WhatsApp Icon
Melalui TP.PKK Argapaura, BAZNAS Majalengka ajak pelaku usaha berinfaq untuk jalan kebermanfaatan

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Tim Pengumpulan mengajak para pelaku usaha di Kecamatan Argapura untuk menjadikan infak dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar membangun kebermanfaatan bagi sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Infak dan Sedekah bagi Pelaku Usaha yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Argapura. Kegiatan ini menyasar lingkungan TP PKK Kecamatan Argapura sebagai bagian dari upaya memperluas gerakan kepedulian dan budaya berbagi di tengah masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, staf amil Divisi Pengumpulan, serta Ketua UPZ UMKM BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Argapura bersama perwakilan kader PKK dari 14 desa se-Kecamatan Argapura.

Mengubah Sebagian Rezeki Menjadi Manfaat

Dalam sosialisasi tersebut, BAZNAS mengajak para kader PKK untuk menjadi penggerak di lingkungan masing-masing dengan menyampaikan pentingnya infak dan sedekah kepada para pelaku usaha di setiap desa.

Pesan yang disampaikan sederhana namun penuh makna: mencari rezeki bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Sebagian rezeki yang disisihkan melalui infak dan sedekah, ketika dikelola secara amanah, diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam yang mengajarkan bahwa harta yang dimiliki manusia merupakan amanah. Dengan berbagi, seorang muslim tidak hanya menumbuhkan kepedulian sosial, tetapi juga membuka ruang keberkahan dalam kehidupan.

“Bukan hanya mencari rezeki, tapi juga menjadi jalan kebaikan.”

Pesan ini menjadi semangat dalam mengajak para pelaku usaha untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara materi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kebermanfaatan sosial.

BAZNAS Buka Ruang Sinergi bagi Pelaku Usaha

Selain mengajak pelaku usaha untuk berinfak dan bersedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga membuka ruang sinergi dan pembinaan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi tersebut, para pelaku usaha dapat memperoleh dukungan dalam berbagai aspek pemberdayaan, termasuk keterlibatan dalam kegiatan atau event, fasilitasi legalitas produk, serta pengembangan program lainnya yang dapat mendukung keberlangsungan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, gerakan infak dan sedekah tidak berhenti pada aktivitas penghimpunan dana semata. Dana yang dihimpun melalui lembaga zakat diharapkan dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kembali dalam bentuk program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kader PKK Jadi Penggerak Kebaikan di Tingkat Desa

Kehadiran perwakilan kader PKK dari 14 desa menjadi bagian penting dalam memperluas pesan kebaikan tersebut.

Para kader diharapkan dapat menjadi penghubung antara BAZNAS dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di wilayah masing-masing. Dengan pendekatan berbasis komunitas, edukasi mengenai infak dan sedekah diharapkan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, TP PKK, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial dari tingkat desa.

BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan melahirkan manfaat yang lebih luas. Ketika para pelaku usaha menyisihkan sebagian rezekinya, kemudian dikelola secara profesional dan amanah, manfaatnya dapat kembali kepada masyarakat melalui berbagai program BAZNAS.

Menumbuhkan Ekonomi yang Peduli

Gerakan infak dan sedekah di kalangan pelaku usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial.

Pelaku usaha berinfak dan bersedekah, BAZNAS mengelola dan menyalurkan manfaatnya.

Dari sinergi tersebut diharapkan lahir kebermanfaatan yang berkesinambungan—menguatkan kepedulian, membantu sesama, sekaligus menumbuhkan semangat bahwa keberhasilan dalam mencari rezeki akan semakin bermakna ketika sebagian di antaranya menjadi jalan kebaikan.

Dengan semangat “Majalengka Langkung Sae”, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah.

Karena sejatinya, rezeki yang kita sisihkan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan yang insyaallah terus mengalir manfaatnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #TPPKKArgapura

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ibu Warni Terima Bantuan Sembako dari BAZNAS Majalengka Langsung di Kediamannya

MAJALENGKA — Senyum sederhana Ibu Warni menjadi bagian dari cerita kebaikan yang kembali hadir di tengah masyarakat. Warga Gang Panday RT 003/RW 013, Majalengka, tersebut menerima bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diserahkan langsung di kediamannya pada Rabu pagi, 9 September 2026.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ibu Idah Siti Hanah Mupidah, didampingi Robi Perdian Rakasiwi. Kehadiran BAZNAS secara langsung ke kediaman Ibu Warni menjadi wujud kepedulian sekaligus ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Ibu Warni, bantuan tersebut bukan hanya berupa kebutuhan pokok. Di balik sembako yang diterima, ada kepedulian dari para muzaki dan donatur yang menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan.

Hadir Lebih Dekat, Menyapa Mustahik

Penyaluran bantuan secara langsung menjadi salah satu bentuk pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendekatkan manfaat zakat kepada mustahik. Kehadiran di kediaman penerima manfaat juga memberikan ruang bagi BAZNAS untuk menyapa, mendengarkan, dan menghadirkan kepedulian secara lebih personal.

Bantuan sembako yang diterima Ibu Warni diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Meski sederhana, bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan sedikit ketenangan dan menguatkan semangat untuk menjalani hari-hari ke depan.

Nilai inilah yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Majalengka: menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga jalan tumbuhnya kepedulian, persaudaraan, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Dari Muzaki untuk Mereka yang Membutuhkan

Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Di tangan mustahik, amanah tersebut diharapkan berubah menjadi manfaat yang nyata.

Kisah Ibu Warni menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Sebuah paket sembako yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi tanda bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada saudara yang ingin berbagi.

Dalam ajaran Islam, kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Harta yang disisihkan melalui zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kasih sayang dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berikhtiar menghadirkan manfaat zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dari zakat, infak, dan sedekah.

Semoga bantuan yang diterima Ibu Warni membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarganya. Semoga pula setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan donatur menjadi amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya.

Karena ketika kita berbagi, ada harapan yang tumbuh. Ketika kita peduli, ada kehidupan yang terasa lebih berarti.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.


#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #IbuWarni #BantuanSembako #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatmuHarapanMereka #PeduliSesama #PeduliMustahik #BerbagiKebaikan #KebaikanUntukSesama #Majalengka #SucikanHartaKuatkanIman

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Argapura
BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Argapura
ARGAPURA, MAJALENGKA Sebagai wujud kepedulian dan ikhtiar meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Kamis sore, 13 Agustus 2026, menyalurkan bantuan kepada Bapak Endar Iskandar, warga Blok Desa RT 03 RW 02, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, yang menjadi korban kebakaran. Bantuan diserahkan langsung oleh Eman Suherman, S.Pd.I. kepada Bapak Endar Iskandar di kediamannya. Kehadiran tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka disambut hangat oleh keluarga, tetangga, serta sanak saudara korban yang turut hadir. Dalam penyaluran tersebut, BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan dua paket sembako dan bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus menjadi penguat bagi korban untuk bangkit kembali setelah musibah yang menimpa. “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”(QS. Al-Insyirah: 5) Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya telah menghanguskan bangunan di lantai dua rumah milik Bapak Endar Iskandar. Akibat kejadian tersebut, bagian bangunan mengalami kerusakan cukup berat, terutama pada bagian atap. Saat ini, bagian atap rumah untuk sementara ditutupi menggunakan terpal sebagai upaya perlindungan dari panas maupun hujan, sembari menunggu proses perbaikan dapat dilakukan. Kepedulian di Tengah Ujian Bagi keluarga korban, musibah tersebut tentu bukan perkara ringan. Kehilangan dan kerusakan tempat tinggal tidak hanya menghadirkan persoalan materi, tetapi juga menjadi ujian yang membutuhkan kekuatan hati dan dukungan dari lingkungan sekitar. Karena itu, kehadiran BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak semata-mata membawa bantuan berupa sembako dan uang tunai. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta pesan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak berjalan sendirian. Islam mengajarkan bahwa membantu sesama merupakan bagian dari amal kebaikan. Setiap uluran tangan, sekecil apa pun, memiliki nilai ketika dilakukan dengan keikhlasan dan kepedulian. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”(QS. Al-Ma'idah: 2) Melalui program kebencanaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi musibah yang membutuhkan respons dan kepedulian bersama. Menguatkan Harapan, Menumbuhkan Kepedulian Penyaluran bantuan kepada Bapak Endar Iskandar menjadi salah satu bentuk nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Di tengah kondisi rumah yang masih membutuhkan perbaikan, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi keluarga untuk tetap bersabar, tegar, dan optimistis dalam menghadapi ujian. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat peduli, berbagi, dan bergotong royong, karena kepedulian yang dilakukan bersama dapat menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran kepada Bapak Endar Iskandar beserta keluarga, memberikan kemudahan dalam proses pemulihan dan perbaikan rumah, serta mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan dan kebaikan yang lebih besar. BAZNAS Kabupaten Majalengka — hadir, peduli, dan berbagi untuk kemaslahatan umat.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BAZNASTanggapBencana#BTB#TanggapBencana#PeduliSesama#PeduliBencana#BantuanBencana#KorbanKebakaran#Argapura#Sadasari#Majalengka#ZakatUntukUmat#Sedekah
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan untuk Warga Desa Salawana
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan untuk Warga Desa Salawana
Majalengka, 13 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (13/8/2026), Runiasih, warga Desa Salawana, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, menerima Bantuan Biaya Kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diserahkan secara langsung oleh Fizay Muhamad Faozan, S.H., M.H., CPM., Kepala Divisi Hukum, Humas, dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya bagi mustahik yang menghadapi kebutuhan kesehatan dan memerlukan dukungan pembiayaan. Wujud Kepedulian kepada Mustahik Penyaluran bantuan biaya kesehatan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan bagian dari amanah dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat kepada mereka yang berhak menerima. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat membantu meringankan beban Runiasih dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan pelayanan kesehatan yang diperlukan. Fizay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menitipkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban Ibu Runiasih. Kami juga mendoakan agar beliau diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pengobatan,” ujar Fizay. ZIS untuk Kemaslahatan Umat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan ZIS agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Salah satu bentuknya adalah melalui bantuan di bidang kesehatan bagi mustahik yang membutuhkan. Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat serta memperbanyak infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Setiap rupiah yang ditunaikan insyaallah menjadi jalan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan kepada Runiasih menjadi wasilah kebaikan, membawa keberkahan bagi para muzaki dan donatur, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BantuanKesehatan#BantuanMustahik#ZIS#Zakat#Infak#Sedekah#KepedulianUmat#Majalengka#Salawana#Dawuan#MajalengkaSae#BerbagiKebaikan
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
MTsN 1 Majalengka Setorkan Hasil SIGAP Perdana ke BAZNAS Kabupaten Majalengka
MTsN 1 Majalengka Setorkan Hasil SIGAP Perdana ke BAZNAS Kabupaten Majalengka
Majalengka, 13 Agustus 2026 — Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali tumbuh di kalangan pelajar Kabupaten Majalengka. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Majalengka secara resmi menyetorkan hasil Infak dan Sedekah Gerakan Sedekah dan Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) perdana kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka sebesar Rp1.750.000. Setoran tersebut disampaikan oleh pihak MTsN 1 Majalengka pada Kamis, 13 Agustus 2026, dan diterima langsung oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S. Yang menarik, setoran perdana ini dilakukan hanya beberapa hari setelah kegiatan sosialisasi SIGAP dilaksanakan di MTsN 1 Majalengka pada 5 Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa edukasi tentang infak dan sedekah dapat dengan cepat menumbuhkan kesadaran serta kepedulian para siswa untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama. “Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dan seluruh keluarga besar MTsN 1 Majalengka. Dalam waktu yang relatif singkat setelah sosialisasi, para siswa sudah menunjukkan kepedulian melalui infak dan sedekah. Ini bukan hanya tentang nominal, tetapi tentang bagaimana membangun kebiasaan berbagi sejak dini,” ujar Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dari Sedekah, Tumbuh Kepedulian Program SIGAP merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menanamkan nilai kepedulian, kedermawanan, dan semangat berbagi di lingkungan pendidikan. Melalui gerakan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa setiap kebaikan, meskipun dilakukan dengan nominal sederhana, memiliki nilai dan manfaat yang besar apabila dilakukan secara ikhlas dan bersama-sama. Setoran sebesar Rp1.750.000 dari MTsN 1 Majalengka menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan. Pihak MTsN 1 Majalengka juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi SIGAP yang telah memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya infak dan sedekah. “Kami bersyukur dan bangga melihat antusiasme siswa-siswi MTsN 1 Majalengka dalam mengikuti gerakan SIGAP. Sosialisasi yang baru dilaksanakan beberapa hari lalu ternyata langsung mendapatkan respons positif dari anak-anak. Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi gerakan sesaat, tetapi dapat membentuk karakter siswa agar terbiasa berbagi, peduli dan ikhlas membantu sesama,” ungkap pihak MTsN 1 Majalengka. Membiasakan Kebaikan Sejak di Bangku Madrasah Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kebaikan memiliki nilai di sisi Allah SWT. Infak dan sedekah bukan semata-mata tentang seberapa besar yang diberikan, tetapi tentang keikhlasan dan kepedulian yang lahir dari hati. Semangat inilah yang terus didorong melalui SIGAP. Dengan melibatkan generasi muda, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap budaya berbagi dapat tumbuh sejak bangku sekolah dan menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan para pelajar. Setoran perdana MTsN 1 Majalengka sebesar Rp1.750.000 menjadi langkah awal yang baik. Lebih dari sekadar angka, setoran tersebut merupakan simbol tumbuhnya kesadaran para siswa bahwa sebagian rezeki yang dimiliki dapat disisihkan untuk menghadirkan kebahagiaan dan kemanfaatan bagi orang lain. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 1 Majalengka atas kepercayaan serta partisipasinya dalam gerakan SIGAP. Semoga setiap infak dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal jariyah, keberkahan rezeki, serta wasilah hadirnya manfaat bagi para mustahik. Semoga langkah kecil dari para pelajar MTsN 1 Majalengka ini menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lainnya di Kabupaten Majalengka untuk bersama-sama membangun generasi yang cerdas, peduli, dermawan, dan gemar berbagi. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Bersama Zakat, Infak, dan Sedekah, Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #SIGAP #Sedekah #Infak #InfakSedekah #MTsN1Majalengka #PelajarPeduli #GenerasiPeduli #GerakanSedekah #ZIS #BAZNAS
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
13 Sekolah Dasar di Sumberjaya Terima Pengembalian Dana SIGAP BAZNAS Majalengka
13 Sekolah Dasar di Sumberjaya Terima Pengembalian Dana SIGAP BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali meneguhkan komitmennya dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan. Pada Kamis, 13 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan Dana Pengembalian Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sumberjaya. Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan dan dimanfaatkan untuk 13 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sumberjaya. Penyerahan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan dilakukan secara resmi oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., kepada Ketua K3S Kecamatan Sumberjaya. Pengembalian dana ini merupakan bagian dari mekanisme Program Kencleng SIGAP, yakni dana infak yang dihimpun dari warga sekolah dan disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, kemudian dikembalikan kepada sekolah berdasarkan prinsip asas manfaat kembali. Dana Infak Kembali untuk Kemaslahatan Sekolah Program SIGAP bukan sekadar sarana untuk membiasakan peserta didik berinfak sejak dini. Lebih dari itu, program ini dirancang agar nilai kebaikan yang dihimpun dari lingkungan sekolah dapat kembali memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah. Melalui mekanisme yang telah ditetapkan, dana infak yang terkumpul melalui Kencleng SIGAP dapat dikembalikan kepada sekolah secara berkala, baik setiap enam bulan maupun satu tahun sekali, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program. Dana tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk berbagai kebutuhan yang mengedepankan prinsip kemaslahatan, kebermanfaatan, transparansi, akuntabilitas, dan nilai-nilai syariat Islam. Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa Program SIGAP memiliki dimensi pendidikan yang sangat penting karena mengajarkan anak-anak untuk mengenal dan membiasakan diri berbagi sejak usia dini. “Program SIGAP bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk berinfak sejak dini, tetapi juga menanamkan karakter kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat berbagi kepada sesama.” Dengan demikian, infak yang terkumpul tidak berhenti sebagai penghimpunan dana semata, tetapi diupayakan kembali menjadi kemanfaatan yang dirasakan oleh lingkungan pendidikan. Dapat Dimanfaatkan untuk Berbagai Kebutuhan Positif Dana pengembalian Program SIGAP dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang memberikan manfaat bagi warga sekolah, antara lain: Perbaikan dan pengembangan sarana serta prasarana pendidikan. Pembangunan dan pemeliharaan sarana ibadah di lingkungan sekolah. Bantuan sosial bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Bantuan darurat bagi warga sekolah yang mengalami musibah. Kegiatan sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan kegiatan positif lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan. Pengelolaan tersebut diharapkan mampu menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan. Infak dari warga sekolah dihimpun, dikelola dengan amanah, kemudian manfaatnya dikembalikan kepada lingkungan sekolah. Semangat ini sejalan dengan nilai Islam bahwa harta yang dikeluarkan di jalan kebaikan tidak akan sia-sia. Allah SWT berfirman: “Apa pun harta yang kalian infakkan, Allah pasti akan menggantinya.”(QS. Saba: 39) Menanamkan Budaya Infak Sejak Dini Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun budaya infak sekaligus menanamkan karakter kepedulian sosial kepada generasi muda. Infak yang berasal dari peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah dihimpun melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan dikelola secara profesional serta akuntabel. Melalui program ini, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada konsep berbagi secara teori, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan kepedulian melalui kebiasaan berinfak. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi pendidikan karakter yang membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia, jiwa dermawan, rasa tanggung jawab, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semakin banyak satuan pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam Program SIGAP sehingga gerakan kebaikan dan budaya berbagi dapat tumbuh semakin luas di lingkungan pendidikan Kabupaten Majalengka. Setiap rupiah yang diinfakkan dengan ikhlas merupakan bagian dari amal saleh. Ketika dikelola dengan amanah dan dikembalikan dalam bentuk kemanfaatan, maka kebaikan tersebut diharapkan terus mengalir dan memberikan keberkahan bagi banyak pihak. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh satuan pendidikan untuk bersama-sama memperkuat gerakan infak sejak dini sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang cerdas, berakhlak, peduli, dan gemar berbagi. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade!#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#SIGAP#SedekahInfakGenerasiAnakPeduli#KenclengSIGAP#Infak#Sedekah#InfakSekolah#Sumberjaya#K3SSumberjaya
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sosialisasikan ZIS kepada Kader PKK se-Kecamatan Maja
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sosialisasikan ZIS kepada Kader PKK se-Kecamatan Maja
Maja, 13 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menguatkan edukasi dan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Pada Kamis (13/8/2026), Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta Tim Media, melaksanakan sosialisasi ZIS kepada para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari desa-desa se-Kecamatan Maja. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat serta membudayakan infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sosialisasi tersebut, para kader PKK mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya ZIS, manfaatnya bagi masyarakat, serta peran strategis kader di tingkat desa dalam membantu menyampaikan edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional, dana ZIS dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan. “Zakat, infak dan sedekah merupakan bagian dari ibadah sekaligus wujud kepedulian kita kepada sesama. Karena itu, pemahaman mengenai ZIS perlu terus diperkuat hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat desa,” ujarnya. Menurutnya, kader PKK memiliki posisi yang penting sebagai bagian dari unsur masyarakat yang berinteraksi langsung dengan keluarga dan warga di lingkungannya. Dengan bekal pengetahuan yang baik mengenai ZIS, para kader diharapkan dapat turut menjadi penyambung informasi dan mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak amal kebaikan melalui infak dan sedekah. Sosialisasi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pengelolaan ZIS yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Majalengka secara terencana, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur selanjutnya dikelola dan disalurkan kepada mustahik melalui program-program BAZNAS sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku. Dalam perspektif Islam, zakat memiliki kedudukan yang sangat mulia. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103 yang pada intinya memerintahkan untuk mengambil zakat dari sebagian harta sebagai sarana menyucikan dan membersihkan harta serta jiwa. Semangat tersebut menjadi landasan bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus mengajak masyarakat menunaikan ZIS melalui lembaga yang amanah, profesional, dan terpercaya. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap sosialisasi bersama kader PKK Kecamatan Maja ini dapat memperluas pemahaman masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah. Dengan sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader PKK, dan seluruh elemen masyarakat, gerakan ZIS di Kabupaten Majalengka diharapkan semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #KecamatanMaja #PKK #LiterasiZakat #GerakanZakat #BerbagiUntukSesama
BERITA13/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pisah Sambut Kajari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Tata Kelola Daerah
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pisah Sambut Kajari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Tata Kelola Daerah
Majalengka, 12 Agustus 2026 Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri kegiatan Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka pada Rabu malam, 12 Agustus 2026, selepas Salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Majalengka tersebut menjadi momentum perkenalan Regi Komara, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka yang baru, menggantikan Sukma Djaya Negara, S.H., M.Hum. Acara turut dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Regi Komara Resmi Jabat Kajari Majalengka Dalam momentum pisah sambut tersebut, Regi Komara resmi memulai tugasnya sebagai Kajari Majalengka. Regi bukan sosok baru dalam lingkungan Kejaksaan. Sebelum dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Majalengka, ia telah memiliki pengalaman dalam sejumlah bidang penegakan hukum, termasuk penyidikan dan intelijen. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasubsi Penyidikan di Kejaksaan Negeri Garut dan kemudian dipercaya sebagai Kasi Intel di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Cibinong. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan amanah barunya di Kabupaten Majalengka, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika penegakan hukum sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat. Dalam perkenalannya, Regi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, penegakan hukum tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan komunikasi yang kuat dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta masyarakat secara luas. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib, maju, dan berkeadilan. BAZNAS Dorong Penguatan Sinergi Antarlembaga Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pisah sambut tersebut. Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi antarlembaga merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang semakin baik. “BAZNAS Kabupaten Majalengka menyambut baik hadirnya Kajari Majalengka yang baru. Kami berharap sinergi, komunikasi, dan kolaborasi antarlembaga dapat terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Majalengka. Setiap lembaga memiliki peran masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang berintegritas serta berpihak pada kepentingan masyarakat.” Catatan redaksi: kutipan di atas merupakan redaksi yang disusun berdasarkan konteks kegiatan dan perlu dikonfirmasi kepada Ketua BAZNAS sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung. H. Agus Asri Sabana juga menilai bahwa penguatan hubungan kelembagaan menjadi penting dalam mendukung terciptanya tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai unsur pemerintahan serta elemen masyarakat dalam rangka mengoptimalkan kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan. Bupati Majalengka Sambut Kajari Baru Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyambut baik kehadiran Regi Komara sebagai Kajari Majalengka yang baru. Pergantian pimpinan di lingkungan Kejaksaan Negeri Majalengka diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Kejaksaan memiliki posisi strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan, termasuk melalui fungsi Jaksa Pengacara Negara dalam memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang tertib, transparan, profesional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum. Memulai Babak Baru Kejari Majalengka Dengan pengalaman di bidang penyidikan dan intelijen, Regi Komara kini menghadapi tanggung jawab baru sebagai pimpinan Kejaksaan Negeri Majalengka. Masyarakat tentu menantikan kiprah dan langkah nyata Kajari baru dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, berintegritas, serta memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, momentum pisah sambut tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan seluruh unsur Forkopimda serta lembaga strategis lainnya. Kolaborasi yang sehat antarlembaga diharapkan mampu mendukung terciptanya Kabupaten Majalengka yang semakin aman, maju, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Bersama Zakat, Wujudkan Majalengka yang Lebih Sejahtera.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BAZNASIndonesia#Majalengka#KajariMajalengka#KejaksaanNegeriMajalengka#RegiKomara#EmanSuherman#PendopoMajalengka#ForkopimdaMajalengka#SinergiAntarlembaga#ZakatUntukMasyarakat#MajalengkaMaju#MajalengkaSejahtera
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Kesehatan untuk Warga Desa Waringin
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Kesehatan untuk Warga Desa Waringin
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan sarana kesehatan kepada Marsiti, warga Desa Waringin, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (12/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Robi Perdian Rakasiwi kepada Rudi Pardianto, menantu Marsiti. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran bantuan sarana kesehatan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mustahik yang menghadapi kebutuhan kesehatan dan memerlukan dukungan sarana penunjang. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kebutuhan sarana kesehatan penerima manfaat dapat terbantu sehingga dapat memberikan kemudahan dalam menjalani aktivitas dan menjaga kualitas kesehatan. Bantuan ini juga menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan sesuai dengan ketentuan syariat serta amanah para muzaki dan donatur. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa pendistribusian zakat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan sarana kesehatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat dan meringankan beban mustahik.” BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat dan menyalurkan infak maupun sedekah melalui lembaga resmi, sehingga dana yang terkumpul dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua K3S Kecamatan Ligung Terima Dana Pengembalian Program SIGAP untuk 17 SD
Ketua K3S Kecamatan Ligung Terima Dana Pengembalian Program SIGAP untuk 17 SD
MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan Dana Pengembalian Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Ligung untuk disalurkan dan dimanfaatkan bagi 17 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ligung. Penyerahan dana berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dana tersebut diserahkan secara resmi oleh Wahyudin, Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, kepada Ketua K3S Kecamatan Ligung. Dana pengembalian tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan Program Kencleng SIGAP, yaitu dana infak yang dihimpun dari warga sekolah dan disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk kemudian dikembalikan kepada sekolah berdasarkan prinsip asas manfaat kembali. Dana Infak Kembali untuk Kemaslahatan Sekolah Program SIGAP tidak hanya menjadi sarana untuk membiasakan peserta didik berinfak sejak dini, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan pendidikan. Dana yang telah dihimpun dan disetorkan melalui Kencleng SIGAP dapat dikembalikan kepada sekolah secara berkala, baik setiap enam bulan maupun satu tahun sekali, sesuai mekanisme program. Pemanfaatan dana tersebut menjadi kewenangan pihak sekolah dengan tetap mengedepankan prinsip kemaslahatan, kebermanfaatan, transparansi, akuntabilitas, serta nilai-nilai syariat Islam. Perwakilan K3S Kecamatan Ligung menyampaikan bahwa mekanisme pengembalian dana SIGAP memberikan manfaat positif bagi sekolah karena dana infak yang dikumpulkan dari warga sekolah dapat kembali digunakan untuk berbagai kebutuhan yang menunjang kemaslahatan bersama. “Program SIGAP bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk berinfak sejak dini, tetapi juga menanamkan karakter kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Iwan Setiawan. Dapat Dimanfaatkan untuk Berbagai Kebutuhan Positif Dana pengembalian Program SIGAP dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang memberikan manfaat bagi warga sekolah, di antaranya: Perbaikan dan pengembangan sarana serta prasarana pendidikan. Pembangunan dan pemeliharaan sarana ibadah di lingkungan sekolah. Bantuan sosial bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Bantuan darurat bagi warga sekolah yang mengalami musibah. Kegiatan sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan kegiatan positif lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan. Dengan mekanisme tersebut, setiap infak yang dihimpun melalui Program SIGAP diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian, dan kedermawanan di lingkungan sekolah. Menanamkan Budaya Infak Sejak Dini Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun budaya berinfak sejak usia dini. Infak yang berasal dari peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah dikelola secara profesional dan akuntabel. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada sekolah untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan kemaslahatan lingkungan pendidikan. Melalui Program SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semakin banyak satuan pendidikan yang berpartisipasi sehingga nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, kedermawanan, dan keislaman semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Kebiasaan berinfak sejak dini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa dermawan, dan kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh satuan pendidikan untuk bersama-sama mengembangkan gerakan kebaikan melalui Program SIGAP. Setiap rupiah yang diinfakkan dengan ikhlas diharapkan menjadi bagian dari amal saleh yang menghadirkan kebermanfaatan bagi banyak orang. “Apa pun harta yang kalian infakkan, Allah pasti akan menggantinya.”(QS. Saba: 39) Semoga setiap infak yang dititipkan melalui Program SIGAP menjadi amal saleh yang menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga sekolah serta masyarakat Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka. Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade! Tag:#BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #KenclengSIGAP #InfakPendidikan #KecamatanLigung #K3SLigung #SekolahDasar #PendidikanMajalengka #Sedekah #Infak #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Es Lilin di Kelurahan Majalengka Wetan
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Es Lilin di Kelurahan Majalengka Wetan
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penyaluran bantuan modal usaha. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Drs. Wawan Gunawan selaku Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan modal usaha kepada Bapak Karja, seorang pedagang es lilin warga Lingkar Kaputihan RT 003 RW 013, Kelurahan Majalengka Wetan, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program zakat produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro. Dengan tambahan modal ini, diharapkan usaha es lilin yang dijalankan Bapak Karja dapat berkembang dan memberikan penghasilan yang lebih stabil bagi keluarganya. Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Dalam kesempatan tersebut, Drs. Wawan Gunawan menyampaikan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah mustahik menjadi pribadi yang lebih mandiri. “Semoga bantuan modal usaha ini menjadi ikhtiar yang membawa keberkahan, memperkuat usaha Bapak Karja, serta menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya. Program bantuan modal usaha BAZNAS Kabupaten Majalengka difokuskan kepada pelaku usaha mikro yang memiliki potensi berkembang namun terkendala keterbatasan permodalan. Melalui pendampingan dan dukungan berkelanjutan, BAZNAS berharap usaha kecil masyarakat dapat tumbuh menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan. Zakat Produktif untuk Menggerakkan Ekonomi Umat Penyaluran bantuan kepada pedagang es lilin ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Usaha mikro seperti pedagang makanan dan minuman memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik yang membutuhkan, khususnya dalam program-program pemberdayaan ekonomi produktif.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #ZakatProduktif #ModalUsaha #PemberdayaanEkonomi #MajalengkaWetan #EkonomiUmat
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Nurul Baayan Desa Margamukti
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Nurul Baayan Desa Margamukti
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan sarana keagamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap penguatan syiar Islam dan peningkatan kualitas fasilitas ibadah masyarakat. Bantuan kali ini diberikan kepada Mushola Nurul Baayan, Desa Margamukti, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (12/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Robi Perdian Rakasiwi kepada Agis Sopyan, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Ending selaku bendahara. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran bantuan sarana keagamaan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana penunjang kegiatan di Mushola Nurul Baayan, sehingga aktivitas ibadah, pembelajaran keagamaan, serta pembinaan umat dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan. Mendukung Penguatan Syiar Islam di Masyarakat Keberadaan mushola tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan keislaman dan penguatan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, ketersediaan sarana yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung agar berbagai aktivitas keagamaan dapat berlangsung secara optimal. Melalui program bantuan sarana keagamaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya memastikan dana ZIS yang dihimpun dari para muzaki dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan kemaslahatan yang nyata. Program tersebut juga sejalan dengan semangat BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana ZIS, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan yang memiliki nilai kemanfaatan dan keberlanjutan bagi umat. Wujud Kepedulian Muzaki untuk Umat Bantuan kepada Mushola Nurul Baayan merupakan bagian dari amanah dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Majalengka dari para muzaki dan donatur. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan memiliki potensi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui pengelolaan dan pendistribusian yang tepat sasaran, dana ZIS diharapkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan sekaligus memperkuat berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk bidang keagamaan. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dana yang dititipkan dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas. Penyaluran bantuan sarana keagamaan untuk Mushola Nurul Baayan di Desa Margamukti menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan kemanfaatan ZIS secara langsung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kehidupan umat yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae. MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #SaranaKeagamaan #BantuanMushola #MusholaNurulBaayan #Margamukti #Talaga #SyiarIslam #PeduliUmat #ZakatUntukUmat
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal UMKM kepada Tiga Pelaku Usaha di Talaga Wetan
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal UMKM kepada Tiga Pelaku Usaha di Talaga Wetan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui program pemberdayaan ekonomi Majalengka Mandiri menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga pelaku UMKM di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Rabu (12/8/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik. Penyaluran dilakukan secara langsung dengan mendatangi tempat usaha masing-masing penerima manfaat. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya BAZNAS untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan usaha yang dijalankan oleh para penerima bantuan. Bantuan diserahkan oleh Eman Suherman, S.Pd.I., Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Tiga Pelaku Usaha Terima Bantuan Tiga penerima manfaat program Majalengka Mandiri tersebut terdiri atas pelaku usaha dengan bidang usaha yang beragam. Pertama, Yeni Yulia Andayani, warga Blok Karanganyar RT 14 RW 04, Desa Talaga Wetan, yang menjalankan usaha penjualan aneka makanan ringan. Kedua, Aah Nurjanah, warga Blok Kamoja RT 017 RW 05, Desa Talaga Wetan, yang menjalankan usaha penjualan baso ikan dan Pop Ice. Ketiga, Nunung Nurhayati, warga Blok Kamoja RT 017 RW 05, Desa Talaga Wetan, yang menjalankan usaha dagang pasakan. Bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kebutuhan usaha, seperti menambah stok barang dagangan, meningkatkan kapasitas produksi, serta menjaga keberlangsungan usaha. Majalengka Mandiri Dorong Mustahik Lebih Berdaya Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga diarahkan agar mustahik memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Melalui dukungan permodalan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara bertahap, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Pemberdayaan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan perubahan status ekonomi mustahik. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap penerima manfaat yang telah berkembang nantinya dapat naik kelas dari mustahik menjadi muzaki, sehingga manfaat zakat dapat terus berputar dan dirasakan oleh masyarakat lainnya. Zakat Produktif Hadirkan Manfaat Berkelanjutan Penyaluran bantuan modal kepada tiga pelaku UMKM di Talaga Wetan menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat secara produktif. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki diupayakan agar memberikan manfaat yang lebih luas melalui program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu ikhtiar untuk membantu masyarakat keluar dari ketergantungan dan membangun kehidupan yang lebih mandiri. Bagi para penerima manfaat, bantuan tersebut diharapkan menjadi modal untuk terus berikhtiar, mengembangkan usaha dengan tekun, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semoga bantuan kepada Yeni Yulia Andayani, Aah Nurjanah, dan Nunung Nurhayati menjadi wasilah berkembangnya usaha, bertambahnya pendapatan, dan terwujudnya kemandirian ekonomi. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka. Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade! #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatProduktif #UMKM #PemberdayaanEkonomi #Mustahik #Zakat #TalagaWetan
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Dana Pengembalian Program SIGAP kepada SDN Leuweunggede III
BAZNAS Majalengka Serahkan Dana Pengembalian Program SIGAP kepada SDN Leuweunggede III
MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan Dana Pengembalian Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) kepada SDN Leuweunggede III. Penyerahan dana berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan secara resmi diserahkan oleh Kadiv Digital dan Fundraising BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan. Dana tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan Program Kencleng SIGAP, yakni dana infak yang dihimpun dari warga sekolah dan disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk kemudian dikembalikan kepada sekolah berdasarkan prinsip asas manfaat kembali. Dana Infak Dikembalikan untuk Kemaslahatan Sekolah Dalam Program SIGAP, infak yang dihimpun melalui Kencleng SIGAP tidak hanya menjadi sarana membiasakan peserta didik berinfak sejak dini, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan. Iwan Setiawan menjelaskan bahwa dana SIGAP yang telah dihimpun dan disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat dicairkan kembali oleh sekolah secara berkala, baik setiap enam bulan maupun satu tahun sekali. Pemanfaatan dana tersebut menjadi kewenangan pihak sekolah dengan tetap mengedepankan prinsip kemaslahatan, kebermanfaatan, transparansi, akuntabilitas, serta nilai-nilai syariat Islam. Menurutnya, Program SIGAP dirancang sebagai media pendidikan karakter sekaligus gerakan sosial di lingkungan sekolah. “Program SIGAP bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk berinfak sejak dini, tetapi juga menanamkan karakter kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Iwan Setiawan. Bisa Dimanfaatkan untuk Berbagai Kebutuhan Positif Dana pengembalian Program SIGAP dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang memberikan manfaat bagi warga sekolah, antara lain: Perbaikan dan pengembangan sarana serta prasarana pendidikan. Pembangunan dan pemeliharaan sarana ibadah di lingkungan sekolah. Bantuan sosial bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Bantuan darurat bagi warga sekolah yang mengalami musibah. Kegiatan sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan kegiatan positif lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan. Dengan mekanisme tersebut, setiap infak yang dihimpun melalui Program SIGAP diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di lingkungan sekolah. Menanamkan Budaya Infak Sejak Dini Program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun budaya berinfak sejak usia dini. Infak yang berasal dari peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah dikelola secara profesional dan akuntabel. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada sekolah untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan kemaslahatan lingkungan pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semakin banyak satuan pendidikan yang berpartisipasi sehingga nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, kedermawanan, dan keislaman semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Kebiasaan berinfak sejak dini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa dermawan, dan kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka untuk bersama-sama mengembangkan gerakan kebaikan melalui Program SIGAP. Sebab, setiap rupiah yang diinfakkan dengan ikhlas dapat menjadi bagian dari amal saleh yang menghadirkan kebermanfaatan bagi banyak orang. “Sesungguhnya apa yang diinfakkan di jalan Allah tidak akan mengurangi harta, bahkan Allah akan melipatgandakan keberkahannya.” Semoga setiap infak yang dititipkan melalui Program SIGAP menjadi amal saleh yang terus mengalir pahalanya serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka. Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade!#BAZNASMajalengka #BAZNAS #ProgramSIGAP #KenclengSIGAP #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #SDNLeuweunggedeIII #InfakPendidikan #InfakSejakDini #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatmuHarapanMereka #SedekahnaHade #Majalengka #Pendidikan #PeduliSesama #GerakanKebaikan
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
“Bertambah Usia, Bertambah Berkah: Doa BAZNAS Majalengka untuk H. Agus Asri Sabana”
“Bertambah Usia, Bertambah Berkah: Doa BAZNAS Majalengka untuk H. Agus Asri Sabana”
MAJALENGKA — Bertambahnya usia merupakan salah satu kenikmatan sekaligus pengingatan akan semakin menguatkan seorang insan untuk perjalanan pengabdian kepada Allah SWT. Dalam momentum penuh keberkahan tersebut, keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan Barakallahu fii umrik kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Doa terbaik dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa menganugerahkan kesehatan, keberkahan usia, keteguhan iman, keluasan hati, serta kekuatan dalam menjalankan amanah dan khidmat untuk umat. Semoga setiap langkah pengabdian dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah menjadi amal jariyah serta menghadirkan maslahat bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. Doa dan harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian serta amanah yang diemban dalam memimpin BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Doa untuk Keberkahan Usia dan Amanah Pengabdian Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap pertambahan usia menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kebermanfaatan, serta memperluas ikhtiar dalam menghadirkan kebaikan bagi umat. Setiap ikhtiar dalam mengelola dan menyalurkan zakat diharapkan menjadi jalan hadirnya manfaat bagi para mustahik sekaligus mengalir menjadi doa-doa kebaikan dari masyarakat penerima manfaat. Dengan semangat amanah, kolaborasi, dan kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus bertumbuh dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan zakat demi mewujudkan BAZNAS Mulia dan Majalengka Langkung SAE. Barakallahu Fii Umrik Segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan: Barakallahu fii umrik, H. Agus Asri Sabana. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dalam usia, kekuatan dalam menjalankan amanah, serta keteguhan hati untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebaikan bagi masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, perlindungan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian. Selamat ulang tahun, Bapak H. Agus Asri Sabana. Semoga semakin bertambah usia, semakin bertambah pula keberkahan, keteladanan, dan kebermanfaatan bagi umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASMulia #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatmuHarapanMereka #BarakallahuFiiUmrik #Majalengka #MajalengkaLangkungSAE
BERITA12/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Tinjau Calon Lokasi Balai Ternak di Desa Cijurey
BAZNAS Majalengka Tinjau Calon Lokasi Balai Ternak di Desa Cijurey
Majalengka, 11 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mempersiapkan pengembangan program Balai Ternak BAZNAS RI sebagai salah satu ikhtiar pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan. Pada Selasa (11/8/2026), Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi Sarjana Pendamping Program Balai Ternak BAZNAS RI, melakukan kunjungan ke calon lokasi pelaksanaan program Balai Ternak di Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan potensi lokasi yang direncanakan menjadi tempat pengembangan Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari pelaksanaan program Balai Ternak BAZNAS RI. Dalam kunjungan tersebut, Drs. Uuh Patulloh bersama Sarjana Pendamping melakukan peninjauan lapangan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai potensi yang dapat dikembangkan apabila lokasi tersebut nantinya ditetapkan sebagai kawasan Balai Ternak. Peninjauan mencakup kondisi lingkungan, kesiapan lokasi, serta peluang pengembangan peternakan yang dapat mendukung pemberdayaan masyarakat penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Desa Cijurey, yang secara langsung membantu menunjukkan dan menjelaskan kondisi lokasi calon pengembangan Balai Ternak. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Desa Cijurey menjadi bagian penting dalam proses pemetaan potensi serta kesiapan wilayah. Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa kunjungan awal ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan program Balai Ternak secara lebih jauh kepada pemerintah desa dan masyarakat, tetapi juga untuk menggali berbagai potensi yang dimiliki wilayah tersebut. Melalui pemetaan dan peninjauan secara langsung, BAZNAS dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi lapangan sehingga pengembangan program nantinya dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan. Program Balai Ternak BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha peternakan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi mustahik. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Calon lokasi di Desa Cijurey menjadi salah satu bagian dari proses persiapan menuju pengembangan program Balai Ternak BAZNAS di Kabupaten Majalengka. Tahapan peninjauan dan pemetaan potensi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat program-program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan mustahik melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah desa, pendamping program, dan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap pengembangan Balai Ternak nantinya dapat menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi produktif yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BalaiTernakBAZNAS#BalaiTernak#BAZNASRI#PemberdayaanMustahik#PemberdayaanEkonomi#EkonomiProduktif#Peternakan#Cijurey#Panyingkiran#Majalengka#ZakatUntukPemberdayaan#ZakatBerdampak
BERITA11/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola SDN Cisambeng I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola SDN Cisambeng I
Majalengka, 11 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung sarana keagamaan di lingkungan pendidikan. Bantuan berupa sarana keagamaan diserahkan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., kepada SDN Cisambeng I, Kecamatan Palasah, pada Selasa (11/8/2026). Penyerahan bantuan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan sarana keagamaan di lingkungan SDN Cisambeng I. Humed, M.Pd. menyampaikan bahwa bantuan sarana keagamaan merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan yang membutuhkan fasilitas penunjang kegiatan keagamaan. Menurutnya, keberadaan sarana keagamaan yang memadai memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi para peserta didik. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung kegiatan keagamaan di Mushola SDN Cisambeng I. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan para siswa dan seluruh warga sekolah,” ujar Humed, M.Pd. Pihak sekolah menyambut baik bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah dan kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Melalui penyaluran ZIS yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan kemanfaatan bagi mustahik serta berbagai elemen masyarakat yang membutuhkan dukungan. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang ditunaikan melalui BAZNAS diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera, religius, dan saling peduli. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #SaranaKeagamaan #BantuanKeagamaan #Pendidikan #SDNCisambengI #Palasah #Majalengka #ZIS
BERITA11/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Di Tengah Puing Kebakaran, Kakek Manan Terima Uluran Kepedulian BAZNAS Majalengka
Di Tengah Puing Kebakaran, Kakek Manan Terima Uluran Kepedulian BAZNAS Majalengka
Majalengka, 11 Agustus 2026 — Di antara puing-puing genting yang berserakan dan sisa-sisa bangunan yang masih menyisakan jejak kebakaran, sebuah uluran kepedulian hadir untuk keluarga Waminah, warga Blok Senin RT 02 RW 05, Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Selasa (11/8/2026), Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka mendatangi kediaman Waminah untuk menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah kebakaran. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Eman Suherman bersama Imam Mulyana, langsung di kediaman Waminah yang kondisinya masih dipenuhi puing-puing genting dan sisa material bangunan akibat kebakaran. Namun, ketika rombongan BTB tiba, Waminah sedang tidak berada di rumah. Di tengah suasana rumah yang masih menyisakan kepiluan akibat musibah, bantuan diterima oleh Manan, suami Waminah, bersama salah seorang anaknya. Sejumlah perangkat Desa Panongan turut mendampingi proses penyerahan bantuan tersebut. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai. Meski secara nominal mungkin tidak mampu mengembalikan seluruh yang telah hilang akibat musibah, bantuan tersebut membawa pesan yang jauh lebih besar: bahwa di saat seseorang sedang diuji, masih ada tangan-tangan yang peduli dan tidak membiarkannya menghadapi kesulitan seorang diri. Bukan Sekadar Bantuan, Tetapi Tanda Kepedulian Di hadapan keluarga korban, Eman Suherman menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Majalengka bukan semata-mata tentang besarnya nilai yang diterima. “Jangan dilihat dari nominalnya, tetapi lihatlah bentuk kepedulian yang telah diberikan,” ungkap Eman Suherman. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat bukan hanya berhenti sebagai sebuah kewajiban ibadah, tetapi dapat menjelma menjadi pertolongan nyata bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi ujian kehidupan. Di balik setiap rupiah yang ditunaikan para muzaki, munfiq, dan mutashaddiq, ada harapan agar kebermanfaatannya sampai kepada mereka yang membutuhkan. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan amanah dana umat dapat kembali hadir di tengah masyarakat, termasuk ketika bencana dan musibah datang tanpa diduga. Amanah dari Muzaki untuk Mereka yang Membutuhkan Eman Suherman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan mutashaddiq yang selama ini telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. “Terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan mutashaddiq yang telah memberikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Majalengka,” tuturnya. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang harus dijaga. Sebab, di balik dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul, terdapat wajah-wajah masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kisah keluarga Waminah adalah salah satu gambaran nyata bahwa musibah dapat datang kapan saja. Ketika rumah yang menjadi tempat berlindung dilanda kebakaran dan menyisakan puing-puing, dukungan sekecil apa pun dapat menjadi penguat untuk kembali menata kehidupan. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kondisi kebencanaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai kemampuan dan amanah dana umat yang dikelola. Semoga bantuan ini menjadi wasilah kebaikan, meringankan beban keluarga Waminah, serta menjadi penyambung semangat untuk bangkit kembali setelah musibah. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada keluarga yang terdampak. Dan semoga setiap zakat, infak, serta sedekah yang ditunaikan para muzaki, munfiq, dan mutashaddiq menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Dari tangan para dermawan, hadir kepedulian. Dari kepedulian, tumbuh harapan. Dan dari harapan, insyaallah lahir kekuatan untuk bangkit. #BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASTanggapBencana #BTB #KorbanKebakaran #BantuanKebencanaan #Zakat #Infak #Sedekah #Muzaki #Munfiq #Mutashaddiq #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA11/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ajak 1.000 Siswa SMAN 1 Leuwimunding Biasakan Berbagi Sejak Dini
BAZNAS Majalengka Ajak 1.000 Siswa SMAN 1 Leuwimunding Biasakan Berbagi Sejak Dini
LEUWIMUNDING, MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan generasi muda melalui Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program SIGAP kepada lebih dari 1.000 siswa-siswi SMAN 1 Leuwimunding yang berasal dari 30 kelas. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah setelah pelaksanaan kegiatan olahraga dan disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Leuwimunding beserta seluruh peserta didik. Dari BAZNAS Kabupaten Majalengka, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, serta jajaran staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. “Jangan tunggu dewasa untuk belajar berbagi. Karakter tidak terbentuk dalam sehari. Ia tumbuh dari kebaikan yang dibiasakan setiap hari.” Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam sosialisasi SIGAP. Para siswa diajak memahami bahwa berbagi bukan sekadar aktivitas memberikan sesuatu kepada orang lain, tetapi merupakan bagian dari proses membangun karakter mulia sejak usia sekolah. Menanamkan Kebiasaan Berbagi Sejak Bangku Sekolah Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan lebih dekat dengan Program SIGAP sekaligus diajak memahami pentingnya membangun kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak dini. SIGAP tidak hanya diarahkan sebagai gerakan mengumpulkan infak dan sedekah, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan akhlakul karimah, kepedulian sosial, empati, serta semangat untuk membantu sesama. Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan kepada generasi muda agar ilmu yang diperoleh di bangku sekolah dapat berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Sebagaimana ajaran Islam, kebaikan yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sederhana, memiliki nilai yang besar ketika dilandasi keikhlasan. Karena itu, membiasakan berbagi sejak usia sekolah diharapkan dapat menjadi bekal karakter yang terus tumbuh hingga dewasa. Mengenal Perbedaan Infak dan Sedekah Para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai perbedaan antara infak dan sedekah. Infak merupakan pemberian harta yang dilakukan secara sukarela untuk berbagai kepentingan kebaikan. Sementara itu, sedekah memiliki cakupan yang lebih luas. Sedekah tidak hanya berupa pemberian harta, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kebaikan. Dengan pemahaman tersebut, para siswa diharapkan menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik. Kebaikan tidak selalu harus menunggu seseorang memiliki banyak harta. Senyum, membantu teman, berbagi ilmu, memberikan pertolongan, maupun melakukan tindakan positif lainnya dapat menjadi bagian dari semangat bersedekah apabila dilakukan dengan niat yang baik. Berbagi Membentuk Karakter dan Menumbuhkan Syukur Selain memberikan manfaat kepada penerima, kebiasaan bersedekah juga memberikan hikmah bagi orang yang melakukannya. Berbagi melatih seseorang untuk ikhlas, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta menghadirkan kebahagiaan ketika kebaikan yang dilakukan mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Dari sinilah Program SIGAP diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengumpulan infak dan sedekah, tetapi berkembang menjadi budaya kebaikan di lingkungan sekolah. Lebih dari 1.000 siswa SMAN 1 Leuwimunding dari 30 kelas diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan tersebut. Dimulai dari hal sederhana, dilakukan dengan ikhlas, dan dibiasakan secara konsisten. Sekolah sebagai Tempat Menumbuhkan Generasi Peduli BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kolaborasi melalui Program SIGAP dapat semakin memperkuat peran sekolah sebagai tempat membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial. Sebab, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diperoleh, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut melahirkan pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Melalui semangat SIGAP — Sedekah Infak Generasi Anak Peduli, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak para pelajar untuk memulai kebaikan dari sekarang. Tidak perlu menunggu dewasa untuk berbagi. Tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk peduli. Karena karakter mulia tumbuh dari kebaikan yang dibiasakan setiap hari. Semoga langkah kecil para siswa dalam membiasakan infak dan sedekah menjadi amal jariyah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta melahirkan generasi muda Majalengka yang berakhlakul karimah dan senantiasa memberi manfaat bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Membangun Kemandirian. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #GenerasiPeduli #GerakanBerbagi #BudayaBerbagi #Infak #Sedekah #PendidikanKarakter #AkhlakulKarimah #PelajarMajalengka #SMAN1Leuwimunding #Leuwimunding #Majalengka #Zakat #InfakSedekah #KebaikanSetiapHari
BERITA11/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Merawat Jejak Kebaikan, Memperkuat Silaturahmi dan Meneguhkan Sinergi BAZNAS se-Jawa Barat
Merawat Jejak Kebaikan, Memperkuat Silaturahmi dan Meneguhkan Sinergi BAZNAS se-Jawa Barat
11 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka BANDUNG Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri Peresmian Paviliun Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, MA. dan Paviliun Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. yang berlangsung di PUSDAI Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, pemikiran, dan kontribusi dua tokoh yang telah memberikan warna penting dalam perjalanan PUSDAI Jawa Barat serta kehidupan umat dan masyarakat. Peresmian kedua paviliun tersebut tidak hanya menjadi penanda hadirnya fasilitas baru, tetapi juga menjadi simbol merawat jejak kebaikan dari para tokoh yang telah mendedikasikan ilmu, waktu, dan pemikirannya untuk kemaslahatan umat. Keteladanan yang telah ditorehkan diharapkan menjadi warisan nilai yang terus hidup dan menginspirasi generasi penerus. Mempererat Silaturahmi Pimpinan BAZNAS se-Jawa Barat Momentum peresmian tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi para pimpinan BAZNAS se-Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah, membangun komunikasi yang semakin baik, serta memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Bagi BAZNAS, silaturahmi bukan sekadar pertemuan, melainkan bagian dari ikhtiar untuk menyatukan langkah dalam menghadirkan tata kelola zakat yang semakin profesional, amanah, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat, BAZNAS se-Jawa Barat diharapkan dapat terus menghadirkan berbagai inovasi dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana turut mengambil bagian dalam momentum silaturahmi tersebut sebagai bagian dari komitmen untuk terus membangun jejaring dan sinergi kelembagaan, khususnya dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kemaslahatan umat. Meneguhkan Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat Dalam perspektif Islam, silaturahmi memiliki nilai yang sangat mulia. Hubungan yang baik antarsesama menjadi salah satu jalan untuk memperkuat ukhuwah, membuka ruang kolaborasi, dan menghadirkan kebaikan yang lebih besar. Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menjalankan amanah umat. Zakat yang dihimpun dari para muzaki tidak hanya diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian, meningkatkan kesejahteraan, serta membuka jalan bagi lahirnya perubahan kehidupan yang lebih baik. Karena itu, sinergi BAZNAS se-Jawa Barat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat sekaligus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat ukhuwah, amanah, dan kolaborasi, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus bergerak bersama dalam menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. Semoga silaturahmi yang terjalin dan sinergi yang semakin kuat menjadi wasilah bagi lahirnya lebih banyak kebaikan, memperluas kemaslahatan, serta menguatkan peran zakat dalam membangun kesejahteraan umat di Jawa Barat. Bersilaturahmi, bersinergi, bergerak bersama untuk Jawa Barat. ???? BAZNAS MULIAMajalengka Langkung SAE#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASJawaBarat #BAZNASMulia #PUSDAIJawaBarat #Silaturahmi #SinergiBAZNAS #ZakatUntukUmat #KemaslahatanUmat #JawaBarat
BERITA11/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengisi Kemerdekaan dengan Kepedulian dan Kebaikan
Mengisi Kemerdekaan dengan Kepedulian dan Kebaikan
MAJALENGKA – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Paket Sembako yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Majalengka, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kepedulian sosial antarinstansi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Lapas serta keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membutuhkan. Partisipasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan kemanfaatan melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dana ZIS yang dikelola secara amanah diharapkan dapat terus memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan. “Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin terus menumbuhkan semangat kepedulian, berbagi, dan gotong royong. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus terus dioptimalkan agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya. Bakti sosial yang digelar di Lapas Kelas IIB Majalengka tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Lapas Kelas IIB Majalengka dalam menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Semangat berbagi tersebut sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan yang mengedepankan persatuan, kepedulian, gotong royong, dan kebermanfaatan bagi sesama. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam pengelolaan dan pendistribusian ZIS secara amanah, transparan, dan profesional sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju Majalengka Langkung Sae. Melalui semangat kemerdekaan, mari terus berbagi, peduli, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama. Zakatmu, Harapan Mereka. Sucikan Harta, Kuatkan Iman. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KemerdekaanRI #HUTRI81 #HUTKemerdekaanRI #BaktiSosial #PaketSembako #PeduliSesama #GotongRoyong #BerbagiKebaikan #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #Majalengka
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Sampaikan Selamat atas Pelantikan Kajari Majalengka
BAZNAS Majalengka Sampaikan Selamat atas Pelantikan Kajari Majalengka
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses kepada Bapak Regie Komara, N.A., S.H., M.H. atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan doa dan harapan agar Bapak Regie Komara senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, kesehatan, serta kebijaksanaan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka. Dalam menjalankan amanah tersebut, kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antarlembaga serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat yang semakin baik di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Regie Komara, N.A., S.H., M.H. Semoga senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap tugas dan amanah, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Majalengka. Selamat bertugas, semoga sukses dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. ????#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KejaksaanNegeriMajalengka #KajariMajalengka #RegieKomara #Majalengka #SinergiLembaga #PelayananMasyarakat #PenegakanHukum #SelamatBertugas
BERITA10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →