Berita Terbaru
Raih Gelar Doktor, Dr. Arief Fahrurozzi Hidayat Terima Apresiasi Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Arief Fahrurozzi Hidayat, S.H., M.H., atas keberhasilannya meraih gelar Doktor pada Program Studi Hukum, Program Doktor Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
Pencapaian akademik tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus momentum penting dalam perjalanan intelektual dan pengabdian Dr. Arief Fahrurozzi Hidayat, khususnya dalam bidang hukum. Gelar doktor yang diraih diharapkan semakin memperkuat kiprah dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar ilmu, pengalaman, dan capaian akademik yang telah diraih senantiasa menjadi jalan kebaikan serta memberikan kebermanfaatan bagi umat.
“Semoga gelar dan ilmu yang diraih menjadi keberkahan, menambah kemanfaatan, serta menjadi bekal untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan hukum di Indonesia.”
Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu merupakan bagian penting dari ikhtiar untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memberikan kemaslahatan kepada sesama. Karena itu, pencapaian pendidikan pada jenjang doktoral tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdikan ilmu yang dimiliki.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pemikiran, gagasan, dan pengabdian yang konstruktif di tengah masyarakat.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan atas ilmu yang diperoleh, melapangkan jalan pengabdian, serta menjadikan setiap pengetahuan yang dimiliki sebagai ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah.
Selamat dan sukses kepada Dr. Arief Fahrurozzi Hidayat, S.H., M.H. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari semakin luasnya kontribusi dan kebermanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Umat, Menghadirkan Manfaat.
#BAZNASMajalengka #BAZNAS #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #Majalengka #Doktor #GelarDoktor #IlmuYangBermanfaat #Pendidikan #Hukum #PengabdianMasyarakat #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatUntukUmat #MajalengkaReligius #IslamicInspiration
BERITA28/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Ringankan Beban Guru Madrasah Korban Rumah Ambruk di Ligung
MAJALENGKA, 28 September 2026 Kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali diwujudkan BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Setelah melakukan peninjauan kondisi warga terdampak musibah, BTB BAZNAS Majalengka menyalurkan bantuan kepada Ibu Ipah Apipah, seorang guru madrasah yang rumahnya ambruk di Blok Tepar, Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Senin (28/9/2026).
Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.500.000 tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Ipah Apipah di lokasi depan rumahnya yang telah ambruk. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar untuk meringankan beban yang tengah dihadapi oleh Ibu Ipah dan keluarganya.
Kondisi rumah yang sudah tidak dapat ditempati membuat Ibu Ipah Apipah untuk sementara harus tinggal di rumah kakaknya. Musibah tersebut menjadi ujian tersendiri bagi Ibu Ipah yang sehari-hari mengabdikan diri sebagai guru madrasah.
Prosesi penyerahan bantuan turut disaksikan oleh Kepala Dusun Desa Tepar, Pembina Desa Ligung Lor, serta Kaur Aset Desa Ligung Lor. Kehadiran unsur pemerintahan desa tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam memastikan kepedulian terhadap warga terdampak musibah dapat tersampaikan secara langsung.
Perwakilan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan bukan semata-mata mengenai besaran nominal, melainkan merupakan wujud kepedulian dan amanah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS.
“Jangan melihat bantuan ini dari nilai nominalnya, tetapi lihatlah bentuk perhatiannya. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka,” ujar Eman Suherman di hadapan Ibu Ipah Apipah dan perangkat Desa Ligung Lor.
Eman juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat musibah.
Menurutnya, zakat yang ditunaikan para muzaki tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Ibu. Ini adalah amanah yang kami sampaikan, mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi para muzaki dan memberikan manfaat bagi penerimanya,” tambahnya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kondisi darurat maupun musibah.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan tersebut dapat menjadi penguat bagi Ibu Ipah Apipah dan keluarga untuk tetap tabah menghadapi ujian. Semangat gotong royong dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan terus tumbuh sehingga proses pemulihan kondisi rumah dan kehidupan keluarga dapat berjalan dengan baik.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, serta jalan kemudahan bagi Ibu Ipah Apipah dan keluarga. Semoga amanah zakat para muzaki senantiasa menjadi keberkahan dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat. Aamiin.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Sesama.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #BTB #PeduliSesama #ZakatUntukUmat #AmanahMuzaki #BerbagiManfaat #TanggapBencana #Ligung #LigungLor #Majalengka #GuruMadrasah #Kemanusiaan
BERITA28/09/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Saat Ikhtiar Berbuah Ujian, BAZNAS Majalengka Hadir Menyapa Warga Cimeong
MAJALENGKA, 28 September 2026 Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka mengunjungi kediaman Abu, warga Blok Mekar Asih, Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran, Senin (28/9/2026), setelah menerima laporan mengenai musibah kecelakaan yang dialaminya saat memperbaiki atap rumah.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons awal BAZNAS terhadap kondisi warga yang tengah menghadapi musibah. Tim yang diwakili Eman Suherman datang untuk melihat langsung kondisi rumah serta mengetahui keadaan Abu dan keluarganya.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Abu mengalami kecelakaan ketika sedang memperbaiki bagian atap rumah yang kondisinya sudah lapuk dan rapuh. Saat memperbaiki bagian kayu pada struktur kuda-kuda atap, kayu tersebut tiba-tiba patah sehingga Abu kehilangan keseimbangan dan terjatuh hingga mengenai bagian atap asbes di samping rumah.
Akibat kejadian tersebut, Abu mengalami patah tulang pada bagian iga dan saat kunjungan berlangsung masih menjalani perawatan di salah satu tempat pengobatan tulang alternatif.
Karena masih dalam masa perawatan, Abu belum dapat menerima kunjungan secara langsung. Eman Suherman kemudian meninjau kondisi rumah yang tengah diperbaiki oleh sejumlah anggota keluarga dan sanak saudaranya.
Perbaikan dilakukan secara gotong royong sebagai upaya keluarga untuk mengembalikan kondisi rumah, khususnya bagian atap yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan apabila tetap digunakan.
Kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana di tengah kondisi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan informasi mengenai musibah yang dialami warga dapat diketahui secara langsung di lapangan. Selain melihat kondisi fisik rumah, kunjungan juga menjadi sarana untuk mendengar keterangan keluarga terkait kronologi kejadian dan kebutuhan yang mungkin diperlukan.
Musibah tersebut menjadi pengingat bahwa pekerjaan memperbaiki rumah, terlebih pada bagian bangunan yang sudah lapuk, membutuhkan kehati-hatian dan perhatian terhadap aspek keselamatan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan nilai kemanfaatan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip bahwa setiap amanah zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat menjadi jalan hadirnya pertolongan dan kemaslahatan bagi sesama.
Semoga Abu diberikan kesembuhan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan, serta perbaikan rumah keluarganya dapat diselesaikan dengan lancar dan aman. Aamiin.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Sesama.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNSTanggapBencana #BTB #TanggapBencana #PeduliSesama #Kemanusiaan #Cimeong #Banjaran #Majalengka #Zakat #Infak #Sedekah #BerbagiManfaat
BERITA28/09/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Hadirkan Kepedulian untuk Eka Sanjaya , BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan
MAJALENGKA, 28 September 2026 Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Eka Sanjaya, warga Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Senin (28/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan pada pukul 13.32 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Robi Perdian Rakasiwi, staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, dan diterima oleh Ibu Elis Setiawati yang mewakili penerima manfaat, Eka Sanjaya.
Bantuan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berikhtiar agar amanah yang dititipkan para muzaki dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Bagi penerima manfaat, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan, sehingga dapat meringankan beban yang tengah dihadapi keluarga.
Dalam semangat ukhuwah Islamiyah, kepedulian kepada saudara yang sedang membutuhkan merupakan bagian dari ajaran Islam untuk saling menolong dalam kebaikan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Ma'idah ayat 2, umat Islam diperintahkan untuk “tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.”
Nilai tersebut menjadi salah satu landasan dalam ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus menghadirkan pelayanan dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui bantuan di bidang kesehatan.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga amanah para muzaki, munfik, dan mutashaddiq. Setiap dana yang dihimpun diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran sehingga menghadirkan kemanfaatan sekaligus menjadi jalan kebaikan bagi penerima maupun para pemberinya.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan yang diberikan kepada Eka Sanjaya dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kekuatan, kesehatan, serta keberkahan bagi penerima manfaat dan keluarga.
Semoga setiap kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi amal kebaikan yang diridai Allah SWT, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka yang lebih peduli, berdaya, dan penuh keberkahan.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BantuanKesehatan #PeduliSesama #ZakatUntukKemanusiaan #ZakatBerdaya #TebarKebaikan #TebarKeberkahan #ZIS #Cigasong #Majalengka
BERITA28/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Amanah Zakat Menuju Kemandirian, BAZNAS Majalengka Bantu Usaha Peternak di Talaga
MAJALENGKA, 28 September 2026 Sebagai wujud ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi kehidupan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan modal usaha melalui program Majalengka Mandiri kepada Bapak Entis, seorang peternak ayam warga Desa Mekaraharja, Kecamatan Talaga, Senin (28/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Adv. Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM., Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, sekitar pukul 15.52 WIB.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi para mustahik.
Melalui program Majalengka Mandiri, bantuan diarahkan untuk mendukung usaha produktif masyarakat. Bagi Bapak Entis yang selama ini menjalankan usaha peternakan ayam, bantuan modal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan dan pengembangan usahanya.
Ikhtiar pemberdayaan ini tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian bantuan, tetapi juga sebagai upaya membuka jalan agar mustahik dapat terus berusaha, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan meningkatkan kemampuan ekonomi keluarganya.
Zakat pada hakikatnya merupakan ibadah yang memiliki dimensi sosial. Ketika amanah para muzaki disalurkan melalui pengelolaan yang baik, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan kemaslahatan umat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjaga amanah tersebut melalui pendistribusian dan pendayagunaan ZIS secara tepat sasaran dan berorientasi pada pemberdayaan. Setiap bantuan diharapkan menjadi wasilah kebaikan, menghadirkan keberkahan, serta menumbuhkan semangat untuk bangkit dan mandiri.
Semoga bantuan yang diterima Bapak Entis menjadi asbab keberkahan dalam usaha, memberikan manfaat bagi keluarga, dan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya di sisi Allah SWT.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya. Karena dari amanah yang ditunaikan, lahir kebermanfaatan; dari kepedulian, tumbuh kemandirian; dan dari zakat, insyaallah hadir keberkahan bagi umat.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatUntukKemandirian #ZakatProduktif #PemberdayaanMustahik #TebarKeberkahan #AmanahZakat #ZIS #PeternakMajalengka #Talaga #Mekaraharja
BERITA28/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Jaga Amanah, BAZNAS Majalengka Perdalam Tata Kelola dan Legalitas Aset Tanah
MAJALENGKA, 28 September 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengikuti Kelas Hukum BAZNAS Vol. 6 melalui Zoom Meeting yang membahas pengelolaan aset, khususnya tata kelola dan pensertipikatan tanah BAZNAS.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka dari Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka Lantai 2, pada Senin, 28 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka diwakili oleh Wakil Ketua III, Embed Humed, M.Pd.; Sekretaris; Kepala Divisi Umum; serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Keikutsertaan jajaran BAZNAS Majalengka dalam Kelas Hukum BAZNAS Vol. 6 menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam memastikan aset BAZNAS dikelola secara tertib, memiliki kepastian hukum, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mengelola Aset Bukan Sekadar Administrasi
Materi Kelas Hukum BAZNAS Vol. 6 memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pengamanan aset tanah. Bagi lembaga pengelola zakat, aset bukan sekadar bagian dari inventaris kelembagaan, tetapi merupakan amanah yang harus dijaga dan dikelola secara profesional.
Pensertipikatan tanah menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan dengan kepastian dan pengamanan hukum atas aset. Dengan adanya dokumen pertanahan yang tertib dan jelas, potensi persoalan seperti sengketa, ketidakjelasan batas, maupun lemahnya bukti penguasaan dapat diminimalkan.
Pengamanan aset juga mencakup dua aspek utama, yakni pengamanan fisik dan pengamanan hukum. Pengamanan fisik dapat dilakukan melalui penguasaan dan pemeliharaan aset serta pemasangan tanda batas, sedangkan pengamanan hukum dilakukan dengan melengkapi dokumen dan memastikan status hukum aset tercatat dengan baik.
Memahami Mekanisme Perolehan dan Sertipikasi Tanah
Dalam Kelas Hukum BAZNAS Vol. 6 juga dibahas berbagai mekanisme yang berkaitan dengan perolehan dan pendaftaran hak atas tanah.
Tanah yang diperoleh BAZNAS dapat berasal dari sejumlah skema, antara lain hibah dari pemerintah daerah atau negara, pembelian secara mandiri, maupun tanah wakaf yang dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Setiap skema memiliki mekanisme dan persyaratan administrasi masing-masing. Karena itu, pemahaman terhadap aspek hukum pertanahan menjadi penting bagi jajaran BAZNAS agar setiap proses perolehan dan pengelolaan aset dapat dilakukan secara tertib sejak awal.
Khusus tanah wakaf, pengelolaannya memiliki mekanisme tersendiri melalui proses ikrar wakaf dan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepastian Hukum untuk Keberlanjutan Aset
Materi juga memberikan pemahaman mengenai Hak Pakai selama dipergunakan, termasuk dokumen dan proses yang perlu dipenuhi dalam pendaftaran hak atas tanah.
Hak Pakai selama dipergunakan berkaitan erat dengan penggunaan dan pemanfaatan tanah sesuai peruntukannya. Oleh sebab itu, tertib administrasi, kejelasan status, serta kesesuaian pemanfaatan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan aset.
Bagi BAZNAS, penguatan pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung proses inventarisasi, sertipikasi, pemeliharaan, serta optimalisasi aset sehingga keberadaan aset benar-benar memberikan manfaat bagi kelembagaan dan kemaslahatan umat.
Memperkuat Tata Kelola BAZNAS
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan.
Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membutuhkan kepercayaan dari muzaki dan masyarakat, tetapi juga membutuhkan sistem kelembagaan yang tertib, profesional, transparan, dan akuntabel.
Termasuk dalam hal pengelolaan aset, setiap proses harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena aset yang dikelola BAZNAS merupakan bagian dari amanah kelembagaan.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam tentang pentingnya menjaga amanah. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 58:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya...”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa amanah bukan hanya untuk ditunaikan, tetapi juga harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
Melalui penguatan kapasitas dan pemahaman hukum, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berikhtiar membangun tata kelola kelembagaan yang semakin tertib dan profesional, sehingga setiap amanah umat dapat dikelola dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KelasHukumBAZNAS #KelasHukumBAZNASVol6 #PengelolaanAset #AsetBAZNAS #PensertipikatanTanah #TataKelolaBAZNAS #KepastianHukum #Zakat #Infak #Sedekah #Amanah #KemaslahatanUmat
BERITA28/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pemuda Bersholawat KNPI Fest Vol. 2, Ribuan Anak Muda Padati GGM
MAJALENGKA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan kegiatan Pemuda Bersholawat KNPI Fest Vol. 2 yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Jumat malam (25/9/2026), selepas Salat Isya.
Kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan dihadiri Bupati Majalengka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, jajaran kepemudaan, serta ribuan jemaah yang didominasi kalangan anak muda.
Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kepemudaan yang dikemas dalam nuansa religius sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan generasi muda Kabupaten Majalengka.
Suasana Lapangan GGM semakin semarak ketika ribuan jemaah mengikuti rangkaian Pemuda Bersholawat. Para peserta tampak memenuhi area kegiatan dan mengikuti acara dengan tertib hingga malam hari.
Ruang Silaturahmi dan Penguatan Nilai Keagamaan
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, kegiatan Pemuda Bersholawat memiliki makna penting dalam membangun ruang positif bagi generasi muda. Kegiatan keagamaan yang melibatkan anak muda tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga dapat menjadi sarana menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial.
Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya ruang kolaborasi dalam membangun lingkungan kepemudaan yang produktif, religius, dan konstruktif.
KNPI Fest Vol. 2 sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang menyasar kalangan pemuda dan masyarakat umum. Selain Pemuda Bersholawat, festival tersebut juga menghadirkan sejumlah agenda lain, termasuk kegiatan ekonomi masyarakat dan kepemudaan. Pemberitaan sebelumnya menyebutkan KNPI Fest Vol. 2 berlangsung pada 25–27 September 2026 dengan berbagai kegiatan yang dirancang sebagai ruang kreativitas dan partisipasi pemuda.
BAZNAS Dorong Generasi Muda Berkontribusi Positif
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial dan keumatan. Melalui berbagai program edukasi, penguatan kepedulian sosial, serta kampanye zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berupaya menghadirkan ruang partisipasi yang dapat mendorong tumbuhnya kepedulian generasi muda terhadap sesama.
Momentum Pemuda Bersholawat diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi muda Majalengka yang tidak hanya aktif dan kreatif, tetapi juga memiliki landasan moral, kepedulian sosial, serta semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan KNPI Fest Vol. 2 juga menunjukkan bahwa ruang kepemudaan dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan, mulai dari kegiatan keagamaan, kreativitas, kewirausahaan hingga akses terhadap kesempatan kerja. Dalam rangkaian festival tersebut, Job Fair juga digelar untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membuka kesempatan rekrutmen.
Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka dalam kegiatan Pemuda Bersholawat menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai unsur masyarakat dalam menghadirkan kemaslahatan dan memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Umat, Menghadirkan Manfaat.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Sampaikan Selamat atas Pelantikan Pimpinan BAZNAS Cianjur Periode 2026–2031
CIANJUR Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola zakat serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Cianjur.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Ucapan tersebut disampaikan sebagai bagian dari semangat kebersamaan antar-BAZNAS di Jawa Barat untuk terus memperkuat gerakan zakat dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
“Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur dalam mengemban amanah yang mulia.”
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mendoakan agar para pimpinan yang mengemban amanah untuk periode 2026–2031 senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan, kesehatan, serta keteguhan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.
Pelantikan pimpinan baru diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS dalam memberikan pelayanan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan umat.
Semangat kolaborasi antarlembaga zakat juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang semakin kuat. Dengan sinergi dan komitmen bersama, potensi zakat diharapkan dapat dikelola secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan selamat menjalankan amanah kepada seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026–2031.
Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam mengemban amanah dan mampu menghadirkan pelayanan zakat yang semakin baik serta memberikan manfaat yang luas bagi umat dan masyarakat.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Hadir di KNPI Fest 2026, Dorong UMKM dan Layanan Sosial Gratis
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut hadir dalam pembukaan KNPI Fest 2026 yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Majalengka di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9/2026).
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.MA., menghadiri langsung pembukaan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kepemudaan sekaligus upaya memperluas manfaat pemberdayaan ekonomi dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Salah satu agenda utama pada hari pertama KNPI Fest 2026 adalah Job Fair yang menghadirkan 1.878 lowongan pekerjaan dari 18 perusahaan di Kabupaten Majalengka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.081 lowongan diperuntukkan bagi laki-laki dan 797 lowongan bagi perempuan.
Sejak dibuka, Job Fair mendapat antusiasme masyarakat, terutama para pencari kerja yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja sekaligus berinteraksi langsung dengan perusahaan peserta.
Hadirkan UMKM Binaan BAZNAS
Selain menghadiri pembukaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mengambil bagian dalam rangkaian KNPI Fest 2026 dengan menghadirkan stand UMKM binaan BAZNAS.
Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah. UMKM binaan mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau masyarakat yang hadir dalam kegiatan.
Partisipasi ini juga mencerminkan peran BAZNAS yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi turut mendorong terciptanya kemandirian ekonomi melalui program pemberdayaan masyarakat.
Sahabat The Cut Hadirkan Cukur Gratis
Semarak KNPI Fest 2026 juga diisi dengan layanan sosial pangkas rambut gratis yang dihadirkan melalui Sahabat The Cut BAZNAS Majalengka.
Masyarakat yang datang ke lokasi dapat memanfaatkan layanan cukur tanpa dipungut biaya. Layanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat BAZNAS secara langsung dan dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, semangat berbagi tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan material, tetapi juga melalui pelayanan sederhana yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Rangkaian KNPI Fest Berlanjut
KNPI Fest 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Setelah agenda Job Fair pada hari pertama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Festival Band pada hari kedua.
Sementara itu, kegiatan akan ditutup pada Minggu (27/9/2026) melalui agenda Fun Bike yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam KNPI Fest 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, sekaligus memperluas kemanfaatan zakat melalui program sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata serta mendorong masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Peran BAZNAS itu Apa dalam Program Satu Desa Satu Sarjana?
MAJALENGKA Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) menjadi salah satu ikhtiar untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Kabupaten Majalengka. Dalam pelaksanaannya, kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka mengambil peran penting dalam mendukung terwujudnya program tersebut melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada mahasiswa yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Majalengka H. Mumuh Muhudin, S.H., M.H., saat menghadiri penyerahan bantuan Program SDSS kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Universitas Sindangkasih, Jalan Kasokandel Timur No. 64, Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan pendidikan dengan total Rp52.500.000 kepada 15 mahasiswa penerima manfaat.
Menurut H. Mumuh, peran BAZNAS dalam program tersebut tidak terlepas dari upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
BAZNAS Menjadi Bagian dari Ikhtiar Mewujudkan SDSS
Dalam sambutannya, H. Mumuh menjelaskan bahwa Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan bagian dari cita-cita pembangunan yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Majalengka terpilih pada 2025.
Namun, terdapat kondisi penganggaran yang membuat pelaksanaan program membutuhkan dukungan dari pihak lain.
Ia menjelaskan bahwa ketika Drs. H. Eman Suherman, M.M. memulai masa jabatannya sebagai Bupati Majalengka, proses penganggaran tahun 2025 telah berjalan. Sementara itu, Program Satu Desa Satu Sarjana belum masuk dalam penganggaran tersebut.
Dalam kondisi itulah, menurut H. Mumuh, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program melalui penyaluran dana zakat.
“Langkah pertama mewujudkan cita-cita Bupati dan Wakil Bupati terpilih di 2025 lalu melalui Program Satu Desa Satu Sarjana sebagai penanggungjawabnya adalah BAZNAS Majalengka,” jelasnya.
Kehadiran BAZNAS tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi dalam menghadirkan solusi agar program pendidikan yang menyasar masyarakat dapat tetap berjalan.
Ketika Zakat Hadir Menjawab Kebutuhan Pendidikan
Bagi H. Mumuh, peran BAZNAS dalam SDSS juga menunjukkan bagaimana dana zakat dapat dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Zakat yang dihimpun dan dikelola melalui BAZNAS tidak hanya berhenti sebagai kewajiban keagamaan, tetapi dapat didayagunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan dan program yang telah ditetapkan.
Melalui bantuan pendidikan, dana tersebut menjadi salah satu penguat bagi mahasiswa agar dapat terus menempuh pendidikan tinggi.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dinilai memiliki nilai strategis dalam memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Makanya solusinya adalah kehadiran BAZNAS yang menjadi garda terdepan program ini,” ungkap H. Mumuh.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama agar cita-cita pembangunan di bidang pendidikan dapat diwujudkan secara bertahap.
Tidak Hanya SDSS, BAZNAS Hadir melalui Banyak Program
Dalam kesempatan tersebut, H. Mumuh juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya kepada Ketua BAZNAS H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., atas berbagai inovasi yang dilakukan.
Menurutnya, peran BAZNAS tidak hanya terlihat dalam Program SDSS. Berbagai program lainnya juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Di antaranya Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), bantuan UMKM, bantuan kesehatan, bantuan sarana keagamaan, serta insentif bagi pegiat keagamaan.
Bahkan, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menghadirkan program Rumah Terang BAZNAS, yang membantu masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jaringan listrik melalui fasilitas pemasangan listrik.
Beragam program tersebut, menurut H. Mumuh, menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Selain program SDSS, BAZNAS juga menyalurkan bantuan untuk Rumah Layak Huni BAZNAS, bantuan UMKM, bantuan kesehatan, bantuan sarana keagamaan, insentif pegiat keagamaan, bahkan yang terbaru BAZNAS membantu masyarakat miskin yang belum mempunyai jaringan listrik dengan diberikan fasilitas pemasangan listrik gratis melalui Program Rumah Terang BAZNAS. Itu semua sangat membantu pemerintah,” tuturnya.
Sinergi untuk Majalengka Langkung Sae
H. Mumuh menilai berbagai program tersebut dapat menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah memiliki program pembangunan, sementara BAZNAS memiliki amanah untuk mengelola dan mendistribusikan zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.
Ketika keduanya dapat berjalan beriringan, berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat dapat diupayakan penanganannya melalui kolaborasi.
Dalam konteks SDSS, sinergi tersebut diwujudkan melalui dukungan pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih dengan total nilai Rp52.500.000 menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi tersebut telah hadir dalam bentuk manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
BAZNAS dan Amanah untuk Generasi Masa Depan
Kehadiran BAZNAS dalam Program Satu Desa Satu Sarjana pada akhirnya bukan hanya tentang penyaluran bantuan.
Di balik bantuan pendidikan tersebut terdapat harapan agar generasi muda Majalengka memperoleh kesempatan untuk menuntut ilmu, menyelesaikan pendidikan dan kelak memberikan manfaat yang lebih luas.
Zakat yang ditunaikan masyarakat kemudian menjadi jalan bagi sebagian mahasiswa untuk terus melangkah mengejar cita-cita.
H. Mumuh menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya Ketua BAZNAS, atas kontribusi dan inovasi yang terus dilakukan dalam mendukung kebutuhan masyarakat.
“Terima kasih kepada pihak BAZNAS, khususnya kepada Ketua BAZNAS, atas inovasi-inovasi yang dibuat, terutama yang berkaitan erat dengan program-program pemerintah,” ujarnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Dr. Iman Solahudin, M.Pd., Kepala Biro Akademik, Keuangan, Kepegawaian, Umum dan Perlengkapan Universitas Sindangkasih.
Sementara dari jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka, Ketua BAZNAS H. Agus Asri Sabana hadir didampingi Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM, Kepala Divisi Humas, Hukum & Protokoler, serta Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Melalui sinergi tersebut, Program Satu Desa Satu Sarjana diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi generasi muda Majalengka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Sebab, ketika amanah zakat dipertemukan dengan kebutuhan pendidikan, lahirlah sebuah ikhtiar untuk menyiapkan generasi yang berilmu, mandiri dan kelak mampu kembali memberikan manfaat kepada masyarakat.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ini Tanggapan Pihak Universitas Sindangkasih Terkait SDSS
MAJALENGKA Kehadiran Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) BAZNAS Kabupaten Majalengka dinilai menjadi langkah berarti dalam membantu membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Dr. Iman Solahudin, M.Pd., Kepala Biro Akademik, Keuangan, Kepegawaian, Umum dan Perlengkapan Universitas Sindangkasih, saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyerahan bantuan SDSS kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Universitas Sindangkasih, Jalan Kasokandel Timur No. 64, Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan pendidikan dengan total nilai Rp52.500.000 kepada 15 mahasiswa penerima manfaat.
Bagi pihak kampus, bantuan tersebut tidak hanya berbicara mengenai nominal yang diterima mahasiswa, tetapi juga menyentuh persoalan yang lebih mendasar, yakni kesempatan bagi generasi muda untuk tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.
Banyak Anak Ingin Kuliah, tetapi Terkendala Biaya
Dalam sambutannya, Dr. Iman Solahudin menyampaikan apresiasi terhadap langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka yang menghadirkan dukungan pendidikan melalui Program SDSS.
Menurutnya, kondisi ekonomi terkadang menjadi penghalang bagi anak-anak yang sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Ia menilai, tidak sedikit anak yang memiliki cita-cita untuk kuliah, tetapi harus berhadapan dengan persoalan biaya.
“Langkah BAZNAS menyalurkan dana untuk beasiswa Satu Desa Satu Sarjana sangat tepat karena kondisi saat ini, di tengah himpitan ekonomi, banyak anak yang berpikir bukan tidak mau untuk kuliah, tetapi mereka tidak ada biayanya,” ungkap Iman.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa persoalan akses pendidikan bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya keinginan untuk belajar. Bagi sebagian keluarga, kemampuan ekonomi menjadi faktor yang menentukan apakah seorang anak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Karena itu, kehadiran SDSS dinilai dapat menjadi salah satu bentuk dukungan yang memberikan ruang lebih besar bagi mahasiswa untuk mempertahankan langkah pendidikannya.
Kampus Berharap SDSS Terus Berlanjut
Dr. Iman Solahudin juga berharap Program SDSS tidak berhenti pada penyaluran bantuan kepada mahasiswa yang menerima manfaat pada tahun ini.
Menurutnya, keberlanjutan program akan semakin membuka kesempatan bagi mahasiswa lain yang memiliki kebutuhan dan semangat untuk melanjutkan pendidikan.
Ia berharap jumlah penerima manfaat dapat terus bertambah dan program tersebut dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Harapan kami, program ini tidak berhenti kepada para mahasiswa yang sekarang menerima. Diharapkan ke depan bisa bertambah dan dilanjutkan kembali,” ujarnya.
Harapan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan program pendidikan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Kampus Siap Mengawal Penerima Manfaat
Tidak hanya menerima bantuan, pihak Universitas Sindangkasih juga menyatakan komitmennya untuk ikut bertanggung jawab terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima manfaat.
Dr. Iman menegaskan bahwa pihak kampus memiliki tanggung jawab untuk memastikan mahasiswa penerima bantuan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Para mahasiswa diharapkan tidak menyia-nyiakan bantuan yang telah diberikan. Dukungan yang diterima hendaknya menjadi motivasi untuk belajar lebih sungguh-sungguh, menjaga prestasi dan menyelesaikan pendidikan.
Lebih dari itu, pihak kampus berharap para penerima manfaat dapat tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa, negara dan keluarga, sekaligus mampu membawa nama baik Universitas Sindangkasih.
Dengan demikian, bantuan pendidikan yang diberikan tidak berhenti pada terselesaikannya proses perkuliahan, tetapi dapat berlanjut menjadi manfaat yang lebih luas ketika para mahasiswa kelak terjun ke tengah masyarakat.
Dari Kepedulian Menjadi Kesempatan
Program SDSS mempertemukan dua hal penting dalam dunia pendidikan: kepedulian dan kesempatan.
Dana yang disalurkan melalui BAZNAS menjadi bentuk kepedulian yang kemudian diubah menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk terus menempuh pendidikan.
Bagi mahasiswa penerima manfaat, bantuan tersebut menjadi penguat langkah. Bagi keluarga, bantuan tersebut dapat menjadi sedikit ruang untuk bernapas. Sementara bagi perguruan tinggi, program tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama dalam mencetak generasi yang berpendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan senilai Rp52.500.000 diserahkan kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Hadir pula Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Majalengka H. Mumuh Muhudin, S.H., M.H., serta jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, diharapkan semakin banyak anak-anak Majalengka yang memiliki kesempatan untuk menggapai cita-cita melalui pendidikan tinggi.
Sebab, ketika persoalan biaya tidak lagi menjadi penghalang utama, seorang anak dapat kembali menatap masa depan dengan keyakinan bahwa cita-cita masih memiliki jalan untuk diperjuangkan.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Pesan Ketua BAZNAS Majalengka dalam Memberikan Bantuan Satu Desa Satu Sarjana
MAJALENGKA — Ada doa yang menyertai setiap langkah pendidikan, ada harapan orang tua di balik setiap perjuangan seorang mahasiswa, dan ada amanah para muzaki dalam setiap rupiah zakat yang disalurkan. Pesan itulah yang disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., saat menyerahkan bantuan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih, Jumat (25/9/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pertemuan Universitas Sindangkasih, Jalan Kasokandel Timur No. 64, Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Sebanyak 15 mahasiswa menerima bantuan pendidikan dengan total nilai Rp52.500.000.
Bagi Ketua BAZNAS Majalengka, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan biaya pendidikan. Di dalamnya terdapat amanah yang dititipkan masyarakat melalui zakat, sekaligus harapan agar para penerima manfaat dapat melanjutkan pendidikan dan kelak tumbuh menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi sesama.
Sinergi untuk Membangun Majalengka
Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, pembangunan Majalengka tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki ilmu, karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Langkah BAZNAS saat ini bersinergi dengan pemerintah adalah wujud nyata bagaimana Majalengka ke depan bisa merasakan kemajuan dan langkung sae dalam berbagai bidang,” ujar Agus.
Melalui Program SDSS, BAZNAS berupaya mengambil bagian dalam membuka akses pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikannya.
Agus berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan cita-cita pembangunan Kabupaten Majalengka.
Jangan Lupa Bersyukur dan Berdoa
Di hadapan para mahasiswa penerima bantuan, Agus menyampaikan pesan khusus yang menjadi inti dari kehadirannya pada kegiatan tersebut.
Ia meminta para penerima manfaat untuk tidak melupakan dua hal penting dalam menjalani perjalanan pendidikan, yaitu bersyukur dan berdoa.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh rasa syukur kepada Allah SWT dan doa yang senantiasa dipanjatkan dalam setiap langkah kehidupan.
“Jangan lupa bersyukur dan berdoa. Jika hari ini kalian mendapatkan bantuan, berdoalah semoga kelak kalian yang memberikan bantuan,” pesan Agus.
Pesan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diterima hendaknya tidak berhenti pada diri sendiri.
Bantuan yang diterima hari ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk belajar lebih sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan, meraih cita-cita dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Lebih jauh, Agus berharap para mahasiswa suatu saat nanti tidak hanya menjadi orang yang berhasil secara pribadi, tetapi juga mampu menjadi orang yang memberikan manfaat kepada keluarga, masyarakat dan orang lain yang membutuhkan.
Dari Penerima Manfaat Menjadi Pemberi Manfaat
Nilai bantuan sebesar Rp52,5 juta yang disalurkan kepada 15 mahasiswa mungkin dapat dihitung secara nominal. Namun, harapan yang dititipkan di dalamnya jauh lebih besar.
Ada harapan agar seorang mahasiswa tetap dapat melanjutkan kuliah.
Ada harapan orang tua agar anaknya dapat meraih masa depan yang lebih baik.
Ada amanah muzaki agar harta yang dikeluarkan di jalan Allah benar-benar memberikan kemanfaatan.
Dan ada doa agar ilmu yang diperoleh para penerima manfaat kelak menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan.
Karena itu, Ketua BAZNAS Majalengka mengajak para mahasiswa untuk menjadikan bantuan tersebut sebagai penyemangat dalam menuntut ilmu.
Bantuan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan salah satu jalan yang Allah SWT hadirkan agar langkah menuju cita-cita menjadi lebih ringan.
Hari ini mereka menerima bantuan. Kelak, diharapkan mereka menjadi generasi yang mampu memberi bantuan dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Amanah Zakat untuk Masa Depan Generasi
Program Satu Desa Satu Sarjana menjadi salah satu bentuk pendayagunaan zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka di bidang pendidikan.
Melalui program ini, dana yang dititipkan para muzaki diupayakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.
Penyerahan bantuan kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kemaslahatan umat.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Dr. Iman Solahudin, M.Pd., Kepala Biro Akademik, Keuangan, Kepegawaian, Umum dan Perlengkapan Universitas Sindangkasih, serta Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Majalengka H. Mumuh Muhudin, S.H., M.H.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir didampingi Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM, Kepala Divisi Humas, Hukum & Protokoler, serta Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada para mahasiswa dan ramah tamah.
Semoga bantuan tersebut menjadi wasilah kebaikan, memberikan keberkahan bagi para muzaki, menguatkan langkah para mahasiswa dalam menuntut ilmu, serta menjadi investasi kebaikan yang terus mengalir manfaatnya.
Dari zakat yang ditunaikan, lahir kesempatan untuk belajar. Dari ilmu yang diperjuangkan, semoga lahir generasi yang kelak kembali menebarkan kebermanfaatan.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Titipkan Harapan Masa Depan kepada 15 Mahasiswa Universitas Sindangkasih melalui SDSS
MAJALENGKA Pendidikan bukan sekadar jalan menuju gelar, tetapi ikhtiar untuk membuka pintu masa depan. Bagi sebagian keluarga, keinginan anak untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkadang harus berhadapan dengan keterbatasan biaya. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian melalui dana zakat hadir membawa harapan.
Hal itu diwujudkan BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) dengan menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp52.500.000 kepada 15 mahasiswa Universitas Sindangkasih, Jumat (25/9/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung pukul 13.30 WIB di Ruang Pertemuan Universitas Sindangkasih, Jalan Kasokandel Timur No. 64, Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dr. Iman Solahudin, M.Pd., Kepala Biro Akademik, Keuangan, Kepegawaian, Umum dan Perlengkapan Universitas Sindangkasih, serta Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Majalengka H. Mumuh Muhudin, S.H., M.H.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir didampingi Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM, Kepala Divisi Humas, Hukum & Protokoler, serta Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Ketika Keinginan Kuliah Terhalang Biaya
Bagi Dr. Iman Solahudin, M.Pd., bantuan yang disalurkan BAZNAS bukan semata-mata berbentuk dukungan finansial. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga harapan anak-anak bangsa agar tetap dapat menempuh pendidikan tinggi.
Ia menilai langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan dana zakat melalui Program Satu Desa Satu Sarjana sangat tepat, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.
“Di tengah himpitan ekonomi, banyak anak yang sebenarnya bukan tidak mau kuliah, tetapi tidak memiliki biaya. Bahkan tidak sedikit yang mengalami kondisi seperti itu,” ujar Iman.
Karena itu, menurutnya, kehadiran program SDSS menjadi sangat berarti bagi mahasiswa yang memperoleh bantuan.
Ia berharap ikhtiar tersebut tidak berhenti pada 15 mahasiswa yang menerima bantuan saat ini. Program SDSS diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas sehingga semakin banyak anak dari keluarga yang membutuhkan memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Pihak Universitas Sindangkasih, lanjut Iman, juga berkomitmen untuk ikut mengawal para penerima manfaat agar bantuan yang diterima benar-benar memberikan dampak terhadap masa depan mereka.
Para mahasiswa diharapkan dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan negara, serta mampu membawa nama baik Universitas Sindangkasih.
Amanah Zakat yang Menjadi Jalan Kebaikan
Sementara itu, Kabag Tapem Kabupaten Majalengka H. Mumuh Muhudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Program Satu Desa Satu Sarjana menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Kabupaten Majalengka.
Menurutnya, pada awal masa jabatan Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., penganggaran daerah tahun 2025 telah berjalan sehingga program tersebut belum teranggarkan dalam APBD. Dalam kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program melalui pengelolaan dana zakat.
H. Mumuh menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya Ketua BAZNAS, atas berbagai inovasi yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat dan program pemerintah.
Selain SDSS, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyalurkan berbagai program manfaat, mulai dari Rumah Layak Huni BAZNAS, bantuan UMKM, bantuan kesehatan, bantuan sarana keagamaan, insentif pegiat keagamaan, hingga Rumah Terang BAZNAS yang membantu masyarakat kurang mampu memperoleh fasilitas pemasangan listrik.
“Semua itu sangat membantu pemerintah,” ungkapnya.
Berbagai program tersebut menjadi gambaran bahwa dana zakat, infak dan sedekah yang dikelola secara amanah dapat kembali hadir di tengah masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata.
Pesan Ketua BAZNAS: Hari Ini Menerima, Kelak Memberi
Sebelum menyerahkan bantuan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa sinergi BAZNAS bersama pemerintah merupakan bagian dari ikhtiar untuk membangun Majalengka yang semakin maju dan Langkung Sae.
Menurut Agus, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan memiliki masa depan yang lebih baik.
“Langkah BAZNAS saat ini bersinergi dengan pemerintah adalah wujud nyata bagaimana Majalengka ke depan bisa merasakan kemajuan dan langkung sae dalam berbagai bidang,” ujar Agus.
Di hadapan para mahasiswa, Agus juga menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar nasihat. Ia mengingatkan agar setiap penerima bantuan tidak melupakan rasa syukur dan doa.
Menurutnya, bantuan yang diterima hari ini merupakan amanah sekaligus bentuk kepedulian para muzaki yang telah menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS.
“Jangan lupa bersyukur dan berdoa. Jika hari ini kalian mendapatkan bantuan, berdoalah semoga kelak kalian yang memberikan bantuan,” pesan Agus.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak semestinya berhenti pada orang yang menerimanya. Ada harapan agar setiap mahasiswa yang hari ini mendapatkan manfaat kelak mampu berdiri dengan kemandirian, kemudian menjadi pribadi yang kembali menebarkan manfaat bagi sesama.
Dari Dana Zakat, Menjadi Harapan Masa Depan
Setelah rangkaian sambutan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka secara simbolis menyerahkan bantuan pendidikan kepada para mahasiswa Universitas Sindangkasih.
Sebanyak 15 mahasiswa menerima bantuan dengan total nilai Rp52.500.000 melalui Program Satu Desa Satu Sarjana.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi penguat langkah para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan dan meraih cita-cita.
Di balik angka Rp52,5 juta, terdapat amanah para muzaki, doa para orang tua, harapan kampus, serta ikhtiar bersama agar pendidikan tidak berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi.
Semoga setiap rupiah yang dititipkan melalui zakat menjadi amal jariyah bagi para muzaki, menjadi keberkahan bagi para penerima manfaat, dan menjadi jalan lahirnya generasi terdidik yang kelak kembali mengabdi untuk keluarga, masyarakat dan daerah.
Sebab, ketika zakat menjadi jalan bagi seorang anak untuk meraih pendidikan, sesungguhnya yang sedang dibangun bukan hanya masa depan satu orang, tetapi juga harapan bagi masa depan umat dan daerah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan dan ramah tamah antara jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka, Universitas Sindangkasih, Pemerintah Kabupaten Majalengka, serta para mahasiswa penerima manfaat.
BERITA25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka: Kolaborasi Dunia Usaha Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 kepada Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang diperingati pada 24 September 2026.
Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap KADIN Indonesia dapat terus menjalankan peran strategisnya sebagai wadah dunia usaha nasional serta menjadi mitra dalam membangun ekosistem perekonomian yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan dampak yang lebih luas. Tidak hanya melalui penguatan aktivitas ekonomi, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi dengan berbagai unsur dunia usaha diharapkan semakin membuka ruang bagi lahirnya berbagai bentuk kerja sama yang memberikan kemaslahatan.
"Selamat Hari Ulang Tahun ke-58 KADIN Indonesia. Semoga KADIN Indonesia semakin kuat dalam membangun kolaborasi, mendorong pertumbuhan dunia usaha, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat," demikian pesan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Peringatan HUT ke-58 KADIN Indonesia juga menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dunia usaha memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta membangun kemandirian masyarakat.
Dengan semangat "KADIN Indonesia Maju, Ekonomi Indonesia Tumbuh", BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendorong terbangunnya kolaborasi yang semakin kuat antara dunia usaha dan lembaga-lembaga sosial untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selamat HUT ke-58 KADIN Indonesia.
Bersama kolaborasi, kuatkan ekonomi, wujudkan Indonesia yang semakin maju.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Hari Tani Nasional 2026, Saatnya Menguatkan Petani dan Menebar Keberkahan Zakat
MAJALENGKA Peringatan Hari Tani Nasional 2026 menjadi momentum untuk kembali mengapresiasi peran petani sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat. Di balik setiap hasil panen, terdapat kerja keras, ketekunan, serta ikhtiar para petani dalam memenuhi kebutuhan pangan bangsa.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memandang semangat Hari Tani Nasional sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial melalui zakat. Zakat tidak hanya menjadi ibadah yang berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki peran dalam mendorong pemberdayaan masyarakat agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai pemberdayaan mustahik melalui berbagai program zakat. Dukungan yang tepat sasaran diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat penerima manfaat untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dan membangun kemandirian secara berkelanjutan.
Petani, Penjaga Ketahanan Pangan
Petani memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Aktivitas mereka di sawah, kebun, maupun lahan pertanian menjadi bagian dari rantai panjang yang memastikan ketersediaan pangan bagi keluarga dan masyarakat.
Karena itu, apresiasi terhadap petani tidak cukup hanya diwujudkan melalui penghargaan secara simbolis. Kepedulian juga perlu diterjemahkan ke dalam gerakan nyata yang mampu memperkuat kesejahteraan dan produktivitas masyarakat.
Dalam konteks zakat, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pemberdayaan mustahik yang diarahkan pada peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kemandirian ekonomi.
Zakat untuk Kebermanfaatan yang Lebih Luas
Zakat memiliki potensi besar untuk menghadirkan manfaat yang melampaui bantuan sesaat. Ketika dikelola secara amanah dan tepat sasaran, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat keluar dari keterbatasan menuju kondisi yang lebih mandiri.
Semangat inilah yang perlu terus ditumbuhkan dalam membangun ekosistem zakat di Kabupaten Majalengka. Muzaki diajak untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya, sementara masyarakat luas didorong untuk menjadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Pemberdayaan melalui zakat juga menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, sehingga penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kualitas kehidupannya.
Menjaga Pangan, Menguatkan Kepedulian
Hari Tani Nasional 2026 mengingatkan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Petani dengan kerja kerasnya menyediakan pangan, sementara masyarakat memiliki peran untuk menjaga kepedulian dan mendukung terciptanya kehidupan sosial yang lebih berkeadilan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai pengingat untuk memperkuat semangat berbagi dan pemberdayaan.
Mari tumbuhkan kepedulian, kuatkan pemberdayaan, dan hadirkan keberkahan melalui zakat. Karena setiap kebaikan yang ditunaikan dengan ikhlas dapat menjadi jalan hadirnya manfaat bagi sesama.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Survei hingga Listrik Menyala, Kades Cibunut Kawal Program Rumah Terang BAZNAS
MAJALENGKA — Program Rumah Terang BAZNAS (RTB) di Desa Cibunut, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, terlaksana melalui proses pendampingan Pemerintah Desa Cibunut sejak tahap awal. Kepala Desa Cibunut Indra, S.Pd., bersama jajaran pemerintah desa melakukan survei dan pemetaan warga yang membutuhkan akses listrik sebelum proses pemasangan dilakukan.
Pada Kamis (24/9/2026), Indra turut mendampingi langsung proses pemasangan listrik gratis bagi 10 rumah mustahik dan satu sarana keagamaan berupa musala di wilayah Desa Cibunut.
Kehadiran Kepala Desa tersebut menjadi bagian dari pengawalan program agar bantuan yang diberikan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Berawal dari Melihat Kondisi Warga
Indra menjelaskan, proses tersebut tidak berlangsung secara tiba-tiba. Pemerintah Desa Cibunut terlebih dahulu melakukan identifikasi terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang belum memiliki jaringan listrik sendiri.
Dari kondisi tersebut, pemerintah desa kemudian melakukan survei untuk mengetahui rumah-rumah yang membutuhkan bantuan serta melakukan pemetaan berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa Cibunut melakukan pendataan dan survei terlebih dahulu. Kami melihat kondisi masyarakat yang memang belum memiliki jaringan listrik sendiri, kemudian kami petakan siapa saja yang benar-benar membutuhkan,” ujar Indra.
Menurutnya, tahapan tersebut penting dilakukan agar program dapat diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria dan kondisi di lapangan.
Setelah proses survei dan pemetaan dilakukan, Pemerintah Desa Cibunut kemudian memfasilitasi koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat tersebut.
“Setelah kami melakukan survei dan pemetaan, kami koordinasikan dengan BAZNAS. Kami berharap masyarakat yang memang membutuhkan bisa mendapatkan akses listrik melalui Program Rumah Terang ini,” katanya.
Pemerintah Desa Dampingi hingga Pemasangan
Tidak berhenti pada proses pendataan, Pemerintah Desa Cibunut juga turut mendampingi tahapan pelaksanaan di lapangan.
Indra hadir langsung ketika petugas melakukan pemasangan jaringan listrik dan kWh di rumah-rumah penerima manfaat. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemasangan berjalan sesuai dengan hasil survei dan lokasi penerima manfaat yang telah dipetakan sebelumnya.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program yang tersedia melalui BAZNAS.
“Kami tidak hanya mendata, tetapi juga ikut mendampingi sampai proses pemasangan. Karena kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada warga yang sudah kami data dan memang membutuhkan,” tutur Indra.
Pada hari tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., juga menyaksikan langsung proses pemasangan di sejumlah rumah penerima manfaat.
Salah satunya rumah Sena, lansia berusia 89 tahun yang tinggal bersama cucunya. Ketua BAZNAS secara simbolis menyalakan listrik di rumah tersebut sekaligus mengisi token kWh.
Selain rumah Sena, proses pemasangan juga disaksikan di rumah Nenek Sarneh dan Ibu Yuyun.
Harapan Kades: Manfaatnya Bisa Dirasakan Warga
Indra berharap hadirnya jaringan listrik melalui Program Rumah Terang BAZNAS dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat Desa Cibunut.
Bagi warga yang sebelumnya belum memiliki jaringan listrik sendiri, pemasangan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang sudah membantu masyarakat kami. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar memberikan manfaat dan bisa digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” ungkap Indra.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Program Rumah Terang di Desa Cibunut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan BAZNAS menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami, sinergi seperti ini bisa terus berjalan. Ketika pemerintah desa mengetahui kondisi masyarakat dan BAZNAS memiliki program untuk membantu, keduanya bisa bertemu dan menghasilkan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.
Sinergi dari Tingkat Desa hingga BAZNAS
Program Rumah Terang BAZNAS di Desa Cibunut menjadi gambaran bagaimana sebuah program bantuan dapat dilaksanakan melalui tahapan yang melibatkan pemerintah di tingkat desa.
Mulai dari identifikasi kondisi warga, survei lapangan, pemetaan calon penerima, koordinasi dengan BAZNAS, hingga pendampingan pemasangan, Pemerintah Desa Cibunut mengambil bagian dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan.
Program tersebut menyasar masyarakat yang belum memiliki jaringan listrik sendiri dan terdata dalam kelompok desil 1 sampai dengan desil 5 sesuai kriteria yang ditetapkan dalam program.
Bagi Pemerintah Desa Cibunut, listrik yang kini menyala di rumah-rumah penerima manfaat bukan hanya hasil dari proses pemasangan teknis, tetapi juga merupakan hasil dari rangkaian pendataan, koordinasi, dan kerja bersama agar kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti.
Sementara bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, pelaksanaan Program Rumah Terang di Desa Cibunut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran serta menjangkau kebutuhan dasar masyarakat.
Dari data yang dikumpulkan di tingkat desa, kebutuhan warga dipetakan, dikoordinasikan, hingga akhirnya listrik menyala di rumah penerima manfaat.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Eliminasi Penyakit Prioritas
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya pencegahan dan percepatan eliminasi penyakit prioritas AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).
Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, dalam Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan OPD Non-Dinkes dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar pada Kamis, 24 September 2026, di BAPEDALITBANGDA Kabupaten Majalengka.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kemitraan lintas sektor untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah di luar sektor kesehatan, dunia usaha, lembaga sosial, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung program penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM).
Perkuat Peran OPD dan Dunia Usaha
Forum kemitraan ini mendorong keterlibatan aktif berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) non-Dinas Kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Kolaborasi tersebut mencakup penyelarasan program kerja dan dukungan penganggaran yang dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit prioritas.
Selain OPD, sektor swasta, BUMN, BUMD, dan dunia usaha juga didorong untuk mengoptimalkan kontribusi melalui Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga dukungan terhadap pembangunan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Bangun Komitmen dan Aksi Bersama
Pertemuan juga menekankan pentingnya membangun komitmen bersama dan rencana aksi lintas sektor. Penanggulangan penyakit menular dinilai membutuhkan dukungan yang tidak hanya berasal dari sektor kesehatan, tetapi juga melibatkan aspek sosial, pendidikan, ketenagakerjaan, infrastruktur, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Melalui forum kemitraan, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyusun langkah bersama yang terintegrasi serta memperkuat sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas sinergi kelembagaan dalam mendukung agenda pembangunan dan kemanfaatan masyarakat.
Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan potensi sumber daya sosial dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Kesehatan
Penguatan forum kemitraan OPD non-Dinkes dan CSR menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai unsur secara terpadu.
Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat berbagai intervensi yang dibutuhkan untuk mendukung pencegahan penyakit prioritas sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kolaborasi kemanusiaan dan pembangunan daerah melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Majalengka #UuhPatulloh #ForumKemitraan #CSR #Kolaborasi #KesehatanMasyarakat #PPATM #Tuberkulosis #AIDS #Malaria #ZIS #SinergiMajalengka
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Perkuat Reintegrasi Purna PMI melalui Pemberdayaan
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut memperkuat proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Program Reintegrasi Sosial Purna PMI Kabupaten Majalengka Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka. Sebanyak 13 Purna PMI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Majalengka mengikuti kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat kesiapan mereka kembali beraktivitas dan membangun kemandirian di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., hadir sebagai narasumber. Ia memberikan penguatan terkait pentingnya membangun kemandirian, mengembangkan potensi, serta memperkuat peran Purna PMI agar dapat kembali berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sosialnya.
Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Majalengka menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas lembaga dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Reintegrasi sosial tidak hanya diarahkan pada proses kepulangan, tetapi juga bagaimana Purna PMI mampu menata kembali kehidupan, mengembangkan kapasitas, dan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara produktif.
Bagi Purna PMI, pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi modal pengetahuan, keterampilan, maupun pengalaman yang dikembangkan setelah kembali ke daerah asal. Karena itu, penguatan kapasitas dan akses terhadap berbagai peluang pemberdayaan menjadi bagian penting dalam menciptakan kemandirian yang berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi Purna PMI untuk berkembang sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial keluarga.
Melalui kegiatan ini, Purna PMI diharapkan tidak sekadar kembali ke daerah asal, tetapi mampu kembali untuk tumbuh, mandiri, dan berdaya, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Majalengka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #PurnaPMI #PMIMajalengka #ReintegrasiSosial #PemberdayaanMasyarakat #BP3MIJawaBarat #ZakatUntukPemberdayaan #MajalengkaBerdaya
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Perkuat Literasi Zakat Profesi bagi 394 Guru PAI
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka menyosialisasikan zakat profesi atau zakat penghasilan kepada 394 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) , Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Islamic Center Kabupaten Majalengka tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran para guru PAI mengenai kewajiban menunaikan zakat penghasilan sesuai dengan ketentuan syariat.
Sosialisasi menghadirkan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd. , sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menempatkan zakat sebagai kewajiban yang harus mendapat perhatian utama dalam kehidupan seorang Muslim.
"Di antara lima rukun Islam, zakat sering kali menjadi kewajiban yang paling berat untuk ditunaikan. Terkadang kita lebih mudah melaksanakan amalan sunnah seperti kurban, sementara kewajiban zakat tidak menjadi perhatian. Maka, mari dahulukan yang wajib sebelum mengejar yang sunnah," ungkap Embed Humed.
Pendidikan Zakat Menjadi Bagian dari Tanggung Jawab BAZNAS
Embed Humed menjelaskan, sosialisasi dan edukasi mengenai zakat merupakan bagian dari tanggung jawab BAZNAS dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya mengenai kewajiban zakat penghasilan.
Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai zakat diperlukan agar masyarakat tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga memahami mekanisme penunaian zakat melalui lembaga resmi.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan lembaga resmi nonstruktural yang menjalankan tugas pengelolaan zakat dengan berpedoman pada prinsip aman secara syar'i, aman secara regulasi, dan aman dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS.
Pengelolaan Zakat Mengedepankan Transparansi dan Akuntabilitas
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan mengenai mekanisme pengawasan terhadap pengelolaan zakat.
Pengelolaan zakat dilakukan dengan memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui berbagai mekanisme audit dan pengawasan, di antaranya audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), audit Inspektorat, serta audit internal syariah .
Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga amanah para muzaki sekaligus memastikan dana zakat dikelola dan disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Embed Humed juga menyampaikan pesan Ketua BAZNAS RI mengenai pentingnya perencanaan pengelolaan zakat yang akurat dan pendistribusian yang tepat sasaran.
Dengan perencanaan yang baik, zakat yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik.
Menguatkan Kesadaran Menunaikan Penghasilan Zakat
Sosialisasi kepada 394 guru PAI tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi sekaligus kesadaran kesadaran mengenai pentingnya menunaikan zakat profesi atau zakat penghasilan.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, peningkatan literasi zakat merupakan bagian penting dari upaya membangun ekosistem zakat yang kuat, mulai dari muzaki, amil, hingga mustahik .
Zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi juga diharapkan dapat dikelola secara lebih terencana, terukur, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, serta para guru PAI, edukasi zakat diharapkan terus berkembang dan mendorong semakin kuatnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumah Terang BAZNAS Hadirkan Akses Listrik bagi 10 Rumah Mustahik di Cibunut
MAJALENGKA Program Rumah Terang BAZNAS (RTB) Kabupaten Majalengka mulai direalisasikan di Desa Cibunut, Kecamatan Argapura, dengan pemasangan jaringan listrik dan kWh bagi 10 rumah mustahik serta satu sarana keagamaan berupa musala, Kamis (24/9/2026).
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung menyaksikan proses pemasangan di sejumlah rumah penerima manfaat. Kehadiran tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran dan fasilitas yang diberikan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.
Agus didampingi Fizay Muhammad Faozan, S.H., CPM, Kepala Divisi Humas dan Protokol Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, serta Eman Suherman, Tim Media Sosial yang juga bertugas sebagai FIC (Field Implementation Coordinator) Rumah Terang BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Program Rumah Terang BAZNAS merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program BAZNAS dalam membantu masyarakat yang belum memiliki akses jaringan listrik sendiri. Penerima manfaat ditetapkan berdasarkan pendataan dan kriteria kemustahikan, termasuk masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 sampai dengan desil 5.
Ketua BAZNAS Tinjau Langsung Pemasangan di Rumah Penerima Manfaat
Dalam kunjungannya di Desa Cibunut, Ketua BAZNAS menyaksikan pemasangan jaringan listrik dan kWh di rumah Sena, seorang lansia berusia 89 tahun yang tinggal bersama cucunya.
Setelah pemasangan selesai, Agus Asri Sabana secara simbolis menyalakan listrik di rumah tersebut. Ia juga mengisi token listrik sebagai bagian dari memastikan fasilitas yang diberikan dapat langsung digunakan oleh penerima manfaat.
"Saya ingin memastikan program ini tidak berhenti pada proses penyaluran bantuan, tetapi benar-benar terpasang dan dapat digunakan oleh masyarakat yang menerima manfaat," kata Agus.
Selain rumah Sena, Ketua BAZNAS juga meninjau pemasangan listrik di rumah Sarneh dan Yuyun. Peninjauan dilakukan hingga sekitar pukul 13.00 WIB untuk melihat secara langsung proses pemasangan dan kondisi fasilitas setelah jaringan listrik tersambung.
Kehadiran pimpinan BAZNAS di lokasi sekaligus menjadi bagian dari monitoring pelaksanaan Program Rumah Terang BAZNAS agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.
Sena Bersyukur Kini Memiliki KWh Sendiri
Sena menyampaikan terima kasih atas bantuan pemasangan listrik yang diterimanya. Di usianya yang telah mencapai 89 tahun, ia mengaku bersyukur kini rumah yang ditempatinya bersama cucu telah memiliki jaringan listrik dan kWh sendiri.
Ucapan terima kasih juga disampaikan keluarga Sarneh dan Yuyun. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan melalui Program Rumah Terang BAZNAS sehingga kebutuhan penerangan di rumah mereka kini dapat dipenuhi melalui jaringan listrik sendiri.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BAZNAS dalam memberikan akses terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang masuk dalam kriteria penerima manfaat.
Bagian dari Implementasi Program BAZNAS
Program Rumah Terang BAZNAS di Desa Cibunut merupakan bagian dari penguatan program BAZNAS dalam memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk pengaplikasian 13 program BAZNAS RI, yang di dalamnya terdapat Program Rumah Terang BAZNAS sebagai upaya menghadirkan akses penerangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di Kabupaten Majalengka, pelaksanaan program diarahkan kepada masyarakat yang belum memiliki jaringan listrik sendiri dan memenuhi kriteria penerima manfaat berdasarkan hasil pendataan.
Dengan pemasangan listrik bagi 10 rumah dan satu sarana keagamaan di Desa Cibunut, Program Rumah Terang BAZNAS diharapkan dapat memberikan akses penerangan yang lebih layak sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program sebagai bagian dari upaya memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #RumahTerangBAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #Mustahik #ListrikGratis #Cibunut #Argapura #Majalengka #BerbagiManfaat
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →