WhatsApp Icon
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
H. Idy Muzayyad: Beasiswa Vokasi BAZNAS Jadi Jalan Mustahik Menuju Kemandirian

MAJALENGKA Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi salah satu langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi bagi mustahik.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang digelar di BLK Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut H. Idy Muzayyad, program vokasi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Zakat Didorong untuk Memberikan Dampak Berkelanjutan

H. Idy Muzayyad menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik melalui keterampilan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan vokasi, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi ekonominya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk terus mentransformasikan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Kabupaten Majalengka sendiri menyasar 120 mustahik yang mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan keterampilan selama satu pekan.

Membuka Akses Mustahik ke Dunia Kerja

Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 tidak berhenti pada proses pelatihan. Program ini dibangun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, KADIN, Forum HRD hingga perusahaan sebagai mitra penyalur tenaga kerja.

Keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan kerja.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Shoetown Indonesia yang berperan sebagai offtaker sekaligus mitra dalam membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, program vokasi diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelatihan, keterampilan, dan kesempatan kerja.

Mustahik Naik Kelas

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan status sosial-ekonomi penerima manfaat.

Mustahik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diarahkan untuk memiliki kemampuan, penghasilan dan kemandirian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan penghasilan halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Pada akhirnya, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat melahirkan mustahik yang naik kelas menjadi pribadi mandiri, bahkan kelak mampu menjadi muzaki.

Kolaborasi Menjadi Kekuatan Program

H. Idy Muzayyad juga menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

Diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Majalengka menjadi contoh kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, serta dunia industri.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses menuju pekerjaan dan kemandirian ekonomi.

Dari Pelatihan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para peserta.

Pelatihan yang diberikan bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat, melainkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, BAZNAS terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat—dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju upaya membangun kemandirian untuk hari esok.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung SAE, dengan masyarakat yang semakin terampil, produktif, mandiri dan berdaya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumahnya Dilalap Api, Karno Hidayat Temukan Harapan Lewat Uluran Tangan BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah duka yang masih membekas akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumahnya, secercah harapan hadir untuk Bapak Karno Hidayat, warga Blok Rancabolang RT 02 RW 06, Desa Pasindangan, Kecamatan Jatitujuh. Dengan didampingi sang istri, beliau datang ke Posko BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka untuk menerima bantuan kebencanaan sebagai wujud kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin, 7 September 2026, oleh Eman Suherman bersama Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah berjuang bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang datang tanpa diduga.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT menghadirkan jalan pertolongan. Salah satunya melalui tangan-tangan kebaikan para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS agar dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Hadir Menguatkan di Saat Paling Sulit

Di Posko BTB BAZNAS Majalengka, suasana sederhana menjadi saksi pertemuan antara kepedulian dan harapan. Kehadiran Bapak Karno Hidayat bersama istrinya bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjadi gambaran bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya menghadapi musibah sendirian.

Bantuan kebencanaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran yang mengubah keseharian mereka.

Zakat Menjadi Cahaya bagi Mereka yang Diuji

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzaki diwujudkan menjadi bantuan nyata yang menghadirkan manfaat bagi para mustahik.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada Bapak Karno Hidayat beserta keluarga, mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih baik, serta menjadikan setiap uluran tangan kebaikan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Yuyun Yunengsih
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Yuyun Yunengsih
Majalengka, 26 Agustus 2026 — Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan modal usaha kepada Gugun Gunawan, staf BAZNAS Kabupaten Majalengka Robi Perdian Rakasiwi kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Yuyun Yunengsih, warga Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Rabu (26/8/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Robi Perdian Rakasiwi dari Bidang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada Yuyun Yunengsih. Penyaluran bantuan modal usaha ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi para penerima manfaat. Dorong Usaha dan Kemandirian Mustahik Bantuan modal usaha diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan usaha Yuyun Yunengsih. Dengan adanya tambahan modal, penerima manfaat diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih mandiri. Program bantuan ekonomi produktif seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata bagaimana dana ZIS dapat memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat. BAZNAS tidak hanya hadir ketika masyarakat menghadapi kebutuhan mendesak, tetapi juga berupaya membantu membuka jalan agar para mustahik dapat bangkit dan memiliki kemandirian ekonomi. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan donatur. Karena itu, pendistribusian dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Dari ZIS untuk Kebermanfaatan Umat Islam mengajarkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Harta yang ditunaikan melalui jalan kebaikan diharapkan menjadi sarana untuk membantu sesama, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan keberkahan bagi kehidupan umat. Melalui berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berikhtiar agar manfaat ZIS dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan kepada Yuyun Yunengsih menjadi bagian dari ikhtiar tersebut. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi modal yang bermanfaat, melancarkan usaha, menambah keberkahan rezeki, dan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah. Sebab, dari kepedulian para muzaki dan donatur, lahir berbagai ikhtiar kebaikan untuk menguatkan sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kemandirian, Mewujudkan Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #YuyunYunengsih #Cicurug #Majalengka #BantuanModalUsaha #PemberdayaanEkonomi #Mustahik #ZakatProduktif #Zakat #Infak #Sedekah #EkonomiUmat #BerbagiKebaikan #MajalengkaSae
BERITA26/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Mustofa Kasturi
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Mustofa Kasturi
Majalengka, 26 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Masih di tempat yang sama, Drs. H. Idi Purnama, M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyerahkan bantuan sarana keagamaan kepada Mushola Al-Mustofa, Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kukun Nandang Kurnia selaku DKM Mushola Al-Mustofa. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Rabu (26/8/2026). Penyaluran bantuan sarana keagamaan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan masyarakat. Mushola sebagai tempat sujud dan pusat aktivitas keislaman memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Dukung Kenyamanan Beribadah Masyarakat Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap sarana keagamaan di Mushola Al-Mustofa dapat semakin menunjang aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat Desa Kasturi dan sekitarnya. Drs. H. Idi Purnama, M.M. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi umat. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta aktivitas keagamaan di Mushola Al-Mustofa,” ungkapnya. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, keberadaan sarana keagamaan yang memadai bukan hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kehidupan masyarakat yang semakin dekat dengan nilai-nilai Islam. ZIS untuk Kemajuan dan Kemakmuran Umat Islam menempatkan masjid dan mushola sebagai tempat yang mulia. Di dalamnya umat beribadah, menuntut ilmu, bersilaturahmi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Karena itu, mendukung keberadaan dan kemakmuran tempat ibadah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap pembangunan kehidupan spiritual masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam mendukung sarana keagamaan. Penyaluran bantuan kepada Mushola Al-Mustofa di Desa Kasturi diharapkan menjadi bagian dari keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan donatur. Semoga Mushola Al-Mustofa senantiasa menjadi tempat yang makmur dengan ibadah, menjadi pusat pembinaan umat, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Desa Kasturi dan sekitarnya. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Umat, Mewujudkan Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #MusholaAlMustofa #DesaKasturi #Cikijing #BantuanKeagamaan #SaranaKeagamaan #SaranaIbadah #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #PeduliUmat #KemakmuranMushola #UkhuwahIslamiyah #Majalengka #BerbagiKebaikan
BERITA26/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Desa Liangjulang
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Desa Liangjulang
Majalengka, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan kesehatan. Bantuan tersebut diberikan kepada Deden Hamdani, warga Blok Pakauman RT 002 RW 006, Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, pada Rabu (26/8/2026). Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan oleh Robi Perdian Rakasiwi, staf Bidang Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan kesehatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pengobatan dan kesehatan penerima manfaat serta sedikit meringankan beban yang tengah dihadapi bersama keluarga. Wujud Kepedulian BAZNAS kepada Masyarakat Penyaluran bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Majalengka senantiasa berupaya menjalankan amanah para muzaki, munfik, dan donatur dengan menyalurkan dana ZIS kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan syariat dan program pendistribusian yang telah ditetapkan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap Deden Hamdani dapat memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan kesehatannya. Semoga bantuan yang diberikan menjadi jalan kemudahan, menghadirkan keberkahan, serta memberikan manfaat bagi penerima dan keluarganya. Amanah ZIS untuk Kemaslahatan Umat Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS terus diupayakan agar memberikan manfaat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial kemanusiaan, serta keagamaan. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh masyarakat memiliki arti penting bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, semangat berbagi dan kepedulian sosial perlu terus ditumbuhkan agar kebermanfaatan ZIS semakin luas. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, serta menjadi sebab hadirnya keberkahan dan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menguatkan Zakat, Menebar Manfaat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BantuanKesehatan #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #Majalengka #Liangjulang #Kadipaten #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #ZakatUntukKemaslahatan #MenebarManfaat
BERITA26/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri PHBN HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi di Desa Heuleut
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri PHBN HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi di Desa Heuleut
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri kegiatan Perayaan Hari Besar Nasional (PHBN) dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Senin (24/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana tidak hanya menyampaikan sambutan, tetapi juga turut menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan warga lanjut usia (jompo). Penyerahan santunan dilaksanakan tepat sebelum acara utama tabligh akbar dimulai. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan. Santunan Yatim Piatu dan Jompo Penyerahan santunan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan kebutuhan para penerima manfaat. Bagi BAZNAS, kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga merupakan wujud nyata semangat berbagi, peduli, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian. Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, menurutnya, perlu terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat lanjut usia. Memaknai Kemerdekaan dengan Kepedulian Perayaan HUT RI ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama, kasih sayang kepada kaum lemah, serta semangat membantu mereka yang membutuhkan merupakan bagian penting dari nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW. Kolaborasi antara semangat kemerdekaan dan nilai-nilai keislaman tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehidupan sosial masyarakat Desa Heuleut dan sekitarnya. BAZNAS Terus Hadir untuk Masyarakat BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan keagamaan. Melalui momentum seperti ini, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat budaya berbagi. Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui lembaga resmi dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Semoga santunan yang diberikan menjadi amal kebaikan bagi para muzaki dan donatur, membawa keberkahan bagi penerima manfaat, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Majalengka Langkung Sae. “Zakatmu, Harapan Mereka.”#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatmuHarapanMereka #MaulidNabi #MaulidNabiMuhammadSAW #HUTRIKe81 #PHBN #DesaHeuleut #Kadipaten #Majalengka #SantunanYatim #AnakYatim #SantunanJompo #PeduliSesama #MajalengkaPeduli #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA25/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ust. Heri Kohari, S.Pd.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ust. Heri Kohari, S.Pd.
Majalengka, 25 Agustus 2026 Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ust. Heri Kohari, S.Pd., Wakil Ketua DPC FKDT Kabupaten Majalengka Bidang Kesiswaan, yang telah berpulang ke rahmatullah pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 20.20 WIB. Kabar duka tersebut menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, serta seluruh pihak yang selama ini mengenal dan membersamai almarhum dalam berbagai aktivitas sosial dan pendidikan keagamaan di Kabupaten Majalengka. Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan dosa almarhum, memberikan rahmat yang luas, serta menerima seluruh amal saleh yang telah dipersembahkan selama hidupnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan agar senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah kehilangan ini. ?????? ??????? ???????? ???????? ?????????? “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”(QS. Al-Baqarah: 156) Semoga kepergian almarhum menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap insan pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat mengikhlaskan kepergian almarhum dan senantiasa melanjutkan doa serta amal kebaikan untuknya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. ????
BERITA25/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pra-Rakornas, BAZNAS Dorong Percepatan Target Zakat Nasional 2026
Pra-Rakornas, BAZNAS Dorong Percepatan Target Zakat Nasional 2026
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat strategi untuk mempercepat pencapaian target zakat nasional tahun 2026. Penguatan tersebut mencakup optimalisasi penghimpunan, efektivitas pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL, penguatan kemitraan, serta konsolidasi kelembagaan hingga tingkat desa. Strategi tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (20/8/2026). Forum tersebut diikuti jajaran pimpinan BAZNAS daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Rakornas BAZNAS 2026. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., dalam forum tersebut menekankan pentingnya pola kerja yang dinamis, profesional, transparan, dan tetap berpegang teguh pada regulasi serta prinsip syariat Islam. “Kita harus bergerak dinamis dan proaktif, memanfaatkan setiap peluang kebaikan yang ada tanpa melanggar regulasi demi memperluas manfaat bagi umat,” jelas Syarifuddin saat menjadi narasumber utama. Perkuat Penghimpunan dan Penyaluran ZIS-DSKL Memasuki Semester II tahun 2026, BAZNAS mendorong peningkatan efektivitas pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). Penguatan tersebut diarahkan agar dana yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan dan didayagunakan secara tepat, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi para mustahik. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS tetap mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap ketentuan syariat Islam. Langkah ini menjadi penting karena zakat tidak hanya merupakan kewajiban seorang muslim, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Dorong Inovasi Kanal Edukasi dan Kemitraan Zakat Untuk memperluas penghimpunan zakat, baik melalui kanal ritel maupun kelembagaan, BAZNAS juga menyiapkan berbagai inovasi kemitraan dan penguatan kanal edukasi zakat yang lebih atraktif. Edukasi zakat dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai kewajiban zakat sekaligus membangun kesadaran bahwa menunaikan zakat melalui lembaga amil yang terpercaya dapat memperluas kemanfaatan bagi umat. Dengan pendekatan edukasi yang semakin adaptif dan dekat dengan masyarakat, BAZNAS diharapkan mampu menjangkau lebih banyak muzaki serta memperkuat ekosistem zakat nasional. Konsolidasi Kelembagaan Diperkuat hingga Desa Selain aspek penghimpunan dan pendistribusian, konsolidasi kelembagaan juga terus diperkuat hingga tingkat desa melalui sinergi dengan kementerian dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat, sehingga akses terhadap informasi, edukasi, konsultasi, serta layanan pembayaran zakat menjadi semakin mudah. Kehadiran layanan zakat yang semakin dekat dengan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola zakat yang profesional dan berkelanjutan. Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Umat BAZNAS optimistis penguatan tata kelola, inovasi penghimpunan, optimalisasi pendistribusian, dan kolaborasi lintas sektor dapat memperbesar kontribusi zakat terhadap kesejahteraan masyarakat. “Dengan penguatan tata kelola dan kolaborasi menyeluruh, kita optimistis BAZNAS mampu menjadi penggerak utama dalam menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan,” tuturnya. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat, gerakan zakat diharapkan semakin kuat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para mustahik. Pada akhirnya, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga merupakan instrumen pemberdayaan umat, penguatan solidaritas sosial, dan ikhtiar bersama dalam mengentaskan kemiskinan. Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka25 Agustus 2026#BAZNAS #BAZNASMajalengka #Zakat2026 #TargetZakat2026 #PraRakornasBAZNAS #RakornasBAZNAS #ZakatNasional #ZISDSKL #LiterasiZakat #GerakanZakat #Muzaki #Mustahik #PemberdayaanUmat #PengentasanKemiskinan #KemaslahatanUmat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #Majalengka #BAZNASJabar
BERITA25/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ribuan Siswa SMAN 1 Majalengka Sambut Antusias Sosialisasi SIGAP dan ASIK
Ribuan Siswa SMAN 1 Majalengka Sambut Antusias Sosialisasi SIGAP dan ASIK
MAJALENGKA Gerakan berbagi makin dekat dengan generasi muda. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menghadirkan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan cara yang lebih relatable, komunikatif, dan dekat dengan dunia pelajar. Pada Senin, 24 Agustus 2026, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memimpin langsung sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMAN 1 Majalengka, Jalan K.H. Abdul Halim No. 113, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan apel pagi ini diikuti jajaran Kepala Divisi dan staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran tim BAZNAS disambut hangat oleh pihak sekolah, para guru, tenaga kependidikan, hingga ribuan siswa SMAN 1 Majalengka. Bukan sekadar sosialisasi satu arah, kegiatan ini berlangsung interaktif dan penuh energi positif. Para siswa mengikuti materi dengan antusias, terutama ketika memasuki sesi dialog dan tanya jawab. Pesannya pun simpel: berbagi itu nggak harus nunggu punya banyak. Mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang. “Melalui Program SIGAP, kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini. Sedekah bukan diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi dari keikhlasan hati untuk membantu sesama. Dari kebiasaan kecil inilah akan lahir generasi yang peduli, dermawan, dan memiliki jiwa gotong royong,” ujar H. Agus Asri Sabana. SIGAP: Sedekah Nggak Harus Nunggu Kaya Di hadapan ribuan siswa, H. Agus Asri Sabana memperkenalkan Program SIGAP sebagai gerakan yang mendorong kebiasaan infak dan sedekah sejak usia sekolah. SIGAP hadir dengan pesan yang sederhana dan mudah dipahami generasi muda: kebaikan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi langkah awal membangun karakter yang peduli terhadap lingkungan dan sesama. Karena itu, sedekah bukan hanya tentang nominal. Yang jauh lebih penting adalah niat, keikhlasan, dan kemauan untuk berbagi. Dengan cara pandang tersebut, literasi ZIS diharapkan tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup positif generasi muda. ASIK: Guru dan Karyawan Sekolah Ikut Ambil Bagian Tidak hanya siswa yang diajak bergerak. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada para guru, tenaga kependidikan, dan karyawan sekolah. Program ini menjadi ruang bagi insan pendidikan untuk ikut mengambil peran dalam gerakan berbagi melalui infak dan sedekah secara sukarela. Yang penting bukan soal besar kecilnya nominal, tetapi tentang kesadaran untuk ikut memberi manfaat. BAZNAS menegaskan bahwa SIGAP dan ASIK berjalan berdasarkan prinsip keikhlasan, kesadaran, dan tanpa unsur paksaan. Setiap orang dapat berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Dari Sekolah, Lahir Generasi yang Peka dan Peduli Sekolah bukan cuma tempat mengejar nilai dan prestasi akademik. Lebih dari itu, sekolah juga menjadi tempat membentuk karakter. Melalui SIGAP dan ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka ingin membangun budaya berbagi yang tumbuh secara natural di lingkungan pendidikan. Siswa belajar peduli.Guru menjadi teladan.Tenaga kependidikan ikut bergerak.Dan seluruh warga sekolah menjadi bagian dari ekosistem kebaikan. Dari kebiasaan kecil, lahir karakter besar. Inilah semangat yang ingin dibangun melalui gerakan literasi ZIS: mencetak generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga punya empati, kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kemauan untuk membantu sesama. Berbagi Itu Keren, Peduli Itu Keren Program SIGAP dan ASIK menjadi salah satu bentuk kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama dunia pendidikan dalam membumikan nilai zakat, infak, dan sedekah. SIGAP mendorong generasi muda untuk membiasakan berbagi sejak dini. Sementara ASIK mengajak guru, tenaga kependidikan, dan karyawan sekolah untuk turut mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Keduanya diarahkan untuk dikelola secara amanah, transparan, dan profesional, sehingga setiap kebaikan yang dititipkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, sedekah bukan tentang seberapa besar yang kita punya, tetapi seberapa tulus kita mau berbagi. Yuk, mulai dari yang kecil. Yuk, jadi generasi yang peduli. Karena berbagi itu keren, peduli itu keren, dan menjadi bagian dari kebaikan adalah pilihan yang nggak pernah sia-sia. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ProgramSIGAP #ProgramASIK #LiterasiZIS #Sedekah #Infak #Zakat #GenerasiPeduli #GenerasiMuda #PendidikanKarakter #SMAN1Majalengka #BerbagiItuKeren #PeduliItuKeren #SedekahItuKeren #GotongRoyong #ZakatmuHarapanMereka #SucikanHartaKuatkanIman
BERITA24/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal UMKM kepada Tiga Pelaku Usaha Binaan UPZ UMKM
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal UMKM kepada Tiga Pelaku Usaha Binaan UPZ UMKM
Majalengka, 24 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal UMKM kepada tiga pelaku usaha binaan UPZ UMKM, Senin (24/8/2026). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diterima langsung oleh tiga pelaku usaha, yakni Neneng Yeti, Yuli Yuliani, dan Fuji Safitri. Dalam kesempatan tersebut, para penerima bantuan didampingi oleh UPZ UMKM. Bantuan diserahkan oleh H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang nyata, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Bagian dari Program Unggulan Majalengka Mandiri Bantuan modal usaha yang diberikan kepada ketiga pelaku UMKM tersebut merupakan bagian dari Program Unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yaitu Majalengka Mandiri. Majalengka Mandiri merupakan pilar program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diarahkan untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mustahik agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi. Melalui program ini, dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan menjadi modal pemberdayaan yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat. Program Majalengka Mandiri menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang produktif, tepat sasaran, amanah, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Empat Fokus Utama Program Majalengka Mandiri Dalam pelaksanaannya, Program Majalengka Mandiri tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan modal. Program ini juga mencakup sejumlah aspek pemberdayaan yang bertujuan agar penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. 1. Bantuan Modal BAZNAS memberikan suntikan modal usaha kepada pelaku usaha kecil dan mustahik yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan secara produktif sesuai kebutuhan usaha masing-masing penerima. 2. Pelatihan Pemberdayaan juga dilakukan melalui pembekalan dan peningkatan keterampilan kerja. Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penerima manfaat dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas peluang ekonomi. 3. Pendampingan Penerima manfaat mendapatkan pendampingan agar usaha yang dijalankan tidak berhenti setelah menerima bantuan modal. Pendampingan menjadi bagian penting dalam membantu pelaku UMKM menghadapi berbagai tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha secara bertahap. 4. Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki Lebih jauh, Program Majalengka Mandiri memiliki cita-cita besar, yakni mendorong terjadinya transformasi ekonomi penerima manfaat, dari yang sebelumnya berstatus mustahik atau penerima zakat, menjadi pribadi yang mampu mandiri dan pada akhirnya dapat menjadi muzaki atau pembayar zakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari tujuan besar pemberdayaan zakat, yaitu menjadikan zakat sebagai instrumen untuk menguatkan kehidupan ekonomi umat. Mendorong Usaha Tumbuh dan Ekonomi Keluarga Menguat Bantuan modal yang diterima Neneng Yeti, Yuli Yuliani, dan Fuji Safitri diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan bagi usaha yang mereka jalankan. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan pembinaan dari UPZ UMKM, para penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pemasaran, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga terus mendorong agar setiap bantuan yang disalurkan dapat dikelola secara amanah, produktif, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Zakat untuk Menguatkan Kemandirian Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu wujud nyata bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian masyarakat. Melalui penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju kehidupan yang lebih mandiri. Dukungan para muzaki, munfik, dan donatur menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Semakin kuat gerakan zakat, infak, dan sedekah, semakin luas pula peluang masyarakat untuk mendapatkan akses pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang amanah, transparan, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae. Zakatmu, Harapan Mereka. Sucikan Harta, Kuatkan Iman.
BERITA24/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Sharing Session Pengalaman Petugas Haji: Ikhtiar Jalan Bumi, Jangan Lupa Mengetuk Pintu Langit
Sharing Session Pengalaman Petugas Haji: Ikhtiar Jalan Bumi, Jangan Lupa Mengetuk Pintu Langit
MAJALENGKA — Alhamdulillah, Sharing Session Pengalaman Petugas Haji bertajuk “Tips Lolos Seleksi Petugas Haji” yang diselenggarakan atas kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka telah terlaksana dengan lancar pada Ahad, 23 Agustus 2026, melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung kurang lebih empat jam dan terbagi dalam dua sesi tersebut menjadi ruang berbagi ilmu, pengalaman, wawasan, sekaligus motivasi bagi para peserta yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Petugas Haji Indonesia. Sharing session ini menghadirkan para alumni Petugas Haji Indonesia sebagai narasumber yang membagikan pengalaman nyata selama menjalani proses seleksi hingga melaksanakan tugas pelayanan kepada jamaah haji. Berbagi Pengalaman dari Alumni Petugas Haji drg. Gelar S. Ramdhani, Sp.RKG., CEMHP, selaku moderator sekaligus salah satu alumni Petugas Haji Indonesia tahun 2026, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif para alumni Petugas Haji Indonesia tahun 2026 untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya para peserta yang memiliki cita-cita untuk mengabdi sebagai petugas haji. Menurutnya, pengalaman para alumni diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta agar lebih memahami proses seleksi, mempersiapkan kompetensi, serta memiliki gambaran mengenai tantangan dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji. Semangat berbagi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya saling menguatkan. Sebab, menjadi petugas haji bukan sekadar tentang lolos seleksi, tetapi juga tentang kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu Allah SWT. H. Agus Asri Sabana: “Jangan Lupakan Haji Jalur Langit” Salah satu pesan penuh makna disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang turut menjadi salah satu dari empat narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau mengingatkan pentingnya memadukan ikhtiar lahiriah dengan doa dan ketawakalan kepada Allah SWT melalui konsep “Haji Jalur Langit.” Setelah seseorang berikhtiar melalui “jalan bumi”, mulai dari melengkapi administrasi, mengikuti proses seleksi, Computer Assisted Test (CAT), wawancara, hingga berbagai tahapan lainnya, jangan sampai melupakan ikhtiar melalui doa. Sebab, pada akhirnya, manusia hanya mampu berusaha, sedangkan hasil terbaik tetap berada dalam kehendak dan pertolongan Allah SWT. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan menuju pengabdian sebagai Petugas Haji perlu dilakukan secara sungguh-sungguh, disertai doa, keikhlasan, kesabaran, serta keyakinan kepada Allah SWT. “Ikhtiar melalui jalan bumi, jangan lupa mengetuk pintu langit.” Kalimat tersebut menjadi pesan yang relevan bagi siapa pun yang sedang berjuang mengejar cita-cita dalam jalan pengabdian. Webinar Sekaligus Momentum Berbagi Kebaikan Selain menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Meskipun kegiatan dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya, BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka ruang bagi peserta yang berkenan menitipkan donasi untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Alhamdulillah, sejumlah peserta turut mengambil kesempatan tersebut untuk berbagi melalui donasi yang dititipkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh munfik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Insyaallah, donasi tersebut akan disalurkan melalui BAZNAS RI agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana. Semangat ini menjadi bukti bahwa majelis ilmu dapat sekaligus menjadi ruang menumbuhkan kepedulian dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Menyiapkan Diri untuk Mengabdi kepada Jamaah Haji Menjadi Petugas Haji Indonesia merupakan sebuah amanah yang membutuhkan kesiapan ilmu, mental, fisik, kemampuan komunikasi, serta komitmen pelayanan. Karena itu, kegiatan sharing session seperti ini diharapkan dapat membantu calon peserta memahami bahwa proses seleksi perlu dipersiapkan secara serius. Penguasaan materi, kesiapan menghadapi CAT, pemahaman tugas, kemampuan bekerja dalam tim, hingga orientasi pelayanan kepada jamaah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut. Lebih dari sekadar mengejar kelulusan, semangat utama yang perlu dibangun adalah niat untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji. Ikhtiar Maksimal, Tawakal kepada Allah SWT BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kegiatan berbagi pengalaman ini dapat memberikan manfaat dan motivasi kepada seluruh peserta yang sedang mempersiapkan diri menghadapi seleksi Petugas Haji. Semoga setiap langkah menuju pelayanan kepada jamaah haji senantiasa mendapatkan kemudahan dari Allah SWT. Bagi siapa pun yang sedang berikhtiar menjadi Petugas Haji, semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik, kelancaran dalam setiap tahapan, serta kesempatan untuk mengabdi kepada para tamu Allah. Karena dalam setiap perjuangan, ikhtiar adalah kewajiban, doa adalah kekuatan, dan tawakal adalah bentuk penyerahan terbaik kepada Allah SWT. Ikhtiar melalui jalan bumi, jangan lupa mengetuk pintu langit. ????????#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#PetugasHaji#PetugasHajiIndonesia#TipsLolosSeleksiPetugasHaji#SharingSession#HajiJalurLangit#KementerianHajiDanUmrah#Majalengka#ZakatUntukUmat
BERITA24/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H: Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan
Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H: Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan
Majalengka, 25 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H, Selasa, 25 Agustus 2026. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada beliau dengan meneladani akhlak, keteladanan, dan ajaran yang telah diwariskan kepada umat. Melalui momentum yang penuh keberkahan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, kepedulian, kesabaran, amanah, serta semangat membantu sesama hendaknya terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga melalui upaya nyata untuk mengikuti sunnah dan meneladani akhlak beliau. Rasulullah SAW merupakan teladan utama dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, persaudaraan, dan kebermanfaatan. Karena itu, peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat agar setiap insan terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas amal kebaikan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah yang senantiasa dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari ikhtiar membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. “Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi pedoman dalam setiap langkah dan kebaikan kita.” Momentum Memperkuat Kepedulian dan Kebaikan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan meneladani Rasulullah SAW, umat Islam diharapkan semakin terdorong untuk berbuat baik, membantu mereka yang membutuhkan, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW senantiasa tumbuh di dalam hati, memperkuat keimanan, meningkatkan amal saleh, dan mengantarkan umat untuk mengikuti jalan kehidupan yang diridai Allah SWT. Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Semoga kita senantiasa mendapatkan syafaat Rasulullah SAW dan menjadi umat yang mampu meneladani akhlak beliau dalam setiap langkah kehidupan. BAZNAS Kabupaten MajalengkaBersama Zakat, Tumbuh dan Berdaya#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #MaulidNabi #MaulidNabiMuhammadSAW #Maulid1448H #RabiulAwal1448H #NabiMuhammadSAW #AkhlakRasulullah #TeladanRasulullah #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #Majalengka #Kebaikan #KepedulianSosial
BERITA24/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ikuti Gerak Jalan Santai Kecamatan Banjaran, Semarakkan Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat
BAZNAS Majalengka Ikuti Gerak Jalan Santai Kecamatan Banjaran, Semarakkan Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat
Banjaran, 22 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerak Jalan Santai yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Banjaran, Sabtu (22/8/2026), bertempat di Lapangan Kecamatan Banjaran. Mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka Drs. Uuh Patulloh hadir dan mengikuti kegiatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, sejumlah kepala OPD, anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, serta masyarakat Kecamatan Banjaran. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka dan dilepas oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. Tidak sekadar melepas peserta, Bupati Majalengka juga turut berjalan bersama masyarakat hingga mencapai garis finis. Tempuh Jarak 3,7 Kilometer Gerak jalan santai ini menempuh jarak sekitar 3,7 kilometer dengan rute yang cukup menantang. Peserta memulai perjalanan dari Kecamatan Banjaran, kemudian memasuki wilayah Desa Sindangpala, berputar menuju Blok Banjaran Girang, hingga akhirnya kembali dan finis di Kantor Kecamatan Banjaran. Drs. Uuh Patulloh bersama sejumlah kepala OPD mengikuti perjalanan tersebut dengan penuh semangat. Rute yang dilalui memiliki karakter cukup beragam, mulai dari jalan yang menanjak hingga perjalanan pulang dengan jalur yang menurun. Kebersamaan sepanjang perjalanan menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut. Gerak jalan tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Semarak Hadiah dan Layanan Kesehatan Gratis Antusiasme peserta semakin terasa dengan adanya berbagai hadiah menarik yang disediakan panitia. Dua hadiah utama yang disiapkan dari Bupati Majalengka berupa satu unit sepeda listrik dan satu unit sepeda gunung. Selain kegiatan olahraga dan hiburan, masyarakat juga mendapatkan manfaat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Puskesmas Banjaran. Layanan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan pola hidup yang lebih aktif. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Dapil 4 serta berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat Kecamatan Banjaran. Wujud Kebersamaan untuk Majalengka Langkung Sae Partisipasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini merupakan bagian dari semangat membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui momentum tersebut, BAZNAS Majalengka terus mendorong terjalinnya sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang sehat, harmonis, dan penuh kebermanfaatan. Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan ikhtiar mewujudkan Majalengka Langkung Sae, dengan terus menghadirkan kolaborasi dan pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga setiap langkah yang dilakukan bersama menjadi ikhtiar menghadirkan kemaslahatan. Sebagaimana semangat dalam ajaran Islam, kesehatan, kebersamaan, dan silaturahmi merupakan nikmat yang patut disyukuri sekaligus dijaga. BAZNAS Kabupaten MajalengkaZakatmu, Harapan Mereka.Sucikan Harta, Kuatkan Iman.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #GerakJalanSantai #Banjaran #Majalengka #EmanSuherman #UuhPatulloh #SehatBersama #Silaturahmi #HidupSehat #MasyarakatMajalengka #Kolaborasi #MajalengkaSehat #ZakatmuHarapanMereka #SucikanHartaKuatkanIman
BERITA22/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Peduli Korban Kebakaran di Kalimantan
BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Peduli Korban Kebakaran di Kalimantan
Majalengka, 22 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Musibah tersebut menyebabkan masyarakat terdampak kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta menghadapi kebutuhan mendesak untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara yang terdampak melalui donasi kemanusiaan. Bersama Meringankan Beban Saudara di Kalimantan Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga membawa kesedihan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan berbagai barang berharga. Dalam kondisi tersebut, kepedulian dari masyarakat menjadi salah satu sumber kekuatan bagi para penyintas untuk kembali bangkit. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, dapat memberikan manfaat bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai bagian dari ikhtiar menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. “Satu kebaikan dari kita, insyaallah dapat menjadi harapan bagi mereka.” Salurkan Donasi melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka Masyarakat yang ingin turut membantu dapat menyalurkan donasi melalui rekening berikut: ???? Bank BJBNomor Rekening: 0128194665100Atas Nama: BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIKKode Bank: 110 Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat menyalurkan donasi dengan memindai QRIS yang tersedia pada materi publikasi resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk memastikan penyaluran donasi dilakukan melalui kanal resmi agar bantuan dapat dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan. Kepedulian yang Menguatkan Islam mengajarkan umatnya untuk saling membantu dalam kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Ketika saudara kita sedang menghadapi musibah, hadirnya bantuan dan doa menjadi wujud nyata persaudaraan serta solidaritas kemanusiaan. Allah SWT berfirman: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa...”(QS. Al-Ma'idah: 2) Melalui semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Kalimantan. Mari klik, salurkan, dan ajak orang terdekat untuk ikut berbagi. Semoga setiap rupiah yang disedekahkan menjadi amal kebaikan, membawa kebermanfaatan bagi penerima, serta mendapat keberkahan dari Allah SWT. BAZNAS Kabupaten MajalengkaZakatmu, Harapan Mereka.Majalengka Langkung Sae, Sedekahnya Hade!#BAZNASMajalengka #BAZNAS #PrayForKalimantan #PeduliKalimantan #DonasiKemanusiaan #BantuKorbanKebakaran #Sedekah #Infak #Zakat #BerbagiKebaikan #Kemanusiaan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA22/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Hadir di SMAN 1 Sindangwangi, Tanamkan Budaya Berbagi melalui SIGAP dan ASIK
BAZNAS Majalengka Hadir di SMAN 1 Sindangwangi, Tanamkan Budaya Berbagi melalui SIGAP dan ASIK
SINDANGWANGI, MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali memperkuat gerakan literasi dan pembiasaan berbagi di lingkungan pendidikan melalui sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMAN 1 Sindangwangi, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan positif dari para siswa, guru, tenaga kependidikan, serta karyawan sekolah. Dalam kesempatan itu, Kadiv Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir didampingi Kepala Divisi SDM, Administrasi dan Umum beserta jajaran staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. Siswa Antusias Belajar tentang Infak dan Sedekah Sosialisasi SIGAP tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga berlangsung melalui dialog dan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias menyimak penjelasan mengenai pentingnya infak dan sedekah serta bagaimana kebiasaan berbagi dapat ditanamkan sejak usia sekolah. Melalui sesi interaktif tersebut, BAZNAS mengajak para siswa memahami bahwa berbagi bukan sekadar memberikan sebagian harta, tetapi juga merupakan wujud rasa syukur, kepedulian, empati, dan akhlakul karimah. Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari para guru yang menyambut baik kehadiran SIGAP sebagai bagian dari upaya membangun karakter positif dan budaya kepedulian di lingkungan sekolah. SIGAP untuk Siswa, ASIK untuk Guru dan Karyawan Program SIGAP merupakan gerakan yang diarahkan kepada generasi pelajar agar terbiasa melakukan kebaikan melalui infak dan sedekah. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter peduli, gemar berbagi, memiliki empati terhadap sesama, serta menumbuhkan akhlakul karimah. Sementara itu, ASIK menjadi wadah bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan untuk turut berpartisipasi dalam gerakan infak dan sedekah di lingkungan kerja. BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan dengan semangat keikhlasan. Tidak ada paksaan dan tidak ada batasan nominal tertentu. Hal terpenting adalah adanya kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan masing-masing. “Ketika kebaikan dibiasakan, kepedulian akan tumbuh menjadi karakter.” Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam pelaksanaan SIGAP dan ASIK. Sebab, sebuah kebaikan yang dilakukan secara sederhana, apabila dibiasakan secara konsisten dan dilakukan bersama-sama, dapat memberikan manfaat yang jauh lebih luas bagi masyarakat. Menanamkan Kepedulian Sejak dari Sekolah BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar sekolah tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya karakter, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman. Melalui SIGAP, para pelajar diharapkan dapat mengenal dan membiasakan diri dengan nilai-nilai berbagi sejak dini. Sementara melalui ASIK, para pendidik dan tenaga kependidikan dapat menjadi teladan dalam membangun budaya kebaikan di lingkungan sekolah. Gerakan tersebut sejalan dengan semangat Islam yang mendorong umatnya untuk senantiasa berbagi dan membantu sesama. Infak dan sedekah tidak hanya menghadirkan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana bagi pemberinya untuk menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian sosial. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kolaborasi bersama sekolah melalui SIGAP dan ASIK dapat terus berkembang sehingga semakin banyak lingkungan pendidikan yang menjadi ruang tumbuhnya generasi peduli, berkarakter, dan gemar berbagi. SIGAP untuk siswa. ASIK untuk guru dan karyawan. Bersama membangun budaya berbagi dari sekolah untuk Majalengka yang lebih peduli.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #ProgramSIGAP #ASIK #Sedekah #Infak #ZIS #LiterasiZIS #GerakanBerbagi #BudayaBerbagi #PendidikanKarakter #AkhlakulKarimah #SMAN1Sindangwangi #Sindangwangi #Majalengka #MajalengkaPeduli #BerbagiKebaikan #SedekahPelajar #GenerasiPeduli
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Survei 14 Rumah di Desa Cibunut untuk Pilot Project Rumah Terang
BAZNAS Majalengka Survei 14 Rumah di Desa Cibunut untuk Pilot Project Rumah Terang
Majalengka, 21 Agustus 2026 Sebanyak 14 rumah warga di Blok Girang, Desa Cibunut, Kabupaten Majalengka, yang hingga kini belum memiliki jaringan listrik sendiri, disurvei dalam rangka Rencana pelaksanaan pilot project Rumah Terang BAZNAS Majalengka pada Jumat (21/8/2026). Survei tersebut dilakukan oleh Eman Suherman bersama perangkat Desa Cibunut untuk memastikan secara langsung kondisi rumah, keadaan keluarga, serta kelayakan warga yang diusulkan sebagai penerima manfaat program. Dari 14 rumah yang disurvei, program pilot project ini diRencanakan dapat memberikan layanan penerangan kepada 10 rumah yang dinilai layak berdasarkan hasil kajian dan verifikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran Eman Suherman di Desa Cibunut disambut hangat oleh Kepala Desa Cibunut. Didampingi perangkat desa, Eman kemudian mengunjungi satu per satu rumah warga di Blok Girang yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa ke-14 rumah tersebut selama ini masih mengandalkan aliran listrik dari rumah tetangga untuk memenuhi kebutuhan penerangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menghadirkan akses penerangan yang lebih layak, mandiri, dan berkelanjutan bagi masyarakat prasejahtera. “Survei ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi kriteria kelayakan program. Data yang kami peroleh di lapangan selanjutnya akan menjadi bahan kajian tim BAZNAS untuk menentukan kelayakan serta tindak lanjut program,” demikian substansi kegiatan survei yang dilakukan di Desa Cibunut. Kegiatan survei lapangan selesai pada pukul 17.03 WIB. Seluruh data dan hasil verifikasi yang telah dihimpun selanjutnya akan menjadi bahan kajian bagi tim BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menentukan rumah yang memenuhi kriteria penerima manfaat sekaligus menentukan langkah tindak lanjut pelaksanaan pilot project Rumah Terang. Menghadirkan Terang, Menguatkan Kehidupan Program Rumah Terang BAZNAS merupakan ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat prasejahtera yang belum mendapatkan akses penerangan listrik yang memadai. Program ini mengusung pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya, sehingga diharapkan dapat menjadi solusi penerangan yang berkelanjutan bagi rumah-rumah warga yang belum terjangkau jaringan listrik. Bagi keluarga penerima manfaat, hadirnya penerangan bukan sekadar memberikan cahaya pada malam hari. Akses listrik juga dapat membuka kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk belajar, membantu aktivitas keluarga, serta mendukung peningkatan kualitas kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui pilot project Rumah Terang di Desa Cibunut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Ikhtiar ini sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Memberikan penerangan berarti menghadirkan harapan; menghadirkan harapan berarti membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap program ini dapat terus dikembangkan secara bertahap, berdasarkan hasil evaluasi dan ketersediaan dukungan, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #RumahTerangBAZNAS #RumahTerang #DesaCibunut #Majalengka #Zakat #Infak #Sedekah #EnergiTerbarukan #PanelSurya #PemberdayaanUmat #LayananMustahik #MajalengkaPeduli #ZakatUntukUmat
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Tim 2 Sosialisasikan SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Sumberjaya
BAZNAS Majalengka Tim 2 Sosialisasikan SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Sumberjaya
SUMBERJAYA, MAJALENGKA — Semangat membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan terus digelorakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Tim 2 BAZNAS Kabupaten Majalengka melaksanakan sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMAN 1 Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas edukasi dan literasi zakat, infak, serta sedekah (ZIS), khususnya di kalangan pelajar, sekaligus mengajak guru dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama membangun kebiasaan berbagi di lingkungan sekolah. Tim 2 BAZNAS Ajak Pelajar Biasakan Berbagi Dalam sosialisasi tersebut, para siswa SMAN 1 Sumberjaya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya infak dan sedekah serta nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya. SIGAP hadir sebagai gerakan yang mendorong para pelajar untuk mengenal, memahami, dan membiasakan diri berbagi sejak dini. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, rasa syukur, serta akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Pesan yang dibangun dalam program ini bukan semata-mata mengenai nominal yang diberikan, melainkan tentang keikhlasan dan kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan. “Ketika kebaikan dibiasakan, kepedulian akan tumbuh menjadi karakter.” Nilai tersebut menjadi bagian penting dari gerakan SIGAP. Sebab, kebaikan yang dilakukan secara sederhana dan terus-menerus dapat menjadi kebiasaan positif yang pada akhirnya membentuk karakter generasi muda. ASIK Libatkan Guru dan Karyawan Sekolah Selain menyasar siswa melalui SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) sebagai wadah bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan untuk turut mengambil bagian dalam gerakan infak dan sedekah. Melalui ASIK, lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya keteladanan dalam kebaikan. Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam memberikan contoh kepada para siswa bahwa berbagi dan peduli terhadap sesama merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu terus dibiasakan. Membangun Generasi Peduli dari Lingkungan Sekolah BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang baik. Melalui SIGAP dan ASIK, semangat berbagi diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Dari kebiasaan kecil, lahir kepedulian. Dari kepedulian yang terus dirawat, tumbuh karakter. Dan dari karakter yang baik, diharapkan lahir generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Sumberjaya ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Jumat, 21 Agustus 2026, di mana Tim 2 bergerak memberikan edukasi SIGAP dan ASIK di sekolah tersebut. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap gerakan ini dapat terus meluas dan mendapatkan dukungan dari seluruh elemen sekolah, sehingga budaya berbagi semakin mengakar di kalangan pelajar, guru, dan karyawan. SIGAP untuk siswa, ASIK untuk guru dan karyawan. Bersama menanam kebaikan, menumbuhkan kepedulian, dan membangun generasi berakhlakul karimah untuk Majalengka yang semakin peduli.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #ProgramSIGAP #ASIK #Sedekah #Infak #ZIS #LiterasiZIS #GerakanBerbagi #BudayaBerbagi #SMAN1Sumberjaya #Sumberjaya #Majalengka #MajalengkaPeduli #GenerasiPeduli #AkhlakulKarimah #SedekahPelajar #BerbagiKebaikan #BAZNASUntukUmat
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Adv. Fizay Muhamad Faizan Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Bandung
Adv. Fizay Muhamad Faizan Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Bandung
Majalengka, 21 Agustus 2026 Kabar membanggakan datang dari keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka. Adv. Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM, yang menjabat sebagai Kepala Divisi Humas, Hukum & Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, resmi diambil sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Bandung pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pengambilan sumpah tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan profesional dan pengabdian Adv. Fizay Muhamad Faizan di bidang hukum. Amanah baru sebagai seorang advokat diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam memberikan pelayanan, pendampingan, serta edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung terwujudnya keadilan dan kemaslahatan. Menjadi Advokat yang Amanah dan Berintegritas Pengambilan sumpah sebagai advokat bukan sekadar pencapaian profesional, tetapi juga merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral dan hukum. Seorang advokat dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi keadilan, kebenaran, integritas, serta kepentingan hukum masyarakat. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, bertambahnya kompetensi di bidang hukum di lingkungan kelembagaan merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah. Keahlian hukum yang dimiliki Adv. Fizay Muhamad Faizan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, khususnya dalam aspek hukum, komunikasi kelembagaan, protokoler, serta perlindungan dan penguatan tata kelola zakat. Ikhtiar Menghadirkan Manfaat dan Keadilan Islam mengajarkan bahwa setiap amanah akan dipertanggungjawabkan. Karena itu, profesi advokat hendaknya tidak hanya dipandang sebagai ruang pengembangan karier, tetapi juga sebagai sarana untuk menghadirkan kemanfaatan dan membela hak-hak masyarakat yang membutuhkan. Dengan bekal ilmu hukum dan pengalaman dalam pengabdian kelembagaan, Adv. Fizay diharapkan mampu menjalankan profesinya secara profesional sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip bahwa ilmu yang dimiliki akan menjadi lebih bermakna ketika memberikan manfaat bagi sesama. Profesionalitas, integritas, dan keberpihakan terhadap keadilan diharapkan senantiasa menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian. BAZNAS Majalengka Sampaikan Doa dan Harapan Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengambilan sumpah sebagai Advokat tersebut. Semoga amanah baru yang diemban menjadi jalan kebaikan, memperluas ruang pengabdian, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan setiap amanah. Semoga ilmu yang dimiliki menjadi wasilah untuk menegakkan kebenaran, memperjuangkan keadilan, serta membantu mereka yang membutuhkan. Barakallahu fiikum. Semoga senantiasa sukses, amanah, berintegritas, dan istiqamah dalam mengabdikan ilmu untuk kemaslahatan umat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Warga Sukahaji melalui Program Majalengka Peduli
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Warga Sukahaji melalui Program Majalengka Peduli
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan kesehatan dalam Program Unggulan “MAJALENGKA PEDULI”, Jumat (21/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan oleh Asep Saeful Milah kepada Novi Aliadi, warga Blok Jumat RT 012 RW 006, Desa Sukahaji, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran bantuan kesehatan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Melalui Program MAJALENGKA PEDULI, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS diupayakan untuk memberikan manfaat nyata bagi para mustahik dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi salah satu wujud nyata semangat kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai Islam dalam membantu sesama. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan kesehatan yang sedang dihadapi. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi penerima maupun para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” demikian semangat yang mendasari penyaluran bantuan tersebut. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak. Wujud Kepedulian dan Amanah ZIS Program MAJALENGKA PEDULI menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat di berbagai bidang. Bantuan kesehatan diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan material, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan semangat bagi penerima manfaat. Dalam perspektif Islam, membantu saudara yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian dari nilai kepedulian dan ukhuwah. Karena itu, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kebaikan yang ditunaikan dengan ikhlas diharapkan menjadi amal yang membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi sesama. Semoga bantuan kesehatan yang diberikan kepada Novi Aliadi menjadi jalan kemudahan, keberkahan, dan kesembuhan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #MajalengkaPeduli #BantuanKesehatan #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #PeduliSesama #Mustahik #Sukahaji #Majalengka #BerbagiKebaikan #ZakatUntukUmat
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan untuk Kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU Sumberjaya
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan untuk Kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU Sumberjaya
Sumberjaya, Jumat, 21 Agustus 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menyerahkan bantuan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Pengajian Akbar Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sumberjaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Sekretariat Muslimat NU Kecamatan Sumberjaya. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh pihak panitia kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU Sumberjaya. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan umat, khususnya kegiatan yang memiliki nilai edukatif, spiritual, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Mendukung Syiar dan Pembinaan Keagamaan H. Muhamad Ridwan menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan keagamaan merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih luas di tengah masyarakat. Kegiatan pengajian akbar tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman keislaman, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial antaranggota masyarakat. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan turut mendukung kelancaran kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU Kecamatan Sumberjaya. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi sarana menambah ilmu, memperkuat iman, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut. Sinergi untuk Majalengka yang Lebih Baik BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak nyata bagi kemaslahatan umat. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan seperti Pengajian Akbar Muslimat NU Sumberjaya menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kehidupan masyarakat yang religius, peduli, dan saling menguatkan. Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Semoga kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU Kecamatan Sumberjaya berjalan lancar, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi seluruh jamaah dan masyarakat yang hadir. BAZNAS Kabupaten MajalengkaZakatmu, Harapan Mereka.Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade!#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #MuslimatNU #NU #PengajianAkbar #Sumberjaya #SyiarIslam #UkhuwahIslamiyah #Majalengka #KebaikanBersama
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Gelar Sharing Session Pengalaman Petugas Haji 2026, Bahas Tips Lolos Seleksi
BAZNAS Majalengka Gelar Sharing Session Pengalaman Petugas Haji 2026, Bahas Tips Lolos Seleksi
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka akan menghadirkan Sharing Session Pengalaman Petugas Haji dengan tema “Tips Lolos Seleksi Petugas Haji”, pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis, sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus pembekalan bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi petugas haji. Peserta akan mendapatkan wawasan langsung dari para alumni Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 dan petugas kesehatan haji yang telah menjalankan tugas di Tanah Suci. Menjadi petugas haji bukan sekadar membutuhkan pengetahuan mengenai penyelenggaraan ibadah haji. Lebih dari itu, diperlukan kesiapan informasi, kompetensi, fisik, mental, integritas, serta kemampuan memberikan pelayanan kepada jemaah. Melalui sharing session ini, para peserta diajak belajar dari pengalaman nyata para alumni sehingga memiliki gambaran yang lebih baik mengenai proses seleksi, tantangan ketika bertugas, hingga kesiapan yang perlu dibangun sejak dini. Hadirkan Alumni dan Tokoh Berpengalaman Sharing session menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman langsung dalam penyelenggaraan pelayanan haji, yaitu: 1. dr. Akbar Shiddiq, Sp.PDAlumni PPIH Arab Saudi – Tusi PKP2JH Daker Mekkah 2026. 2. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., C.PArb.Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka. 3. dr. Hj. Retno SulistianingsihAlumni PPIH Kloter – Dokter TKHI KJT 39 Jawa Barat 2026. 4. H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I.Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka. Sementara itu, kegiatan akan dipandu oleh drg. Gelar S. Ramdhani, Sp.RKG., CEMHP, Alumni Petugas Haji Daerah Layanan Kesehatan Kloter KJT 06 Jawa Barat sekaligus Certified Executive Medical Hajj Professional. Terbuka bagi Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Umum Kegiatan ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan untuk berkontribusi dalam pelayanan jemaah haji. Peserta yang dipersilakan mengikuti kegiatan antara lain dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dokter gigi spesialis, perawat, apoteker, bidan, tenaga kesehatan lainnya, serta masyarakat umum non-nakes. Dengan menghadirkan pengalaman langsung para alumni petugas haji, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi calon peserta seleksi agar lebih memahami kompetensi dan kesiapan yang diperlukan. Pendaftaran Gratis Melalui Link Resmi Peserta dapat mengikuti kegiatan secara gratis dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Hari/Tanggal: Minggu, 23 Agustus 2026Waktu: 15.30 WIB – selesaiTempat: Zoom MeetingBiaya: GratisPendaftaran: bit.ly/DaftarSharingHajiInformasi: 0853-2488-8813 (WhatsApp Only) Link Zoom akan dikirimkan kepada peserta setelah proses pendaftaran diselesaikan. Sekaligus Mengajak Berbagi untuk Korban Bencana Selain menjadi ruang edukasi dan berbagi pengalaman seputar petugas haji, kegiatan ini juga membawa semangat kepedulian sosial. Peserta dipersilakan memberikan donasi kemanusiaan terbaik melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Semangat berbagi tersebut menjadi bagian penting dari nilai pelayanan dalam Islam. Sebab, ibadah tidak hanya membentuk kesalehan pribadi, tetapi juga mendorong kepedulian dan kemanfaatan bagi sesama. Mempersiapkan Diri untuk Melayani Tamu Allah Menjadi petugas haji merupakan amanah besar. Di balik setiap tugas terdapat tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah, khususnya mereka yang membutuhkan pendampingan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Karena itu, persiapan yang matang menjadi bagian penting sebelum mengikuti proses seleksi. Belajar dari pengalaman para alumni dapat menjadi salah satu langkah untuk memahami karakter tugas, meningkatkan kesiapan diri, serta membangun motivasi pelayanan yang dilandasi keikhlasan. BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat yang memiliki semangat melayani jemaah untuk memanfaatkan kesempatan ini. Mari belajar, mempersiapkan diri, dan mengambil bagian dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi tamu-tamu Allah. Semoga ikhtiar ini menjadi jalan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Majalengka Langkung Sae, Sedekahnya Hade!#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #PetugasHaji2026 #PPIH2026 #SeleksiPetugasHaji #PetugasHaji #Haji2026 #SharingSessionHaji #TipsLolosSeleksi #KementerianHajiDanUmrah #Majalengka #JawaBarat #PelayananHaji #JemaahHaji #BerbagiKebaikan #DonasiKemanusiaan #NTT #Zakat #Infak #Sedekah
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketika Siswa Belajar Berbagi, Guru Turut Menjadi Teladan: BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Kadipaten
Ketika Siswa Belajar Berbagi, Guru Turut Menjadi Teladan: BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP dan ASIK di SMAN 1 Kadipaten
Kadipaten, 20 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menguatkan gerakan kepedulian dan budaya berbagi di lingkungan pendidikan melalui sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMAN 1 Kadipaten, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., yang menyampaikan sosialisasi Program SIGAP kepada para siswa. Sementara itu, Kepala Divisi Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Uju Juhara, S.Pd., menyampaikan Program ASIK kepada para guru dan tenaga kependidikan. Keduanya didampingi jajaran staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menanamkan Kebiasaan Berbagi Sejak di Bangku Sekolah Dalam penyampaian Program SIGAP, para siswa diajak untuk membiasakan diri berinfak dan bersedekah sebagai bagian dari pembentukan akhlakul karimah, kepedulian sosial, dan empati sejak usia sekolah. Infak dan sedekah dalam Program SIGAP dilakukan atas dasar kesukarelaan, keikhlasan, dan kemampuan masing-masing siswa, tanpa paksaan serta tanpa batasan nominal tertentu. Pesan yang ditekankan kepada para siswa bukan semata-mata mengenai besarnya nominal yang diberikan, tetapi tentang bagaimana membangun kebiasaan berbuat baik dan berbagi kepada sesama. Sebab, sedekah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi orang yang menunaikannya. SIGAP untuk Siswa, ASIK untuk Karyawan Sementara itu, Program ASIK menjadi wadah bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan di lingkungan sekolah untuk turut mengambil bagian dalam gerakan kebaikan melalui infak dan sedekah. Melalui ASIK, warga sekolah yang memiliki kemampuan diberikan ruang untuk berbagi dan berkontribusi dalam membantu sesama. Dengan demikian, SIGAP untuk siswa dan ASIK untuk karyawan menjadi satu kesatuan gerakan kebaikan yang tumbuh dari lingkungan sekolah. Infak dan sedekah yang dihimpun melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kembali bagi lingkungan sekolah, antara lain untuk membantu siswa yang membutuhkan, memberikan dukungan kepada warga sekolah yang mengalami musibah, serta menunjang sarana ibadah dan fasilitas pendidikan lainnya sesuai dengan ketentuan program. Membentuk Generasi Peduli dan Berakhlak Program SIGAP dan ASIK merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun ekosistem kebaikan melalui lembaga pendidikan. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang penting dalam menanamkan nilai keimanan, akhlak, kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab sosial. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak bangku sekolah diharapkan dapat tumbuh menjadi karakter yang melekat dan dibawa oleh generasi muda hingga dewasa. “Karena kebiasaan baik yang ditanamkan sejak sekolah akan menjadi karakter yang dibawa hingga dewasa.” BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama menjadikan infak dan sedekah sebagai bagian dari budaya kebaikan. Dengan semangat berbagi, diharapkan semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah, menumbuhkan kepedulian di kalangan generasi muda, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga SMAN 1 Kadipaten dan masyarakat Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Zakat, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#AgusAsriSabana#BAZNASMajalengka#BAZNAS#SIGAP#ASIK#Sedekah#Infak#SedekahSiswa#InfakSiswa#GerakanKebaikan#GenerasiPeduli#AkhlakulKarimah#PendidikanKarakter#PeduliSesama#SMAN1Kadipaten#Kadipaten#Majalengka#ZakatInfakSedekah#BerbagiKebaikan
BERITA21/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →