WhatsApp Icon
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas diraihnya penghargaan dari Pikiran Rakyat sebagai “Institusi Pemerintah Daerah Peduli Tata Kelola Lingkungan.”

Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas komitmen kolektif jajaran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Capaian ini sekaligus mempertegas langkah nyata menuju visi Majalengka yang Langkung SAE.

Selaras dengan Visi Nasional dan Program Daerah

Keberhasilan ini dinilai sangat relevan dengan arah kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Di tingkat lokal, visi tersebut diimplementasikan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui program unggulan GEBER JUM’AT (Gerakan Bersih-Bersih dan Berkah di Hari Jum’at).

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyatakan bahwa sinergi antara pengelolaan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan adalah kunci keberkahan daerah.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan gotong royong seluruh pihak. BAZNAS Majalengka akan terus berdiri beriringan dengan pemerintah untuk memastikan lingkungan tetap terjaga melalui dukungan program-program berbasis pemberdayaan dan kepedulian masyarakat," ungkap H. Agus Asri Sabana.

Peran Aktif BAZNAS dalam Pelestarian Lingkungan

Sebagai lembaga non-struktural, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengintegrasikan program pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dengan upaya pelestarian lingkungan. Beberapa langkah strategis yang dijalankan meliputi:

  • Aksi Kebersihan Lingkungan: Melibatkan Para Amilin , relawan  dalam menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah secara berkala.

  • Pengelolaan Sampah: Mendorong edukasi pengelolaan limbah domestik untuk meminimalisir dampak lingkungan di tingkat internal kantor dan keluarga.

  • Pengelolaan Zakat Profesional: Memastikan dana umat dikelola secara transparan untuk kesejahteraan masyarakat, yang mencakup aspek kesehatan lingkungan hidup.

Ajakan Gotong Royong

Melalui momentum prestasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang.

Mari bersama-sama kita jaga bumi, mulai dari langkah kecil di lingkungan sendiri, demi terwujudnya Majalengka yang semakin bersih, nyaman, dan Langkung SAE.


#IndonesiaASRI #GeberJumat #BAZNASMajalengka #SaekeunMajalengka #LingkunganHidup #AgusAsriSabana

25/04/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci

MAJALENGKA Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Halaman Gedung Pendopo Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam seremoni pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Tahun 1447 H / 2026 M.

Kehadiran pimpinan BAZNAS ini merupakan bentuk dukungan moril sekaligus komitmen lembaga dalam mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Rincian Keberangkatan Kloter KJT-06

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, total jemaah haji asal Majalengka tahun ini mencapai 729 orang. Khusus untuk pemberangkatan Kloter KJT-06, tercatat data sebagai berikut:

  • Jemaah Awal: 439 orang.

  • Kondisi Mutakhir: 2 jemaah wafat sebelum keberangkatan.

  • Total Jemaah Berangkat: 437 orang.

  • Petugas: 4 Petugas Kloter dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD).

  • Total Keseluruhan: 443 orang (212 Laki-laki & 231 Perempuan).

Dukungan dan Doa dari BAZNAS

Ketua BAZNAS Majalengka menyampaikan bahwa momen ini adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Ia berharap para jemaah dapat fokus beribadah dan menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci.

"Kami hadir untuk memberikan dukungan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana.

Prosesi Pelepasan oleh Pimpinan Daerah

Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka.

Bupati dalam sambutannya berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah selama berada di Arab Saudi. Acara ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati, mengiringi bus jemaah yang mulai bergerak meninggalkan Pendopo menuju bandara.

Semoga seluruh tamu Allah SWT asal Kabupaten Majalengka senantiasa dalam lindungan-Nya dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna.


#BAZNASMajalengka #Haji1447H #TamuAllah #Majalengka #PelepasanHaji2026 #InfoMajalengka #KemenagMajalengka #PelayananUmat #HajiMabrur #JawaBarat

25/04/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Momen Emosional di Reuni Akbar MAN Talaga: Ketua BAZNAS Majalengka Pulang Kampung, Salurkan Beasiswa Pendidikan

MAJALENGKA – Gurauan hangat dan pelukan rindu mewarnai Aula MAN 1 Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ratusan alumni dari lintas generasi berkumpul dalam tajuk Halal Bihalal dan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) MAN Talaga. Namun, di balik keriuhan nostalgia tersebut, hadir sebuah aksi nyata yang menyentuh sektor pendidikan.

Hadir di tengah-tengah acara, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadirannya kali ini bukan sekadar tamu undangan protokoler, melainkan sebagai seorang "anak yang pulang ke rumah". H. Agus merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995.

Pertemuan Para Tokoh dan Guru Bangsa

Suasana haru memuncak saat alumni angkatan 1993, 1994, dan 1995 bersimpuh memberikan penghormatan kepada guru-guru mereka. Hadir pula Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., sosok guru idola yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka.

Dalam sambutannya yang sarat akan refleksi, H. Agus mengenang masa-masa menimba ilmu di madrasah sebagai fondasi utama karakter dan spiritualitasnya saat ini.

"Ketika amanah menakhodai BAZNAS diberikan kepada saya, tekad saya hanya satu: mentasharufkan dana zakat, infaq, dan sedekah seamanah mungkin. Saya ingin memastikan setiap rupiah dari para muzakki menjadi manfaat nyata, terutama bagi masa depan pendidikan anak-anak kita di Majalengka," tutur H. Agus dengan nada bergetar.


Aksi Nyata: Beasiswa Rp 5 Juta untuk Generasi Penerus

Sebagai wujud kepedulian terhadap almamater, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan senilai total Rp 5.000.000,-. Bantuan ini diberikan kepada lima siswa berprestasi namun membutuhkan, dengan masing-masing menerima Rp 1.000.000,-.

Tak hanya itu, kemeriahan acara ditambah dengan penyerahan kadeudeuh dari para alumni untuk para guru dan almamater. Hal ini menjadi simbol terima kasih yang mendalam atas jasa para pendidik yang telah mencetak putra-putri terbaik daerah.

MAN 1 Majalengka: Pelopor Gerakan ZIS

Perlu diketahui, MAN 1 Majalengka saat ini berdiri sebagai Madrasah Percontohan Gerakan ZIS di Kabupaten Majalengka. Melalui program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli), madrasah ini membuktikan bahwa budaya berbagi bisa dipupuk sejak dini di lingkungan sekolah.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh keluarga besar MAN 1 Majalengka. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus mengejar mimpi tanpa perlu merasa gentar oleh kendala biaya.


#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #BerbagiItuIndah

25/04/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga

MAJALENGKA Momen penuh kenangan dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar IKA MAN Talaga (MAN 1 Majalengka) lintas angkatan 1994, 1995, dan 1996 menjadi semakin bermakna dengan adanya aksi nyata kepedulian sosial. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Majalengka tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, Sabtu (25/04/2026).

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pimpinan lembaga, namun juga sebagai bentuk pengabdian kepada almamater yang telah membentuk karakter dan spiritualitasnya.

Daftar Penerima Bantuan Stimulan Pendidikan

Dalam suasana reuni yang penuh kekeluargaan, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan dengan total nilai Rp 5.000.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000,-. Adapun para penerima bantuan tersebut adalah:

  1. Tika (Sindang, Cikijing)

  2. Agung (Cimangguhilir, Bantarujeg)

  3. Dwi Khofifah (Cibeureum, Talaga)

  4. Sida Nurul (Kagok, Banjaran)

  5. Azmi (Jatipamor, Talaga)

H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya di bidang pendidikan.

"Alhamdulillah, bertepatan dengan momen silaturahmi angkatan 94, 95, dan 96 ini, BAZNAS dapat berkontribusi untuk membantu siswa-siswi MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzakki menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar tanpa harus terhambat kendala biaya," ujar H. Agus.

Disaksikan Pimpinan Kemenag dan Para Guru

Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., yang juga merupakan sosok guru yang sangat dihormati oleh para alumni. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang mempertemukan guru dan murid lintas generasi tersebut.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memicu semangat gotong royong di kalangan alumni untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Majalengka. Langkah ini sejalan dengan visi "Majalengka Langkung Sae", di mana kesejahteraan masyarakat dibangun melalui sinergi berbagai pihak dan pengelolaan zakat yang profesional serta transparan.

Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan MAN 1 Majalengka dan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dananya melalui BAZNAS.


#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #AlumniPeduli

25/04/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran

MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan respon positif dan apresiasi mendalam atas lancarnya prosesi pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Kloter KJT-06. Acara yang berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Pemda Majalengka pada Sabtu (25/04/2026) ini menjadi tonggak awal perjalanan spiritual ratusan tamu Allah menuju Tanah Suci.

Respon Terhadap Dinamika Jemaah

Menanggapi laporan mengenai adanya dua jemaah yang wafat sebelum keberangkatan sehingga total jemaah Kloter KJT-06 menjadi 437 orang (ditambah 6 petugas), H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa duka citanya sekaligus memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Kami mendoakan para jemaah yang telah berpulang ke rahmatullah sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci. Insya Allah, niat tulus mereka sudah dicatat sebagai pahala haji di sisi Allah SWT," ungkapnya saat ditemui di lokasi pelepasan.

Pesan Khusus untuk Jemaah

Dalam respon resminya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya ketahanan fisik dan kemurnian niat. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina prima, terutama menghadapi perbedaan cuaca di Arab Saudi.

"Pesan saya kepada seluruh jemaah, khususnya Kloter KJT-06, fokuslah pada rangkaian ibadah. Jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, dan saling menjaga satu sama lain antar sesama jemaah asal Majalengka," tuturnya.

Untaian Doa untuk Keselamatan

Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS, termasuk Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS, merupakan bentuk dukungan spiritual kolektif. H. Agus Asri Sabana pun memimpin harapan agar perjalanan ini menjadi perjalanan yang berkah.

"Kami senantiasa mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam setiap tahapan rukun dan wajib haji. Semoga selamat sampai di tujuan, sehat selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang Mabrur serta membawa perubahan positif bagi diri dan lingkungan," pungkasnya.

Prosesi ini ditutup dengan suasana penuh haru saat bus jemaah mulai diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Majalengka beserta jajaran Forkopimda, diiringi lambaian tangan dan doa restu dari seluruh tamu undangan yang hadir.


#BAZNASMajalengka #ResponKetuaBAZNAS #Haji2026 #KloterKJT06 #TamuAllah #DoaUntukJemaah #MajalengkaLangkungSae #HajiMabrur #InfoHajiMajalengka 

25/04/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Terbaru

Perkuat Sinergi Ramadhan 1447 H, BAZNAS Majalengka Optimalkan Peran UPZ Kecamatan
Perkuat Sinergi Ramadhan 1447 H, BAZNAS Majalengka Optimalkan Peran UPZ Kecamatan
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan strategis bertajuk "Optimalisasi ZIS dan DSKL Ramadhan 1447 H" bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Acara tersebut dilaksanakan pada Senin (16/03/2026) bertempat di Aula Gedung Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memantapkan langkah dalam mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Pentingnya Peran UPZ di Masyarakat Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan komitmen seluruh pengurus UPZ Kecamatan. "Terima kasih atas atensi yang luar biasa pada pertemuan ini. Kegiatan ini sangat krusial karena menentukan eksistensi dan peran kita di mata masyarakat, pemerintah, dan yang paling utama di hadapan Allah SWT dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat," ujar H. Agus. Target Performa: Harus "Langkung SAE" Beliau juga menekankan bahwa capaian kinerja pada tahun sebelumnya harus menjadi pemacu semangat untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat). Menurutnya, jika langkah-langkah pada tahun 2025 sudah dinilai baik, maka pada tahun 2026 ini performa BAZNAS hingga ke tingkat kecamatan harus "Langkung SAE" (Lebih Bagus). Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan Lebih lanjut, Ketua BAZNAS menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan semangat gotong royong dan kolaborasi yang solid dengan seluruh stakeholder di setiap tingkatan. Ia juga berpesan agar pengurus UPZ Kecamatan tidak ragu untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten maupun pihak terkait lainnya jika menemukan kendala teknis atau persoalan di lapangan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional demi kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka. #BaznasMajalengka #ZakatMajalengka #Ramadhan1447H #UPZMajalengka #ZakatUntukUmat
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Transparansi Dana Umat, Paguyuban Welas Asih Raih Legalitas UPZ BAZNAS
Wujudkan Transparansi Dana Umat, Paguyuban Welas Asih Raih Legalitas UPZ BAZNAS
MAJALENGKA Menjaga kepercayaan donatur (muzaki) melalui transparansi menjadi komitmen nyata LKS Paguyuban Welas Asih. Dalam agenda laporan dan penyaluran bantuan di Masjid At-Taqwa, Desa Banjaran, Sabtu (14/3/2026), Bendahara Paguyuban, H. E Harobudin, memaparkan laporan keuangan komprehensif di hadapan para tokoh dan pimpinan daerah. Laporan tersebut merinci penghimpunan dan alokasi dana sosial yang telah konsisten dijalankan selama 29 tahun bagi masyarakat Blok Sukawangi. Apresiasi BAZNAS dan Penguatan Payung Hukum Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan administratif paguyuban. Menurutnya, keterbukaan laporan keuangan adalah fondasi utama dalam mengelola amanah umat secara syar’i. Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap manajemen yang akuntabel, Ketua BAZNAS menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada pengurus Paguyuban Welas Asih. Dengan SK ini, tata kelola keuangan paguyuban kini resmi memiliki payung hukum di bawah naungan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sinergi untuk Kemaslahatan Masyarakat Pemaparan laporan ini disaksikan langsung oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., Kepala Desa Banjaran, serta tokoh masyarakat lainnya. Dana yang terhimpun disalurkan secara tepat sasaran kepada: Anak yatim piatu, kaum jompo, dan janda. Keluarga prasejahtera. Imam masjid, guru ngaji, dan guru madrasah di wilayah Desa Banjaran. Camat Banjaran memuji konsistensi paguyuban dalam menjaga tradisi pelaporan terbuka. Kehadiran para pimpinan daerah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pengurus untuk terus meningkatkan profesionalisme demi kemaslahatan umat yang lebih luas.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadan Terasa Cepat Berlalu? Ini Penjelasan Psikologis dan Makna Keberkahannya
Ramadan Terasa Cepat Berlalu? Ini Penjelasan Psikologis dan Makna Keberkahannya
MAJALENGKA – Tidak terasa, kita kini berada di penghujung bulan suci. Banyak di antara kita yang merasakan tanya yang sama: "Mengapa Ramadan tahun ini terasa begitu cepat berlalu?" Padahal, secara objektif, kalender tetap menunjukkan durasi yang sama, yakni 30 hari. Perasaan ini rupanya bukan sekadar imajinasi, melainkan sebuah fenomena yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan spiritual. Perspektif Psikologi: Kehadiran Penuh dalam Momen Penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa persepsi manusia terhadap waktu bersifat sangat subjektif. Waktu tidak hanya diukur oleh denting jam, tetapi oleh seberapa besar perhatian (attention) yang kita berikan pada momen-momen tertentu. Ketika seseorang terjebak dalam rutinitas yang monoton dan membosankan, waktu cenderung terasa lambat. Sebaliknya, saat otak kita "terserap" ke dalam berbagai aktivitas yang bermakna, baru, dan menyita perhatian, waktu akan terasa melesat. Di bulan Ramadan, masyarakat Majalengka menjalani perubahan ritme hidup yang drastis. Mulai dari bangun sahur, tadarus Al-Qur'an, mengikuti kajian, hingga aktivitas sosial seperti berbagi takjil dan santunan zakat. Padatnya rutinitas ibadah dan interaksi sosial yang positif ini membuat otak kita terus memproses pengalaman baru yang menyenangkan, sehingga tanpa disadari, kita sudah tiba di penghujung bulan. Ciri Keberkahan Waktu Secara spiritual, waktu yang terasa cepat namun diisi dengan produktivitas adalah salah satu tanda keberkahan. BAZNAS Majalengka memandang fenomena "cepatnya waktu" ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk tidak menyia-nyiakan sisa hari yang ada. "Waktu yang berkah bukan berarti waktunya bertambah lama secara durasi, melainkan seberapa banyak manfaat yang bisa kita tanam di dalamnya," ungkap perwakilan BAZNAS Majalengka. Ramadan yang terasa singkat adalah sinyal bahwa kita sedang berada dalam fase "khusyuk". Keasyikan dalam beribadah dan melayani sesama melalui zakat, infak, dan sedekah membuat kita melupakan hitungan jam dan lebih fokus pada kualitas perjumpaan dengan Sang Pencipta. Menutup Ramadan dengan Paripurna Mengingat persepsi waktu yang begitu cepat, BAZNAS Majalengka mengajak seluruh muzaki dan munafig di Kabupaten Majalengka untuk memaksimalkan sisa waktu yang ada. Jangan biarkan perasaan "cepat berlalu" ini berakhir dengan penyesalan karena kurangnya amalan. Mari kita kunci kemenangan Ramadan ini dengan menunaikan kewajiban Zakat Fitrah, Zakat Maal, serta memperbanyak sedekah. Melalui program-program kemanusiaan BAZNAS, harta yang Anda keluarkan akan menjadi saksi abadi bahwa meski Ramadan berlalu cepat, jejak kebaikan Anda akan terus mengalir bagi mereka yang membutuhkan. BAZNAS Majalengka: Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadhan 2026 Segera Berakhir: Hadis Rasulullah Ingatkan Amalan Sangat Bergantung pada Penutupnya
Ramadhan 2026 Segera Berakhir: Hadis Rasulullah Ingatkan Amalan Sangat Bergantung pada Penutupnya
Waktu seakan berlari. Tanpa terasa, Ramadhan 2026 kini berada di penghujung jalan. Bulan penuh rahmat dan ampunan ini segera melambaikan tangan perpisahan, meninggalkan umat Islam dalam hitungan hari. Di sisa waktu yang sempit ini, muncul sebuah pertanyaan besar bagi kita: Sudahkah kita memaksimalkannya, ataukah kita termasuk golongan yang merugi? Momentum ini bukan sekadar hitung mundur menuju Idul Fitri, melainkan peringatan keras untuk merefleksikan diri. Apakah sebulan penuh ini telah kita isi dengan penyesalan dosa yang tulus, atau hanya sekadar menahan lapar dan dahaga? Pentingnya Akhir yang Baik (Husnul Khatimah) Dalam Islam, akhir dari sebuah ibadah memiliki kedudukan yang sangat krusial. Harapan besar masih terbuka lebar di sisa akhir Ramadhan ini bagi siapa saja yang ingin berbenah. Sebagaimana disinggung oleh Ketua Baznas Majalengka, H. Agus Asri Sabana, kualitas ibadah di penghujung bulan harus ditingkatkan sebagai bentuk pertanggungjawaban spiritual. Hal ini sejalan dengan fondasi hukum yang sangat kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW: "Dan hanyalah amalan itu tergantung pada penutupnya." > (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi radhiyallahu 'anhu) Hadis ini memberikan motivasi bahwa meskipun kita mungkin merasa kurang maksimal di awal atau pertengahan Ramadhan, pintu perbaikan masih terbuka lebar di detik-detik terakhir. Fokus pada perbaikan diri sekarang jauh lebih berharga daripada membiarkan waktu terbuang sia-sia. Ukuran Kesuksesan: Penutupan, Bukan Permulaan Seringkali kita merasa pesimis karena merasa ibadah kita di awal Ramadhan tidak sempurna. Namun, para ulama memberikan perspektif yang menyejukkan sekaligus memacu semangat: Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim menegaskan dalam Majmu’ Al-Fatawa: "Yang menjadi ukuran adalah sempurnanya penutupan, bukan kurangnya permulaan." Al-Hafizh Ibnu Rajab dalam kitab Lathooiful Ma’arif juga memberikan pesan mendalam: "Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan telah bertekad untuk pergi, dan tidak tersisa waktunya kecuali sedikit, maka siapa yang telah berbuat baik di dalamnya hendaklah ia sempurnakan, dan siapa yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia menutupnya dengan yang lebih baik." Strategi Memaksimalkan Sisa Ramadhan 2026 Agar kita tidak kehilangan momentum emas ini, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan di sisa hari yang ada: Tingkatkan Intensitas Taubat: Jangan biarkan satu malam pun berlalu tanpa permohonan ampun (istighfar) yang tulus. Sempurnakan Zakat dan Sedekah: Sebagai pembersih harta dan penyempurna puasa, pastikan kewajiban zakat fitrah dan sedekah sunnah tertunaikan dengan baik. Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas: Jika tidak mampu mengkhatamkan Al-Qur'an berkali-kali, fokuslah pada tadabbur dan pemaknaan ayat di hari-hari terakhir. Konsistensi di Garis Finish: Sebagaimana pelari yang menambah kecepatan saat mendekati garis finish, ibadah kita pun harus semakin kencang menjelang Idul Fitri. Kesimpulan Ramadhan 2026 mungkin segera berlalu, namun peluang untuk mendapatkan ampunan Ilahi masih ada hingga fajar Idul Fitri menyingsing. Mari kita tutup bulan suci ini dengan sebaik-baiknya amalan, karena sesungguhnya nilai sebuah ibadah ditentukan oleh bagaimana kita mengakhirinya.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memaksimalkan "Etape Terakhir" Ramadan: Menyucikan Jiwa, Membersihkan Harta
Memaksimalkan "Etape Terakhir" Ramadan: Menyucikan Jiwa, Membersihkan Harta
MAJALENGKA, BAZNAS Tidak terasa kita telah memasuki minggu terakhir di bulan suci Ramadan 1447 H. Momentum ini merupakan "etape emas" bagi setiap Muslim untuk memacu sisa energi spiritualnya. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperkencang ibadahnya (mengikat sarung) saat memasuki sepuluh malam terakhir demi mengejar keberkahan Lailatul Qadar. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang berkhidmat pada umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat Kota Angin untuk fokus pada tiga pilar utama di penghujung Ramadan ini: 1. Optimalisasi Ibadah dan Itikaf Sepuluh malam terakhir adalah waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sesuai dengan tuntunan sunnah, umat Islam dianjurkan untuk: Melaksanakan Itikaf: Menghidupkan masjid-masjid di Majalengka dengan berdiam diri seraya berzikir dan bertadarus. Menghidupkan Malam (Qiyamul Lail): Memperbanyak shalat tarawih, witir, dan tahajud terutama pada malam-malam ganjil. Melangitkan Doa Ampunan: Memperbanyak bacaan doa: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni. 2. Menyucikan Jiwa dan Harta melalui Zakat Ramadan bukan hanya soal hubungan vertikal dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama (Hablum Minannas). BAZNAS Majalengka mengingatkan bahwa minggu terakhir adalah waktu krusial untuk: Zakat Fitrah: Sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan sebagai makanan bagi fakir miskin. Zakat Maal & Sedekah: Membersihkan harta yang kita miliki agar keberkahan mengalir dalam keluarga. Melalui zakat yang dikelola secara resmi, kita memastikan kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan merata oleh seluruh mustahik di pelosok Majalengka. 3. Menjaga Istiqomah dan Refleksi Diri Jangan biarkan euforia persiapan mudik atau hari raya mengendurkan semangat ibadah. Akhir Ramadan adalah waktu untuk evaluasi (muhasabah). Apakah puasa kita telah meningkatkan pengendalian diri, ataukah hanya sekadar menahan lapar? Mari jadikan ibadah sebagai kebutuhan spiritual yang berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tahunan. Pesan Ketua BAZNAS Majalengka: "Mari kita tutup Ramadan tahun ini dengan husnul khatimah. Sucikan jiwa dengan taubat, dan bersihkan harta dengan zakat melalui amil yang resmi dan terpercaya. Semoga kita semua tergolong ke dalam hamba-hamba yang Muttaqin."
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Kemenangan di Tikungan Terakhir: Panduan Hari ke-26 Ramadhan
Menjemput Kemenangan di Tikungan Terakhir: Panduan Hari ke-26 Ramadhan
Tak terasa, langkah kita telah sampai di ambang pintu perpisahan. Memasuki hari ke-26 Ramadhan 1447 H, suasana batin biasanya bercampur aduk: ada rasa rindu yang mulai muncul karena Ramadhan akan segera berlalu, namun ada pula keriuhan persiapan menyambut Idul Fitri. Di "tikungan terakhir" ini, fokus kita sering terbelah antara kekhusyukan ibadah dan keriuhan urusan duniawi. Agar kemenangan yang kita raih menjadi sempurna, berikut adalah panduan strategis untuk menyeimbangkan aspek batiniah dan lahiriah. 1. Sisi Batiniah: Menjaga Api Ibadah Tetap Menyala Banyak orang mulai "kendur" di hari-hari terakhir karena kelelahan fisik. Padahal, justru di sinilah letak puncak perlombaannya. Memburu Lailatul Qadar di Malam Ganjil: Malam ke-27 adalah salah satu malam yang paling dinantikan. Jangan biarkan energi Anda habis untuk urusan pasar atau dapur. Alokasikan waktu khusus untuk Qiyamul Lail (salat malam) dan perbanyak doa: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni." Menuntaskan Interaksi dengan Al-Qur'an: Jika Anda memiliki target khatam, hari ke-26 adalah saatnya melakukan "akselerasi". Luangkan waktu di antara jam kerja atau setelah tarawih untuk menyelesaikan juz-juz terakhir. Menunaikan Zakat Fitrah Lebih Awal: Jangan menunggu hingga malam takbiran. Menunaikan zakat di hari ke-26 memberikan ketenangan batin bagi Anda dan membantu petugas zakat (amil) untuk mendistribusikannya secara lebih merata kepada mereka yang membutuhkan. 2. Sisi Lahiriah: Persiapan Matang Tanpa Kepanikan Persiapan lahiriah bukan berarti kemewahan, melainkan bentuk syukur dan penghormatan terhadap hari kemenangan. Manajemen Logistik dan Konsumsi: Pastikan kebutuhan pokok untuk hari raya sudah tersedia. Mencicil persiapan bahan makanan sejak hari ke-26 akan menghindarkan Anda dari kepanikan panic buying atau kemacetan luar biasa di pasar pada H-1. Kerapihan Lingkungan dan Rumah: Kebersihan adalah bagian dari iman. Mulailah menata sudut-sudut rumah agar saat silaturahmi tiba, suasana menjadi lebih nyaman dan khidmat bagi keluarga maupun tamu yang datang berkunjung. Menjaga Stamina Fisik: Seringkali kita terlalu semangat mengejar ibadah malam dan persiapan siang hingga lupa beristirahat. Jaga pola makan saat berbuka dan sahur. Fisik yang bugar adalah kunci agar Anda bisa menjalankan salat Idul Fitri dan bersilaturahmi dengan ceria. 3. Sisi Sosial: Menyambung Tali Silaturahmi Idul Fitri adalah momentum rekonsiliasi sosial. Menyiapkan Komunikasi: Di era digital, menyiapkan pesan ucapan yang tulus (bukan sekadar copy-paste) untuk kolega, atasan, dan keluarga besar sangatlah penting. Mulailah mendata siapa saja yang ingin Anda hubungi secara personal. Dokumentasi dan Syukur: Jika Anda terlibat dalam kegiatan sosial, pastikan laporan atau dokumentasi kegiatan sudah rapi. Ini adalah bentuk transparansi dan rasa syukur atas amanah yang dijalankan selama bulan suci. Kesimpulan: Menutup dengan Husnul Khatimah Ramadhan bukan tentang bagaimana kita memulainya, tapi tentang bagaimana kita mengakhirinya. Gunakan sisa hari yang sedikit ini untuk memperbanyak istigfar atas kekurangan selama sebulan penuh, sembari menyambut hari raya dengan persiapan yang tertata. Semoga di hari ke-26 ini, setiap peluh kita dalam bekerja dan setiap sujud kita dalam doa, diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah yang sempurna.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Milad dan Doa Terbaik untuk Bupati H. Eman Suherman
BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Milad dan Doa Terbaik untuk Bupati H. Eman Suherman
MAJALENGKA Segenap pimpinan dan seluruh keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Momentum milad ini menjadi ungkapan rasa syukur atas dedikasi dan sinergi yang selama ini terjalin erat antara pemerintah daerah dengan BAZNAS dalam upaya menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Doa dan Harapan untuk Pemimpin Majalengka Dalam ucapan resminya, BAZNAS Majalengka memanjatkan doa terbaik agar Allah SWT senantiasa melimpahkan berkah kepada orang nomor satu di Majalengka tersebut: "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan dalam setiap langkah pengabdian memimpin dan melayani masyarakat. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta membawa kemajuan bagi daerah dalam mewujudkan Majalengka Langkung SAE." Komitmen Mewujudkan Majalengka Langkung SAE Sebagai mitra strategis pemerintah, BAZNAS Majalengka berharap kepemimpinan Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M. terus memberikan dampak positif yang luas. Diharapkan kepemimpinan beliau terus menjadi sosok yang membawa manfaat, kebaikan, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Majalengka. Sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga zakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan visi besar pembangunan daerah yang lebih baik dan religius. Saekeun Majalengka! ? Editor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Tag: #baznasmajalengka #majalengka #ultah #emansuherman #bupatimajalengka #zakatmembangunumat
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengapa Membayar Zakat, Infaq, dan Sedekah Harus Melalui BAZNAS Majalengka?
Mengapa Membayar Zakat, Infaq, dan Sedekah Harus Melalui BAZNAS Majalengka?
Mendekati penghujung Ramadan, kewajiban membayar Zakat Fitrah menjadi fokus utama setiap Muslim. Namun, seringkali muncul pertanyaan: "Mengapa kita harus menyalurkannya melalui BAZNAS, bukan langsung kepada tetangga atau kerabat?" Khusus bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, menyalurkan ZIS melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Majalengka bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan langkah strategis untuk menebar manfaat yang lebih luas dan terukur. 1. Kepastian Sesuai Syariat dan Regulasi BAZNAS adalah lembaga resmi negara yang dibentuk berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011. Pengelolaan zakat di BAZNAS Majalengka diawasi secara ketat oleh Dewan Pengawas Syariah. Zakat Fitrah: Memastikan takaran dan niat sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Legalitas: Memberikan rasa aman kepada Muzaki (pembayar zakat) bahwa dana mereka dikelola oleh institusi yang akuntabel dan transparan. 2. Pendistribusian yang Merata dan Tepat Sasaran Jika zakat hanya diberikan kepada orang di sekitar rumah, seringkali terjadi penumpukan bantuan di satu titik, sementara warga di pelosok desa lain yang lebih membutuhkan justru terlewatkan. BAZNAS Majalengka memiliki data Mustahik (penerima zakat) yang terverifikasi di seluruh kecamatan. Dengan membayar melalui BAZNAS, Anda membantu memastikan bahwa warga di ujung terjauh Majalengka pun merasakan kebahagiaan di hari Idul Fitri. 3. Transformasi Zakat Menjadi Program Produktif Berbeda dengan pemberian langsung yang bersifat konsumtif (sekali habis), BAZNAS Majalengka mengelola sebagian dana Infaq dan Sedekah untuk program pemberdayaan, seperti: Majalengka Cerdas: Bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu. Majalengka Sehat: Layanan kesehatan dan bantuan pengobatan. Majalengka Berdaya: Modal usaha bagi UMKM lokal agar mereka bisa mandiri secara ekonomi dan kelak berubah dari Mustahik menjadi Muzaki. 4. Respon Cepat Tanggap Bencana Lokal Majalengka merupakan daerah yang memiliki titik rawan bencana, seperti longsor atau banjir. Dana yang Anda titipkan melalui BAZNAS memungkinkan lembaga ini memiliki dana siap pakai untuk memberikan bantuan darurat secara cepat saat terjadi musibah di wilayah kita sendiri. 5. Kemudahan dan Transparansi Layanan Saat ini, BAZNAS Majalengka telah beradaptasi dengan teknologi digital. Masyarakat bisa membayar melalui: Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di desa-desa dan instansi. Layanan Digital/Transfer yang memudahkan bagi warga yang sibuk namun ingin tetap istiqomah beribadah. Laporan Terbuka: Masyarakat dapat memantau penggunaan dana melalui kanal media sosial resmi dan laporan tahunan. Kesimpulan: Zakat Fitrah untuk Majalengka yang Lebih Sejahtera Zakat Fitrah adalah pensuci jiwa dan penyempurna ibadah puasa. Dengan menyalurkannya ke BAZNAS Majalengka, Anda tidak hanya menjalankan rukun Islam, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kemandirian ekonomi umat di Majalengka. Mari bersihkan harta, bahagiakan sesama. Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Majalengka.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Kepercayaan Masyarakat adalah Nafas Perjuangan Amilin
Ketua BAZNAS Majalengka: Kepercayaan Masyarakat adalah Nafas Perjuangan Amilin
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran amilin untuk memperkuat integritas dalam menjalankan tugas. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa menjaga kepercayaan masyarakat (public trust) merupakan fondasi utama bagi eksistensi BAZNAS sebagai lembaga negara non-struktural. Menjaga Marwah Lembaga H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa sebagai lembaga resmi yang diamanatkan oleh undang-undang untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS memiliki tanggung jawab moral dan administratif yang besar. "Kepercayaan masyarakat bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan harus kita jemput dengan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Saya mengajak seluruh amilin untuk menanamkan nilai-nilai ini dalam setiap tarikan nafas pengabdian kita," ujar H. Agus di Kantor BAZNAS Majalengka. Fungsi Strategis BAZNAS Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan kembali mengenai peran vital BAZNAS yang tidak hanya sekadar menghimpun dana, tetapi juga menjadi instrumen negara dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Ketua BAZNAS Majalengka meliputi: Transparansi Pelaporan: Memastikan setiap rupiah yang dititipkan muzaki tercatat dan dilaporkan secara real-time dan terbuka. Ketepatan Sasaran: Program pendayagunaan harus menyentuh delapan asnaf dengan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Edukasi Berkelanjutan: Amilin harus aktif mengedukasi masyarakat mengenai peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah agar tidak terjadi dualisme persepsi di lapangan. "Jika amilin sudah menunjukkan kinerja yang bersih dan melayani, maka masyarakat dengan sendirinya akan merasa tenang dan yakin untuk menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Majalengka," tambahnya. Komitmen Pelayanan Menutup arahannya, H. Agus berharap BAZNAS Majalengka dapat terus bertransformasi menjadi lembaga yang modern namun tetap memegang teguh kaidah-kaidah syariat Islam. Beliau meyakini bahwa dengan soliditas amilin, BAZNAS akan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majalengka.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Ketenangan di Penghujung Ramadhan: Pesan H. Agus Asri Sabana tentang Keutamaan Hari ke-25
Menjemput Ketenangan di Penghujung Ramadhan: Pesan H. Agus Asri Sabana tentang Keutamaan Hari ke-25
Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana spiritual umat Muslim semakin meningkat. Di tengah persiapan menyambut Idul Fitri, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, mengajak masyarakat untuk tetap fokus meraih keberkahan yang tersisa, khususnya pada hari ke-25 Ramadhan. Keutamaan Hari ke-25 Menurut Kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah, ditegaskan bahwa umat Islam yang menjalankan puasa hari ke-25 dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan ganjaran yang luar biasa. "Di hari ke-25 ini, Allah SWT menjanjikan anugerah yang menyentuh sisi batin terdalam manusia: Allah menghilangkan rasa takut dan kesedihan dari hati orang yang berpuasa," ungkap beliau. Beberapa keutamaan spesifik yang disebutkan dalam literatur ulama tersebut antara lain: Rezeki Surgawi: Allah memberikan makanan dan minuman sebagai balasan pahala langsung. Ketenangan Psikologis: Hilangnya kecemasan akan masa depan (takut) dan penyesalan masa lalu (sedih). Multiplikasi Pahala: Segala amal ibadah dilipatgandakan secara khusus di penghujung bulan suci. Curahan Rahmat: Mendapatkan keberkahan yang menjadi bekal setelah Ramadhan usai. Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga Lebih lanjut, H. Agus Asri Sabana menekankan bahwa puasa adalah madrasah perilaku. Mengutip pandangan para ulama, beliau mengingatkan bahwa esensi puasa bukan hanya menahan haus dan lapar sejak fajar hingga terbenam matahari. "Agar pahala puasa menjadi sempurna, seorang Muslim harus menjaga perilaku lahir dan batin. Jika hanya dilakukan secara lahiriah tanpa menjaga perilaku, kita khawatir hanya mendapatkan rasa lapar saja tanpa pahala," tegasnya. Untuk meraih kesempurnaan tersebut, beliau mengimbau masyarakat untuk: Menjaga Lisan: Menghindari ghibah (menggunjing) dan berkata sia-sia. Menata Hati: Menghindari prasangka buruk (su'udzon) terhadap sesama. Kendali Diri: Mengelola emosi, hawa nafsu, serta menjaga pandangan dari hal yang tidak baik. Aksi Nyata: Memperbanyak amal kebaikan, termasuk melalui zakat dan sedekah. Optimalisasi Zakat di Akhir Ramadhan Sebagai pimpinan BAZNAS Majalengka, beliau juga mengingatkan bahwa ketenangan hati yang dijanjikan Allah di hari ke-25 ini berkaitan erat dengan kepedulian sosial. Melalui zakat, seorang mukmin tidak hanya menyucikan hartanya, tetapi juga membantu kaum dhuafa di Majalengka agar mereka pun tidak lagi merasa takut akan kelaparan dan sedih karena kekurangan. Beliau berharap masyarakat Kabupaten Majalengka dapat memanfaatkan sisa hari di bulan suci ini dengan memperbanyak i'tikaf dan tadarus. Dengan hati yang bersih, seorang mukmin akan meraih derajat Muttaqin.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Keberkahan di Penghujung Jalan: Refleksi Ramadhan Hari ke-25
Menjemput Keberkahan di Penghujung Jalan: Refleksi Ramadhan Hari ke-25
MAJALENGKA Tak terasa, langkah kita telah sampai di hari ke-25 bulan suci Ramadhan. Suasana syahdu semakin terasa di masjid-masjid seantero Majalengka, mulai dari kaki Gunung Ciremai hingga wilayah utara. Di titik ini, ada rasa haru sekaligus semangat yang berpacu: haru karena Ramadhan akan segera berpamitan, dan semangat karena kita sedang berada di jantung sepuluh malam terakhir. Keutamaan Malam-Malam Ganjil Hari ke-25 bukan sekadar angka. Dalam tradisi Islam, malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir adalah waktu yang sangat mustajab untuk berburu Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW bersabda: "Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari). Bagi masyarakat Majalengka yang dikenal religius, momen ini biasanya diisi dengan memperbanyak i'tikaf, tadarus Al-Qur'an, dan memperpanjang sujud di malam hari. Inilah saatnya kita "tancap gas" secara spiritual, memastikan tidak ada detik yang terbuang sia-sia. Ramadhan: Madrasah Kepedulian Sosial Di hari ke-25 ini, evaluasi diri bukan hanya soal seberapa banyak rakaat salat kita, tapi seberapa besar dampak keberadaan kita bagi sesama. Ramadhan adalah madrasah (sekolah) untuk mengasah empati. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh Muzaki dan Munfiq untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan menunaikan kewajiban Zakat Fitrah, Zakat Maal, serta memperbanyak Infak dan Sedekah. Mengapa sekarang? Menyempurnakan Puasa: Zakat Fitrah berfungsi mensucikan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia. Menebar Senyum Lebaran: Agar saudara-saudara kita yang kurang mampu di pelosok Majalengka dapat ikut merasakan kegembiraan saat Idul Fitri nanti. Keberkahan Berlipat: Sedekah di akhir Ramadhan memiliki nilai kemuliaan yang sangat tinggi. Pesan untuk Masyarakat Majalengka Mari kita manfaatkan sisa hari yang sedikit ini dengan meningkatkan kualitas ibadah. Jika di awal Ramadhan masjid kita penuh sesak, maka di hari ke-25 ini, mari kita buktikan bahwa istikamah adalah kunci. Jangan biarkan kesibukan mempersiapkan hidangan atau pakaian baru mengalahkan fokus kita pada Sang Pencipta. Ingatlah, yang paling utama dari Idul Fitri bukanlah baju baru, melainkan hati yang kembali suci (fitrah). "Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Majalengka. Titipan Anda adalah amanah kami untuk membangun Majalengka yang lebih berkah dan sejahtera."
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menyelami Makna Doa Ramadhan Hari ke-25 dan ke-26
Menyelami Makna Doa Ramadhan Hari ke-25 dan ke-26
Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Muslim tiba di lintasan "sprint" spiritual. Di tengah akumulasi kelelahan fisik, doa-doa spesifik pada hari ke-25 dan ke-26 hadir sebagai instrumen vital untuk memperkuat batin, mengikuti Sunnah Nabi, serta mengamankan status Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka). 1. Doa Hari ke-25: Menanamkan Cinta kepada Kesalehan Pada hari ke-25, fokus utama kita adalah penyelarasan hati. Kita memohon agar dianugerahi kecintaan kepada para kekasih Allah (Wali) dan keteguhan dalam menjalankan Sunnah Rasulullah SAW. Transliterasi: Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn. Artinya: ”Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh-musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi.” 2. Doa Hari ke-26: Memohon Penerimaan dan Perlindungan Aib Memasuki hari ke-26, permohonan bergeser pada aspek Acceptance (penerimaan). Kita menyadari bahwa meski ibadah telah diupayakan maksimal, manusia tetaplah tempatnya khilaf. Transliterasi: Allahummaj’al sa’yii fiihi masykura, wa dzanbii fiihi maghfuura, wa ‘amalii fiihi maqbuula, wa ‘aybii fiihi mastuura, yaa Asma’as-saami’iin. Artinya: “Ya Allah, jadikanlah setiap langkah lakuku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan segala kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha Mendengar.” Analisis Spiritual: Melawan "Ramadhan Slump" Mendekati Idul Fitri, sering terjadi fenomena Ramadhan Slump, di mana motivasi ibadah menurun karena kesibukan duniawi yang meningkat (persiapan mudik, belanja, dll). Doa hari ke-25 dan 26 berfungsi sebagai Anchor Reward (jangkar motivasi). Secara psikologis, saat tubuh lelah, otak membutuhkan kepastian akan "penerimaan" (maqbulan) dan "perlindungan reputasi" (mastuura). Mengetahui bahwa Allah akan menutupi aib kita memberikan ketenangan mental yang luar biasa untuk terus beribadah meski merasa tidak sempurna. Tabel Panduan Audit Spiritual (Ramadhan 1447 H / Maret 2026) Dimensi Ibadah Hari ke-25 Ramadhan Hari ke-26 Ramadhan Fokus Utama Affection (Kecintaan) Acceptance (Penerimaan) Target Karakter Cinta Wali & Sunnah Nabi Syukur atas Usaha & Ampunan Proteksi Batin Menjauhi musuh kebenaran Menutup aib & kejelekan Estimasi Waktu Minggu, 15 Maret 2026 Senin, 16 Maret 2026 Status Malam Ganjil (Potensi Lailatul Qadar) Genap (Fase Iktikaf) Kesimpulan: Investasi Jangka Panjang Menghidupkan doa-doa ini bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi keselamatan akhirat. Keberhasilan spiritual seseorang ditentukan oleh keberaniannya melawan "ego fisik" pada malam-malam transisi menuju kemenangan. Jadikanlah setiap lelah dalam sujud dan iktikaf sebagai sa’yi masykura—usaha yang disyukuri oleh Allah. Kekuatan doa ini terletak pada keyakinan bahwa Allah adalah Asma’as-saami’iin, Dzat yang paling mendengar rintihan hamba-Nya di keheningan malam.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Gerakan Sosial di Desa Banjaran, Ketua BAZNAS Majalengka Terbitkan SK UPZ untuk Paguyuban Welas Asih
Perkuat Gerakan Sosial di Desa Banjaran, Ketua BAZNAS Majalengka Terbitkan SK UPZ untuk Paguyuban Welas Asih
MAJALENGKA – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Paguyuban Welas Asih. Apresiasi ini disampaikan dalam acara bakti sosial dan pemberian santunan rutin tahunan yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Blok Sukawangi, Desa Banjaran, Sabtu (14/3/2026) sore. Kegiatan yang telah berjalan selama 29 tahun secara berturut-turut ini menyasar anak yatim piatu, kaum jompo, janda, imam masjid, guru ngaji, hingga guru madrasah di wilayah Blok Sukawangi. Konsistensi selama hampir tiga dekade ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen kuat masyarakat dalam menjaga ukhuwah dan kepedulian sosial. Penguatan Legalitas melalui SK UPZ Sebagai bentuk dukungan konkret dan untuk memperkuat legalitas gerakan sosial tersebut, Ketua BAZNAS Majalengka secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi Paguyuban Welas Asih. "Apa yang telah dilakukan oleh Paguyuban Welas Asih selama 29 tahun sejak dirintis oleh para pendahulu adalah hal yang luar biasa. Semangat istiqomah ini harus senantiasa dijaga dan dilestarikan. BAZNAS sangat mengapresiasi dan siap mensupport kegiatan-kegiatan positif semacam ini melalui penguatan regulasi zakat," ujar H. Agus Asri Sabana dalam sambutannya. Dukungan Pemerintah Setempat Kehadiran pimpinan BAZNAS dalam acara ini turut didampingi oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., Kepala Desa Banjaran, serta Kepala Dusun setempat. Dalam kesempatan tersebut, Camat Banjaran Abdul Hanan, S.Sos., M.M., yang juga merupakan putra daerah setempat, menyatakan dukungan penuhnya. Beliau berharap tradisi kebaikan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan ini terus dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan dan kesalehan sosial masyarakat di Desa Banjaran. Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini berlangsung khidmat. Kehadiran para tokoh penting tersebut memberikan motivasi baru bagi pengurus paguyuban untuk terus mengabdi dan memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jalin Silaturahmi di Bulan Mulia, Ketua BAZNAS Majalengka Ajak Relawan SaeBer Konsisten Tebarkan "KaSAEan"
Jalin Silaturahmi di Bulan Mulia, Ketua BAZNAS Majalengka Ajak Relawan SaeBer Konsisten Tebarkan "KaSAEan"
MAJALENGKA Momentum Ramadan menjadi ajang mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen kemanusiaan. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri rangkaian kegiatan sosial yang puncaknya dilaksanakan di Halaman Masjid At-Taqwa, Blok Sukawangi, Desa Banjaran. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian santunan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Paguyuban Welas Asih, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi kolaborasi Berbagi 1000 Takjil. Aksi ini melibatkan sinergi antara BAZNAS Majalengka, Relawan SaeBer Satu Majalengka, dan Paguyuban Welas Asih. Hangatnya Diskusi Pemberdayaan Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Magrib berjamaah, suasana kekeluargaan semakin terasa dalam diskusi santai antara Ketua BAZNAS, para relawan, dan pengurus paguyuban. Topik utama yang dibahas adalah strategi pemberdayaan sosial kemasyarakatan agar manfaat yang diberikan kepada warga Desa Banjaran dan sekitarnya dapat lebih berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana memberikan apresiasi tinggi kepada Paguyuban Welas Asih yang telah konsisten mengabdi selama 29 tahun. Beliau juga memberikan pesan khusus kepada para relawan SaeBer Satu untuk terus menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Komentar Ketua BAZNAS Majalengka "Langkah-langkah kebaikan yang selama ini dilakukan oleh para relawan SaeBer harus terus dipupuk dan dijaga. Kegiatan berbagi 1000 takjil hari ini adalah potret nyata bagaimana kolaborasi bisa melahirkan kemanfaatan besar. Saya mengajak seluruh rekan-rekan relawan untuk tetap konsisten menebarkan kaSAEan (kebaikan) kapan pun dan di mana pun, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya." — H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb Tag: #BAZNASMajalengka #RelawanSaeBer #PaguyubanWelasAsih #KaSAEan #MajalengkaReligius #BerbagiTakjil #PemberdayaanSosial #ZakatMensejahterakan #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
29 Tahun Dedikasi Kemanusiaan, Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Eksistensi LKS Paguyuban Welas Asih Desa Banjaran
29 Tahun Dedikasi Kemanusiaan, Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Eksistensi LKS Paguyuban Welas Asih Desa Banjaran
MAJALENGKA, BANJARAN – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri langsung kegiatan bakti sosial dan pemberian santunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Paguyuban Welas Asih di Blok Sukawangi, Desa Banjaran, hari ini. Kegiatan santunan ini menyasar 46 orang penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim piatu, jompo, janda, imam masjid, guru ngaji, hingga guru madrasah di wilayah setempat. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini juga didampingi oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., Kepala Desa Banjaran, serta Kepala Dusun setempat. Apresiasi Atas Istiqomah 29 Tahun Berbagi Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan kekagumannya atas konsistensi LKS Paguyuban Welas Asih yang telah bergerak di bidang sosial selama hampir tiga dekade. "Apa yang telah dilakukan oleh Paguyuban Welas Asih dengan melaksanakan kegiatan sosial selama 29 tahun sejak dirintis oleh para pendahulu adalah hal yang luar biasa. Semangat ini harus senantiasa dijaga dan dilestarikan. BAZNAS sangat mengapresiasi dan siap mensuport kegiatan-kegiatan positif semacam ini," ujar H. Agus Asri Sabana di hadapan para undangan. Senada dengan hal tersebut, Camat Banjaran Abdul Hanan, S.Sos., M.M., yang juga memperkenalkan diri sebagai putra daerah, turut memberikan dukungan penuh agar tradisi kebaikan rutin tahunan ini terus dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat. Penyerahan Simbolis dan Doa Bersama Setelah rangkaian sambutan, acara ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Sebagai bentuk kepedulian nyata, H. Agus Asri Sabana menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada 4 orang anak yatim piatu. Sementara itu, penyerahan bantuan kepada puluhan penerima manfaat lainnya dilakukan langsung oleh panitia pelaksana dari pihak paguyuban. Acara formal diakhiri dengan sesi foto bersama antara tamu undangan, pengurus paguyuban, dan para penerima manfaat dalam suasana yang penuh kehangatan. Sinergi Strategis Bersama Relawan Saeber Satu Majalengka Di luar area masjid, suasana tak kalah semarak dengan hadirnya Relawan Saeber Satu Majalengka. Sepanjang Ramadan tahun ini, Saeber Satu dikenal sangat konsisten dalam aksi berbagi takjil di setiap agenda Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka. Berkolaborasi erat dengan BAZNAS Majalengka, tim relawan Saeber Satu hadir untuk mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan sosial. Di Desa Banjaran, mereka membagikan paket takjil dan susu kepada masyarakat yang hadir menjelang waktu berbuka puasa. Rangkaian kegiatan ditutup dengan ibadah shalat Magrib berjamaah dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Dalam momen tersebut, Ketua BAZNAS, pengurus paguyuban, serta tim relawan Saeber Satu Majalengka larut dalam diskusi santai untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas sinergi kemanusiaan ke depan.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Update Terkini: Zakat Fitrah di BAZNAS Majalengka Tembus Rp 1,6 Miliar per 14 Maret 2026
Update Terkini: Zakat Fitrah di BAZNAS Majalengka Tembus Rp 1,6 Miliar per 14 Maret 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka merilis data terbaru mengenai perolehan Zakat Fitrah tahun 1447 Hijriah. Hingga Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 11.50 WIB, kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan kewajibannya melalui lembaga resmi terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dihimpun dari pusat tabulasi BAZNAS Majalengka, total dana Zakat Fitrah yang telah terkumpul mencapai Rp 1.641.811.745. Rincian Perolehan Dana Angka yang mencapai miliaran rupiah ini berasal dari dua kanal utama penyetoran yang disediakan oleh BAZNAS: Penyetoran Langsung (Cash): Rp 1.094.809.120 Dana ini dihimpun dari setoran langsung ke kantor BAZNAS oleh berbagai pihak, mulai dari institusi pemerintah, dinas/instansi vertikal, lembaga pendidikan (sekolah), hingga masyarakat perorangan. Transfer Bank (Digital): Rp 547.002.625 Sebanyak lebih dari setengah miliar rupiah masuk melalui skema transfer bank, menunjukkan bahwa masyarakat Majalengka semakin adaptif terhadap kemudahan transaksi digital. Bukti Meningkatnya Kepercayaan Publik Capaian ini bukan sekadar deretan angka. Tingginya partisipasi masyarakat dan berbagai instansi menjadi bukti nyata semakin kuatnya tingkat kepercayaan (trust) terhadap BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang kredibel, BAZNAS dinilai berhasil menjalankan perannya dalam mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel. "Alhamdulillah, antusiasme masyarakat pada tahun 2026 ini sangat luar biasa. Kami berkomitmen untuk menyalurkan dana yang terkumpul ini kepada para mustahik (penerima zakat) secara tepat sasaran agar dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Kabupaten Majalengka," ujar Kadiv Pengumpulan Uju Juhara , S.Pd. Informasi Tambahan: Bagi masyarakat yang belum menunaikan Zakat Fitrah, BAZNAS Kabupaten Majalengka masih membuka layanan penerimaan baik di kantor pusat maupun melalui kanal digital resmi hingga menjelang pelaksanaan Idul Fitri.#ZAKATFITRAH #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sempurnakan Kemenangan, BAZNAS Majalengka Tetap Siaga Layani Zakat Hingga Malam Idulfitri
Sempurnakan Kemenangan, BAZNAS Majalengka Tetap Siaga Layani Zakat Hingga Malam Idulfitri
MAJALENGKA Menjelang penghujung bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya dalam melayani umat. Tidak ada kata libur bagi para pejuang zakat; BAZNAS Majalengka dipastikan tetap membuka layanan pembayaran zakat meski di tanggal merah, bahkan siaga hingga malam takbiran. Langkah ini diambil mengingat pentingnya kedudukan Zakat Fitrah bagi umat Muslim. Bukan sekadar kewajiban tahunan, Zakat Fitrah merupakan penyempurna ibadah puasa sekaligus bentuk kepedulian sosial nyata untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita. Kemudahan Layanan di Ujung Jari dan Pintu Rumah Guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para muzaki (pembayar zakat), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran yang transparan dan sesuai syariat: 1. Layanan Tatap Muka (Offline) Bagi warga yang ingin melakukan akad zakat secara langsung dengan petugas amil, Kantor Layanan BAZNAS Kabupaten Majalengka tetap beroperasi secara optimal. Masyarakat dapat datang langsung untuk berkonsultasi maupun menunaikan kewajiban zakatnya. 2. Layanan Digital & Transfer Perbankan Untuk mengakomodasi masyarakat dengan mobilitas tinggi, BAZNAS Majalengka menyediakan layanan transfer melalui rekening resmi. Pembayaran juga dapat dilakukan dengan praktis melalui pemindaian QRIS. Berikut adalah daftar rekening resmi atas nama BAZNAS Kab. Majalengka: BJB Syariah: 5190251578128 (Kode: 425) BRI: 004601002688563 (Kode: 002) BJB: 0132053634100 (Kode: 110) BSI: 7313997272 (Kode: 451) 3. Layanan Jemput Zakat Khusus bagi warga yang terkendala jarak, waktu, atau kesehatan, BAZNAS Majalengka menyediakan Layanan Jemput Zakat. Amil profesional akan mendatangi lokasi Anda untuk melakukan proses akad, memimpin doa bersama, serta menyerahkan kuitansi resmi sebagai bukti setor zakat yang sah. Kontak Layanan Jemput Zakat: Ust. Wawang: 0853-2488-8813 (WhatsApp) Mari Berbagi Kebahagiaan Dengan tetap dibukanya layanan ini hingga malam Idulfitri, diharapkan tidak ada warga Majalengka yang terlewat dalam menunaikan kewajibannya. Zakat yang Anda salurkan akan segera didistribusikan kepada para mustahik (penerima zakat) di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka agar mereka dapat menyambut lebaran dengan senyuman. Mari manfaatkan sisa hari di bulan suci ini untuk membersihkan harta dan menyucikan jiwa. Bersama BAZNAS Majalengka, zakat Anda dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Layanan Responsif BAZNAS Majalengka: Mudahkan Umat Tuntaskan Zakat Fitrah Sebelum Idulfitri
Layanan Responsif BAZNAS Majalengka: Mudahkan Umat Tuntaskan Zakat Fitrah Sebelum Idulfitri
MAJALENGKA Menjelang penghujung bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengimbau seluruh umat Muslim di wilayah Kabupaten Majalengka untuk segera menunaikan kewajiban Zakat Fitrah. Zakat Fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan, melainkan penyempurna ibadah puasa sekaligus bentuk kepedulian sosial untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita. Kemudahan Layanan Pembayaran Guna memberikan kemudahan bagi para muzaki (pembayar zakat), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran yang aman, transparan, dan sesuai syariat: 1. Layanan Langsung (Offline) Masyarakat dapat mengunjungi langsung Kantor Layanan BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk melakukan akad zakat secara tatap muka dengan petugas amil. 2. Layanan Digital & Transfer Perbankan Bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi, pembayaran dapat dilakukan melalui pemindaian QRIS atau transfer ke rekening resmi atas nama BAZNAS Kab. Majalengka: Bank Nomor Rekening Kode Bank BJB Syariah 5190251578128 425 BRI 004601002688563 002 BJB 0132053634100 110 BSI 7313997272 451 3. Layanan Jemput Zakat Khusus bagi warga yang terkendala waktu atau jarak, BAZNAS Majalengka menyediakan Layanan Jemput Zakat. Amil profesional kami akan mendatangi lokasi Anda untuk proses akad, pemberian doa, serta penyerahan kuitansi resmi sebagai bukti setor zakat. Kontak Layanan Jemput Zakat: Ust. Wawang: 0853-2488-8813 (WhatsApp) Menuju Ramadan yang Tuntas Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap masyarakat tidak menunda pembayaran zakat hingga saat-saat terakhir (malam takbiran) agar pendistribusian kepada para Mustahik (penerima zakat) dapat dilakukan secara lebih optimal dan tepat sasaran sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Mari tuntaskan kewajiban kita dan raih keberkahan Ramadan yang paripurna. Dengan berzakat melalui BAZNAS, Anda turut berkontribusi dalam menyejahterakan umat di Kabupaten Majalengka. #BaznasMajalengka #ZakatFitrah #RamadhanBerkah #MajalengkaReligius #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Sambut Hari Kemenangan: BAZNAS Majalengka dan BRI Siapkan 56 Spanduk Idul Fitri 1447 H
Sinergi Sambut Hari Kemenangan: BAZNAS Majalengka dan BRI Siapkan 56 Spanduk Idul Fitri 1447 H
MAJALENGKA Menjelang tibanya hari raya Idul Fitri 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis. Kali ini, BAZNAS Majalengka berkolaborasi dengan Bank BRI Cabang Majalengka untuk menyemarakkan suasana syawal melalui pengadaan dan pemasangan spanduk ucapan selamat di seluruh penjuru kabupaten. Sebanyak 56 buah spanduk ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H telah disiapkan untuk menghiasi titik-titik layanan publik di tingkat kecamatan. Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kemitraan antara lembaga pengelola zakat dan perbankan dalam menyapa masyarakat sekaligus menyebarkan syiar Islam. Distribusi dan Penempatan Spanduk Untuk memastikan pesan silaturahmi tersampaikan dengan baik hingga ke pelosok desa, pemasangan spanduk ini dibagi ke dalam beberapa titik krusial, yaitu: 26 Kantor Kecamatan: Spanduk dipasang di setiap kantor kecamatan se-Kabupaten Majalengka sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat di wilayah administratif tersebut. 26 Kantor UPZ Kecamatan: Spanduk juga menghiasi setiap Kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan. Uniknya, setiap spanduk mencantumkan nama UPZ kecamatan masing-masing guna memperkuat identitas dan kedekatan dengan muzaki setempat. 4 Lokasi Strategis: Sisanya dipasang di titik-titik jalur utama atau pusat keramaian yang menjadi pusat mobilisasi masyarakat Majalengka. Cermin Kedekatan Layanan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa pemasangan spanduk ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan upaya untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat. "Dengan adanya spanduk di setiap kantor UPZ yang mencantumkan nama kecamatan masing-masing, kami ingin masyarakat merasa bahwa BAZNAS dan UPZ selalu siap melayani dan mendampingi mereka, terutama dalam menyambut Idul Fitri yang penuh berkah ini," ujarnya. Sinergi dengan Bank BRI Cabang Majalengka ini juga diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi lainnya di masa mendatang. Melalui momentum Idul Fitri 1447 H ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Bank BRI mengucapkan: "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin."#idulfitri1447h #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Ampunan di Malam Seribu Bulan: Panduan Lailatul Qadr ala Rasulullah SAW
Menjemput Ampunan di Malam Seribu Bulan: Panduan Lailatul Qadr ala Rasulullah SAW
MAJALENGKA Memasuki fase sepuluh malam terakhir di bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Kabupaten Majalengka, kini tengah berada di ambang pintu kemuliaan yang luar biasa. Di antara malam-malam ini, tersembunyi satu permata yang lebih baik dari seribu bulan: Lailatul Qadr. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh muzzaki dan mustahik untuk memaksimalkan ibadah, bukan hanya melalui zakat dan sedekah, tetapi juga dengan menghidupkan malam-malam ganjil sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Kapan Lailatul Qadr Terjadi? Rasulullah SAW memberikan isyarat jelas bahwa malam penuh keberkahan ini berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah RA: ???? ????????? ????? ??????? ??????? ?????: ?????????? ???????? ????????? ??? ????????? ???? ????????? ??????????? ??? ????? “Carilah malam Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Petunjuk serupa juga ditegaskan oleh Ibnu Abbas RA melalui riwayat Imam Bukhari, yang menyarankan kita untuk fokus pada malam ke-25, 27, atau 29 Ramadan (saat tersisa lima, tujuh, atau sembilan malam). Doa Utama: Memohon Maaf di Malam Mulia Menariknya, para sahabat tidak hanya bertanya tentang kapan malam itu datang, tetapi juga apa yang harus dibaca. Ibunda ‘Aisyah RA pernah bertanya kepada Nabi SAW mengenai doa terbaik jika bertemu Lailatul Qadr. Beliau menjawab dengan doa yang singkat namun sangat mendalam: ??????????? ??????? ??????? ??????? ??????? ????????? ??????? ?????? (Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa‘fu ‘anni) Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia. Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi). Mengapa Meminta Maaf? Meski Lailatul Qadr adalah waktu mustajab untuk meminta apa saja, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk memprioritaskan ampunan. Hal ini menunjukkan bahwa ampunan Allah SWT adalah anugerah terbesar. Jika Allah telah memaafkan hamba-Nya, maka keberkahan dunia dan akhirat akan mengikutinya secara otomatis. Keutamaan yang Tak Tertandingi Mengapa kita harus bersungguh-sungguh? Al-Qur’an dalam Surah Al-Qadr ayat 3 menegaskan: “Lailatul Qadr itu lebih baik daripada seribu bulan.” Para ulama menjelaskan bahwa satu malam ibadah di waktu tersebut setara dengan beribadah selama lebih dari 83 tahun. Inilah alasan mengapa Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh, bahkan mengencangkan ikat pinggang dan beri’tikaf di masjid selama sepuluh hari terakhir. Optimalkan Ibadah dan Kepedulian Sosial BAZNAS Kabupaten Majalengka mengingatkan bahwa kesempurnaan ibadah di malam Lailatul Qadr juga dapat diraih dengan menyempurnakan kewajiban sosial. Selain salat malam, tadarus, dan i’tikaf, memperbanyak sedekah dan menunaikan Zakat Fitrah di penghujung Ramadan adalah bentuk nyata dari rasa syukur kita atas nikmat Islam. Mari kita manfaatkan sisa Ramadan ini untuk meraih derajat takwa setinggi-tingginya. Semoga masyarakat Majalengka termasuk golongan orang-orang yang dipertemukan dengan Lailatul Qadr dan mendapatkan ampunan-Nya. Layanan Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Majalengka: Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka atau salurkan donasi Anda melalui kanal resmi kami untuk membantu sesama di bulan yang penuh berkah ini. BAZNAS Majalengka: Amanah, Profesional, Transparan.
BERITA14/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →