WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Majalengka Serahkan Langsung Bantuan Sarana Keagamaan di Desa Sangiang
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Majalengka Serahkan Langsung Bantuan Sarana Keagamaan di Desa Sangiang
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola Al-Barokah yang berlokasi di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, pada Rabu (22/04/2026). Penyerahan ini dilakukan langsung di lokasi pembangunan guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan fisik bangunan. Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., hadir mewakili lembaga untuk menyerahkan bantuan tersebut. Kehadiran tim disambut hangat oleh pengurus mushola serta para pengelola sarana keagamaan lainnya yang tengah berada di lokasi. Eman Suherman menjelaskan bahwa terjun langsung ke lapangan merupakan bagian dari prosedur pengawasan agar amanah para muzakki dapat tersalurkan dengan tepat. "Penyerahan dilakukan langsung di lokasi Mushola Al-Barokah bukan tanpa sebab. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan yang dibantu oleh BAZNAS benar-benar tepat sesuai dengan pengajuan dan kebutuhan riil di lapangan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dalam mengelola dana umat," ujar Eman Suherman. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Eman selaku pengurus Mushola Al-Barokah. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas respon cepat dan kehadiran tim BAZNAS ke desanya. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan ini. Kedatangan tim langsung ke desa kami memberikan semangat baru bagi warga untuk segera merampungkan perbaikan mushola ini agar bisa digunakan kembali dengan nyaman oleh jemaah," ungkap Bapak Eman. Dengan adanya bantuan sarana keagamaan ini, diharapkan proses renovasi atau pemenuhan fasilitas di Mushola Al-Barokah dapat berjalan lancar sehingga fungsi masjid sebagai pusat syiar Islam di Desa Sangiang semakin optimal. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SangiangBanjaran #BantuanSaranaKeagamaan #MajalengkaLangkungSae #LayananAktifBAZNAS
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Gerak Cepat BTB BAZNAS Majalengka Tuntaskan Pembangunan Rumah Ambruk di Banjaran
Gerak Cepat BTB BAZNAS Majalengka Tuntaskan Pembangunan Rumah Ambruk di Banjaran
MAJALENGKA Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka kembali bergerak melakukan aksi nyata dalam pemulihan pascabencana. Fokus pada percepatan hunian layak, BTB menyalurkan bantuan lanjutan untuk perbaikan rumah Bapak Wahyu di Blok Banjaran Hilir, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Rabu (22/04/2026). Rumah milik Bapak Wahyu tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat pada bagian kamar dan dapur akibat terjangan angin puting beliung dan hujan deras pada awal April lalu. Kehadiran BTB kali ini bertujuan memastikan proses renovasi berjalan tuntas hingga rumah tersebut benar-benar aman untuk ditinggali secara permanen. Pesan Ketua BAZNAS dan Amanah Muzaki Penyerahan bantuan dipimpin oleh Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I. Pada kesempatan tersebut, Eman menyampaikan permohonan maaf dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, yang berhalangan hadir secara langsung. "Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Ketua BAZNAS karena hari ini beliau tidak bisa hadir di tengah-tengah kita, mengingat sedang ada agenda penting di luar kota guna memperjuangkan kepentingan umat. Ketidakhadiran beliau bukan berarti mengurangi rasa hormat, melainkan sebagai upaya strategis agar BAZNAS Majalengka bisa memberikan manfaat yang lebih luas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak," jelas Eman. Lebih lanjut, Eman menegaskan bahwa bantuan pembangunan rumah ini merupakan bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Majalengka sekaligus amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. "Kami mohon doanya agar Bapak Bupati Majalengka dan Ketua BAZNAS tetap sehat dalam lindungan Allah SWT demi mewujudkan cita-cita Majalengka Langkung Sae dapat tercapai," tambahnya. Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Meskipun saat ini kondisi atap belum tertutup sepenuhnya dan dinding belum di-plester, bantuan ini diharapkan dapat mempercepat tahap akhir pembangunan agar Bapak Wahyu tidak perlu lagi mengkhawatirkan kondisi tempat tinggalnya. Kepala Desa Banjaran, Rahmat Apandi, A.Md., bersama jajaran perangkat kecamatan dan Kepala Dusun Banjaran Hilir turut mendampingi proses ini. Mereka mengucapkan terima kasih yang mendalam atas konsistensi BAZNAS dalam mengawal kasus ini sejak satu jam setelah kejadian hingga tahap pembangunan. "Semoga semangat Majalengka Langkung Sae tetap diprioritaskan untuk warga yang membutuhkan," ungkap Rahmat Apandi. Aksi kemanusiaan ini ditutup dengan pekikan penuh semangat dari seluruh pihak yang hadir tanpa komando: "Saekeun Majalengka!!" seru mereka kompak, menegaskan komitmen untuk terus memajukan kualitas hidup warga Majalengka. #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMenyejahterakan #Kemanusiaan #BanjaranPeduli #SaekeunMajalengka #AmanahMuzaki
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tangis Haru Ibu Suilah: Saat Harapan Membangun Kembali Rumah yang Ambruk Menjadi Nyata
Tangis Haru Ibu Suilah: Saat Harapan Membangun Kembali Rumah yang Ambruk Menjadi Nyata
MAJALENGKA Suasana di Blok Kubangsari, Desa Tenjolayar, mendadak penuh emosi pada Rabu siang (22/04/2026). Di tengah sisa-sisa reruntuhan bagian belakang rumahnya yang ambruk beberapa waktu lalu, Ibu Suilah tak mampu membendung air mata. Hari ini, tepat pukul 13.00 WIB, secercah harapan hadir mengetuk pintu rumahnya dalam wujud bantuan Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Bantuan yang sangat dinantikan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi oleh Kepala Desa Tenjolayar, Bapak Sobirin. Kehadiran rombongan di kediaman Ibu Suilah seolah menjadi jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan di tengah musibah yang datang tanpa terduga. Kepedulian yang Mengalir dari Warga hingga Pemerintah Sebelum bantuan dari BAZNAS tiba, solidaritas luar biasa sebenarnya telah ditunjukkan oleh tetangga dan warga sekitar. Secara swadaya, warga berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.200.000 sebagai bentuk gotong royong awal. Namun, kehadiran BAZNAS hari ini melengkapi kebahagiaan tersebut dengan komitmen renovasi total agar rumah Ibu Suilah kembali layak dan aman untuk dihuni. "Saya benar-benar tidak menyangka. Musibah itu datang tiba-tiba, tapi bantuan dan kepedulian dari Bapak Bupati serta BAZNAS juga datang secepat ini. Terima kasih banyak karena telah peduli pada orang kecil seperti saya," ungkap Ibu Suilah di sela isak tangisnya yang mengharukan. Amanat Bupati untuk Rakyat Dalam sambutannya, Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan instruksi langsung dan amanat dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang menaruh perhatian besar terhadap keselamatan warga yang tertimpa bencana. "Ini adalah bentuk perhatian nyata Bapak Bupati atas musibah yang dialami Ibu Suilah. Sejatinya, Ketua BAZNAS Majalengka, Bapak H. Agus Asri Sabana, berencana menyerahkan langsung hari ini. Namun, karena adanya agenda mendesak demi kepentingan umat, beliau mendisposisikan kepada kami. Semoga niat tulus ini sampai dan bermanfaat bagi keluarga Ibu Suilah," jelas Drs. Uuh Patulloh. Wujudkan Majalengka Langkung Sae Kepala Desa Tenjolayar, Bapak Sobirin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BAZNAS. Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat terus terjaga demi kesejahteraan bersama. "Terima kasih kepada BAZNAS dan Bapak Bupati. Semoga langkah-langkah baik ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan diberikan kemudahan dalam mewujudkan cita-cita Majalengka Langkung Sae," pungkasnya. Penyerahan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah musibah, tak ada warga yang dibiarkan berjuang sendirian. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS kembali menjadi jembatan kebaikan yang mengubah tangis duka menjadi senyum bahagia. #BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #MajalengkaLangkungSae #Kemanusiaan #ZakatMemberdayakan #Cigasong #Tenjolayar #KepedulianSosial
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan untuk MWC NU Jatiwangi guna Perkuat Program Keumatan
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan untuk MWC NU Jatiwangi guna Perkuat Program Keumatan
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendukung penguatan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Rabu (22/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatiwangi. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diterima oleh perwakilan pengurus MWC NU Jatiwangi yang hadir secara langsung. Sinergi untuk Maslahat Umat Dalam kesempatan tersebut, Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung syiar Islam dan kemaslahatan umat melalui organisasi keagamaan. "Kami berharap bantuan ini dapat menunjang operasional serta program-program keumatan yang dijalankan oleh MWC NU Jatiwangi. Sinergi antara BAZNAS dan lembaga keagamaan seperti NU sangat penting untuk memastikan manfaat zakat terasa hingga ke lapisan masyarakat paling bawah," ujar Drs. Uuh Patulloh saat memberikan sambutan singkat. Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menjadi mitra strategis bagi berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Jatiwangi khususnya, dan Majalengka pada umumnya. Apresiasi dari MWC NU Jatiwangi Perwakilan dari MWC NU Kecamatan Jatiwangi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan dakwah dan sosial di wilayah mereka. "Kami atas nama keluarga besar MWC NU Jatiwangi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya Bapak Kepala Pelaksana. Insha Allah, bantuan ini akan kami maksimalkan untuk kepentingan umat dan organisasi. Semoga berkah bagi para muzzaki dan menjadi amal jariyah bagi seluruh jajaran BAZNAS," ungkap perwakilan MWC NU Jatiwangi. Kegiatan penyerahan berlangsung dengan khidmat dan lancar, diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kerja sama yang erat antara lembaga zakat pemerintah dan organisasi ulama di Kabupaten Majalengka.
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Untuk Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Pelaku UMKM di Talaga
Untuk Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Pelaku UMKM di Talaga
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam menekan angka kemiskinan melalui penguatan sektor ekonomi mikro. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan modal usaha kepada Jeje Abdul Aziz, seorang pelaku UMKM yang berlokasi di Blok Burujul, Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga. Bantuan permodalan ini merupakan bagian integral dari program unggulan Majalengka Mandiri, sebuah inisiatif strategis BAZNAS Majalengka yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan. Penyerahan Langsung di Lokasi Usaha Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, di kediaman sekaligus tempat usaha milik Jeje. Penyerahan secara langsung ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran serta meninjau langsung potensi pengembangan usaha yang dikelola oleh penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, Eman Suherman menyampaikan bahwa program Majalengka Mandiri didesain untuk memberikan stimulan bagi para pedagang kecil dan pelaku industri rumah tangga agar tetap survive dan berkembang di tengah persaingan ekonomi. "Kami berharap bantuan modal ini tidak hanya sekadar habis untuk kebutuhan konsumtif, melainkan menjadi mesin penggerak usaha yang berkelanjutan. BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang memiliki kemauan kuat untuk mandiri secara ekonomi," ujar Eman Suherman. Apresiasi dari Penerima Manfaat Jeje Abdul Aziz, selaku penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurutnya, tambahan modal ini sangat berarti untuk meningkatkan kapasitas produksi usahanya di Blok Burujul. "Terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka atas bantuan dan kepercayaannya. Modal ini akan saya gunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Semoga keberkahan senantiasa menyertai para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS," ungkap Jeje. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, serta senantiasa hadir menjadi solusi bagi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #UMKMMajalengka #ZakatMemberdayakan #EkonomiSyariah #TalagaKulon #PemberdayaanEkonomi
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon Jajaki Kolaborasi Penguatan UMKM dan Optimalisasi Wakaf Produktif
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon Jajaki Kolaborasi Penguatan UMKM dan Optimalisasi Wakaf Produktif
CIREBON Dalam langkah proaktif memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Ciayumajakuning, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi strategis ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon pada Rabu (22/04/2026). Didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta Humas Protokoler, kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka ini disambut hangat oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bapak Fickry Widya Nugraha. Turut hadir mendampingi, Bapak Julius Aprilian (Analis Unit Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM Keuangan Inklusif Syariah) dan Bapak Agung Suharyana (Konsultan Unit Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM Keuangan Inklusif Syariah). Sinkronisasi Program Pemberdayaan Ekonomi Dalam pertemuan perdana tersebut, H. Agus Asri Sabana memaparkan profil kelembagaan serta jajaran program unggulan yang tengah dijalankan BAZNAS Majalengka. Fokus utama diskusi tertuju pada sinkronisasi program pemberdayaan yang dinilai memiliki visi serupa dengan Bank Indonesia, khususnya pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pihak Bank Indonesia Cirebon menyatakan ketertarikan mendalam terhadap pola pemberdayaan BAZNAS. Ke depan, kedua belah pihak menjajaki peluang kolaborasi yang komprehensif, mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, literasi keuangan syariah, pemenuhan aspek legalitas, hingga pembinaan UMKM secara berkelanjutan agar mampu naik kelas. Ekspansi Instrumen ZISWAF dan Wakaf Produktif Hal menarik lainnya yang dibahas adalah perluasan tata kelola Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Jika sebelumnya fokus pemberdayaan dominan pada instrumen Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), kini BAZNAS Majalengka mulai mengakselerasi optimalisasi Wakaf. "Kami memiliki aset berupa tanah-tanah wakaf yang siap diberdayakan secara produktif. Kami melihat potensi besar jika aset ini dikolaborasikan dengan keahlian Bank Indonesia dalam pengembangan program ekonomi produktif," ujar H. Agus Asri Sabana. Implementasi melalui UPZ DKM Sebagai langkah konkret di lapangan, rencana kolaborasi ini diharapkan dapat diimplementasikan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) DKM yang telah dibentuk oleh BAZNAS Majalengka. Melalui basis masjid dan komunitas, diharapkan kemandirian ekonomi umat dapat terwujud secara lebih merata dan inklusif. Sinergi antara BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi syariah di Kabupaten Majalengka, di mana dana filantropi Islam tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, namun menjelma menjadi motor penggerak ekonomi produktif yang berkelanjutan. #BAZNASMajalengka #BankIndonesia #BICirebon #EkonomiSyariah #UMKMNaikKelas #WakafProduktif #ZakatTumbuhBermanfaat #KemandirianUmat
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Stimulan Beasiswa melalui Program Majalengka Cerdas
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Stimulan Beasiswa melalui Program Majalengka Cerdas
LEMAHSUGIH Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Pada Rabu sore (22/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan beasiswa untuk Rika Rahmawati, mahasiswi asal Desa Kalapadua, Kecamatan Lemahsugih. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., mewakili pimpinan BAZNAS. Bantuan tersebut diterima langsung oleh orang tua mahasiswi, Udin Nursidin, di kediamannya di Desa Kalapadua sekitar pukul 15.00 WIB. Implementasi Program Majalengka Cerdas Eman Suherman menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan penjabaran dari salah satu pilar utama BAZNAS, yaitu program Majalengka Cerdas. Program ini dirancang khusus untuk memastikan pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat menuntaskan pendidikannya, termasuk melalui inisiatif strategis Satu Desa Satu Sarjana. "Bantuan stimulan ini adalah wujud implementasi dari program Majalengka Cerdas. Kami ingin memastikan bahwa kader-kader terbaik dari desa, seperti Rika, tidak terhambat studinya karena kendala biaya. Ini adalah amanah dari para muzakki untuk menciptakan generasi yang lebih baik," ujar Eman Suherman. Mengenal 5 Program Unggulan BAZNAS Majalengka Penyaluran beasiswa ini adalah bagian dari kerja besar BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertumpu pada lima program unggulan, yaitu: Majalengka Peduli (Kemanusiaan): Fokus pada bantuan sosial, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi sembako, dan penanganan pascabencana. Majalengka Taqwa (Advokasi & Dakwah): Fokus pada penguatan syiar Islam, renovasi sarana ibadah, dan operasional lembaga dakwah. Majalengka Cerdas (Pendidikan): Penyaluran beasiswa bagi pelajar kurang mampu, termasuk program khusus Satu Desa Satu Sarjana. Majalengka Sehat (Kesehatan): Layanan bantuan biaya pengobatan bagi warga yang membutuhkan akses kesehatan darurat. Majalengka Mandiri (Ekonomi): Pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha UMKM dan pendampingan untuk mentransformasi mustahik menjadi muzakki. Apresiasi dari Keluarga Penerima Selaku orang tua, Udin Nursidin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran BAZNAS di kediamannya. "Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya program Majalengka Cerdas ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan beasiswa untuk anak saya. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi para muzakki dan menjadi penyemangat bagi Rika untuk segera menyelesaikan kuliahnya," ungkap Udin Nursidin. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis bahwa pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) akan menjadi motor penggerak kesejahteraan dan pendidikan di seluruh pelosok Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaCerdas #SatuDesaSatuSarjana #ZakatTumbuhBermanfaat #BeasiswaBAZNAS #Lemahsugih #MajalengkaPintar #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Alat Peraga ke TK Pasir Asih II
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Alat Peraga ke TK Pasir Asih II
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Rabu (22/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan berupa Alat Peraga Edukatif (APE) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di TK Pasir Asih II, Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Staf Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, dan diterima dengan hangat oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Ibu Siti Sohayati. Dukungan untuk Generasi Emas Bantuan alat peraga ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas penunjang kreativitas siswa, khususnya di tingkat anak usia dini. Dalam kesempatan tersebut, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat belajar para siswa serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. "Kami berharap bantuan alat peraga ini dapat memberikan manfaat nyata bagi proses stimulasi tumbuh kembang anak-anak di TK Pasir Asih II. BAZNAS Majalengka akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa dana yang dititipkan oleh para muzzaki tersalurkan dengan tepat, salah satunya untuk mencetak generasi emas Majalengka yang cerdas dan berakhlakul karimah," ujar Robi. Apresiasi dari Pihak Sekolah Pihak TK Pasir Asih II menyambut baik kepedulian BAZNAS Majalengka. Ibu Siti Sohayati mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan, mengingat ketersediaan alat peraga yang representatif sangat dibutuhkan oleh sekolah. "Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan alat peraga ini. Ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak didik di Desa Cikeusik. Semoga kebaikan para muzzaki dan seluruh jajaran BAZNAS dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan yang melimpah," ungkap Ibu Siti Sohayati. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola dana sosial keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat di pelosok desa. Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #PendidikanAnakUsiaDini #CikeusikSukahaji #KabarZakat #PemberdayaanUmat
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Titipkan Harapan Besar pada Kolaborasi Strategis Bersama Bank Indonesia Cirebon
Ketua BAZNAS Majalengka Titipkan Harapan Besar pada Kolaborasi Strategis Bersama Bank Indonesia Cirebon
CIREBON Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., membawa misi besar saat melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Rabu (22/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, sosok yang akrab disapa H. Agus ini secara eksplisit mengungkapkan harapannya agar sinergi ini menjadi titik balik kebangkitan ekonomi umat di Majalengka melalui pengelolaan ZISWAF yang lebih modern dan produktif. Didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta Humas Protokoler, kunjungan ini diterima langsung oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Cirebon, Bapak Fickry Widya Nugraha, beserta jajaran fungsional pengembangan UMKM dan Keuangan Inklusif Syariah. Mewujudkan UMKM Berdaya dan Mandiri Harapan utama yang disampaikan H. Agus adalah terjalinnya kolaborasi konkret dalam penguatan sektor UMKM. Beliau menginginkan mustahik (penerima zakat) di Majalengka tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi mendapatkan pendampingan sistematis yang selaras dengan standar pembinaan Bank Indonesia. "Besar harapan kami, Bank Indonesia dapat hadir memberikan penguatan dari sisi literasi keuangan, aspek legalitas, hingga peningkatan kapasitas bagi para pelaku usaha binaan BAZNAS. Kami ingin mustahik kita naik kelas menjadi muzakki (pembayar zakat) melalui kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tegas H. Agus. Optimalisasi Wakaf Produktif: Sebuah Visi Baru Lebih jauh, H. Agus menekankan harapannya pada perluasan instrumen dana sosial keagamaan. Beliau menyoroti potensi aset tanah wakaf di Kabupaten Majalengka yang selama ini belum tergarap maksimal. Dalam diskusinya bersama tim BI Cirebon, H. Agus berharap ada skema kolaborasi di mana aset-aset wakaf tersebut dapat dikelola secara produktif dengan dukungan teknis dari Bank Indonesia. Hal ini dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk menciptakan sumber ekonomi baru bagi umat. UPZ DKM sebagai Ujung Tombak H. Agus juga menaruh harapan besar pada peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap DKM (Dewan Kemakmuran Masjid). Beliau menginginkan UPZ tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul dana, tetapi menjadi pusat edukasi dan implementasi program ekonomi yang didorong oleh hasil kolaborasi dengan BI nantinya. Pihak Bank Indonesia Cirebon merespons positif visi tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk mensinkronkan program pemberdayaan yang ada. Pertemuan ini diharapkan segera berlanjut pada aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Majalengka secara luas. #BAZNASMajalengka #HarapanUmat #BankIndonesia #SinergiStrategis #WakafProduktif #UMKMMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Qurban: Manifestasi Takwa dan Spirit Solidaritas Sosial bagi Umat
Qurban: Manifestasi Takwa dan Spirit Solidaritas Sosial bagi Umat
MAJALENGKA Hari Raya Idul Adha atau yang dikenal sebagai Hari Raya Qurban merupakan momentum agung bagi umat Islam untuk merefleksikan nilai-nilai ketaatan. Ibadah qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak, melainkan sebuah instrumen spiritual untuk meningkatkan ketakwaan, meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS, serta memperkuat jalinan kepedulian sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan dalam mengelola dan mendistribusikan daging qurban agar tepat sasaran, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di pelosok daerah. Hikmah Spiritual dan Kedalaman Ketaatan Ibadah qurban mengandung dimensi vertikal yang sangat kuat (Hablun Minallah). Beberapa poin utama yang menjadi esensi qurban antara lain: Puncak Ketakwaan: Berkurban adalah bukti nyata kepatuhan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT demi mendekatkan diri kepada-Nya. Refleksi Sejarah Nabi Ibrahim AS: Mengambil pelajaran dari keteguhan hati Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail dalam memenuhi seruan Ilahi. Amalan Paling Dicintai: Sebagaimana riwayat yang ada, berkurban adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT pada hari Nahr (10 Dzulhijjah). Bahkan, setiap helai bulu hewan qurban dijanjikan ganjaran pahala yang melimpah bagi mereka yang melaksanakannya. Dampak Sosial dan Keadilan Ekonomi Selain nilai spiritual, qurban memiliki dimensi horizontal (Hablun Minannas) yang sangat luas. Ibadah ini menjadi sarana pendidikan "Multikesalehan" bagi umat: Menguatkan Solidaritas Sosial: Distribusi daging qurban menciptakan pemerataan nutrisi dan kebahagiaan, memastikan fakir miskin dapat merasakan suka cita yang sama di hari raya. Mengikis Sifat Egoisme: Qurban melatih kita untuk melepaskan keterikatan pada harta duniawi dan menghilangkan sifat kikir (pelit). Mempererat Persaudaraan: Momentum ini menjadi jembatan yang menghubungkan si kaya dan si miskin, sehingga kesenjangan sosial dapat diminimalisir melalui semangat berbagi. "Qurban adalah simbol keseimbangan hidup; menunjukkan cinta kita kepada Sang Pencipta melalui kasih sayang kepada sesama manusia." Penutup Melalui ibadah qurban, kita diajak untuk menjadi pribadi yang filantropis dan memiliki empati tinggi. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dimulai dari kepedulian di lingkungan terdekat kita. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan qurban terbaiknya melalui lembaga resmi demi pengelolaan yang amanah, transparan, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat. Tag: #BAZNASMajalengka #QurbanMudah #IdulAdha2026 #HikmahQurban #SolidaritasUmat #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #FilantropiIslam
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengapa Kita Harus Mengenal Sejarah Ibadah Qurban?
Mengapa Kita Harus Mengenal Sejarah Ibadah Qurban?
Ibadah Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Di balik tetesan darah hewan qurban, terdapat narasi besar tentang cinta, ketaatan, dan nilai kemanusiaan yang universal. Memahami sejarah qurban adalah kunci untuk mengubah rutinitas tahunan menjadi transformasi spiritual yang mendalam. Berikut adalah alasan mengapa sejarah qurban sangat penting untuk kita pelajari: 1. Meneladani Ketulusan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Sejarah qurban berakar dari mimpi Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail. Ini bukan tentang kekejaman, melainkan ujian pamungkas atas loyalitas hamba kepada Sang Pencipta. Dengan memahami sejarah ini, kita belajar bahwa qurban adalah simbol penyembelihan ego dan rasa memiliki yang berlebihan terhadap dunia. "Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: 'Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'." > (QS. Ash-Saffat: 102) 2. Memahami Esensi Taqwa (Bukan Sekadar Daging) Tanpa mengetahui sejarahnya, kita mungkin terjebak pada pemikiran bahwa Tuhan membutuhkan persembahan fisik. Padahal, sejarah penggantian Nabi Ismail dengan seekor domba jantan (gibas) dari surga menunjukkan bahwa Allah hanya menginginkan ketaatan hati. "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya..." > (QS. Al-Hajj: 37) 3. Mengambil Ibrah dari Peristiwa Habil dan Qabil Sejarah qurban sebenarnya sudah dimulai sejak masa putra Nabi Adam AS, yaitu Habil dan Qabil. Peristiwa ini mengajarkan bahwa Allah hanya menerima kurban yang dilakukan dengan ikhlas dan dari harta terbaik. Habil memberikan domba terbaiknya dengan tulus, sementara Qabil memberikan hasil tani yang buruk dengan rasa terpaksa. Pelajaran sejarah ini mengingatkan kita untuk tidak memberikan "sisa-sisa" dalam beribadah. 4. Menyambung Tradisi Kenabian (Sunnah Muakkadah) Mengetahui sejarah membuat kita sadar bahwa qurban adalah ibadah yang menyatukan risalah para Nabi. Rasulullah SAW amat menekankan ibadah ini sebagai bentuk syukur atas nikmat yang tak terhingga. "Barangsiapa yang memiliki kelapangan (harta), sedangkan ia tidak berqurban, janganlah ia mendekati tempat shalat kami." > (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Makna Sosial: Membangun Empati Secara historis, qurban juga merupakan momentum pemerataan ekonomi. Di zaman dahulu hingga sekarang, daging qurban menjadi cara agar kaum fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan yang sama dengan kaum agniya (kaya). Kesimpulan Mempelajari sejarah qurban membantu kita menyadari bahwa: Qurban adalah bukti cinta: Melepaskan sesuatu yang kita cintai demi Zat yang paling dicintai. Qurban adalah ketaatan: Melakukan perintah tanpa tapi, meski akal manusia kadang merasa berat. Qurban adalah kepedulian: Memastikan tidak ada tetangga yang kelaparan di hari raya. Dengan mengenal sejarahnya, setiap helai bulu hewan qurban yang kita kurbankan benar-benar akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak, bukan sekadar hidangan di atas meja makan.
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perjuangan Orang Tua: Ketulusan Sepanjang Masa yang Tak Terbalas
Perjuangan Orang Tua: Ketulusan Sepanjang Masa yang Tak Terbalas
MAJALENGKA, BAZNAS Pepatah lama mengatakan, "Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah." Kalimat ini bukanlah sekadar kiasan, melainkan refleksi mendalam atas ketimpangan cinta yang tulus. Orang tua, melalui perjuangan yang tak terhingga—mulai dari mengandung, melahirkan, mendidik, hingga memastikan masa depan anak—adalah pahlawan tanpa tanda jasa dalam kehidupan setiap insan. Perjuangan mereka adalah manifestasi pengorbanan tanpa batas yang secara hakiki tidak akan pernah bisa dibayar lunas dengan materi apa pun. Ketulusan yang Tak Kasat Mata Ketulusan orang tua sering kali tidak terlihat secara lahiriah, namun terasa dalam setiap denyut kehidupan seorang anak. Ia berwujud keringat ayah yang menetes dalam ikhtiar mencari nafkah, serta dalam setiap doa ibu yang dipanjatkan di sepertiga malam demi kesuksesan sang buah hati. Orang tua memiliki keteguhan untuk menyembunyikan lelah dan penderitaan, baik fisik maupun mental, hanya demi melihat senyum di wajah anaknya. Pengorbanan ini dilakukan bukan sebagai investasi untuk menuntut "balas budi" di masa depan, melainkan murni karena Unconditional Love atau cinta tanpa syarat. Mereka rela mengesampingkan impian pribadi dan memangkas kebutuhan sendiri agar kepentingan anak senantiasa menjadi prioritas utama. Mengapa Jasa Orang Tua Tak Terbalaskan? Terdapat alasan fundamental mengapa perjuangan orang tua berada di level yang berbeda: Taruhan Nyawa dan Fisik: Seorang ibu bertaruh nyawa saat proses persalinan dan mencurahkan seluruh energinya untuk merawat anak di masa-masa rentan. Cinta Tanpa Syarat: Orang tua tetap menjadi pelindung terdepan bahkan di saat anak melakukan kesalahan atau mengecewakan mereka. Investasi Waktu yang Irreversibel: Waktu yang dihabiskan untuk mendidik dan membesarkan anak adalah fragmen kehidupan yang tidak bisa diulang atau dibeli kembali. Ada sebuah analogi mendalam mengenai hal ini. Ketika seorang anak merawat orang tuanya yang senja, sang ayah berkata: "Anakku, dulu aku merawatmu agar engkau tumbuh dan hidup, sementara engkau merawatku sekarang untuk mengantarkanku menuju akhir hayat." Pernyataan ini menegaskan perbedaan orientasi kasih sayang: orang tua merawat untuk kehidupan, anak merawat untuk perpisahan. Mewujudkan Bakti di Masa Kini Meskipun kita menyadari bahwa jasa mereka tidak mungkin terbalas secara utuh, Islam dan nilai kemanusiaan mengajarkan kita untuk memberikan bakti terbaik (Birrul Walidain). Beberapa langkah nyata yang dapat dilakukan antara lain: Menghadirkan Kebahagiaan Sederhana: Memberikan perhatian melalui komunikasi yang rutin dan meluangkan waktu untuk mendengarkan mereka. Menjadi Pribadi yang Bermanfaat: Kesuksesan anak yang diraih dengan cara jujur dan rendah hati adalah kebanggaan terbesar bagi orang tua. Merawat dengan Kesabaran: Mendampingi mereka di masa tua dengan tingkat kesabaran yang sama saat mereka merawat kita di masa kecil. Menjaga Adab dan Lisan: Menghindari tutur kata yang kasar dan senantiasa menjaga perasaan mereka dalam setiap interaksi. Kesimpulan Orang tua adalah fondasi utama kehidupan. Perjuangan mereka adalah arus cinta yang tak bertepi. Sebagai lembaga yang bergerak dalam kemaslahatan umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memuliakan orang tua. Dengan bakti dan penghormatan, kita menghargai setiap tetes keringat dan air mata yang telah menjadi jembatan bagi kesuksesan kita hari ini. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #Parenting #BirrulWalidain #KasihOrangTua #InspirasiIslam #ZakatMenyejahterakanUmat
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Terima Audiensi BAZNAS, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka Gelar RDP Bahas Penguatan Program SIGAP
Terima Audiensi BAZNAS, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka Gelar RDP Bahas Penguatan Program SIGAP
Bertempat di Aula Banmusy DPRD Kabupaten Majalengka, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Selasa (21/04/2026). Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi strategis dalam membedah implementasi dan dampak sosial dari Program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP). Dalam sesi dengar pendapat tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka memaparkan secara komprehensif mengenai urgensi program SIGAP sebagai gerakan edukasi kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Program ini fokus pada pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sedekah dan infak sejak dini. Transparansi dan Legalitas dalam Sorotan RDP Di hadapan anggota legislatif, BAZNAS menjelaskan bahwa program SIGAP berdiri di atas landasan regulasi yang matang, termasuk Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 dan UU No. 23 Tahun 2011. Untuk memastikan tata kelola yang profesional, BAZNAS juga telah memperkuat aspek legalitas guru di lapangan melalui penerbitan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ). "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan oleh siswa melalui program SIGAP kembali lagi untuk kepentingan siswa dan sekolah, baik untuk perbaikan sarana ibadah maupun bantuan bagi siswa prasejahtera," ungkap pihak BAZNAS dalam paparan RDP tersebut. Komitmen Stimulus Dana Salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat adalah mekanisme back-up anggaran. BAZNAS menegaskan bahwa pihaknya siap menambahkan dukungan dana apabila perolehan infak di sekolah tertentu belum mencukupi untuk membantu siswa yang membutuhkan, sehingga kebutuhan penerima manfaat tetap terjamin secara optimal. Respon Positif Komisi IV DPRD Merespon paparan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program SIGAP. Pihak legislatif menilai langkah BAZNAS ini sangat efektif dalam menyinergikan nilai-nilai keagamaan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Majalengka. Melalui RDP ini, diharapkan tercipta keselarasan pandangan antara eksekutif, legislatif, dan lembaga amil dalam mengawal program-program kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat. #BAZNASMajalengka #RDP #DPRDMajalengka #Majalengka #ProgramSIGAP #ZakatInfakSedekah #TransparansiBAZNAS #PendidikanKarakter
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jangan Cuma FYP! Saatnya Pemuda Majalengka Jadi Influencer Kebaikan Melalui Filantropi Digital
Jangan Cuma FYP! Saatnya Pemuda Majalengka Jadi Influencer Kebaikan Melalui Filantropi Digital
MAJALENGKA Spill kebaikan yuk! Buat kita generasi muda, hidup di jaman sekarang bukan cuma soal ngejar tren outfit atau scrolling TikTok sampai pagi. Di mata Islam, berbagi itu bukan sekadar formalitas sosial, tapi real ibadah yang pahalanya gak main-main. BAZNAS Kabupaten Majalengka percaya banget kalau pemuda itu bukan cuma penonton, tapi main character yang bisa bikin perubahan nyata lewat gerakan filantropi digital. Berbagi: Bukan Cuma Soal Saldo, Tapi Soal Value Banyak yang mikir berbagi itu harus nunggu mapan atau punya tabungan tujuh turunan. Padahal, Islam itu simple banget. Mau sharing tenaga, ilmu, atau sekadar perhatian ke sesama pun sudah dihitung ibadah. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad) Jadi, value kita sebagai anak muda tuh diukur dari seberapa banyak kita bisa ngasih dampak positif buat orang di sekitar kita. Kenapa Harus Anak Muda Majalengka? Kita punya "senjata" yang nggak dimiliki generasi sebelumnya: Jago Teknologi: Kita paling paham cara bikin konten viral. Bayangin kalau skill ini dipakai buat ngajak orang sedekah. Gak cuma dance yang viral, tapi gerakan bantu sesama juga bisa masuk trending topic! Energi Gak Ada Habisnya: Kita punya semangat buat kolaborasi. Dari nongkrong asik, bisa jadi gerakan penggalangan dana yang impactful. Open Minded: Kita lebih kreatif nyari cara berbagi. Gak harus kaku, bisa lewat konser amal, e-sport for charity, atau sekadar share link donasi di bio Instagram. Cara "Level Up" Jadi Influencer Kebaikan Gak perlu ribet buat mulai. Kamu bisa kontribusi lewat hal-hal ini: Sedekah Sat-Set: Pake QRIS BAZNAS Majalengka. Tinggal scan, nominal kecil pun asal konsisten itu lebih gokil daripada besar tapi cuma sekali. Jadi Relawan Kece: Join di aksi-aksi sosial atau tanggap bencana. Pengalaman terjun langsung ke lapangan itu lebih mahal harganya dibanding cuma dapet likes di medsos. Konten Eduaksi: Share info-info bermanfaat soal zakat atau info bantuan. Satu share dari kamu bisa jadi jalan rezeki buat orang lain, lho. Challenge: Lawan FOMO dengan FOMO Kebaikan Emang tantangannya berat. Budaya konsumtif dan rasa malas kadang bikin kita lupa sama sekitar. Tapi, yuk kita lawan! Jangan cuma FOMO (Fear of Missing Out) sama barang branded, tapi harusnya kita FOMO kalau nggak ikut andil dalam gerakan kebaikan. Berbagi itu bukan soal kehilangan, tapi soal investasi jangka panjang buat dunia dan akhirat. Setiap langkah kecil yang kamu ambil hari ini, bakal jadi perubahan besar buat Majalengka kedepannya. Gaspol! Saatnya buktiin kalau anak muda Majalengka itu nggak cuma pinter gaya, tapi juga punya empati luar biasa. Salurkan donasi terbaikmu melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena yang muda, yang memberi makna! #BAZNASMajalengka #PemudaMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatItuKeren #FilantropiMilenial #JanganCumaFYP #LocalPrideMajalengka #SedekahSatSet
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kisah Bapak Koko: Haru dan Bahagia Terima Suntikan Modal dari Program Majalengka MANDIRI BAZNAS
Kisah Bapak Koko: Haru dan Bahagia Terima Suntikan Modal dari Program Majalengka MANDIRI BAZNAS
MAJALENGKA Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Bapak Koko, warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka. Menjadi salah satu sosok yang gigih berjuang mengembangkan usaha kecilnya, kini ia bisa bernapas lega setelah mendapatkan dukungan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui program Majalengka MANDIRI. Bantuan modal tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka pada Selasa (21/04/2026). Harapan Baru untuk Usaha Mikro Bagi Bapak Koko, bantuan ini bukan sekadar tambahan angka, melainkan harapan baru bagi keberlangsungan usaha yang ia geluti saat ini. Saat menerima bantuan tersebut, suasana haru sempat menyelimuti ruangan, menandakan betapa berartinya dukungan tersebut bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya. "Saya merasa sangat bersyukur dan terharu. Bantuan ini akan langsung saya gunakan sebagai tambahan modal untuk memperkuat usaha saya. Terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh muzakki atas kepeduliannya kepada kami para pedagang kecil," ujar Bapak Koko dengan penuh rasa syukur. Dukungan BAZNAS untuk Kemandirian Warga Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, menjelaskan bahwa Bapak Koko merupakan salah satu representasi dari target program Majalengka MANDIRI, yaitu para pejuang ekonomi yang memiliki semangat tinggi untuk mandiri namun terbatas secara permodalan. "Kami melihat semangat Bapak Koko dalam berusaha. BAZNAS hadir untuk memberikan stimulus agar usaha yang dijalankan masyarakat kecil tidak jalan di tempat, melainkan bisa berkembang dan memberikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarganya," jelas Fijay. Mengubah Mustahik Menjadi Muzakki Penyaluran bantuan modal UMKM ini merupakan perwujudan dari visi BAZNAS untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah ke arah yang produktif. Dengan memberikan modal usaha, diharapkan para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya. "Target besar kita adalah transformasi. Hari ini Bapak Koko menerima manfaat (mustahik), namun dengan usaha yang semakin maju berkat modal ini, kita doakan di masa depan beliau bisa menjadi pemberi zakat (muzakki) yang membantu warga lainnya," pungkas Fijay. Langkah konkret ini menegaskan posisi BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Majalengka. #BAZNASMajalengka #KisahInspiratif #MajalengkaMANDIRI #ZakatProduktif #PemberdayaanUMKM #InfoMajalengka #KemandirianEkonomi
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Ringankan Beban Warga, Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan
BAZNAS Majalengka Ringankan Beban Warga, Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menebar kemaslahatan. Pada Selasa (21/04/2026), BAZNAS Majalengka secara resmi menyalurkan bantuan biaya kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang mengalami kendala tunggakan pengobatan di slah satu RS Majalengka. Langkah strategis ini merupakan bagian dari program Majalengka Peduli, yang dirancang khusus untuk menjadi jaring pengaman sosial bagi warga miskin yang terhimpit persoalan biaya medis di wilayah Kabupaten Majalengka. Sinergi untuk Kesejahteraan Umat Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., kepada Ibu Iyah Dhaliyah, warga Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi. Didampingi oleh suaminya, Ibu Iyah tampak haru menerima dukungan tersebut yang akan digunakan untuk melunasi tunggakan biaya perawatan di rumah sakit. Amanah Muzaki untuk Dampak Nyata Dalam keterangannya, Fijay Muhamad Faozan menegaskan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah murni dari para muzaki (pembayar zakat) yang dikelola secara profesional dan transparan. "Penyaluran ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang kami kelola benar-benar memberikan dampak produktif. Melalui program Majalengka Peduli, kami ingin hadir secara nyata untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama di sektor kesehatan," ujar Fijay. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Majalengka akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk fasilitas kesehatan milik daerah, guna memastikan akses layanan kesehatan tidak terhambat oleh faktor ekonomi. Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan beban masyarakat dapat berkurang dan mereka dapat kembali beraktivitas dengan sehat dan produktif. BAZNAS Majalengka pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menitipkan zakat dan infaknya melalui lembaga resmi demi pembangunan kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #Kemanusiaan #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Rutilahu bagi Warga Leuwikidang melalui Program Majalengka Peduli
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Rutilahu bagi Warga Leuwikidang melalui Program Majalengka Peduli
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan umat. Pada Selasa (21/04/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, secara simbolis menyerahkan bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Bapak Edward, warga Desa Leuwikidang, Kecamatan Kasokandel. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Perwujudan Program Unggulan "Majalengka Peduli" Bantuan RLHB ini merupakan bagian integral dari Majalengka Peduli, salah satu dari lima program unggulan yang dicanangkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mengakselerasi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah berjuluk Kota Angin tersebut. Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa bantuan ini adalah amanah dari para muzaki (pembayar zakat) yang dikelola secara profesional untuk membantu mustahik (penerima zakat) yang benar-benar membutuhkan. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, kenyamanan, dan meningkatkan martabat keluarga penerima manfaat. Ini adalah bukti bahwa zakat hadir sebagai solusi nyata bagi problematika sosial di Majalengka," ujar H. Agus. Komitmen Pelayanan dan Transparansi Bapak Edward, selaku penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. Baginya, bantuan ini merupakan harapan baru untuk memiliki hunian yang lebih layak bagi keluarganya. Program RLHB sendiri menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar manusia. BAZNAS Majalengka memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari verifikasi hingga pendistribusian, dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terintegrasi. Melalui 5 Program Unggulan (Majalengka Taqwa, Majalengka Cerdas, Majalengka Sehat, Majalengka Ekonomi, dan Majalengka Peduli), BAZNAS berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius, harmonis, dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatMensejahterakanUmat #RumahLayakHuni #RLHB #InfoMajalengka #ZakatKita #PemberdayaanUmat #Kasokandel #Majalengka2026
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid Miftahul Huda Argamukti
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid Miftahul Huda Argamukti
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas fasilitas ibadah di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Kamis (21/04/2016), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Masjid Miftahul Huda, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Dewan Pengawas Baznas Drs. H. Nursiwanjaya kepada tiga orang perwakilan panitia pembangunan Masjid Miftahul Huda yang hadir memenuhi undangan pihak BAZNAS. Dukungan untuk Kenyamanan Beribadah Drs. H. Nursiwanjaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa stimulan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzzaki di Kabupaten Majalengka. Beliau berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemenuhan fasilitas masjid sehingga masyarakat Desa Argamukti dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. "Bantuan ini adalah amanah dari para muzzaki. Kami berharap sarana keagamaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemakmuran Masjid Miftahul Huda serta menjadi motivasi bagi warga untuk terus bergotong-royong dalam kegiatan keagamaan," ujar beliau. Apresiasi dari Pihak Masjid Perwakilan panitia Masjid Miftahul Huda menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti untuk melengkapi sarana masjid yang saat ini memang sedang membutuhkan perhatian. Kegiatan penyerahan berlangsung dengan khidmat dan tertib, menandai sinergi yang kuat antara lembaga amil zakat dengan masyarakat di tingkat desa dalam upaya membangun fondasi spiritual yang lebih kokoh di Bumi Sindangkasih. #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #InfoBaznas #Argapura #MasjidMiftahulHuda #ZakatKuatkanUmat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Hadiri Walimatussafar Haji Kepala Dinas Kesehatan
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Hadiri Walimatussafar Haji Kepala Dinas Kesehatan
MAJALENGKA – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri undangan kegiatan Walimatussafar Haji Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si, yang bertempat di Rumah Anggur By Kisana, Blok Cibatu, Munjul, Majalengka. Acara yang berlangsung khidmat pada pukul 16.00 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta jajaran Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majalengka. Doa Restu dari Pimpinan Daerah Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan ucapan selamat dan doa restu kepada Bapak dr. Agus Suratman beserta istri yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci. "Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pak Kadinkes beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh," ujar Bupati dalam arahannya. Hikmah Ibadah Haji Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Didin Misbahudin. Dalam ceramahnya, beliau memaparkan makna mendalam di balik ibadah haji sebagai rukun Islam kelima. Beliau menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta bentuk ketaatan atas panggilan-Nya. Kehadiran BAZNAS sebagai Sinergi Ummat Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka dalam acara ini mempertegas jalinan silaturahmi yang kuat antara lembaga zakat dengan jajaran Pemerintah Daerah Majalengka. H. Agus Asri Sabana menyampaikan selamat menjalankan ibadah haji kepada dr. Agus Suratman, seraya berharap keberangkatan ini membawa keberkahan bagi keluarga dan juga bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Majalengka kedepannya. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk keselamatan para calon jamaah haji asal Kabupaten Majalengka yang akan segera berangkat ke Baitullah. #BAZNASMajalengka #Walimatussafar #Haji2026 #MajalengkaLangkungSae #DinkesMajalengka #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan #SinergiPemerintah
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Paparkan Program SIGAP di Hadapan Komisi IV DPRD
BAZNAS Majalengka Paparkan Program SIGAP di Hadapan Komisi IV DPRD
MAJALENGKA, 21 April 2026 Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, melakukan audiensi strategis bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka di Aula Banmus DPRD, Selasa (21/4). Pertemuan ini secara khusus membahas penguatan dan progres Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Mengenakan seragam Biru BAZNAS, H. Agus Asri Sabana hadir didampingi jajaran pimpinan lengkap, di antaranya Waka I Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Waka III Embed Humed, M.Pd., Kepala Pelaksana Drs. Uuh Patulloh, Sekretaris Iwan S. Anwar, M.Pd., serta para Kepala Divisi Pengumpulan, DFR, dan Keuangan. Membangun Karakter Melalui Sedekah Dalam audiensi tersebut, BAZNAS memaparkan bahwa SIGAP merupakan program inovatif yang menyasar siswa tingkat PAUD, TK, hingga Sekolah Dasar (SD). Program ini bukan sekadar pengumpulan dana, melainkan instrumen edukasi untuk menanamkan karakter gemar bersedekah dan peduli sesama sejak usia dini. Melalui media "Kencleng SIGAP" yang didistribusikan ke sekolah-sekolah, para siswa diajak menyisihkan sebagian uang saku secara sukarela. Keunggulan program ini terletak pada asas manfaat kembalinya, di mana sebagian dana yang terhimpun akan disalurkan kembali untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah yang bersangkutan. "Program SIGAP adalah investasi karakter. Kita ingin mencetak generasi masa depan yang memiliki empati tinggi. Selain mengedukasi, dana ini juga kembali ke sekolah untuk membantu siswa kurang mampu atau memperbaiki fasilitas belajar," ungkap H. Agus Asri Sabana di hadapan anggota dewan. Dukungan Legislatif untuk Pendidikan Berbasis Karakter Pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi positif terhadap langkah BAZNAS yang mulai menyentuh sektor edukasi dasar. Program ini dinilai selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam membentuk profil pelajar yang religius dan memiliki kesalehan sosial. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jangkauan Program SIGAP dapat semakin luas, sehingga semangat "Dari Siswa, Oleh Siswa, dan Untuk Siswa" dapat menjadi gerakan masif di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #EdukasiZakat #KarakterDermawan #MajalengkaPintar #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →