WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Dukung Kemandirian Ekonomi Perempuan, BAZNAS RI Luncurkan Microfinance Majelis Taklim Melalui Sinergi Ormas Besar
Dukung Kemandirian Ekonomi Perempuan, BAZNAS RI Luncurkan Microfinance Majelis Taklim Melalui Sinergi Ormas Besar
JAKARTA Dalam upaya memperkuat struktur ekonomi umat melalui pemberdayaan tangan-tangan kreatif perempuan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi meluncurkan program BAZNAS Microfinance Majelis Taklim (BMMT). Peluncuran strategis ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (30/4/2026), dengan menggandeng tiga organisasi besar: Muslimat NU, ‘Aisyiyah, dan Fatayat NU. Program BMMT dirancang sebagai solusi konkret bagi jamaah majelis taklim untuk mendapatkan akses modal usaha berbasis syariah yang berkeadilan dan tanpa bunga. Hal ini sekaligus menjadi benteng bagi umat agar terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol) maupun rentenir yang merugikan. Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si, menegaskan bahwa peluncuran ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan wujud nyata transformasi zakat dari sifat konsumtif menjadi produktif. "Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat. Kami berharap Majelis Taklim tidak hanya menjadi tempat pertumbuhan nilai spiritual, tetapi juga berkembang menjadi kelompok usaha yang produktif," ujar Zainut. Capaian Strategis dan Jangkauan Nasional Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 32 unit BMMT di seluruh Indonesia. "Sejauh ini, BMMT telah melayani 1.309 penerima manfaat yang tersebar di 23 provinsi dan 28 kabupaten/kota, dengan total pembiayaan mencapai Rp3.195.995.000," jelas Imdadun. Sinergi ini mendapat apresiasi tinggi dari para pimpinan organisasi perempuan. Wakil Ketua PP Muslimat NU, Dr. Hj. Romlah Widayati, berharap program ini mampu memberdayakan ekonomi keluarga dari puluhan ribu anggota mereka. Sementara itu, pihak 'Aisyiyah dan Fatayat NU menekankan pentingnya pendampingan usaha dan peningkatan kapasitas produksi, khususnya di sektor kuliner dan industri kreatif rumahan. Dengan hadirnya BMMT, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengawal kemandirian ekonomi umat melalui penguatan unit-unit mikro di tingkat akar rumput, sejalan dengan semangat pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KemandirianUmat #ZakatProduktif #MicrofinanceSyariah #PemberdayaanPerempuan
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Harmoni Kreativitas Pemuda: Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Tari Kolosal Genteng di Hardiknas 2026
Harmoni Kreativitas Pemuda: Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Tari Kolosal Genteng di Hardiknas 2026
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penampilan memukau tari kolosal yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Acara yang berlangsung meriah di Lapangan GGM Majalengka ini menjadi panggung unjuk bakat bagi generasi muda setempat, Sabtu (2/5). Penampilan seni tersebut mencuri perhatian publik melalui perpaduan harmonis antara gerak tari, penggunaan properti Genteng yang menjadi ikon lokal, serta formasi devile yang rapi. Menurut H. Agus Asri Sabana, karya ini merupakan simbol nyata dari kreativitas, kekuatan fisik, dan semangat kebersamaan yang dimiliki oleh pelajar di Kabupaten Majalengka. "Penampilan ini bukan sekadar pementasan seni biasa. Ini adalah cerminan dari semangat pendidikan yang berhasil membangun karakter, melestarikan warisan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan inovasi di kalangan generasi muda," ujar Ketua BAZNAS di sela-sela acara. Sinergi Pemerintah Daerah Kemeriahan peringatan Hardiknas ini juga dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya: Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan. Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Majalengka terhadap kemajuan sektor pendidikan yang diinterintegrasikan dengan pelestarian seni dan budaya. Peran Pendidikan dan Budaya BAZNAS Kabupaten Majalengka melihat bahwa pendidikan dan budaya adalah dua pilar penting dalam membentuk masyarakat yang madani. Melalui momentum Hardiknas ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program peningkatan kualitas SDM di Majalengka, baik melalui pendayagunaan zakat di bidang pendidikan maupun dukungan terhadap kegiatan kepemudaan yang positif. Tarian kolosal dengan properti genteng tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang identitas jati diri masyarakat Majalengka yang tangguh dan inovatif dalam menyongsong masa depan. #BAZNASMajalengka #Hardiknas2026 #MajalengkaLangkungSae #BudayaMajalengka #PendidikanKarakter #GentengMajalengka #InfoMajalengka
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Hardiknas 2026: Sinergi Zakat dan Pendidikan Tingkatkan IPM Daerah
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Hardiknas 2026: Sinergi Zakat dan Pendidikan Tingkatkan IPM Daerah
MAJALENGKA, BAZNAS Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar khidmat di Lapangan GGM Majalengka pada Sabtu, 2 Mei 2026. Acara ini menjadi momentum istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bupati Majalengka, Eman Suherman, selaku Pembina Upacara mengumumkan pencapaian luar biasa di mana Kabupaten Majalengka sukses menjadi pemimpin Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Ciayumajakuning dengan angka 71,37. Pendidikan Sebagai Lokomotif IPM Dalam amanatnya, Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa kenaikan IPM sebesar satu poin dari tahun sebelumnya merupakan buah manis dari konsistensi penguatan sektor pendidikan. Beberapa indikator keberhasilan tersebut meliputi: Rata-rata Lama Sekolah (RLS): Meningkat menjadi 7,81 (sebelumnya 7,53). Angka Partisipasi Murni (APM): PAUD (90,90%), SD/MI (90,79%), dan SMP/MTs (85,92%). "Capaian ini menegaskan bahwa investasi pada sektor pendidikan memberikan hasil yang konkret. Kita terus berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif bagi seluruh warga," ujar Bupati. BAZNAS Siap Berkolaborasi Atasi Anak Tidak Sekolah (ATS) Menanggapi tantangan terkait 10.374 anak tidak sekolah (ATS) yang masih tercatat di tahun ajaran 2025/2026, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyatakan kesiapannya untuk mensinergikan program dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung langkah Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan. "BAZNAS Majalengka berkomitmen hadir melalui program Majalengka Cerdas. Kami akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk membantu biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu, sehingga target Bapak Bupati agar tidak ada lagi anak Majalengka yang tidak sekolah dapat kita wujudkan bersama," tutur H. Agus Asri Sabana di sela-sela acara. Langkah Strategis Kedepan Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf, menambahkan bahwa pihaknya tengah mengoptimalkan program "jemput bola" untuk mengidentifikasi anak putus sekolah agar kembali ke bangku pendidikan formal maupun non-formal. Kehadiran Ketua BAZNAS dalam upacara ini mempertegas peran lembaga zakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka menuju daerah yang lebih religius, sejahtera, dan cerdas. #BAZNASMajalengka #Hardiknas2026 #MajalengkaCerdas #IPMMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PendidikanInklusif #Ciayumajakuning #EmanSuherman #AgusAsriSabana
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Hanya Masak Air untuk Ganjal Lapar, BAZNAS Majalengka Respons Cepat Kondisi Lansia di Leuwimunding
Hanya Masak Air untuk Ganjal Lapar, BAZNAS Majalengka Respons Cepat Kondisi Lansia di Leuwimunding
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen respons cepat terhadap laporan kemanusiaan di wilayahnya. Pada Kamis (30/04/2026), tim BAZNAS melakukan kunjungan mendadak untuk meninjau kondisi memprihatinkan yang dialami Bapak Midi dan Ibu Wasih, warga Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding. Kedatangan tim di lokasi disambut dengan pemandangan yang menyentuh hati. Di atas tungku sederhana, hanya terlihat air yang sedang dimasak—satu-satunya hal yang bisa mereka sajikan hari itu karena tidak adanya bahan pangan yang tersedia. Perjuangan di Balik Keterbatasan Bapak Midi, yang sehari-hari bekerja sebagai perawat pemakaman, hanya mengandalkan upah seikhlasnya dari warga. Penghasilan yang tak menentu, terkadang hanya berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000, harus dicukup-cukupkan untuk bertahan hidup bertiga. Di tengah impitan ekonomi, pasangan lansia ini memikul tanggung jawab besar merawat putri mereka, Sumiati (45). Dengan kondisi kesehatan mental yang terbatas, Sumiati membutuhkan pendampingan penuh sepanjang waktu. Ibu Wasih dengan penuh kesabaran melayani seluruh kebutuhan dasar putrinya yang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur. Untuk menyiasati kebutuhan pangan, keluarga ini memanfaatkan lahan seadanya untuk menanam sayuran. Penyaluran Bantuan dan Ajakan Sinergi Sebagai bentuk kepedulian nyata, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako untuk meringankan beban keluarga tersebut dalam memenuhi kebutuhan pokok mendesak. Pihak BAZNAS menegaskan bahwa informasi akurat dari lapangan merupakan kunci utama dalam ketepatan penyaluran bantuan. Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga sosial sangat diperlukan untuk menjangkau warga yang membutuhkan namun belum terdata. "Kami menyadari masih ada kondisi di lapangan yang belum terjangkau. Hal ini bukan karena kurangnya kepedulian, melainkan keterbatasan informasi yang masuk ke meja kami. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk proaktif bersinergi dalam menyampaikan informasi," tulis pernyataan resmi BAZNAS Majalengka. Kepedulian akan terasa jauh lebih kuat dan berdampak luas ketika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dalam semangat kemanusiaan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #PeduliSesama #ZakatMenguatkanIndonesia #Kemanusiaan #Leuwimunding
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Hardiknas 2026: Melalui Program Majalengka Cerdas, BAZNAS Berkomitmen Memutus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Hardiknas 2026: Melalui Program Majalengka Cerdas, BAZNAS Berkomitmen Memutus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
MAJALENGKA Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026 menjadi pijakan kuat bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka untuk mempertegas perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengusung semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Majalengka terus mengakselerasi berbagai program unggulan guna memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Pendidikan dinilai bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan fondasi utama dalam membangun martabat dan kesejahteraan umat. Hal ini menjadi napas utama BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran di sektor pendidikan. Inovasi Program Majalengka Cerdas Melalui pilar Majalengka Cerdas, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, namun juga bantuan strategis yang berkelanjutan. Beberapa program kunci yang terus digulirkan meliputi: Beasiswa Stimulan: Bantuan biaya pendidikan untuk siswa berprestasi namun terkendala secara ekonomi di berbagai jenjang pendidikan. Satu Desa Satu Sarjana: Sebuah program kolaborasi visioner yang bertujuan melahirkan intelektual muda dari setiap pelosok desa di Kabupaten Majalengka guna mendorong kemandirian daerah. Akses Pendidikan Adil dan Bermutu: Memastikan sarana dan prasarana penunjang bagi para mustahik agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih mimpi tanpa terhalang keterbatasan finansial. Zakat Sebagai Penggerak Peradaban BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan oleh para muzaki menjadi harapan bagi ribuan anak di Majalengka. Dengan manajemen yang transparan dan akuntabel, zakat menjelma menjadi investasi peradaban yang mampu memutus rantai kemiskinan secara struktural. "Pendidikan adalah tentang harapan yang ditumbuhkan dan masa depan yang dibangun. BAZNAS hadir sebagai jembatan bagi mereka yang memiliki potensi namun terhimpit keadaan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas dan bermutu bagi generasi masa depan," ungkap perwakilan pimpinan BAZNAS Majalengka. Sinergi Semesta Dalam peringatan Hardiknas 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mengajak seluruh elemen masyarakat—pemerintah, sektor swasta, hingga individu—untuk memperkuat partisipasi semesta. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang inklusif untuk semua. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang mulia demi kemajuan Kabupaten Majalengka di masa depan. #MajalengkaLangkungSae #Hardiknas2026 #BaznasMajalengka #MajalengkaCerdas #ZakatMenguatkanIndonesia #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Majalengka Sinergi Bersama BPJPH dan Komisi VIII DPR RI
Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Majalengka Sinergi Bersama BPJPH dan Komisi VIII DPR RI
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Serap Aspirasi dan Temu Konsultasi Layanan Sertifikasi Halal. Perhelatan yang diinisiasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini berlangsung khidmat di Yayasan Al Mizan pada Sabtu (02/05/2026). Hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menunjukkan bahwa lembaga pengelola zakat memiliki peran strategis dalam mengawal legalitas usaha para mustahik dan pelaku UMKM di wilayah Majalengka. Kolaborasi Strategis Menuju Wajib Halal 2026 Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh kunci, di antaranya Inspektur BPJPH, Mohamad Fitri, S.Ag., M.Ak., serta Kepala Balai BPJPH Provinsi Jawa Barat, Imam Mutawakkil, S.Ag., M.Si. Keduanya memaparkan urgensi standarisasi halal sebagai instrumen perlindungan konsumen sekaligus peningkatan nilai jual produk lokal. Dukungan politik dan kebijakan juga disampaikan langsung oleh Anggota DPR RI Komisi VIII, Dr. KH. Maman Imanul Haq, M.M. Beliau menekankan peran legislatif dalam mengawal kebijakan strategis Wajib Halal 2026. Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, S.Pd., M.PKim., turut memberikan penguatan mengenai teknis layanan di tingkat daerah. Komitmen Daerah dan Kemandirian Ekonomi Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka telah melangkah nyata dengan menyediakan kuota sertifikasi halal gratis. Fasilitas ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang ingin naik kelas tanpa terbebani biaya administrasi. H. Muhamad Ridwan menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam menciptakan kemandirian ekonomi. "BAZNAS Majalengka siap bersinergi untuk mengambil peran aktif dalam percepatan sertifikasi halal. Kami ingin memastikan para pelaku UMKM, terutama mereka yang menjadi binaan BAZNAS, memiliki daya saing tinggi dengan standar halal yang terjamin," pungkasnya. Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan ekosistem halal di Kabupaten Majalengka semakin kokoh, memberikan rasa aman bagi masyarakat, dan mendorong produk lokal menembus pasar yang lebih luas. #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #HalalMajalengka #EkonomiUmat #UMKMNaikKelas #SertifikasiHalal #KolaborasiUmat #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat
BERITA02/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Refleksi Hari Buruh: Ketua BAZNAS Majalengka Tekankan Kemuliaan Pekerja dalam Perspektif Islam
Refleksi Hari Buruh: Ketua BAZNAS Majalengka Tekankan Kemuliaan Pekerja dalam Perspektif Islam
MAJALENGKA, 1 Mei 2026 Menyongsong peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan catatan refleksi mendalam mengenai kedudukan mulia para pekerja dalam ajaran Islam. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menekankan bahwa Islam tidak sekadar memandang bekerja sebagai aktivitas ekonomi, melainkan sebagai bentuk ibadah untuk menjaga kehormatan diri dan keluarga. Kerja Adalah Marwah, Buruh Adalah Mitra Dalam pandangan Islam, keberadaan buruh dan pekerja sangat dimuliakan. Mereka bukan sekadar objek dalam rantai produksi atau alat untuk mencapai keuntungan pemodal, melainkan mitra strategis dalam membangun peradaban yang berkeadilan. H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa nilai-nilai keislaman menuntut adanya pemenuhan hak-hak buruh secara adil dan manusiawi. Beliau menggarisbawahi poin-poin penting yang menjadi esensi memaknai Hari Buruh dalam kacamata syariat: Integrasi Iman dan Amal (Kerja): Islam menempatkan kesungguhan bekerja untuk mencari rezeki yang halal di posisi yang tinggi, sejajar dengan aspek-aspek keimanan dalam menjaga harga diri. Apresiasi dan Pemuliaan: Meneladani Rasulullah SAW yang sangat memuliakan pekerja. Prinsip utamanya adalah kepastian penunaian hak, sebagaimana hadis menegaskan untuk memberikan upah sebelum keringat mereka kering. Kemitraan yang Berkeadilan: Hubungan antara buruh dan pemberi kerja (majikan) didasari oleh semangat hormat-menghormati dan kerja sama, bukan superioritas yang menindas. Hak Upah Layak dan Tepat Waktu: Kewajiban mutlak bagi pemberi kerja untuk menetapkan upah yang adil, mencukupi, dan membayarkannya tanpa penundaan. Transparansi dan Keseimbangan: Kontrak kerja harus didasari kerelaan mutual (antaradin), bebas dari unsur eksploitasi, penipuan, maupun kerugian (gharar). Menjaga Keharmonisan Sosial BAZNAS Kabupaten Majalengka, melalui visi penyejahteraan umat, memandang bahwa perlindungan terhadap hak pekerja adalah elemen krusial untuk menciptakan keharmonisan sosial. Lingkungan kerja yang adil tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendatangkan keberkahan dan rida Allah SWT bagi seluruh ekosistem usaha. "Peringatan Hari Buruh adalah momen refleksi kolektif bagi kita semua, khususnya para pemangku kepentingan ekonomi di Majalengka, untuk memastikan keadilan sosial terwujud nyata di lingkungan kerja kita. Buruh yang sejahtera adalah pilar kuat bagi Majalengka yang berkah," pungkas Ketua BAZNAS Majalengka. (Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka) Tagar Berita: #MajalengkaLangkungSae #HariBuruh2026 #MayDayMajalengka #ZakatMemberdayakan #KeadilanSosial #BAZNASMajalengka #PekerjaMulia #SyariatKerja
BERITA01/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk Musholla At-Taubat Panjalin Kidul
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk Musholla At-Taubat Panjalin Kidul
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana peribadatan di pelosok desa. Melalui program pendayagunaan zakat, BAZNAS Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Musholla At-Taubat yang berlokasi di Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan, kepada pengurus Musholla At-Taubat pada 01/05/2026. Penyerahan ini disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Mendukung Syiar Islam di Tingkat Desa Dalam sambutannya, Iwan Setiawan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Majalengka untuk memastikan setiap fasilitas ibadah di Kabupaten Majalengka memiliki sarana yang memadai. "Kami berharap bantuan Saraga ini dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah serta memakmurkan kegiatan keagamaan di Musholla At-Taubat. BAZNAS hadir sebagai jembatan antara para muzaki (pembayar zakat) dengan para mustahik, guna memastikan dana zakat memberikan dampak nyata bagi syiar Islam," ujar Iwan. Bantuan Saraga ini mencakup berbagai kebutuhan fasilitas yang disesuaikan dengan kondisi Musholla At-Taubat, guna menunjang aktivitas salat berjamaah maupun pengajian rutin warga Desa Panjalin Kidul. Digitalisasi dan Kemudahan Berzakat Sebagai Kepala Divisi Digital Fundraising, Iwan juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat melalui platform digital. Ia menjelaskan bahwa keberlangsungan program-program sosial seperti bantuan Saraga ini sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Transformasi digital yang kami lakukan bertujuan untuk memudahkan masyarakat Majalengka dalam menebar kebaikan. Setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS Majalengka dikelola secara aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI," tambahnya. Pihak pengurus Musholla At-Taubat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan di lingkungan RT/RW setempat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MushollaAtTaubat #PanjalinKidul #Sumberjaya #ZakatMensejahterakanUmat #InfoMajalengka
BERITA01/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peringati Hari Buruh Internasional 2026, BAZNAS Majalengka Tekankan Nilai Ibadah dalam Etos Kerja
Peringati Hari Buruh Internasional 2026, BAZNAS Majalengka Tekankan Nilai Ibadah dalam Etos Kerja
MAJALENGKA Bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga kerja dan kaum buruh di berbagai sektor. BAZNAS memandang para pekerja sebagai pilar utama penggerak roda ekonomi yang berkontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa dedikasi yang ditunjukkan oleh para pekerja bukan sekadar upaya pemenuhan kebutuhan ekonomi semata, namun juga memiliki dimensi spiritual yang tinggi. "Setiap tetes keringat yang tercurah dari para buruh yang bekerja dengan tulus dan ikhlas, insya Allah bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Semangat kerja keras ini menjadi inspirasi bagi kami di BAZNAS untuk terus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujarnya. Zakat sebagai Instrumen Kesejahteraan Pekerja Dalam momentum ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha dan pekerja yang telah mencapai nisab, untuk mengoptimalkan instrumen Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Program pemberdayaan ekonomi yang dikelola BAZNAS bertujuan untuk menciptakan jaring pengaman sosial yang mampu mendorong terciptanya kesejahteraan yang merata, selaras dengan visi Majalengka Langkung SAE. Komitmen untuk Indonesia Sejahtera Melalui semangat "Buruh Kuat, Ekonomi Bangkit", BAZNAS berkomitmen untuk terus menyalurkan dana umat secara transparan dan tepat sasaran. Fokus utamanya adalah membantu kelompok rentan di kalangan pekerja serta memberikan akses permodalan bagi usaha mikro guna memutus rantai kemiskinan di wilayah Kabupaten Majalengka. Dengan sinergi antara kerja keras para buruh dan keberkahan zakat, diharapkan Indonesia—khususnya Majalengka—dapat tumbuh menjadi daerah yang lebih sejahtera, mandiri, dan diberkahi. #HariBuruh2026 #MayDay2026 #BaznasMajalengka #ZakatUntukSesama #EkonomiBangsa #MajalengkaLangkungSae #KesejahteraanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA01/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakil Ketua III BAZNAS Majalengka: Perbaiki Spiritual dan Etos Kerja untuk Membuka Kran Rezeki
Wakil Ketua III BAZNAS Majalengka: Perbaiki Spiritual dan Etos Kerja untuk Membuka Kran Rezeki
MAJALENGKA Rezeki bukan sekadar perihal angka di atas kertas atau saldo dalam rekening, melainkan keberkahan yang mengalir melalui jalur-jalur spiritual dan ikhtiar yang terukur. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., dalam arahan internal mengenai manajemen keberkahan ekonomi umat. Menurut beliau, terdapat korelasi kuat antara integritas spiritual seseorang dengan kelancaran pintu rezeki. Beliau membedah setidaknya enam instrumen utama yang menjadi "kunci" pembuka rezeki sesuai tuntunan syariat. Enam Pilar Pembuka Rezeki Ketakwaan dan Tawakal: Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah akan mendatangkan jalan keluar dari setiap kesulitan serta rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Istighfar dan Taubat: Memohon ampunan secara konsisten bukan hanya membersihkan jiwa, tetapi juga membuka jalan kelapangan dalam urusan duniawi. Sedekah dan Wakaf: Memberi di jalan Allah tidak akan mengurangi harta. Sebaliknya, sedekah adalah instrumen produktif untuk memancing datangnya rezeki yang lebih besar. Silaturahmi: Menyambung tali persaudaraan terbukti secara spiritual memperpanjang usia produktif dan meluaskan relasi rezeki. Syukur dan Shalat Dhuha: Mensyukuri nikmat sekecil apa pun akan memicu penambahan nikmat lainnya. Selain itu, Shalat Dhuha menjadi amalan spesifik untuk menjemput berkah di pagi hari. Pernikahan dan Bakti Orang Tua: Memuliakan orang tua dan menjalankan sunah pernikahan adalah pintu rezeki yang telah dijamin ketentuannya oleh Allah SWT. Waspadai Penghambat Rezeki Di sisi lain, Embed Humed juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi perilaku yang dapat "menutup" kran rezeki. Perilaku negatif tersebut di antaranya adalah: Maksiat dan Meninggalkan Salat: Kelalaian ibadah mengakibatkan hilangnya keberkahan harta. Sifat Kikir: Keengganan berbagi justru menyempitkan ruang gerak ekonomi. Tindakan Zalim (Ihtikar): Praktik menimbun barang demi keuntungan pribadi sangat dilarang karena merusak tatanan keadilan sosial. Kebiasaan Tidur Pagi: Kehilangan momentum produktif di waktu subuh dapat menghalangi keberkahan usaha. "Membuka pintu rezeki menuntut keseimbangan yang presisi antara perbaikan kualitas spiritual dan usaha nyata di lapangan. Kita tidak bisa hanya menunggu tanpa ikhtiar halal, namun ikhtiar tanpa fondasi takwa juga akan terasa hampa," ujar Embed Humed, M.Pd. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mengedukasi umat agar tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga kuat secara spiritual melalui pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang amanah dan transparan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PintuRezeki #EkonomiSyariah #MajalengkaReligius
BERITA01/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Respons Cepat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Rumah Roboh di Sindangpala
Respons Cepat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Rumah Roboh di Sindangpala
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan yang tinggi dengan merespons cepat laporan musibah rumah roboh di Desa Sindangpala, Kecamatan Banjaran. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan darurat diserahkan langsung kepada para korban pada Jumat (01/05/2026). Kronologi Kejadian Bencana alam ini dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Banjaran pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Selain faktor cuaca, kondisi bangunan yang sudah lapuk membuat rumah milik dua warga tidak mampu lagi menahan beban material, menyebabkan kerusakan parah pada bagian atap dan tembok. Rincian Dampak dan Penyaluran Bantuan Berdasarkan laporan singkat Pemerintah Desa Sindangpala yang dikoordinasikan dengan pihak terkait, musibah di Blok Gorolong RT 001 RW 002 ini menimpa dua kepala keluarga: Bapak Suharto (72th): Rumahnya mengalami tembok roboh (2x2 meter) dan atap roboh (3x3 meter). Taksiran kerugian mencapai Rp30.000.000. Ibu Iyom (71th): Mengalami kerusakan signifikan pada bagian atap dan tembok, dengan taksiran kerugian material senilai Rp20.000.000. Merespons laporan tersebut, tim BTB BAZNAS Majalengka, dipimpin oleh Eman Suherman, S.Pd.I., segera bergerak ke lokasi. Kedatangan tim disambut baik oleh pemerintah desa dan warga sekitar yang sebelumnya telah bahu-bahu membersihkan puing-puing bangunan. "Kami dari BAZNAS Majalengka hadir untuk menyampaikan amanah dari muzzaki dan meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Sindangpala," ujar Eman Suherman saat menyerahkan paket sembako darurat secara estafet kepada kedua korban. Bantuan sembako ini merupakan langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi saat mereka mulai melakukan perbaikan bangunan. BAZNAS Majalengka berharap bantuan ini dapat memberikan semangat dan sedikit kelegaan bagi para korban di tengah masa sulit ini. Humas BAZNAS Majalengka #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTepatSasaran #ResponsCepatBencana #KemanusiaanMajalengka #InfoBencanaMajalengka #SembakoUntukKorban
BERITA01/05/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Parakan Leuwimunding
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Parakan Leuwimunding
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam upaya meringankan beban masyarakat melalui pendistribusian bantuan logistik secara tepat sasaran. Pada hari ini, Kamis (30/4/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan paket sembako kepada salah satu warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Leuwimunding. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, kepada Ibu Sumiati, seorang warga di Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding. Dalam kegiatan ini, BAZNAS menyerahkan dua paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok keluarga penerima manfaat. Sinergi dan Pendampingan Lapangan Proses penyerahan bantuan dilakukan dengan pendampingan dari petugas Pendamping Keluarga Harapan (PKH) setempat. Kehadiran petugas PKH bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan serta sebagai bentuk koordinasi lintas program jaring pengaman sosial di Kabupaten Majalengka. Iwan Setiawan menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan bagian dari tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzzaki untuk kemaslahatan umat. "Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan mengunjungi Ibu Sumiati di Desa Parakan. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian para muzzaki yang menitipkan zakatnya melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban harian keluarga beliau," ujar Iwan. Komitmen Berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus melakukan penyisiran dan verifikasi terhadap laporan masyarakat mengenai warga yang memerlukan bantuan mendesak. Melalui program-program kemanusiaan seperti ini, diharapkan kesenjangan sosial dapat diminimalisir dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Majalengka dapat meningkat secara merata. Pihak keluarga penerima manfaat, Ibu Sumiati, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. #BAZNASMajalengka #ZakatMensejahterakanUmat #Kemanusiaan #MajalengkaLangkungSae #PendistribusianZakat #InfoMajalengka #LayananAktifBAZNAS #Leuwimunding
BERITA30/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Kursi Roda dan Sembako untuk Ust. Warisin di Sumberjaya
BAZNAS Majalengka Salurkan Kursi Roda dan Sembako untuk Ust. Warisin di Sumberjaya
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyata dalam program kemanusiaan dan kesehatan. Pada Kamis (30/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan berupa satu unit kursi roda dan paket sembako kepada Ust. Warisin, seorang tokoh agama yang berdomisili di Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, dengan didampingi oleh Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Sumberjaya. Wujud Kepedulian terhadap Pejuang Dakwah Ust. Warisin diketahui sedang berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya. Berdasarkan informasi pihak keluarga, kondisi kesehatan beliau menurun drastis setelah mengalami serangan stroke pertama kali saat sedang menunaikan tugas mulia menyampaikan khutbah Jum’at. Kejadian tersebut membuat beliau jatuh tersungkur dan sejak saat itu aktivitas dakwah serta kesehariannya menjadi sangat terbatas. Iwan Setiawan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian BAZNAS terhadap para pejuang dakwah di Kabupaten Majalengka. "Kami hadir sebagai jembatan kebaikan dari para muzaki. Ust. Warisin adalah sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk umat. Melalui bantuan kursi roda ini, kami berharap dapat membantu mobilitas beliau serta memberikan semangat untuk terus pulih," ujar Iwan di sela-sela penyerahan bantuan. Dukungan Sinergis UPZ Kecamatan Ketua UPZ Kecamatan Sumberjaya yang turut mendampingi prosesi tersebut mengapresiasi respon cepat dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sinergi antara UPZ di tingkat kecamatan dengan BAZNAS kabupaten diharapkan dapat terus menjangkau mustahik yang membutuhkan bantuan mendesak, terutama dalam aspek kesehatan dan pangan. Pihak keluarga Ust. Warisin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. Bantuan kursi roda ini dinilai sangat bermanfaat untuk membantu proses terapi dan aktivitas harian Ust. Warisin di masa pemulihan. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #Kemanusiaan #MajalengkaReligius #LayananAktifBAZNAS #BantuanKesehatan #PanjalinKidul #Sumberjaya
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Dukung Konferensi Cabang IPPNU
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Dukung Konferensi Cabang IPPNU
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi kepemudaan dan organisasi keagamaan di wilayah Majalengka. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan stimulan untuk kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara resmi pada Kamis (30/04/2026) bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Wahyu, M.Pd., kepada perwakilan panitia penyelenggara, Tri Nurlela. Sinergi Membangun Generasi Muda Dalam kesempatan tersebut, Wahyu, M.Pd. menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan BAZNAS terhadap pergerakan mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Majalengka. "Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar jalannya agenda Konfercab IPPNU. BAZNAS berkomitmen untuk hadir dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif dan organisasional, demi mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah dan kompeten," ujar Wahyu. Di sisi lain, Tri Nurlela selaku perwakilan panitia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas respon positif dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti bagi suksesnya regenerasi kepemimpinan di tubuh IPPNU Majalengka. Komitmen Pendistribusian ZIS Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam pilar pendidikan dan kepemudaan. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan organisasi kepemudaan di Majalengka terus terjalin erat demi mewujudkan visi Majalengka yang religius dan harmonis. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #IPPNUMajalengka #KonfercabIPPNU #MajalengkaLangkungSae #PemudaMajalengka #InfoZakat
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM asal Talaga
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM asal Talaga
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Hari ini, Kamis (30/4/2026), BAZNAS Majalengka menyerahkan bantuan modal usaha kepada Ibu Ropikoh, seorang warga Desa Ganeas, Kecamatan Talaga. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan oleh Staf Pelayanan BAZNAS Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, kepada Ibu Ropikoh yang hadir secara langsung ke kantor pusat. Mendorong Kemandirian Ekonomi Program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS untuk membantu para mustahik agar mampu mengembangkan usahanya dan mencapai kemandirian ekonomi. Robi Ferdian Rakasiwi menjelaskan bahwa verifikasi telah dilakukan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan usaha penerima. "Kami berharap bantuan modal usaha ini tidak sekadar menjadi tambahan materi, tetapi menjadi stimulan bagi Ibu Ropikoh untuk lebih semangat mengembangkan usahanya. BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk hadir mendampingi masyarakat yang memiliki kemauan kuat untuk mandiri secara ekonomi," ujar Robi di sela-sela proses administrasi penyerahan. Apresiasi dari Penerima Ibu Ropikoh, yang jauh-jauh datang dari Kecamatan Talaga, tampak haru saat menerima bantuan tersebut. Baginya, modal ini adalah angin segar di tengah tantangan ekonomi yang ia hadapi dalam menjalankan usahanya di desa. "Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka dan para muzakki (pembayar zakat). Bantuan ini sangat berarti untuk keberlanjutan usaha saya di Desa Ganeas. Semoga berkah bagi semua yang telah membantu," ungkap Ibu Ropikoh. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali membuktikan perannya sebagai lembaga utama menyejahterakan umat melalui tata kelola zakat yang amanah, transparan, dan profesional. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #KemandirianEkonomi #BantuanModalUsaha #MajalengkaLangkungSae #PemberdayaanEkonomi #InfoMajalengka #Talaga
BERITA30/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Miftahul Huda Ganeas
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Miftahul Huda Ganeas
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendukung penguatan sarana peribadatan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Kamis (30/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Mushola Miftahul Huda, Desa Ganeas, Kecamatan Talaga. Penyerahan bantuan berlangsung secara khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Staf Pelayanan BAZNAS Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, kepada Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Miftahul Huda, Bapak Engkos Kosasih. Komitmen Pelayanan Umat Dalam kesempatan tersebut, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam memakmurkan tempat ibadah. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat bersilaturahmi sekaligus menyerahkan amanah dari para muzaki untuk Mushola Miftahul Huda. Kami berharap bantuan sarana ini dapat menunjang kegiatan peribadatan masyarakat di Desa Ganeas, sehingga jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk," ujar Robi. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Majalengka akan terus berupaya merespons kebutuhan sarana keagamaan di pelosok desa agar syiar Islam semakin kuat. Apresiasi dari Penerima Manfaat Sementara itu, Bapak Engkos Kosasih selaku pihak DKM yang hadir langsung ke kantor BAZNAS, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Kami atas nama DKM dan warga Desa Ganeas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki fasilitas mushola. Semoga para muzaki yang telah berzakat melalui BAZNAS diberikan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda," tutur Engkos. Program bantuan sarana keagamaan ini merupakan salah satu pilar program Majalengka Takwa, yang fokus pada peningkatan kualitas sarana ibadah dan pembinaan mental spiritual masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaTakwa #ZakatTumbuhBermanfaat #KecamatanTalaga #DesaGaneas #FilantropiIslam #InfoMajalengka #MajalengkaLangkungSae
BERITA30/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Lakukan Monitoring Program Kampung Zakat di Desa Bojong Cideres
BAZNAS Majalengka Lakukan Monitoring Program Kampung Zakat di Desa Bojong Cideres
MAJALENGKA – Dalam upaya memastikan efektivitas pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di Kampung Zakat Desa Bojong Cideres, Kecamatan Kadipaten, pada Kamis (30/04/2026). Hadir langsung memimpin peninjauan tersebut, Kepala Divisi (Kadiv) Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Uju Juhara, S.Pd. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus mendampingi serta mengoptimalkan potensi zakat di tingkat desa guna kesejahteraan umat. Sinergi dan Sambutan Hangat Kehadiran perwakilan BAZNAS Majalengka disambut dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan oleh para pengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Bojong Cideres. Suasana akrab menyelimuti pertemuan tersebut, mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga kabupaten dengan para pejuang zakat di garda terdepan. "Monitoring ini bukan sekadar pengawasan administratif, melainkan bentuk pendampingan kami agar program Kampung Zakat benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat (Mustahik) di Bojong Cideres," ujar Uju Juhara di sela-sela kegiatannya. Penguatan Tata Kelola Zakat Dalam kunjungan tersebut, dibahas sejumlah poin strategis terkait: Evaluasi Penyaluran: Memastikan pendistribusian dana zakat tepat sasaran sesuai syariat dan regulasi. Optimalisasi Pengumpulan: Memberikan arahan kepada UPZ desa mengenai metode penghimpunan yang lebih efisien dan transparan. Pengembangan Ekonomi: Meninjau sejauh mana program Kampung Zakat mampu mendorong kemandirian ekonomi warga setempat. Pihak BAZNAS Majalengka memberikan apresiasi tinggi kepada UPZ Desa Bojong Cideres atas dedikasi dan profesionalitasnya dalam mengelola amanah para muzzaki. Diharapkan, melalui monitoring rutin ini, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka semakin meningkat. #BAZNASMajalengka #KampungZakat #BojongCideres #Kadipaten #ZakatTumbuhBermanfaat #MonitoringZakat #MajalengkaLangkungSae #PengelolaanZakat
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Rilis Laporan 2025: Zakat Berhasil Entaskan 302.994 Jiwa dari Kemiskinan Nasional
BAZNAS Rilis Laporan 2025: Zakat Berhasil Entaskan 302.994 Jiwa dari Kemiskinan Nasional
MAJALENGKA, 30/04/2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi merilis Laporan Zakat dan Pengentasan Kemiskinan Nasional 2025 yang menunjukkan dampak signifikan instrumen zakat dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia. Berdasarkan hasil survei Kaji Dampak Zakat (KDZ) terbaru, pengelolaan zakat secara nasional telah berhasil mengentaskan sebanyak 302.994 jiwa dari garis kemiskinan sepanjang tahun 2025. Data laporan tersebut mengungkapkan bahwa dari total mustahik yang terentaskan, sebanyak 131.952 jiwa di antaranya merupakan warga yang sebelumnya berada di zona kemiskinan ekstrem. Capaian ini memberikan kontribusi nyata sebesar 1,3% terhadap total pengentasan kemiskinan nasional yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 23,36 juta jiwa per September 2025. Peningkatan Kemandirian Ekonomi Mustahik Program pendayagunaan zakat yang dijalankan oleh BAZNAS terbukti tidak hanya memberikan bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga mustahik. Laporan tersebut mencatat adanya tren positif pada keberlanjutan usaha mustahik, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah keluarga penerima manfaat yang kini memiliki tabungan dan aset usaha mandiri. Ketua BAZNAS melalui tim riset menyatakan bahwa penggunaan instrumen Indikator Kemiskinan yang berbasis pada lima standar—termasuk garis kemiskinan ekstrem, had kifayah, dan nisab zakat—menjadi kunci akurasi dalam mengukur efektivitas program. Dampak Sosial Berdasarkan Gender Hal menarik lainnya dalam laporan ini adalah efektivitas pengentasan kemiskinan berdasarkan kepemimpinan keluarga. Tercatat sebanyak 51,77% keluarga mustahik dengan kepala keluarga laki-laki berhasil keluar dari kemiskinan. Sementara itu, keluarga dengan kepala keluarga perempuan menunjukkan angka keberhasilan yang sedikit lebih tinggi, yakni mencapai 54,29%. Melalui publikasi laporan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pendayagunaan di daerah dengan strategi nasional guna memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. "Zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi instrumen pembangunan sosial-ekonomi yang mampu mengubah mustahik menjadi muzaki," pungkas laporan tersebut. #BAZNAS #ZakatEntaskanKemiskinan #LaporanTahunan2025 #BAZNASMajalengka #PengentasanKemiskinan #ZakatPemberdayaan #KesejahteraanUmat #IndonesiaBebasMiskin
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pererat Tali Silaturahmi, Pimpinan dan Amilin BAZNAS Majalengka Hadiri Syukuran Kelahiran Putra Keluarga Muhammad Dona Heryatna
Pererat Tali Silaturahmi, Pimpinan dan Amilin BAZNAS Majalengka Hadiri Syukuran Kelahiran Putra Keluarga Muhammad Dona Heryatna
WANAJAYA Di tengah padatnya agenda rutin pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyempatkan diri untuk melaksanakan agenda silaturahmi kekeluargaan pada Kamis (30/04/2026). Kehadiran para pimpinan dan amilin kali ini tertuju ke kediaman Bapak Muhammad Dona Heryatna, M.Pd., yang menjabat sebagai Kepala Divisi Bagian Perencanaan dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Majalengka, di Blok Jumat, RT 002 RW 006, Desa Wanajaya, Kecamatan Kasokandel. Momen Kebahagiaan dan Rasa Syukur Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka ikut mensyukuri sekaligus merayakan kelahiran putra ketiga dari pasangan Bapak Muhammad Dona Heryatna dan istri, yang diberi nama Aziel Arkana Behrouz. Acara syukuran dan selamatan yang digelar secara sederhana di kediaman beliau berlangsung dengan penuh khidmat. Meskipun dikemas dalam balutan kesederhanaan, suasana kebersamaan dan kekeluargaan antar-amilin sangat terasa kuat, mencerminkan soliditas internal lembaga. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral dan rasa bahagia atas amanah baru yang diterima oleh rekan kami, Bapak Dona. Semoga ananda Aziel Arkana Behrouz tumbuh menjadi anak yang saleh, cerdas, dan membawa keberkahan bagi keluarga serta nusa dan bangsa," ujar salah satu perwakilan amilin di sela acara. Menjaga Keseimbangan Kerja dan Kemanusiaan Kegiatan ini menunjukkan bahwa di balik profesionalisme menjalankan tugas negara dan umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Hubungan emosional yang baik di antara para amilin diyakini menjadi pondasi utama dalam meningkatkan performa pelayanan kepada para muzaki dan mustahik di Kabupaten Majalengka. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan sang bayi dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT. #BAZNASMajalengka #KeluargaBAZNAS #SilaturahmiAmilin #MajalengkaLangkungSae #SyukuranKelahiran #AmilProfesional #BeritaBAZNAS
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Lebaran Yatim, BAZNAS Majalengka Pastikan Kualitas Kebutuhan Belanja Anak Yatim di UD Putra TS
Sambut Lebaran Yatim, BAZNAS Majalengka Pastikan Kualitas Kebutuhan Belanja Anak Yatim di UD Putra TS
MAJALENGKA Menjelang pelaksanaan program unggulan "Belanja Bareng Anak Yatim" dalam rangka menyambut Lebaran Yatim (Bulan Muharram), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kunjungan kerja sekaligus survei lapangan ke Toserba UD Putra TS, Kutamanggu, Majalengka, pada Kamis (30/04/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi oleh Kepala Sekretariat, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS disambut hangat oleh pemilik UD Putra TS, H. Memet Tasmat dan Hj. Nenih. Menjamin Kualitas dan Manfaat bagi Mustahik Drs. Uuh Patulloh menegaskan bahwa peninjauan langsung ini sangat krusial untuk memastikan ketersediaan dan kelayakan barang yang akan dibeli oleh para mustahik. BAZNAS berkomitmen agar dana zakat yang disalurkan berubah menjadi barang-barang yang bermanfaat nyata bagi pendidikan anak yatim. "Kami ingin memastikan rencana santunan menyambut Lebaran Anak Yatim pada bulan Juni mendatang sukses sesuai harapan. Melalui survei ini, kami menjamin bahwa anak-anak akan mendapatkan barang yang layak, berkualitas, dan benar-benar mereka butuhkan untuk sekolah," ungkap Drs. Uuh Patulloh. Mekanisme Program: Satu Kecamatan Sepuluh Anak Tahun ini, program "Belanja Bareng Anak Yatim" mengusung mekanisme keterwakilan wilayah yang merata. BAZNAS Majalengka akan memfasilitasi belanja bagi 260 anak yatim tingkat SD dan SMP, yang terdiri dari 10 anak pilihan dari setiap kecamatan di 26 kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Setiap anak akan dibekali dengan Kupon Belanja senilai Rp500.000. Kupon tersebut memberikan kebebasan bagi anak-anak untuk merasakan pengalaman belanja langsung (shopping experience) kebutuhan sekolah sesuai pilihan mereka, seperti: Seragam Sekolah Sepatu dan Tas Buku Tulis dan Perlengkapan Sekolah lainnya. Sinergi Mewujudkan "Majalengka Langkung Sae" Program ini merupakan agenda rutin tahunan sekaligus bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS terhadap program mulia Bupati Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae". Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berupaya memastikan kesejahteraan sosial dan nilai-nilai religius berjalan selaras dengan semangat pembangunan daerah. Dengan persiapan yang matang dan survei penyedia barang yang tepat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat menghadirkan senyum kebahagiaan bagi anak-anak yatim di seluruh pelosok Majalengka di momen Lebaran Yatim mendatang. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #LebaranYatim #BelanjaBarengAnakYatim #SatuKecamatan10Anak #ZakatMenyejahterakan #MajalengkaReligius #ZakatNasional
BERITA30/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →