WhatsApp Icon
Melalui TP.PKK Argapaura, BAZNAS Majalengka ajak pelaku usaha berinfaq untuk jalan kebermanfaatan

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Tim Pengumpulan mengajak para pelaku usaha di Kecamatan Argapura untuk menjadikan infak dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar membangun kebermanfaatan bagi sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Infak dan Sedekah bagi Pelaku Usaha yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Argapura. Kegiatan ini menyasar lingkungan TP PKK Kecamatan Argapura sebagai bagian dari upaya memperluas gerakan kepedulian dan budaya berbagi di tengah masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, staf amil Divisi Pengumpulan, serta Ketua UPZ UMKM BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Argapura bersama perwakilan kader PKK dari 14 desa se-Kecamatan Argapura.

Mengubah Sebagian Rezeki Menjadi Manfaat

Dalam sosialisasi tersebut, BAZNAS mengajak para kader PKK untuk menjadi penggerak di lingkungan masing-masing dengan menyampaikan pentingnya infak dan sedekah kepada para pelaku usaha di setiap desa.

Pesan yang disampaikan sederhana namun penuh makna: mencari rezeki bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Sebagian rezeki yang disisihkan melalui infak dan sedekah, ketika dikelola secara amanah, diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam yang mengajarkan bahwa harta yang dimiliki manusia merupakan amanah. Dengan berbagi, seorang muslim tidak hanya menumbuhkan kepedulian sosial, tetapi juga membuka ruang keberkahan dalam kehidupan.

“Bukan hanya mencari rezeki, tapi juga menjadi jalan kebaikan.”

Pesan ini menjadi semangat dalam mengajak para pelaku usaha untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara materi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kebermanfaatan sosial.

BAZNAS Buka Ruang Sinergi bagi Pelaku Usaha

Selain mengajak pelaku usaha untuk berinfak dan bersedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga membuka ruang sinergi dan pembinaan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi tersebut, para pelaku usaha dapat memperoleh dukungan dalam berbagai aspek pemberdayaan, termasuk keterlibatan dalam kegiatan atau event, fasilitasi legalitas produk, serta pengembangan program lainnya yang dapat mendukung keberlangsungan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, gerakan infak dan sedekah tidak berhenti pada aktivitas penghimpunan dana semata. Dana yang dihimpun melalui lembaga zakat diharapkan dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kembali dalam bentuk program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kader PKK Jadi Penggerak Kebaikan di Tingkat Desa

Kehadiran perwakilan kader PKK dari 14 desa menjadi bagian penting dalam memperluas pesan kebaikan tersebut.

Para kader diharapkan dapat menjadi penghubung antara BAZNAS dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di wilayah masing-masing. Dengan pendekatan berbasis komunitas, edukasi mengenai infak dan sedekah diharapkan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, TP PKK, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial dari tingkat desa.

BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan melahirkan manfaat yang lebih luas. Ketika para pelaku usaha menyisihkan sebagian rezekinya, kemudian dikelola secara profesional dan amanah, manfaatnya dapat kembali kepada masyarakat melalui berbagai program BAZNAS.

Menumbuhkan Ekonomi yang Peduli

Gerakan infak dan sedekah di kalangan pelaku usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial.

Pelaku usaha berinfak dan bersedekah, BAZNAS mengelola dan menyalurkan manfaatnya.

Dari sinergi tersebut diharapkan lahir kebermanfaatan yang berkesinambungan—menguatkan kepedulian, membantu sesama, sekaligus menumbuhkan semangat bahwa keberhasilan dalam mencari rezeki akan semakin bermakna ketika sebagian di antaranya menjadi jalan kebaikan.

Dengan semangat “Majalengka Langkung Sae”, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah.

Karena sejatinya, rezeki yang kita sisihkan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan yang insyaallah terus mengalir manfaatnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #TPPKKArgapura

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ibu Warni Terima Bantuan Sembako dari BAZNAS Majalengka Langsung di Kediamannya

MAJALENGKA — Senyum sederhana Ibu Warni menjadi bagian dari cerita kebaikan yang kembali hadir di tengah masyarakat. Warga Gang Panday RT 003/RW 013, Majalengka, tersebut menerima bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diserahkan langsung di kediamannya pada Rabu pagi, 9 September 2026.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ibu Idah Siti Hanah Mupidah, didampingi Robi Perdian Rakasiwi. Kehadiran BAZNAS secara langsung ke kediaman Ibu Warni menjadi wujud kepedulian sekaligus ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Ibu Warni, bantuan tersebut bukan hanya berupa kebutuhan pokok. Di balik sembako yang diterima, ada kepedulian dari para muzaki dan donatur yang menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan.

Hadir Lebih Dekat, Menyapa Mustahik

Penyaluran bantuan secara langsung menjadi salah satu bentuk pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendekatkan manfaat zakat kepada mustahik. Kehadiran di kediaman penerima manfaat juga memberikan ruang bagi BAZNAS untuk menyapa, mendengarkan, dan menghadirkan kepedulian secara lebih personal.

Bantuan sembako yang diterima Ibu Warni diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Meski sederhana, bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan sedikit ketenangan dan menguatkan semangat untuk menjalani hari-hari ke depan.

Nilai inilah yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Majalengka: menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga jalan tumbuhnya kepedulian, persaudaraan, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Dari Muzaki untuk Mereka yang Membutuhkan

Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Di tangan mustahik, amanah tersebut diharapkan berubah menjadi manfaat yang nyata.

Kisah Ibu Warni menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Sebuah paket sembako yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi tanda bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada saudara yang ingin berbagi.

Dalam ajaran Islam, kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Harta yang disisihkan melalui zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kasih sayang dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berikhtiar menghadirkan manfaat zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dari zakat, infak, dan sedekah.

Semoga bantuan yang diterima Ibu Warni membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarganya. Semoga pula setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan donatur menjadi amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya.

Karena ketika kita berbagi, ada harapan yang tumbuh. Ketika kita peduli, ada kehidupan yang terasa lebih berarti.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.


#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #IbuWarni #BantuanSembako #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatmuHarapanMereka #PeduliSesama #PeduliMustahik #BerbagiKebaikan #KebaikanUntukSesama #Majalengka #SucikanHartaKuatkanIman

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan 30 Paket Sembako untuk Kegiatan Sosial Lapas Kelas IIB Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan 30 Paket Sembako untuk Kegiatan Sosial Lapas Kelas IIB Majalengka
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan 30 paket sembako untuk mendukung kegiatan sosial di Lapas Kelas IIB Majalengka. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Imam Mulyana kepada perwakilan Lapas Kelas IIB Majalengka di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 11.01 WIB. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, termasuk mendukung kegiatan pembinaan sosial dan kemanusiaan di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Dalam ajaran Islam, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai ukhuwah dan rahmatan lil 'alamin. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan berbagai program kemaslahatan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang, selama sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIB Majalengka sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan berbagai lembaga pemerintah dalam membangun kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa kolaborasi antarinstansi merupakan salah satu ikhtiar untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Amanah para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS akan terus dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah bagi para muzaki, membawa keberkahan bagi seluruh penerima manfaat, serta semakin memperkuat semangat berbagi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Majalengka yang religius, peduli, dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #MajalengkaTaqwa #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #LapasMajalengka #LapasKelasIIBMajalengka #BerbagiKebaikan #Zakat #Infak #Sedekah #AmanahMelayaniUmat #MenebarKeberkahan #PeduliSesama
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Yayasan Baitul Hikam Ponpes Fathul Huda
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Yayasan Baitul Hikam Ponpes Fathul Huda
Majalengka, 7 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan syiar Islam melalui penyaluran bantuan sarana keagamaan. Pada Jumat (7/8/2026), Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., menyerahkan bantuan sarana keagamaan kepada Yayasan Baitul Hikam Pondok Pesantren Fathul Huda. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diterima secara langsung oleh H. Machmud Fauzi selaku pengelola Yayasan Baitul Hikam Pondok Pesantren Fathul Huda yang beralamat di Jl. Raya Timur RT 003 RW 007, Desa Dawuan, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan Islam, dakwah, serta peningkatan kualitas sarana ibadah dan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren. Kehadiran sarana keagamaan yang memadai diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu serta memperkuat aktivitas pembinaan umat. Dalam kesempatan tersebut, Humed, M.Pd. menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan. "Semoga bantuan ini menjadi wasilah keberkahan, memberikan manfaat bagi para santri dan pengelola pondok pesantren, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Insya Allah setiap kebaikan yang diberikan akan menjadi investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir." Sementara itu, H. Machmud Fauzi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas perhatian yang diberikan kepada Yayasan Baitul Hikam Pondok Pesantren Fathul Huda. Menurutnya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan sarana keagamaan di lingkungan pesantren sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan Islam kepada para santri. Program bantuan sarana keagamaan merupakan salah satu bentuk implementasi pendayagunaan dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Majalengka agar memberikan manfaat nyata bagi lembaga-lembaga keagamaan di daerah. Melalui program ini diharapkan tercipta ekosistem pendidikan Islam yang semakin berkualitas, mandiri, dan mampu mencetak generasi Qurani yang berakhlakul karimah. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung pembangunan sosial keagamaan menuju Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BaznasUntukNegeri #Zakat #Infak #Sedekah #PondokPesantren #PendidikanIslam #SyiarIslam #Dawuan #Majalengka #CintaZakat
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk SMPN 4 Sumberjaya
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk SMPN 4 Sumberjaya
MAJALENGKA Dalam upaya memperkuat syiar Islam serta mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang religius, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan Bantuan Sarana Keagamaan kepada SMPN 4 Sumberjaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 13.15 WIB, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, seusai pelaksanaan Shalat Jumat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Drs. Uuh Patulloh, selaku Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, kepada perwakilan dari SMPN 4 Sumberjaya sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah. Penyaluran bantuan sarana keagamaan ini merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Majalengka agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembinaan akhlak mulia dan pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan-kegiatan keagamaan di sekolah. Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan spiritual dan akhlakul karimah. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendukung tumbuhnya nilai-nilai keislaman di lingkungan pendidikan. Beliau berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu menunjang aktivitas ibadah serta pembelajaran keagamaan para peserta didik. Dengan demikian, sekolah dapat mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat dalam keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT. Program bantuan sarana keagamaan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah yang religius melalui penguatan Program Majalengka Taqwa, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan bagi masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai sektor sosial lainnya. Semoga setiap amanah yang dititipkan oleh para muzaki menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka. "Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik."(QS. Saba' : 39)#BAZNASMajalengka #BantuanSaranaKeagamaan #SMPN4Sumberjaya #MajalengkaTaqwa #Zakat #Infak #Sedekah #PendidikanIslami #CintaMasjid #BerkahZakat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASRI #ZakatMenyejahterakanUmat
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Rio Abdus Syukur, S.H., Sekretaris Desa Jatisura
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Rio Abdus Syukur, S.H., Sekretaris Desa Jatisura
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Rio Abdus Syukur, S.H., yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi. Kabar duka tersebut menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta masyarakat yang mengenal dedikasi almarhum dalam menjalankan amanah sebagai aparatur pemerintahan desa. Segenap pimpinan, pelaksana, serta seluruh keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan ketabahan, keikhlasan, kekuatan, serta kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Dalam Islam, setiap musibah merupakan ketetapan Allah SWT yang wajib diterima dengan penuh keimanan dan kesabaran. Rasulullah ? bersabda: "Sesungguhnya milik Allah apa yang Dia ambil, dan milik-Nya pula apa yang Dia berikan. Segala sesuatu di sisi-Nya memiliki ajal yang telah ditentukan. Maka bersabarlah dan berharaplah pahala dari Allah."(HR. Bukhari dan Muslim) Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kehidupan adalah titipan Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya pada waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa bagi orang yang telah meninggal dunia serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan: "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un." Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, melapangkan kuburnya, menjadikannya termasuk golongan orang-orang yang husnul khatimah, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Al-Fatihah.#BAZNASMajalengka #Belasungkawa #DukaCita #InnalillahiWaInnaIlaihiRajiun #RioAbdusSyukur #SekretarisDesaJatisura #Jatisura #Jatiwangi #Majalengka #DoaBersama #HusnulKhatimah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Roadshow Program SIGAP dan ASIK di MTs Negeri 11 Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka Roadshow Program SIGAP dan ASIK di MTs Negeri 11 Majalengka
Majalengka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali melaksanakan Roadshow Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di MTs Negeri 11 Majalengka yang beralamat di Jalan Cikijing–Panjalu, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperluas edukasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik serta mengajak para pendidik berpartisipasi dalam gerakan infak dan sedekah secara berkelanjutan. Kehadiran tim BAZNAS Kabupaten Majalengka disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTs Negeri 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., beserta jajaran guru dan tenaga kependidikan. Sosialisasi dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi jajaran amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan sosialisasi Program ASIK kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dilaksanakan di ruang guru. Dalam sambutannya, Plt. Kepala MTs Negeri 11 Majalengka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka yang telah memilih sekolah tersebut sebagai salah satu lokasi sosialisasi Program SIGAP dan ASIK. Suasana sosialisasi berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, para guru diajak untuk berpartisipasi dalam Program ASIK sebagai gerakan infak dan sedekah yang dilakukan secara sukarela. Kontribusi yang dihimpun melalui program ini akan disalurkan untuk mendukung berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Usai sosialisasi kepada para guru, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program SIGAP kepada seluruh siswa-siswi MTs Negeri 11 Majalengka. Semula kegiatan direncanakan berlangsung di lapangan sekolah, namun karena cuaca yang cukup terik, seluruh peserta kemudian berkumpul di teras sekolah yang lebih teduh sehingga kegiatan tetap dapat berjalan dengan nyaman. Dalam pemaparannya, H. Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa Program SIGAP merupakan gerakan edukatif yang bertujuan membentuk karakter generasi muda agar memiliki kepedulian sosial melalui kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak usia sekolah. Melalui program ini diharapkan tumbuh generasi yang memiliki empati, semangat gotong royong, serta kesadaran untuk saling membantu sesama. Sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Pada sesi tanya jawab mengenai BAZNAS, zakat, infak, sedekah, serta Program SIGAP, banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan maupun memberikan jawaban dengan penuh semangat. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka memberikan hadiah kepada siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Pemberian hadiah ini menjadi penyemangat bagi para peserta sekaligus mendorong mereka untuk semakin memahami pentingnya nilai berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Program SIGAP dan Program ASIK merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas literasi zakat, infak, dan sedekah kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Melalui sinergi bersama sekolah, BAZNAS berharap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli, berakhlak mulia, dan gemar berbagi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan budaya berbagi dan semangat gotong royong dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah sebagai fondasi dalam membangun masyarakat Majalengka yang semakin peduli, berdaya, dan sejahtera. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan dunia pendidikan merupakan investasi sosial yang sangat penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. "Semoga sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan MTs Negeri 11 Majalengka menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya berbagi serta memperkuat nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda menuju Majalengka Langkung SAE."#BAZNASMajalengka#SIGAPBAZNAS#ProgramASIK#SedekahInfak#GerakanBerbagi#ZakatInfakSedekah#MTsN11Majalengka#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#Cingambul#Majalengka#BAZNASRI#GenerasiPeduli#BerbagiItuIndah
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Imbau Masyarakat Waspada Hadapi Angin Kencang, Bedinding, dan Cuaca Ekstrem
BAZNAS Kabupaten Majalengka Imbau Masyarakat Waspada Hadapi Angin Kencang, Bedinding, dan Cuaca Ekstrem
Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena alam yang saat ini melanda sebagian besar wilayah Majalengka, berupa angin kencang, suhu udara yang sangat dingin pada malam hingga pagi hari, udara yang terasa panas pada siang hari, serta munculnya fenomena bedinding yang merupakan karakteristik musim kemarau di wilayah Jawa Barat. Kondisi tersebut perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan maupun risiko keselamatan. Fenomena ini terjadi akibat dominasi angin muson timur yang membawa massa udara kering dari Australia. Udara yang minim kandungan uap air menyebabkan panas matahari terasa lebih menyengat pada siang hari, sementara pada malam hari panas permukaan bumi cepat terlepas ke atmosfer sehingga suhu menjadi jauh lebih dingin. Kondisi tersebut dikenal masyarakat sebagai bedinding. Selain menyebabkan perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam, angin yang bertiup cukup kencang juga berpotensi menumbangkan pohon rapuh, merusak atap bangunan ringan, serta meningkatkan risiko kebakaran lahan akibat kondisi lingkungan yang kering. Cara Terbaik Menghadapi Fenomena Bediding dan Cuaca Ekstrem Agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan sehat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menerapkan beberapa langkah berikut: 1. Menjaga Kesehatan Tubuh Perbedaan suhu yang cukup tajam dapat menurunkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu masyarakat dianjurkan untuk: Mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Memperbanyak minum air putih meskipun cuaca terasa dingin. Beristirahat yang cukup. Mengonsumsi buah dan sayuran untuk meningkatkan imunitas. 2. Menggunakan Pakaian yang Sesuai Saat malam hingga pagi hari gunakan: Jaket atau pakaian hangat. Selimut yang cukup. Penutup kepala bagi lansia dan anak-anak apabila diperlukan. Sedangkan pada siang hari gunakan pakaian yang menyerap keringat dan tetap lindungi diri dari paparan sinar matahari langsung. 3. Mengurangi Aktivitas Berat Saat Terik Matahari Cuaca panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan kelelahan. Jika memungkinkan: Hindari aktivitas fisik berat antara pukul 11.00–15.00 WIB. Gunakan topi atau payung saat berada di luar ruangan. Istirahat secara berkala apabila bekerja di lapangan. 4. Waspada Terhadap Angin Kencang Masyarakat diimbau untuk: Memangkas ranting pohon yang rapuh di sekitar rumah. Memastikan atap rumah dalam kondisi kuat. Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin bertiup kencang. Mengamankan benda-benda yang mudah diterbangkan angin. 5. Mencegah Kebakaran Musim kemarau identik dengan kondisi lingkungan yang sangat kering sehingga masyarakat diharapkan: Tidak membakar sampah sembarangan. Tidak membuang puntung rokok di area rumput kering. Memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi aman. Menyediakan alat pemadam sederhana apabila memungkinkan. 6. Melindungi Kelompok Rentan Anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta lansia memerlukan perhatian lebih karena lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat perubahan suhu yang ekstrem. 7. Perbanyak Doa dan Kepedulian Sosial Sebagai umat beriman, setiap fenomena alam menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT. Masyarakat diajak memperbanyak doa, menjaga lingkungan, serta meningkatkan kepedulian kepada tetangga yang membutuhkan bantuan, terutama lansia, dhuafa, dan masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang. Cuaca Ekstrem Menjadi Pengingat untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Fenomena bediding bukanlah bencana, melainkan gejala alam yang umum terjadi pada musim kemarau. Namun demikian, apabila disertai angin kencang dan udara yang sangat kering, dampaknya dapat memengaruhi kesehatan, keselamatan, hingga aktivitas masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari instansi resmi. Sikap waspada, kesiapsiagaan, dan kepedulian sosial merupakan langkah terbaik untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, diharapkan masyarakat Majalengka mampu menghadapi kondisi alam saat ini dengan sehat, aman, dan penuh rasa syukur. Penutup BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat menjadikan fenomena alam ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kesehatan keluarga, serta memperkuat solidaritas sosial. Dengan ikhtiar yang baik, kewaspadaan, dan doa, diharapkan seluruh masyarakat dapat melalui musim kemarau dengan aman dan penuh keberkahan. Hashtag #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Bediding #CuacaEkstrem #AnginKencang #MusimKemarau #Majalengka #SiagaBencana #PeduliSesama #IndonesiaTangguh
BERITA07/08/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Keutamaan Hari Jumat dan Amalan Terbaik untuk Meraih Keberkahan
Keutamaan Hari Jumat dan Amalan Terbaik untuk Meraih Keberkahan
MAJALENGKA – Hari Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari yang penuh keberkahan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak amal saleh sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Momentum Hari Jumat menjadi kesempatan terbaik bagi setiap muslim untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia. Melalui berbagai amalan sunnah yang dianjurkan, setiap muslim memiliki peluang memperoleh pahala yang berlipat ganda, pengampunan dosa, serta keberkahan hidup. Hari Jumat Memiliki Kedudukan Istimewa Keistimewaan Hari Jumat dijelaskan dalam banyak hadis Rasulullah SAW. Di antaranya disebutkan bahwa pada hari inilah Nabi Adam AS diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, diturunkan ke bumi, dan kelak Hari Kiamat juga akan terjadi pada hari Jumat. Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat." (HR. Muslim) Selain itu, terdapat satu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa pada Hari Jumat, di mana doa seorang hamba yang memohon kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan akan dikabulkan atas izin-Nya. Amalan-Amalan yang Dianjurkan pada Hari Jumat 1. Memperbanyak Sedekah Hari Jumat dikenal sebagai momentum terbaik untuk bersedekah. Sedekah yang dilakukan dengan ikhlas tidak hanya membantu saudara yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki, ketenangan hati, serta dihapuskan dosa-dosa. Melalui program-program BAZNAS Kabupaten Majalengka, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. 2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW Rasulullah SAW menganjurkan umatnya memperbanyak membaca shalawat pada Hari Jumat. "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat." (HR. Abu Dawud) Shalawat menjadi bentuk cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus sebab datangnya rahmat Allah SWT. 3. Membaca Surah Al-Kahfi Membaca Surah Al-Kahfi pada Hari Jumat menjadi amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi) 4. Memperbanyak Doa dan Istighfar Hari Jumat memiliki waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, dzikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. 5. Datang Lebih Awal untuk Salat Jumat Bagi laki-laki muslim, Salat Jumat merupakan kewajiban. Datang lebih awal ke masjid memberikan pahala yang besar sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap syiar Islam. 6. Mandi Jumat dan Memakai Pakaian Terbaik Islam mengajarkan kebersihan sebagai bagian dari iman. Sebelum berangkat ke masjid, dianjurkan mandi Jumat, memakai pakaian yang bersih, menggunakan wewangian (bagi laki-laki), serta menjaga adab selama berada di masjid. 7. Memperbanyak Dzikir dan Membaca Al-Qur'an Selain membaca Surah Al-Kahfi, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak tilawah Al-Qur'an dan berdzikir sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hikmah Hari Jumat Hari Jumat bukan sekadar hari libur atau rutinitas mingguan, tetapi momentum untuk melakukan evaluasi diri, memperkuat ketakwaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak amal kebajikan. Semangat berbagi yang diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu bentuk nyata implementasi ajaran Islam yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Jumat sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keimanan, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai program pemberdayaan umat yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Semoga setiap amal kebaikan yang dilakukan pada Hari Jumat menjadi sebab turunnya rahmat, keberkahan rezeki, kesehatan, serta keselamatan dunia dan akhirat. Wallahu A'lam Bishawab. Referensi Al-Qur'an Surah Al-Jumu'ah ayat 9–10. HR. Muslim tentang keutamaan Hari Jumat. HR. Abu Dawud tentang memperbanyak shalawat pada Hari Jumat. HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi tentang membaca Surah Al-Kahfi.#JumatBerkah #KeutamaanHariJumat #AmalanHariJumat #SedekahJumat #Zakat #Infak #Sedekah #BAZNAS #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #IslamRahmatanLilAlamin #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
sedekah Jumat, Ringankan Harta Beratkan timbangan amal
sedekah Jumat, Ringankan Harta Beratkan timbangan amal
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kemuliaan Hari Jum'at dengan memperbanyak sedekah sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Masyarakat dapat menyalurkan Sedekah Jum'at melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka agar manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. Ajakan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperkuat budaya berbagi, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mengoptimalkan penghimpunan dana infak dan sedekah yang akan disalurkan secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Sedekah yang diberikan pada Hari Jum'at memiliki nilai keutamaan tersendiri. Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, sedekah juga menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dakwah, hingga tanggap kebencanaan yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan Sedekah Jum'at melalui rekening resmi berikut: ???? Bank Syariah Indonesia (BSI) Kode Bank 451 No. Rekening : 7313997361 Atas Nama : BAZNAS Majalengka Infak Melalui sedekah yang disalurkan kepada lembaga resmi, setiap amanah yang dititipkan akan dikelola secara transparan, akuntabel, serta disalurkan kepada penerima manfaat sesuai ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semangat berbagi di Hari Jum'at dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Sekecil apa pun sedekah yang diberikan akan menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi pemberi maupun penerima, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dalam membangun Kabupaten Majalengka yang lebih sejahtera. "Sedekahmu hari ini, manfaatnya dirasakan sekarang, pahalanya mengalir hingga akhirat." Semoga setiap rupiah yang disedekahkan menjadi pemberat timbangan amal, pembuka pintu rezeki, penolak bala, serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat. Informasi Penyaluran Sedekah Jum'at BAZNAS Kabupaten Majalengka ???? BSI (451) No. Rekening: 7313997361 a.n. BAZNAS Majalengka Infak
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Hadiri Shubuh Akbar Majalengka 2026, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Memakmurkan Masjid
BAZNAS Majalengka Hadiri Shubuh Akbar Majalengka 2026, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Memakmurkan Masjid
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menghadiri kegiatan Shubuh Akbar Majalengka 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (7/8/2026) di Masjid Agung Al-Imam Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 04.30 hingga 06.30 WIB ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas keimanan masyarakat, sekaligus menghidupkan budaya memakmurkan masjid melalui pelaksanaan shalat Subuh berjamaah dan majelis ilmu. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Ketua MUI Kabupaten Majalengka, para ulama, tokoh Islam, serta jamaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Majalengka. Dari jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka, hadir Wakil Ketua III H. Embed Humed, M.Pd., didampingi Kepala Pelaksana beserta sejumlah amilin sebagai wujud dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan Shubuh Akbar menghadirkan Drs. KH. Jamjam Erawan, M.Ag., Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat, sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat Islam untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dan takwa, mempererat persaudaraan sesama muslim, serta menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk mendukung pembangunan karakter masyarakat yang religius. Selain menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS juga terus berupaya memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan umat yang berkelanjutan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka merekalah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah: 18) Selain itu, Rasulullah ? juga bersabda: "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Ayat Al-Qur'an dan hadis tersebut menjadi pengingat bahwa memakmurkan masjid serta menghadiri majelis ilmu merupakan amal saleh yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT. Melalui kegiatan seperti Shubuh Akbar, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus membiasakan shalat berjamaah, menghadiri majelis ilmu, serta menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Majalengka yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan. Semoga setiap langkah menuju rumah Allah SWT menjadi amal ibadah yang diterima, serta menghadirkan keberkahan bagi diri, keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Majalengka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #ShubuhAkbar2026 #MasjidAgungAlImam #MemakmurkanMasjid #SyiarIslam #UkhuwahIslamiyah #MajelisIlmu #CintaMasjid #BerkahZakat
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Kelola Kecemasan Modern dengan Iman, Ikhtiar, dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Kelola Kecemasan Modern dengan Iman, Ikhtiar, dan Kepedulian Sosial
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menghadapi meningkatnya persoalan kecemasan (anxiety) di era modern dengan memperkuat keimanan kepada Allah SWT, membangun ketahanan keluarga, mengelola keuangan secara bijak, serta memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ajakan tersebut menjadi bagian dari edukasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Berdasarkan ilustrasi edukatif mengenai pemicu kecemasan masa kini, terdapat tiga faktor utama yang banyak memengaruhi kondisi psikologis masyarakat, yaitu masalah finansial dan ketidakpastian pekerjaan, kecanduan media sosial (doomscrolling), serta beban generasi sandwich. Masalah Finansial Menjadi Pemicu Utama Kecemasan Persoalan ekonomi masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesehatan mental masyarakat. Ketidakstabilan pendapatan, meningkatnya biaya hidup, cicilan, utang, hingga kekhawatiran terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berkepanjangan. Islam mengajarkan agar setiap muslim tetap berikhtiar dengan sungguh-sungguh, bekerja secara halal, hidup sederhana (qana'ah), serta bertawakal kepada Allah SWT. Dalam kondisi ekonomi yang sulit, kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah juga menjadi instrumen penting untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Bijak Menggunakan Media Digital Kemudahan memperoleh informasi melalui media sosial memiliki manfaat besar apabila digunakan secara proporsional. Namun, kebiasaan mengonsumsi berita negatif secara terus-menerus (doomscrolling) dapat meningkatkan rasa cemas, takut, bahkan stres. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi, membatasi penggunaan gawai pada waktu tertentu, memperbanyak membaca Al-Qur'an, berdzikir, serta mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan bermanfaat. Tantangan Generasi Sandwich Fenomena generasi sandwich semakin banyak dialami masyarakat produktif yang harus menanggung kebutuhan orang tua sekaligus membiayai anak-anak dan keluarga sendiri. Kondisi tersebut sering diperberat oleh cicilan rumah, utang konsumtif, biaya pendidikan, serta meningkatnya tuntutan gaya hidup. Dalam Islam, berbakti kepada orang tua merupakan ibadah yang sangat mulia. Namun demikian, pengelolaan keuangan keluarga yang sehat, perencanaan finansial, serta komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi bagian penting agar beban tersebut tidak berkembang menjadi tekanan mental yang berlebihan. Islam Mengajarkan Ketenangan Hati Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak masyarakat untuk tidak menghadapi persoalan hidup sendirian. Menurutnya, setiap ujian kehidupan merupakan bagian dari sunnatullah yang harus dihadapi dengan kesabaran, ikhtiar, doa, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28) Selain memperkuat ibadah, masyarakat juga dianjurkan untuk membangun lingkungan yang saling peduli, saling membantu, serta tidak ragu mencari dukungan dari keluarga, tokoh agama, maupun tenaga profesional apabila mengalami tekanan psikologis yang berkepanjangan. BAZNAS Terus Menguatkan Kepedulian Umat Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat nasional, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, bantuan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan dakwah guna memperkuat kesejahteraan masyarakat. Melalui penguatan ekonomi umat dan semangat berbagi, diharapkan masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memperoleh ketenangan batin, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mewujudkan kehidupan yang lebih berkah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, ketenangan hati, keluasan rezeki, serta melindungi seluruh masyarakat dari kegelisahan yang berlebihan. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #KesehatanMental #MentalHealth #MentalHealthAwareness #IslamRahmatanLilAlamin #Zakat #Infak #Sedekah #EkonomiUmat #LiterasiDigital #BijakBermedia #GenerasiSandwich #KesehatanMentalIslami #Majalengka #BAZNASRI
BERITA07/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Hadiri Penandatanganan MoU Program Satu Desa Satu Sarjana Bersama UTB, 60 Mahasiswa Siap Kuliah Sambil Bekerja di Jepang
BAZNAS Kabupaten Majalengka Hadiri Penandatanganan MoU Program Satu Desa Satu Sarjana Bersama UTB, 60 Mahasiswa Siap Kuliah Sambil Bekerja di Jepang
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri sekaligus menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan Universitas Teknik Bandung (UTB) terkait pelaksanaan Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Majalengka, Kamis (6/8/2026). Penandatanganan MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Program ini juga membuka peluang bagi 60 mahasiswa asal Kabupaten Majalengka untuk kuliah di Universitas Teknik Bandung sekaligus bekerja di Jepang. Sebelum diberangkatkan ke Jepang, seluruh peserta akan mengikuti program pelatihan dan pendidikan intensif selama enam bulan di Kabupaten Majalengka sebagai bekal akademik, keterampilan, bahasa, budaya kerja, serta kesiapan mental agar mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan internasional. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka, jajaran pimpinan Universitas Teknik Bandung, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Ketua KADIN Kabupaten Majalengka, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Ketua BAZNAS Menjadi Inisiator Kolaborasi Keikutsertaan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai tamu undangan. H. Agus Asri Sabana memiliki peran strategis sebagai inisiator sekaligus pihak yang menjembatani kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan Universitas Teknik Bandung dalam merealisasikan Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026. Melalui komunikasi dan sinergi yang dibangun bersama berbagai pihak, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Majalengka, khususnya dari keluarga kurang mampu, sekaligus membuka kesempatan memperoleh pengalaman kerja di tingkat internasional. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan. "BAZNAS berkomitmen mendukung setiap program strategis yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program Satu Desa Satu Sarjana bukan sekadar memberikan kesempatan kuliah, tetapi juga membangun masa depan generasi muda Majalengka agar memiliki daya saing global dan mampu mengangkat kesejahteraan keluarganya." Wujud Nyata Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang bertujuan menghadirkan minimal satu lulusan sarjana dari setiap desa sebagai motor pembangunan daerah. Melalui program ini, pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya yang besar. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga strategis terus diperluas agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat. Pada pelaksanaan tahun 2026, kerja sama dengan Universitas Teknik Bandung menghadirkan inovasi baru berupa program kuliah sambil bekerja di Jepang, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pengalaman kerja internasional yang akan meningkatkan kompetensi dan kemandirian mereka. Sinergi Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan BAZNAS BAZNAS Kabupaten Majalengka terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, Universitas Teknik Bandung, dunia usaha, serta BAZNAS diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, mandiri, berdaya saing global, sekaligus menjadi agen perubahan di desa masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga zakat mampu menghadirkan solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan Majalengka Langkung Sae.#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #SatuDesaSatuSarjana #UTB #UniversitasTeknikBandung #KuliahDiJepang #KerjaDiJepang #BeasiswaPendidikan #PengentasanKemiskinan #PendidikanUntukSemua #Majalengka #IndonesiaEmas2045
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga Desa Bantaragung
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni kepada Warga Desa Bantaragung
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Pada Kamis, 6 Agustus 2026, Wakil Ketua III Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Humed, M.Pd., didampingi Kepala Pelaksana beserta staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyerahkan bantuan RLHB kepada Ibu Sartini, warga Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh perangkat Desa Bantaragung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat. Program Rumah Layak Huni Baznas merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman sekaligus meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat beserta keluarganya. Dalam kesempatan tersebut, Humed, M.Pd. menyampaikan bahwa program RLHB merupakan implementasi nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Rumah yang layak tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menjadi pondasi bagi terciptanya kehidupan keluarga yang lebih sehat, produktif, dan bermartabat. Kehadiran perangkat Desa Bantaragung dalam proses penyerahan bantuan menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah desa dan BAZNAS dalam memastikan program bantuan tepat sasaran serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memperluas manfaat dana zakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah. Program RLHB menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut dalam menghadirkan hunian yang layak bagi para mustahik serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Majalengka yang semakin maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #RumahLayakHuni #RLHB #Zakat #Infak #Sedekah #PendistribusianZakat #Sindangwangi #DesaBantaragung #Majalengka #BerbagiKebaikan
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Dana ZIS dan DSKL kepada 348 Penerima Manfaat Selama Juli 2026
BAZNAS Majalengka Salurkan Dana ZIS dan DSKL kepada 348 Penerima Manfaat Selama Juli 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola amanah zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Sepanjang periode Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka telah menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) kepada 348 penerima manfaat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Majalengka. Penyaluran tersebut merupakan bentuk nyata optimalisasi dana yang telah dipercayakan oleh para muzaki, munfik, dan para dermawan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan distribusi dan pendayagunaan dana dilakukan melalui lima pilar program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yaitu: Majalengka Peduli Majalengka Cerdas Majalengka Sehat Majalengka Taqwa Majalengka Mandiri Kelima pilar tersebut menjadi fondasi dalam menghadirkan berbagai layanan sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan dasar hingga pemberdayaan ekonomi. Selama bulan Juli 2026, berbagai bantuan telah direalisasikan, di antaranya bantuan Rumah Layak Huni (RLH), bantuan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sembako, pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM, bantuan kebencanaan, santunan kemanusiaan, hingga dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar mampu bangkit dan berkembang. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa keberhasilan pendistribusian dana zakat tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Setiap amanah yang dititipkan oleh para muzaki menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap proses pengelolaan serta pendistribusian dana ZIS agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan," ujarnya. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, para dermawan, mitra, serta masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi energi untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Majalengka yang lebih maju, peduli, dan sejahtera. Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi. "Zakat Menunaikan Kewajiban, Infak dan Sedekah Menumbuhkan Keberkahan." Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat menuju Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #DSKL #LaporanZakat #PendistribusianZakat #PendayagunaanZakat #MajalengkaPeduli #MajalengkaCerdas #MajalengkaSehat #MajalengkaTaqwa #MajalengkaMandiri #BerbagiKebaikan #ZakatUntukUmat
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Vacuum Cleaner untuk DKM Masjid Nurul Huda Cicurug
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Vacuum Cleaner untuk DKM Masjid Nurul Huda Cicurug
MAJALENGKA BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah melalui penyaluran bantuan sarana keagamaan. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., menyerahkan bantuan berupa vacuum cleaner kepada DKM Masjid Nurul Huda, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diterima langsung oleh perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Huda. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masjid sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dukungan terhadap rumah-rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat. Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan sarana keagamaan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kebutuhan masjid yang memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. "Dengan lingkungan masjid yang bersih dan terawat, diharapkan jamaah dapat semakin nyaman dalam melaksanakan berbagai aktivitas ibadah. Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memakmurkan masjid," ujarnya. Perwakilan DKM Masjid Nurul Huda menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan vacuum cleaner ini dinilai sangat membantu dalam menunjang kegiatan kebersihan masjid, terutama untuk perawatan karpet dan ruang utama ibadah yang digunakan setiap hari oleh masyarakat. Melalui program bantuan sarana keagamaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. Dukungan terhadap fasilitas rumah ibadah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang religius dan sejahtera. Semoga setiap amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka senantiasa menjadi wasilah keberkahan bagi para muzaki serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.#BAZNASMajalengka #BantuanSaranaKeagamaan #MasjidNurulHuda #VacuumCleanerMasjid #DKMMasjid #ZakatUntukUmat #BerbagiKebaikan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Tiga Pelaku UMKM Asal Kecamatan Ligung
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Tiga Pelaku UMKM Asal Kecamatan Ligung
Majalengka, Kamis (6/8/2026) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi umat. Bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., menyerahkan bantuan modal usaha kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kecamatan Ligung. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga. Adapun tiga penerima bantuan modal usaha tersebut adalah: Aripin, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung, pelaku usaha tahu petis. Nawati, warga Desa Kedungkencana, Kecamatan Ligung, pelaku usaha makanan ringan. Rosidah, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung, pelaku usaha rujak uleg. Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha merupakan salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan. "Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya sehingga semakin produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk terus berusaha dan mandiri," ujarnya. Program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu fokus utama BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam pendayagunaan dana ZIS. Selain memberikan bantuan konsumtif kepada masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS juga terus memperluas program-program produktif agar mustahik memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui usaha yang berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa pemberdayaan UMKM merupakan langkah strategis dalam mengurangi angka kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Oleh karena itu, kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan agar manfaat zakat semakin luas dirasakan oleh masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #UMKM #PemberdayaanEkonomi #ZakatProduktif #Ligung #BerkahZakat #EkonomiUmat #Majalengka
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Hadiri Kuliah Umum Nasional 2026, Perkuat Resiliensi Generasi Muda Hadapi Ancaman Narkotika
BAZNAS Majalengka Hadiri Kuliah Umum Nasional 2026, Perkuat Resiliensi Generasi Muda Hadapi Ancaman Narkotika
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri Kuliah Umum Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Majalengka pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Universitas Majalengka. Kegiatan ini mengangkat tema "Membangun Resiliensi Generasi Muda di Tengah Ancaman Narkotika" sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern. Kuliah umum menghadirkan narasumber utama Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI). Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya membangun ketahanan diri, memperkuat karakter, meningkatkan literasi, serta menumbuhkan kesadaran kolektif agar generasi muda mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Rektor Universitas Majalengka Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., unsur Forkopimda, sivitas akademika, para dosen, tokoh masyarakat, serta ratusan mahasiswa yang mengikuti kuliah umum dengan antusias. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari ikhtiar mewujudkan masyarakat yang maju dan berdaya. Selain melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan, BAZNAS juga terus mendorong penguatan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang tangguh. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menilai bahwa ancaman narkotika tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga merupakan tantangan sosial yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, dan keluarga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mampu melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkotika. Melalui momentum Kuliah Umum Nasional 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendukung penuh sinergi berbagai pihak dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berintegritas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Generasi yang kuat secara spiritual, intelektual, dan moral diharapkan mampu menjadi agen perubahan serta motor pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah membangun karakter generasi muda. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu membawa Majalengka semakin maju, religius, dan sejahtera menuju Majalengka Langkung SAE.#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #KuliahUmumNasional2026 #UniversitasMajalengka #BNNRI #GenerasiMuda #ResiliensiGenerasi #StopNarkoba #IndonesiaEmas2045 #Majalengka #CegahNarkoba #GenerasiBerkarakter #ZakatUntukNegeri
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Tanamkan Karakter Peduli Melalui Roadshow SIGAP di SMPN 4 Jatiwangi
BAZNAS Majalengka Tanamkan Karakter Peduli Melalui Roadshow SIGAP di SMPN 4 Jatiwangi
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali memperkuat gerakan literasi zakat, infak, dan sedekah melalui Roadshow Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) yang kali ini dilaksanakan di SMPN 4 Jatiwangi pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah setelah pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik. Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., yang didampingi oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membangun budaya berbagi sejak usia dini melalui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Dalam penyampaiannya, H. Muhammad Ridwan menegaskan bahwa Program SIGAP tidak hanya bertujuan mengajak para pelajar untuk berinfak dan bersedekah, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang akan menjadi fondasi lahirnya generasi berakhlakul karimah. "Program SIGAP merupakan investasi karakter. Ketika anak-anak dibiasakan berbagi sejak di bangku sekolah, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama. Kelak saat dewasa, mereka akan terbiasa menunaikan infak, sedekah, bahkan zakat sebagai bagian dari gaya hidup seorang muslim," jelasnya. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif menjawab berbagai pertanyaan mengenai BAZNAS, zakat, infak, sedekah, serta Program SIGAP. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Kabupaten Majalengka memberikan hadiah menarik kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyerahkan bingkisan kepada peserta Program Anak Yatim Back to School 2026 yang sebelumnya belum dapat menerima bantuan pada penyaluran tanggal 24 Juli 2026 karena berhalangan hadir. Penyerahan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan dapat diterima secara merata oleh para penerima manfaat. Program SIGAP merupakan salah satu program edukasi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kebiasaan berinfak kepada generasi muda sejak lingkungan sekolah. Melalui pembiasaan tersebut diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, integritas, serta tanggung jawab sosial yang tinggi. BAZNAS Kabupaten Majalengka optimistis bahwa sinergi bersama dunia pendidikan akan melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #LiterasiZakat #Infak #Sedekah #PendidikanKarakter #AkhlakulKarimah #SMPN4Jatiwangi #AnakYatimBackToSchool2026 #GenerasiPeduli
BERITA06/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Shubuh Akbar Majalengka 2026 Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Makmurkan Masjid
Shubuh Akbar Majalengka 2026 Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Makmurkan Masjid
MAJALENGKA – Semangat membangun masyarakat yang religius kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Shubuh Akbar Majalengka 2026 yang akan dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, mulai pukul 04.30 hingga 06.30 WIB di Masjid Agung Al-Imam Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat untuk memulai hari dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menimba ilmu melalui tausiyah keislaman. Acara akan menghadirkan Drs. KH. Jamjam Erawan, M.Ag., Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat, sebagai penceramah yang akan menyampaikan tausiyah penuh hikmah mengenai pentingnya memperkuat keimanan, menjaga persatuan umat, dan memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban Islam. Shubuh Akbar Majalengka 2026 juga direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Majalengka terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan spiritual masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat semangat kebersamaan, sekaligus membangun budaya memakmurkan masjid melalui ibadah berjamaah yang rutin dilaksanakan. Rasulullah ? bersabda: "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim). Hadis tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk senantiasa menghadiri majelis ilmu, memperbanyak amal ibadah, serta menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Sebagai lembaga yang memiliki komitmen dalam membangun kesejahteraan umat melalui nilai-nilai keislaman, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat karakter religius masyarakat Majalengka. Melalui kebersamaan dalam ibadah, diharapkan lahir semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta ukhuwah Islamiyah yang semakin kokoh demi mewujudkan Kabupaten Majalengka yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan. Mari hadir bersama keluarga, sahabat, dan rekan kerja untuk memakmurkan Masjid Agung Al-Imam Kabupaten Majalengka. Semoga langkah menuju rumah Allah menjadi amal saleh yang mendatangkan keberkahan dan ridha-Nya.#ShubuhAkbarMajalengka2026 #ShubuhAkbar #MajalengkaReligius #MasjidAgungAlImam #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #AgusAsriSabana #MemakmurkanMasjid #SubuhBerjamaah #UkhuwahIslamiyah #DakwahIslam #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA05/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP dan ASIK di MTsN 1 Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP dan ASIK di MTsN 1 Majalengka
MAJALENGKA – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan berbagi, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali melaksanakan Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di MTsN 1 Majalengka, Jalan Raya Selatan Leuwimunding No. 03, RT 001/RW 001, Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan seusai pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi jajaran Divisi Digital Fundraising & Retail, Divisi Penghimpunan, Sosialisasi juga diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik MTsN 1 Majalengka. Dalam pemaparannya, H. Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa Program SIGAP merupakan gerakan membangun kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak usia sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi yang peduli, berempati, dan gemar berbagi. Melalui kebiasaan sederhana namun dilakukan secara konsisten, diharapkan akan tumbuh generasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain menyasar para pelajar, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada para guru dan tenaga kependidikan. Program ini menjadi sarana bagi seluruh civitas madrasah untuk menyalurkan infak dan sedekah secara sukarela, amanah, transparan, dan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pemberdayaan umat. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, kemudian aktif menjawab berbagai pertanyaan mengenai zakat, infak, sedekah, serta program-program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa edukasi zakat dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan sekaligus membangun motivasi berbagi sejak dini. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Kabupaten Majalengka memberikan berbagai hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Hadiah berupa perlengkapan sekolah, alat tulis, sarung, dan sajadah diserahkan kepada para peserta terpilih sehingga semakin menambah semangat dan keceriaan selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap budaya berbagi dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Kolaborasi antara BAZNAS, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, dan satuan pendidikan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Program SIGAP dan ASIK merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas literasi zakat sekaligus memperkuat gerakan filantropi Islam di lingkungan pendidikan. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi yang gemar berbagi, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan Kabupaten Majalengka. Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, mari membangun generasi peduli melalui kebiasaan berbagi demi mewujudkan Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #SIGAP #ASIK #Sedekah #Infak #Zakat #MTsN1Majalengka #Leuwimunding #KemenagMajalengka #GenerasiPeduli #PendidikanKarakter #MadrasahHebat #BerbagiItuIndah #BaznasUntukNegeri
BERITA05/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Ucapkan Selamat dan Sukses atas Pelantikan 145 PNS Pemerintah Kabupaten Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka Ucapkan Selamat dan Sukses atas Pelantikan 145 PNS Pemerintah Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dipimpin langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menghadiri prosesi pelantikan sebagai bentuk dukungan dan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 145 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi mengemban amanah baru yang meliputi Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional. Momentum ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas birokrasi dan efektivitas pelayanan publik demi mewujudkan pemerintahan yang semakin responsif, akuntabel, dan berdaya saing. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka pada kegiatan tersebut mencerminkan komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta semangat melayani masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa aparatur sipil negara merupakan garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap amanah jabatan hendaknya dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dedikasi, dan nilai-nilai pengabdian demi kemajuan daerah. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, Ketua BAZNAS H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. beserta seluruh pimpinan dan pelaksana menyampaikan ucapan: "Selamat dan Sukses atas Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Semoga amanah yang diemban menjadi ladang pengabdian, diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas, senantiasa menjunjung tinggi integritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menuju Kabupaten Majalengka yang Langkung SAE." BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap sinergi antara pemerintah daerah, seluruh perangkat daerah, dan berbagai elemen masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Majalengka Langkung SAE. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #PelantikanPNS #ASNMajalengka #PemkabMajalengka #BKPSDMMajalengka #BupatiMajalengka #PelayananPublik #BirokrasiProfesional #KolaborasiUntukUmat #ZakatUntukNegeri #Majalengka #Indonesia
BERITA05/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →