Berita Terbaru
Kebaikan Tidak Melulu Soal Rupiah: Sedekah Ide dan Tenaga yang Tak Ternilai
Seringkali, ketika mendengar kata "berbuat baik", pikiran kita langsung tertuju pada donasi materi. Padahal, kebaikan memiliki spektrum yang sangat luas. Membantu sesama tidak selalu harus menunggu dompet tebal; setiap niat tulus yang diwujudkan dalam tindakan nyata adalah sebuah kaSAEan (kebaikan). Justru, berbagi melalui ide, gagasan, dan tenaga seringkali memiliki dampak yang jauh lebih "hidup" dan berkelanjutan.
Landasan Spiritual Kebaikan Non-Materi
Dalam kebijaksanaan spiritual, konsep sedekah sangatlah luas. Tuhan tidak membatasi hamba-Nya untuk mendulang pahala hanya melalui jalur kekayaan. Berikut adalah landasan mengapa ide, tenaga, dan sikap baik adalah ibadah yang sangat mulia:
Setiap Tindakan Positif adalah Sedekah: Rasulullah SAW bersabda untuk menegaskan bahwa setiap gerak kita bisa bernilai ibadah:
"Setiap persendian manusia wajib bersedekah setiap hari. Engkau mendamaikan dua orang yang berselisih adalah sedekah. Engkau menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah. Ucapan yang baik adalah sedekah... dan engkau menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim).
Keutamaan Kata-kata dan Maaf: Al-Qur'an menekankan bahwa sikap dan tutur kata yang baik terkadang jauh lebih berharga daripada materi:
"Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti..." (QS. Al-Baqarah: 263).
Menjadi Manusia yang Paling Bermanfaat: Kebaikan melalui tenaga dan gagasan adalah wujud nyata dari misi kemanusiaan kita:
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." (HR. Ahmad).
Mengapa Ide dan Tenaga Bisa Lebih Mulia?
Ide adalah Solusi Jangka Panjang: Uang bisa habis dalam sekejap, namun sebuah gagasan atau solusi untuk masalah seseorang bisa mengubah jalan hidup mereka selamanya. Memberikan "kail" (cara/ide) seringkali lebih menyelamatkan daripada sekadar memberikan "ikan".
Keterlibatan Emosional yang Mendalam: Saat kita menyumbangkan tenaga, kita sedang memberikan aset yang paling berharga: waktu. Waktu adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli kembali, sehingga memberikannya untuk orang lain adalah bentuk pengorbanan yang sangat tinggi.
Ketulusan yang Teruji: Berbuat baik dengan tenaga membutuhkan usaha fisik dan komitmen mental. Ini adalah bentuk pengabdian murni yang melibatkan raga dan jiwa secara langsung.
Manifestasi kaSAEan dalam Keseharian
Mari kita tanam benih kebaikan setiap hari melalui hal-hal sederhana:
Sedekah Gagasan: Memberikan saran membangun bagi teman yang sedang merintis usaha atau menyumbangkan ide kreatif untuk kemajuan lingkungan.
Sedekah Tenaga: Membantu lansia menyeberang jalan, ikut serta dalam kerja bakti, atau sekadar meringankan beban fisik orang di sekitar kita.
Sedekah Sikap: Jangan remehkan kekuatan senyuman. Sebagaimana hadist menyebutkan, "Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah bagimu" (HR. Tirmidzi).
Penutup
Dunia tidak hanya butuh orang kaya yang dermawan, tapi juga butuh manusia-manusia yang peduli dan mau bergerak. KaSAEan yang lahir dari keringat tenaga dan kecemerlangan ide adalah bentuk syukur paling nyata atas fisik dan akal yang telah diberikan oleh Sang Pencipta.
Jangan jadikan "tidak punya uang" sebagai alasan untuk berhenti peduli. Mulai hari ini, mari kita jadikan setiap interaksi kita sebagai ladang untuk menabur manfaat. Sebab pada akhirnya, bukan seberapa banyak harta yang kita tumpuk, melainkan seberapa luas jejak kebaikan yang kita tinggalkan bagi sesama.
Mari jadikan hari-hari kita penuh dengan kebaikan, karena setiap langkah tulusmu adalah sedekah yang tak ternilai.
BERITA11/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjadi Pribadi yang "Langkung Sae": Rahasia Hidup Berkah dalam Islam
Setiap manusia diberikan jatah waktu yang sama, namun yang membedakan adalah bagaimana kita mengisi ruang di antara matahari terbit dan terbenam. Dalam ajaran Islam, konsep keberuntungan bukan terletak pada tumpukan harta semata, melainkan pada progres kualitas diri. Ada sebuah ungkapan bijak yang menjadi cermin bagi kita: "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini."
1. Menanamkan Niat sebagai Fondasi
Perubahan yang besar dimulai dari niat yang tulus. Untuk membuat hari kita lebih baik, mulailah pagi hari dengan komitmen bahwa segala lelah dan aktivitas kita adalah bentuk ibadah. Tanpa niat yang benar, hari-hari hanya akan menjadi rutinitas yang hampa tanpa nilai di hadapan Allah SWT.
2. Evaluasi Diri (Muhasabah)
Kita tidak bisa memperbaiki apa yang tidak kita ukur. Mengambil waktu sejenak sebelum tidur untuk merenungkan apa yang telah dilakukan sepanjang hari adalah kunci. Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati." (HR. Tirmidzi)
Dengan muhasabah, kita bisa melihat kekurangan kemarin untuk tidak diulangi hari ini, sehingga kualitas hidup kita pun perlahan meningkat dan menjadi lebih baik.
3. Mengoptimalkan Ikhtiar dan Tawakal
Islam tidak hanya mengajarkan kita untuk berdoa, tetapi juga untuk bekerja keras secara profesional. Keseimbangan antara usaha yang maksimal (ikhtiar) dan penyerahan hasil kepada Allah (tawakal) akan menciptakan ketenangan batin. Jika hari ini kita gagal, tawakal menjaga kita dari keputusasaan. Jika hari ini berhasil, syukur menjaga kita dari kesombongan.
Dasar utama dari motivasi ini terdapat dalam firman Allah SWT:
??? ???????? ????????? ??????? ???????? ??????? ???????????? ?????? ??? ????????? ?????? ? ?????????? ??????? ? ????? ??????? ??????? ????? ???????????
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hashr: 18)
Kata Penutup
Menjadi lebih baik dari hari kemarin bukanlah tentang kompetisi dengan orang lain, melainkan kompetisi dengan diri kita sendiri. Mari kita jadikan setiap detik sebagai peluang untuk menebar manfaat, memperbaiki ibadah, dan memperkuat dedikasi kita. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan agar hari-hari yang kita lalui selalu berada dalam keridaan-Nya dan senantiasa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dalam segala aspek.
#MotivasiIslam #LangkungSae #MuhasabahDiri #IslamiDaily #SelfImprovement #Hijrah #JumatBerkah #MajalengkaLangkungSae
BERITA11/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Cahaya di Usia Dewasa: Saat Gengsi Kalah oleh Nurani
Banyak anak muda atau orang dewasa hari ini yang terjebak dalam dilema spiritual. Di satu sisi, ada kerinduan mendalam untuk memperbaiki shalat dan memahami rukun Islam. Di sisi lain, ada rasa malu yang membenteng: "Masa sudah sebesar ini belum hafal bacaan shalat?" atau "Malu kalau harus belajar bareng anak kecil."
Ketahuilah, bahwa mengakui kekurangan di hadapan Allah adalah bentuk kemuliaan yang tertinggi. Langkah pertama untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae (Majalengka yang Lebih Baik) adalah dengan menciptakan individu-individu yang memiliki kualitas spiritual yang juga langkung sae.
Memahami Landasan: Mengapa Harus Sekarang?
Belajar agama bukan tentang kapan kita memulainya, tapi tentang ketulusan untuk berbenah. Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan-Nya.
Landasan Ayat Al-Qur'an:
"Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'." (QS. Az-Zumar: 53)
Landasan Hadits:
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR. Ibnu Majah). Tidak disebutkan dalam hadits tersebut bahwa kewajiban itu hanya untuk anak-anak; itu adalah tugas seumur hidup.
Solusi Praktis: Belajar Tanpa Harus Malu
Jika rasa gengsi masih membayangi, berikut adalah langkah-langkah strategis untuk mulai belajar secara mandiri maupun terukur:
1. Manfaatkan Teknologi (Belajar Mandiri) Di era digital, Anda bisa mempelajari tata cara wudhu dan bacaan shalat melalui video tutorial di YouTube atau aplikasi belajar shalat. Ini adalah langkah awal yang privat untuk membangun rasa percaya diri sebelum terjun ke majelis ilmu.
2. Cari Guru atau Teman Dekat yang Dipercaya Jika malu belajar di TPA (Teman Pendidikan Al-Qur'an) bersama anak-anak, carilah satu orang teman yang sudah paham atau ustadz yang bisa diajak diskusi secara privat. Belajar satu lawan satu seringkali lebih efektif dan menjaga privasi Anda.
3. Fokus pada Rukun Terlebih Dahulu Jangan merasa terbebani dengan hafalan surat-surat panjang. Fokuslah pada rukun shalat (seperti Al-Fatihah, gerakan yang benar, dan thuma'ninah). Islam itu mudah, yang penting adalah keabsahan ibadah kita terlebih dahulu.
4. Ubah Mindset: Belajar adalah Prestasi Hapus pikiran bahwa "belajar saat dewasa itu memalukan". Sebaliknya, tanamkan bahwa "berani belajar saat dewasa adalah keberanian luar biasa". Orang yang belajar Al-Qur'an dengan terbata-bata justru mendapatkan dua pahala: pahala membaca dan pahala usahanya yang susah payah.
Kesimpulan: Dimulai dari Diri Sendiri
Mewujudkan visi daerah yang lebih baik tidak selalu harus dimulai dengan proyek besar. Perubahan besar dimulai dari sujud yang benar, hati yang tenang, dan pribadi yang taat. Mari jadikan diri kita pribadi yang Langkung Sae untuk Majalengka yang Langkung Sae.
Jangan biarkan gengsi mencuri kesempatan Anda untuk merasakan nikmatnya sujud yang sempurna. Hari ini adalah waktu terbaik untuk memulai.
#MajalengkaLangkungSae #PemudaHijrah #BelajarAgama #SelfImprovement #IbadahShalat #Spirituality
BERITA11/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Perubahan Daerah Dimulai dari Kesalehan Pribadi yang ‘Langkung Sae’
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menekankan pentingnya transformasi spiritual sebagai fondasi utama dalam membangun kemajuan daerah. Hal tersebut disampaikannya sebagai refleksi dalam upaya menyelaraskan program pendayagunaan zakat dengan visi besar pembangunan Kabupaten Majalengka.
Menurut beliau, indikator keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan juga melalui kualitas religiusitas masyarakatnya.
"Mewujudkan visi daerah yang lebih baik tidak selalu harus dimulai dengan proyek besar. Perubahan besar dimulai dari sujud yang benar, hati yang tenang, dan pribadi yang taat," ujar H. Agus Asri Sabana saat memberikan arahan di Kantor BAZNAS Majalengka.
Integrasi Spiritual dan Kemajuan Daerah
H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa konsep "Langkung Sae" (Lebih Baik) yang menjadi semangat Kabupaten Majalengka harus berakar pada karakter individu. Individu yang memiliki kedekatan dengan Sang Pencipta cenderung memiliki integritas, empati sosial, dan semangat gotong royong yang tinggi—tiga pilar utama dalam efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat), untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Dengan pribadi yang taat, diharapkan pengelolaan dana umat dapat dilakukan dengan lebih amanah dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengentasan kemiskinan di Majalengka.
Menuju Majalengka Langkung Sae
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyejahterakan umat melalui berbagai program inovatif. Namun, H. Agus mengingatkan bahwa efektivitas program tersebut sangat bergantung pada dukungan moral dan spiritual masyarakat.
"Mari jadikan diri kita pribadi yang Langkung Sae untuk Majalengka yang Langkung Sae," pungkasnya optimis.
Melalui pesan ini, BAZNAS Majalengka berharap dapat memicu gelombang positif di mana ketaatan individu bertransformasi menjadi kekuatan kolektif untuk membangun daerah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera.
Editor: Humas BAZNAS Majalengka
Tagar: #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakan #PribadiTaat #AgusAsriSabana #KabarZakat #MajalengkaLangkungSae
BERITA11/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jaga Marwah Lembaga, Ketua BAZNAS Majalengka Sebut Tim Media Sebagai "Jembatan Kemanusiaan"
MAJALENGKA Di tengah pesatnya digitalisasi informasi, peran Admin Media Sosial dan Website kini bertransformasi menjadi pilar strategis dalam menjaga kredibilitas lembaga publik. Menyadari hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan pentingnya pengelolaan kanal komunikasi digital yang transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, sesaat selepas kegiatan Gerakan Jumat Bersih menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus menyoroti dedikasi tinggi tim media yang bekerja di balik layar. Menurutnya, admin media di lembaga pengelola zakat memikul dimensi tanggung jawab yang berbeda dibanding admin pada umumnya.
"Admin media BAZNAS adalah wajah dari transparansi kita. Mereka bekerja melampaui sekat waktu. Saat bencana terjadi tengah malam atau warga membutuhkan bantuan darurat di hari libur, mereka tetap siaga mengelola informasi. Ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk khidmah atau pengabdian nyata kepada umat," ujar H. Agus.
Transparansi Tanpa Jeda
H. Agus menambahkan bahwa setiap konten yang diterbitkan mengandung beban moral dan amanah besar. Admin media berperan sebagai "jembatan kemanusiaan" yang menghubungkan kepercayaan para muzaki (pembayar zakat) dengan harapan para mustahik (penerima zakat).
Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Selain harus mengelola data dengan ketelitian tinggi, tim media dituntut memiliki ketahanan mental dalam menghadapi tekanan informasi yang dinamis.
"Ketelitian dalam menyajikan data laporan di website adalah kunci utama kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, integritas menjadi syarat mutlak bagi tim media agar pesan-pesan kebaikan tersampaikan secara tepat, akurat, dan santun," tambahnya.
Akselerasi Respon Kemanusiaan
Optimalisasi kanal digital ini merupakan bagian dari transformasi sistemik BAZNAS Majalengka menuju tata kelola zakat yang modern. Dengan hadirnya kanal yang aktif dan responsif, diharapkan:
Respon Cepat: Mempercepat pelaporan bantuan kemanusiaan darurat di wilayah Majalengka.
Real-Time Reporting: Memastikan setiap rupiah dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terhimpun dapat terinformasikan penyalurannya secara transparan.
Edukasi Digital: Memudahkan masyarakat mengakses literasi mengenai zakat kapan saja dan di mana saja.
Langkah strategis ini selaras dengan semangat "Majalengka Langkung Sae", di mana BAZNAS terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui inovasi teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #NikmatBerzakat #ZakatTumbuhBermanfaat #TransparansiZakat #DigitalisasiZakat
BERITA11/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Operasional Layanan, BAZNAS Majalengka dan Bank BJB Realisasikan Kolaborasi Pengadaan Kendaraan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui langkah strategis kolaborasi bersama Bank BJB Kantor Cabang Majalengka dalam pengadaan sarana transportasi operasional guna mendukung mobilitas dan efektivitas program di lapangan.
Rangkaian sinergi ini dimulai pada 2 April 2026, di mana jajaran BAZNAS Majalengka yang diwakili oleh Kadiv Digital Fundraising & Retail melakukan koordinasi intensif bersama tim Marketing dan Manajer Marketing Bank BJB Majalengka. Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal penyelesaian proses administrasi bantuan melalui skema cost sharing (berbagi biaya) antara kedua belah pihak.
Penyerahan Simbolis di Hari Berkah
Tepat pada Jumat (10/04/2026), prosesi penyerahan resmi satu unit kendaraan operasional dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan fisik tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Manajer Marketing Bank BJB Majalengka kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Acara penyerahan ini turut disaksikan oleh Kepala Pelaksana serta Kadiv Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka. Suasana khidmat menyelimuti momen tersebut, menandai babak baru dalam kerja sama antarinstitusi di Majalengka.
Meningkatkan Jangkauan Pelayanan
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa pengadaan kendaraan ini merupakan wujud nyata dari sinergi kebaikan yang telah lama dibangun.
"Kendaraan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana krusial untuk mempercepat distribusi bantuan dan menjangkau mustahik hingga pelosok daerah. Kami mengapresiasi dukungan penuh Bank BJB dalam mendukung operasional zakat di Majalengka," ujarnya.
Sinergi melalui skema cost sharing ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara lembaga zakat dan sektor perbankan. Dengan adanya dukungan sarana yang memadai, BAZNAS Majalengka optimis dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas dan responsif terhadap kebutuhan umat.
Komitmen bersama ini akan terus dirawat dan diperkuat sebagai upaya kolektif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional serta akuntabel.
Editor: Humas BAZNAS Majalengka Tag: #BAZNASMajalengka #BankBJBMajalengka #KolaborasiKebaikan #ZakatMajalengka #PelayananUmat #SinergiOperasional
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Khidmat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Dukungan untuk Haul KH. Tubagus Latifudin
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menunjukkan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung syiar Islam dan pelestarian nilai-nilai sejarah perjuangan ulama di wilayah Kabupaten Majalengka.
Pada Jumat (10/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan stimulan untuk kelancaran kegiatan Haul KH. Tubagus Latifudin, seorang tokoh ulama kharismatik asal Kecamatan Maja. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., kepada perwakilan panitia pelaksana Haul yang hadir langsung di lokasi.
Bentuk Dukungan Terhadap Syiar Islam
Dalam keterangannya, Fijay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam aspek dakwah dan advokasi.
"Sosok KH. Tubagus Latifudin adalah inspirasi bagi umat. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap dapat membantu kelancaran kegiatan Haul sehingga nilai-nilai keteladanan beliau dapat terus diserap oleh generasi muda, khususnya di Kecamatan Maja dan umumnya di Kabupaten Majalengka," ujar Fijay.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Majalengka akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan pengentasan kemiskinan secara ekonomi, tetapi juga dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan bagi umat.
Apresiasi dari Panitia
Di sisi lain, pihak Panitia Haul KH. Tubagus Latifudin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas respon cepat dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan operasional kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh ratusan jamaah.
Penyerahan bantuan ini berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan para muzakki (pembayar zakat) yang telah menyalurkan dananya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaReligius #HaulKHTubagusLatifudin #MajaMajalengka #InfoZakat #LayananAktifBAZNAS
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Lewat GEBER JUMAT Upaya Mengetuk Pintu Langit Melalui Kebersihan Lingkungan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan daerah, tidak hanya melalui penyaluran zakat, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif BAZNAS dalam program Gerakan Bersih-bersih dan Berkah di Hari Jumat (GEBER JUMAT) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Kegiatan rutin yang telah berjalan hingga puluhan chapter ini menyasar berbagai titik fasilitas umum dan area sungai yang memerlukan penanganan kebersihan ekstra. BAZNAS Majalengka hadir sebagai bagian dari kolaborasi lintas dinas—seperti BKPSDM, DLH, Disdik, dan Puskesmas—guna mewujudkan visi Majalengka yang lebih sehat dan asri.
Makna Spiritual dan Sosial di Balik "GEBER JUMAT"
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam program ini memiliki dimensi makna yang mendalam, baik secara teologis maupun sosiologis.
"Bagi kami di BAZNAS, Geber Jumat bukan sekadar menyapu jalan atau memungut sampah di sungai. Ini adalah pengejawantahan dari nilai An-Nazhafatu Minal Iman (Kebersihan adalah sebagian dari iman). Kami ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat juga membawa dampak pada kelestarian lingkungan," ujar H. Agus.
Lebih lanjut, beliau menekankan tiga poin utama terkait esensi kegiatan ini:
Penyucian Lingkungan sebagai Manifestasi Zakat: Sebagaimana zakat berfungsi menyucikan harta, gotong royong membersihkan lingkungan adalah upaya menyucikan ruang publik dari polusi dan potensi bencana seperti banjir.
Penguatan Gotong Royong (Silaturahmi): Melalui aksi fisik di lapangan, sekat-sekat birokrasi mencair. Terjadi interaksi positif antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat luas.
Kepedulian Sosial Berkelanjutan: Geber Jumat adalah bentuk komitmen jangka panjang. Dengan lingkungan yang bersih, kesehatan masyarakat meningkat, yang pada gilirannya akan mengurangi beban sosial ekonomi warga kurang mampu (mustahik).
Komitmen Jangka Panjang
H. Agus Asri Sabana juga mengapresiasi arahan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang secara konsisten menjaga keberlangsungan program ini. Menurutnya, BAZNAS akan selalu siap bersinergi dalam setiap langkah yang bertujuan untuk kemaslahatan umat.
"Kami berharap gerakan ini terus menginspirasi masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi tumbuh kesadaran mandiri untuk menjaga keasrian lingkungan masing-masing. Bersih lingkungannya, berkah hidupnya," pungkas beliau.
Kegiatan Geber Jumat kali ini ditutup dengan koordinasi antar lembaga untuk memastikan area-area yang telah dibersihkan tetap terjaga perawatannya, sekaligus memetakan titik-titik rawan sampah lainnya untuk agenda pekan mendatang.
Editor: Humas BAZNAS Majalengka
#BAZNASMajalengka #GeberJumat #MajalengkaAsri #ZakatMensejahterakan #KebersihanLingkungan #GotongRoyong #PemerintahKabupatenMajalengka #JumatBerkah #LingkunganSehat
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pertemuan Alumni MAN 1: Tekankan Solidaritas Tanpa Sekat dan Semangat Berbagi
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri pertemuan panitia kecil rencana Reuni Alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka pada Jumat (10/04/2026). Bertempat di Kafe 38, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi teknis, namun juga sarana penguatan silaturahmi antaralumni.
Dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan, H. Agus Asri Sabana memberikan arahan serta pesan moral bagi para alumni. Beliau menekankan bahwa momentum reuni tidak boleh sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan harus menjadi wadah gerakan sosial yang berdampak nyata.
Pesan Kesetaraan dan Kepedulian
Di sela pembahasan jadwal kegiatan, Ketua BAZNAS Majalengka yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni MAN 1 ini berpesan agar para alumni senantiasa memegang teguh prinsip "Saling Berbagi dan Saling Asuh". Beliau mengingatkan agar perbedaan status sosial atau kondisi ekonomi jangan pernah menjadi penghalang dalam jalinan persaudaraan.
"Jangan pernah memandang kasta, garis nasib, atau kondisi ekonomi. Semua adalah teman yang harus kita anggap sebagai keluarga sendiri. Ada saatnya kita butuh mereka, dan ada saatnya mereka akan butuh dengan keberadaan kita," ujar H. Agus.
Mendorong Transformasi Menjadi Muzaki
Sebagai tokoh penggerak zakat di Kabupaten Majalengka, H. Agus juga mengungkapkan harapannya agar para alumni yang telah mencapai kemapanan ekonomi dapat meningkatkan derajatnya menjadi seorang Muzaki (pemberi zakat).
"Syukur bagi rekan-rekan yang kini terlihat mapan. Saya berharap kemapanan tersebut membawa berkah dengan cara berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Inilah wujud nyata dari alumni yang peduli dan menebar manfaat bagi sesama," tambahnya.
Pertemuan ini menghasilkan sejumlah poin penting terkait jadwal dan konsep reuni yang akan datang. Diharapkan, kegiatan tersebut mampu merangkul seluruh lapisan alumni dari berbagai angkatan untuk bersinergi membangun daerah dan membantu sesama.
#BAZNASMajalengka #AgusAsriSabana #MAN1Majalengka #ReuniAlumni #MuzakiMembangunUmat #SalingBerbagi #MajalengkaReligius #ZakatPemberdayaan
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan "Majalengka Sehat" untuk Warga Cikasarung
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat rentan. Melalui pilar program Majalengka Sehat, BAZNAS menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Bapak Iman Jaenudin, warga Kelurahan Cikasarung, Kecamatan Majalengka, pada Jumat (10/04).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka oleh Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, S.Pd. Bantuan ini diprioritaskan untuk meringankan beban ekonomi keluarga Bapak Iman yang saat ini tengah berjuang menjalani proses penyembuhan medis.
Dalam keterangannya, Uju Juhara menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tepat sasaran.
"Melalui program Majalengka Sehat, kami berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, khususnya untuk urusan kesehatan. Semoga bantuan ini dapat membantu kelancaran proses pengobatan Bapak Iman Jaenudin serta memberikan semangat untuk kembali pulih," ujar Uju Juhara.
Apresiasi untuk Para Muzaki
Di sela-sela penerimaan bantuan, Bapak Iman Jaenudin mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS dan para donatur. Ia menyampaikan pesan khusus bagi para pembayar zakat (muzaki) yang telah menitipkan hartanya melalui BAZNAS.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka dan khususnya kepada para muzaki. Berkat zakat dan sedekah Bapak/Ibu sekalian, beban pengobatan saya menjadi lebih ringan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan rezeki dan kesehatan yang berlipat ganda untuk para muzaki," ungkap Iman Jaenudin.
Mengenal Program Majalengka Sehat
Program Majalengka Sehat merupakan salah satu pilar utama pendayagunaan zakat di Kabupaten Majalengka. Program ini dirancang secara komprehensif untuk menyasar warga kurang mampu melalui:
Bantuan pembiayaan pengobatan rumah sakit.
Pemberian alat bantu kesehatan (seperti kursi roda atau alat bantu dengar).
Layanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan mobilisasi medis darurat.
Dengan terus mengalirkan bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menguatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola zakat yang amanah dan transparan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyehatkan #PilihanMuzaki #Cikasarung #MajalengkaLangkungSae #Kemanusiaan
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Digital, BAZNAS Majalengka dan BSI Jalin Kolaborasi Strategis Layanan Perbankan
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus mematangkan langkah transformasi digital dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Sebagai upaya nyata meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga, BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar pertemuan strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Majalengka pada Jumat (10/04/2026).
Pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana, Sekretaris, serta Kepala Divisi (Kadiv) Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka. Fokus utama dalam pembahasan tersebut adalah penguatan infrastruktur layanan keuangan melalui integrasi sistem perbankan syariah yang modern.
Inovasi Layanan Berbasis Digital
Dalam upaya memberikan kemudahan bagi para muzaki (pembayar zakat), BAZNAS Majalengka berencana mengimplementasikan fitur Cash Management System (CMS) dan optimalisasi penggunaan Virtual Account. Inovasi ini dirancang untuk:
Meningkatkan Transparansi: Pencatatan transaksi yang terjadi secara real-time dan otomatis.
Aksesibilitas Muzaki: Memudahkan masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui berbagai kanal digital tanpa kendala administratif yang rumit.
Akuntabilitas Publik: Memperkuat sistem pelaporan keuangan yang lebih sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Sinergi ini merupakan ikhtiar kami dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya profesional secara manajemen, tetapi juga modern secara teknologi. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan oleh umat dikelola dengan standar terbaik," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka dalam pertemuan tersebut.
Komitmen Pelayanan Umat
Kolaborasi antara BAZNAS dan BSI ini menjadi bukti nyata komitmen kedua belah pihak dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Majalengka. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, diharapkan penghimpunan ZIS dapat terus meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak luas pada program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah strategis ini menandai babak baru bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam bertransisi menjadi lembaga amil zakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi demi kemaslahatan umat.
#BaznasMajalengka #ZakatMenguatkanIndonesia #SinergiDigital #BankSyariahIndonesia #BSI #KolaborasiKebaikan #ZakatModern #TransparansiZakat #MajalengkaReligius #LayananUmat
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Amilin BAZNAS Majalengka dalam Aksi "Geber Jumat": Bersihkan Kawasan Islamic Center Sekaligus Pererat Silaturahmi
MAJALENGKA (10 April 2026) Melanjutkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi antar-personel, seluruh pimpinan dan staf (amilin) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan rutin Gerakan Bersih-bersih (Geber) Jumat, bertempat di area lingkungan Islamic Center Majalengka, Jumat pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini menyasar sejumlah titik di kawasan ikonik tersebut, mulai dari halaman utama, area taman, hingga drainase di sekitar gedung. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Majalengka dalam aksi ini memberikan warna tersendiri. Tak hanya memantau, para pimpinan tampak membaur bersama amilin, menciptakan suasana kerja bakti yang cair dan penuh kekeluargaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir langsung di tengah-tengah kegiatan. Beliau memberikan teladan nyata dengan terjun ke lapangan, mencabuti rumput liar dan gulma yang mengganggu estetika lingkungan. Aksi spontan ini menjadi suntikan motivasi dan dukungan moral bagi seluruh amilin yang bertugas.
Ketua BAZNAS menekankan bahwa program Geber Jumat ini merupakan bentuk dukungan aktif BAZNAS Majalengka terhadap visi Pemerintah Daerah. "Geber Jumat ini sejalan dengan program strategis yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Ini adalah upaya kolektif dan sinergis untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Majalengka Langkung Sae (Majalengka Lebih Baik) melalui kepedulian terhadap kebersihan dan keasrikan lingkungan mulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja," tuturnya.
Melalui aksi ini, BAZNAS Majalengka juga ingin menunjukkan komitmen terhadap kebersihan fasilitas publik, khususnya Islamic Center yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat. Lingkungan yang bersih dan asri diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga saat beribadah maupun beraktivitas di area tersebut, sekaligus memperkuat fondasi kebersamaan antara pimpinan dan staf dalam menjalankan tugas melayani umat.
Tagar: #BAZNASMajalengka #GeberJumat #MajalengkaLangkungSae #MajalengkaReligius #AmilinKompak #IslamicCenterMajalengka #KebersihanSebagianDariIman #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiPemdaMajalengka
BERITA10/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Jamin Tepat Sasaran dan Tanpa Potongan, BAZNAS Majalengka Perketat Verifikasi Lapangan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan akuntabilitas dalam pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS Majalengka kini memperketat proses penyaluran bantuan melalui rangkaian survei intensif dan uji kelayakan terhadap calon mustahik (penerima manfaat) langsung di lapangan.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzaki (pemberi zakat) tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan syariat dan regulasi yang berlaku.
Uji Kelayakan: Memastikan Ketepatan Sasaran
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menegaskan bahwa proses verifikasi lapangan adalah instrumen vital dalam menjaga amanah umat.
"Kami tidak ingin penyaluran bantuan hanya berdasarkan data administratif semata. Tim kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan uji kelayakan guna melihat kondisi riil calon penerima. Hal ini dilakukan agar asas keadilan dan ketepatan sasaran tetap terjaga," ujar H. Agus.
Komitmen Transparansi: Bantuan Diterima Utuh
Selain memperketat seleksi, H. Agus Asri Sabana juga memanfaatkan setiap momentum pertemuan dengan masyarakat untuk mengedukasi terkait transparansi pengelolaan dana. Ia menjamin bahwa seluruh bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Majalengka tidak dikenakan potongan dalam bentuk apa pun.
"Kami tegaskan, di BAZNAS Majalengka tidak ada istilah 'potong-potongan' atau 'sunat-menyunat' bantuan. Semua dana yang menjadi hak mustahik diterima utuh 100 persen tanpa kurang sepeser pun. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga kepercayaan (trust) umat yang telah menitipkan zakatnya kepada kami," tambahnya dengan tegas.
Menjaga Kepercayaan Umat
Transparansi dan ketegasan dalam proses penyaluran ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat Majalengka untuk berzakat melalui lembaga resmi. Dengan sistem yang bersih dan terverifikasi, BAZNAS Majalengka optimis program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka.
Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatTepatSasaran #MajalengkaReligius #AmanahUmat #ZakatTanpaPotongan #InfoMajalengka #MustahikKuat #MuzakiHebat
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Peran UPZ, BAZNAS Majalengka Siapkan Program BAZNAS Microfinance Masjid dan Kampung Zakat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, BAZNAS Majalengka memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Desa dan Masjid melalui peluncuran dua program unggulan: BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) dan Kampung Zakat.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi bertransformasi menjadi modal produktif yang mampu mengubah Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat).
BAZNAS Microfinance Masjid (BMM): Solusi Modal Tanpa Riba
Program BMM hadir sebagai jawaban atas keresahan pelaku usaha mikro dan ultra mikro di lingkungan jamaah yang seringkali terjerat praktik rentenir. Dengan prinsip Qardhul Hasan (pinjaman kebajikan), program ini menawarkan pembiayaan tanpa bunga.
Fitur Utama BMM:
Pembiayaan Syariah: Pemberian modal usaha dengan sistem dana bergulir tanpa bunga dan tanpa agunan berat.
Masjid sebagai Pusat Ekonomi: Mengembalikan fungsi masjid seperti zaman Rasulullah SAW, yakni sebagai pusat peradaban dan kesejahteraan umat.
Pendampingan Intensif: Penerima manfaat tidak hanya diberi modal, tetapi juga dibekali pelatihan manajemen usaha dan pendampingan spiritual.
Bebas Rentenir: Memberikan akses permodalan yang mudah dan berkah bagi pedagang kecil dan UMKM di sekitar masjid.
Kampung Zakat: Mengubah Wajah Ekonomi Desa
Selain penguatan di level masjid, BAZNAS Majalengka juga mengakselerasi program Kampung Zakat. Program kolaboratif bersama Kementerian Agama RI ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat pedesaan secara komprehensif.
Pilar Pemberdayaan Kampung Zakat:
Ekonomi: Bantuan permodalan di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM desa.
Pendidikan & Kesehatan: Pemberian akses layanan kesehatan dan beasiswa bagi warga kurang mampu.
Dakwah: Penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan etika dalam berusaha.
"Kami ingin menciptakan kemandirian ekonomi dari desa. Kampung Zakat bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan melakukan pemetaan potensi (mapping) dan pendampingan berkelanjutan agar desa tersebut menjadi maju dan berdaya," ujar pimpinan BAZNAS Majalengka.
Sinergi untuk Majalengka yang Lebih Sejahtera
Melalui optimalisasi UPZ Desa dan Masjid, BAZNAS Majalengka berharap jangkauan pendistribusian zakat menjadi lebih tepat sasaran. Program ini diharapkan dapat menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan yang berbasis pada nilai-nilai gotong royong dan syariah.
Dengan target pembentukan titik-titik Kampung Zakat yang tersebar di wilayah Majalengka, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mendukung kemandirian umat.
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #KampungZakat #MicrofinanceMasjid #PemberdayaanUmat #MajalengkaReligius #UMKMBangkit
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Manjakan Muzaki dengan Layanan Prima, BAZNAS Majalengka Luncurkan Armada Operasional Hasil Kolaborasi dengan Bank BJB
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat. Sebagai langkah nyata untuk mempermudah mobilisasi layanan, BAZNAS Majalengka resmi memperkenalkan armada operasional kendaraan roda dua terbaru.
Pengadaan kendaraan operasional ini merupakan buah manis dari kolaborasi strategis antara Bank BJB Cabang Majalengka dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat jangkauan layanan kepada para Muzaki (pembayar zakat) serta menunjang kinerja para Amil di lapangan.
Fokus Utama: Layanan Jemput Zakat
Kehadiran armada baru ini diperuntukkan khusus bagi tim operasional Amil BAZNAS, terutama dalam memaksimalkan program Layanan Jemput Zakat. Dengan kendaraan yang mumpuni, diharapkan kendala jarak dan waktu bukan lagi menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Agus Asri Sabana, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dukungan nyata dari Bank BJB.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas terwujudnya kolaborasi ini. Kendaraan operasional ini adalah amanah yang akan kami gunakan sepenuhnya untuk meningkatkan pelayanan kepada Muzaki. Kami ingin memanjakan para pembayar zakat dengan memberikan kemudahan akses; mereka cukup menghubungi kami, dan Amil kami akan segera datang menjemput dengan armada ini," ujar H. Agus Asri Sabana.
Sinergi untuk Kemaslahatan Umat
Senada dengan hal tersebut, pihak Bank BJB Cabang Majalengka menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen perbankan dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka.
"Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari upaya BAZNAS Majalengka dalam mempermudah layanan umat. Semoga kendaraan operasional ini dapat memperlancar tugas mulia para Amil dalam mengelola zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Majalengka," ungkap perwakilan Pimpinan Bank BJB Cabang Majalengka.
Komitmen Transparansi dan Kemudahan
Dengan adanya armada baru ini, BAZNAS Majalengka optimis target penghimpunan ZIS tahun ini dapat tercapai lebih maksimal. Selain jemput zakat, kendaraan ini juga akan digunakan untuk penyaluran bantuan kepada para Mustahik (penerima zakat) hingga ke pelosok desa yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Bagi masyarakat Majalengka yang ingin memanfaatkan Layanan Jemput Zakat, dapat menghubungi layanan kontak resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Amil kami siap melayani dengan cepat, amanah, dan profesional.
#BaznasMajalengka #BankBJB #ZakatMensejahterakan #JemputZakat #MajalengkaRaharja #AmilZakat #KolaborasiKebaikan #MuzakiKeren
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Bank Indonesia Cirebon, Fokus pada Kemanusiaan dan Pemberdayaan UMKM
CIREBON Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperluas jejaring sinergi guna mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Rabu, 8 April 2026, BAZNAS Majalengka melakukan kunjungan resmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon untuk membahas peluang kerja sama strategis dalam program kemanusiaan dan penguatan ekonomi umat.
Delegasi BAZNAS Majalengka dipimpin oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, Iwan Setiawan, dengan didampingi oleh Staf Media dan Publikasi, Kiki Aiman Malik. Pertemuan ini diterima langsung oleh jajaran terkait di Bank Indonesia Cirebon dalam suasana diskusi yang produktif.
Iwan Setiawan menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Majalengka untuk bertransformasi menuju ekosistem digital dan penguatan kemandirian ekonomi lokal.
"Kami melihat Bank Indonesia memiliki visi yang selaras dalam pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan instrumen yang lebih kuat untuk membantu masyarakat, baik dalam aspek sosial-kemanusiaan maupun dalam meningkatkan kelas UMKM di Majalengka," ujar Iwan.
Rencana Program Kerjasama
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin krusial dibahas sebagai draf program yang dapat dikolaborasikan antara BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon, di antaranya:
Digitalisasi ZIS (Digital Fundraising): Pengembangan sistem pembayaran zakat dan infak berbasis QRIS untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi secara akuntabel dan transparan.
Pemberdayaan UMKM Binaan: Sinergi pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku usaha kecil yang menjadi mustahik (penerima manfaat) agar dapat naik kelas melalui standarisasi produk dan akses pasar yang lebih luas.
Ekosistem Ekonomi Syariah: Penguatan literasi ekonomi syariah di wilayah Majalengka melalui kampanye bersama dan pemberdayaan berbasis komunitas atau pesantren.
Aksi Kemanusiaan Terintegrasi: Kolaborasi dalam penyaluran bantuan sosial pada wilayah terdampak bencana atau wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Majalengka melalui dukungan data dan logistik yang terpadu.
Kunjungan ini diharapkan segera berlanjut ke tahap implementasi teknis melalui penandatanganan kesepahaman (MoU) untuk memastikan program-program tersebut memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #BankIndonesiaCirebon #KolaborasiKemanusiaan #PemberdayaanUMKM #DigitalFundraising #EkonomiSyariah #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiMembangunUmat
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rumah Menjadi Abu Saat Ditinggal Pergi, Tangis Abdul Ghofur Pecah di Tengah Puing Kebakaran
JATITUJUH Langit malam di Blok Pon II, Desa Randegan Kulon, Kecamatan Jatitujuh, yang semula tenang mendadak berubah mencekam. Kobaran api merah menyala melahap habis sebuah hunian, menyisakan jelaga dan duka mendalam bagi pemiliknya, Bapak Abdul Ghofur.
Nahas tak dapat ditolak, saat si jago merah mengamuk semalam, Abdul Ghofur sedang tidak berada di kediamannya. Ia kembali hanya untuk menemukan tempatnya bernaung selama ini bagian atap rumahnya ludes terbakar. Tak ada harta yang sempat diselamatkan, hanya pakaian di badan yang tersisa.
Gerak Cepat di Tengah Puing Duka
Merespons laporan warga yang memilukan tersebut, pagi ini, tim Layanan Aktif BAZNAS (BTB) Kabupaten Majalengka bersama Tagana Dinas Sosial dan BPBD langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kehadiran tim gabungan ini merupakan bentuk instruksi langsung dan perhatian besar dari Pemerintah Daerah terhadap musibah yang menimpa warganya.
Kedatangan tim disambut hangat namun penuh haru oleh Camat Jatitujuh dan Kepala Desa setempat yang sudah lebih dulu berada di lokasi untuk menguatkan korban.
Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Majalengka
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan mandat kemanusiaan. Beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai sinergi yang terjalin antar instansi.
"Reaksi cepat kami dari BTB BAZNAS, DINSOS, dan BPBD adalah bentuk nyata kepedulian dan perhatian Bapak Bupati Majalengka, Drs. Eman Suherman, M.M., terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Kami hadir untuk memastikan bahwa warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian," ujar Drs. Uuh Patulloh dengan nada penuh empati.
Camat Jatitujuh pun mengamini hal tersebut dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons kilat yang diberikan oleh jajaran pemerintah pusat hingga daerah melalui Baznas, Dinsos, dan BPBD.
Bantuan yang Menghadirkan Secercah Harapan
Selain dukungan moril, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan dana tunai untuk meringankan beban penderitaan Bapak Abdul Ghofur, beserta paket sembako. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan dasar mendesak, Dinsos dan BPBD menyalurkan:
* Tikar dan karpet untuk alas tidur.
* Pakaian layak pakai dan kain penutup.
* Terpal untuk perlindungan darurat di lokasi.
* Makanan siap saji bagi korban.
Uluran Tangan Kita, Harapan Bagi Mereka
Meski bantuan telah disalurkan, perjalanan Bapak Abdul Ghofur untuk kembali memiliki "rumah" yang layak masih sangat panjang. Duka yang mendalam di matanya adalah panggilan bagi kita semua untuk terus peduli.
Bagaimanakah kelanjutan nasib Bapak Abdul Ghofur setelah kehilangan segalanya? BAZNAS Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandengan tangan membantu sesama.
Mari salurkan kepedulian Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena setiap rupiah yang Anda titipkan, adalah cahaya baru bagi mereka yang sedang berada dalam kegelapan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #EmanSuherman #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakan #JatitujuhBerduka
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Ucapkan Selamat HUT ke-18 Bawaslu RI: Momentum Mengukuhkan Demokrasi Bangsa
MAJALENGKA Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun yang ke-18 kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia. Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Bawaslu dalam menjaga pilar demokrasi di tanah air.
Selama hampir dua dekade, Bawaslu telah membuktikan komitmennya sebagai pengawal perjalanan demokrasi Indonesia yang tegak, adaptif, dan penuh integritas. Di usia yang ke-18 ini, Bawaslu mengusung tema “Mengukuhkan Demokrasi”, sebuah pesan kuat untuk terus memperkuat peran lembaga dalam menjaga pemilu yang jujur, adil, dan berkelanjutan.
Apresiasi dari Ketua BAZNAS Majalengka
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menyampaikan pesan khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap peran vital Bawaslu dalam menjaga stabilitas dan keadilan di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi peran strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Keberadaan Bawaslu memastikan hak suara rakyat terlindungi dengan baik,” ujar H. Agus Asri Sabana.
Beliau juga menambahkan harapan besar bagi perkembangan lembaga pengawas tersebut di masa depan.
“Semoga di usia ke-18 ini, Bawaslu semakin kokoh, profesional, dan terus menjadi garda terdepan dalam mengawal keadilan pemilu. Sinergi antarlembaga sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat demi masa depan bangsa yang lebih baik.”
Menjaga Nilai Keadilan
Meskipun bergerak di bidang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Majalengka meyakini bahwa nilai keadilan dan kepercayaan adalah fondasi utama yang juga harus hadir dalam proses demokrasi. Dengan demokrasi yang sehat, pembangunan sosial dan kesejahteraan umat—termasuk melalui program-program pendayagunaan zakat—dapat berjalan dengan lebih optimal dalam suasana bangsa yang kondusif.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan dan mendukung kinerja Bawaslu agar senantiasa amanah dalam menjalankan tugas-tugas konstitusionalnya.
Taggar: #BaznasMulia #BAWASLU18 #MengukuhkanDemokrasi #BaznasMajalengka #ZakatMajalengka #DemokrasiIndonesia #BawasluRI #HUTBawaslu
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Beri Ucapan Selamat atas Pelantikan Kabid Urais Kanwil Kemenag Jabar dan Kepala Kemenag Majalengka
MAJALENGKA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya dua pejabat penting di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
Ucapan tersebut ditujukan kepada Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, serta Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKim., yang resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Harapan untuk Integritas dan Kemajuan Layanan
Dalam keterangannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan harapan besar agar amanah yang dititipkan kepada kedua pejabat tersebut dapat dijalankan dengan dedikasi tinggi.
“Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan membawa kemajuan dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar H. Agus Asri Sabana.
Memperkuat Sinergi untuk Kemaslahatan Umat
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mengoptimalkan potensi keagamaan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Majalengka. Ia berharap hubungan harmonis antara Kemenag dan BAZNAS yang selama ini telah terjalin dapat semakin solid.
“Kami berharap sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS semakin kuat dalam menghadirkan kemaslahatan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang optimal,” tambahnya.
Mengakhiri penyampaiannya, seluruh jajaran keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendoakan agar Dr. H. Agus Sutisna dan Dr. Hj. Euis Damayanti senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, serta keberkahan oleh Allah SWT dalam setiap langkah pengabdian mereka bagi bangsa dan agama.
Tag: #BAZNASMajalengka #KemenagMajalengka #KemenagJabar #SinergiKebaikan #ZakatUntukUmat #MajalengkaReligius #SelamatDanSukses
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Manfaat ZIS bagi 11.806 Penerima Sepanjang Maret 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas publik. Mengawali kuartal kedua tahun ini, BAZNAS secara resmi merilis laporan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk periode bulan Maret 2026.
Tercatat, sebanyak 11.806 jiwa dan lembaga di seluruh penjuru Kabupaten Majalengka telah merasakan manfaat dari dana suci yang dititipkan oleh para Muzakki, Munfik, dan Mutasodik.
Pilar Kemanusiaan Jadi Fokus Utama
Program Majalengka Peduli menjadi sektor dengan jangkauan terluas bulan ini. Sebanyak 10.450 penerima manfaat telah dibantu melalui berbagai intervensi kemanusiaan, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi paket sembako untuk keluarga prasejahtera, hingga kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah Majalengka.
"Alhamdulillah, amanah yang dititipkan kepada kami telah tersalurkan secara tepat sasaran. Fokus kami adalah memastikan kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana.
Distribusi Penyaluran Berdasarkan Program Unggulan
Selain sektor kemanusiaan, dana ZIS juga dialokasikan secara proporsional ke berbagai sektor strategis lainnya guna mendorong kesejahteraan umat secara holistik:
Majalengka Taqwa (Advokasi & Dakwah): Menyentuh 1.316 penerima manfaat. Program ini difokuskan pada penguatan syiar Islam, renovasi sarana ibadah, serta dukungan operasional bagi lembaga dakwah.
Majalengka Mandiri (Ekonomi): Sebanyak 25 pelaku usaha mikro mendapatkan stimulan bantuan modal dan pendampingan. Program ini bertujuan mentransformasi Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pembayar zakat) di masa depan.
Majalengka Cerdas (Pendidikan): BAZNAS menyalurkan beasiswa stimulan bagi 5 pelajar terpilih untuk memastikan keberlanjutan pendidikan mereka.
Majalengka Sehat (Kesehatan): Layanan bantuan biaya pengobatan diberikan kepada 5 warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan darurat.
Apresiasi untuk Para Muzakki
Sesuai dengan hadis riwayat Muslim, “Harta tidak akan berkurang karena sedekah,” BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki yang secara konsisten menunaikan kewajibannya melalui lembaga resmi.
Setiap rupiah yang disalurkan bukan sekadar angka, melainkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan dan menjadi pembersih harta bagi mereka yang memberi. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan melalui kanal-kanal pembayaran resmi demi Majalengka yang lebih berkah dan mandiri.
Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kunjungi kantor layanan kami atau akses kanal digital resmi untuk kemudahan berzakat.
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #LaporanPublik #Maret2026 #KebaikanTanpaBatas #MajalengkaPeduli #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →