Berita Terbaru
Sejarah Baru Terukir! Pendopo Majalengka Jadi Saksi Bisu Perayaan Hari Jadi ke-186 yang Spektakuler
MAJALENGKA Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Pendopo Kabupaten Majalengka pada Rabu 11 Pebruari 2026. Perayaan tahun ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah proklamasi jati diri baru Majalengka yang kini resmi diperingati setiap tanggal 11 Februari.
Sinergi Tanpa Batas: Dari Menteri hingga Tokoh Nasional
Pendopo Majalengka menjadi titik temu bagi berbagai lapisan pemimpin bangsa. Kehadiran deretan tokoh nasional memberikan magnet tersendiri bagi acara ini, di antaranya:
· ST Burhanuddin (Jaksa Agung RI)
· Erick Thohir (Menteri BUMN)
· Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin (Anggota DPR RI)
· Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu (Direktur Penyidikan KPK)
· KDM (Kang Dedi Mulyadi) Gubernur Jawa Barat
· Dr. H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. (Asda I Setda Provinsi Jawa Barat)
· Farah Puteri Nahlia, B.A., M.Sc. (Anggota DPR RI 2024–2029)
· Dr. H. Jefry Romdonny, S.E., S.Sos., M.Si., M.M. (Anggota DPR RI 2024–2029)
· H. Nurhasan Zaidi, S.Sos.I. (Ketua Majelis Syura PUI 2024–2029)
Nuansa kekeluargaan semakin kental dengan hadirnya para tokoh daerah, termasuk H Sutrisno, SE., M.Si. Mantan Bupati Majalengka periode 2008–2018 serta H. Tarsono D. Mardiana (Wakil Bupati periode 2018–2023). Kemanunggalan pemerintah dan masyarakat terlihat jelas dengan kehadiran jajaran Forkopimda, para Kepala Dinas, hingga garda terdepan pelayanan publik yakni para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Majalengka.
Pesan Kolaborasi dari BAZNAS Majalengka
Di tengah kemeriahan acara, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan pesan penting mengenai relevansi tema "Langkung SAE" dengan penguatan kesejahteraan umat.
"Momentum perubahan hari jadi ini adalah saat yang tepat untuk mempererat kolaborasi. BAZNAS berkomitmen untuk terus inovatif mendukung program pemerintah, memastikan pembangunan Majalengka tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan keberkahan bagi seluruh rakyat," ujar H. Agus Asri Sabana.
Meluruskan Sejarah: Mengapa 11 Februari?
Perubahan tanggal Hari Jadi dari 7 Juni ke 11 Februari didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 7 Tahun 2025. Penetapan ini merujuk pada peristiwa administratif penting pada 11 Februari 1840, yang didukung oleh kajian ilmiah mendalam dari Guru Besar Ilmu Sejarah Unpad, Prof. Nina Herlina.
"Ini adalah bentuk penghormatan terhadap fakta sejarah yang valid. Kita menapak masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih kokoh," tegas narasi resmi Pemerintah Kabupaten.
Menuju Majalengka "Langkung SAE"
Dengan tema "Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE", acara ditutup dengan optimisme tinggi. Kehadiran lintas generasi pemimpin menjadi simbol estafet pembangunan yang berkelanjutan.
Majalengka kini menatap masa depan dengan wajah baru yang lebih berwibawa, berlandaskan sejarah yang kuat, dan didorong oleh kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
9 Hari Menjelang Ramadhan 1447 H
Waktu yang tepat untuk berhenti sejenak, menenangkan batin, dan menguatkan tekad menjadi pribadi yang lebih peduli.Setiap sedekah yang ditunaikan hari iniadalah bekal cahaya yang akan menyambut datangnya bulan penuh ampunan.Mari mulai melangkah dengan berbagi,sebab dari tangan yang memberi, Allah alirkan keberkahan tanpa henti.Salurkan Zakat & Infak melaluiBAZNAS Kabupaten MajalengkaZAKAT• Bank bjb: 0075189321100• BRI: 004601002690560• BSI: 7313997361• Mandiri: 134000833334INFAK• Bank bjb: 0137402262100• BRI: 004601002689569Bersama, kita siapkan hati dan langkahmenuju Ramadhan yang lebih khusyuk, lebih bermakna, dan penuh keberkahan.#9HariMenujuRamadhan #BaznasMajalengka #Ramadhan1447H #MenebarKebaikan #berbagi
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut mendampingi Bapak Bupati dalam prosesi Ziarah Hari Jadi Majalengka ke-186
Pagi yang tenang di jantung Kota Majalengka seketika berubah menjadi lautan putih. Ribuan langkah kaki yang harmonis mengiringi langkah Bupati Majalengka beserta rombongan dalam rangka memperingati Hari Jadi Majalengka ke-186, Selasa (11/02/2026).
Kegiatan diawali tepat pukul 07.30 WIB. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., tampak setia mendampingi Bupati dalam prosesi ziarah ke Makam Pangeran Muhamad. Suasana khidmat terasa menyelimuti saat doa-doa dipanjatkan untuk tokoh penyebar Islam sekaligus cikal bakal Majalengka tersebut.
Longmarch Putih: Simbol Kesatuan dan Perjuangan
Setelah ziarah pertama, rombongan melakukan aksi simbolis dengan jalan kaki dari Pendopo Majalengka menuju Makam Girilawungan. Nuansa pakaian serba putih yang dikenakan para pejabat dan tokoh masyarakat memberikan pemandangan yang estetik sekaligus sakral di sepanjang jalanan Majalengka.
Turut hadir dalam barisan tersebut Wakil Bupati Majalengka, para Kepala Dinas, Ibu Kapolres Majalengka, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kepala desa dan kepala sekolah. Kebersamaan ini seolah menegaskan bahwa membangun Majalengka adalah kerja kolektif seluruh elemen bangsa.
Menelusuri Akar Sejarah: 11 Februari 1840
Di area pemakaman Girilawungan, suasana semakin bermakna saat Ketua DPRD Majalengka memaparkan sejarah singkat kabupaten. Sorotan utama tertuju pada perubahan tanggal Hari Jadi Majalengka. Jika sebelumnya diperingati setiap 7 Juni, mulai tahun ini, rakyat Majalengka merayakannya setiap 11 Februari.
Bupati Majalengka, dalam sambutannya di hadapan jamaah yang memadati area makam, menegaskan bahwa perubahan ini bukanlah tanpa alasan.
“Penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka pada 11 Februari 1840 bukan sekadar penentuan tanggal. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap identitas dan perjalanan panjang kita yang didasarkan pada dokumen kolonial Belanda yang valid mengenai perubahan status administratif wilayah Majalengka,” tegas Bupati.
Beliau juga menambahkan bahwa keputusan ini adalah hasil dari kajian akademik yang komprehensif, melibatkan sejarawan, akademisi, budayawan, hingga elemen masyarakat untuk memastikan kebenaran sejarah yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.
Doa untuk Majalengka yang Lebih Maju
Rangkaian acara yang penuh khidmat ini ditutup dengan untaian doa yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Majalengka, KH Syaefudin Anwar. Di bawah langit Girilawungan, doa-doa dipanjatkan agar di usia yang ke-186 ini, Majalengka senantiasa diberkahi, masyarakatnya sejahtera, dan sejarahnya terus dijaga sebagai kompas menuju masa depan.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Selamat Hari Jadi Majalengka ke 186
Kabupaten Majalengka kini genap berusia 186 tahun. Momentum bersejarah ini menjadi tonggak penting bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka untuk terus bersinergi dalam membangun daerah melalui pengabdian dan pengelolaan zakat yang amanah.
Dengan mengusung semangat "Menapak sejarah, membangun kolaborasi dan inovasi, menuju Majalengka Langkung Sae," BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi kesejahteraan masyarakat di tanah tercinta.
Jejak Pengabdian dan Semangat Gotong Royong
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa usia 186 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan bukti perjalanan panjang kebersamaan masyarakat.
"186 tahun bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi jejak pengabdian, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang terus hidup. Kami di BAZNAS berkomitmen agar setiap langkah pembangunan senantiasa dilandasi nilai kebajikan dan kepedulian," ungkapnya.
Inovasi Menuju Kesejahteraan
Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-186 ini, BAZNAS Majalengka terus mendorong berbagai program inovatif, mulai dari pendayagunaan zakat produktif hingga bantuan sosial yang tepat sasaran. Fokus utama ke depan adalah:
Kolaborasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis.
Inovasi Layanan: Mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui platform digital.
Pemberdayaan Umat: Memastikan zakat berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan di Majalengka.
Harapan untuk Masa Depan
Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap, di usia yang semakin matang ini, Majalengka kian maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.
"Majalengka Langkung Sae, ku kolaborasi jeung inovasi." Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah pembangunan di Kabupaten Majalengka menuju masa depan yang lebih gemilang.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hadir di Tahlil Akbar MWC NU Rajagaluh, Wakil Ketua I Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Ummat
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menghadiri undangan Tahlil Akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Rajagaluh, Selasa malam (10/02/2026).
Acara yang dipusatkan di Terminal Bus Rajagaluh ini dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Ribuan jamaah serta tokoh-tokoh NU dari berbagai pelosok di wilayah Kabupaten Majalengka tampak memadati lokasi untuk mendoakan para pendiri organisasi serta keselamatan bangsa.
Simbol Persatuan dan Spiritual
Kehadiran H. Muhammad Ridwan dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan protokol, melainkan sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi antara lembaga zakat dengan ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Dalam suasana yang religius, rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid, dan doa bersama. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti Terminal Rajagaluh yang malam ini disulap menjadi lautan putih para muhibbin dan nahdliyin.
"Peringatan Harlah NU ke-103 ini merupakan momentum penting untuk meneladani perjuangan para ulama. Kehadiran kami dari Baznas juga sebagai bentuk silaturahmi untuk terus bersinergi dalam kemaslahatan umat di Majalengka," ujar H. Muhammad Ridwan di sela-sela acara.
Dihadiri Tokoh Lintas Wilayah
Tahlil Akbar ini menjadi magnet bagi para kiai, santri, dan tokoh masyarakat dari berbagai penjuru Majalengka. Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar pengurus NU di tingkat cabang maupun wakil cabang.
Hingga berita ini diturunkan, acara masih berlangsung dengan tertib dan dijaga ketat oleh personil Banser serta pihak keamanan setempat guna memastikan kenyamanan para jamaah yang hadir.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS & Polres Majalengka Siap Gaspol Kolaborasi "kaSAEan" Demi Masyarakat
Semangat kolaborasi untuk membawa perubahan positif di Kabupaten Majalengka terus diperkuat. Hari ini, Senin (9/2/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Majalengka guna menyamakan visi dalam menebar kebaikan atau yang akrab disebut sebagai "kaSAEan".
Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Kapolres ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., didampingi jajaran Wakil Ketua 1, 3, dan 4, serta Kepala Pelaksana dan Kesekretariatan. Kedatangan rombongan disambut terbuka oleh Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M.
Kolaborasi "kaSAEan": Bukan Sekadar Slogan
Ketua BAZNAS, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah membangun partnership yang lebih solid dalam melayani warga Majalengka. Beliau juga memaparkan berbagai track record program BAZNAS yang selama ini sukses dijalankan beriringan dengan Polres Majalengka.
"Kami ingin memastikan setiap program pelayanan masyarakat memiliki dampak yang lebih luas melalui kolaborasi 'kaSAEan' ini," ujar Agus.
Saling Meringankan, Fokus pada Pelayanan
AKBP Rita Suwadi, perwira kelahiran Subang ini, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BAZNAS. Menurutnya, sinergi antara lembaga amil zakat dan kepolisian adalah langkah strategis yang saling menguntungkan (win-win solution).
"Dengan adanya kolaborasi kaSAEan, beban masing-masing lembaga tentu akan terasa lebih ringan. Apalagi BAZNAS dan POLRI memiliki DNA yang sama, yaitu pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai urusan," ungkap AKBP Rita.
Target: Majalengka Langkung Sae
Pertemuan ini diharapkan menjadi kick-off untuk berbagai aksi kemanusiaan dan sosial di masa depan. Fokus utamanya adalah mewujudkan visi Kabupaten Majalengka yang "Langkung Sae" (lebih baik) di segala lini melalui program-program yang inovatif dan tepat sasaran.
BERITA09/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kepedulian Tanpa Batas: Ketua BAZNAS Majalengka Langsung Gercep Jenguk Keluarga Staf di RSUD Cideres
Gak cuma sibuk urusan administrasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Bapak Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , bener-benar ngebuktiin kalau kepemimpinan itu soal empati.
Hari ini, setelah seru-seruan bareng warga di agenda Jalan Santai Hari Jadi Majalengka, beliau gak langsung pulang buat istirahat. Didampingi sama Kadiv Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. , dan tim driver, beliau langsung meluncur ke RSUD Cideres .
Support System itu Nyata!
Kunjungan ini dilakukan khusus untuk menjenguk keluarga dari salah satu pendiri BAZNAS, Kang Dona , yang lagi mendapat ujian. Istri dan anak beliau saat ini harus menjalani perawatan medis di Ruang Dadali 1 .
Gak cuma tanggalng tangan kosong, Pak Ketua hadir membawa energi positif. Beliau memberikan dukungan moral dan semangat supaya keluarga Kang Dona tetep kuat menghadapi musibah ini.
"Kita ini keluarga besar. Kalau ada satu yang sakit, semuanya ngerasa. Semoga istri dan anak Kang Dona segera pulih dan bisa beraktivitas lagi seperti sedia kala," kurang lebih mulai pesan hangat yang tersampaikan.
Yuk, kita bareng-bareng kirim doa juga buat kesembuhan istri dan anak dari Kang Dona. Semoga proses recovery -nya lancar jaya! ?
BERITA08/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Semarakkan Hari Jadi Majalengka ke-186, Ketua BAZNAS Majalengka Ikut Melangkah dalam Jalan Santai Kebersamaan
Suasana pagi di Kabupaten Majalengka tampak berbeda dari biasanya. Ribuan langkah kaki bersahutan memenuhi jalanan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 . Di tengah kemeriahan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , turut hadir membaur bersama masyarakat dalam kegiatan Jalan Santai, Minggu (08/02/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar olahraga pagi biasa, melainkan simbol keharmonisan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk merayakan perjalanan panjang sejarah Kota Angin.
Wujud Syukur dan Persatuan
Kehadiran BAZNAS dalam momentum ini menegaskan komitmen lembaga untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan tata kelola zakat, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial yang mempererat tali silaturahmi.
“Momentum ini adalah wujud rasa syukur kita atas usia Majalengka yang ke-186. Melalui langkah-langkah kecil di jalan santai ini, kita titipkan harapan besar untuk Majalengka yang semakin berdaya, sejahtera, dan penuh kepedulian,” ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela kegiatan.
Membangun Majalengka dengan Kepedulian
Selain mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi seluruh warga untuk terus menjaga semangat gotong royong. BAZNAS Majalengka berharap, di usia yang semakin matang, semangat saling membantu antar sesama warga semakin kuat, sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Harapan di Hari Jadi ke-186:
Persatuan: Mempererat sinergi antar lini masyarakat.
Kesehatan: Menginspirasi gaya hidup aktif dan produktif.
Kepedulian: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah untuk kemajuan daerah.
Perayaan Hari Jadi ke-186 ini ditutup dengan penuh kecerian dan optimisme. Langkah demi langkah yang diayunkan hari ini diharapkan menjadi pondasi bagi masa depan Majalengka yang Langkung Saé (Lebih Baik).
Selamat Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. Bersama melangkah, bersama membangun
#BAZNASMajalengka #HariJadiMajalengka186 #MajalengkaLangkungSaé #Majalengka #Zakat
BERITA08/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Luar Biasa! Program Rutilahu BAZNAS Majalengka Berhasil Bangkitkan Semangat Gotong Royong Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik berupa hunian, namun juga berhasil membangkitkan kembali nilai luhur bangsa: gotong royong. Melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB), BAZNAS terbukti sukses mendongkrak swadaya dan kepedulian masyarakat di berbagai pelosok desa.
Bukti Nyata Partisipasi Masyarakat
Tingginya rasa kepedulian ini terlihat jelas di lapangan. Dari total 10 titik penerima manfaat yang bersumber dari bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, hampir seluruh lokasi menunjukkan tingkat partisipasi warga yang sangat tinggi. Masyarakat secara sukarela turun tangan membantu proses pembangunan rumah milik para Mustahik (penerima zakat).
Fenomena paling mencolok terlihat pada tahap pembongkaran rumah. Di hampir setiap titik, puluhan warga berkumpul sejak pagi untuk membantu merobohkan bangunan lama secara manual.
"Kami sangat terharu melihat antusiasme warga. Secara sukarela, puluhan tetangga hadir membantu proses pembongkaran. Ini membuktikan bahwa program BAZNAS mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka saat meninjau lokasi.
Tetap On-Progress Meski Cuaca Ekstrem
Berdasarkan hasil survei langsung ke seluruh titik pembangunan, pengerjaan tetap berjalan lancar meski saat ini sedang memasuki musim penghujan. Komitmen para penerima manfaat dan dukungan warga sekitar menjadi kunci utama progres pembangunan ini.
Berikut adalah poin-poin utama perkembangan program di lapangan:
Dominasi Swadaya: Warga paling aktif pada tahap awal (pembongkaran) dan pengangkutan material.
Kepatuhan Komitmen: Seluruh penerima manfaat menjalankan tahapan program sesuai dengan kesepakatan yang telah ditandatangani.
Distribusi Merata: 10 titik bantuan BAZNAS Jabar di Majalengka menunjukkan tren positif yang serupa terkait keterlibatan warga.
Dampak Sosial yang Luas
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS tidak hanya bermanfaat secara ekonomi bagi penerimanya, tetapi juga mampu mempererat ikatan silaturahmi antarwarga. Dengan hunian yang layak, diharapkan para Mustahik dapat hidup lebih sehat dan beribadah dengan lebih tenang.
BERITA07/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perjuangan Air Mata Wati Lisnawati: Puluhan Kilometer Jalan Kaki Demi Asa di Tangan Baznas
Puluhan Kilometer Jalan Kaki Demi Asa di Tangan Baznas
Di balik riuh rendahnya deru mesin kendaraan dan debu jalanan, terselip sebuah kisah perjuangan yang mengiris hati. Wati Lisnawati (41), seorang ibu paruh baya asal Desa Cipadung, membuktikan bahwa kasih sayang dan harapan mampu mengalahkan rasa lelah yang tak terperikan.
Dengan pakaian lusuh yang menempel di tubuh rentanya, Wati menempuh perjalanan puluhan kilometer. Bukan dengan kendaraan pribadi, melainkan dengan cara "ngompreng" dan sesekali harus berjalan kaki di bawah terik matahari demi satu tujuan: bertemu dengan Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana.
Emperan Pasar Menjadi Saksi Bisu
Wati bukanlah sosok yang dimanja oleh keadaan. Demi menyambung hidup, ia rela melakoni pekerjaan serabutan. Mulai dari menjajakan petai di emperan Pasar Caringin hingga harus rela tidur beralaskan semen dingin di selasar pasar setiap malamnya. Baginya, langit malam adalah atap dan dinginnya angin adalah selimut.
Namun, roda nasib sedang tidak berpihak padanya. Kehabisan modal usaha membuatnya terdesak dan terpaksa pulang ke kampung halamannya di Lemahsugih. Di tengah kesendirian—setelah anak semata-mata wayangnya pergi merantau ke Sumatera untuk belajar berjualan bubur—Wati hanya memiliki doa dan ikhtiar yang tersisa.
Sujud Syukur yang Menggetarkan Hati
Pertemuan di kantor Baznas siang itu menjadi momen yang menguras air mata. Saat H. Agus Asri Sabana mengulurkan bantuan modal usaha, pertahanan batin Wati runtuh. Secara spontan, ia tersungkur bersujud syukur di lantai, membasahi ubin dengan air mata haru atas rezeki yang tak disangka-sangkanya.
Melihat aksi tulus tersebut, dengan sigap Ketua Baznas langsung mengangkat tubuh Ibu Wati. Sebuah pemandangan yang mengingatkan kita semua bahwa bantuan tersebut bukan sekedar materi, melainkan sebuah amanah kemanusiaan.
"Ini adalah kewajiban kita semua. Di sekitar kita, masih banyak 'Ibu Wati' lain yang sedang berjuang melawan sunyi dan lapar, menunggu uluran tangan yang mampu membangkitkan martabat mereka kembali," ujar H. Agus dengan nada bergetar.
Sebuah Refleksi Bagi Kita Kisah Wati Lisnawati adalah akuntansi bagi kita yang sering mengeluh di tengah kecukupan. Di luar sana, ada jiwa-jiwa hebat yang harus berjalan puluhan kilometer hanya untuk memastikan dapur mereka tetap mengepul esok hari.
Sudahkah kita menengok tetangga atau saudara kita hari ini? Karena sejatinya, harta kita tidak akan berkurang hanya karena berbagi secercah harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA07/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Farewell tapi Bukan Goodbye: Cerita Seru Mahasiswa UIN Bandung Mengabdi di BAZNAS Majalengka
Pov: Kamu lagi di puncak produktivitas sambil dapet pahala. Itulah gambaran singkat perjalanan teman-teman mahasiswa magang dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung selama di BAZNAS Kabupaten Majalengka. Tapi sayangnya, hari ini kita harus bilang, "It’s a wrap!"
Masa magang kali ini bukan sekadar datang-duduk-pulang. Selama di sini, mereka nggak cuma belajar administrasi, tapi benar-benar terjun langsung ngerasain gimana rasanya jadi bagian dari pejuang zakat.
Bukan Sekadar Magang, Tapi Legacy
Meskipun waktunya terasa singkat banget (berasa di-skipping!), dedikasi yang mereka kasih bener-bener top-tier. Kehadiran mahasiswa UIN Bandung ini ngasih warna baru di kantor BAZNAS Majalengka dengan semangat mereka yang high energy dan ketulusan dalam melayani umat.
"Kebersamaan kalian itu core memory buat kami. Semangat dan mimpi besar yang kalian bawa bikin kami ikut terinspirasi buat terus kasih yang terbaik," ungkap tim BAZNAS Majalengka.
Pesan untuk Para Future Leaders
Buat teman-teman UIN SGD Bandung, perjalanan kalian nggak berhenti di sini. Ini justru baru loading screen menuju petualangan yang lebih besar. BAZNAS Majalengka menitipkan beberapa doa tulus:
Barakah Lifestyle: Semoga setiap langkah kalian selalu dalam keberkahan.
Knowledge Growth: Semoga ilmu yang didapat jadi bekal upgrade diri yang bermanfaat buat orang banyak.
Next Level: Semoga Allah pertemukan kalian dengan jalan pengabdian paling keren buat umat di masa depan.
See You When We See You!
Hari ini emang hari perpisahan, tapi jejak kebaikan kalian bakal tetap stay di sini. Terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Majalengka. Sampai ketemu di titik kesuksesan masing-masing ya, Guys!
BAZNAS Majalengka: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
BERITA06/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jumat Berkah : sebaik-baiknya hari adalah hari Jumat
Jum’at adalah hari terbaik untuk memperbanyak kebaikan. Sedekah di hari Jum’at lebih utama dibanding hari lainnya, waktu terbaik untuk menguatkan kepedulian dan menebar keberkahan.
Ayo berbagi bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Sedekah Jum’at dan jadikan hari ini lebih bermakna bagi sesama.
Rekening Sedekah Jum’at BAZNAS Majalengka:
bank bjb 0137402262100 (Kode Bank: 110 — BAZNAS INFAQ)
BRI 004601002689569 (Kode Bank: 002 — BAZNAS MAJALENGKA INFAQ)
BSI 7313997361 (Kode Bank: 451 — BAZNAS MAJALENGKA INFAQ)
mandiri 1340000833334 (Kode Bank: 008 — BAZNAS MAJALENGKA ZAKAT)
Sedekah Anda, kekuatan bagi mereka yang membutuhkan.
#SedekahJumat #BaznasMajalengka
BERITA06/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peringati Dies Natalis HMI ke-79, Ketua BAZNAS Majalengka: Teruslah Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa
Momentum bersejarah menyelimuti keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang kini genap berusia 79 tahun. Ucapan selamat dan harapan mengalir dari berbagai tokoh penting, salah satunya dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Mewakili jajaran pimpinan dan seluruh staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi HMI selama hampir delapan dekade dalam mengawal perjalanan bangsa.
Khidmat untuk Indonesia
Mengangkat tema “Khidmat HMI untuk Indonesia” pada milad tahun ini, Agus berharap HMI tidak pernah lelah dalam mencetak generasi emas.
"Semoga HMI senantiasa istiqamah melahirkan kader-kader intelektual yang berakhlak, berdaya saing, serta konsisten berkhidmat untuk umat dan bangsa," ujar Agus dalam keterangan resminya.
Menurutnya, peran mahasiswa sebagai agen perubahan sangat krusial, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Mitra Strategis Membangun Peradaban
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Majalengka ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Ia berharap HMI terus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan berkeadaban.
"Doa terbaik kami, semoga setiap ikhtiar dan perjuangan HMI selalu diberi keberkahan, kekuatan, dan kemudahan oleh Allah SWT," tambahnya.
Menutup ucapannya, Agus memberikan suntikan semangat melalui semboyan khas organisasi hijau-hitam tersebut yang sarat akan makna optimisme.
“Yakin Usaha Sampai…!” pungkasnya.
BERITA05/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Talaqi Fikih Zakat Kontemporer 2026
Guna menjawab tantangan pengelolaan zakat di era transformasi digital, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadiri kegiatan Talaqi Fikih Zakat Kontemporer 2026. Acara bergengsi ini berlangsung pada Senin (02/02) pukul 09.15 WIB, bertempat di Sofyan Hotel, Menteng, Jakarta Pusat.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dengan didampingi oleh Kepala Pelaksana Drs. Uuh Fathuloh serta Kepala Kesekretariatan Iwan Anwarudin, S.ST., M.Pd.
Menjawab Tantangan Ekonomi Modern
Kegiatan yang diinisiasi oleh LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ini fokus bedah tuntas persoalan zakat di tengah inovasi keuangan syariah yang semakin dinamis. Pengelolaan zakat saat ini dituntut tidak hanya transparan secara administratif, tetapi juga harus memiliki landasan hukum fikih yang kuat terhadap praktik ekonomi modern.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. K.H. Asrorun Ni'am Sholeh, Lc., M.A. (Ketua MUI Bidang Fatwa), memaparkan pentingnya sinkronisasi antara kemajuan teknologi keuangan dengan prinsip-prinsip syariah agar zakat tetap relevan dan akuntabel.
Poin Utama Pembahasan:
Transformasi Digital: Bagaimana instrumen keuangan digital memengaruhi tata cara penghitungan dan penyaluran zakat.
Akuntabilitas Publik: Memastikan setiap inovasi tetap berpegang teguh pada regulasi fikih yang sahih.
Relevansi Fikih: Menjawab keraguan masyarakat mengenai hukum zakat pada aset-aset modern.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen BAZNAS Majalengka untuk terus meng-upgrade kapasitas keilmuan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan masyarakat Majalengka dikelola dengan tata kelola profesional dan sesuai dengan fatwa fikih terbaru," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela acara.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu fikih kontemporer dalam pelayanan zakat di daerah, sehingga kepercayaan muzaki terus meningkat seiring dengan kemudahan akses digital yang ditawarkan.
#BaznasMajalengka #MajalengkaLangkungSae #BaznasMulia #ZakatMenguatkanIndonesia #ZakatMenguatkanMajalengka #AgusAsriSabana #ZIS #BaznasMajalengkaLangkungSae #infoMajalengka #InfoHariIni #BupatiMajalengka #EmanSuhermanMajalengka #infoZakat #FYPIndonesia #BeritaViral #ViralVideo #PerbupZakat #PerbupZakatMajalengka #BupatiViral #BupatiAmanah #BaznasViral #BaznasTerbaik #BaznasIndonesia #BaznasJabar
BERITA02/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD
adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus bergerak aktif dalam mengoptimalkan potensi zakat di sektor ASN dan karyawan publik. Hari ini, Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, S.Pd., didampingi oleh Wahyudin, M.Pd., melakukan rangkaian kunjungan koordinasi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kunjungan maraton ini difokuskan pada sinkronisasi dan pemutakhiran data Muzaki (pembayar zakat) di lingkungan Pemerintah Daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS untuk memastikan pengelolaan zakat profesi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Fokus Utama: Optimalisasi Zakat Profesi
Dalam pertemuan tersebut, Uju Juhara menekankan bahwa potensi zakat profesi di kalangan ASN sangat besar, namun memerlukan integrasi data yang kuat antara instansi terkait dan BAZNAS.
"Koordinasi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya teknis untuk memetakan kembali data Muzaki. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat profesi yang ditunaikan dapat terdata dengan baik demi kemaslahatan umat," ujar Uju Juhara.
Langkah Strategis Koordinasi
Beberapa poin utama yang dibahas dalam kunjungan ke berbagai OPD tersebut meliputi:
Rekonsiliasi Data: Menyelaraskan jumlah pegawai yang wajib zakat sesuai dengan nishab yang berlaku.
Sosialisasi Mekanisme: Memberikan edukasi terkait kemudahan pemotongan zakat melalui sistem payroll atau metode lainnya.
Transparansi Pelaporan: Memastikan OPD mendapatkan laporan penyaluran zakat secara berkala agar para Muzaki mengetahui dampak nyata dari dana yang mereka berikan.
Wahyudin, M.Pd., menambahkan bahwa dukungan dari pimpinan OPD sangat krusial dalam keberhasilan program ini. "Respons dari pihak OPD sangat positif. Mereka menyadari bahwa zakat profesi bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di wilayah kita," pungkasnya.
Melalui penguatan koordinasi ini, diharapkan perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari sektor profesi dapat meningkat signifikan tahun ini, sehingga program-program pendayagunaan BAZNAS bagi masyarakat kurang mampu dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
BERITA02/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Lewat 5 Program Unggulan, Targetkan Program Satu Desa Satu Sarjana Merata di 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui Podcast di Radar Majalengka TV, Wakil Ketua 2 Baznas Majalengka, Embed Humed, M.Pd, memaparkan visi besar bertajuk "ZAKAT Menguatkan Majalengka".
Dalam bincang hangat tersebut, Embed menjelaskan bahwa Baznas Majalengka kini memiliki lima program kerja utama yang telah diselaraskan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Majalengka serta Baznas RI.
Fokus Pemberdayaan: Mengubah Mustahik Menjadi Muzaki
Salah satu poin krusial yang dipaparkan adalah alokasi proporsi sebesar 30% pada bidang pemberdayaan. Embed menegaskan bahwa Baznas tidak ingin sekadar memberikan bantuan konsumtif, melainkan solusi jangka panjang.
"Target kami adalah pemberdayaan masyarakat yang solutif. Kita ingin para penerima manfaat (mustahik) saat ini, ke depannya memiliki kemandirian ekonomi sehingga mampu bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki)," ujar Embed.
Progres Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS)
Menjawab pertanyaan host terkait program unggulan Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) yang berkolaborasi dengan Pemkab Majalengka, Embed memberikan gambaran capaian terkini.
Tahun 2025: Beasiswa telah diberikan kepada mahasiswa di 75 desa. Fokus utama tahun lalu adalah membantu mahasiswa aktif yang sedang menempuh studi namun terkendala biaya (tunggakan kuliah).
Target 2026: Baznas berharap program SDSS dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Majalengka secara menyeluruh tanpa terkecuali.
Regulasi Baru: Perbup No. 92 Tahun 2025
Terkait isu hangat mengenai Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 yang baru saja diluncurkan, Embed memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah berani pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan Perbup ini telah melalui proses harmonisasi yang panjang dengan berbagai pihak terkait. Regulasi ini menjadi payung hukum yang kuat, terutama dalam mengamankan kebijakan Zakat Profesi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor lainnya.
"Keberanian Bapak Bupati dalam mengamankan regulasi ini sangat penting agar pengelolaan zakat memiliki dasar hukum yang jelas, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi di Majalengka," pungkasnya.
BERITA31/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rayakan HUT Ke-25, Pimpinan BAZNAS RI Serahkan Potongan Tumpeng kepada Bupati Majalengka sebagai Simbol Sinergi
Perayaan HUT BAZNAS ke 25 berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026 sebagai rasa syukur atas perjalanan perak BAZNAS dalam mengelola filantropi Islam di Indonesia. Kehadiran tokoh-tokoh penting menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan zakat:
Simbolis Syukur: Penyerahan potongan tumpeng dari Dr. Rizaludin Kurniawan (Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan) kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., melambangkan kolaborasi erat antara pusat dan daerah.
Kehadiran Pimpinan: Turut hadir Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan dan Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, yang mempertegas soliditas struktur organisasi.
Sosialisasi Perbup Nomor 92 Tahun 2025
Bagian krusial dari acara ini adalah sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025. Mengapa ini penting?
Kepastian Hukum: Memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi pemungutan dan pendistribusian zakat di wilayah Majalengka.
Optimalisasi Potensi: Dengan hadirnya Kepala Perangkat Daerah dan jajaran Kepala Sekolah, regulasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan zakat profesi di lingkungan ASN dan tenaga pendidik.
Transparansi: Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi agar pengelolaan zakat semakin akuntabel dan tepat sasaran.
Tamu Undangan yang Hadir
Acara ini dihadiri oleh lintas sektoral untuk memastikan pesan "Zakat Menebar Kebaikan" sampai ke seluruh lapisan masyarakat:
Pimpinan BAZNAS Jabar: Zaki Hilmi, MH (Bidang Pendistribusian).
Forkopimda & Tokoh Agama: Menjaga keharmonisan dan dukungan moral.
Sektor Pendidikan: Kepala Sekolah dari berbagai jenjang, yang menjadi kunci edukasi zakat sejak dini.
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Hebat! BAZNAS Majalengka Dorong Pengelolaan Zakat Profesional Melalui Sosialisasi Perbup No. 92 Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di daerah. Pada Rabu (28/1/2026), bertempat di Gedung Islamic Center Majalengka, BAZNAS resmi menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025.
Langkah strategis ini fokus pada pembinaan dan pengawasan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), sekaligus mengoptimalkan Program SIGAP untuk pendistribusian tahun 2026.
Komitmen Nyata: Dari Rumah Layak Huni hingga Dana Fisabilillah
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa BAZNAS bukan sekadar lembaga pengumpul, melainkan jembatan kesejahteraan. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis:
10 Unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB): Bersumber dari dana program BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Dana Fisabilillah: Dukungan khusus untuk menunjang keperluan dan kebutuhan sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.
"BAZNAS adalah lembaga non-struktural yang merupakan kepanjangan tangan Bupati dalam mengelola ZIS. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menitipkan zakatnya, karena kami bekerja dengan sistem yang terukur dan hierarkis," tegas H. Agus.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, yang hadir langsung untuk membuka acara, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS. Ia menegaskan bahwa lahirnya Perbup No. 92 Tahun 2025 adalah payung hukum untuk memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
"Sinergi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS sangat krusial. Pengelolaan zakat yang baik akan berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Majalengka," ujar Bupati.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Provinsi
Acara ini juga menjadi momentum istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, di antaranya:
H. Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si. (Pimpinan BAZNAS RI)
Zaki Hilmi, M.H. (Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian)
Unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Tokoh Agama, serta jajaran Kepala Sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Menuju Majalengka yang Lebih Sejahtera
Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Majalengka berharap Program SIGAP (Sinergi, Integrasi, Gapai Perubahan) 2026 dapat berjalan lebih masif. Targetnya jelas: menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak nyata, terutama pada sektor pembangunan sosial dan pendidikan di "Kota Angin".
#baznasmajalengka #majalengka #zakat #sedekah #fypindonesia #baznasmulia #majalengkalangkungsae #agusasrisabana
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Sinergi Emas Majalengka: Terbitnya Perbup No. 92 Tahun 2025 Jadi Tonggak Baru Kebangkitan Zakat
MAJALENGKA (28 Januari 2026) Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Pengumpulan, Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Apresiasi ini diberikan menyusul diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya.
Dr. Rizaludin menilai, kolaborasi antara Bupati Majalengka dan BAZNAS setempat merupakan manifestasi nyata dari kepemimpinan yang peduli pada kesejahteraan umat dan penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
"Terbitnya Perbup No. 92 Tahun 2025 ini adalah sebuah 'Gebrakan Emas'. Ini bukan sekadar regulasi formal, melainkan komitmen politik dan spiritual dari Pemkab Majalengka untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel," tegas Dr. Rizaludin Kurniawan.
Optimisme Peningkatan Penghimpunan
Kehadiran payung hukum yang kuat ini diyakini akan menjadi katalisator dalam mendongkrak angka penghimpunan zakat di Kabupaten Majalengka secara signifikan. Dr. Rizaludin menekankan bahwa kepastian hukum adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat (muzaki).
"Dengan adanya regulasi yang mengatur pembinaan dan pengawasan secara mendalam, kami optimis jumlah penghimpunan ZIS di BAZNAS Majalengka akan melonjak drastis. Hal ini tentu akan berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam mengintervensi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mustahik di Majalengka," tambahnya.
Pilar Utama Perbup No. 92 Tahun 2025 dalam Pandangan BAZNAS RI:
Standarisasi Pengelolaan: Memastikan seluruh dana sosial keagamaan dikelola sesuai prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).
Pengawasan Berlapis: Menciptakan sistem kendali yang menjamin setiap rupiah dari umat tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Sinergi Kelembagaan: Memperkuat posisi BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan.
Pimpinan BAZNAS RI berharap langkah revolusioner Majalengka ini dapat menjadi role model atau percontohan bagi daerah lain di Indonesia dalam mengoptimalkan potensi zakat melalui dukungan regulasi pemerintah daerah yang konkret.
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bantu Ringankan Beban Warga, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Cicadas
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Pada Senin (26/01/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada M. Amir, seorang warga Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, yang tengah membutuhkan uluran tangan medis.
Penyerahan Langsung di Kantor BAZNAS
Proses penyerahan bantuan berlangsung khidmat di ruang kantor pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Pihak keluarga M. Amir hadir secara langsung untuk menerima dana stimulan kesehatan tersebut. Kehadiran keluarga tidak sendirian; mereka turut didampingi oleh salah seorang perangkat Desa Cicadas guna memastikan administrasi dan pendampingan berjalan lancar.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Robi Perdiansyah, selaku staf pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga Bapak M. Amir dalam menjalani proses pengobatan. Ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Robi saat menyerahkan bantuan.
Wujud Kepedulian Sosial
Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Majalengka dalam membantu masyarakat kurang mampu yang sedang berjuang melawan penyakit. Pihak keluarga M. Amir menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat dan kepedulian yang diberikan oleh lembaga zakat tersebut.
"Kami sangat terbantu dengan adanya perhatian dari BAZNAS. Pendampingan dari pihak desa juga memudahkan kami dalam mengurus proses bantuan ini," ungkap perwakilan keluarga.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Majalengka berharap sinergi antara pemerintah desa dan lembaga sosial tetap terjaga demi meningkatkan kesejahteraan dan taraf kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka.
BERITA26/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →