WhatsApp Icon
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
H. Idy Muzayyad: Beasiswa Vokasi BAZNAS Jadi Jalan Mustahik Menuju Kemandirian

MAJALENGKA Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi salah satu langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi bagi mustahik.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang digelar di BLK Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut H. Idy Muzayyad, program vokasi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Zakat Didorong untuk Memberikan Dampak Berkelanjutan

H. Idy Muzayyad menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik melalui keterampilan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan vokasi, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi ekonominya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk terus mentransformasikan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Kabupaten Majalengka sendiri menyasar 120 mustahik yang mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan keterampilan selama satu pekan.

Membuka Akses Mustahik ke Dunia Kerja

Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 tidak berhenti pada proses pelatihan. Program ini dibangun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, KADIN, Forum HRD hingga perusahaan sebagai mitra penyalur tenaga kerja.

Keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan kerja.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Shoetown Indonesia yang berperan sebagai offtaker sekaligus mitra dalam membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, program vokasi diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelatihan, keterampilan, dan kesempatan kerja.

Mustahik Naik Kelas

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan status sosial-ekonomi penerima manfaat.

Mustahik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diarahkan untuk memiliki kemampuan, penghasilan dan kemandirian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan penghasilan halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Pada akhirnya, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat melahirkan mustahik yang naik kelas menjadi pribadi mandiri, bahkan kelak mampu menjadi muzaki.

Kolaborasi Menjadi Kekuatan Program

H. Idy Muzayyad juga menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

Diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Majalengka menjadi contoh kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, serta dunia industri.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses menuju pekerjaan dan kemandirian ekonomi.

Dari Pelatihan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para peserta.

Pelatihan yang diberikan bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat, melainkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, BAZNAS terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat—dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju upaya membangun kemandirian untuk hari esok.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung SAE, dengan masyarakat yang semakin terampil, produktif, mandiri dan berdaya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumahnya Dilalap Api, Karno Hidayat Temukan Harapan Lewat Uluran Tangan BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah duka yang masih membekas akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumahnya, secercah harapan hadir untuk Bapak Karno Hidayat, warga Blok Rancabolang RT 02 RW 06, Desa Pasindangan, Kecamatan Jatitujuh. Dengan didampingi sang istri, beliau datang ke Posko BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka untuk menerima bantuan kebencanaan sebagai wujud kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin, 7 September 2026, oleh Eman Suherman bersama Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah berjuang bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang datang tanpa diduga.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT menghadirkan jalan pertolongan. Salah satunya melalui tangan-tangan kebaikan para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS agar dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Hadir Menguatkan di Saat Paling Sulit

Di Posko BTB BAZNAS Majalengka, suasana sederhana menjadi saksi pertemuan antara kepedulian dan harapan. Kehadiran Bapak Karno Hidayat bersama istrinya bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjadi gambaran bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya menghadapi musibah sendirian.

Bantuan kebencanaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran yang mengubah keseharian mereka.

Zakat Menjadi Cahaya bagi Mereka yang Diuji

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzaki diwujudkan menjadi bantuan nyata yang menghadirkan manfaat bagi para mustahik.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada Bapak Karno Hidayat beserta keluarga, mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih baik, serta menjadikan setiap uluran tangan kebaikan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

Sebuah Apresiasi membanggakan untuk dedikasi tiada henti Bagi Masyarakat Majalengka
Sebuah Apresiasi membanggakan untuk dedikasi tiada henti Bagi Masyarakat Majalengka
Alhamdulillah, segenap keluarga besar BAZNAS Majalengka mengucapkan: Selamat & Sukses Kepada Bapak yang terhormat Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M (Bupati Kabupaten Majalengka & Ketua Mabicab/Kwarcab Majalengka) Atas penganugerahan Dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 110 Tahun 2026, tanggal 10 Agustus 2026, tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Karya Bakti. Penghargaan ini adalah bukti nyata dedikasi tiada henti Bapak Bupati dalam mengabdi dan menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Kami di BAZNAS Majalengka merasa sangat bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari ikhtiar mulia tersebut, terutama melalui kolaborasi program Rutilahu yang telah kita jalankan bersama. Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat baru bagi kita semua untuk terus bekerja sama, menguatkan semangat berbakti, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat Majalengka tercinta. @kwarnas Ikuti kami untuk informasi terbaru tentang program kemanusiaan dan zakat di Majalengka: Instagram/Facebook: @BaznasMajalengka TikTok: @baznas.majalengkasae Website: www.kabmajalengka.baznas.go.id #BAZNASMajalengka #Pramuka #LencanaKaryaBakti #Zakat #MajalengkaLangkungSAE
BERITA02/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81
BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81
MAJALENGKA — Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026. Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum.” Momentum tersebut menjadi pengingat penting akan peran strategis Kejaksaan Republik Indonesia dalam menjaga supremasi hukum, menghadirkan keadilan, serta memberikan pelayanan hukum yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap di usia ke-81 tahun, Kejaksaan Republik Indonesia senantiasa diberikan kekuatan, keteguhan, dan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. BAZNAS Majalengka: Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan Dalam menjalankan tugasnya, Kejaksaan diharapkan terus memperkuat nilai-nilai integritas, profesionalitas, keadilan, dan humanisme. Penegakan hukum bukan hanya berkaitan dengan penerapan aturan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman, kepastian hukum, dan kepercayaan masyarakat. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi amanah, keadilan, dan kemaslahatan bersama. Dalam perspektif Islam, keadilan merupakan salah satu prinsip utama dalam kehidupan sosial dan pemerintahan. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 90: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan...” Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa keadilan dan kebajikan merupakan nilai universal yang harus terus dijaga dalam setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat. Memperkuat Kepercayaan Publik Tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum” juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan antara institusi penegak hukum dan masyarakat. Kepercayaan publik merupakan modal penting dalam menciptakan sistem hukum yang kuat. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, serta pendekatan hukum yang humanis diharapkan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas. BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar seluruh insan Adhyaksa senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah. Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Semoga Kejaksaan Republik Indonesia semakin kuat, profesional, berintegritas, dan humanis dalam menegakkan hukum serta menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian. Aamiin. BAZNAS Kabupaten Majalengka Zakatmu, Harapan Mereka Majalengka Langkung Sae, Sedekahnya Hade!#HariLahirKejaksaanRI #KejaksaanRI #KejaksaanRIke81 #HariKejaksaan #PenegakanHukum #KepercayaanPublik #SupremasiHukum #Keadilan #Integritas #Profesional #Humanis #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatmuHarapanMereka #SucikanHartaKuatkanIman #Majalengka
BERITA02/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Dua Pelaku Usaha
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Dua Pelaku Usaha
Majalengka, 2 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan UMKM tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd. , kepada dua penerima manfaat yang menjalankan usaha mikro di Desa Liang Julang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka . Adapun penerima bantuan tersebut yaitu: Entin Suhartini , pelaku kelontong, warga Desa Liang Julang, Kecamatan Kadipaten. Dudin Saefudin , pelaku usaha bakso dan mi ayam, warga Desa Liang Julang, Kecamatan Kadipaten. Bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik. Dorong Mustahik Lebih Mandiri Dalam kesempatan tersebut, Embed Humed, M.Pd. menyampaikan bahwa bantuan UMKM tidak semata-mata diberikan sebagai bantuan konsumtif, tetapi diharapkan menjadi stimulus bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga . Melalui dukungan permodalan usaha, para penerima manfaat yang diharapkan dapat mengembangkan usaha yang telah dijalankan, meningkatkan pendapatan, serta secara bertahap mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih mandiri. Semangat tersebut sejalan dengan tujuan pendayagunaan zakat, yakni menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan pengelolaan dan pendistribusian zakat dilakukan secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana , bersama jajaran BAZNAS terus mendorong berbagai program pemberdayaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Majalengka yang lebih mandiri dan sejahtera. Bantuan UMKM menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat kembali memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan, khususnya dalam membantu penguatan ekonomi keluarga. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang terpercaya dan amanah. Zakatmu, Harapan Mereka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanUMKM #UMKMMajalengka #PemberdayaanEkonomi #EkonomiMustahik #ZakatUntukUMKM #ZakatProduktif #InfakSedekah #Majalengka #Kadipaten #LiangJulang #ZakatmuHarapanMereka #SucikanHartaKuatkanIman
BERITA02/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Milad untuk H. Muhamad Ridwan dan Iwan Saefuddin Anwar
BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Milad untuk H. Muhamad Ridwan dan Iwan Saefuddin Anwar
Majalengka, 1 September 2026 — Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan doa terbaik kepada Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., yang berulang tahun pada 1 September 2026. Momentum bertambahnya usia tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk memanjatkan doa dan harapan agar keduanya senantiasa diberikan keberkahan umur, kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah dan pengabdian kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, beserta seluruh jajaran pimpinan dan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyampaikan: “Barakallahu fii umrik.” Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keberkahan usia, keluasan rezeki, serta keteguhan hati dalam mengemban setiap amanah. Doa dan Harapan Untuk H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si. dan Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., Barakallahu fii umrik. Semoga Allah SWT menjadikan setiap pertambahan usia sebagai pertambahan keberkahan, keimanan, ketakwaan, ilmu, amal saleh, serta manfaat bagi sesama. Semoga senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, dimudahkan dalam menjalankan amanah, dilancarkan setiap urusan, dilapangkan rezekinya, serta diberikan kekuatan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan BAZNAS Kabupaten Majalengka dan kemaslahatan umat. Semoga setiap langkah pengabdian dicatat sebagai amal jariyah, setiap ikhtiar menjadi kebermanfaatan, dan setiap amanah yang dijalankan mendapatkan ridha serta pertolongan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin. Menjadi Momentum Memperkuat Pengabdian Bagi keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, hari ulang tahun bukan sekadar momentum bertambahnya usia, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah, mensyukuri nikmat Allah SWT, serta memperkuat tekad dalam menjalankan amanah dan pengabdian. Sebagai bagian dari pimpinan dan unsur pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan dan Iwan Saefuddin Anwar memiliki peran dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar semakin amanah, profesional, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap keduanya senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan terus diberikan semangat untuk menghadirkan berbagai kebaikan bagi umat. Selamat ulang tahun, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si. dan Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd. Barakallahu fii umrik. Semoga panjang umur dalam ketaatan, sehat dalam pengabdian, berkah dalam kehidupan, dan senantiasa menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.
BERITA02/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Pengembalian Dana SIGAP kepada SDN Anggrawati 1 Maja
BAZNAS Majalengka Serahkan Pengembalian Dana SIGAP kepada SDN Anggrawati 1 Maja
Majalengka, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali melaksanakan pengembalian dana Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) kepada salah satu sekolah peserta program. Penyerahan kali ini diberikan kepada SDN Anggrawati 1 Kecamatan Maja. Bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, Selasa (1/9/2026), Wahyudin, M.Pd., melakukan penyerahan pengembalian dana Program SIGAP kepada perwakilan SDN Anggrawati 1 Kecamatan Maja. Penyerahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program SIGAP sekaligus bentuk tertib administrasi dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana yang dihimpun melalui kegiatan infak dan sedekah di lingkungan sekolah. BAZNAS Dorong Budaya Berbagi di Lingkungan Sekolah Program SIGAP menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini. Melalui program ini, anak-anak diperkenalkan dengan kebiasaan berinfak, bersedekah, berbagi, dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi karakter positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengembalian dana juga menjadi bagian dari proses pengelolaan Program SIGAP yang dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. Sinergi antara BAZNAS dan pihak sekolah diharapkan terus terjaga dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak. Menanamkan Nilai Kebaikan Sejak Dini BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa pendidikan tentang berbagi perlu dikenalkan sejak masa sekolah. Kebiasaan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama dapat menjadi sarana pembelajaran nyata tentang empati, keikhlasan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Dalam ajaran Islam, berbagi merupakan salah satu bentuk kebaikan yang memiliki nilai mulia. Allah SWT mendorong umat-Nya untuk menafkahkan sebagian rezeki yang dimiliki dan senantiasa berbuat kebaikan. Karena itu, Program SIGAP diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan penghimpunan infak dan sedekah, tetapi juga menjadi gerakan pendidikan karakter Islami yang membentuk generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Bersama Menumbuhkan Generasi Peduli Pengembalian dana SIGAP kepada SDN Anggrawati 1 Kecamatan Maja menjadi bagian dari kesinambungan program BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun budaya kebaikan di lingkungan pendidikan. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak sekolah, orang tua, peserta didik, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kebiasaan berbagi. Sebab, kebaikan yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi lahirnya generasi yang peduli dan bermanfaat bagi sesama. Semoga setiap infak dan sedekah yang dihimpun melalui Program SIGAP menjadi amal kebaikan yang penuh keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. SIGAP — Sedekah dan Infak, Menanam Kebaikan Sejak Dini untuk Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ProgramSIGAP #SIGAP #SDNAnggrawati1 #Maja #Majalengka #Sedekah #Infak #GenerasiPeduli #PendidikanKarakter #SedekahAnak #BerbagiKebaikan #Kebaikan
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
SDN Pasanggrahan 11 Maja dan SMPN 3 Majalengka Terima Pengembalian Dana SIGAP dari BAZNAS
SDN Pasanggrahan 11 Maja dan SMPN 3 Majalengka Terima Pengembalian Dana SIGAP dari BAZNAS
Majalengka, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali meneguhkan komitmennya dalam menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada generasi muda melalui Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Pada Selasa (1/9/2026), bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., melakukan penyerahan pengembalian dana Program SIGAP kepada SDN Pasanggrahan 11 Kecamatan Maja dan SMPN 3 Majalengka. Pengembalian dana tersebut diterima langsung oleh perwakilan masing-masing sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan dan pertanggungjawaban Program SIGAP yang telah berjalan di lingkungan pendidikan. Wujud Komitmen BAZNAS dalam Pendidikan Karakter Penyerahan pengembalian dana Program SIGAP menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong tumbuhnya budaya infak dan sedekah di lingkungan sekolah. Melalui SIGAP, peserta didik diperkenalkan sejak dini pada nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, empati, gotong royong, dan berbagi kepada sesama. Pendidikan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penghimpunan infak dan sedekah, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Program SIGAP hadir sebagai sarana edukasi yang menghubungkan pembelajaran karakter dengan praktik nyata. Anak-anak diajak memahami bahwa sebagian rezeki yang dimiliki dapat disisihkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Menanamkan Semangat Berbagi Sejak Usia Dini BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang lingkungan sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun generasi yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Kebiasaan berinfak dan bersedekah yang ditanamkan sejak usia dini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa sosial, serta kepedulian terhadap sesama. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan umatnya untuk senantiasa menghadirkan manfaat bagi orang lain. Kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas, meskipun sederhana, merupakan bagian dari amal yang memiliki nilai di sisi Allah SWT. SIGAP, Ikhtiar Membangun Generasi Peduli Program SIGAP merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun ekosistem kebaikan di lingkungan pendidikan. Dengan melibatkan sekolah dan peserta didik, program ini diharapkan dapat melahirkan kebiasaan berbagi yang berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar semangat sedekah, infak, dan kepedulian sosial menjadi bagian dari budaya kehidupan masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Pengembalian dana SIGAP kepada SDN Pasanggrahan 11 Kecamatan Maja dan SMPN 3 Majalengka menjadi bagian dari proses tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan generasi yang peduli, gemar berbagi, dan senantiasa menebarkan kebaikan. Semoga setiap infak dan sedekah yang dihimpun melalui Program SIGAP menjadi amal jariyah serta memberikan keberkahan bagi para peserta didik, sekolah, orang tua, para muzaki, dan seluruh pihak yang terlibat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Bersama Menebar Kebaikan, Mewujudkan Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#ProgramSIGAP#SIGAP#Sedekah#Infak#GenerasiPeduli#PendidikanKarakter#SedekahAnak#BerbagiKebaikan#Kebaikan#Majalengka#MajalengkaSae
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pendaftaran Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka Ditutup, Kuota Peserta Telah Terpenuhi
Pendaftaran Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka Ditutup, Kuota Peserta Telah Terpenuhi
Majalengka, 1 September 2026 — Alhamdulillah, pendaftaran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Kabupaten Majalengka resmi ditutup setelah kuota peserta yang tersedia telah terpenuhi. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program pengembangan keterampilan dan peningkatan peluang kerja bagi generasi muda mendapat sambutan yang sangat baik. Program beasiswa vokasi ini merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung masyarakat agar memiliki keterampilan praktis, kompetensi kerja, serta kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Kuota Pendaftaran Telah Terpenuhi Pendaftaran Beasiswa Vokasi BAZNAS Kabupaten Majalengka ditutup karena jumlah peserta yang mendaftar telah mencapai kuota yang ditetapkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme serta kepercayaan terhadap program tersebut. “Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Kabupaten Majalengka sangat luar biasa. Pendaftaran resmi ditutup karena kuota peserta telah terpenuhi,” demikian informasi yang disampaikan terkait penutupan pendaftaran. Bagi peserta yang telah melakukan pendaftaran dan membutuhkan informasi maupun konfirmasi mengenai proses selanjutnya, dapat menghubungi akun Instagram @dk2ukmmajalengka untuk memperoleh informasi resmi terkait tahapan program. Dorong Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi Program Beasiswa Vokasi tidak hanya diarahkan untuk memberikan akses pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Melalui pendidikan vokasional, peserta diharapkan dapat memperoleh bekal kompetensi yang aplikatif sehingga mampu membuka peluang kerja maupun mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen pemberdayaan. Dana zakat yang dikelola secara amanah diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas kehidupan mustahik dan masyarakat yang membutuhkan. Menjadi Langkah Menuju Masa Depan yang Lebih Baik BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap Program Beasiswa Vokasi dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meningkatkan keterampilan, memperluas kesempatan kerja, serta membangun masa depan yang lebih baik. Semoga seluruh rangkaian program berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang luas. Aamiin. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar bersama menghadirkan kemaslahatan dan kebaikan bagi masyarakat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BeasiswaVokasi #BeasiswaBAZNAS #PendidikanVokasi #PelatihanKeterampilan #KeterampilanKerja #PemberdayaanMasyarakat #PemberdayaanMustahik #ZakatUntukPendidikan #ZakatUntukKemandirian #MajalengkaSaeKeun
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Stimulan kepada Warga Leuwimunding
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Stimulan kepada Warga Leuwimunding
MAJALENGKA, 1 September 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan akses pendidikan masyarakat melalui penyaluran bantuan beasiswa stimulan kepada Lalily Qodriyah, warga Desa Ciparay, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Bantuan beasiswa stimulan tersebut diserahkan pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran beasiswa stimulan ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban penerima sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menuntut ilmu. Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Iwan Setiawan, S.S. menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun masa depan generasi yang lebih baik. Karena itu, dukungan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan menjadi salah satu bentuk kepedulian yang perlu terus dikembangkan. “Semoga bantuan beasiswa stimulan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi penerima untuk terus belajar, berusaha, dan meraih cita-cita,” ujar Iwan. Ia juga berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi bagian dari keberkahan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Zakat untuk Pendidikan dan Pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui dukungan di bidang pendidikan. Bantuan beasiswa stimulan menjadi bentuk nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan dan investasi sosial untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui program-program pendistribusian yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan dukungan dalam menjalani kehidupan dan meningkatkan kesejahteraannya. Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki potensi menghadirkan harapan bagi sesama. Semoga bantuan yang diterima Lalily Qodriyah menjadi asbab keberkahan, kemudahan dalam menempuh pendidikan, serta jalan menuju masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan bersama-sama menghadirkan kebaikan, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. BAZNAS Majalengka — Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#BeasiswaStimulan#BeasiswaPendidikan#Pendidikan#ZakatUntukPendidikan#Zakat#Infak#Sedekah#Mustahik#Leuwimunding#Ciparay#MajalengkaLangkungSae
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat HUT ke-11 TIMES Indonesia, Dorong Media Perkuat Integritas Bangsa
Ketua BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat HUT ke-11 TIMES Indonesia, Dorong Media Perkuat Integritas Bangsa
MAJALENGKA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjalanan TIMES Indonesia yang pada 23 Agustus 2026 genap berusia 11 tahun. H. Agus Asri Sabana berharap momentum ulang tahun ke-11 tersebut menjadi spirit bagi TIMES Indonesia untuk semakin konsisten menghadirkan jurnalisme yang profesional, objektif, berimbang, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab kepada masyarakat. “Atas nama pribadi dan BAZNAS Kabupaten Majalengka, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-11 untuk TIMES Indonesia. Semoga senantiasa menjadi media yang terpercaya, profesional, independen, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta bangsa Indonesia,” ujar H. Agus Asri Sabana. Menurutnya, perjalanan selama sebelas tahun bukan sekadar pencapaian usia, melainkan merupakan proses panjang dalam membangun kepercayaan publik, konsistensi pemberitaan, jejaring kolaborasi, dan keberanian untuk terus relevan menghadapi perubahan zaman. Media Memiliki Peran Strategis Membangun Integritas H. Agus Asri Sabana menilai, deklarasi TIMES Indonesia sebagai Media for Integrity dan pengguliran Gerakan untuk Indonesia Berintegritas merupakan langkah positif yang memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan bangsa saat ini. Integritas, kata dia, tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap proses kerja dan produk jurnalistik. Mulai dari transparansi, akuntabilitas, objektivitas, penggunaan data dan bukti, hingga keberanian untuk mempertanggungjawabkan setiap informasi yang disampaikan kepada publik. “Media memiliki posisi strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat. Karena itu, pemberitaan yang mengedepankan kebenaran, objektivitas, keteladanan, profesionalisme, kejujuran, dan keberanian moral akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem integritas,” tuturnya. Ia menambahkan, ketika integritas tumbuh dari setiap individu, maka akan berkembang menjadi integritas institusi, dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang berintegritas. Mendorong Ekosistem Media yang Kolaboratif dan Berdampak Memasuki usia ke-11, H. Agus Asri Sabana juga mengapresiasi semangat TIMES Indonesia untuk membangun ekosistem yang Connected, Collaborative, and Impactful. Menurutnya, media pada era digital tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi mengenai berbagai peristiwa, tetapi juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, lembaga, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai elemen bangsa dalam menghadirkan perubahan positif. “Media diharapkan tidak hanya memberitakan apa yang terjadi, tetapi juga menjadi penghubung perubahan positif. Mempertemukan nilai, pengetahuan, institusi, dan berbagai praktik baik sehingga informasi yang disampaikan dapat menghadirkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya. Dalam konteks tersebut, ia berharap TIMES Indonesia terus menjaga profesionalitas dan kepercayaan publik dengan menghadirkan pemberitaan yang mencerahkan, mencerdaskan, edukatif, konstruktif, serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa. Selaras dengan Nilai-Nilai Islam H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa semangat membangun integritas memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam. Dalam ajaran Islam, kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, media yang menjalankan fungsi jurnalistik dengan penuh amanah dan menjunjung tinggi kebenaran diharapkan mampu menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik. “Semoga ikhtiar membangun media yang berintegritas menjadi bagian dari amal kebaikan. Semoga setiap informasi yang disampaikan dapat menjadi jalan bagi hadirnya kemaslahatan, memperkuat kepercayaan publik, serta mendorong masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan,” ungkapnya. Ia juga berharap perjalanan TIMES Indonesia ke depan semakin kuat dalam menghadapi dinamika industri media dan perkembangan teknologi, tanpa kehilangan prinsip dasar jurnalistik serta nilai-nilai moral yang menjadi fondasi kepercayaan publik. Doa untuk TIMES Indonesia Menutup pernyataannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan doa agar TIMES Indonesia semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa. “Happy 11th Anniversary, TIMES Indonesia. Semoga semakin dipercaya, semakin berintegritas, semakin profesional, dan semakin besar dampaknya bagi Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat, berintegritas, dan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai kejujuran, amanah, kepedulian, dan kemaslahatan#11TahunTimesIndonesia #Agusasrisabana #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SaekeunMajalengka
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Malongpong
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Malongpong
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran, Bapak Nendi Sunendi, warga Blok Cimara RT 06 RW 03, Desa Malongpong, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Selasa (1/9/2026). Penyerahan bantuan dilakukan oleh Eman Suherman, S.Pd.I, selaku Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, didampingi Imam Mulyana. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah sekaligus upaya meringankan beban keluarga korban pascakebakaran. Dalam proses penyerahan, Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka turut didampingi oleh Kepala Desa Malongpong Dede Hendratno Djuanda, Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Kepala Dusun Blok Cimara. Amanah Para Muzaki dan Bentuk Kepedulian Dalam sambutannya, Eman Suherman menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar bantuan sosial, tetapi merupakan amanah dari para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Apa yang kami berikan saat ini merupakan amanat dari para muzaki. Ini juga merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Eman. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan sedikit keringanan dan manfaat bagi keluarga Bapak Nendi Sunendi dalam menghadapi kondisi setelah musibah kebakaran. Menurutnya, kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat kembali memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Kepala Desa Malongpong Sampaikan Apresiasi Sementara itu, Kepala Desa Malongpong Dede Hendratno Djuanda menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Majalengka serta BAZNAS Kabupaten Majalengka yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warganya yang tertimpa musibah. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah bersama BAZNAS hadir dan tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri. “Kami atas nama Pemerintah Desa Malongpong mengucapkan terima kasih kepada Bupati Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang telah memberikan bantuan serta perhatian kepada warga kami yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Dede. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit setelah mengalami musibah kebakaran. Dede juga mengapresiasi langkah BAZNAS yang secara langsung hadir ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat dan menyalurkan bantuan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam menghadirkan kepedulian serta membantu warga yang membutuhkan. Doa untuk Majalengka Langkung Sae Pada kesempatan tersebut, Eman Suherman juga menyampaikan doa dan harapan agar para pemimpin Kabupaten Majalengka senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan amanah untuk masyarakat. Ia secara khusus mendoakan Bupati Majalengka dan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka agar selalu diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga berbagai program pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat dapat terus berjalan. “Semoga para pemimpin, khususnya Bupati Majalengka dan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Mudah-mudahan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae dapat semakin cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Eman. Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini menjadi salah satu wujud nyata kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. Melalui semangat “Zakatmu, Harapan Mereka”, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran, amanah, dan berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade.#BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASTanggapBencana #BTB #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatmuHarapanMereka #Sedekah #Infak #Zakat #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #MajalengkaPeduli #SedekahnaHade
BERITA01/09/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Terima Empat Siswa SMK Korpri untuk Melaksanakan PKL
BAZNAS Majalengka Terima Empat Siswa SMK Korpri untuk Melaksanakan PKL
Majalengka, 31 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menerima empat orang siswa SMK Korpri Majalengka untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Prosesi penerimaan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, dan dihadiri oleh Sekretaris BAZNAS, Kepala Pelaksana, sejumlah kepala divisi (kadiv), serta para amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kegiatan penerimaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang pembelajaran bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kerja sekaligus mengenal tata kelola kelembagaan, khususnya dalam lingkungan Badan Amil Zakat Nasional. Dalam arahannya, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyampaikan profil singkat mengenai BAZNAS Kabupaten Majalengka beserta peran dan fungsinya sebagai lembaga yang memiliki amanah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ia juga berpesan kepada keempat siswa PKL agar mampu mematuhi ketentuan dan aturan kelembagaan BAZNAS, menjaga sikap, serta membangun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja. “Selama melaksanakan PKL di BAZNAS, para siswa diharapkan dapat mengikuti aturan kelembagaan, menjaga sikap dan etika, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang ada,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahan penerimaan. Menurutnya, kegiatan PKL bukan hanya menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyelesaikan kewajiban pendidikan, tetapi juga momentum untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, etika kerja, dan pengalaman profesional. Para siswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Pengalaman selama berada di lingkungan BAZNAS dapat menjadi bekal berharga untuk memahami bagaimana sebuah lembaga bekerja secara terstruktur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Di lingkungan BAZNAS, para peserta PKL juga diharapkan mampu mengenal nilai-nilai amanah, integritas, profesionalitas, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. Penerimaan siswa PKL ini sekaligus menjadi bentuk keterbukaan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung dunia pendidikan dan memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga memperoleh pembelajaran tentang pentingnya amanah dalam menjalankan tugas, disiplin dalam bekerja, serta memberikan manfaat bagi sesama. Semoga pelaksanaan PKL empat siswa SMK Korpri Majalengka di BAZNAS Kabupaten Majalengka berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Insyaallah, dari ruang belajar dan pengalaman hari ini akan lahir generasi muda yang berilmu, berakhlak, profesional, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan Majalengka.#BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #SMKKorpriMajalengka #PKL #PraktikKerjaLapangan #GenerasiMuda #Pendidikan #Zakat #Infak #Sedekah #Amanah #Profesional #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #Majalengka #BerbagiKebaikan #ZakatUntukUmat #AmilZakat #GenerasiUnggul
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni
BAZNAS Majalengka Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni
Majalengka, Senin, 31 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) melaksanakan survei kelayakan terhadap rumah calon penerima bantuan atas nama Bapak Atik Mulyaka, warga Jl. Pahlawan, Lingk. Makmur RT 001/RW 003, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Senin (31/8/2026). Survei tersebut dilaksanakan oleh Robi Ferdian Rakasiwi, Staf Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari tahapan awal Program RLHB untuk memastikan kondisi rumah secara langsung sekaligus menilai kelayakan calon penerima bantuan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kondisi Rumah Mengalami Kerusakan Berat Berdasarkan hasil survei di lapangan, rumah milik Bapak Atik Mulyaka diketahui berada dalam kondisi rusak berat, terutama pada bagian atap, dinding, kusen jendela, dan pintu. Kerusakan tersebut terjadi seiring dengan kondisi bangunan yang sudah cukup tua sehingga memerlukan perbaikan agar dapat kembali menjadi tempat tinggal yang aman dan layak. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa kondisi rumah tersebut sangat layak untuk mendapatkan bantuan melalui Program RLHB BAZNAS, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta kebutuhan perbaikan hunian. Survei lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi agar bantuan zakat yang dihimpun dan dikelola BAZNAS dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ikhtiar Mewujudkan Hunian yang Aman dan Layak Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS berupaya membantu masyarakat kurang mampu memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, sehat, nyaman, dan layak huni. Kegiatan survei juga dilakukan dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi bersama unsur pemerintahan setempat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung proses verifikasi kondisi masyarakat sekaligus memperkuat ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, membangun rumah yang layak bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kehormatan, keselamatan, dan kualitas kehidupan masyarakat. Zakat untuk Menguatkan Kepedulian Sosial Melalui Program RLHB, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak yang luas bagi para mustahik. Setiap bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan donatur. Karena itu, proses identifikasi, survei, dan verifikasi dilakukan secara bertahap agar bantuan dapat diberikan kepada mereka yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menguatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan kemaslahatan dan membantu sesama menuju kehidupan yang lebih baik. Semoga ikhtiar ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi para muzaki, mustahik, serta seluruh pihak yang terlibat dalam perjuangan menghadirkan kemanfaatan zakat di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #RumahLayakHuni #RLHB #BantuanRumah #ZakatUntukMustahik #ZakatProduktif #Zakat #Infak #Sedekah #Majalengka #Mustahik #KepedulianSosial
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Kembali Buka Kotak Infak di Kantor Pos dan Pegadaian, Terkumpul Rp2,212 Juta
BAZNAS Majalengka Kembali Buka Kotak Infak di Kantor Pos dan Pegadaian, Terkumpul Rp2,212 Juta
Majalengka, Senin, 31 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali melakukan kegiatan pembukaan dan pengumpulan dana dari kotak infak BAZNAS yang ditempatkan di sejumlah Kantor Pos dan Pegadaian di wilayah Kabupaten Majalengka, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan oleh Iwan Setiawan, S.S., Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, didampingi staf bidang pengumpulan dan para siswa magang. Dari delapan kotak infak yang dibuka di beberapa lokasi, berhasil dihimpun dana sebesar Rp2.212.000. Pengumpulan dana infak ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan potensi infak masyarakat melalui penyediaan kotak infak BAZNAS di tempat-tempat pelayanan publik, termasuk Kantor Pos dan Pegadaian. Rincian Hasil Pembukaan Kotak Infak Adapun hasil penghimpunan dana infak dari masing-masing lokasi adalah sebagai berikut: Kotak Infak Kantor Pos Kadipaten: Rp326.000 Kotak Infak Kantor Pos Kasokandel: Rp207.000 Kotak Infak Kantor Pos Kertajati: Rp158.500 Kotak Infak Kantor Pos Jatitujuh: Rp136.000 Kotak Infak Pegadaian Jatitujuh: Rp316.000 Kotak Infak Kantor Pos Ligung: Rp506.000 Kotak Infak Pegadaian Majalengka: Rp260.500 Kotak Infak Kantor Pos Jatiwangi: Rp302.000 Total dana infak yang berhasil dihimpun: Rp2.212.000. Dana yang terkumpul selanjutnya menjadi bagian dari dana infak yang dikelola BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat dan membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan syariat serta amanah pengelolaan dana umat. Menumbuhkan Budaya Berinfak di Tengah Masyarakat Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., bersama para siswa magang secara rutin melakukan pemantauan dan pembukaan kotak infak yang telah disediakan di sejumlah mitra layanan publik. Keberadaan kotak infak tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan infak dalam aktivitas sehari-hari. Setiap rupiah yang disisihkan melalui kotak infak menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Dalam perspektif Islam, infak merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus amal kebaikan yang memiliki nilai ibadah. Harta yang dikeluarkan dengan ikhlas bukan sekadar berkurang secara nominal, tetapi menjadi jalan untuk menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi orang lain. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, berinfak, dan peduli terhadap sesama. Sebab, kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama dapat menjadi kekuatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kemaslahatan umat. Sinergi untuk Menguatkan Gerakan Infak Kegiatan pembukaan kotak infak di Kantor Pos dan Pegadaian juga menjadi bentuk sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan berbagai lembaga pelayanan publik dalam menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berbuat kebaikan. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan ruang serta kepercayaan bagi penempatan kotak infak BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat untuk menunaikan infak sekaligus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menghimpun serta menyalurkan dana umat. Setiap amanah yang dititipkan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik dan mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan melalui kotak infak BAZNAS menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para munfiq, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan. Tagar #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Infak #Sedekah #GerakanInfak #KotakInfak #ZakatInfakSedekah #ZIS #DigitalFundraising #FundraisingBAZNAS #InfakUntukUmat #BerbagiKebaikan #PeduliSesama #Majalengka #AmalJariyah
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar ke-35 NU
BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar ke-35 NU
Majalengka, 31 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama dalam memperkuat ukhuwah, merumuskan arah perjuangan organisasi, serta meneguhkan khidmah bagi umat, bangsa, dan negara. Forum musyawarah tertinggi NU tersebut juga menjadi ruang strategis untuk menentukan kepemimpinan dan arah organisasi untuk masa khidmat lima tahun mendatang. Dalam rangkaian Muktamar tersebut, KH. Miftachul Akhyar kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam PBNU, sementara KH. Abdul Hakim Mahfudz dipercaya sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031. Hasil tersebut disampaikan dalam rangkaian penutupan Muktamar ke-35 NU pada Senin, 31 Agustus 2026. BAZNAS Majalengka: Amanah Kepemimpinan Harus Menjadi Jalan Khidmah BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan doa dan harapan agar amanah yang diberikan kepada para pimpinan baru PBNU dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, kebijaksanaan, dan tanggung jawab. Pergantian dan penetapan kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan, tetapi merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, kepemimpinan diharapkan senantiasa menjadi jalan untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi umat dan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH. Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU dapat membawa energi baru bagi penguatan dakwah Islam yang rahmatan lil 'alamin, pemberdayaan umat, pendidikan, sosial kemanusiaan, serta penguatan ekonomi masyarakat. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai pengabdian yang senantiasa dikedepankan dalam gerakan zakat, yakni menghadirkan kemanfaatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah. Muktamar sebagai Momentum Memperkuat Khidmah Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan Nahdlatul Ulama. Pelaksanaan forum tersebut mempertemukan para ulama, pengurus, dan perwakilan Nahdliyin dari berbagai daerah untuk bermusyawarah mengenai arah perjuangan organisasi. Dengan mengedepankan tradisi musyawarah dan nilai-nilai keulamaan, Muktamar diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan semangat baru dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat khidmah untuk umat dan kemaslahatan bangsa merupakan nilai yang senantiasa relevan dalam setiap bentuk pengabdian. Zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun kepedulian sosial, menguatkan kaum dhuafa, serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas di tengah masyarakat. Doa untuk Kepemimpinan PBNU 2026–2031 BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk, dan keberkahan kepada KH. Miftachul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz dalam menjalankan amanah kepemimpinan PBNU. Semoga setiap langkah perjuangan senantiasa berada dalam bimbingan Allah SWT, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat Islam, persatuan bangsa, dan kemaslahatan Indonesia. Selamat mengemban amanah.Khidmat untuk umat, maslahat untuk bangsa. Semoga Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menjadi momentum untuk terus merawat ukhuwah, memperkuat persatuan, serta menghadirkan peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. BAZNAS Kabupaten MajalengkaMenunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ikuti Rapat Koordinasi Bersama BAZNAS RI dan DK2UKM Bahas Beasiswa Vokasional
BAZNAS Majalengka Ikuti Rapat Koordinasi Bersama BAZNAS RI dan DK2UKM Bahas Beasiswa Vokasional
Majalengka — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengikuti Rapat Koordinasi secara dare melalui Zoom Meeting bersama BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka dalam rangka membahas persiapan dan pelaksanaan Beasiswa Vokasional BAZNAS RI di Kabupaten Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir mengikuti rapat melalui Wakil Ketua III, Embed Humed, M.Pd., yang didampingi oleh Kepala Pelaksana, Sekretaris, dan Kepala Divisi Umum BAZNAS Kabupaten Majalengka . Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus memastikan terlaksananya program Beasiswa Vokasional dapat berjalan secara terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Majalengka. Program Perkuat Sinergi Beasiswa Vokasi Beasiswa Vokasi BAZNAS RI merupakan salah satu program yang ditujukan untuk membuka akses peningkatan keterampilan bagi masyarakat. Melalui program ini, peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan vokasional secara intensif sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Dalam rapat koordinasi, BAZNAS Majalengka bersama BAZNAS RI dan DK2UKM membahas berbagai hal terkait kesiapan program, mekanisme pelaksanaan, tahapan peserta, pelatihan, hingga peluang setelah peserta menyelesaikan program. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan program tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga memberikan sertifikasi dan akses menuju peluang kerja bagi para peserta. BAZNAS Majalengka Menyiapkan Dukungan Pelaksanaan Kehadiran Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., bersama jajaran Kepala Pelaksana, Sekretaris, dan Kepala Divisi Umum menunjukkan komitmen BAZNAS Majalengka dalam mendukung pelaksanaan program Beasiswa Vokasional BAZNAS RI. Koordinasi lintas lembaga menjadi langkah strategi untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta memastikan setiap tahapan program dapat dipersiapkan dengan baik. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya agar program yang hadir di tengah masyarakat benar-benar memberikan manfaat dan memiliki dampak berkelanjutan. Dari Pelatihan Menuju Dunia Kerja Program Beasiswa Vokasional BAZNAS dirancang melalui beberapa tahapan utama, yaitu seleksi peserta, pelatihan vokasional, sertifikasi, hingga peluang menuju dunia kerja . Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pelatihan intensif selama kurang lebih satu minggu untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat . Selanjutnya, program diarahkan pada peluang memasuki dunia kerja melalui kerja sama dengan perusahaan mitra. Rangkaian tersebut menjadi bentuk nyata ikhtiar pemberdayaan agar masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi . Kolaborasi untuk Masyarakat Majalengka Kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, dan DK2UKM Kabupaten Majalengka menjadi langkah bersama dalam membuka akses keterampilan dan peluang kerja bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong umat untuk saling membantu dan menguatkan. Pemberdayaan melalui keterampilan menjadi salah satu ikhtiar agar penerima manfaat mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya . “Belajar Skill, Siap Kerja, Raih Masa Depan!” Rapat koordinasi bersama BAZNAS RI dan DK2UKM ini diharapkan semakin mematangkan pelaksanaan Beasiswa Vokasional BAZNAS RI di Kabupaten Majalengka , sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan masa depan. Semoga kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin Mandiri, Mulia, dan Langkung SAE . BAZNAS Kabupaten Majalengka Zakatmu, Harapan Mereka. Majalengka Langkung SAE. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BAZNAS #BeasiswaVokasional #BeasiswaVokasiBAZNAS #PelatihanVokasi #PelatihanKeterampilan #SiapKerja #PeluangKerja #PemberdayaanMasyarakat #Majalengka #ZakatmuHarapanMereka #MandiriMuliaLangkungSae
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP Dan ASIK di SMAN 1 Sukahaji
BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP Dan ASIK di SMAN 1 Sukahaji
Majalengka, Senin, 31 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat budaya berbagi di lingkungan pendidikan melalui Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMA Negeri 1 Sukahaji pada Senin (31/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menanamkan nilai kepedulian, empati, solidaritas, serta semangat berbagi sejak dini. Sosialisasi dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., didampingi Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka serta Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail. Menanamkan Kebiasaan Berbagi Sejak Dini Melalui Program SIGAP, para siswa diajak memahami bahwa infak dan sedekah tidak hanya berkaitan dengan memberikan sebagian harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan salah satu sarana untuk membentuk pribadi yang memiliki akhlakul karimah, kepedulian sosial, empati, dan solidaritas terhadap sesama. Semangat tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk senantiasa berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain. “Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya.”(QS. Saba: 39) Nilai yang ingin dibangun melalui SIGAP bukan sekadar tentang nominal yang terkumpul, melainkan tentang kebiasaan baik untuk senang berbagi. Program SIGAP juga ditegaskan bukan merupakan kewajiban dan tidak mengandung unsur paksaan. Setiap siswa dapat berpartisipasi secara sukarela, sesuai kemampuan dan keikhlasannya. Tidak terdapat batasan nominal maupun ketentuan mengenai berapa kali siswa harus berinfak dalam satu bulan. Hal yang lebih utama adalah tumbuhnya kesadaran bahwa berbagi merupakan amal kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. ASIK, Menguatkan Budaya Berbagi di Kalangan Pendidik Selain menyasar para siswa melalui SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan Program ASIK sebagai wadah bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan untuk turut mengambil bagian dalam gerakan infak dan sedekah. Jika SIGAP diarahkan untuk membangun kebiasaan berbagi di kalangan generasi muda, maka ASIK menjadi bagian dari penguatan budaya berbagi di lingkungan para pendidik dan karyawan sekolah. Keduanya diharapkan dapat berjalan beriringan sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang kuat. Manfaat Kembali untuk Lingkungan Sekolah Dana yang dihimpun melalui semangat berbagi tersebut diharapkan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan sekolah sesuai dengan ketentuan program. Di antaranya untuk membantu siswa yang membutuhkan, memberikan dukungan kepada warga sekolah yang sakit atau mengalami musibah, serta mendukung kebutuhan sarana ibadah dan fasilitas pendidikan lainnya. Dengan demikian, gerakan infak dan sedekah tidak berhenti pada aktivitas penghimpunan, tetapi diarahkan agar memberikan manfaat nyata kepada mereka yang membutuhkan. Membentuk Generasi Cerdas Sekaligus Peduli BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi yang memiliki akhlak dan kepedulian sosial. Melalui SIGAP, para siswa diajak untuk membangun kebiasaan sederhana yang memiliki nilai besar: menyisihkan sebagian yang dimiliki dengan ikhlas untuk membantu sesama. Sementara melalui ASIK, para guru dan karyawan diharapkan menjadi teladan dalam menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan sekolah. Semangat tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan generasi yang bukan hanya pintar, tetapi juga peduli, berempati, berakhlakul karimah, dan gemar berbagi. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMA Negeri 1 Sukahaji dapat menjadi awal dari tumbuhnya gerakan kebaikan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Sebab, kebaikan yang dibiasakan sejak dini akan menjadi karakter. Dan ketika karakter kepedulian tumbuh dalam diri generasi muda, insyaallah akan lahir masyarakat yang lebih kuat dalam semangat gotong royong, berbagi, dan saling menolong dalam kebaikan. “Jangan hanya pintar, jadilah generasi yang peduli.”#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #ASIK #Sedekah #Infak #GenerasiPeduli #GenerasiBerbagi #PendidikanKarakter #PeduliSesama #SedekahPelajar #InfakPelajar #Sukahaji #MajalengkaSae #Kebaikan #BerbagiKebaikan
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Peluang Warga Majalengka Meningkatkan Keterampilan dan Siap Kerja
Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Peluang Warga Majalengka Meningkatkan Keterampilan dan Siap Kerja
Majalengka Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. Beasiswa Vokasi BAZNAS hadir sebagai kesempatan untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan vokasional gratis , sekaligus mempersiapkan peserta agar lebih siap memasuki dunia kerja. Program ini merupakan kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, dan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Majalengka . Melalui program tersebut, peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan keterampilan secara intensif, sertifikat, serta peluang untuk melanjutkan ke dunia kerja melalui kerja sama dengan perusahaan mitra. “Belajar Skill, Siap Kerja, Raih Masa Depan!” Kesempatan Upgrade Diri bagi Warga Majalengka Beasiswa Vokasi BAZNAS dirancang sebagai salah satu upaya membuka akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja. Peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan pembelajaran, tetapi juga diarahkan agar memiliki bekal yang lebih kuat untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja. Bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan dan memperoleh pelatihan pengalaman kejuruan, program ini menjadi kesempatan yang patut dimanfaatkan. Pendaftaran Beasiswa Vokasi BAZNAS masih dibuka hingga: ???? Rabu, 2 September 2026 Selanjutnya peserta akan mengikuti tahapan wawancara pada Kamis, 3 September 2026 . Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengkodekan QR Code pada materi publikasi resmi atau melalui tautan: https://bit.ly/BeasiswaVokasiBAZNAS Apa Saja yang Didapatkan Peserta? Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti rangkaian program yang telah disiapkan secara bertahap. 1. Lulus Seleksi Peserta yang memenuhi proses seleksi akan ditetapkan sebagai peserta Beasiswa Vokasi BAZNAS dan mengikuti rangkaian pelatihan. 2. Pelatihan Kejuruan Peserta mengikuti pelatihan intensif selama satu minggu untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membangun kesiapan memasuki dunia kerja. Pelatihan vokasional menjadi bagian utama program untuk memberikan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan peserta sesuai kebutuhan dan peluang kerja. 3. Sertifikat Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pelatihan vokasional. 4. Menuju Dunia Kerja Program kemudian diarahkan pada peluang menuju dunia kerja melalui proses MoU dengan perusahaan mitra yang telah bekerja sama. Oleh karena itu, program tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk memperoleh peluang pengembangan karir. Kolaborasi untuk Majalengka Langkung SAE Beasiswa Vokasi BAZNAS menjadi bagian dari semangat kolaborasi dalam membangun masyarakat Majalengka yang lebih mandiri dan memiliki daya saing. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, dan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan masyarakat membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak. Melalui akses pelatihan, sertifikasi, dan peluang dunia kerja, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu ikhtiar dalam mewujudkan kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai zakat yang tidak hanya menghadirkan bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberdayaan mustahik serta masyarakat penerima manfaat . Jangan Lewatkan Kesempatannya Bagi masyarakat Majalengka yang ingin meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, segera manfaatkan kesempatan ini. Pendaftaran terakhir: Rabu, 2 September 2026 Wawancara: Kamis, 3 September 2026 Pendaftaran dapat dilakukan melalui QR Code pada poster resmi atau tautan Beasiswa Vokasi BAZNAS yang telah disediakan. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih Mandiri, Mulia, dan Langkung SAE . BAZNAS Majalengka Zakatmu, Harapan Mereka. Majalengka Langkung SAE.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi #PelatihanVokasi #PelatihanKerja #PelatihanGratis #SiapKerja #PeluangKerja #Keterampilan #PemberdayaanMasyarakat #Majalengka
BERITA31/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Beasiswa Zakat 2026 Dibuka, Kesempatan Kuliah S1 Penuh bagi Mustahik Berprestasi
Beasiswa Zakat 2026 Dibuka, Kesempatan Kuliah S1 Penuh bagi Mustahik Berprestasi
Majalengka — Kabar baik bagi para pelajar dan calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program Beasiswa Zakat (BeZakat) Tahun 2026 resmi membuka kesempatan bagi lulusan pendidikan menengah yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1) melalui skema beasiswa penuh. Berdasarkan Pedoman Beasiswa Zakat 2026, pendaftaran dibuka mulai 24 Agustus hingga 7 September 2026. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memenuhi ketentuan, khususnya mereka yang berasal dari keluarga mustahik serta memiliki potensi dan prestasi akademik maupun nonakademik. BeZakat merupakan program kolaborasi pendanaan beasiswa zakat yang melibatkan Kementerian Agama dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Program ini dirancang sebagai ikhtiar untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Beasiswa Penuh hingga Empat Tahun Program BeZakat 2026 memberikan dukungan pendidikan secara penuh (full funded scholarship) bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan memenuhi seluruh persyaratan. Beasiswa tersebut diberikan untuk pendidikan jenjang S1 dengan durasi studi maksimal empat tahun atau 48 bulan. Beasiswa ditujukan untuk studi di dalam negeri pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang telah ditetapkan dalam program, dengan program studi yang memiliki akreditasi minimal A atau Unggul. Adapun rumpun bidang ilmu yang tercantum dalam pedoman meliputi: Ilmu Sains dan Teknik; Ilmu Kesehatan; Ilmu Pertanian; Ilmu Ekonomi; Ilmu Hukum, Syariah dan Sosial; serta Zakat dan Wakaf. Siapa yang Dapat Mengikuti? Beasiswa Zakat 2026 ditujukan bagi lulusan pendidikan menengah, termasuk lulusan SMA, SMK, STM, MA/sederajat, serta lulusan satuan pendidikan berbasis pesantren, muadalah, dan pendidikan Islam lainnya yang berada di bawah binaan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini memberikan perhatian kepada mustahik dan/atau siswa berprestasi. Peserta yang memiliki prestasi akademik, keagamaan, aktif dalam organisasi, kegiatan dakwah keagamaan maupun kegiatan sosial juga menjadi kelompok yang diutamakan sesuai pedoman program. Dari sisi tujuan, BeZakat diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu pada asnaf fakir dan miskin, serta penerima yang memiliki prestasi dalam kategori fi sabilillah. Program ini juga diharapkan melahirkan sarjana berkualitas yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bidang strategis bangsa. Persyaratan yang Perlu Disiapkan Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah persyaratan administrasi dan dokumen pendukung. Di antaranya adalah data diri dan data orang tua/wali, pas foto terbaru, KTP dan Kartu Keluarga, ijazah atau surat tanda tamat belajar, serta rapor semester I sampai V dengan nilai rata-rata 80. Peserta juga wajib memiliki bukti telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui Letter of Acceptance (LOA) atau dokumen yang dipersyaratkan, dengan masa mulai perkuliahan pada semester gasal Tahun Akademik 2026/2027. Selain itu, terdapat persyaratan invoice atau surat tagihan UKT resmi dan bukti pembayaran UKT semester pertama. Dokumen pendukung lainnya antara lain surat rekomendasi, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), keterangan penghasilan orang tua/wali, bukti cek desil, serta dokumen yang menggambarkan kondisi rumah dan keadaan ekonomi keluarga secara jujur dan apa adanya. Bagi peserta yang memiliki prestasi keagamaan atau akademik, bukti prestasi juga dapat dilampirkan sesuai ketentuan, termasuk bukti bagi penghafal Al-Qur'an, pembina dakwah atau guru ngaji, serta prestasi perlombaan akademik dan keagamaan. Peserta Wajib Menyusun Personal Statement dan Proyek Perubahan Salah satu bagian penting dalam pendaftaran adalah penyusunan Personal Statement dengan tema: “Perjalanan Hidupku dan Mimpiku untuk Memberi Manfaat.” Esai tersebut harus merupakan karya asli peserta dan menceritakan pengalaman nyata. Peserta diarahkan untuk menguraikan perjalanan hidup, tantangan yang pernah dihadapi, motivasi melanjutkan pendidikan, prestasi dan kontribusi, cita-cita, serta komitmen untuk memberikan manfaat setelah memperoleh beasiswa. Selain itu, peserta juga diwajibkan menyusun Esai Proyek Perubahan dengan tema umum yang mencakup Inovasi Berdampak, Kolaborasi Berdampak, Pemberdayaan Berdampak, atau Kontribusi Berdampak. Gagasan tersebut diharapkan menawarkan solusi konkret terhadap persoalan sosial melalui berbagai pendekatan, seperti edukasi, teknologi, kewirausahaan sosial, maupun pengembangan ekonomi mikro. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam bahwa ilmu bukan sekadar untuk meningkatkan derajat pribadi, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi sesama. Pendaftaran Dilakukan Secara Daring Calon peserta melakukan pendaftaran akun secara daring melalui laman resmi yang tercantum dalam pedoman program: Laman Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 Setelah membuat akun, peserta harus melengkapi profil yang meliputi identitas diri, data keluarga, pendidikan, prestasi akademik maupun nonakademik, kemampuan bahasa, dan data organisasi. Selanjutnya peserta memilih program beasiswa yang diikuti serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan. Tahapan seleksi juga dapat dipantau melalui dashboard pendaftar. Empat Tahapan Seleksi Calon penerima BeZakat akan melalui empat tahapan seleksi, yaitu: Seleksi administrasi; Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik; Wawancara tes komitmen dan kepribadian bersama orang tua/wali; Verifikasi faktual apabila dibutuhkan. Dengan tahapan tersebut, seleksi tidak hanya mempertimbangkan kelengkapan administrasi dan kemampuan akademik, tetapi juga potensi diri, aspek ruhiyah, komitmen, kepribadian, serta kondisi faktual peserta sesuai ketentuan program. Catat Jadwal BeZakat 2026 Para calon peserta perlu mencatat seluruh rangkaian jadwal agar tidak melewatkan setiap tahapan seleksi. Pendaftaran Beasiswa: 24 Agustus–7 September 2026 Seleksi Administrasi: 8–15 September 2026 Pengumuman Hasil Administrasi: 17 September 2026 Seleksi Wawancara Potensi Diri, Ruhiyah dan Akademik: 23 September–9 Oktober 2026 Pengumuman Hasil Wawancara: 14 Oktober 2026 Seleksi Wawancara Komitmen dan Kepribadian bersama Orang Tua/Wali: 21 Oktober–5 November 2026 Pengumuman Kelulusan: 18 November 2026 Orientasi Calon Penerima Beasiswa: Desember 2026. Zakat untuk Pendidikan, Ikhtiar Membangun Generasi Masa Depan Program BeZakat merupakan bagian dari ikhtiar memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sesuai dengan sasaran asnaf zakat. Pedoman program menjelaskan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk peningkatan kualitas umat dan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat tersebut menjadi pengingat bahwa zakat bukan hanya menghadirkan kepedulian kepada sesama, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ikhtiar membangun masa depan umat melalui pendidikan. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW tentang pentingnya menebarkan manfaat, kesempatan memperoleh pendidikan hendaknya menjadi jalan lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Karena itu, para calon peserta dari Kabupaten Majalengka yang memenuhi persyaratan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, mempersiapkan dokumen secara teliti, menjaga kejujuran dalam setiap proses, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan. Semoga ikhtiar melalui zakat untuk pendidikan ini menjadi jalan lahirnya generasi Majalengka yang berilmu, berakhlak, berprestasi, dan senantiasa memberikan manfaat bagi umat dan bangsa. Wallahu a'lam bish-shawab. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menunaikan Zakat, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BeasiswaZakat2026 #BeZakat2026 #BeasiswaZakat #BeasiswaS12026 #BeasiswaMahasiswa #BeasiswaMustahik #ZakatUntukPendidikan #ZakatUntukUmat #PendidikanUntukSemua #Majalengka #MajalengkaSae #GenerasiMajalengka #GenerasiUnggul #MustahikBerprestasi #BerbagiMelaluiZakat
BERITA30/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Manfaatkan Media Kaca untuk Kampanyekan kaSAEan
BAZNAS Majalengka Manfaatkan Media Kaca untuk Kampanyekan kaSAEan
Majalengka, 29 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menghadirkan inovasi dalam menyampaikan pesan kebaikan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pemanfaatan media kaca pada bangunan kantor sebagai sarana kampanye kaSAEan (Kebaikan). Langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempercantik dan memperkuat tampilan bangunan, tetapi juga menjadikan ruang publik sebagai media informasi, edukasi, dan pengingat untuk senantiasa menebarkan kebaikan. Melalui pemasangan berbagai materi visual pada kaca jendela bangunan, masyarakat yang melintas maupun berkunjung dapat melihat pesan-pesan tentang zakat, infak, sedekah, kepedulian sosial, serta berbagai program kebaikan yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dari Hiasan Menjadi Media Dakwah Kebaikan Pemanfaatan kaca sebagai media komunikasi visual menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menghadirkan dakwah kebaikan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Beragam pesan yang ditampilkan mengangkat nilai-nilai kebaikan, di antaranya ajakan untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak dan sedekah, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Dengan pendekatan visual yang informatif dan menarik, pesan tersebut diharapkan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat. Konsep ini juga memperlihatkan bahwa kampanye zakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi dapat hadir dalam berbagai ruang dan media yang dekat dengan masyarakat. Mempercantik Bangunan Sekaligus Menyampaikan Pesan Positif Selain memiliki fungsi komunikasi, pemasangan materi kampanye pada kaca turut memberikan sentuhan estetika pada bangunan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Tampilan kaca yang sebelumnya menjadi bagian biasa dari bangunan kini dimanfaatkan secara lebih produktif dengan menghadirkan berbagai desain bertema kebaikan. Warna, gambar, dan pesan yang ditampilkan dirancang agar mampu membangun suasana positif sekaligus memperkuat identitas BAZNAS sebagai lembaga yang hadir untuk mengelola zakat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Konsep tersebut sejalan dengan semangat kaSAEan, yakni mengajak masyarakat Majalengka untuk terus menumbuhkan, membagikan, dan menguatkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Menguatkan Literasi Zakat dan Sedekah Media visual memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Pesan yang disampaikan secara berulang dan mudah terlihat diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin mengenal pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Melalui pengelolaan yang amanah, zakat dapat menjadi instrumen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memperkuat kepedulian sosial. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan berbagai bentuk komunikasi publik yang dapat mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Menjadikan Kebaikan Sebagai Gerakan Bersama Pemanfaatan media kaca ini diharapkan menjadi bagian dari semangat membangun budaya “senang berbuat baik” di tengah masyarakat. Setiap pesan yang terpampang diharapkan bukan sekadar menjadi dekorasi, tetapi mampu menjadi pengingat sederhana bagi siapa saja yang melihatnya: bahwa kebaikan dapat dimulai dari hal kecil, dilakukan bersama, dan memberikan dampak yang besar. Dengan semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menguatkan gerakan kebaikan melalui zakat, infak, sedekah, kepedulian sosial, dan berbagai amal kebajikan lainnya. “Kebaikan yang disampaikan hari ini, semoga menjadi jalan hadirnya kebermanfaatan bagi sesama.” Pada akhirnya, pemanfaatan media kaca sebagai sarana kampanye kaSAEan menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pesan zakat dan kebaikan secara kreatif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. Semoga setiap pesan kebaikan yang terpampang menjadi pengingat, menggerakkan hati, dan menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk berzakat, berinfak, bersedekah, serta berbagi manfaat. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #kaSAEan #Kebaikan #GerakanKebaikan #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatMajalengka #SedekahMajalengka #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #LiterasiZakat #Majalengka #ZakatUntukKebaikan
BERITA30/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
UMKM Binaan BAZNAS Hadir di Festival Seni Budaya dan Kuliner Layang Pangajen
UMKM Binaan BAZNAS Hadir di Festival Seni Budaya dan Kuliner Layang Pangajen
Majalengka — UMKM binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut ambil bagian dalam Festival Seni Budaya dan Kuliner UMKM Layang Pangajen bertema “Hiji Lengkah Sajuta Carita” yang digelar di Kelurahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Keikutsertaan UMKM binaan BAZNAS Majalengka menjadi bagian dari ikhtiar dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik dan pelaku UMKM, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk usaha binaan agar semakin dikenal oleh masyarakat. Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Majalengka. Sekitar pukul 19.20 WIB, Bupati Majalengka bersama Ibu Bupati hadir langsung di lokasi acara dan menyempatkan diri menyapa serta mengunjungi berbagai stan kuliner dan UMKM, termasuk stan UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Majalengka tersebut disambut hangat oleh panitia dan masyarakat. Penyambutan dilakukan melalui upacara adat lengser, yang menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus representasi kekayaan seni dan budaya lokal Majalengka. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka, kegiatan tersebut dihadiri oleh Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, yang didampingi Kepala Divisi Umum, Tim Media, serta Koordinator UMKM, Ibu Ani. Mendorong UMKM Binaan Semakin Mandiri Festival Seni Budaya dan Kuliner Layang Pangajen tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mempertemukan seni, budaya, kuliner, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bagi UMKM binaan BAZNAS, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk secara lebih luas sekaligus membangun jejaring dengan masyarakat dan pelaku usaha lainnya. Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu bagian penting dari upaya BAZNAS dalam mengelola zakat secara produktif. Bantuan yang diberikan kepada mustahik diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi modal untuk tumbuh, berkembang, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semangat tersebut sejalan dengan nilai zakat yang tidak hanya menghadirkan kepedulian sosial, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar mampu bangkit dan menjadi pribadi yang lebih mandiri. Sinergi Zakat, Pemerintah dan Masyarakat Kehadiran Bupati Majalengka bersama Ibu Bupati di tengah kegiatan menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam membangun perekonomian daerah. Festival dengan tema “Hiji Lengkah Sajuta Carita” juga menghadirkan pesan bahwa setiap langkah kecil masyarakat dalam berkarya dapat melahirkan cerita dan manfaat yang besar bagi lingkungan sekitar. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi melalui pembinaan dan pendampingan UMKM, sehingga para penerima manfaat dapat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf kehidupan. Dalam perspektif Islam, ikhtiar membangun kemandirian ekonomi merupakan bagian dari upaya mewujudkan kemaslahatan. Zakat yang dikelola secara amanah, transparan, dan profesional diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Dari zakat tumbuh kebermanfaatan, dari UMKM lahir kemandirian, dan dari kolaborasi hadir Majalengka yang langkung sae.” BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Kabupaten Majalengka, para pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Festival Seni Budaya dan Kuliner UMKM Layang Pangajen. Semoga kegiatan tersebut menjadi ruang tumbuh bagi UMKM lokal sekaligus menjaga keberlanjutan seni dan budaya Majalengka. InsyaAllah, setiap ikhtiar untuk menguatkan ekonomi masyarakat akan menjadi bagian dari langkah bersama menuju Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #UMKMBinaanBAZNAS #UMKMMajalengka #LayangPangajen #HijiLengkahSajutaCarita #FestivalMajalengka #SeniBudayaMajalengka #KulinerMajalengka #PemberdayaanEkonomi #EkonomiMustahik #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #Majalengka #MajalengkaKulon #UMKMLokal #KolaborasiUntukKebaikan
BERITA29/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →