WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Lakukan Pembinaan Kampung Zakat Bariklana Kadipaten
Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Lakukan Pembinaan Kampung Zakat Bariklana Kadipaten
MAJALENGKA, 25 MEI 2026 Dalam upaya mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis pemberdayaan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan agenda pembinaan intensif terhadap pengelola Kampung Zakat Bariklana di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, pada Senin (25/5). Hadir memimpin jalannya pembinaan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., dengan didampingi Kepala Divisi (Kadiv) Bidang Pengumpulan, Uju Juhara. Kedatangan jajaran pimpinan BAZNAS Majalengka ini disambut dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan oleh Ketua Pengelola Kampung Zakat Bariklana, Drs. H. Dedi Kusnadi, M.M.Pd., beserta segenap pengurus lokal. Wakil Ketua I BAZNAS Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa program Kampung Zakat diinisiasi sebagai model pengelolaan zakat yang produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan (sustainable). Keberadaan program monumental ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan sosial, melainkan mampu memberikan dampak konkret dalam mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan mustahik (penerima zakat) di wilayah setempat. "Konsep Kampung Zakat ini sengaja dibangun agar layanan dan syiar pengelolaan zakat dapat hadir langsung di tengah-tengah umat. Kita ingin menggeser paradigma bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif sementara, melainkan bertransformasi menjadi sarana pendorong kemandirian ekonomi warga melalui skema pemberdayaan yang terukur," ujar H. Muhamad Ridwan dalam sambutannya. Beliau menambahkan, esensi utama dari gerakan ini adalah bagaimana dana umat yang dikelola secara amanah dapat memutus rantai kemiskinan. "Ini bukan sekadar penyaluran bantuan sosial yang selesai hari ini, tapi bagaimana zakat bisa dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga mereka mampu mandiri secara ekonomi," imbuhnya. Menutup arahannya, Muhamad Ridwan mengingatkan bahwa keberhasilan program dakwah ekonomi ini mustahil terwujud tanpa adanya komitmen kebersamaan (jama'ah). Sinergi yang kokoh antara pengelola Kampung Zakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, hingga para donatur dan muzakki (pembayar zakat) menjadi pilar utama agar kemaslahatan program ini dapat terjaga dalam jangka panjang. Melalui program pembinaan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mengawal akuntabilitas dan efektivitas Kampung Zakat Bariklana, sebagai ikhtiar mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai rida Allah SWT. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KampungZakat #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #PiramidaZakat #EkonomiSyariah #KadipatenBisa
BERITA25/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujud Kepedulian Umat, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Pembangunan Mushola Attarbiyah SMPN 1 Bantarujeg
Wujud Kepedulian Umat, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Pembangunan Mushola Attarbiyah SMPN 1 Bantarujeg
MAJALENGKA, 25 Mei 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung syiar Islam dan peningkatan sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Bertepatan dengan momentum penuh berkah pada Senin (25/05), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk kelanjutan pembangunan Mushola Attarbiyah yang berlokasi di lingkungan SMPN 1 Bantarujeg. Bantuan dana stimulan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., pada pukul 12.30 WIB langsung di area Mushola SMPN 1 Bantarujeg. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut hangat dan diterima oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Bantarujeg, Iim Abdurohim, S.Pd., beserta jajaran komite dan dewan guru. Sesaat sebelum prosesi penyerahan bantuan dilakukan, bertempat di Ruang Kepala Sekolah SMPN 1 Bantarujeg, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada pihak sekolah. Beliau mengharapkan agar manajemen sekolah dapat lebih aktif dan masif lagi dalam menggerakkan program SIGAP (Sedekah Infaq, Generasi Anak Peduli). H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa dana yang terhimpun melalui program SIGAP ini esensinya akan dikembalikan lagi untuk memenuhi berbagai kebutuhan penunjang pendidikan di sekolah itu sendiri. Salah satu contoh nyatanya adalah pemenuhan serta pembangunan sarana prasarana keagamaan demi kenyamanan beribadah para siswa. "Alhamdulillah, melalui program BAZNAS Peduli, hari ini kami dapat bersilaturahmi. Kami sangat mengharapkan peran aktif pihak sekolah untuk terus menggerakkan program SIGAP (Sedekah Infaq, Generasi Anak Peduli). Perlu dipahami bersama bahwa dana yang dihimpun dari SIGAP ini asasnya dari sekolah dan akan kembali ke sekolah untuk kemaslahatan bersama, salah satunya seperti pembangunan Mushola Attarbiyah ini. Semoga dengan mushola yang representatif, kita dapat membentuk karakter generasi muda Islam yang berakhlakul karimah," ujar H. Agus Asri Sabana. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bantarujeg, Iim Abdurohim, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian, bantuan, serta arahan bernilai yang diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka. Pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan program SIGAP demi menanamkan karakter peduli sejak dini sekaligus menyokong fasilitas sekolah. "Kami atas nama keluarga besar SMPN 1 Bantarujeg mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Motivasi mengenai optimalisasi program SIGAP ini menjadi lecutan semangat bagi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kelancaran pembangunan fasilitas ibadah sebagai sarana utama pembinaan mental spiritual siswa-siswi kami," tutur Iim Abdurohim. Dengan adanya sinergi yang kuat melalui program edukasi zakat, infak, dan sedekah di sekolah, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat senantiasa memberikan kemaslahatan yang luas, berkelanjutan, serta mendukung terciptanya masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaqGenerasiAnakPeduli #NikmatBerzakat #BAZNAMPeduli #InfoMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #Bantarujeg
BERITA25/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Amanah dan Akuntabel: BAZNAS Majalengka Terima Setoran Uang DAM Jemaah Haji Senilai Puluhan Ribu Riyal di Tanah Suci
Amanah dan Akuntabel: BAZNAS Majalengka Terima Setoran Uang DAM Jemaah Haji Senilai Puluhan Ribu Riyal di Tanah Suci
MAKKAH AL-MUKARRAMAH Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menerima penyerahan dana DAM (denda haji) dari Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kloter Jemaah Haji Kabupaten Majalengka sebesar 68.400 SAR (Arab Saudi Riyal) dan Rp3.150.000,00. Prosesi penyerahan dana yang bersumber dari para jemaah haji asal Majalengka ini dilangsungkan langsung di Tanah Suci, Arab Saudi, pada Ahad, 24 Mei 2026 pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Dana tersebut diserahkan oleh Ibu Evi perwakilan Pendamping Haji Kloter KJT.06 Majalengka kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Ibu Neyla, selaku Pimpinan BAZNAS RI yang tengah bertugas dalam pengawasan ibadah haji di Arab Saudi. Penyaluran Sesuai Syariat dan Regulasi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses penyerahan dana DAM ini. Dana yang terkumpul tersebut nantinya akan dikelola secara profesional, amanah, dan transparan sesuai dengan ketentuan syariat Islam serta regulasi perundang-undangan yang berlaku. "Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah. Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada para pendamping haji dan seluruh jemaah kloter Majalengka atas kepercayaannya. Insya Allah, amanah dana DAM ini akan ditasarufkan secara tepat sasaran demi kemaslahatan umat, khususnya dalam program-program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka," ujarnya. Sinergi BAZNAS RI dan Daerah di Tanah Suci Kehadiran Ibu Neyla (Pimpinan BAZNAS RI) di Arab Saudi menjadi jembatan krusial dalam memastikan tata kelola dana sosial keagamaan jemaah haji Indonesia berjalan dengan clean governance. Sinergi antara TPHD Kloter Majalengka, BAZNAS RI, dan BAZNAS Kabupaten Majalengka ini diharapkan dapat menjadi role model pengelolaan dana DAM yang akuntabel. Dengan terlaksananya penyerahan ini, jemaah haji Kabupaten Majalengka tidak hanya menunaikan kewajiban ibadahnya dengan sempurna (mabrur), namun juga turut berkontribusi nyata dalam menebar maslahat bagi mustahik di kampung halaman tercinta. Pewarta: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Editor: Bagian Media & Komunikasi Publik BAZNAS #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #InfoHaji2026 #NikmatBerzakat #DanaDamHaji #HajiMabrur #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA25/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman Dorong Akselerasi Sosio-Ekonomi Lewat Penguatan Ekosistem Zakat di BDF V
Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman Dorong Akselerasi Sosio-Ekonomi Lewat Penguatan Ekosistem Zakat di BDF V
MAJALENGKA Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kiprah dan kontribusi nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pengelolaan dana umat. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dinilai menjadi pilar krusial dalam mempercepat transformasi sosial dan kebangkitan ekonomi masyarakat, khususnya melalui program inovatif yang menyasar dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Eman Suherman dalam sambutan hangatnya pada pembukaan acara berskala nasional, BAZNAS Development Forum (BDF) V, yang mengusung tema “Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat”. Acara khidmat ini dipusatkan di Gedung Yudha Abdi Negara, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (23/05/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS dari seluruh Indonesia baik secara luring maupun daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV dan Zoom Meeting. Menghadirkan Solusi Umat Tanpa Masalah Mengawali sambutannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan sebuah kelakar yang menyejukkan sekaligus merefleksikan realitas dedikasi BAZNAS di tengah masyarakat. "Jika Pegadaian memiliki slogan 'Mengatasi Masalah Tanpa Masalah', maka BAZNAS ini rasanya 'Menyelesaikan Semua Masalah Tanpa Masalah'," seloroh Bupati yang disambut tawa hangat dan senyum ramah dari para hadirin. Beliau menambahkan bahwa dalam kenyataannya, BAZNAS Kabupaten Majalengka saat ini tumbuh menjadi lembaga yang sangat responsif, andal, dan senantiasa hadir dalam hampir segala urusan kedaruratan umat, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi syariah. Komitmen Regulasi dan Penguatan Dana ZIS-DSKL Sebagai wujud komitmen nyata mendukung gerakan zakat, Pemerintah Kabupaten Majalengka di bawah kepemimpinan Bupati Eman Suherman telah menerbitkan regulasi strategis berupa Peraturan Bupati (Perbup) No. 92 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Regulasi ini diproyeksikan menjadi payung hukum yang kokoh guna mendorong optimalisasi pengumpulan dan pendayagunaan dana umat di wilayah Majalengka. "Semoga dengan berbagai instrumen penguatan regulasi yang kami berikan, BAZNAS Kabupaten Majalengka memiliki ruang gerak yang semakin luas dan kokoh untuk menjalankan amanah mulia ini secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak maslahat yang konkret bagi kemandirian umat," tutur Bupati Eman Suherman. Sinergi Program "SIGAP" dan "Gema Insan" Salah satu poin penting yang mendapatkan sorotan dan apresiasi tinggi dari Bupati adalah lahirnya program inovatif SIGAP (Sedekah, Infaq Generasi Anak Peduli) di sekolah-sekolah yang digagas oleh BAZNAS Majalengka. Program ini dinilai beriringan dan selaras dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Majalengka, yaitu Gema Insan (Gerakan Majalengka Infaq Sedekah Bersama). Kolaborasi program ini menekankan pada beberapa pilar utama: Penumbuhan Karakter Berbagi: Menumbuhkan budaya berinfak dan bersedekah tanpa paksaan sejak dini di kalangan pelajar, pendidik, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyaluran Cepat dan Tepat: Dana kemanusiaan yang terhimpun disalurkan secara langsung pada hari yang sama kepada kaum duafa, anak yatim piatu, dan lansia yang membutuhkan. Capaian Luar Biasa: Sejak awal peluncurannya, sinergi ini telah berhasil menggalang dana umat hingga mencapai Rp1,5 miliar yang bersumber dari 15 desa pelopor. Dalam kesempatan mulia tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa takzim yang mendalam kepada pimpinan BAZNAS RI #BAZNASIndonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan BDF V. Ikhtiar Menuju Kemandirian dan Keberlanjutan Ekonomi Umat Menutup sambutannya, Bupati Eman Suherman berharap agar segala bentuk best practice atau praktik-praktik pengelolaan zakat terbaik yang telah dirintis oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat terus dipertahankan, dirawat, dan dikembangkan secara berkelanjutan. "Sinergi yang harmonis ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membumikan zakat sebagai instrumen utama transformasi sosial dan kebangkitan ekonomi umat. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa meridai, memberkahi, dan menuntun setiap langkah perjuangan kita dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera dan mulia," pungkas beliau dengan takzim. Nashrun Minallahi Wa Fathun Qarib. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASIndonesia #BAZNASRI #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #GerakanCintaZakat #SinergiUmat #EkonomiSyariah #GemaInsan #ZakatAmanah
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BDF V: Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Komitmen Bupati dan Inovasi SIGAP BAZNAS Majalengka
BDF V: Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Komitmen Bupati dan Inovasi SIGAP BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA (23/05/2026) – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, Hj. Saidah Sakwan, M.A., memberikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas komitmen luar biasa dan dukungan berkesinambungan dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung dalam forum bergengsi BAZNAS Development Forum (BDF) V yang mengusung tema “Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat”. Acara khidmat ini diselenggarakan di Gedung Yudha Abdi Negara, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (23/05/2026). Sinergi Pemerintah Daerah dan Optimalisasi Dana Umat Dalam sambutannya, Hj. Saidah Sakwan menegaskan bahwa dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah, khususnya Bupati Majalengka, merupakan pilar krusial dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). "Berbagai penguatan yang diberikan kepada BAZNAS Majalengka telah membuka ruang yang lebih luas bagi lembaga untuk menjalankan amanah pengelolaan dana umat secara profesional, produktif, dan berdampak nyata bagi kemaslahatan masyarakat," ujar beliau di hadapan para peserta forum. Inovasi SIGAP: Pelopor "Manasik Zakat" Sejak Usia Dini Selain menyoroti sinergi regulasi, Pimpinan BAZNAS RI juga secara khusus memuji inovasi program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yaitu SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Program ini dinilai sebagai langkah mujahid yang strategis dalam membangun kesadaran berzakat sejak dini. Hj. Saidah Sakwan mengonseptualisasikan SIGAP sebagai bentuk nyata dari "manasik zakat"—sebuah proses edukasi dan pembiasaan rukun Islam bagi generasi muda. Edukasi Komprehensif: Jika selama ini umat Islam sangat familiar dengan manasik haji, maka konsep manasik zakat dinilai tidak kalah penting untuk menanamkan jiwa kedermawanan (karam) sejak masa kanak-kanak. Pembentukan Karakter Islami: Melalui SIGAP, anak-anak diajarkan menyisihkan sebagian rezeki untuk sesama, yang secara tidak langsung memupuk nilai solidaritas (takaful), ukhuwah islamiyah, empati, serta tanggung jawab sosial. “Menanamkan semangat berbagi sejak usia dini merupakan investasi karakter yang sangat penting. Dari sinilah lahir budaya kedermawanan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama yang akan menjadi fondasi kuat bagi penguatan ekosistem zakat di masa depan,” ungkap Hj. Saidah Sakwan. Menuju Ekosistem Zakat yang Berkelanjutan Menutup arahannya, BAZNAS RI berharap agar best practice atau praktik-praktik baik yang telah diikhtiarkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat menjadi role model dan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Hal ini diharapkan mampu memperkokoh peran zakat sebagai instrumen utama transformasi sosial dan kebangkitan ekonomi umat yang berkelanjutan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah sinergi ini demi mewujudkan masyarakat Majalengka yang sejahtera, mandiri, dan penuh berkah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka Gedung Pusat Pelayanan Zakat, Kabupaten Majalengka Website Resmi: majalengka.baznas.go.id #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BDFV #BaznasDevelopmentForum #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanNikmatKurangZakat
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Lonjakan Signifikan Kinerja BAZNAS Majalengka: Bukti Nyata Sinergi Kuat dengan Pemerintah Daerah
Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Lonjakan Signifikan Kinerja BAZNAS Majalengka: Bukti Nyata Sinergi Kuat dengan Pemerintah Daerah
MAJALENGKA (BAZNAS Kabupaten Majalengka) Prestasi gemilang dan penuh berkah berhasil ditorehkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengelola amanah umat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., secara terbuka menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja BAZNAS Kabupaten Majalengka yang menunjukkan peningkatan luar biasa dan signifikan, baik dalam hal pengumpulan maupun pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pujian hangat tersebut disampaikan langsung oleh Hj. Saidah Sakwan sesaat sebelum dimulainya acara "Gerakan Filantropi Islam MUI dan Program Rumah Subsidi bagi Da'i dan Guru Ngaji" di Kompleks Pendidikan Santi Asromo, Maja, Sabtu (23/05/2026). Di hadapan Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., serta para tokoh ulama besar dan tamu undangan, beliau menyebut lompatan kinerja ini sebagai salah satu role model nasional. Sinergi dan Kolaborasi yang Berbuah Keberkahan Dalam penyampaiannya yang penuh keteduhan, Hj. Saidah Sakwan menekankan bahwa kunci utama di balik kesuksesan BAZNAS Kabupaten Majalengka terletak pada kekuatan jaringan, transparansi, serta pola kolaborasi dan sinergi yang sangat harmonis dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Beliau menilai, tanpa adanya komitmen dan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah, akselerasi program-program kemaslahatan umat tidak akan berjalan secepat ini. "Kami di BAZNAS RI melihat ada gairah dan kesungguhan yang luar biasa dari BAZNAS Majalengka. Peningkatan pengumpulan yang signifikan ini mencerminkan tingginya rasa percaya (trust) masyarakat. Lebih dari itu, pola sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka di bawah kepemimpinan para kepala daerah sangat luar biasa. Ini adalah kolaborasi umara dan ulama yang nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan mengangkat harkat martabat mustahik," ungkap Hj. Saidah Sakwan dengan penuh kekaguman. Beliau juga menambahkan bahwa penguatan kelembagaan di tingkat daerah seperti yang ditunjukkan oleh BAZNAS Majalengka menjadi fondasi penting bagi tegaknya pilar-pilar keadilan ekonomi syariah di Indonesia. Komitmen Menjaga Amanah dan Memperluas Manfaat Mendengar apresiasi tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pengakuan dan bimbingan yang terus diberikan oleh BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Baginya, capaian ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan pemantik semangat untuk terus berkhidmat melayani umat dengan lebih optimal. "Apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI ini adalah cambuk bagi kami untuk terus menjaga integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme. Semua ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Majalengka serta kedermawanan para muzakki di Majalengka. Insya Allah, kami berkomitmen untuk melahirkan program-program pendayagunaan yang jauh lebih inovatif dan menyentuh langsung akar rumput," tutur H. Agus Asri Sabana. Sinergi yang kokoh antara BAZNAS dan Pemkab Majalengka ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata, mandiri, dan penuh keberkahan, sejalan dengan visi besar kemajuan daerah yang lebih mulia. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #ApresiasiKinerja #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmat #FilantropiIslam #MajalengkaBerkah
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakil Ketua II BAZNAS Jabar Puji Akselerasi BAZNAS Majalengka: Ibarat Speedometer, Kinerjanya Tembus 110 Km/Jam!
Wakil Ketua II BAZNAS Jabar Puji Akselerasi BAZNAS Majalengka: Ibarat Speedometer, Kinerjanya Tembus 110 Km/Jam!
MAJALENGKA, BAZNAS – Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Zaki Hilmi, M.H., menyampaikan kekaguman dan apresiasi yang luar biasa terhadap lompatan kinerja BAZNAS Kabupaten Majalengka. Hal tersebut diungkapkannya secara langsung di sela-sela agenda peninjauan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Bapak Tana di Desa Putri Dalem, Kecamatan Jatitujuh, pada Sabtu (23/5). Zaki Hilmi menganalogikan akselerasi BAZNAS Majalengka layaknya kendaraan yang melaju kencang di jalur yang tepat. Jika diumpamakan sebuah speedometer, kinerja BAZNAS Majalengka saat ini berada di angka 110 km/jam—melaju sangat cepat, progresif, dan berkembang pesat baik dalam aspek penghimpunan (pengumpulan) maupun pendayagunaan dana umat. Agenda peninjauan hunian baru dhuafa tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Haji Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Kepala Desa Putri Dalem Ibu Endah Hendrawati didampingi suami, jajaran UPZ Jatitujuh, serta tokoh masyarakat setempat. Apresiasi Daya Dukung Bupati dan Sinergi Kuat Pemkab Majalengka Dalam sambutannya yang sarat akan motivasi, Zaki Hilmi menggarisbawahi bahwa lompatan besar performa ini tidak lepas dari ekosistem regulasi dan kepemimpinan di daerah. Secara khusus, beliau melayangkan pujian atas komitmen dan daya dukung luar biasa dari Bupati Majalengka beserta jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Majalengka terhadap gerakan zakat. "Akselerasi BAZNAS Majalengka ini tidak tumbuh di ruang hampa. Kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat mengapresiasi setinggi-tingginya daya dukung penuh dari Bapak Bupati Majalengka serta sistem kolaborasi harmonis yang berhasil dibangun antara BAZNAS Majalengka dengan jajaran eksekutif di pemerintahan kabupaten. Sinergi ini adalah kunci utama mengapa program-program keumatan di Majalengka bisa tereksekusi dengan sangat taktis dan berdampak nyata bagi masyarakat bawah," ungkap Zaki Hilmi. Inovasi Berbasis Aksi: Nyata, Terasa, dan Diterima Masyarakat Lebih lanjut, pimpinan BAZNAS Jawa Barat ini memuji arah kebijakan strategis BAZNAS Majalengka yang dinilai sangat aplikatif. Menurutnya, inovasi terbaik yang ditunjukkan oleh BAZNAS Majalengka di bawah nakhoda Haji Agus Asri Sabana adalah keberanian untuk mengedepankan aksi nyata di lapangan daripada sekadar tataran teori di atas kertas. "Masyarakat dhuafa tidak butuh retorika, mereka butuh solusi nyata seperti pembangunan RLHB untuk Pak Tana hari ini. Langkah BAZNAS Majalengka yang mengedepankan aksi konkrit langsung di lapangan adalah terobosan yang sangat tepat dan terbukti sangat mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat. Inilah yang membuat kepercayaan publik (trust) terus meroket," lanjut Zaki Hilmi penuh semangat. Menuju Kemandirian Umat Setelah menyampaikan sambutan dan tausiyah kebangkitan zakat, Bapak Zaki Hilmi bersama seluruh pimpinan BAZNAS dan perangkat desa langsung melakukan peninjauan detail ke setiap sudut ruangan rumah baru milik Bapak Tana. Hunian yang semula memprihatinkan kini telah berdiri kokoh menjadi Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dengan nilai total pembangunan mencapai 30 juta rupiah lebih, hasil perpaduan dana stimulan BAZNAS dan swadaya murni masyarakat desa. Suasana haru penuh rasa syukur menyelimuti momentum peninjauan tersebut. BAZNAS berharap, pesatnya laju kinerja lembaga yang berada di "kecepatan 110 km/jam" ini akan terus melahirkan lebih banyak program RLHB dan program pemberdayaan lainnya, sehingga mampu mempercepat transformasi para mustahik di Majalengka menjadi muzaki yang mandiri secara ekonomi dan spiritual. #BAZNASMajalengka #BAZNASJawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SambutanWakilKetuaBAZNASJabar #SinergiPemkabMajalengka #AksiNyataBukanTeori #RLHBBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #KecamatanJatitujuh #DesaPutriDalem #AkselerasiZakat #MustahikMenjadiMuzaki
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sukses Gelar BAZNAS Development Forum (BDF) V: Perkuat Ekosistem Zakat Daerah Demi Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Umat
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sukses Gelar BAZNAS Development Forum (BDF) V: Perkuat Ekosistem Zakat Daerah Demi Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Umat
MAJALENGKA, 23 Mei 2026 – Dalam rangka mengokohkan pilar perekonomian umat dan memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka sukses menyelenggarakan agenda strategis berskala nasional, BAZNAS Development Forum (BDF) V. Mengangkat tema "Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat", forum ini dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Sabtu (23/05/2026) bertempat di Gedung Yudha Abdi Negara, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Agenda mulia yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB ini diorientasikan sebagai wadah sinergi dan kolaborasi multisektor guna mengoptimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Melalui forum ini, BAZNAS mengintegrasikan visi bersama para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah strategis, sekaligus mengevaluasi capaian berbagai program pendayagunaan yang telah berjalan demi mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan martabat hidup mustahik menjadi muzakki. Secara substansial, BDF V mengemban tiga misi utama yang krusial. Pertama, mempererat sekaligus menguatkan koordinasi serta konsolidasi program antara BAZNAS RI dengan BAZNAS di tingkat daerah. Kedua, memetakan pencapaian dan efektivitas program pemberdayaan ekonomi yang berbasis kearifan lokal di wilayah Majalengka, termasuk di antaranya kluster ekonomi perkotaan, ekonomi pedesaan, sektor microfinance, dan berbagai program kemaslahatan umat lainnya. Ketiga, melahirkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data riil (evidence-based policy) untuk diimplementasikan di tingkat daerah maupun nasional. Penyelenggaraan forum ini merefleksikan prinsip kerja sama yang inklusif dengan melibatkan jajaran pemangku kepentingan yang komprehensif. Hadir secara langsung maupun virtual dalam kesempatan tersebut antara lain jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka. Forum ini juga dihadiri oleh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Wilayah III Cirebon, jajaran instansi vertikal seperti Kementerian Agama, Dinas Ketenagakerjaan KUKM, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa selaku garda terdepan, hingga para penerima manfaat program pemberdayaan BAZNAS. Dalam khutbah iftitah atau sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menyampaikan rasa syukur yang mendalam ke hadirat Allah SWT serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan BAZNAS RI dan seluruh delegasi yang berkenan hadir. Beliau menegaskan bahwa merupakan sebuah kehormatan dan amanah yang luar biasa bagi Kabupaten Majalengka dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan BDF V. Menurut beliau, momentum ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi Kabupaten Majalengka. Hal ini dikarenakan selain dilaksanakan secara tatap muka (luring), forum ini juga disiarkan secara daring ke seluruh penjuru Nusantara dengan jangkauan peserta berskala nasional. Hal tersebut mengukuhkan posisi Majalengka di panggung nasional sebagai daerah yang sangat dinamis dan progresif dalam membangun ekosistem zakat yang berkeadilan. “Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas terselenggaranya BAZNAS Development Forum V ini di bumi Majalengka. Semoga ragam diskusi, pemikiran visioner, data, serta pengalaman keberhasilan yang dipresentasikan mampu menjadi potensi aktual untuk segera ditindaklanjuti, wabilkhusus oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Saat ini, kami terus berkomitmen dan bersinergi bersama Bapak Bupati Majalengka demi mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Majalengka yang langkung sae (lebih baik) serta BAZNAS Majalengka yang langkung sae—sebuah lembaga yang semakin profesional, amanah, dan menghadirkan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi umat,” tutur H. Agus Asri Sabana penuh optimisme. Melalui penyelenggaraan BAZNAS Development Forum V ini, diharapkan spirit zakat sebagai instrumen keadilan sosial-ekonomi Islam dapat terwujud secara integratif. Adanya kesamaan visi dan keterpaduan langkah antara BAZNAS RI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan melahirkan inovasi program pemberdayaan yang terukur, transparan, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan zakat yang profesional (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), transformasi sosio-ekonomi masyarakat menuju tatanan yang mandiri dan sejahtera insya-Allah dapat segera diakselerasi secara nyata. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengkaLangkungSae #BDFV2026 #ZakatTumbuhBermanfaat #PenguatanEkosistemZakat #TransformasiEkonomiUmat #PemberdayaanMustahik #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS RI dan Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pernikahan Staf BAZNAS RI di Gedung Islamic Center
Pimpinan BAZNAS RI dan Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pernikahan Staf BAZNAS RI di Gedung Islamic Center
MAJALENGKA, BAZNAS Di tengah suasana penuh berkah dan khidmat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Haji Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan resepsi pernikahan salah satu Staf BAZNAS RI, Mayapada dan Rachmat. Acara yang mempertemukan kedua mempelai dalam ikatan suci mitsaqan ghalizha ini berlangsung hari ini, Minggu, 24 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Gedung Islamic Center Kabupaten Majalengka. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam momentum bahagia ini sekaligus mendampingi jajaran pimpinan BAZNAS RI yang turut hadir langsung ke Kota Angin. Di antara tokoh yang hadir adalah Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ CSR BAZNAS RI, Bapak Eka Budhi Sulistyo, S.Pt., M.A.P. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Haji Agus Asri Sabana, menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas terselenggaranya pernikahan ini. Selain menjadi momen sakral bagi kedua mempelai, kehadiran para pimpinan pusat di Majalengka ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan sinergi kekeluargaan antara BAZNAS RI dan BAZNAS Daerah. "Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan bersatunya dua hati dalam ikatan yang diridhai Allah SWT. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Sahabat Rachmat dan Mayapada. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan berkah-Nya dan menyatukan kalian dalam kebaikan," ujar Haji Agus Asri Sabana di sela-sela acara. Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A., memberikan doa restu terbaiknya bagi kedua mempelai agar mampu membangun keluarga yang pondasinya berlandaskan ketakwaan. Acara resepsi berjalan dengan sangat tertib, khidmat, dan dipenuhi doa dari para tamu undangan yang hadir, menghidupkan syiar islam dalam bingkai kekeluargaan yang erat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikahBerkah #SinergiBAZNAS #KeluargaSakinah #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Puji Budaya Gotong Royong Warga Putri Dalem, Ajak Gairahkan Zakat demi Tuntaskan Permasalahan Umat
Ketua BAZNAS Majalengka Puji Budaya Gotong Royong Warga Putri Dalem, Ajak Gairahkan Zakat demi Tuntaskan Permasalahan Umat
MAJALENGKA, BAZNAS Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Haji Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa dan seluruh warga Desa Putri Dalem, Kecamatan Jatitujuh. Hal tersebut disampaikannya secara langsung dalam agenda peresmian hasil pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Bapak Tana pada Sabtu (23/5). Dalam sambutannya, Haji Agus Asri Sabana menegaskan bahwa kedahsyatan budaya gotong royong yang ditunjukkan warga—di mana dana stimulan awal BAZNAS sebesar Rp10 juta mampu memantik swadaya murni masyarakat hingga mencapai total Rp30 juta lebih—adalah aset umat luar biasa yang wajib dirawat dan dijaga kelestariannya. Agenda khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bapak Zaki Hilmi, M.H., Kepala Desa Putri Dalem Ibu Endah Hendrawati didampingi suami, jajaran UPZ Kecamatan Jatitujuh, serta tokoh masyarakat setempat. Gotong Royong Adalah Nafas Umat: Wajib Dirawat dan Dijaga Mendengar laporan dari Kepala Desa Putri Dalem mengenai total dana swadaya masyarakat yang bergerak masif secara murni demi membangun "istana baru" bagi Bapak Tana, Ketua BAZNAS Majalengka mengaku sangat terharu dan bangga. Beliau menyampaikan bahwa nilai materi bukanlah indikator utama, melainkan hidupnya kembali ruh kebersamaan berlandaskan iman di tengah umat. "Budaya gotong royong yang menyala di Desa Putri Dalem ini adalah permata yang sangat berharga. Nilai luhur kesetiakawanan sosial dan kepedulian antarsesama ini harus terus dirawat, dijaga, dan dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Kepemimpinan Ibu Kades yang transparan terbukti mampu menyatukan hati warga untuk bergerak bersama BAZNAS," puji Haji Agus Asri Sabana dalam sambutannya. Pesan Strategis: Gerakkan Semangat ZIS untuk Solusi Total Permasalahan Desa Lebih lanjut, Haji Agus Asri Sabana memanfaatkan momentum penuh berkah ini untuk menitipkan pesan strategis yang menyentuh hati kepada seluruh masyarakat desa. Beliau mengajak segenap warga untuk melipatgandakan lagi semangat dalam menunaikan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Beliau memaparkan visi besar, bahwa jika ekosistem berzakat di tingkat desa sudah bergerak secara masif dan berkesinambungan, maka jumlah dana umat yang terhimpun akan jauh lebih besar. Dampaknya, BAZNAS akan memiliki kapasitas yang lebih luas untuk melahirkan lebih banyak lagi penerima manfaat di masa depan. "Bismillah, mari kita jadikan momentum hari ini untuk menggerakkan kembali semangat berzakat, berinfaq, dan bersedekah di tengah masyarakat. Potensi zakat ini sangat luar biasa. Jika kesadaran berzakat kita terus meningkat, dana yang terkumpul pun akan melimpah. Dengan demikian, ke depan berbagai permasalahan sosial, ekonomi, hingga kemiskinan dhuafa di Desa Putri Dalem ini setidaknya dapat diintervensi dan dituntaskan secara mandiri melalui keberkahan dana ZIS tersebut," tegas Ketua BAZNAS Majalengka. Dari Mustahik Menuju Kemandirian Gayung bersambut, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Zaki Hilmi, M.H., dalam tausiyahnya juga mengamini bahwa kemegahan rumah baru milik Bapak Tana saat ini adalah mukjizat nyata dari sinergi dana zakat amanah dan kerukunan warga. Pihak BAZNAS berharap berkah Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) ini menjadi wasilah bagi keluarga Bapak Tana untuk bertransformasi dari status penerima manfaat (mustahik) hingga kelak diangkat derajatnya oleh Allah SWT menjadi pemberi zakat (muzaki). Acara kemudian dilanjutkan dengan agenda peninjauan detail setiap ruangan rumah baru Bapak Tana oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Rasa syukur dan haru menyeruak memenuhi ruangan, menandai babak baru kehidupan yang lebih layak bagi keluarga Pak Tana. Tagar Berita Resmi Website: #BAZNASMajalengka #BAZNASJawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SambutanKetuaBAZNAS #BudayaGotongRoyong #ZakatTumbuhBermanfaat #KecamatanJatitujuh #DesaPutriDalem #GerakanCintaZakat #RLHBBAZNAS #SolusiUmat #MustahikMenjadiMuzaki
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kades Putri Dalem Apresiasi BAZNAS: Dana Stimulan Rp10 Juta Gerakkan Swadaya Warga Hingga Rp30 Juta lebih untuk Rumah Pak Tana
Kades Putri Dalem Apresiasi BAZNAS: Dana Stimulan Rp10 Juta Gerakkan Swadaya Warga Hingga Rp30 Juta lebih untuk Rumah Pak Tana
MAJALENGKA, BAZNAS Kepala Desa Putri Dalem, Kecamatan Jatitujuh, Ibu Endah Hendrawati, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Hal tersebut disampaikannya secara langsung dalam agenda peresmian hasil renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Bapak Tama pada Sabtu (23/5). Ibu Endah menegaskan bahwa kehadiran dana stimulan zakat dari BAZNAS telah menjadi pemantik iman yang luar biasa dalam menggerakkan kepedulian, swadaya, serta semangat gotong royong murni di tengah-tengah masyarakat desa. Acara penyerahan kunci dan peresmian "istana baru" bagi keluarga dhuafa ini disaksikan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat Bapak Zaki Hilmi, M.H., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Haji Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., serta segenap tokoh masyarakat setempat. Kedahsyatan Gotong Royong: Mengubah Stimulan Menjadi Berkah Berlipat Dalam sambutannya yang sarat akan keharuan, Kepala Desa Putri Dalem, Ibu Endah Hendrawati, mengungkapkan rasa kagumnya atas cara kerja program kemanusiaan BAZNAS. Dana stimulan yang awalnya bernilai Rp10 juta terbukti mampu mengetuk pintu-pintu hati warga untuk saling mengulurkan tangan membantu sesama saudara yang sedang kesulitan. "Alhamdulillah, tsumma Alhamdulillah. Berkat stimulan dana sebesar Rp10 juta dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat, semangat gotong royong warga kami langsung bergelora hebat. Hingga hari peresmian ini, total dana yang terkumpul secara riil mencapai Rp35 juta. Ini artinya, swadaya dan kepedulian murni dari masyarakat menyumbang sebesar Rp25 juta," ujar Ibu Endah dengan mata berkaca-kaca penuh rasa syukur. Beliau menambahkan bahwa transparansi program Rutilahu BAZNAS ini juga berhasil melahirkan keberkahan baru, yakni mengetuk hati para muzaki baru di tingkat desa untuk ikut patungan demi mewujudkan rumah yang megah, aman, dan layak huni bagi Bapak Tama. Apresiasi Balik dari Pimpinan BAZNAS Mendengar laporan capaian swadaya masyarakat yang begitu masif, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Haji Agus Asri Sabana, memberikan sanjungan setinggi-tingginya kepada Ibu Kepala Desa dan warga Putri Dalem. Menurutnya, kepemimpinan kepala desa yang amanah dan mampu menggerakkan potensi swadaya warga adalah kunci utama penentu keberhasilan program-program pendayagunaan zakat di lapangan. Kekaguman senada diutarakan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jabar, Bapak Zaki Hilmi, M.H. Ia menyebut hasil akhir rumah Pak Tama melampaui ekspektasi standar rumah layak huni berkat kerukunan warga. "Ini bukan lagi sekadar rumah layak huni, tetapi sudah menjadi rumah yang megah dan sangat nyaman. Ini adalah bukti nyata kekuatan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah serta didukung kerukunan warga," ungkap Zaki Hilmi. Beliau mendoakan agar kehidupan Pak Tama sekeluarga semakin berkah dan suatu saat nanti statusnya bisa berubah, dari penerima manfaat (mustahik) naik kelas menjadi pemberi zakat (muzaki). Acara khidmat tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan kunci secara simbolis, pemotongan pita peresmian, dan peninjauan detail ruangan rumah baru Bapak Tama. Gema takbir dan doa syukur menyelimuti seluruh ruangan, menandai babak baru kehidupan yang lebih bermartabat bagi keluarga Pak Tama di bawah naungan berkah zakat umat. #BAZNASMajalengka #BAZNASJawaBarat #MajalengkaLangkungSae #GotongRoyongUmat #SinergiZakat #KecamatanJatitujuh #PutriDalem #RutilahuBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #MustahikMenjadiMuzaki #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA24/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menembus Langit Inovasi Zakat, BAZNAS RI Gelar BDF 2026 di Majalengka: Apresiasi Program SIGAP, ASIK, dan Perbup Pengentasan Kemiskinan
Menembus Langit Inovasi Zakat, BAZNAS RI Gelar BDF 2026 di Majalengka: Apresiasi Program SIGAP, ASIK, dan Perbup Pengentasan Kemiskinan
MAJALENGKA (23/5/2026) Menjadi tonggak sejarah baru dalam syiar zakat nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggelar BAZNAS Development Forum (BDF) 2026. Acara berskala nasional ini berlangsung khidmat pada hari ini, Sabtu (23/5/2026), bertempat di Gedung Yudha Abdi Negara, Kompleks Pendopo Majalengka. Forum strategis ini disiarkan secara langsung ke seluruh penjuru Nusantara melalui Zoom Meeting serta kanal YouTube BAZNAS TV, guna mengokohkan sinergi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi ummat berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sinergi Para Pemimpin dan Ulil Amri Khadirnya para pejuang zakat nasional di Bumi Sindangkasih ini dipimpin langsung oleh jajaran tokoh penting dan pemangku kebijakan, di antaranya: Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H. Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. Kepala Bidang KUKM DK2UKM Majalengka, Nana Sediana Forum mulia ini juga dihadiri oleh para Ketua BAZNAS dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan), Ciamis, serta Tasikmalaya, yang bersama-sama menyatukan tekad untuk membangkitkan martabat kaum dhuafa. Mengetuk Pintu Langit Lewat Program Unggulan: SIGAP dan ASIK Dalam semarak ukhuwah Islamiyah, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengawali forum dengan menyampaikan rasa syukur yang mendalam ke hadirat Allah SWT serta terima kasih atas kepercayaan luar biasa dari BAZNAS RI yang telah memilih Kabupaten Majalengka sebagai tuan rumah BDF 2026. Beliau menegaskan bahwa momentum ini merupakan amanah besar untuk terus menebar kemaslahatan bagi ummat. Di hadapan para tokoh nasional, H. Agus Asri Sabana memaparkan pilar program unggulan yang menjadi tumpuan kebangkitan mustahik di Majalengka. Di antaranya adalah Program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) yang berfokus pada pembentukan karakter peduli dan gemar bersedekah sejak usia dini. Selain itu, beliau juga mengenalkan program inovatif yang baru saja diluncurkan pada tanggal 21 Mei kemarin, yaitu Program ASIK (Aksi Sedekah Infaq Karyawan). Program-program ini dirancang untuk mengintegrasikan potensi zakat profesi dan kepedulian bersama secara sistematis demi menghadirkan keadilan sosial yang merata. Komitmen Nyata Bupati Majalengka: Zakat Sebagai Pilar Daerah Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dalam sambutannya yang menyentuh hati menyampaikan bahwa keberhasilan program pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari peran aktif BAZNAS Majalengka. Menurut beliau, BAZNAS saat ini telah bertransformasi menjadi "badan segala urusan" yang senantiasa tanggap hadir di garda terdepan mendampingi kesulitan masyarakat. Keselarasan visi dan koordinasi yang intens antara pemerintah daerah dan BAZNAS terbukti menjadi kunci utama dalam pengentasan kemiskinan ekstrim serta pemberdayaan ekonomi ummat. Kepedulian nyata sang Bupati—yang pada tahun 2025 lalu dianugerahi penghargaan mulia dari BAZNAS Indonesia sebagai Kepala Daerah Peduli Zakat—bukanlah sekadar pemanis retorika. Dukungan penuh jajaran pemerintah dibuktikan secara yuridis dengan diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Regulasi ini menjadi payung hukum yang kokoh untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, dan optimalisasi tata kelola dana ummat di Kabupaten Majalengka. Pujian BAZNAS RI: Majalengka Sebagai Role Model Nasional Mendengar pemaparan komprehensif tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., tidak dapat menyembunyikan rasa kagum dan apresiasinya. Beliau memuji performa gemilang BAZNAS dan Pemkab Majalengka yang dinilai sangat administratif, transparan, dan visioner. Langkah taktis melahirkan Perbup Nomor 92 Tahun 2025 dinilai sebagai preseden terbaik dalam menjaga tata kelola yang profesional. Lebih lanjut, Hj. Saidah Sakwan menegaskan bahwa program kreatif seperti SIGAP dan ASIK merupakan terobosan luar biasa yang patut dicontoh, ditiru, dan diadopsi oleh seluruh BAZNAS di seantero Indonesia. Di sela-sela sambutannya yang penuh motivasi, beliau juga menyapa dengan hangat melalui layar virtual beberapa pengurus BAZNAS dari berbagai penjuru tanah air yang menyimak jalannya acara secara online, menciptakan atmosfer perjuangan dakwah zakat yang solid. Mewujudkan Mustahik Menjadi Muzakki: Bukti Nyata di Lapangan Keindahan syiar dalam BDF 2026 ini semakin nyata dengan dihadirkannya para pelaku usaha mikro yang merupakan para mustahik binaan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS. Para saudagar dari program ZMart, ZChicken, ZAuto, dan BMM (Balai Disabilitas Mandiri) turut hadir memamerkan geliat usaha mereka. Kehadiran mereka menjadi bukti hidup bahwa zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan berkelanjutan mampu mengubah garis hidup mustahik (penerima zakat) perlahan mandiri menjadi muzakki (pemberi zakat). Selepas prosesi sambutan dan seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Talkshow interaktif yang mengupas tuntas potensi besar serta peta tantangan pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka. Diskusi ilmiah ini membedah sinergi multi-sektor, mulai dari keterlibatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (K2UKM) Majalengka dalam pembinaan usaha berkala, dukungan regulasi keagamaan dari Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, hingga peran strategis kepemimpinan daerah dalam mengoptimalisasi pengelolaan zakat demi mewujudkan kemakmuran lahir dan batin bagi seluruh masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai ikhtiar bersama ini dalam membumikan zakat dan menyejahterakan ummat di Bumi Sindangkasih. Amiin Ya Rabbal Alamiin. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASDevelopmentForum2026 #BDFMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #InovasiZakatSIGAP #AksiSedekahASIK #PemberdayaanEkonomiUmmat #SinergiZakatMajalengka
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Mulia: BAZNAS Mendampingi Pimpinan BAZNAS RI dan Jabar dalam Peluncuran Rumah Subsidi bagi Da'i dan Guru Ngaji di Santi Asromo
Sinergi Mulia: BAZNAS Mendampingi Pimpinan BAZNAS RI dan Jabar dalam Peluncuran Rumah Subsidi bagi Da'i dan Guru Ngaji di Santi Asromo
MAJALENGKA (BAZNAS Kabupaten Majalengka) Sebuah langkah nyata dalam memuliakan para penjaga gawang iman di pelosok daerah kembali terukir di Bumi Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut mendampingi kunjungan kerja Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H. Kunjungan ini dalam rangka menghadiri dan menyukseskan peluncuran "Gerakan Filantropi Islam MUI dan Program Rumah Subsidi bagi Da'i dan Guru Ngaji di Lingkungan MUI" yang bertempat di Kompleks Pendidikan Santi Asromo, Kecamatan Maja, pada Sabtu (23/05/2026) pukul 14.00 WIB. Agenda strategis yang kental dengan nuansa kepedulian umat ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, Ketua MUI Kabupaten Majalengka, serta jajaran tokoh ulama besar dan kiai kharismatik se-Kabupaten Majalengka. Wujud Nyata Memuliakan Pewaris Nabi Program penyediaan rumah subsidi bagi para da'i dan guru ngaji ini merupakan buah manis dari kolaborasi strategis antara gerakan filantropi Islam, MUI, dan tekad kuat BAZNAS untuk menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi para pejuang agama. Guru ngaji dan da'i adalah pilar utama pembentuk akhlak bangsa, yang selama ini berdakwah tanpa lelah, mengajar tanpa pamrih, demi tegaknya syiar Islam di tanah pasundan. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar berupa papan (tempat tinggal) yang layak bagi para da'i merupakan bentuk penghormatan tertinggi umat terhadap pengorbanan mereka. BAZNAS secara nasional berkomitmen penuh untuk terus menguatkan kelembagaan dan menyelaraskan program pendayagunaan zakat agar menyentuh aspek-aspek paling mendasar dari kehidupan para dhuafa dan fi sabilillah. Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin erat. Kehadiran program rumah subsidi ini dinilai menjadi angin segar sekaligus oase kebahagiaan bagi para penggerak umat di tingkat akar rumput, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang harmonis dan agamis. Komitmen BAZNAS Majalengka untuk Kesejahteraan Umat Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS Majalengka dalam mendampingi jajaran pimpinan pusat dan provinsi merupakan bukti kesiapan daerah dalam mengawal, mengintegrasikan, dan menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. "Melalui momentum Gerakan Filantropi Islam ini, kami di BAZNAS Majalengka ikhlas berkhidmat dan siap bergerak cepat memastikan para da'i serta guru ngaji mendapatkan hak kelayakan hidup yang mumpuni. Ketika ketenteraman hidup mereka terjaga, maka kualitas dakwah dan pendidikan bagi generasi penerus di Majalengka akan semakin kokoh dan berkah," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela acara. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti lokasi acara di Santi Asromo—sebuah tempat yang sarat akan sejarah perjuangan umat Islam—saat para ulama besar yang hadir bersama-sama memanjatkan doa, memohon agar gerakan mulia ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, kedamaian, dan kemajuan yang melimpah bagi seluruh masyarakat Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #FilantropiIslam #ZakatTumbuhBermanfaat #MemuliakanGuruNgaji #RumahSubsidiDai #SantiAsromoMaja #MUIKBMajalengka
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Mewujudkan Istana Mustahik: BAZNAS dan Swadaya Masyarakat Bangun Rumah Layak bagi Pak Tana di Jatitujuh
Sinergi Mewujudkan Istana Mustahik: BAZNAS dan Swadaya Masyarakat Bangun Rumah Layak bagi Pak Tana di Jatitujuh
MAJALENGKA, BAZNAS Mengukuhkan komitmen mulia dalam mengentaskan kemiskinan dan memuliakan dhuafa, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka meresmikan hasil renovasi total Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Bapak Tana di Desa Putri Dalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (23/5). Melalui dana stimulan zakat yang memicu gelombang swadaya masyarakat hingga mencapai total nilai Rp30 juta lebih, rumah yang semula memprihatinkan kini bertransformasi menjadi hunian megah dan kokoh, menghadirkan senyum serta harapan baru bagi keluarga mustahik di tengah berkah kebersamaan umat. Agenda peresmian istimewa ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Zaki Hilmi, M.H., yang didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran jajaran pimpinan lembaga khidmat umat ini disambut dengan penuh kehangatan dan rasa haru oleh Kepala Desa Putri Dalem, Ibu Endah Hendrawati, beserta suami, segenap jajaran Pemerintahan Desa Putri Dalem, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Jatitujuh, serta para tokoh agama dan warga masyarakat setempat yang memadati lokasi acara. Keajaiban Gotong Royong: Mengubah Stimulan Menjadi Berkah Berlipat Ganda Dalam sambutannya yang sarat akan emosi dan rasa syukur, Kepala Desa Putri Dalem, Ibu Endah Hendrawati, mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Jabar dan BAZNAS Majalengka. Beliau menyampaikan bagaimana dana stimulan keagamaan ini mampu menjadi pemantik (stimulus) iman yang menggerakkan kepedulian terdalam warga untuk saling menolong sesama saudara yang kesulitan. "Alhamdulillah, tsumma Alhamdulillah. Berkat stimulan dana sebesar Rp10 juta yang dikucurkan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat, api gotong royong warga langsung menyala hebat. Jiwa-jiwa yang dermawan bergerak, hingga hari ini total dana yang terhimpun secara riil mencapai Rp30 juta lebih. Ini bermakna, swadaya dan kedermawanan murni dari masyarakat menyumbang sebesar Rp20 juta lebih," tutur Ibu Endah dengan mata berkaca-kaca. Lebih lanjut, Ibu Endah menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program ini terbukti ampuh mengetuk hati para muzaki baru di tingkat desa. Mereka dengan sukarela ikut patungan dan menyisihkan rezeki demi mengukir dinding-dinding rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi keluarga Bapak Tama. Mendengar laporan capaian swadaya yang luar biasa tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Haji Agus Asri Sabana, memberikan sanjungan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Putri Dalem serta seluruh elemen warga. Menurutnya, kepemimpinan kepala desa yang amanah dan responsif merupakan kunci utama keberhasilan program kemanusiaan, di mana zakat berfungsi optimal sebagai penggerak modal sosial kemasyarakatan. Dari Mustahik Menuju Muzaki Mandiri Kekaguman senada turut diutarakan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Zaki Hilmi, M.H. Setelah melakukan peninjauan langsung dan membandingkan dokumen kondisi awal dengan bangunan riil saat ini, ia menyebut kualitas rumah Bapak Tana telah melampaui standar baku dari program rumah layak huni pada umumnya. "Bismillah, atas izin Allah, ini bukan lagi sekadar rumah yang layak untuk dihuni, melainkan sudah menjelma menjadi hunian yang megah, bersih, dan sangat nyaman. Ini adalah bukti otentik, mukjizat nyata dari kekuatan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional, transparan, dan amanah, yang kemudian berpadu indah dengan kerukunan serta mahabbah warga setempat," ungkap Zaki Hilmi dalam tausiyah peresmiannya. Zaki juga menitipkan harapan dan doa mendalam agar rumah baru ini menjadi wasilah (perantara) datangnya transformasi spiritual dan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. "Kami mengetuk pintu langit dan berharap, Bapak Tama sekeluarga yang hari ini menerima manfaat sebagai mustahik, ke depan kehidupannya kian berkah, ibadahnya semakin khusyuk, dan ekonominya diangkat oleh Allah SWT, hingga suatu saat nanti bertransformasi menjadi muzaki yang berganti mengulurkan tangan membantu sesama," harapnya mulia. Prosesi khidmat tersebut kemudian diakhiri dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis, pemotongan pita peresmian di pintu utama, serta peninjauan detail ruangan demi ruangan oleh seluruh pimpinan BAZNAS, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Gema takbir dan untaian doa syukur menyeruak di setiap sudut rumah, menandai fajar baru kehidupan yang lebih bermartabat bagi keluarga Pak Tama di bawah naungan berkah zakat umat. #BAZNASMajalengka #BAZNASJawaBarat #RutilahuBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #KecamatanJatitujuh #DesaPutriDalem #GotongRoyongUmat #MustahikMenjadiMuzaki #SinergiZakat #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Dunia Industri: PT Diamond Serahkan Donasi Perdana Karyawan dalam Peluncuran Program BAZNAS ASIK
Sinergi Dunia Industri: PT Diamond Serahkan Donasi Perdana Karyawan dalam Peluncuran Program BAZNAS ASIK
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Semangat kepedulian sosial kini merambah ke sektor industri di Kabupaten Majalengka. Bersamaan dengan agenda akbar kemaslahatan umat yang digelar di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi, BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk BAZNAS ASIK (Aksi Sedekah Infak Karyawan). Program ini dirancang khusus untuk membangun budaya gotong royong dan memfasilitasi para pekerja pabrik atau perusahaan dalam menunaikan sedekah secara rutin dan terorganisasi. Momentum peluncuran tersebut langsung ditandai dengan aksi nyata dari dunia usaha. Pihak manajemen PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan perdana hasil pengumpulan Aksi Sedekah Infak Karyawan dari lingkup internal perusahaan mereka sebesar Rp500.000,- kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Langkah Awal yang Penuh Keberkahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas komitmen yang ditunjukkan oleh manajemen serta seluruh karyawan PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi. Kendati program ini baru saja diluncurkan, respons cepat dan nyata dari sektor swasta dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan gerakan zakat di kawasan industri. "Kami menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada keluarga besar PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi. Nominal Rp500.000,- ini adalah langkah awal yang penuh keberkahan. Poin utamanya bukan sekadar pada jumlahnya, melainkan pada nilai kepedulian, keikhlasan, dan kebersamaan ribuan karyawan yang mulai terketuk untuk saling membantu sesama melalui wadah resmi BAZNAS," ungkap H. Agus Asri Sabana penuh takzim. Membangun Ekosistem Kebaikan di Sektor Manufaktur Program BAZNAS ASIK lahir sebagai respons atas pesatnya perkembangan industri manufaktur di Kabupaten Majalengka. BAZNAS menilai potensi infak dan sedekah dari para karyawan pabrik sangat besar jika dikelola dengan sistem kemitraan yang transparan dan akuntabel. Melalui program ini, para pekerja diberikan kemudahan untuk menyisihkan sebagian kecil rezekinya demi membantu warga miskin, pembiayaan sarana keagamaan, serta program kemanusiaan di sekeliling mereka. Langkah pelopor yang ditunjukkan oleh PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi ini diharapkan dapat menjadi uswatun hasanah (contoh yang baik) bagi puluhan perusahaan dan pabrik lain yang beroperasi di wilayah Majalengka, sehingga ekosistem kebaikan dapat terbangun secara masif di sektor industri. Dukungan Penuh Umara dan Otoritas Pusat Aksi nyata penyerahan bantuan karyawan dari PT Diamond ini juga mendapat perhatian dan pujian langsung dari Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia yang turut menyaksikan prosesi peluncuran tersebut. Kolaborasi aktif antara lembaga amil zakat dan dunia industri dinilai sebagai strategi cerdas dalam mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis wilayah operasional perusahaan. InsyaAllah, dengan pengelolaan dana yang amanah dan penyaluran yang tepat sasaran, setiap rupiah sedekah yang dititipkan oleh para karyawan PT Diamond akan mengalir menjadi pahala jariyah yang berlipat ganda, sekaligus membawa ketenteraman, keselamatan, dan keberkahan bagi kemajuan perusahaan serta seluruh masyarakat menuju #MajalengkaLangkungSae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ProgramBAZNASASIK #PTDiamondPeduli #SedekahKaryawan #ZakatIndustri #SinergiUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tanamkan Karakter Dermawan Sejak Dini, PC Himpaudi Panyingkiran Salurkan Infaq SIGAP ke BAZNAS Majalengka guna Maslahat Pendidikan
Tanamkan Karakter Dermawan Sejak Dini, PC Himpaudi Panyingkiran Salurkan Infaq SIGAP ke BAZNAS Majalengka guna Maslahat Pendidikan
MAJALENGKA, BAZNAS Dalam ikhtiar langit membentuk generasi emas yang berkarakter mulia dan memiliki empati sosial yang tinggi, Pengurus Cabang (PC) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Panyingkiran secara resmi menyalurkan dana program Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP) kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada Rabu (20/05/2026). Penyerahan infaq yang dihimpun dari para siswa PAUD ini ditujukan untuk menanamkan jiwa kedermawanan sejak usia dini sekaligus mendukung kemaslahatan umat melalui perbaikan sarana pendidikan di wilayah Kabupaten Majalengka. Dana kebajikan yang dikumpulkan secara istiqomah melalui media "Kencleng SIGAP" tersebut diserahkan langsung oleh Ibu Popon Fatimah, S.Pd. selaku Ketua PC Himpaudi Panyingkiran. Kedatangan beliau disambut dengan penuh takzim dan kehangatan oleh staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Sahabat Mahmud Abdurrohman, di kantor BAZNAS Majalengka. Adapun total dana yang disetorkan pada kesempatan penuh berkah ini berjumlah Rp808.000,- (Delapan Ratus Delapan Ribu Rupiah). Program SIGAP sendiri merupakan salah satu ikhtiar strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bersinergi erat dengan lembaga kependidikan. Program mulia ini dirancang bukan sekadar sebagai instrumen pengumpulan materi semata, melainkan sebuah metode edukasi tauhid yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kekayaan spiritual anak-anak sejak usia dini. Melalui pembiasaan menyisihkan sebagian rezeki yang mereka miliki, para siswa diajarkan esensi ta'awun (tolong-menolong) dan kepedulian antarsesama demi meraih rida Allah SWT. Prinsip kedermawanan dan pembiasaan infaq ini sejalan dengan firman Allah SWT yang abadi di dalam Al-Qur'an al-Karim: "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261). Pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan Jazaakumullahu Khairan Katsiran kepada para pendidik, pengurus Himpaudi, serta orang tua siswa di Kecamatan Panyingkiran yang telah mendukung penuh program ini. Investasi akhirat yang ditanamkan sejak dini ini diharapkan mampu menjadi wasilah lahirnya generasi yang berkah, amanah, dan berjiwa sosial tinggi di masa depan. Sesuai dengan regulasi dan ketentuan program, amanah dana infaq SIGAP ini senantiasa mengedepankan asas kemanfaatan yang kembali kepada sektor pendidikan itu sendiri (dari siswa, oleh UPZ, untuk sekolah). Dana yang dihimpun dari siswa-siswi (mulai dari PAUD, TK, SD, hingga MTs) akan dikelola kembali secara transparan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah masing-masing guna membiayai tiga pilar utama kemaslahatan, yaitu: Perbaikan sarana pendidikan: Renovasi dan pemeliharaan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan demi kenyamanan belajar mengajar. Renovasi sarana ibadah: Perbaikan mushola atau masjid di lingkungan institusi pendidikan guna menunjang ibadah yang khusyuk. Bantuan sosial pendidikan: Pemberian santunan bagi siswa-siswi dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan layak dan penuh martabat. Melalui sinergi yang kokoh dan penuh keberkahan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap gerakan pembentukan karakter dermawan sejak usia dini dapat terus meluas secara masif. Semoga ikhtiar ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan di Kabupaten Majalengka yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga agamis, berkarakter, dan mandiri demi kemaslahatan umat menuju ridha-Nya. #BAZNASMajalengka #HimpaudiPanyingkiran #InfaqSIGAP #KarakterSejakDini #GenerasiDermawan #SinergiKebaikan #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Program Majalengka Mandiri di Cikijing
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Program Majalengka Mandiri di Cikijing
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka merealisasikan penyaluran bantuan modal usaha melalui program Majalengka Mandiri. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Media dan Publikasi BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., kepada Bapak Supriatna, seorang pelaku usaha mikro pedagang tutut yang merupakan warga Blok Sintasari, Desa Cikijing, Kecamatan Cikijing, pada Rabu (20/5/2026). Penyerahan bantuan modal usaha ini dilangsungkan di kediaman Bapak Supriatna. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif, guna mendorong peningkatan ekosistem usaha mikro di tingkat pedesaan. Eman Suherman menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari kewajiban institusi untuk mendistribusikan hak para mustahik secara tepat sasaran. Dia menambahkan, intervensi modal usaha ini diharapkan dapat memperkuat aspek permodalan para pelaku ekonomi mikro, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pendapatan usaha mandiri mereka. "Melalui program Majalengka Mandiri, kami berupaya memastikan bahwa dana pemberdayaan ini dapat menunjang keberlanjutan usaha Bapak Supriatna. Penyaluran bantuan produktif ini juga dirancang untuk mensinergikan program kerja BAZNAS dengan agenda strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah," ujar Eman saat memberikan keterangan resmi. Lebih lanjut, implementasi program ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah daerah, khususnya dalam merealisasikan tata kehidupan masyarakat yang lebih baik sesuai dengan visi Majalengka Langkung Sae. Program Majalengka Mandiri sendiri merupakan salah satu pilar strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berorientasi pada transformasi mustahik menjadi muzaki melalui penguatan sektor usaha produktif. BAZNAS secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap para penerima manfaat guna memastikan efektivitas pemanfaatan dana bantuan modal yang telah digulirkan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #PemberdayaanUMKM #ZakatProduktif #InfoMajalengka
BERITA23/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha UMKM, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha UMKM, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus bergerak menebar kemaslahatan dan mengentaskan kemiskinan melalui program Majalengka Mandiri. Pada Rabu (20/5/2026), BAZNAS Majalengka yang diwakili oleh Staf Media dan Publikasi, Eman Suherman, S.Pd.I., secara resmi menyerahkan bantuan modal usaha kepada Ibu Elis Jubaedah, seorang pelaku UMKM produsen sistik vespa yang bertempat tinggal di Blok Jumat, Desa Cikijing, Kecamatan Cikijing. Penyerahan bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari komitmen asnaf zakat guna mengangkat harkat hidup para mustahik menjadi muzaki. Melalui penguatan sektor ekonomi mikro ini, BAZNAS berharap dapat menyokong penuh program strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae" (Majalengka Lebih Baik). Senyum Syukur di Blok Jumat Penyerahan bantuan dilakukan langsung di kediaman Ibu Elis Jubaedah dengan suasana penuh khidmat dan haru. Air mata kebahagiaan tak mampu dibendung oleh Ibu Elis saat menerima amanah dana zakat dari para agnia yang disalurkan melalui BAZNAS. Bantuan modal ini direncanakan akan langsung digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan penunjang produksi sistik vespa miliknya yang sempat terkendala keterbatasan modal. "Alhamdulillah ya Allah, terima kasih BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Bantuan ini sangat berarti untuk keberlangsungan usaha kecil saya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda," ungkap Ibu Elis dengan suara bergetar penuh syukur. Menunaikan Hak, Menggandeng Pemerintah Eman Suherman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS bukan sekadar bantuan sosial, melainkan penunaian kewajiban untuk menyampaikan hak para mustahik yang dititipkan Allah SWT. "Kami hadir di sini sebagai jembatan kebaikan, menunaikan kewajiban menyalurkan bantuan kepada mereka yang berhak menerimanya. Sektor UMKM seperti usaha sistik vespa Ibu Elis ini memiliki potensi besar jika ditopang dengan ikhtiar dan modal yang berkah. Semoga Allah memurnikan niat kita dan menjadikan usaha ini berkembang maju," tutur Eman. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci utama pembangunan daerah. Dengan lahirnya muzaki-muzaki baru dari program pemberdayaan ini, BAZNAS Majalengka optimis kesejahteraan umat akan meningkat secara merata dan berkah. Mengenal Program Majalengka Mandiri Sebagai informasi, Majalengka Mandiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berfokus pada pendayagunaan zakat produktif. Berbeda dengan bantuan konsumtif, program ini memberikan stimulasi berupa modal usaha, pendampingan, serta pelatihan bagi pelaku usaha mikro yang tergolong mustahik. Melalui skema pemberdayaan ekonomi yang terukur, BAZNAS Kabupaten Majalengka konsisten bergerak dari desa ke desa untuk memastikan roda ekonomi umat tetap berputar, sekaligus menjadi pilar pelaksana yang kuat demi mendukung kemajuan daerah yang selaras dengan semangat Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMBangkit #PemberdayaanUmat
BERITA23/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Ternak Domba, Wujud Nyata Mustahik Menjadi Muzakki
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Ternak Domba, Wujud Nyata Mustahik Menjadi Muzakki
MAJALENGKA (22 Mei 2026) Guna membentangkan sayap keberkahan dan menumbuhkan kemandirian ekonomi umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan modal usaha UMKM kepada Bapak Ganda Miskanda, seorang penguasa ternak domba asal Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Jumat (22/5/2026). Ikhtiar Memuliakan Umat Melalui Pemberdayaan Ekonomi Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi program produktif. Sektor peternakan domba yang ditekuni oleh Bapak Ganda Miskanda dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan menggerakkan roda ekonomi di wilayah perdesaan. Dalam prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar stimulus modal, melainkan bentuk amanah dari para muzakki yang menitipkan hartanya untuk disalurkan kepada mereka yang siap berikhtiar dengan sungguh-sungguh. "Alhamdulillah, melalui dana zakat yang dikelola, kita dapat menyuntikkan energi baru bagi usaha ternak domba Pak Ganda. Doa kami, semoga hewan ternak yang dipelihara senantiasa diberkahi, berkembang biak dengan sehat, dan menjadi jalan pembuka pintu rezeki yang melimpah bagi keluarga beliau," ujar Robi. Detail Pendukung dan Ungkapan Rasa Syukur Bapak Ganda Miskanda selaku penerima manfaat tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Berbekal bantuan UMKM ini, ia bertekad untuk memperluas kapasitas kandang dan meningkatkan kualitas pakan agar usaha ternak dombanya bisa lebih produktif. "Maturnuwun Gusti, terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka dan para muzakki. Bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan usaha kecil saya di Desa Wangkelang. Insya Allah, amanah ini akan saya jaga dan rawat sebaik-baiknya agar kelak saya juga bisa berganti peran menjadi orang yang memberi zakat (muzakki)," ungkap Ganda dengan mata berkaca-kaca. Latar Belakang: Menuju Majalengka yang Religius dan Sejahtera Program bantuan UMKM sektor peternakan ini sejalan dengan visi besar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan lokal. Dengan menyasar para pelaku usaha mikro di tingkat desa, BAZNAS berharap dapat menciptakan episentrum ekonomi baru yang mandiri dan berkarakter Islami. Melalui pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menebar kemaslahatan, merajut ukhuwah, dan memastikan bahwa setiap rupiah dana umat bertransformasi menjadi senyuman dan kemuliaan bagi sesama. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMBerdaya #PemberdayaanUmat #PilihanPertamaPembayarZakat
BERITA23/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Selamat dan Sukses untuk Para Peraih BAZNAS Majalengka Awards 2026: Menjadi Uswatun Hasanah Demi Kemaslahatan Umat
Selamat dan Sukses untuk Para Peraih BAZNAS Majalengka Awards 2026: Menjadi Uswatun Hasanah Demi Kemaslahatan Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka sukses menggelar perhelatan akbar BAZNAS Majalengka Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para tokoh, instansi, dan pelaku usaha yang konsisten menjadi motor penggerak kebaikan. Dalam anugerah yang berlangsung khidmat ini, terdapat 15 kategori penghargaan strategis yang dianugerahkan kepada 34 penerima award terpilih yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme yang mendalam atas terselenggaranya momentum penuh berkah ini. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar piagam formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas ketulusan hati para muzaki dan mitra strategis. “Merekalah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. Karena kami meyakini bahwa apresiasi itu penting. Ketika kebaikan dihargai, maka semangat untuk berbuat baik akan terus tumbuh dan bahkan tumbuh lebih besar lagi,” ucap H. Agus Asri Sabana dengan penuh optimisme dan mata yang berbinar penuh rasa syukur. Menjadi Uswatun Hasanah dan Penggerak Kemaslahatan Umat Kehadiran para peraih penghargaan dari berbagai unsur—mulai dari birokrat, instansi vertikal, hingga dunia usaha—diharapkan mampu memancarkan cahaya kebaikan dan menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik) yang menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Majalengka untuk saling bahu-membahu menuntaskan kemiskinan dan mengangkat harkat martabat kaum dhuafa. Berdasarkan keputusan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka, berikut adalah daftar para pejuang kebaikan yang berhasil meraih penghargaan pada BAZNAS Award 2026: 1. Kategori Muzaki Teladan (Pengusaha & Tokoh Masyarakat) Penghargaan ini diserahkan kepada para mujahid ekonomi dan pelaku dunia usaha yang senantiasa membersihkan harta dan menjemput keberkahan dengan menjadi teladan dalam menunaikan ZIS, di antaranya: H. Hendrian Suryatanagara (Ketua KADIN Kabupaten Majalengka) H. Memet Tasmat (Owner UD Putra TS Majalengka) H. Heri Syaripudin (Owner TB Cahaya Baru 6 Kasokandel) H. Yasin Yusnawan (Dari Ridho Teknik Kadipaten) Muhammad Iqbal Shafa (Owner FLNK Majalengka) H. Andri Andriana (Owner CV Anugrah Plast Injection) Dani Darmawan (Owner CV Darmawan Jaya) H. Doni Santoso (Owner Toko EMAS ABADI) 2. Kategori UPZ OPD dengan Pengumpulan Terbanyak Apresiasi tinggi atas dedikasi dan performa penghimpunan zakat terbaik di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka diraih oleh: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) 3. Kategori Tokoh Penggerak dan Kepala Daerah Peduli ZIS Amanah kepemimpinan yang bersinergi dengan kepedulian sosial melahirkan sosok penggerak yang dinobatkan kepada: Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka (Dianugerahi sebagai Tokoh Wanita Penggerak ZIS) Wawan Kurniawan (Camat Leuwimunding, dianugerahi sebagai Camat Peduli Gerakan ZIS) Kepala Desa Heubeulisuk, Kecamatan Argapura (Dianugerahi sebagai Kepala Desa Peduli Gerakan ZIS) 4. Kategori Unsur Vertikal Dukungan kokoh dari instansi vertikal yang dinilai memberikan komitmen penuh terhadap penguatan ekosistem zakat di daerah diberikan kepada: Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Kejaksaan Negeri Majalengka Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten Menumbuhkan Budaya Kebaikan yang Berkelanjutan Hadirnya jajaran tokoh dan institusi mulia ini laksana oase di tengah umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap momentum award ini menjadi pemantik lahirnya budaya gotong royong yang lebih masif. Ketika zakat dikelola dengan amanah dan muzaki menunaikannya dengan istiqamah, maka kesejahteraan masyarakat akan terwujud secara merata, membawa keberkahan yang mengalir bagi daerah. Together, kita wujudkan visi daerah yang sejahtera lahir dan batin, di bawah rida Allah SWT. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengkaAward2026 #ZakatTumbuhBermanfaat #PejuangZakat #MuzakiTeladan #UmatSejahtera
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →