjau langsung kondisi terdampak kekeringan di Situ Cijingga, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Sabtu (15/8/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS dalam merespons dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan debit air Situ Cijingga menyusut drastis dan berpotensi mengganggu kebutuhan air masyarakat serta aktivitas pertanian warga. Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Hadapi Kekeringan Dalam kunjungan tersebut, Bupati Majalengka bersama rombongan melihat secara langsung kondisi sumber air Situ Cijingga yang mengalami penyusutan. Situ tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menopang kebutuhan pengairan lahan pertanian. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kekeringan berpotensi mengancam ratusan hektare lahan persawahan warga Desa Mekarjaya yang selama ini mengandalkan sumber air dari kawasan tersebut. Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan tidak membiarkan warga menghadapi dampak kekeringan seorang diri. “Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak akan tinggal diam melihat kesulitan masyarakat dan para petani akibat kekeringan. Kita akan segera melakukan koordinasi dan mengambil langkah darurat agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi serta lahan pertanian tetap bisa diselamatkan,” ujar Bupati Majalengka Eman Suherman. Menurutnya, penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, instansi teknis, hingga lembaga sosial seperti BAZNAS. BAZNAS Siapkan Dukungan Bantuan bagi Warga Terdampak Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya menyinkronkan langkah penanganan kemanusiaan, khususnya terkait kebutuhan air bersih dan bantuan logistik darurat bagi masyarakat yang terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat. “BAZNAS Kabupaten Majalengka siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Insyaallah, apabila kebutuhan dan titik-titik prioritas sudah terpetakan, kami akan mengoptimalkan dukungan melalui program kebencanaan dan bantuan kemanusiaan, terutama untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan logistik,” ujar H. Agus Asri Sabana. Ia menambahkan bahwa semangat membantu sesama merupakan bagian dari nilai-nilai Islam dan amanah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “Dalam kondisi seperti ini, kita perlu mengedepankan semangat ta'awun, saling menolong dalam kebaikan. Mudah-mudahan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, masyarakat, dan seluruh pihak dapat menjadi ikhtiar bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” tambahnya. Langkah Darurat Penanganan Krisis Air Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Majalengka akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk kemungkinan penggunaan pompa air dan penyuplai tangki air ke wilayah yang membutuhkan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Pemetaan titik-titik terdampak juga menjadi bagian penting agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran, terutama kepada warga yang paling membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk melihat kebutuhan nyata di lapangan sehingga dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif, amanah, dan sesuai dengan ketentuan pengelolaan ZIS. Menjaga Amanah ZIS untuk Kemaslahatan Umat Krisis air akibat musim kemarau merupakan persoalan yang membutuhkan kepedulian dan kebersamaan. Dalam semangat Islam, membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian dari amal kebajikan dan wujud kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, termasuk melalui respons terhadap kondisi kebencanaan dan kedaruratan. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak kekeringan di Kertajati, sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga ketahanan masyarakat dan pertanian di tengah musim kemarau. “Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan hadirnya keberkahan, kemudahan, dan pertolongan Allah SWT bagi masyarakat Majalengka.”#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Kekeringan #KrisisAir #SituCijingga #Kertajati #DesaMekarjaya #AirBersih #BantuanKemanusiaan #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASSiapMembantu #ZakatUntukUmat #InfakSedekah #TanggapBencana #Majalengka #EmanSuherman
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
PRAY FOR NUSA TENGGARA TIMUR, BAZNAS Kabupaten Majalengka Buka Donasi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores
PRAY FOR NUSA TENGGARA TIMUR, BAZNAS Kabupaten Majalengka Buka Donasi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada sekitar pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman sekitar 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dinyatakan berakhir oleh BMKG. Musibah tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Flores. Laporan awal dari berbagai sumber menunjukkan adanya korban jiwa, kerusakan bangunan, gangguan akses transportasi, serta proses evakuasi dan pencarian korban yang masih berlangsung. BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Langitkan Doa Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, muzaki, munfiq, donatur, dan keluarga besar BAZNAS untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah di Nusa Tenggara Timur. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, perlindungan, ketabahan, dan kekuatan kepada seluruh masyarakat terdampak. Semoga saudara-saudara kita yang menjadi korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”(QS. Al-Baqarah: 153) Doa dan kepedulian kita, sekecil apa pun, insyaallah dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. BAZNAS Majalengka Buka Donasi Kemanusiaan Untuk mendukung penanganan dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Nusa Tenggara Timur. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui: ???? BANK BJBNo. Rekening: 0128194665100Kode Bank: 110a.n. BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIK Setiap rupiah yang disalurkan merupakan wujud kepedulian dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk tidak hanya mendoakan, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata melalui sedekah dan donasi kemanusiaan. Bersama Hadirkan Harapan Di tengah kondisi bencana, kepedulian menjadi kekuatan. Bantuan yang disalurkan melalui lembaga zakat diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat terdampak memenuhi kebutuhan darurat dan bangkit dari musibah. Mari bersama-sama kita langitkan doa dan hadirkan kepedulian untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. “Barang siapa yang meringankan kesusahan seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan meringankan kesusahannya pada hari Kiamat.”(HR. Muslim) Semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan, melipatgandakan pahala para donatur, serta memberikan pertolongan dan keselamatan bagi seluruh saudara kita yang terdampak bencana. BAZNAS Kabupaten MajalengkaBersama Zakat, Infak, dan Sedekah, Hadirkan Kebermanfaatan. Sumber Informasi Informasi mengenai gempa dan peringatan dini tsunami mengacu pada pembaruan resmi BMKG/InaTEWS tanggal 15 Agustus 2026.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#PrayForNTT#PrayForNusaTenggaraTimur#PrayForFlores#GempaNTT#GempaFlores#DonasiKemanusiaan#DonasiGempaNTT#BantuanKemanusiaan
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Masjid Al Hidayah Desa Mekarjaya
BAZNAS Kabupaten Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Masjid Al Hidayah Desa Mekarjaya
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemaslahatan umat melalui penyaluran bantuan sarana Masjid Al Hidayah, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Sabtu (15/8/2026). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., di halaman Masjid Al Hidayah. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Bantuan diterima secara langsung oleh pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hidayah. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan sarana ibadah dan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS: ZIS Harus Menghadirkan Manfaat bagi Umat Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa bantuan sarana masjid merupakan bentuk nyata dari amanah masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Masjid Al Hidayah dan masyarakat Desa Mekarjaya. Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keislaman, serta tempat mempererat ukhuwah. Karena itu, BAZNAS terus berupaya agar amanah ZIS yang dititipkan masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujar H. Agus Asri Sabana. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. “Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan insyaallah menjadi jalan kebaikan. Mari kita bersama-sama menguatkan gerakan berbagi, karena dari kepedulian kita lahir kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya. Bupati Majalengka Apresiasi Kepedulian BAZNAS Sementara itu, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Kabupaten Majalengka yang terus hadir membantu masyarakat dan mendukung pembangunan kehidupan keagamaan. “Kami mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang terus hadir di tengah masyarakat. Bantuan untuk sarana Masjid Al Hidayah ini tentu sangat berarti, bukan hanya untuk mendukung kebutuhan fisik masjid, tetapi juga untuk memperkuat kegiatan keagamaan dan kebersamaan masyarakat,” ungkap Bupati Majalengka. Menurutnya, keberadaan masjid memiliki posisi penting dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan saling peduli. “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh DKM dan masyarakat. Mari kita rawat masjid, makmurkan dengan ibadah dan kegiatan yang positif, serta jadikan masjid sebagai pusat kebaikan dan pembinaan generasi,” tuturnya. Diterima Langsung oleh DKM Masjid Al Hidayah Bantuan tersebut diterima langsung oleh pihak DKM Masjid Al Hidayah Desa Mekarjaya. Penyerahan ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, pengelola masjid, dan masyarakat dalam memperkuat sarana serta aktivitas keagamaan. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Bantuan sarana keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata pendistribusian dana ZIS untuk mendukung kemaslahatan umat. Melalui semangat “Zakat Kuat, Umat Hebat”, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga resmi, sehingga setiap kebaikan dapat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga bantuan untuk Masjid Al Hidayah Desa Mekarjaya ini menjadi amal jariyah bagi para muzaki, munfik, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.#BAZNASMajalengka #BAZNAS #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #EmanSuherman #MasjidAlHidayah #DesaMekarjaya #Kertajati #BantuanMasjid #SaranaKeagamaan #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #KemaslahatanUmat #UmatHebat
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Bupati Eman Suherman dan Ketua BAZNAS Dampingi 31 Pasangan di Nikah Massal Ranji Kulon
Bupati Eman Suherman dan Ketua BAZNAS Dampingi 31 Pasangan di Nikah Massal Ranji Kulon
MAJALENGKA – Sebanyak 31 pasangan pengantin mengikuti dan mencatatkan pernikahan secara resmi dalam kegiatan Nikah Massal Desa Ranji Kulon, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Ranji Kulon bekerja sama dengan KUA Kecamatan Kasokandel tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Hadir memberikan dukungan langsung Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran keduanya menjadi wujud sinergi pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam memberikan pelayanan serta kemaslahatan bagi masyarakat. Bupati Eman: Legalitas Pernikahan Sangat Penting bagi Keluarga Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ranji Kulon, KUA Kecamatan Kasokandel, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan nikah massal tersebut. Menurutnya, pencatatan pernikahan secara resmi memiliki arti penting bagi kehidupan keluarga, karena memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung pemenuhan berbagai hak administrasi keluarga di masa mendatang. “Pernikahan bukan hanya merupakan ikatan suci antara dua insan, tetapi juga memiliki konsekuensi administratif dan hukum yang penting bagi keluarga,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Bupati berharap pasangan yang mengikuti nikah massal dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu menjadi keluarga yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. BAZNAS Majalengka Dorong Sinergi untuk Kemaslahatan Umat Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan nikah massal tersebut. Kehadiran BAZNAS Majalengka dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, KUA, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan program yang berorientasi pada kemaslahatan umat. “BAZNAS senantiasa berupaya hadir bersama pemerintah dan masyarakat dalam mendukung berbagai ikhtiar kebaikan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat,” ujar H. Agus Asri Sabana. Menurutnya, pernikahan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Dengan adanya pencatatan pernikahan secara resmi, pasangan suami istri memperoleh kepastian administrasi sekaligus dapat melanjutkan kehidupan berkeluarga dengan lebih tertib dan terlindungi secara hukum. Membangun Keluarga, Menguatkan Masyarakat Nikah massal di Desa Ranji Kulon tidak sekadar menjadi momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu pasangan yang membutuhkan fasilitasi untuk memperoleh legalitas pernikahan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, Pemerintah Desa Ranji Kulon, KUA Kecamatan Kasokandel, dan BAZNAS Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Islam mengajarkan bahwa pernikahan merupakan mitsaqan ghalizhan, sebuah ikatan yang kokoh dan mulia. Karena itu, membangun keluarga dengan landasan agama, tanggung jawab, serta kepastian hukum merupakan bagian penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang tertib, harmonis, dan penuh keberkahan. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #NikahMassal #NikahMassalMajalengka #RanjiKulon #Kasokandel #Majalengka #EmanSuherman #KemaslahatanUmat #KeluargaSakinah #SakinahMawaddahWarahmah #KemerdekaanRI #HUTRI #SinergiKebaikan #ZakatmuHarapanMereka
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Merdeka, Bersatu, Berzakat: Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian dan Kebermanfaatan
Merdeka, Bersatu, Berzakat: Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian dan Kebermanfaatan
Majalengka Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang membangun persatuan, kepedulian, dan kebermanfaatan bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat “Merdeka. Bersatu. Berzakat.” menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka untuk menjadikan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap para mustahik. Merdeka dalam Kebersamaan, Bersatu dalam Kepedulian Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan patut diisi dengan berbagai amal kebaikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya merupakan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi instrumen kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan. Melalui zakat yang ditunaikan, para muzaki turut mengambil bagian dalam ikhtiar menghadirkan kehidupan yang lebih baik, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. “Merdeka dalam kebersamaan. Bersatu dalam kepedulian. Berzakat untuk menghadirkan kebermanfaatan.” Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengelola zakat secara amanah, transparan, dan profesional agar dana umat dapat disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka Masyarakat Kabupaten Majalengka dapat menunaikan zakat melalui berbagai kanal pembayaran resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Transfer Zakat: Bank BJBNomor Rekening: 0075189321100a.n. BAZNAS Kabupaten Majalengka Bank BRINomor Rekening: 004601002690560a.n. BAZNAS Kab. Majalengka Zakat Bank Syariah Indonesia (BSI)Nomor Rekening: 7313997361a.n. BAZNAS Kabupaten Majalengka Masyarakat juga dapat menunaikan zakat secara daring melalui: Bayar Zakat Online:kabmajalengka.baznas.go.id/zakat Selain itu, pembayaran dapat dilakukan dengan memindai QRIS resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang tersedia pada media informasi dan poster kampanye zakat. Zakat Menguatkan Muzaki, Membahagiakan Mustahik Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperluas kebermanfaatan dan menghadirkan kebahagiaan bagi para mustahik di Kabupaten Majalengka. Zakat yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap kewajiban agama, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Di momentum kemerdekaan ini, mari bersama-sama memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan dengan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk semakin peduli, semakin berbagi, dan semakin bermanfaat bagi sesama. Mulia Berzakat, Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik. ????#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#MerdekaBersatuBerzakat#MerdekaBersama#KemerdekaanRI#HUTRI81#ZakatMajalengka#Zakat#Infak#Sedekah#ZakatmuHarapanMereka#SucikanHartaKuatkanIman#MuliaBerzakat#BahagianyaMustahik#TentramnyaMuzaki#Majalengka
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ibu Enti Terima Bantuan Kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ibu Enti Terima Bantuan Kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Majalengka
Majalengka, 14 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Ibu Enti, warga Blok Sarongge RT 003 RW 004, Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Bantuan kesehatan tersebut diserahkan oleh Imam Mulyana pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, penerimaan bantuan diwakili oleh Sobari, suami Ibu Enti. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menjalankan amanah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. BAZNAS Hadir Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Melalui bantuan kesehatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat meringankan beban Ibu Enti dan keluarga dalam menghadapi kebutuhan pengobatan serta perawatan kesehatan. Penyaluran bantuan kepada masyarakat merupakan bentuk nyata dari semangat kepedulian dan gotong royong. Dana ZIS yang dihimpun dari para muzaki dan donatur disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan syariat dan prinsip pengelolaan zakat yang amanah. Imam Mulyana dalam penyerahan bantuan tersebut menyampaikan bahwa kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari semangat zakat. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi penerima manfaat dan keluarga. Amanah Zakat untuk Kemaslahatan Umat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program bantuan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam untuk saling membantu dalam kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa...”(QS. Al-Ma’idah: 2) BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap amanah yang ditunaikan melalui BAZNAS diharapkan dapat menjadi jalan kebaikan sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan kesehatan yang diberikan kepada Ibu Enti membawa keberkahan, meringankan kebutuhan keluarga, serta menjadi amal kebaikan bagi para muzaki dan donatur yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Zakatmu, Harapan Mereka.BAZNAS Majalengka — Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #BantuanKesehatan #Majalengka #Jatiwangi #SukarajaKulon #Mustahik #ZakatUntukKebaikan #ZakatmuHarapanMereka #SucikanHartaKuatkanIman
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Kemerdekaan Bukan Hanya Tentang Bebas, tetapi Tentang Peduli
Kemerdekaan Bukan Hanya Tentang Bebas, tetapi Tentang Peduli
MAJALENGKA — Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan Ust. Embed Humed, M.Pd., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Abror, lingkungan Masjid Kabupaten Majalengka, Jumat (14/8/2026). Dalam khutbahnya, Ust. Embed Humed mengajak umat Islam menjadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk memastikan tidak ada saudara sebangsa yang masih hidup dalam kelaparan, ketakutan, maupun kekhawatiran karena kondisi tempat tinggal yang tidak layak. “Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas, tetapi juga tentang peduli.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas ketika hadir dalam bentuk kepedulian nyata. Bukan sekadar terbebas dari penjajahan, tetapi juga mampu membantu sesama agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman, layak, dan bermartabat. Infak dan Sedekah sebagai Wujud Kepedulian Ust. Embed Humed menekankan bahwa salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan umat Islam adalah melalui infak dan sedekah. Harta yang Allah SWT titipkan kepada setiap muslim tidak hanya menjadi sarana memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Semangat berbagi tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kepedulian sosial, tolong-menolong, dan keberpihakan kepada kaum dhuafa. Melalui infak dan sedekah, masyarakat dapat ikut menghadirkan manfaat secara langsung bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, kebutuhan pangan, tempat tinggal yang tidak layak, maupun berbagai persoalan kemanusiaan lainnya. Belajar dari Makna Zakat Fitrah Dalam khutbah tersebut, Ust. Embed Humed juga mengingatkan umat tentang makna sosial zakat fitrah yang ditunaikan menjelang Idulfitri. Zakat fitrah bukan hanya bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah Ramadan, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial. Dengan zakat fitrah, saudara-saudara yang berada dalam kondisi fakir dan miskin diharapkan dapat turut merasakan kebahagiaan pada hari kemenangan. Nilai tersebut menjadi pelajaran penting bahwa kebahagiaan akan terasa lebih sempurna ketika dapat dirasakan bersama. Memaknai Kemerdekaan dengan Berbagi Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pesan kepedulian ini menjadi semakin relevan. Kemerdekaan tidak seharusnya hanya dirasakan oleh mereka yang berkecukupan, tetapi juga harus menghadirkan rasa aman dan harapan bagi masyarakat yang masih membutuhkan. Karena itu, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kebaikan, mulai dari membantu kebutuhan pangan, memberikan perhatian kepada kaum dhuafa, mendukung perbaikan rumah yang tidak layak, hingga menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong semangat tersebut melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang terbebas dari belenggu, tetapi juga tentang menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi sesama. ???????? Mari maknai kemerdekaan dengan berbagi. Karena kemerdekaan akan semakin berarti ketika kita mampu menghadirkan rasa aman, kenyang, dan bahagia bagi sesama. Semoga Allah SWT menerima setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan serta menjadikannya keberkahan bagi para muzaki, munfik, mustahik, dan seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka. Aamiin.
BERITA15/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid Al Hidayah Desa Bangbayang
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid Al Hidayah Desa Bangbayang
Majalengka, 14 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan sarana keagamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan aktivitas ibadah dan pembinaan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan oleh Robi Ferdian Rakasiwi, Staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, kepada Doni Gupron selaku penerima bantuan untuk Masjid Al Hidayah, Desa Bangbayang, Kecamatan Lemahsugih. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan sarana keagamaan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan Masjid Al Hidayah dalam menunjang kegiatan ibadah, pembinaan keagamaan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi jamaah dan warga sekitar. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui program bantuan sarana keagamaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung fasilitas ibadah dan kegiatan keagamaan di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memakmurkan masjid dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.#BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanKeagamaan #SaranaKeagamaan #BantuanMasjid #MasjidAlHidayah #DesaBangbayang #Lemahsugih #ZIS #Zakat #Infak #Sedekah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASUntukUmat
BERITA14/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hari Ini Belajar Sedekah, Besok Menjadi Generasi yang Tak Acuh pada Sesama
Hari Ini Belajar Sedekah, Besok Menjadi Generasi yang Tak Acuh pada Sesama
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menyapa generasi muda melalui Roadshow Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, digelar di SMAN 1 Kasokandel dan disambut antusias oleh pihak sekolah bersama sekitar 1.500 siswa-siswi. Dari BAZNAS Kabupaten Majalengka, kegiatan dihadiri oleh Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta jajaran staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. SIGAP, Menanamkan Kebiasaan Berbagi Sejak Dini Dalam sosialisasinya, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa SIGAP bukan sekadar program untuk mengajak siswa bersedekah dan berinfak, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan positif sekaligus membentuk akhlakul karimah pada generasi muda. Para siswa diajak memahami bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki harta yang banyak. Nilai terpenting dari sedekah dan infak adalah tumbuhnya kepedulian terhadap sesama, keikhlasan, serta rasa senang dalam melakukan kebaikan. Pesan tersebut menjadi penting karena kebiasaan baik yang ditanamkan sejak usia sekolah diharapkan dapat tumbuh menjadi karakter yang melekat hingga para siswa dewasa. Sukarela, Tidak Dipaksakan Dalam pelaksanaannya, program SIGAP bersifat sukarela dan tidak dipaksakan. Setiap siswa dapat berpartisipasi sesuai kemampuan dan keikhlasannya. BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa tujuan utama SIGAP bukan sekadar mengejar jumlah atau nominal infak yang terkumpul. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dengan demikian, setiap bentuk kebaikan yang dilakukan para siswa diharapkan menjadi pembelajaran berharga bahwa kepedulian kepada sesama dapat dimulai dari hal-hal kecil. Sosialisasi Dikemas Interaktif dan Menyenangkan Suasana kegiatan semakin semarak ketika memasuki sesi tanya jawab interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti berbagai pertanyaan yang diberikan BAZNAS seputar SIGAP, infak, sedekah, serta pentingnya berbagi kepada sesama. Siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Metode tersebut membuat penyampaian materi berlangsung lebih komunikatif, sekaligus menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Antusiasme sekitar 1.500 siswa yang mengikuti kegiatan menjadi gambaran bahwa edukasi mengenai kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi dapat diterima dengan baik ketika disampaikan secara dekat, interaktif, dan sesuai dengan karakter generasi muda. Membangun Generasi yang Peduli Melalui Roadshow Sosialisasi SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus memperkuat ikhtiar dalam mengajak lingkungan pendidikan menjadi bagian dari gerakan membangun generasi yang peduli, gemar berbagi, dan senang melakukan kebaikan. SIGAP diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat menjadi kebiasaan positif yang tumbuh di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari para siswa. Sebab, sedekah bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang karakter kepedulian yang tumbuh dari kebiasaan memberi. “Hari Ini Belajar Sedekah, Besok Menjadi Generasi yang Tak Acuh pada Sesama.”#BAZNASMajalengka#BAZNAS#SIGAP#SedekahInfakGenerasiAnakPeduli#SMAN1Kasokandel#GenerasiPeduli#GemarSedekah#GemarBerbagi#PeduliSesama#PendidikanKarakter#GenerasiMuda#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#Sedekah#Infak#Kebaikan#BerbagiItuIndah
BERITA14/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Agam Abdillah Pratama
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Agam Abdillah Pratama
Majalengka, 14 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Agam Abdillah Pratama, warga Blok IV Dukuh Pari RT 007 RW 017, Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diserahkan oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Penyaluran bantuan kesehatan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat membantu meringankan kebutuhan Agam Abdillah Pratama sekaligus memberikan dukungan moral agar dapat menjalani proses pengobatan dan pemulihan dengan lebih baik. Wujud Kepedulian kepada Mustahik Bantuan kesehatan menjadi salah satu bentuk pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada mustahik dan masyarakat yang menghadapi kondisi membutuhkan. Penyaluran dilakukan melalui proses pelayanan dan pendistribusian dengan memperhatikan kebutuhan penerima manfaat. Iwan Setiawan menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan dana ZIS yang dititipkan masyarakat dapat kembali memberikan manfaat nyata kepada mereka yang berhak menerima. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan pendistribusian ZIS agar memberikan dampak sosial yang lebih luas. ZIS Hadir untuk Meringankan Sesama Penyaluran bantuan kesehatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang diberikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kebermanfaatan dan kepedulian bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Kepedulian, dan Menghadirkan Kebaikan untuk Masyarakat.#BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanKesehatan #BantuanMustahik #ZIS #Zakat #Infak #Sedekah #PendistribusianZIS #Majalengka #Panyingkiran #Leuwiseeng #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA14/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hari Pramuka ke-65: BAZNAS Majalengka Dukung Semangat Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Hari Pramuka ke-65: BAZNAS Majalengka Dukung Semangat Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Majalengka, 14 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke-65 yang diperingati setiap 14 Agustus. Peringatan tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut secara resmi diusung Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai momentum memperkuat peran organisasi dalam pembangunan nasional. Memasuki usia ke-65 tahun, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter, mandiri, disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang terus dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Semangat kepanduan juga menjadi pengingat pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kecakapan dan prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta kemajuan bangsa. Memantapkan Langkah Organisasi dan Mendukung Swasembada Pangan Tema Hari Pramuka ke-65 memiliki tiga pesan strategis, yaitu memantapkan langkah organisasi, mendukung swasembada pangan, serta mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Kwartir Nasional menjelaskan bahwa “memantapkan langkah organisasi” mencerminkan upaya menjadikan Gerakan Pramuka semakin modern, profesional, tertata, dan mampu menjawab tantangan zaman. Sementara itu, dukungan terhadap swasembada pangan merupakan bentuk kontribusi nyata Pramuka dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Semangat tersebut penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda karena ketahanan bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui pembentukan sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, keterampilan, kreativitas, serta kepedulian terhadap masyarakat. Menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma sebagai Pedoman Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka tetap relevan sebagai pedoman dalam membentuk pribadi generasi muda yang berintegritas dan siap mengemban tanggung jawab. Semangat untuk menolong sesama, menjaga persatuan, mencintai lingkungan, disiplin, bertanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan masyarakat merupakan nilai-nilai yang perlu terus dirawat dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan Pramuka sendiri secara resmi diperkenalkan pada 14 Agustus 1961 sebagai organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Nama Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti “Orang Muda yang Suka Berkarya.” BAZNAS Majalengka: Terus Berkarya dan Mengabdi Melalui momentum Hari Pramuka ke-65, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh insan Pramuka untuk terus menumbuhkan semangat berkarya, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan bangsa, termasuk penguatan ketahanan pangan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan potensi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita bersama untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan: Selamat Hari Pramuka ke-65.“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Semoga Gerakan Pramuka semakin maju, kuat, adaptif, dan terus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, mandiri, tangguh, serta siap mengabdi untuk Indonesia. ???? Semoga setiap pengabdian dan langkah baik seluruh insan Pramuka senantiasa mendapatkan ridha, kekuatan, dan keberkahan dari Allah SWT. Salam Pramuka! #HariPramuka65 #HariPramuka2026 #GerakanPramuka #SalamPramuka #PramukaIndonesia #PramukaMajalengka #SwasembadaPangan #IndonesiaEmas2045 #GenerasiMuda #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA14/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Roadshow Sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Talaga
Roadshow Sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Talaga
Talaga 14 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. Melalui Roadshow Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan), BAZNAS mengajak generasi muda serta insan pendidikan membangun budaya berbagi yang dilandasi keikhlasan dan kepedulian sosial. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026, di SMAN 1 Talaga, Jalan Banjarlayungan No. 14, Desa Talagawetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, bertepatan dengan kegiatan rutin Jumat. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., dan diikuti lebih dari 1.000 siswa-siswi yang memadati area GOR sekolah. Kehadiran jajaran kepala divisi dan staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka mendapat sambutan hangat dari tenaga pendidik SMAN 1 Talaga. Kepala sekolah berhalangan hadir karena sedang melaksanakan kegiatan lain. Antusiasme Ribuan Siswa Warnai Sosialisasi SIGAP Suasana sosialisasi berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif menyimak pemaparan mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah, terutama ketika memasuki sesi dialog dan tanya jawab. Di hadapan para siswa, Embed Humed menjelaskan bahwa Program SIGAP merupakan salah satu inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menanamkan kebiasaan berbagi sekaligus membangun karakter kepedulian sosial sejak usia dini. “Melalui Program SIGAP, kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini. Sedekah bukan diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi dari keikhlasan hati untuk membantu sesama. Dari kebiasaan kecil inilah akan lahir generasi yang peduli, dermawan, dan memiliki jiwa gotong royong,” ujar Embed Humed. Selain memperkenalkan SIGAP, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka tersebut juga menyampaikan berbagai manfaat dan keberkahan zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan. Para siswa diajak memahami bahwa berbagi bukan sekadar memberikan sebagian harta, tetapi juga menjadi bentuk ibadah dan kepedulian kepada sesama. Dana Sedekah dan Infak Kembali untuk Kemanfaatan Sekolah Sejumlah siswi SMAN 1 Talaga mengaku mendapatkan edukasi yang bermanfaat dari kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan bahwa sosialisasi BAZNAS memberikan pemahaman baru mengenai pengelolaan dana yang dihimpun melalui gerakan sedekah dan infak. “Kami jadi tahu bahwa dana yang nanti kami kumpulkan akan kembali untuk kegiatan sosial, sarana keagamaan, dan kegiatan lainnya di sekolah,” ungkap beberapa siswi seusai kegiatan sosialisasi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat semakin menumbuhkan kesadaran siswa bahwa sedekah dan infak yang dilakukan secara ikhlas dapat memberikan manfaat kembali kepada lingkungan pendidikan dan masyarakat. Program ASIK Ajak Guru dan Karyawan Berbagi Selain SIGAP yang menyasar para siswa, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut memperkenalkan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada guru, tenaga kependidikan, dan karyawan SMAN 1 Talaga. Program ASIK menjadi wadah partisipasi sukarela bagi insan pendidikan untuk ikut berkontribusi melalui infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Embed Humed menegaskan bahwa pelaksanaan SIGAP maupun ASIK berlandaskan keikhlasan, kesadaran, dan tanpa unsur paksaan. Besaran infak dan sedekah sepenuhnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu. Dengan demikian, setiap kontribusi diharapkan benar-benar lahir dari hati dan menjadi amal ibadah yang dilakukan secara sadar dan ikhlas. BAZNAS dan Sekolah Bangun Budaya Berbagi Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan lembaga pendidikan dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya berbagi yang berkelanjutan. Pendidikan karakter tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti bersedekah dan berinfak diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang peduli, dermawan, dan memiliki semangat gotong royong. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap budaya berbagi dapat menjadi bagian dari karakter seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, tenaga kependidikan maupun karyawan. Generasi yang unggul, menurut semangat gerakan ini, bukan hanya generasi yang memiliki prestasi akademik, tetapi juga generasi yang memiliki kepekaan sosial, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap kondisi sesama. Mengenal Program SIGAP dan ASIK BAZNAS Majalengka Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) merupakan inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun kebiasaan bersedekah dan berinfak sejak usia dini melalui lembaga pendidikan. Sementara itu, Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) merupakan gerakan partisipasi sukarela bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan dalam menghimpun infak serta sedekah yang dikelola secara amanah, transparan, dan profesional untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka memperluas literasi ZIS sekaligus memperkuat ekosistem kepedulian sosial di lingkungan pendidikan. Kegiatan Roadshow Sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Talaga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai berbagi kepada generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dan dunia pendidikan. Dengan semangat “Majalengka Langkung Sae”, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebermanfaatan melalui zakat, infak, dan sedekah. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan hari ini menjadi amal jariyah dan tumbuh menjadi karakter generasi yang peduli kepada sesama. Zakatmu, Harapan Mereka. Sucikan Harta, Kuatkan Iman.
BERITA14/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Argapura
BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Argapura
ARGAPURA, MAJALENGKA Sebagai wujud kepedulian dan ikhtiar meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Kamis sore, 13 Agustus 2026, menyalurkan bantuan kepada Bapak Endar Iskandar, warga Blok Desa RT 03 RW 02, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, yang menjadi korban kebakaran. Bantuan diserahkan langsung oleh Eman Suherman, S.Pd.I. kepada Bapak Endar Iskandar di kediamannya. Kehadiran tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka disambut hangat oleh keluarga, tetangga, serta sanak saudara korban yang turut hadir. Dalam penyaluran tersebut, BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan dua paket sembako dan bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus menjadi penguat bagi korban untuk bangkit kembali setelah musibah yang menimpa. “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”(QS. Al-Insyirah: 5) Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya telah menghanguskan bangunan di lantai dua rumah milik Bapak Endar Iskandar. Akibat kejadian tersebut, bagian bangunan mengalami kerusakan cukup berat, terutama pada bagian atap. Saat ini, bagian atap rumah untuk sementara ditutupi menggunakan terpal sebagai upaya perlindungan dari panas maupun hujan, sembari menunggu proses perbaikan dapat dilakukan. Kepedulian di Tengah Ujian Bagi keluarga korban, musibah tersebut tentu bukan perkara ringan. Kehilangan dan kerusakan tempat tinggal tidak hanya menghadirkan persoalan materi, tetapi juga menjadi ujian yang membutuhkan kekuatan hati dan dukungan dari lingkungan sekitar. Karena itu, kehadiran BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak semata-mata membawa bantuan berupa sembako dan uang tunai. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta pesan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak berjalan sendirian. Islam mengajarkan bahwa membantu sesama merupakan bagian dari amal kebaikan. Setiap uluran tangan, sekecil apa pun, memiliki nilai ketika dilakukan dengan keikhlasan dan kepedulian. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”(QS. Al-Ma'idah: 2) Melalui program kebencanaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi musibah yang membutuhkan respons dan kepedulian bersama. Menguatkan Harapan, Menumbuhkan Kepedulian Penyaluran bantuan kepada Bapak Endar Iskandar menjadi salah satu bentuk nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Di tengah kondisi rumah yang masih membutuhkan perbaikan, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi keluarga untuk tetap bersabar, tegar, dan optimistis dalam menghadapi ujian. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat peduli, berbagi, dan bergotong royong, karena kepedulian yang dilakukan bersama dapat menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran kepada Bapak Endar Iskandar beserta keluarga, memberikan kemudahan dalam proses pemulihan dan perbaikan rumah, serta mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan dan kebaikan yang lebih besar. BAZNAS Kabupaten Majalengka — hadir, peduli, dan berbagi untuk kemaslahatan umat.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BAZNASTanggapBencana#BTB#TanggapBencana#PeduliSesama#PeduliBencana#BantuanBencana#KorbanKebakaran#Argapura#Sadasari#Majalengka#ZakatUntukUmat#Sedekah
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan untuk Warga Desa Salawana
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan untuk Warga Desa Salawana
Majalengka, 13 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (13/8/2026), Runiasih, warga Desa Salawana, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, menerima Bantuan Biaya Kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diserahkan secara langsung oleh Fizay Muhamad Faozan, S.H., M.H., CPM., Kepala Divisi Hukum, Humas, dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya bagi mustahik yang menghadapi kebutuhan kesehatan dan memerlukan dukungan pembiayaan. Wujud Kepedulian kepada Mustahik Penyaluran bantuan biaya kesehatan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan bagian dari amanah dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat kepada mereka yang berhak menerima. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat membantu meringankan beban Runiasih dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan pelayanan kesehatan yang diperlukan. Fizay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menitipkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban Ibu Runiasih. Kami juga mendoakan agar beliau diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pengobatan,” ujar Fizay. ZIS untuk Kemaslahatan Umat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan ZIS agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Salah satu bentuknya adalah melalui bantuan di bidang kesehatan bagi mustahik yang membutuhkan. Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat serta memperbanyak infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Setiap rupiah yang ditunaikan insyaallah menjadi jalan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan kepada Runiasih menjadi wasilah kebaikan, membawa keberkahan bagi para muzaki dan donatur, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BantuanKesehatan#BantuanMustahik#ZIS#Zakat#Infak#Sedekah#KepedulianUmat#Majalengka#Salawana#Dawuan#MajalengkaSae#BerbagiKebaikan
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →