Berita Terbaru
BTB BAZNAS Majalengka Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Jatitujuh
MAJALENGKA Baznas Tanggap Bencana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dan respons cepat terhadap bencana. Pada Kamis (09/04/2026), BTB BAZNAS menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak musibah angin puting beliung di Kecamatan Jatitujuh.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., kepada Bapak Didi Karyadi, warga Blok Jumat, Desa Jatitujuh. Penyerahan yang berlangsung pukul 14.22 WIB di kediaman korban ini turut disaksikan oleh jajaran aparat Pemerintah Desa setempat.
Wujud Kepedulian dan Amanah Muzaki
Dalam sambutannya di sela-sela peninjauan kondisi rumah yang rusak, H. Muhammad Ridwan menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Didi. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Majalengka.
"Kami hadir di sini sebagai perpanjangan tangan dari para muzaki. Bantuan ini mungkin tidak mengganti seluruh kerugian material yang ada, namun kami berharap dapat meringankan beban Bapak Didi dan keluarga untuk segera memulai perbaikan rumah. Inilah esensi zakat; hadir saat umat membutuhkan," ujar H. Muhammad Ridwan.
Beliau juga berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan senantiasa memperkuat gotong royong di lingkungan sekitar saat menghadapi musibah.
Apresiasi Penerima Manfaat
Bapak Didi Karyadi, selaku penerima bantuan, tampak terharu saat menerima dukungan langsung dari BAZNAS. Ia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan cepat yang diberikan.
"Terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh masyarakat yang sudah berzakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki atap rumah yang hancur. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzaki dan pengurus BAZNAS dengan berkah yang melimpah," ungkap Didi Karyadi.
Aparat desa setempat yang hadir juga mengapresiasi sinergi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang selalu responsif terhadap laporan kebencanaan di tingkat desa, sehingga penanganan dampak bencana dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaReligi #Kemanusiaan #InfoMajalengka #Jatitujuh #TanggapBencana
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Takziah ke Kediaman Almarhum Arman Jek, Relawan HADE yang Dikenal Cepat Akrab dan Loyalis
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, melaksanakan takziah ke kediaman almarhum Arman Jek di Desa Cicurug, Majalengka, pada Kamis (09/04/2026) siang.
Kehadiran sosok pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum, yang dikenal sebagai sahabat sekaligus Relawan HADE yang memiliki kepribadian hangat dan mudah akrab dengan siapa saja.
Momen Kehangatan di Rumah Duka
Tiba selepas salat Zuhur, H. Agus Asri Sabana didampingi oleh:
Fijay Muhamad Faozan (Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka).
Tim Media BAZNAS Majalengka.
Rombongan diterima langsung oleh istri dan anak almarhum di ruang tamu kediaman mereka. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan tersebut saat Ketua BAZNAS memberikan kata-kata penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Kami merasa kehilangan sosok sahabat yang luar biasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT," ujar H. Agus.
Pesan untuk Generasi Penerus
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS memberikan pesan khusus kepada anak almarhum yang kini sedang beranjak dewasa. Beliau berharap agar sang anak dapat menjadi pilar bagi ibunya dan meneruskan jejak kebaikan sang ayah.
Harapan Ketua BAZNAS:
Menjaga Sang Ibu: Menjadi pelindung dan pengabdian utama bagi ibunda tercinta.
Meneladani Kebaikan Ayah: Mencontoh sifat almarhum Arman Jek yang dikenal ringan tangan dan mudah bergaul.
Menjadi Anak Saleh: Menjadi investasi akhirat bagi almarhum melalui doa dan amal kebaikan.
Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum agar diterima segala amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Takziah ke Kediaman Camat Banjaran, Sampaikan Duka Mendalam
HEGARMANAH Suasana khidmat menyelimuti kediaman Camat Banjaran, Bapak Abdul Hanan, S.Sos., M.M., di Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, pada Kamis malam (09/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, hadir langsung untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Hj. Nono Nurhasanah binti H. Muhyi.
Almarhumah, yang merupakan ibu kandung dari Camat Banjaran, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa pagi (07/04/2026) dalam usia 67 tahun.
Kunjungan Penuh Kehangatan di Tengah Rintik Hujan
Meskipun hujan rintik mengguyur wilayah Banjaran selepas waktu Maghrib, hal tersebut tidak menyurutkan langkah rombongan pimpinan BAZNAS Majalengka untuk bersilaturahmi. Dalam kunjungan takziah ini, Ketua BAZNAS didampingi oleh:
Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. (Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka)
Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB)
Tim Media BAZNAS Majalengka
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, beserta keluarga besar, termasuk ayahanda dari Pak Camat yang turut hadir di ruang tamu.
Untaian Doa dan Belasungkawa
Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan santunan serta doa terbaik bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.
"Atas nama pribadi dan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Kehilangan sosok ibu adalah duka yang luar biasa, namun kami mendoakan semoga Almarhumah Ibu Hj. Nono Nurhasanah husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar H. Agus Asri Sabana.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan doa bersama untuk almarhumah, memperkuat tali silaturahmi antara lembaga amil zakat dengan jajaran pemerintah kecamatan di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #KabarDuka #MajalengkaReligius #Takziah #Banjaran #ZakatMensejahterakan #SimpatiBAZNAS #InfoMajalengka
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Santuni Keluarga Almarhum Deri, PMI Asal Sindang yang Wafat di Kamboja
MAJALENGKA Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Deri (25) di Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, pada Kamis (09/04/2026). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka hadir secara langsung untuk menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menyerahkan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, datang menemui kedua orang tua almarhum untuk memberikan dukungan moral dan materi. Kehadiran ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS terhadap warga Majalengka yang tengah tertimpa musibah besar.
Ikhtiar Mulia yang Menjadi Ibadah
Dalam kunjungannya, H. Agus Asri Sabana mengungkapkan kekagumannya atas niat tulus almarhum Deri yang merantau ke Kamboja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) demi memperbaiki ekonomi keluarga dan membiayai pendidikan adiknya di pesantren.
"Kami keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita, Ananda Deri. Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan amanat Bapak Bupati Majalengka agar senantiasa hadir membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan," ujar H. Agus.
Beliau menambahkan bahwa perjuangan almarhum adalah bentuk jihad keluarga yang sangat terpuji. "Semoga niat baik almarhum dicatat sebagai amal ibadah, dan nilai perjuangannya dalam mengangkat derajat keluarga menjadi wasilah datangnya rahmat Allah SWT," tuturnya dengan nada bergetar.
Sinergi Kawal Pemulangan Jenazah
Terkait proses pemulangan jenazah dari Kamboja ke tanah air, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi. H. Agus menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui:
Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM)
BP2MI
Kementerian Luar Negeri
Pesan Kemanusiaan untuk Aparat Setempat
Di sela kunjungan, Ketua BAZNAS juga menitipkan pesan kepada Ibu Camat Sindang dan jajaran Pemerintah Desa Garawastu yang turut mendampingi. Beliau meminta agar pendampingan terhadap orang tua almarhum dilakukan secara berkelanjutan.
"Jangan biarkan orang tua almarhum merasa sendirian dalam menghadapi ujian ini. Tugas kita adalah menemani dan membantu. Kepada Bapak dan Ibu almarhum, jangan sungkan untuk berkabar, kami akan selalu ada untuk mendampingi," pungkasnya.
Penyerahan santunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah masa sulit menanti kepulangan jenazah sang putra ke pangkuan bumi pertiwi.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakan #PMIMajalengka #BeritaMajalengka #KecamatanSindang #Garawastu
BERITA09/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Kembali Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Puting Beliung di Desa Banjaran
MAJALENGKA, BAZNAS Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana alam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kembali menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak musibah angin puting beliung di Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran.
Penyaluran bantuan berupa paket sembako ini dilaksanakan pada Selasa pagi, 07 April 2025, bertempat di Kantor Desa Banjaran. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., kepada Kepala Desa Banjaran Rahmat Apandi, A.Md. Penyerahan bantuan ini merupakan penyerahan bantuan kedua setelah sebelumnya memberikan bantuan tepat satu jam setelah terjadinya bencana.
Prosesi penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Desa serta Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Banjaran.
Meringankan Beban Pascabencana
Bantuan ini merupakan tindak lanjut atas musibah angin puting beliung yang menerjang wilayah Desa Banjaran pada Jumat, 03 April 2025 lalu. Berdasarkan data laporan kebencanaan, peristiwa tersebut mengakibatkan dampak kerusakan hunian warga yang cukup signifikan, di antaranya:
1 Unit Rumah: Mengalami rusak parah.
7 Unit Rumah: Mengalami rusak ringan.
"Kehadiran kami hari ini adalah mandat dari para muzakki untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak selama masa pemulihan," ujar Eman Suherman di sela-sela penyerahan.
Komitmen BAZNAS Majalengka
Kepala Desa Banjaran menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas gerak cepat dan kepeduliannya. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warga yang saat ini tengah fokus memperbaiki kerusakan rumah mereka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui BTB akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan, guna memastikan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran, terutama dalam situasi darurat bencana.
Hashtag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #BaznasTanggapBencana #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMensejahterakan #DesaBanjaran #InfoMajalengka #PutingBeliung
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga Amanah, Memperkuat Kinerja: Sinergi BAZNAS Majalengka Menuju Lembaga Utama Pilihan Umat
MAJALENGKA – Kepercayaan adalah mata uang termahal bagi sebuah lembaga pengelola filantropi Islam. Sebagai institusi yang mengemban mandat undang-undang dan syariat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi penyalur bantuan, tetapi menjadi jembatan kebaikan yang kokoh, transparan, dan profesional.
Di tengah dinamika sosial yang kian berkembang, tantangan besar muncul: Bagaimana meningkatkan kinerja tanpa kehilangan jati diri dan kekompakan?
1. Kinerja Unggul Berbasis Profesionalisme
Meningkatkan kinerja bukan berarti sekadar mengejar angka pengumpulan, melainkan mengoptimalkan dampak (impact) dari setiap rupiah yang dititipkan muzaki. BAZNAS Majalengka menerapkan standar operasional yang ketat, mulai dari digitalisasi sistem pelaporan hingga transparansi penyaluran.
Dengan kinerja yang terukur, masyarakat dapat melihat secara nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mereka bertransformasi menjadi program pemberdayaan ekonomi, beasiswa pendidikan, hingga bantuan kesehatan bagi mustahik di pelosok Majalengka.
2. Kekompakan: Jantung Kekuatan Lembaga
Dibalik performa yang gemilang, terdapat tim yang solid. Kami percaya bahwa "The Power of We" lebih besar dari sekadar individu. Kekompakan di internal BAZNAS Majalengka dibangun di atas landasan kekeluargaan dan visi yang sama: Melayani Umat.
Komunikasi yang terbuka, saling dukung antar divisi, dan rasa memiliki terhadap lembaga adalah kunci. Ketika seluruh amilin dan amilat bergerak seirama, hambatan seberat apa pun di lapangan akan terasa lebih ringan untuk diatasi.
3. Menjaga Marwah dan Nama Baik Lembaga
Nama baik BAZNAS bukan sekadar citra, melainkan manifestasi dari nilai Amanah. Menjaga nama baik berarti menjaga integritas di setiap langkah. Setiap personel BAZNAS Majalengka adalah duta zakat yang wajib menjunjung tinggi etika dan kejujuran.
Dengan menjaga perilaku, menghindari konflik kepentingan, dan selalu hadir di saat umat membutuhkan, BAZNAS Majalengka akan semakin melekat di hati masyarakat sebagai lembaga yang paling dipercaya dan amanah.
Menuju Masa Depan: Amanah yang Berkelanjutan
BAZNAS Majalengka akan terus bertransformasi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, tapi tentang seberapa besar perubahan yang kita ciptakan bersama.
Mari terus melangkah dengan semangat baru, menjaga kekompakan, dan membuktikan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah wadah terbaik bagi setiap titipan kebaikan umat.
#BAZNASMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaRaharjo #AmanahDanTransparan #AmilinMajalengka #ZakatMembangunUmat
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga Api Istiqamah: Rahasia Melawan Futur dan Doa Agar Ringan Beribadah
MAJALENGKA, BAZNAS – Dalam perjalanan spiritual seorang Muslim, fluktuasi iman adalah hal yang manusiawi. Ada kalanya kita merasakan manisnya iman hingga begitu ringan dalam melangkahkan kaki ke masjid atau terbangun di sepertiga malam. Namun, tak jarang pula kita dihinggapi rasa malas, berat hati, dan jenuh yang dalam terminologi Islam disebut sebagai futur.
Jika dibiarkan, rasa enggan ini dapat menjauhkan kita dari rahmat Allah SWT. Lantas, bagaimana cara menjaga agar api semangat ibadah tetap menyala? Kunci utamanya adalah memadukan antara ikhtiar batiniah melalui doa dan ikhtiar lahiriah melalui pembiasaan amal.
Memahami Hakikat Hati yang Bolak-Balik
Sebelum membahas solusinya, kita perlu memahami bahwa hati manusia bersifat muqallibal qulub (bolak-balik). Rasulullah SAW bersabda bahwa iman itu bisa aus sebagaimana pakaian yang aus, maka mintalah kepada Allah untuk memperbaharui iman di dalam hati.
Beberapa faktor penyebab turunnya semangat ibadah antara lain:
Terlalu banyak melakukan hal mubah yang sia-sia.
Terjerumus dalam kemaksiatan yang membuat hati menjadi keras.
Kurangnya lingkungan (bi’ah) yang mendukung ketaatan.
Dalam kondisi seperti ini, seorang hamba membutuhkan "pendorong" agar hatinya kembali tergerak menuju jalan Allah.
Amalan Doa Agar Hati Mudah Tergerak untuk Ibadah
Salah satu referensi kuat yang sering dibagikan, termasuk dalam literatur Perukunan Melayu, adalah doa khusus memohon bimbingan ketaatan. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap selesai shalat lima waktu:
Lafal Doa:
?????????? ????? ??????????? ????? ?????????? ????????? ?????????????? ??????????? ?????? ????????????? ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ?????????? ??????????? ???? ????? ??????????????
“Allahummahdi thariqana ila tha’atika, wa tammim taqshirana, wa taqabbal minna ibadatana, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.”
Artinya: "Ya Allah, bimbinglah jalan kami pada jalan ketaatan kepada-Mu, sempurnakanlah kekurangan kami, terimalah ibadah kami. Semoga Allah melimpahkan rahmat bagi junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Doa ini mengandung tiga permohonan esensial:
Bimbingan (Hidayah): Meminta agar Allah selalu mengarahkan hati pada perbuatan taat.
Penyempurnaan (I’timam): Menyadari bahwa ibadah kita seringkali jauh dari sempurna, maka kita memohon agar kekurangan tersebut ditutupi oleh Allah.
Penerimaan (Qabul): Ibadah sebanyak apa pun tidak akan berarti jika tidak diterima oleh-Nya.
Langkah Praktis Menjaga Konsistensi Ibadah
Selain rutin mengamalkan doa di atas, berikut adalah langkah praktis agar semangat ibadah tetap stabil:
Mulailah dari yang Ringan namun Konsisten Rasulullah SAW sangat menyukai amalan yang dawam (rutin), meskipun sedikit. Mulailah dengan shalat sunnah rawatib dua rakaat atau membaca Al-Qur'an satu halaman sehari.
Memilih Lingkungan yang Shalih Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap mentalitas. Berkumpul dengan orang saleh secara psikologis akan memotivasi kita untuk tidak tertinggal dalam amal kebaikan.
Mengingat Kematian dan Keutamaan Ibadah Menyadari usia yang terbatas adalah cambuk bagi jiwa yang malas. Mempelajari hikmah dan pahala di balik sebuah ibadah juga memberikan stimulus bagi akal untuk bergerak.
Hindari Penyakit "Nanti Saja" (Taswif) Menunda-nunda adalah tentara iblis yang kuat. Jika terbetik niat baik, segera laksanakan saat itu juga agar beban mental tidak semakin berat.
Penutup
Istiqamah dalam ketaatan adalah karunia yang harus dijemput. Mengamalkan doa agar diberikan semangat ibadah merupakan wujud kerendahan hati seorang hamba yang mengakui keterbatasannya di hadapan Sang Maha Pencipta.
Mari jadikan doa di atas sebagai wirid rutin setelah shalat. Dengan memohon bimbingan Allah, semoga setiap langkah kita, baik yang wajib maupun sunnah, terasa ringan dan membawa ketenangan batin. Semangat ibadah yang terjaga akan memperbaiki kualitas hubungan kita dengan Tuhan (hablum minallah) dan terpancar dalam akhlak mulia kepada sesama (hablum minannas).
Wallahu a’lam bisshawab.
#BaznasMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #EdukasiIslami #SemangatIbadah #Istiqamah #DoaHarian #Majalengkalangkungsae
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengetuk Pintu Langit: Rahasia Doa Pembuka Rezeki dan Amalan Jalur Langit untuk Hidup Berkah
MAJALENGKA Dalam mengarungi kehidupan, setiap Muslim tentu mendambakan rezeki yang lancar, halal, dan penuh keberkahan. Namun, seringkali kita terjebak dalam pemikiran bahwa rezeki hanya sebatas materi atau angka di dalam rekening. Padahal, kesehatan yang terjaga, ketenangan hati, keluarga yang harmonis, serta kemudahan dalam setiap urusan adalah bentuk rezeki yang tak ternilai harganya.
Banyak di antara kita yang telah bekerja keras memeras keringat dari fajar hingga petang, namun masih merasa "sempit" dan kurang. Hal ini menjadi pengingat bahwa ikhtiar lahiriah (usaha) haruslah berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah (doa). Mengamalkan doa pembuka rezeki secara istiqomah adalah kunci utama untuk membuka keran keberkahan dari Sang Maha Pemberi Rezeki, Allah SWT.
Mengapa Doa Pembuka Rezeki Begitu Utama?
Membaca doa bukan sekadar meminta, melainkan bentuk pengakuan bahwa kita adalah hamba yang lemah dan bergantung sepenuhnya kepada Allah SWT. Berikut adalah beberapa keutamaannya:
Mendatangkan Keberkahan: Rezeki yang sedikit namun berkah akan terasa cukup, sedangkan yang banyak tanpa berkah akan cepat sirna tanpa bekas.
Melatih Tawakal: Membuat hati lebih tenang dan tidak mudah putus asa saat menghadapi krisis ekonomi.
Bernilai Ibadah: Setiap untaian doa yang dipanjatkan dengan ikhlas akan dicatat sebagai pahala di sisi-Nya.
Solusi dari Arah Tak Disangka: Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an, ketakwaan dan doa akan membukakan jalan keluar dari setiap kesulitan.
Lafadz Doa Pembuka Rezeki yang Dianjurkan
Ada dua doa utama yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari oleh warga Majalengka dan umat Muslim pada umumnya:
1. Doa Memohon Kecukupan yang Halal
“Allahumma ikfini bihalalika ‘an haramika, wa aghnini bifadhlika ‘amman siwaka.”
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu dan jauhkan aku dari yang haram, serta cukupkan aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu." (HR. Tirmidzi)
2. Doa Memohon Rezeki dan Ilmu di Pagi Hari
“Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.”
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah)
Amalan "Jalur Langit" untuk Mempercepat Datangnya Rezeki
Selain doa, para ulama mengajarkan beberapa amalan yang dapat memperlancar arus rezeki:
Memperbanyak Istighfar: Memohon ampun adalah cara terbaik untuk menghapus penghalang rezeki yang disebabkan oleh dosa-dosa kita.
Shalat Tahajud: Memanfaatkan sepertiga malam terakhir saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya.
Sedekah Melalui BAZNAS: Sedekah tidak akan mengurangi harta. Justru dengan berbagi kepada yang membutuhkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Majalengka, Allah akan melipatgandakan penggantinya.
Tilawah Al-Qur'an: Rutin membaca Al-Qur'an (terutama Surat Al-Waqi'ah) membawa ketenangan dan keberkahan di dalam rumah tangga.
Waktu-Waktu Mustajab Berdoa
Agar doa Anda lebih berpeluang dikabulkan, perhatikan waktu-waktu emas berikut ini:
Setelah Shalat Fardhu: Momen terbaik saat komunikasi dengan Pencipta baru saja terjalin erat.
Antara Adzan dan Iqamah: Waktu di mana doa tidak akan tertolak.
Hari Jumat: Khususnya di waktu antara ashar hingga menjelang maghrib.
Saat Sujud Terakhir: Posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya.
Tips Agar Doa Segera Terijabah
Untuk mempercepat datangnya jawaban atas doa kita, pastikan niat kita tulus untuk ibadah. Pastikan juga asupan makanan dan harta kita berasal dari sumber yang halal, karena makanan haram dapat menghalangi terkabulnya doa. Yang terakhir, jangan pernah berburuk sangka kepada Allah (husnuzan); yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik di waktu yang paling tepat.
Mari Mulai Berbenah! Rezeki adalah rahasia Allah, namun pintu-pintunya bisa kita ketuk dengan kunci doa dan ketaatan. Mari kita seimbangkan kerja keras dengan doa yang tulus agar hidup kita di Majalengka tercinta ini senantiasa diliputi keberkahan.
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu sesama dan membersihkan harta.
#BAZNASMajalengka #DoaPembukaRezeki #AmalanJalurLangit #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaBerkah #KunciRezeki #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rezeki Seret? Mungkin "Langit" Perlu Dibersihkan: Menjemput Keberkahan dengan Jurus Istighfar!
MAJALENGKA, BAZNAS – Pernahkah Anda merasa sudah bekerja "banting tulang" peras keringat, tapi saldo di rekening tetap saja seperti numpang lewat? Atau mungkin usaha sudah maksimal, tapi hati rasanya jauh dari kata tenang? Jangan-jangan, ada "keran" yang tersumbat dalam aliran spiritual kita.
Dalam perspektif Islam, rezeki itu unik. Ia bukan sekadar angka di buku tabungan, melainkan mencakup kesehatan yang prima, waktu yang berkualitas, hingga ketenangan batin yang tak ternilai harganya. Di sinilah BAZNAS Kabupaten Majalengka ingin mengajak Sahabat semua mengenal satu booster rezeki yang sering terlupakan: Istighfar.
Bukan Sekadar Ucapan, Tapi "Detoks" Jiwa
Istighfar berasal dari kata ghafara (menutup/mengampuni). Secara filosofis, mengamalkan Istighfar pembuka rezeki berarti kita sedang melakukan "maintenance" atau pembersihan diri dari dosa-dosa yang mungkin selama ini menjadi penghalang datangnya keberkahan.
"Sesungguhnya seorang hamba bisa terhalang dari rezeki karena dosa yang ia lakukan." — Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Janji Langit yang Pasti: Bedah QS. Nuh Ayat 10-12
Allah SWT sudah memberikan "garansi" resmi dalam Al-Qur'an bagi siapa saja yang rajin beristighfar. Melalui QS. Nuh, Allah menjanjikan tiga hal besar:
Hujan yang lebat (simbol kemakmuran alam).
Harta yang melimpah.
Keturunan yang membawa kebahagiaan.
Jadi, istighfar bukan hanya tentang masa lalu yang salah, tapi tentang masa depan yang lebih cerah dan berkelimpahan!
Mengapa Harus Istighfar? Ini Manfaat "Update" Hidup Anda!
Jika kita konsisten mengamalkan istighfar, setidaknya ada 5 manfaat utama yang akan terasa di kehidupan sehari-hari:
Financial Breakthrough: Mendapatkan solusi rezeki dari arah yang sama sekali tak terduga.
Mental Healing: Hati jauh lebih tenang karena beban dosa perlahan terangkat.
Problem Solver: Allah akan menjadikan jalan keluar dari setiap kesempitan yang menghimpit.
Time Management: Waktu menjadi lebih berkah; urusan yang rumit jadi terasa ringan.
High Quality Life: Rezeki yang sedikit namun berkah akan terasa jauh lebih mencukupi dibanding rezeki besar yang cepat hilang.
Tips Mengamalkan Istighfar ala BAZNAS Majalengka
Agar istighfar kita berdampak nyata, yuk ikuti langkah kreatif berikut:
Konsisten 100x Sehari: Mulailah dari target kecil. Ingat, Rasulullah saja beristighfar lebih dari 70 kali sehari meski beliau maksum (terjaga dari dosa).
Gunakan Waktu Mustajab: Sambil menunggu antrean, saat perjalanan ke kantor, atau di sepertiga malam terakhir (waktu sahur).
Hadirkan Rasa: Jangan cuma di bibir. Rasakan penyesalan di hati dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kombinasi dengan Sedekah: Istighfar membersihkan penghalang, sedekah mempercepat datangnya keberkahan.
Kesimpulan: Istighfar adalah Lifestyle
Di tengah hiruk pikuk kesibukan warga Majalengka—baik yang sedang di pasar, di kantor, maupun di sawah—mari jadikan istighfar sebagai gaya hidup. Saat pintu rezeki terasa berat terbuka, jangan hanya menambah jam kerja, tapi tambahlah frekuensi "ketukan" pintu langit kita.
Mari bersihkan hati, jemput rezeki, dan raih keberkahan bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena hidup bukan cuma soal seberapa banyak yang didapat, tapi seberapa berkah yang manfaat.
#BAZNASMajalengka #IstighfarPembukaRezeki #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #SpiritualBooster #RezekiLancar #ReligiInovatif #InfoMajalengka
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Membangun Keberkahan Harta Melalui Zakat Penghasilan: Panduan dan Ketentuan Tahun 2026
MAJALENGKA – Zakat penghasilan merupakan instrumen penting dalam syariat Islam yang berfungsi untuk menyucikan harta serta menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial. Sebagai bagian dari zakat maal, kewajiban ini melekat pada setiap Muslim atas penghasilan halal yang diperoleh, baik dari sektor formal maupun informal.
Menindaklanjuti Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali mensosialisasikan tata cara dan batasan (nisab) zakat penghasilan untuk tahun 2026 guna memberikan kepastian hukum bagi para muzaki (pembayar zakat) di wilayah Majalengka dan sekitarnya.
Ketentuan Nisab dan Kadar Zakat 2026
Berdasarkan standar harga emas terbaru, BAZNAS telah menetapkan nisab zakat penghasilan tahun 2026 setara dengan 85 gram emas. Secara nominal, batasan tersebut adalah sebagai berikut:
Nisab Tahunan: Rp91.681.728
Nisab Bulanan: Rp7.640.144
Kadar Zakat: 2,5%
Artinya, bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rutin maupun tidak rutin (gaji, honorarium, atau jasa profesi) dengan nilai minimal Rp7.640.144 per bulan, maka kewajiban zakat sebesar 2,5% telah berlaku.
Mekanisme Perhitungan yang Akuntabel
Penghitungan zakat dilakukan berdasarkan total pendapatan kotor (bruto). Hal ini dilakukan untuk mempermudah implementasi dan memastikan ketepatan jumlah yang disalurkan.
Contoh Ilustrasi:
Jika Bapak/Ibu memiliki penghasilan sebesar Rp10.000.000 per bulan, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah:
$$10.000.000 imes 2,5\% = Rp250.000$$
Bagi penghasilan yang belum mencapai nisab bulanan, akumulasi penghasilan selama satu tahun tetap dihitung. Apabila total pendapatan dalam setahun mencapai atau melampaui Rp91.681.728, maka kewajiban zakat tetap harus ditunaikan.
Dampak Sosial: Lebih dari Sekadar Kewajiban
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa setiap rupiah yang ditunaikan melalui lembaga resmi akan dikelola secara amanah untuk kemaslahatan umat. Dana zakat tersebut disalurkan melalui berbagai program strategis, di antaranya:
Pendidikan: Beasiswa bagi pelajar kurang mampu.
Kesehatan: Bantuan layanan kesehatan bagi fakir miskin.
Ekonomi: Program pemberdayaan UMKM dan modal usaha produktif.
Kemudahan Layanan Zakat
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen memberikan layanan yang transparan, profesional, dan sesuai syariat. Masyarakat kini dapat menunaikan zakat dengan berbagai kanal digital maupun konvensional:
Layanan Digital: kabmajalengka.baznas.go.id/zakat
Perbankan: Transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Layanan Informasi: Konfirmasi dan konsultasi melalui WhatsApp resmi BAZNAS.
"Mari jadikan setiap rezeki yang kita terima lebih bersih dan berkah. Dengan berzakat, kita tidak hanya menunaikan perintah agama, tetapi juga menghadirkan senyum bagi sesama yang membutuhkan di Kabupaten Majalengka."
#BaznasMajalengka #ZakatPenghasilan #Zakat2026 #TunaikanZakat #BerbagiKebaikan #MajalengkaReligius
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Warga Cikijing
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam menekan angka kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Komitmen ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan modal dalam program Majalengka Mandiri kepada Dodi Nursobah, warga Desa Jagasari, Kecamatan Cikijing, pada Selasa (07/04/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka tepat pada pukul 09.26 WIB. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH.
Mendorong Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu pilar unggulan BAZNAS Majalengka yang berfokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi tambahan modal kerja, tetapi juga pemantik semangat bagi para pelaku usaha kecil untuk naik kelas.
"Kami berharap bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Tujuan besar kami adalah mengubah taraf hidup penerima manfaat (mustahik) agar di masa depan mereka bisa menjadi pemberi zakat (muzakki)," ujar Fijay Muhamad Faozan, SH. saat menyerahkan bantuan.
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Dodi Nursobah, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS dan para muzakki di Kabupaten Majalengka. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti di tengah upaya pengembangan usahanya di Desa Jagasari.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada BAZNAS Majalengka atas kepercayaannya. Bantuan ini akan saya gunakan sepenuhnya untuk keperluan modal usaha agar lebih produktif lagi," ungkap Dodi.
Melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis dapat menciptakan ekosistem ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri di seluruh pelosok desa, termasuk di wilayah Cikijing.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomi #InfoMajalengka #Cikijing #Jagasari #PilihanPertamaPembayarZakat
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk Dua Masjid di Desa Sukadana
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana peribadatan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Senin (12/01/2026), BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk dua masjid di Desa Sukadana.
Dua titik yang menerima manfaat tersebut adalah Masjid At-Taqwa dan Masjid As-Salafiyah, Desa Sukadana. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka oleh Kepala Divisi Humas dan Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm., bersama Ketua Divisi Pengumpulan, Bapak Uju Juhara, kepada perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masing-masing.
Dukungan untuk Syiar Islam
Program bantuan Saraga ini merupakan bagian dari pilar Majalengka Taqwa, yang bertujuan untuk memastikan fasilitas keagamaan di pelosok desa layak dan nyaman digunakan oleh jamaah.
Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih giat dalam memakmurkan masjid.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk perhatian dari para muzakki melalui BAZNAS untuk kenyamanan ibadah masyarakat di Desa Sukadana. Semoga masjid-masjid kita semakin makmur dan nyaman untuk kegiatan syiar Islam," ujar Fijay.
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Perwakilan DKM yang hadir mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti untuk perbaikan fasilitas yang selama ini dinantikan oleh jamaah.
Komentar Penerima:
Perwakilan DKM Masjid At-Taqwa: "Alhamdulillah, kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan Saraga ini akan sangat bermanfaat bagi jamaah kami agar lebih khusyuk dalam beribadah. Semoga para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya mendapatkan keberkahan berlipat ganda."
Perwakilan DKM Masjid As-Salafiyah: "Terima kasih kepada Bapak Uju, Kang Fijay, dan seluruh jajaran BAZNAS. Respons yang cepat ini sangat membantu kami di Desa Sukadana dalam memelihara rumah Allah. Insya Allah amanah ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya."
Laporan Transparansi
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program keumatan dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Melalui pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaTaqwa #ZakatTumbuhBermanfaat #Saraga #DesaSukadana #PilihanPertamaPembayarZakat #BeritaMajalengka
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Keluarga Besar BAZNAS Majalengka Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ibunda Camat Banjaran
MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tengah dirundung duka. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Hj. Nono Nurhasanah binti H. Muhyi dalam usia 67 tahun, pada Selasa pagi (07/04/2026).
Almarhumah merupakan ibunda tercinta dari Bapak Abdul Hanan, S.Sos., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Camat Banjaran, Kabupaten Majalengka. Berdasarkan informasi yang diterima, almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di kediaman, Blok Babakan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, sekitar pukul 08.00 WIB.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan salah satu sosok orang tua di lingkungan keluarga besar pemerintahan Kabupaten Majalengka.
"Kami atas nama pribadi, pimpinan, dan seluruh Amilin BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah Ibu Hj. Nono Nurhasanah husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat termulia di sisi Allah SWT," ujar H. Agus Asri Sabana.
Lebih lanjut, beliau juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Camat Abdul Hanan, diberikan kekuatan dan ketabahan.
"Kehilangan sosok ibu adalah ujian yang berat. Kami mendoakan semoga Pak Camat beserta seluruh keluarga besar senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman dalam menghadapi takdir Allah SWT ini," tambahnya.
Jenazah rencananya akan dipulasara dan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga setempat dengan diiringi doa dari kerabat, tetangga, serta rekan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #BeritaDuka #MajalengkaBertaqwa #Belasungkawa #KecamatanBanjaran #MajalengkaBerduka #AmilinBAZNAS
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Program Kemanusiaan dan Pendidikan, Ketua BAZNAS Majalengka Fasilitasi Kerja Sama Pemkab dengan SEAMEO CECCEP
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus membuktikan peran strategisnya lebih dari sekadar lembaga pengelola zakat. Di bawah inisiasi Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggelar pembahasan Nota Kesepakatan dengan organisasi internasional SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting), Selasa (07/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Setda Kabupaten Majalengka mulai pukul 10.30 WIB ini bertujuan untuk memperluas jangkauan program kemanusiaan dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada sektor anak usia dini dan pola asuh (parenting) di wilayah Kabupaten Majalengka.
Langkah Diplomasi dan Keberlanjutan
Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari langkah diplomasi panjang yang dilakukan oleh Ketua BAZNAS Majalengka. Sebelumnya, pada 26 Januari 2026, H. Agus Asri Sabana melakukan kunjungan langsung ke kantor pusat SEAMEO CECCEP di Lembang, Bandung Barat.
Langkah ini kemudian diperkuat pada 5 Maret 2026, di mana BAZNAS berhasil menjembatani pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan empat lembaga besar lintas sektor sekaligus, yakni:
Direktorat Rehabilitasi Lansia Kemensos RI: Fokus pada kesejahteraan lansia.
Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung: Fokus pada pengembangan SDM kesejahteraan sosial.
SEAMEO CECCEP: Fokus pada PAUD dan pola asuh se-Asia Tenggara.
NGO Inovasi Muda: Fokus pada inovasi sosial berbasis pemuda.
Inovator Program Kemanusiaan
Dalam keterangannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk menjadi inisiator sekaligus fasilitator yang mampu menghadirkan mitra strategis bagi pemerintah daerah.
"Alhamdulillah, hari ini adalah realisasi dari komitmen kita untuk membawa Majalengka lebih maju melalui kolaborasi internasional. Dengan SEAMEO CECCEP, kita ingin memastikan anak-anak di Majalengka mendapatkan pola pengasuhan dan pendidikan terbaik yang diakui di level Asia Tenggara," ujar H. Agus.
Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan menyelaraskan program-program pendayagunaan zakat di bidang pendidikan (Majalengka Cerdas) dan kemanusiaan agar lebih tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.
Sinergi Lintas Sektor
Pembahasan Nota Kesepakatan ini diharapkan segera disusul dengan implementasi program di lapangan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, praktisi sosial, hingga jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa.
Kehadiran lembaga internasional seperti SEAMEO CECCEP di Majalengka diharapkan mampu memberikan transfer ilmu dan teknologi dalam hal manajemen pendidikan dan pengasuhan anak yang menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di masa depan.
#BAZNAS #BAZNASMajalengka #KabupatenMajalengka #MajalengkaMandiri #MajalengkaCerdas #SEAMEOCECCEP #ZakatLahirBatin #HAgusAsriSabana #PendidikanAnakUsiaDini #Parenting #Kemanusiaan #KolaborasiLintasSektor
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hati-Hati "Dosa Auto-Debit": Kenali Bahaya Dosa Jariyah di Media Sosial!
Halo, Teman-teman! Di zaman sekarang, siapa sih yang bisa lepas dari media sosial? Bangun tidur langsung scrolling, mau makan di-post, lagi galau bikin story. Tapi sadar nggak sih, setiap klik, share, atau komentar kita itu punya "jejak" yang nggak cuma terekam di server, tapi juga di catatan amal?
Ada satu hal yang perlu kita waspadai banget: Dosa Jariyah Digital. Kalau amal jariyah itu pahala yang ngalir terus, dosa jariyah ini kebalikannya—dosa yang "auto-debit" ke akun kita secara terus-menerus meskipun kita sudah nggak ada di dunia. Ngeri, kan?
Apa Sih Dosa Jariyah Itu?
Singkatnya, dosa jariyah adalah dosa yang efeknya panjang karena kita jadi "pionir" atau penyebab orang lain ikut berbuat salah.
Rasulullah SAW pernah mengingatkan: “Barang siapa yang mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” (HR. Muslim)
Bayangin kalau satu postingan salah kita di-share ribuan orang. Dosanya bisa jadi berlipat ganda karena efek domino tadi.
Checklist: Jangan Sampai Kita Posting Hal Ini!
Coba cek lagi feed atau archive kita, apakah ada konten yang berpotensi jadi beban di akhirat nanti?
Konten "No-Filter" (Maksiat): Posting foto/video yang buka aurat, pamer gaya hidup yang melanggar norma, atau konten pornografi. Selama orang lain melihat dan terinspirasi, dosanya jalan terus.
Asal Share Tanpa Tabayyun (Hoaks): Niatnya biar paling update, tapi ternyata beritanya bohong atau fitnah. Ini bisa ngerusak nama baik orang dan bikin gaduh.
Challenge atau Tren yang Nyeleneh: Ikutan tren yang bahaya atau ngeremehin ibadah demi likes. Kalau orang lain ikut-ikutan gara-gara kita, kita juga kena "jatah" dosanya.
Jari Pedas (Komentar Jahat): Cyberbullying, body shaming, atau sekadar adu domba di kolom komentar. Jejak digital ini susah banget dihapusnya, lho!
Kenapa Harus Waspada Sekarang?
Jejak Digital Itu Abadi: Meskipun kita sudah hapus, bisa jadi ada yang sudah screenshot atau screen record.
Viral dalam Sekejap: Internet nggak punya batas. Satu konten negatif bisa sampai ke luar negeri dalam hitungan detik.
Investasi Keburukan: Yang paling bikin sedih adalah ketika kita sudah meninggal, tapi video atau tulisan buruk kita masih ditonton dan disebarkan orang. Akunnya belum ditutup, dosanya jalan terus.
Tips Biar Medsos Jadi Ladang Pahala (Bukan Dosa)
Tenang, belum terlambat buat berubah! Yuk, mulai bersihin digital footprint kita dengan cara:
Think Before You Post: Tanya ke diri sendiri, "Postingan ini bermanfaat nggak ya? Kalau Allah lihat, kira-kira Dia ridho nggak?"
Filter Konten: Kalau dulu pernah posting yang kurang baik, yuk mulai dicicil untuk dihapus atau di-archive selamanya.
Switch to Positive Vibes: Gunakan platform kita buat berbagi ilmu, kasih semangat ke orang lain, atau sekadar repost konten dakwah yang adem.
Perbanyak Istighfar: Namanya juga manusia, pasti pernah khilaf di medsos. Yuk, minta ampun ke Allah dan niatkan buat jadi pengguna internet yang lebih bijak.
Kesimpulannya: Media sosial itu kayak pisau bermata dua. Bisa jadi jalan ke surga lewat konten bermanfaat, tapi bisa juga jadi "keran dosa" yang bocor kalau kita nggak hati-hati.
Yuk, kita jadikan profil kita sebagai warisan kebaikan. Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada logika dan iman. Stay safe and stay positive online, guys!
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jurus Jitu Jadi Keluarga "Smart" di Era Digital: Tips Parenting Islami Agar Anak Hebat & Dekat dengan Allah
MAJALENGKA – Ayah dan Bunda, pernahkah merasa "bersaing" dengan gadget untuk mendapatkan perhatian si kecil? Atau sebagai anak, pernahkah merasa gadget lebih seru daripada mengobrol?
Dunia digital memang asyik, tapi sebagai keluarga Muslim yang bahagia, kita perlu punya aturan main yang asyik juga agar gadget membawa pahala, bukan masalah. BAZNAS Kabupaten Majalengka ingin membagikan panduan sederhana agar rumah kita tetap hangat dan penuh berkah di tengah gempuran layar.
1. Gadget Itu Titipan, Bukan Segala-galanya
Untuk Ayah & Bunda: Ingatlah, anak adalah amanah paling berharga dari Allah. Gadget hanyalah alat bantu. Tugas kita adalah memastikan anak tidak "tersesat" di dunia maya. Untuk Anak-anak: Gadget itu seperti pisau. Kalau dipakai memotong buah, jadi vitamin. Kalau dipakai sembarangan, bisa melukai diri sendiri. Gunakan untuk belajar hal baik ya!
2. Allah "Melihat" Apa yang Kita Klik
Penting untuk menanamkan sifat Muraqabah (merasa diawasi Allah).
Tips: Ajarkan anak bahwa meskipun Ayah dan Bunda tidak melihat apa yang mereka tonton, Allah selalu melihat. Ini akan menjadi "rem otomatis" bagi anak saat mereka sendirian memegang HP.
3. Ayah dan Bunda Adalah Contoh Nyata
Anak tidak mendengar apa yang kita katakan, mereka melihat apa yang kita lakukan.
Tantangan: Bisakah Ayah dan Bunda meletakkan HP saat masuk waktu Shalat dan saat makan bersama? Jika kita ingin anak bijak gadget, kita harus jadi "Idola" yang bijak gadget duluan di rumah.
4. Buat Aturan "No-Gadget Zone" yang Seru
Sepakati bersama waktu-waktu tanpa layar. Misalnya:
Maghrib Mengaji: Dari Maghrib sampai Isya, semua HP disimpan di satu kotak. Kita fokus shalat berjamaah dan membaca Al-Qur'an.
Meja Makan Berkah: Saat makan, tidak ada layar yang menyala. Hanya ada cerita seru tentang kegiatan sekolah atau pekerjaan Ayah hari ini.
5. Adab Dulu, Baru Klik!
Sama seperti bicara sopan kepada orang tua, di internet pun ada adabnya:
Tidak boleh berkomentar jahat.
Tidak boleh melihat video yang tidak menutup aurat.
Tidak boleh lupa waktu belajar dan mengaji.
Manfaatnya Kalau Kita Kompak:
Keluarga Jadi Makin Dekat: Tidak ada lagi yang asyik sendiri-sendiri saat berkumpul.
Anak Jadi Mandiri: Anak tahu kapan harus berhenti main game tanpa harus dimarahi.
Hati Jadi Tenang: Karena isi gadgetnya adalah hal-hal yang bikin Allah sayang.
Pesan Sayang dari BAZNAS Majalengka: > "Mendidik anak di era digital memang menantang, tapi dengan doa dan kasih sayang yang berlandaskan ajaran Islam, kita pasti bisa melahirkan generasi yang pintar teknologinya, mulia akhlaknya."
Mari bersama-sama membangun keluarga yang melek teknologi tapi tetap kuat imannya!
Dukung kemajuan pendidikan anak-anak di Majalengka melalui Zakat, Infak, dan Sedekah di BAZNAS Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #KeluargaHebat #ParentingAsyik #AnakSholeh #BijakGadget #MajalengkaRaharja #KeluargaMuslimDigital #ZakatBikinBerkah
BERITA07/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Prestasi Adalah Amanah, Jaga Kepercayaan Masyarakat dengan Evaluasi dan Transparansi
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar rapat rutin bulanan pada Senin (06/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, memberikan arahan strategis sekaligus apresiasi atas capaian kinerja kelembagaan selama sebulan terakhir.
Jangan Jumawa, Fokus pada Keberlanjutan
Menanggapi grafik positif perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bulan ini, H. Agus Asri Sabana mengingatkan seluruh jajaran pimpinan dan amilin untuk tetap rendah hati. Beliau menegaskan bahwa prestasi bukanlah titik akhir, melainkan tantangan untuk mempertahankan kualitas kinerja.
"Saya mengajak semua amilin dan pimpinan untuk tidak jumawa dan tetap tenang hati dengan prestasi yang diraih bulan ini. Ini adalah PR besar bagi kita semua bagaimana ke depannya kita bisa menjaga konsistensi dan terus meningkatkan capaian tersebut," ujar H. Agus di hadapan peserta rapat.
Kepercayaan Publik sebagai Kunci Utama
Menurutnya, faktor utama di balik meningkatnya perolehan ZIS di Kabupaten Majalengka tidak lepas dari tingkat kepercayaan (trust) masyarakat. Eksistensi BAZNAS yang semakin dirasakan manfaatnya oleh umat menjadi motor penggerak kesadaran warga untuk menyalurkan dana ZIS melalui lembaga resmi.
Untuk menjaga momentum tersebut, Ketua BAZNAS meminta seluruh divisi untuk terbuka terhadap dinamika di lapangan. Ia mendorong agar setiap kendala teknis maupun potensi yang belum tergali segera disampaikan sebagai bahan evaluasi kolektif.
Optimalisasi UPZ dan Transparansi Layanan
Menutup sesi rapat, H. Agus memaparkan konsep Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Kecamatan dan Desa. Penguatan peran UPZ dinilai krusial dalam mempercepat jangkauan pelayanan kepada masyarakat (mustahik) sekaligus memastikan tata kelola yang transparan.
"UPZ Kecamatan dan Desa adalah garda terdepan kita. Kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten dan UPZ akan menciptakan sistem pelayanan yang lebih responsif dan transparan, sehingga setiap rupiah yang dititipkan muzakki benar-benar sampai kepada yang berhak secara tepat sasaran," pungkasnya.
Pewarta: Humas BAZNAS Majalengka
Editor: Redaksi Website BAZNAS
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #MajalengkaReligius #OptimalisasiZIS #UPZMajalengka #TransparansiZakat
BERITA06/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Pekerja Migran Asal Sindang di Kamboja
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa Deri (25), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menyampaikan empati yang mendalam kepada keluarga almarhum. Beliau mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Kami keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita, Ananda Deri. Niat mulia almarhum untuk merantau demi mengangkat ekonomi keluarga serta menyekolahkan adiknya ke pesantren adalah sebuah ikhtiar yang sangat terpuji. Semoga nilai perjuangan tersebut dicatat sebagai amal ibadah," ujar H. Agus Asri Sabana.
Kawal Proses Pemulangan Jenazah
Terkait kondisi keluarga yang sedang terguncang, H. Agus Asri Sabana menegaskan dukungannya terhadap langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) yang telah berkoordinasi dengan BP2MI dan Kementerian Luar Negeri.
"Kami berharap proses pemulangan jenazah ke kampung halaman di Desa Garawastu dapat berjalan lancar. BAZNAS Majalengka senantiasa hadir dan peduli terhadap urusan kemanusiaan yang menimpa warga Majalengka, terutama dalam situasi sulit seperti ini," tambahnya.
Imbauan dan Solidaritas
H. Agus juga berpesan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas prosedurnya, mengingat adanya laporan mengenai risiko kekerasan dan paksaan kerja ilegal di beberapa wilayah konflik.
"Semoga peristiwa ini menjadi yang terakhir. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan moral dan doa bagi keluarga almarhum Bapak Ismail dan Ibu Oom agar proses hukum dan administrasi di luar negeri segera membuahkan titik terang," pungkasnya.
BERITA06/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan bagi Korban Rumah Ambruk di Banjaran
MAJALENGKA Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah Kabupaten Majalengka. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung menerjang Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, pada Jumat (03/04). Musibah ini mengakibatkan satu rumah warga milik Bapak Yayan dan Ibu Rubi di Blok Banjaran Hilir mengalami kerusakan serius.
Kondisi bangunan yang sudah lapuk tidak sanggup menahan beban air hujan dan terpaan angin kencang. Akibatnya, bagian kamar dan dapur rumah tersebut ambruk total, sementara area lainnya mengalami kebocoran parah yang membahayakan penghuni.
Respons Kilat di Lokasi Kejadian
Merespons laporan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka langsung bergerak menuju lokasi hanya berselang satu jam setelah menerima informasi. Kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk meninjau langsung kondisi fisik bangunan serta memastikan keselamatan dan kebutuhan darurat para penyintas terpenuhi.
Ketua BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Bapak Yayan sebagai langkah awal penanganan darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga di tengah situasi sulit ini.
Arahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka
Melalui sambungan seluler, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan instruksi tegas kepada tim di lapangan. Beliau memerintahkan Tim BTB untuk terus bersiaga dan melakukan langkah-langkah strategis dalam melihat kondisi lapangan secara komprehensif.
"Kami telah instruksikan tim untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan pihak terkait agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan yang tepat," ujar H. Agus Asri Sabana.
Sinergi dan Kebutuhan Mendesak
Dalam proses evakuasi dan pendataan, Tim BTB BAZNAS bersinergi erat dengan Tim Tagana dari Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan yang paling krusial saat ini adalah terpal. Penutup atap darurat ini sangat mendesak untuk melindungi sisa bangunan dari air hujan, mengingat kerusakan atap yang cukup masif.
Kondisi Terkini: Gotong Royong Warga
Update laporan pada Sabtu (04/04), terlihat semangat solidaritas warga Desa Banjaran yang bahu-membahu melakukan kerja bakti di rumah Bapak Yayan. Gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan puing-puing serta mencegah terjadinya runtuhan susulan yang lebih parah. Untuk sementara waktu, Bapak Yayan beserta istri mengungsi di rumah tetangga terdekat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau kepada seluruh masyarakat Majalengka untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Mari kita iringi perjuangan saudara-saudara kita dengan doa dan kepedulian nyata.
Tag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #TanggapBencana #PutingBeliung #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakanUmat #InfoMajalengka #BanjaranMajalengka
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor
MAJALENGKA Sebuah pemandangan mengharukan mewarnai misi kemanusiaan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka di Blok Garasiang, Desa Girimulya, pada Jumat (27/03/2026). Di balik reruntuhan trauma akibat musibah longsor, terselip kisah kepahlawanan seorang lansia yang menolak menyerah pada keadaan.
Awalnya, tim BTB hadir untuk menyalurkan bantuan biaya kesehatan dan paket sembako bagi Nenek Uju (81), seorang lansia yang kondisi fisiknya melemah pasca rumahnya dihantam longsor beberapa waktu lalu. Namun, langkah tim seketika terhenti saat melihat tumpukan sayur-mayur segar yang tertata rapi di sudut rumah sederhana yang remang tersebut.
Sayur Mayur sebagai "Senjata" Bertahan Hidup
Rasa penasaran menyelimuti Eman Suherman, Ketua Tim BTB, saat melihat volume dagangan yang cukup besar di rumah tersebut. Saat ditanya, jawaban yang keluar dari bibir Nenek Yayah (77), adik kandung Nenek Uju, menyentuh relung hati terdalam tim yang hadir.
"Sayuran ini untuk jualan ke Pasar Talaga, Nak. Ini cara kami agar bisa terus makan dan merawat kakak," tutur Nenek Yayah lirih namun penuh ketegasan.
Di usia yang hampir menyentuh delapan dekade, Nenek Yayah memilih untuk tetap memikul beban ekonomi. Ia tak membiarkan usia senja menjadi alasan untuk meminta-minta. Setiap hari, ia berjuang menjemput rezeki ke pasar demi menyambung nyawa sang kakak yang kini terbaring tanpa daya.
Respons Cepat BAZNAS: Program Majalengka Mandiri
Mendengar laporan haru dari lapangan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengaku sangat terenyuh dan bangga atas kegigihan Nenek Yayah. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, BAZNAS Majalengka memutuskan untuk memberikan bantuan Modal Usaha melalui program Majalengka Mandiri.
"Semangat Nenek Yayah adalah tamparan bagi kita semua. Di usia 77 tahun, beliau masih memiliki gairah membara untuk bekerja demi kemanusiaan, yakni merawat kakaknya. BAZNAS hadir bukan hanya untuk memberi ikan, tapi juga kail melalui tambahan modal agar usaha sayuran beliau bisa lebih berkembang dan meringankan beban hidup mereka," ujar H. Agus Asri Sabana.
Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dagangan Nenek Yayah, sehingga ia memiliki sandaran ekonomi yang lebih kokoh di masa tuanya.
Refleksi Bagi Generasi Muda
Kisah Nenek Yayah dari Desa Girimulya ini membawa pesan mendalam bagi masyarakat luas. Jika seorang lansia berusia 77 tahun masih mampu berjuang dengan fisik yang tak lagi prima, lantas pantaskah kita yang masih muda dan berfisik kuat justru memilih untuk mengeluh dan bermalas-malasan?
Mari jadikan semangat Nenek Yayah sebagai pelecut motivasi untuk terus berkarya dan peduli terhadap sesama.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #KisahInspiratif #ZakatMensejahterakan #NenekYayahGigih #PahlawanKeluarga #Girimulya #PasarTalaga
BERITA05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →