WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
MAJALENGKA, BAZNAS Hari Raya Idul Adha merupakan momentum sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merefleksikan kembali nilai ketauhidan dan ketaatan melalui ibadah kurban. Mengacu pada peristiwa sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi nyata dari keikhlasan dan kepedulian sosial yang mendalam. Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya literasi masyarakat mengenai esensi kurban agar ibadah yang ditunaikan memiliki dampak spiritual bagi pekuban (mudhohi) dan dampak ekonomi bagi penerima manfaat. Esensi dan Hukum Ibadah Kurban Secara etimologi, kurban berasal dari kata qaruba yang berarti "mendekatkan diri". Dalam syariat Islam, kurban adalah penyembelihan hewan ternak tertentu pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Hukum berkurban adalah Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2) Keutamaan Ibadah Kurban Berdasarkan dalil-dalil syar'i, terdapat berbagai keutamaan besar bagi mereka yang menunaikan ibadah kurban: Amalan Paling Dicintai Allah: Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amalan anak Adam di hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban (HR. Tirmidzi). Manifestasi Ketakwaan: Ibadah ini menguji sejauh mana hamba merelakan sebagian hartanya demi ketaatan. Allah SWT menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan, bukan daging atau darahnya. Pahala yang Sempurna: Setiap helai bulu dari hewan yang dikurbankan mengandung satu kebaikan (pahala). Sarana Solidaritas Umat: Distribusi daging kurban menjangkau masyarakat fakir miskin, sehingga menciptakan pemerataan gizi dan mempererat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah). Panduan Memilih Hewan Kurban Terbaik Untuk memastikan keabsahan dan kesempurnaan ibadah, BAZNAS Kabupaten Majalengka menghimbau masyarakat untuk memperhatikan syarat minimal pemilihan hewan kurban sebagai berikut: 1. Kriteria Jenis dan Usia Hewan harus masuk dalam kategori Bahimatul Al-An’am (hewan ternak): Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun (masuk tahun kedua). Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun (masuk tahun ketiga). 2. Kondisi Kesehatan (Sesuai Syariat) Pastikan hewan memenuhi syarat fisik, yakni: Tidak Cacat: Tidak buta salah satu matanya, tidak pincang, dan telinganya tidak terputus secara ekstrem. Sehat & Nafsu Makan Baik: Mata cerah, bulu tidak kusam, dan lincah. Tidak Sangat Kurus: Memiliki daging yang cukup untuk dibagikan. 3. Transparansi Sumber Sangat disarankan membeli hewan kurban melalui lembaga resmi atau peternak terpercaya yang menjamin sanitasi dan kualitas pakan, guna memastikan hewan bebas dari wabah penyakit. Optimalisasi Kurban Melalui BAZNAS Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat muslim di wilayah Majalengka untuk menyalurkan kurbannya secara terkelola. Melalui manajemen kurban yang profesional, pendistribusian daging dapat dilakukan secara lebih merata ke pelosok desa yang jarang terjamah, guna mendukung program penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan gizi masyarakat. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk membersihkan harta dan menyucikan jiwa. Semoga kurban kita diterima sebagai amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat. #BAZNASMajalengka #IdulAdha2026 #KurbanProfesional #ZakatMajalengka #InfoKurban #KeutamaanKurban #SyariatIslam #MembangunUmat #KurbanBerkah
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
MAJALENGKA, BAZNAS Shalat Idul Adha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi setiap Muslim. Dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, ibadah ini merupakan bagian integral dari perayaan Hari Raya Kurban yang melambangkan ketaatan total seorang hamba kepada Sang Khalik. Bagi umat Islam, Shalat Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah momentum refleksi atas nilai keikhlasan dan pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Selain dimensi spiritual vertikal (kepada Allah SWT), ibadah ini memiliki dimensi sosial yang kuat dalam mempererat Ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Hukum dan Waktu Pelaksanaan Secara syariat, hukum Shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15–20 menit setelah syuruq) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Berbeda dengan Idul Fitri, Shalat Idul Adha disunnahkan untuk dilaksanakan lebih awal. Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang lebih luas untuk segera melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban setelah shalat selesai. Niat Shalat Idul Adha Niat merupakan rukun hati yang menjadi syarat sahnya ibadah. Berikut adalah bacaan niatnya: Sebagai Makmum: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.") Sebagai Imam: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala.") Tata Cara Pelaksanaan (Prosedural) Shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan kekhasan berupa tambahan takbir. Berikut panduannya: Rakaat Pertama: Niat di dalam hati. Takbiratul Ihram. Membaca Doa Iftitah. Takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram). Di sela-sela takbir disunnahkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-A’la. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua. Rakaat Kedua: Takbir sebanyak 5 kali saat berdiri. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-Ghasyiyah. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga Tasyahud Akhir dan Salam. Mendengarkan Khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Khatib hingga selesai. Sunnah-Sunnah Sebelum Shalat BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau para jamaah untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, antara lain: Mandi besar sebelum berangkat. Mengenakan pakaian terbaik dan wewangian (bagi laki-laki). Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum shalat selesai (agar makanan pertama yang disantap adalah daging kurban). Mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat shalat. Hikmah Sosial dan Spiritualitas Idul Adha mengajarkan kita bahwa keimanan sejati memerlukan pembuktian melalui pengorbanan. Melalui zakat, infak, sedekah, serta kurban yang dikelola secara profesional, kita dapat mentransformasikan nilai ibadah ini menjadi aksi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan menumbuhkan empati sosial, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka. Marilah kita jadikan momentum Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ketakwaan dan kepedulian kita terhadap sesama. #IdulAdha #PanduanIbadah #BAZNASMajalengka #KurbanPenuhBerkah #ZakatMajalengka #FiqhIbadah #InfoMajalengka #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
MAJALENGKA Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di sektor industri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kunjungan sosialisasi dan koordinasi ke PT Diamond Internasional Indonesia pada Senin (27/04/2026). Perusahaan manufaktur sepatu brand New Balance yang berlokasi di Desa Andir, Kecamatan Jatiwangi ini menjadi mitra strategis dalam misi pemberdayaan umat di Kabupaten Majalengka. Penyambutan dan Pengenalan Lembaga Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka disambut hangat oleh Manajer HRD PT Diamond Internasional Indonesia, Bapak Heri Rusmianto, S.E., M.M., beserta jajaran staf dan karyawan. Delegasi BAZNAS dipimpin oleh: H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I) Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua III) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Iwan Setiawan, S.S. (Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail) Dalam pemaparannya, Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, menekankan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diamanahkan untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen penuh pada prinsip 3 Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Kami ingin memastikan bahwa dana umat dikelola secara profesional dan transparan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Majalengka dengan landasan hukum yang kuat," ujar H. Muhamad Ridwan. Rencana Program Unggulan: Majalengka Takwa & Lebaran Anak Yatim Selain silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi terkait dua agenda besar BAZNAS Majalengka yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat: Program Majalengka Takwa (Mei/Dzulhijjah): Pemberian santunan dan insentif kepada para pejuang keagamaan, meliputi guru ngaji, imam masjid, marbot, hingga pemulasara jenazah. Total penerima manfaat mencapai 1.430 orang dari seluruh desa di Kabupaten Majalengka, dengan nominal insentif sebesar Rp1.000.000 per orang. Lebaran Anak Yatim (Juni/Muharram): Santunan bagi 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Program ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan melalui kegiatan "Belanja Bersama" senilai Rp500.000 per anak untuk memenuhi kebutuhan sekolah (sepatu, tas, buku, dan seragam). Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka dan tokoh organisasi Islam. Harapan Kolaborasi Berkelanjutan Kunjungan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih erat antara BAZNAS Majalengka dengan dunia industri. Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi zakat perusahaan dan karyawan guna mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas di Kabupaten Majalengka. Dengan adanya dukungan dari perusahaan besar seperti PT Diamond Internasional Indonesia, BAZNAS optimis angka kemiskinan dapat ditekan dan kemaslahatan umat dapat terwujud secara lebih merata. #BAZNASMajalengka #Majalengka #Zakat #Sedekah #PTDiamondInternasionalIndonesia #Jatiwangi #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta dalam upaya menyejahterakan umat. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Majalengka melakukan kunjungan koordinasi dan silaturahmi kepada tokoh pengusaha sukses Majalengka, H. Memet Tasmat, pemilik UD Putra TS. Kehadiran Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi Kepala Sekretariat, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., beserta tim media disambut hangat oleh H. Memet Tasmat dan Hj. Nenih di ruang kerja UD Putra TS, Cigasong. Wujudkan Majalengka Langkung Sae Selain merupakan program rutin tahunan, kegiatan santunan ini hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS terhadap program mulia Bupati Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae". Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa kesejahteraan sosial dan nilai-nilai religius berjalan selaras dengan pembangunan daerah. Program "Belanja Bareng Anak Yatim": Satu Desa Satu Anak Dalam pertemuan tersebut, Drs. Uuh Patulloh memaparkan rencana santunan dalam rangka menyambut Lebaran Anak Yatim pada bulan Juni (Muharram) mendatang. Saat ini, kuota dasar telah disiapkan untuk 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari 26 kecamatan. Namun, selaras dengan semangat Langkung Sae, BAZNAS berharap jangkauan ini meluas ke seluruh pelosok. "Kabupaten Majalengka memiliki 330 desa dan 13 kelurahan. Harapan kami, kuota ini bisa meningkat menjadi 443 anak, sehingga ada satu anak yatim dari tiap desa dan kelurahan yang kita bahagiakan secara merata," ujar Drs. Uuh Patulloh. Setiap anak akan mendapatkan manfaat sebesar Rp500.000 dalam bentuk pengalaman belanja langsung kebutuhan sekolah seperti sepatu, tas, buku, dan seragam di UD Putra TS Kutamanggu. Dukungan Penuh dari UD Putra TS H. Memet Tasmat menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sebagai bentuk dukungan nyata, H. Memet secara pribadi menyatakan: Menyumbangkan 10 paket tambahan senilai masing-masing Rp500.000. Menyiapkan tempat dan fasilitas di UD Putra TS Kutamanggu untuk pelaksanaan kegiatan seremonial agar berjalan representatif. "Kami sangat mendukung visi BAZNAS dan Bapak Bupati. Kami siap memfasilitasi agar anak-anak dari seluruh desa di Majalengka merasa nyaman dan memiliki semangat baru untuk sekolah," ungkap H. Memet. Sinergi Bersama Pemerintah dan Tokoh Agama Kegiatan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka serta jajaran unsur organisasi Islam. Sinergi ini membuktikan bahwa gerakan zakat menjadi instrumen penting dalam mendukung program pemerintah daerah demi kemaslahatan masyarakat luas. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #LebaranAnakYatim #PilihanPertamaPembayarZakat #SatuDesaSatuAnakYatim #ZakatMensejahterakan #UDPutraTS #MajalengkaSaekeun
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
MAJALENGKA Bentuk kepedulian terhadap sesama terus digelorakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan kemanusiaan diserahkan langsung kepada Santika, warga Desa Kertasari, Kecamatan Ligung, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada 20 April lalu. Kunjungan yang dilaksanakan pada Minggu (26/04/2026) ini bertujuan untuk meringankan beban korban serta meninjau langsung kondisi bangunan pasca-kejadian. Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian kamar depan dan kamar mandi yang sebelumnya ludes terbakar kini mulai memasuki tahap perbaikan, khususnya pada bagian atap. Meski demikian, sisa-sisa jelaga hitam masih nampak jelas menyelimuti bagian langit-langit dan tembok rumah. Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang "Langkung Sae" Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, didampingi oleh Imam dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa serta aparat desa setempat. Dalam sambutannya, Eman Suherman menegaskan bahwa respon cepat BAZNAS atas musibah yang terjadi merupakan pengejawantahan dari amanat Bupati Majalengka. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang "Langkung Sae" (lebih baik). "Kehadiran kami di sini adalah bentuk respon cepat sesuai amanat Bapak Bupati Majalengka. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya nyata mewujudkan pelayanan yang langkung sae bagi seluruh warga Majalengka," tegas Eman. Apresiasi dan Doa untuk Pimpinan Pihak keluarga korban beserta pemerintah desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Bapak Bupati Majalengka atas arahan dan respon cepatnya melalui BAZNAS, serta kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kepedulian yang nyata. Dalam kesempatan tersebut, doa bersama juga dipanjatkan untuk Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri, yang saat ini sedang terganggu kesehatannya. "Kami haturkan terima kasih kepada BAZNAS Majalengka, terutama kepada Bapak Ketua, H. Agus Asri. Semoga beliau lekas diberikan kesembuhan, sehat walafiat kembali, dan terus diberikan kekuatan dalam memimpin BAZNAS untuk membantu masyarakat," ungkap perwakilan pihak keluarga. Bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Majalengka yang diperuntukkan bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi mereka yang tertimpa musibah. #BAZNASMajalengka #HAgusAsri #BupatiMajalengka #MajalengkaLangkungSae #BTBMajalengka #BaznasTanggapBencana #Kemanusiaan #Ligung #ZakatMensejahterakan #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan stimulan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Mushola dan Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Khoir, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, kepada perwakilan panitia pembangunan dari Desa Sidamukti. Dukungan untuk Syiar Islam Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam bidang keagamaan (Majalengka Taqwa). Tujuannya adalah untuk memberikan stimulan bagi masyarakat agar fasilitas ibadah dan pendidikan Islam di tingkat desa menjadi lebih layak dan nyaman. "Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir. Harapannya, bantuan ini dapat mempercepat proses renovasi atau pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan, sehingga santri dan jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk," ujar Drs. Uuh Patulloh dalam sambutannya. Apresiasi dari Penerima Manfaat Pihak panitia dari Desa Sidamukti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar di Ponpes Ihyaul Khoir serta kenyamanan warga dalam beribadah di mushola setempat. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS berharap sinergi ini terus terjaga guna mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #BantuanKeagamaan #DesaSidamukti #PonpesIhyaulKhoir #ZakatMensejahterakanUmat #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
MAJALENGKA – Mendekati Hari Raya Idul Adha, sebuah pertanyaan klasik sering muncul di tengah masyarakat, terutama bagi para orang tua: "Apakah sah berkurban jika kita tidak melihat langsung hewannya atau tidak hadir saat proses penyembelihan?" Menjawab keraguan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa ibadah qurban yang dilakukan secara daring (online) atau melalui lembaga filantropi adalah SAH dan diperbolehkan dalam syariat Islam. Tinjauan Syariat dan Fatwa MUI Secara hukum Islam, ibadah qurban tetap sah meskipun mudhohi (orang yang berkurban) tidak menyaksikan langsung prosesnya. Hal ini didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa ibadah qurban dapat dilakukan melalui mekanisme Akad Wakalah (perwakilan). Dalam akad ini, shohibul qurban memberikan kuasa penuh kepada lembaga atau panitia untuk: Memilihkan hewan yang sesuai syariat (sehat, cukup umur, dan tidak cacat). Melakukan proses penyembelihan. Mendistribusikan daging qurban kepada yang berhak. Mengapa Memilih Qurban Melalui BAZNAS Majalengka? Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa berqurban melalui lembaga bukan sekadar kemudahan administratif, melainkan strategi untuk pemerataan manfaat. "Masih banyak saudara kita di pelosok Majalengka yang jarang menikmati daging sepanjang tahun. Dengan berqurban melalui BAZNAS, distribusi daging tidak lagi menumpuk di perkotaan, melainkan menjangkau wilayah rawan pangan dan kemiskinan ekstrem," ujarnya. Keunggulan Program Qurban BAZNAS: Amanah & Transparan: Laporan penyembelihan disampaikan secara terbuka kepada mudhohi. Sesuai Syariat: Hewan qurban telah melalui proses seleksi kesehatan yang ketat. Dampak Luas: Membantu penguatan ekonomi peternak lokal di Kabupaten Majalengka. Praktis: Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank atau layanan digital lainnya. Layanan Informasi & Pendaftaran Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah qurban dengan mudah, penuh berkah, dan berdampak luas, BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka layanan konsultasi melalui: WhatsApp: 0821-2416-9964 (Chat Only) Telepon: (0233) 282414 Website Resmi: kabmajalengka.baznas.go.id Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan hingga ke pelosok negeri. Karena qurban Anda, adalah senyum bagi mereka yang membutuhkan. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #QurbanMajalengka #InfoMajalengka #QurbanAmanah #ZakatMajalengka #IdulAdha2026 #Kemanusiaan #PemerataanQurban #MajalengkaLangkungsae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Pilangsari dalam mengelola dan menghimpun zakat mal sektor pertanian pada musim panen tahun 2026. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menyampaikan langsung apresiasi tersebut saat meninjau progres penghimpunan zakat di wilayah tersebut. Menurutnya, Desa Pilangsari menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban zakat hasil bumi. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di UPZ Desa Pilangsari. Pengelolaan zakat mal pertanian di sini sudah berjalan secara sistematis dan transparan. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat berkat edukasi yang konsisten," ujar H. Muhamad Ridwan. Inovasi Penghimpunan dan Transparansi Pengelolaan zakat mal pertanian di Desa Pilangsari tahun 2026 ini dinilai sukses karena mampu menyentuh berbagai lapisan petani di desa tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pengurus UPZ, tokoh masyarakat, dan dukungan pemerintah desa setempat. H. Muhamad Ridwan menambahkan bahwa keberhasilan Desa Pilangsari diharapkan dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Majalengka dalam memaksimalkan potensi zakat sektor pertanian. Dampak Nyata bagi Mustahik Zakat yang terhimpun nantinya akan dikelola dan didistribusikan kembali sesuai dengan asnaf (golongan yang berhak menerima), guna mendukung program-program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial di wilayah Kabupaten Majalengka. "Zakat dari para petani ini bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di tingkat desa," pungkasnya. Dengan hasil penghimpunan yang signifikan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendampingi setiap UPZ agar pengelolaan zakat semakin profesional, amanah, dan akuntabel. #BAZNASMajalengka #ZakatMalPertanian #DesaPilangsari #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #MajalengkaLangkungSae #UPZBerdaya
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas diraihnya penghargaan dari Pikiran Rakyat sebagai “Institusi Pemerintah Daerah Peduli Tata Kelola Lingkungan.” Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas komitmen kolektif jajaran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Capaian ini sekaligus mempertegas langkah nyata menuju visi Majalengka yang Langkung SAE. Selaras dengan Visi Nasional dan Program Daerah Keberhasilan ini dinilai sangat relevan dengan arah kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Di tingkat lokal, visi tersebut diimplementasikan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui program unggulan GEBER JUM’AT (Gerakan Bersih-Bersih dan Berkah di Hari Jum’at). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyatakan bahwa sinergi antara pengelolaan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan adalah kunci keberkahan daerah. "Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan gotong royong seluruh pihak. BAZNAS Majalengka akan terus berdiri beriringan dengan pemerintah untuk memastikan lingkungan tetap terjaga melalui dukungan program-program berbasis pemberdayaan dan kepedulian masyarakat," ungkap H. Agus Asri Sabana. Peran Aktif BAZNAS dalam Pelestarian Lingkungan Sebagai lembaga non-struktural, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengintegrasikan program pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dengan upaya pelestarian lingkungan. Beberapa langkah strategis yang dijalankan meliputi: Aksi Kebersihan Lingkungan: Melibatkan Para Amilin , relawan dalam menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah secara berkala. Pengelolaan Sampah: Mendorong edukasi pengelolaan limbah domestik untuk meminimalisir dampak lingkungan di tingkat internal kantor dan keluarga. Pengelolaan Zakat Profesional: Memastikan dana umat dikelola secara transparan untuk kesejahteraan masyarakat, yang mencakup aspek kesehatan lingkungan hidup. Ajakan Gotong Royong Melalui momentum prestasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang. Mari bersama-sama kita jaga bumi, mulai dari langkah kecil di lingkungan sendiri, demi terwujudnya Majalengka yang semakin bersih, nyaman, dan Langkung SAE. #IndonesiaASRI #GeberJumat #BAZNASMajalengka #SaekeunMajalengka #LingkunganHidup #AgusAsriSabana
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
MAJALENGKA Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Halaman Gedung Pendopo Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam seremoni pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Tahun 1447 H / 2026 M. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini merupakan bentuk dukungan moril sekaligus komitmen lembaga dalam mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka. Rincian Keberangkatan Kloter KJT-06 Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, total jemaah haji asal Majalengka tahun ini mencapai 729 orang. Khusus untuk pemberangkatan Kloter KJT-06, tercatat data sebagai berikut: Jemaah Awal: 439 orang. Kondisi Mutakhir: 2 jemaah wafat sebelum keberangkatan. Total Jemaah Berangkat: 437 orang. Petugas: 4 Petugas Kloter dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD). Total Keseluruhan: 443 orang (212 Laki-laki & 231 Perempuan). Dukungan dan Doa dari BAZNAS Ketua BAZNAS Majalengka menyampaikan bahwa momen ini adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Ia berharap para jemaah dapat fokus beribadah dan menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci. "Kami hadir untuk memberikan dukungan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Prosesi Pelepasan oleh Pimpinan Daerah Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka. Bupati dalam sambutannya berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah selama berada di Arab Saudi. Acara ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati, mengiringi bus jemaah yang mulai bergerak meninggalkan Pendopo menuju bandara. Semoga seluruh tamu Allah SWT asal Kabupaten Majalengka senantiasa dalam lindungan-Nya dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna. #BAZNASMajalengka #Haji1447H #TamuAllah #Majalengka #PelepasanHaji2026 #InfoMajalengka #KemenagMajalengka #PelayananUmat #HajiMabrur #JawaBarat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
MAJALENGKA, BAZNAS Di balik untaian solawat yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan, tersimpan sebuah rahasia langit yang mengharukan. Pertanyaan filosofis yang sering muncul, bahkan dari lisan seorang anak kecil, adalah: "Apakah Rasulullah SAW mengenalku?" Jawaban atas kegelisahan indah ini membawa kita pada pemahaman mendalam tentang hubungan batin antara umat dan nabinya yang tidak pernah terputus oleh dimensi ruang dan waktu. Jembatan Cahaya di Alam Barzakh Grand Syekh Ahmad Thayyeb dalam sebuah literasi keagamaan menjelaskan bahwa jalinan antara seorang Muslim dengan Rasulullah SAW bersifat abadi. Berdasarkan teks keagamaan yang sahih, setiap solawat yang kita ucapkan setiap hari dipastikan sampai kepada beliau di alam barzakh. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis: "Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku, melainkan Allah akan mengembalikan ruhku untuk membalas salam tersebut." Lebih spesifik lagi, dalam riwayat lain disebutkan bahwa para malaikat memiliki tugas khusus untuk menyampaikan salam tersebut secara presisi. Malaikat akan berkata, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Fulan bin Fulan telah berselawat kepadamu pada jam ini.” Hal ini menjadi penegasan bahwa nama kita benar-benar disebut dan dikenali oleh beliau sebagai wujud bakti dan cinta. Rindu yang Melampaui Zaman Kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya melampaui imajinasi manusia. Beliau secara eksplisit menyebut kita sebagai "saudara-saudara"—merujuk pada mereka yang beriman meski belum pernah bertatap muka langsung dengan wajah mulia beliau. Hubungan ini adalah ikatan dua arah; saat kita merindukan beliau, beliau telah lebih dulu menantikan pertemuan dengan kita di telaga Al-Haudz kelak di akhirat. Puncak dari kasih sayang ini tercermin dari keputusan beliau untuk menyimpan doa paling mustajab demi syafaat umatnya di hari kiamat. Di saat nabi-nabi lain telah menggunakan doa mustajabnya di dunia, Rasulullah SAW memilih menyimpannya agar setiap umatnya yang wafat dalam keadaan bertauhid mendapatkan perlindungan dan keselamatan. Menanam Benih Kebahagiaan BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui selawat dan amal saleh. Setiap butir selawat adalah jembatan cahaya yang membuat identitas kita dikenal oleh Sang Pembawa Syafaat. Dengan menjadikan solawat sebagai napas dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya menanam benih ketenangan di dunia, tetapi juga memastikan posisi kita untuk berkumpul bersama beliau di hari yang tidak ada perlindungan selain perlindungan Allah SWT. #BAZNASMajalengka #SelawatNabi #CintaRasul #HikmahIslam #MajalengkaReligius #SyafaatRasulullah #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perluas Jangkauan Manfaat, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Strategis dengan BI hingga SEAMEO CECCEP
Perluas Jangkauan Manfaat, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Strategis dengan BI hingga SEAMEO CECCEP
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan langkah akseleratif untuk meningkatkan nilai pengumpulan demi memperluas kebermanfaatan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Majalengka. Di bawah kepemimpinan H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., BAZNAS Majalengka kini tidak hanya bertumpu pada pengelolaan Zakat Profesi (ASN), namun juga mulai merambah potensi sumber dana eksternal lainnya. Dalam pertemuan strategis dengan pihak Bank Indonesia (BI) di Cirebon baru-baru ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi lintas sektor. Langkah ini diambil guna menggali potensi tambahan melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), dana hibah, maupun kolaborasi program pembangunan kesejahteraan dari berbagai lembaga. "Kami berupaya agar BAZNAS Majalengka tidak hanya menjadi pengelola zakat profesi semata. Fokus kami saat ini adalah bagaimana membangun jejaring luas agar ada penambahan nilai dari sisi CSR, hibah, maupun sinergi program dengan pihak ketiga yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar H. Agus Asri Sabana. Optimalisasi Komunikasi dan Kemitraan Korporasi Guna merealisasikan target tersebut, Ketua BAZNAS telah menginstruksikan Divisi Pengumpulan dan Divisi Humas untuk proaktif menjalin komunikasi intensif dengan berbagai perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka. Langkah jemput bola ini diharapkan dapat mengintegrasikan program sosial perusahaan dengan program pendayagunaan BAZNAS yang lebih terukur. Capaian Diplomasi dan Fasilitasi Sektoral Salah satu keberhasilan nyata dari ikhtiar diplomasi ini adalah peran BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai fasilitator antara pihak SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting) dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Sinergi ini telah memasuki tahap penandatanganan kesepakatan (MoU) yang akan memperkuat program edukasi dan kesejahteraan keluarga di Majalengka. Koordinasi Vertikal yang Intensif Selain memperkuat jalur horizontal dengan dunia usaha dan lembaga internasional, BAZNAS Majalengka juga terus mempererat koordinasi vertikal dengan: BAZNAS Provinsi Jawa Barat BAZNAS Republik Indonesia Koordinasi ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan manajerial, sinkronisasi data, serta perluasan jangkauan program nasional yang dapat diturunkan ke tingkat daerah. Melalui berbagai ikhtiar ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimistis dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih kuat, transparan, dan mampu memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih luas bagi kemaslahatan umat. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiZakat #MajalengkaReligius #BankIndonesia #SEAMEOCECCEP #PengelolaanCSR #AmilZakat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dilema Pasca Hadirnya MBG: Apakah Profesi Guru Madrasah Masih Diminati di Masa Depan?
Dilema Pasca Hadirnya MBG: Apakah Profesi Guru Madrasah Masih Diminati di Masa Depan?
MAJALENGKA, BAZNAS Belakangan ini, ruang diskusi publik diramaikan dengan kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membawa harapan baru bagi pemenuhan gizi siswa sekaligus membuka lapangan kerja baru dengan standar upah yang menjanjikan. Namun, di balik antusiasme tersebut, terselip sebuah refleksi mendalam dari balik ruang-ruang kelas Madrasah: Mengapa penghargaan terhadap sektor penunjang pendidikan tampak lebih cepat terwujud, sementara guru—yang memikul inti dari pendidikan itu sendiri—masih sering dibiarkan berjuang di ambang batas kelayakan? Kesenjangan yang Telanjang Kehadiran program baru dengan struktur upah yang lebih jelas sering kali memicu rasa kecil hati bagi para guru madrasah yang telah mengabdi bertahun-tahun. Dengan honorarium yang terkadang hanya berkisar Rp350 ribu per bulan, mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa profesi yang membentuk akal dan adab justru dihargai jauh di bawah pekerjaan penunjang teknis di lingkungan sekolah. Bagi seorang guru madrasah, ini bukan sekadar soal angka, melainkan soal "tangga nilai". Bagaimana mungkin bangsa ini menaruh harapan besar pada pundak pendidik untuk menjaga moral generasi, namun di saat yang sama membiarkan mereka hidup dalam kerentanan ekonomi yang ekstrem? Jebakan Moral: Antara Keikhlasan dan Hak Hidup Sering kali, pengabdian guru dinormalisasi dengan bahasa kesalehan. Guru diminta untuk selalu ikhlas dan sabar. Namun, dalam perspektif keadilan Islam, nilai luhur seperti ikhlas tidak boleh digunakan untuk membungkam hak hidup yang layak. Dalam Surah al-Nahl ayat 90, Allah SWT memerintahkan kita untuk berlaku adil dan berbuat ihsan. Memuliakan guru dalam retorika keagamaan tanpa dibarengi dengan perlindungan material yang nyata adalah sebuah ketimpangan sosial yang harus segera dibenahi. Masa Depan Madrasah di Persimpangan Jalan Kegelisahan ini membawa kita pada pertanyaan besar: Masihkah profesi guru madrasah diminati oleh generasi mendatang? Anak-anak muda mungkin tetap menaruh hormat pada guru, namun mereka juga melihat realitas. Jika mereka menyaksikan bahwa jalan pengabdian di madrasah adalah jalan menuju ketidakpastian hidup, maka minat untuk menjadi pendidik akan perlahan padam. Kita tidak boleh membiarkan "panggilan jiwa" para calon pendidik luntur hanya karena sistem yang gagal menjamin martabat hidup mereka. Ikhtiar BAZNAS Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka menyadari bahwa menjaga kesejahteraan guru adalah bagian dari menjaga masa depan umat. Guru madrasah adalah garda terdepan dalam mencetak generasi akhlakul karimah. Melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, kita harus hadir sebagai penyokong bagi mereka yang selama ini hanya diminta untuk bertahan. Sudah saatnya kemuliaan guru turun dari sekadar pujian di lisan menjadi perlindungan yang nyata dalam kebijakan dan kesejahteraan. #BAZNASMajalengka #MakanBergiziGratis #GuruMadrasah #KesejahteraanGuru #MajalengkaLangkungSae #ZakatPendidikan #KeadilanSosial #MBG
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kenapa Orang Tua Menghukumku Saat Tidak Faham Pelajaran di Sekolah?
Kenapa Orang Tua Menghukumku Saat Tidak Faham Pelajaran di Sekolah?
MAJALENGKA – Sebuah pertanyaan pedih seringkali muncul di hati seorang anak ketika lembar hasil ujian tidak sesuai harapan: “Kenapa aku harus dihukum, padahal aku sudah berusaha belajar sekuat tenaga?” Perasaan kecewa, sedih, dan ragu akan kasih sayang orang tua seringkali menyelimuti batin saat teguran keras atau bahkan hukuman fisik diterima hanya karena sebuah angka di sekolah. Memahami Balutan Rasa Khawatir Grand Syekh Ahmad Thayyeb dalam kitab al-Athfal Yasalunal Imam memberikan perspektif yang menyejukkan untuk menjembatani kegelisahan ini. Beliau menekankan bahwa pada dasarnya, tindakan tegas orang tua lahir dari rasa cinta yang mendalam dan kekhawatiran akan masa depan anaknya. Mereka ingin kita menjadi pribadi yang sukses dan tidak tertinggal. Bagi seorang anak, kunci utamanya adalah tetap berusaha bersungguh-sungguh. Niatkan belajar sebagai bentuk bakti kepada orang tua sebagaimana perintah Allah SWT: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil’.” (QS. Al-Isra: 24) Pesan Bagi Orang Tua: Kekerasan Bukan Solusi Namun, di sisi lain, BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui pesan Sang Imam mengingatkan para orang tua bahwa anak adalah hibah (anugerah) dari Allah yang harus dijaga dengan penuh kebijaksanaan. Pendidikan yang mengedepankan kekerasan fisik bukanlah jalan keluar yang diajarkan oleh Islam. Kita diajak untuk meneladani Rasulullah SAW yang sangat penyayang kepada anak-anak. Sahabat Anas bin Malik RA bersaksi: "Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih sayang kepada keluarga (dan anak-anak) selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim) Beliau tidak pernah memukul anak kecil. Langkah utama dalam mendidik saat anak mengalami kesulitan belajar bukanlah hukuman, melainkan: Mendekat: Menghadirkan kehadiran fisik dan emosional. Mendengar: Memahami kesulitan apa yang sebenarnya dihadapi anak di sekolah. Meneladani: Memberikan contoh ketabahan dan semangat dalam mencari ilmu. Penutup Hubungan antara anak dan orang tua seharusnya dipenuhi dengan rida dan cinta. Bagi anak, janganlah patah arang dan tetaplah giat belajar untuk membanggakan agama dan tanah air. Bagi orang tua, bimbinglah mereka dengan kelembutan. Ingatlah bahwa hidayah dari Allah dan suasana rumah yang tenang adalah kekuatan terbesar bagi kesuksesan seorang anak. Mari kita ciptakan keluarga di Majalengka yang harmonis, di mana setiap kesulitan belajar dihadapi dengan diskusi dan doa, bukan dengan amarah. BAZNAS Kabupaten Majalengka Berkhidmat untuk Umat, Menguatkan Generasi. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #MajalengkaRaharjo #ZakatMajalengka #ParentingIslami #MendidikTanpaKekerasan #TipsParenting #PendidikanAnak #KeluargaSakinah #AnakAnugerahIlahi #BelajarDirumah #GrandSyekhAhmadThayyeb #AlAzhar #NasihatUlama #CintaOrangTua #BirrulWalidain #AdabAnak #MotivasiBelajar #IslamDamai #KeluargaBahagia #InfoMajalengka #DakwahVisual #GenerasiEmas
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan respon positif dan apresiasi mendalam atas lancarnya prosesi pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Kloter KJT-06. Acara yang berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Pemda Majalengka pada Sabtu (25/04/2026) ini menjadi tonggak awal perjalanan spiritual ratusan tamu Allah menuju Tanah Suci. Respon Terhadap Dinamika Jemaah Menanggapi laporan mengenai adanya dua jemaah yang wafat sebelum keberangkatan sehingga total jemaah Kloter KJT-06 menjadi 437 orang (ditambah 6 petugas), H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa duka citanya sekaligus memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. "Kami mendoakan para jemaah yang telah berpulang ke rahmatullah sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci. Insya Allah, niat tulus mereka sudah dicatat sebagai pahala haji di sisi Allah SWT," ungkapnya saat ditemui di lokasi pelepasan. Pesan Khusus untuk Jemaah Dalam respon resminya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya ketahanan fisik dan kemurnian niat. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina prima, terutama menghadapi perbedaan cuaca di Arab Saudi. "Pesan saya kepada seluruh jemaah, khususnya Kloter KJT-06, fokuslah pada rangkaian ibadah. Jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, dan saling menjaga satu sama lain antar sesama jemaah asal Majalengka," tuturnya. Untaian Doa untuk Keselamatan Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS, termasuk Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS, merupakan bentuk dukungan spiritual kolektif. H. Agus Asri Sabana pun memimpin harapan agar perjalanan ini menjadi perjalanan yang berkah. "Kami senantiasa mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam setiap tahapan rukun dan wajib haji. Semoga selamat sampai di tujuan, sehat selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang Mabrur serta membawa perubahan positif bagi diri dan lingkungan," pungkasnya. Prosesi ini ditutup dengan suasana penuh haru saat bus jemaah mulai diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Majalengka beserta jajaran Forkopimda, diiringi lambaian tangan dan doa restu dari seluruh tamu undangan yang hadir. #BAZNASMajalengka #ResponKetuaBAZNAS #Haji2026 #KloterKJT06 #TamuAllah #DoaUntukJemaah #MajalengkaLangkungSae #HajiMabrur #InfoHajiMajalengka
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
MAJALENGKA Momen penuh kenangan dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar IKA MAN Talaga (MAN 1 Majalengka) lintas angkatan 1994, 1995, dan 1996 menjadi semakin bermakna dengan adanya aksi nyata kepedulian sosial. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Majalengka tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, Sabtu (25/04/2026). Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pimpinan lembaga, namun juga sebagai bentuk pengabdian kepada almamater yang telah membentuk karakter dan spiritualitasnya. Daftar Penerima Bantuan Stimulan Pendidikan Dalam suasana reuni yang penuh kekeluargaan, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan dengan total nilai Rp 5.000.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000,-. Adapun para penerima bantuan tersebut adalah: Tika (Sindang, Cikijing) Agung (Cimangguhilir, Bantarujeg) Dwi Khofifah (Cibeureum, Talaga) Sida Nurul (Kagok, Banjaran) Azmi (Jatipamor, Talaga) H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya di bidang pendidikan. "Alhamdulillah, bertepatan dengan momen silaturahmi angkatan 94, 95, dan 96 ini, BAZNAS dapat berkontribusi untuk membantu siswa-siswi MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzakki menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar tanpa harus terhambat kendala biaya," ujar H. Agus. Disaksikan Pimpinan Kemenag dan Para Guru Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., yang juga merupakan sosok guru yang sangat dihormati oleh para alumni. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang mempertemukan guru dan murid lintas generasi tersebut. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memicu semangat gotong royong di kalangan alumni untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Majalengka. Langkah ini sejalan dengan visi "Majalengka Langkung Sae", di mana kesejahteraan masyarakat dibangun melalui sinergi berbagai pihak dan pengelolaan zakat yang profesional serta transparan. Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan MAN 1 Majalengka dan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dananya melalui BAZNAS. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #AlumniPeduli
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Momen Emosional di Reuni Akbar MAN Talaga: Ketua BAZNAS Majalengka Pulang Kampung, Salurkan Beasiswa Pendidikan
Momen Emosional di Reuni Akbar MAN Talaga: Ketua BAZNAS Majalengka Pulang Kampung, Salurkan Beasiswa Pendidikan
MAJALENGKA – Gurauan hangat dan pelukan rindu mewarnai Aula MAN 1 Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ratusan alumni dari lintas generasi berkumpul dalam tajuk Halal Bihalal dan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) MAN Talaga. Namun, di balik keriuhan nostalgia tersebut, hadir sebuah aksi nyata yang menyentuh sektor pendidikan. Hadir di tengah-tengah acara, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadirannya kali ini bukan sekadar tamu undangan protokoler, melainkan sebagai seorang "anak yang pulang ke rumah". H. Agus merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Pertemuan Para Tokoh dan Guru Bangsa Suasana haru memuncak saat alumni angkatan 1993, 1994, dan 1995 bersimpuh memberikan penghormatan kepada guru-guru mereka. Hadir pula Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., sosok guru idola yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka. Dalam sambutannya yang sarat akan refleksi, H. Agus mengenang masa-masa menimba ilmu di madrasah sebagai fondasi utama karakter dan spiritualitasnya saat ini. "Ketika amanah menakhodai BAZNAS diberikan kepada saya, tekad saya hanya satu: mentasharufkan dana zakat, infaq, dan sedekah seamanah mungkin. Saya ingin memastikan setiap rupiah dari para muzakki menjadi manfaat nyata, terutama bagi masa depan pendidikan anak-anak kita di Majalengka," tutur H. Agus dengan nada bergetar. Aksi Nyata: Beasiswa Rp 5 Juta untuk Generasi Penerus Sebagai wujud kepedulian terhadap almamater, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan senilai total Rp 5.000.000,-. Bantuan ini diberikan kepada lima siswa berprestasi namun membutuhkan, dengan masing-masing menerima Rp 1.000.000,-. Tak hanya itu, kemeriahan acara ditambah dengan penyerahan kadeudeuh dari para alumni untuk para guru dan almamater. Hal ini menjadi simbol terima kasih yang mendalam atas jasa para pendidik yang telah mencetak putra-putri terbaik daerah. MAN 1 Majalengka: Pelopor Gerakan ZIS Perlu diketahui, MAN 1 Majalengka saat ini berdiri sebagai Madrasah Percontohan Gerakan ZIS di Kabupaten Majalengka. Melalui program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli), madrasah ini membuktikan bahwa budaya berbagi bisa dipupuk sejak dini di lingkungan sekolah. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh keluarga besar MAN 1 Majalengka. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus mengejar mimpi tanpa perlu merasa gentar oleh kendala biaya. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #BerbagiItuIndah
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kolaborasi Strategis: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Mensos Gus Ipul dan Bupati Eman Tinjau SRMP 34
Kolaborasi Strategis: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Mensos Gus Ipul dan Bupati Eman Tinjau SRMP 34
MAJALENGKA, BAZNAS – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut hadir mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Model Persatuan (SRMP) 34 Majalengka pada Jumat (24/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda strategis bertajuk "Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Kabupaten Majalengka". Kehadiran BAZNAS dalam momentum ini menegaskan peran penting lembaga zakat dalam mendukung penguatan SDM dan pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Transformasi Karakter Siswa Dalam tinjauannya, Mensos Gus Ipul memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan nyata pada karakter siswa SRMP 34. Ia menyaksikan bagaimana nilai-nilai disiplin dan tata krama telah menjadi budaya sehari-hari, mulai dari kebiasaan sederhana seperti berdoa sebelum beraktivitas hingga tata cara makan yang tertib. "Kami melihat ada perubahan perilaku yang luar biasa. Siswa menjadi lebih disiplin dan tertib. Ini membuktikan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan karakter," ujar Gus Ipul. Harapan Baru bagi Anak Putus Sekolah Kehadiran SRMP 34 menjadi secercah harapan bagi anak-anak di Kabupaten Majalengka. Zeni Indriyani (14), salah satu siswi, mengungkapkan kegembiraannya bisa bersekolah kembali. Hal senada dirasakan oleh Muhammad Rega Ardiansyah (17), yang sempat putus sekolah selama dua tahun, namun kini merasa bangga bisa menjadi bagian dari Sekolah Rakyat untuk mengejar cita-citanya. Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyatakan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kolaborasi program prioritas presiden ini adalah wujud nyata komitmen lembaga dalam membangun SDM yang unggul di Majalengka. Dengan pendidikan yang baik, diharapkan para siswa kelak mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi keluarga dan daerah. Kunjungan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan bakat siswa, seperti pidato dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, paduan suara, serta simulasi pembelajaran Matematika dalam Bahasa Inggris oleh Guru Dinda Rani Saputri. Sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Majalengka, dan BAZNAS ini diharapkan terus berlanjut demi memastikan tidak ada lagi anak di Majalengka yang putus sekolah. #BAZNASMajalengka #AgusAsriSabana #GusIpul #BupatiMajalengka #EmanSuherman #SRMP34 #KemandirianEkonomi #SDMUnggul #SekolahRakyat #MajalengkaLangkungSae #ZakatUntukPendidikan
BERITA24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Layanan Digital, BAZNAS Majalengka dan BSI Lakukan Aktivasi CUZ
Optimalkan Layanan Digital, BAZNAS Majalengka dan BSI Lakukan Aktivasi CUZ
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan efisiensi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui transformasi digital. Bertempat di Ruang Rapat Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka Lantai 2, telah dilaksanakan agenda aktivasi CUZ (Centralized Ummah Zeal) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Majalengka pada hari ini, Jumat (24/04). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kesekretariatan BAZNAS Majalengka, didampingi oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail. Sementara itu, pihak Bank BSI Cabang Majalengka hadir untuk memandu secara teknis proses aktivasi fitur layanan perbankan syariah terintegrasi tersebut. Sinergi Strategis untuk Transparansi Aktivasi layanan CUZ BSI ini bertujuan untuk menyelaraskan sistem keuangan BAZNAS dengan platform perbankan digital guna mempermudah proses rekonsiliasi data dan transaksi secara real-time. "Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat ekosistem digital di lingkungan BAZNAS Majalengka. Dengan sistem yang terintegrasi, kita berharap layanan kepada muzaki maupun penyaluran kepada mustahik menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel," ujar Kepala Kesekretariatan di sela-sela kegiatan. Mendorong Kemudahan Berzakat Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail menambahkan bahwa kolaborasi ini akan sangat mendukung performa penghimpunan dana di ranah retail. Penggunaan teknologi perbankan yang mutakhir diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Majalengka dalam menunaikan kewajiban ZIS melalui kanal-kanal digital yang tersedia. Dengan adanya aktivasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka dan BSI Cabang Majalengka sepakat untuk terus bersinergi dalam menggerakkan ekonomi syariah di wilayah Kabupaten Majalengka, demi kemaslahatan umat. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BSIMajalengka #ZakatDigital #AktivasiCUZ #EkonomiSyariah #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #PengelolaanZIS
BERITA24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Upaya Mengetuk Pintu Langit Melalui Kebersihan: BAZNAS Majalengka Gelar Aksi GeBer Jumat
Upaya Mengetuk Pintu Langit Melalui Kebersihan: BAZNAS Majalengka Gelar Aksi GeBer Jumat
MAJALENGKA, BAZNAS Pagi yang cerah di hari Jumat, 24 April 2026, suasana di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tampak berbeda. Seluruh jajaran Komisioner, Dewan Pengawas, hingga staf amilin berkumpul dengan semangat gotong royong dalam agenda Gerakan Bersih-bersih Jumat (GeBer Jumat). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini difokuskan pada pembersihan area halaman timur hingga bagian belakang kantor BAZNAS. Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program pembangunan daerah serta menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan terawat dengan baik. Sinergi Lintas Sektoral Menuju Majalengka Langkung Sae Program GeBer Jumat merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten Majalengka yang kini telah mencapai puluhan chapter. Program ini menyasar berbagai titik fasilitas umum dan area sungai yang memerlukan penanganan kebersihan ekstra. BAZNAS Majalengka hadir sebagai bagian dari kolaborasi lintas dinas—bersinergi dengan BKPSDM, DLH, Disdik, dan Puskesmas—guna mewujudkan visi Majalengka yang Langkung Sae, khususnya dalam aspek kebersihan lingkungan dan penguatan ikatan kebersamaan antarinstansi. Makna Spiritual: Kebersihan Sebagian dari Iman Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, yang turut terjun langsung memangkas dahan pohon di sekitar kantor, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam program ini memiliki dimensi teologis dan sosiologis yang mendalam. "Bagi kami di BAZNAS, Geber Jumat bukan sekadar menyapu jalan atau memungut sampah. Ini adalah pengejawantahan dari nilai An-Nazhafatu Minal Iman (Kebersihan adalah sebagian dari iman). Kami ingin memastikan kehadiran BAZNAS membawa dampak nyata pada kelestarian lingkungan," ujar H. Agus. Beliau menekankan tiga esensi utama dari kegiatan ini: Manifestasi Zakat dalam Lingkungan: Sebagaimana zakat menyucikan harta, gotong royong ini adalah upaya menyucikan ruang publik dari polusi dan potensi bencana. Penguatan Silaturahmi: Aksi fisik di lapangan mencairkan sekat birokrasi, mempererat interaksi antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat. Kepedulian Sosial Berkelanjutan: Lingkungan yang bersih meningkatkan kesehatan masyarakat, yang secara langsung membantu meringankan beban sosial-ekonomi para mustahik. Komitmen untuk Kemaslahatan Umat H. Agus juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas konsistensi menjaga program ini. BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk selalu bersinergi dalam setiap langkah yang bertujuan bagi kemaslahatan umat. "Kami berharap gerakan ini menginspirasi masyarakat agar tumbuh kesadaran mandiri dalam menjaga keasrian lingkungan. Bersih lingkungannya, berkah hidupnya," pungkas beliau. Aksi bersih-bersih ini diakhiri dengan evaluasi singkat dan ramah tamah antar-amilin, memperkuat soliditas internal BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #GeberJumat #MajalengkaAsri #ZakatMensejahterakan #KebersihanLingkungan #GotongRoyong #JumatBerkah
BERITA24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →