WhatsApp Icon
Dukung Program BENGRAS 2026, BAZNAS Majalengka Bersama Pemkab dan Rotary Club Selenggarakan Operasi Katarak Gratis

MAJALENGKA (9 Juni 2026)  Menyadari pentingnya menjaga nikmat indera penglihatan sebagai anugerah Allah SWT, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri langsung pembukaan kegiatan Bulan Gerakan Bebas Katarak Serentak (BENGRAS) Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Kegiatan kemanusiaan yang berfokus pada operasi katarak massal secara gratis ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Talaga pada Selasa (9/6/2026).

Acara BENGRAS 2026 ini dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dengan mengucap kalimat thayyibah, "Bismillahirrahmanirrahim". Program mulia yang menyasar masyarakat kurang mampu ini terselenggara berkat kolaborasi sinergis antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Bank bjb, serta didukung penuh oleh Rotary Club Bandung selaku sponsor utama.

Dalam sambutan resminya, Bupati Majalengka menyampaikan rasa syukur yang mendalam ke hadirat Allah SWT atas terlaksananya gerakan ini. Beliau menekankan bahwa kesehatan indera penglihatan merupakan modal utama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Mata adalah jendela dunia yang memungkinkan umat untuk belajar, bekerja, dan beraktivitas secara optimal demi menjemput rezeki dan rida-Nya.

"Gangguan penglihatan dan kebutaan bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga masalah sosial dan ekonomi. Ketika seseorang kehilangan penglihatannya, mereka terpaksa bergantung pada orang lain sehingga menjadi beban bagi keluarga. Melalui program BENGRAS yang berkesinambungan ini, kita tidak hanya mengembalikan penglihatan mereka, tetapi juga mengembalikan kemandirian, produktivitas, dan senyuman saudara-saudara kita," ujar Bupati Eman Suherman.

Setelah prosesi sambutan dan pembukaan resmi selesai dilaksanakan, Bupati Majalengka dengan didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka beserta Kepala Dinas Kesehatan segera beranjak untuk meninjau langsung alur pelaksanaan operasi katarak massal tersebut. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kenyamanan para mustahik, mulai dari meja pendaftaran, tahapan pemeriksaan awal, hingga kesiapan ruang operasi tempat tindakan medis berlangsung.

Berdasarkan data yang dipaparkan, urgensi operasi katarak di daerah memang sangat tinggi. Di Kabupaten Majalengka sendiri, pada tahun 2025 tercatat ada 2.659 kasus katarak dan baru 522 yang dioperasi. Sementara dari awal tahun 2026 hingga bulan Juni ini, ditemukan 1.797 kasus dengan 677 orang yang sudah ditangani, sehingga masih menyisakan sekitar 1.120 warga yang membutuhkan tindakan operasi.

Atas dasar itulah, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, Bank bjb, dan Rotary Club Bandung atas kontribusi nyata dalam meringankan beban sesama.

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah-tengah umat, khususnya dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke dalam program yang berdampak jangka panjang seperti sektor kesehatan ini. Sinergi ini diharapkan dapat membebaskan masyarakat Majalengka dari jerat kebutaan akibat katarak, sejalan dengan visi mewujudkan daerah yang lebih sejahtera dan berkah.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatSehat #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakanUmat #BENGRAS2026

09/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Tanpa Lelah Menjemput Berkah: Usai Buka BENGRAS, Ketua BAZNAS Majalengka Langsung Bergerak Tegakkan Kasaean di Jatipamor

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan sarana ibadah di masyarakat. Sesaat setelah mengikuti pembukaan Bulan Gerakan Bebas Katarak Serentak (BENGRAS) Kabupaten Majalengka Tahun 2026 di UPTD Puskesmas Talaga, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., langsung bergerak menuju Desa Jatipamor, Selasa (9/6/2026).

Kehadiran Ketua BAZNAS beserta jajaran di Desa Jatipamor tersebut bertujuan untuk menyerahkan bantuan stimulan secara langsung demi kelancaran pembangunan Masjid Al Inayah, yang berlokasi tepat di lingkungan Kantor Desa Jatipamor.

Sambutan Hangat dan Penyerahan Langsung

Kedatangan tim BAZNAS Kabupaten Majalengka disambut dengan penuh kehangatan dan rasa syukur oleh panitia pembangunan masjid serta jajaran pemerintahan desa di ruang Kepala Desa Jatipamor.

Setelah berdiskusi singkat dan meninjau langsung progres fisik pembangunan di lapangan, penyerahan bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS di lokasi pembangunan masjid. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa Jatipamor, jajaran panitia pembangunan, serta para tokoh masyarakat setempat.

Wujud Sinergi dan Atensi Bupati Majalengka

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban lembaga dalam mentasharufkan dana umat, melainkan juga wujud nyata sinergi yang kuat antara BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Beliau menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan arahan dan atensi mendalam dari Bapak Bupati Majalengka, yang sangat menaruh perhatian besar terhadap kenyamanan tempat ibadah masyarakat.

"Alhamdulillah, apa yang BAZNAS lakukan hari ini adalah bukti komitmen sinergi kami dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bapak Bupati senantiasa memberikan atensi dan mengharapkan agar sarana-sarana ibadah di Kabupaten Majalengka ini sarat akan kebaikan dan kondisinya harus 'langkung sae' (lebih baik). Dengan sarana yang representatif, insya Allah kekhusyukan masyarakat dalam beribadah pun akan semakin meningkat," tutur H. Agus Asri Sabana.

Beliau juga mendoakan agar bantuan yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzakki ini mendatangkan keberkahan, melancarkan sisa proses pembangunan, serta menjadi ladang amal jariyah yang terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat.

Apresiasi Pemerintah Desa

Pihak Pemerintah Desa Jatipamor bersama segenap panitia pembangunan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka serta Pemerintah Daerah. Bantuan ini dirasakan sangat berarti dalam mempercepat rampungnya Masjid Al Inayah, sehingga dapat segera makmur digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan warga.

Kegiatan safari kemanusiaan BAZNAS dalam satu hari penuh ini—mulai dari bidang kesehatan masyarakat lewat program BENGRAS hingga bidang dakwah keagamaan—menegaskan peran aktif BAZNAS dalam mendukung terwujudnya visi Majalengka yang religius, sejahtera, dan penuh keberkahan.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #SinergiUmat #MajalengkaBerkah #ZakatTumbuhBermanfaat #PembangunanMasjid #MajalengkaReligius #ZakatMensejahterakanUmat

09/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Wujud Sinergi dan Atensi Bupati, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rehabilitasi Ponpes Darussalam Desa Kareo

MAJALENGKA, BAZNAS  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan di wilayahnya. Sebagai agenda kegiatan ketiga pada hari yang sama, Selasa (09/06/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta jajaran langsung bergerak menuju Desa Kareo, Kecamatan Banjaran, untuk menyerahkan secara resmi Bantuan Rehabilitasi Pondok Pesantren Darussalam.

Langkah ini dilakukan sesaat setelah rombongan menghadiri Pembukaan Bulan Gerakan Bebas Katarak Serentak (BENGRAS) di UPTD Puskesmas Talaga dan menyerahkan bantuan stimulan pembangunan Masjid Al Inayah di Desa Jatipamor.

Prosesi Penyerahan dan Sambutan Hangat

Kehadiran Ketua BAZNAS beserta jajaran di Desa Kareo disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala Desa Kareo beserta jajaran perangkat desa dan Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam. Prosesi penyerahan bantuan tersebut berlangsung dengan khidmat di Kantor Desa Kareo, serta disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban regulasi lembaga dalam mentasharufkan dana umat. Lebih dari itu, program ini merupakan wujud nyata dari sinergi yang kuat antara BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka.

"Alhamdulillah, apa yang BAZNAS lakukan hari ini adalah bukti komitmen sinergi kami dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bapak Bupati senantiasa memberikan atensi dan mengharapkan agar sarana-sarana ibadah di Kabupaten Majalengka ini sarat akan kebaikan dan kondisinya harus 'langkung sae' (lebih baik). Dengan sarana yang representatif, insya Allah kekhusyukan masyarakat dalam beribadah pun akan semakin meningkat," tutur H. Agus Asri Sabana.

Beliau juga menegaskan bahwa langkah strategis ini selaras dengan arahan dan atensi mendalam dari Bapak Bupati Majalengka yang menaruh perhatian besar terhadap kenyamanan dan kelayakan tempat ibadah serta sarana pendidikan Islam bagi masyarakat.

Doa dan Keberkahan untuk Dana Umat

Menutup hantaran sambutannya, Ketua BAZNAS mendoakan agar bantuan yang bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) para muzakki ini mendatangkan keberkahan yang melimpah, melancarkan sisa proses pembangunan pesantren, serta menjadi ladang amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat.

Merespons kepedulian tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan nyata dari BAZNAS serta perhatian besar dari Bapak Bupati Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi keberlanjutan proses belajar-mengajar dan dakwah di pesantren.

Selepas seluruh rangkaian prosesi penyerahan selesai, Tim BAZNAS Kabupaten Majalengka beserta pihak desa dan tokoh masyarakat melaksanakan ibadah shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Jami Desa Kareo yang terletak tepat di depan Kantor Desa. Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmat #InfoMajalengka #KecamatanBanjaran #PonpesDarussalam

09/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kepedulian, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk MT Hidayatulloh Barokah Ciranca

MAJALENGKA (8/6)  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus bergerak nyata dalam menebar maslahat dan memperkokoh syiar Islam di pelosok daerah. Pada Minggu malam (8/6/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan sarana keagamaan kepada Majlis Taklim (MT) Hidayatulloh Barokah yang beralamat di Desa Ciranca, Kecamatan Malausma.

Bantuan diserahkan langsung oleh Eman Suherman, S.Pd.I., selaku Staf Media dan Publikasi yang juga merupakan bagian dari Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka. Kehadiran utusan BAZNAS ini disambut dengan kehangatan dan rasa syukur yang mendalam oleh Pimpinan MT Hidayatulloh Barokah, KH. Asep Al Asyari, bertempat di Ruang Majlis Taklim MT Hidayatulloh Barokah, Desa Ciranca.

Ikhtiar Memuliakan Rumah Kalam-Mu

Penyerahan bantuan sarana keagamaan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung fasilitas dakwah dan kenyamanan umat dalam menuntut ilmu agama. Melalui bantuan ini, diharapkan proses belajar-mengajar, pengajian rutin, serta kegiatan peribadatan di MT Hidayatulloh Barokah dapat berjalan dengan lebih khusyuk dan optimal.

Dalam suasana malam yang penuh khidmat, Eman Suherman, S.Pd.I., menyampaikan amanah dari para agniya (muzakki) yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

"Alhamdulillah, rida Allah SWT mengantarkan langkah kami malam ini untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan amanah umat berupa bantuan sarana keagamaan ini. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa menjadi wasilah mengalirnya keberkahan, menyemarakkan syiar Islam di Desa Ciranca, serta menjadi ladang pahala jariyah bagi para muzakki," tutur Eman saat menyerahkan bantuan.

Pancaran Syukur dari Penjaga Benteng Umat

Menerima bantuan tersebut, Pimpinan MT Hidayatulloh Barokah, KH. Asep Al Asyari, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kepedulian yang menyentuh langsung kebutuhan jemaah di pelosok Kecamatan Malausma.

"Atas nama pimpinan, jemaah, dan warga Desa Ciranca, kami menghaturkan jazakumullahu khairan katsiran kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan sarana keagamaan ini sangat berarti bagi kami di sini. Insya Allah, setiap untaian doa dan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan di majlis ini akan mengalirkan pahala tak terputus untuk keluhuran BAZNAS dan keberkahan masyarakat Majalengka," ungkap KH. Asep Al Asyari dengan penuh ketulusan.

Komitmen Berkelanjutan BAZNAS Majalengka

Sebagai lembaga utama menyejahterakan umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bergerak di bawah kepemimpinan Dr. H. Embed Humed, M.M., terus menyelaraskan program-programnya demi kemaslahatan masyarakat secara luas. Tidak hanya tanggap dalam program kemanusiaan melalui Tim BTB, BAZNAS juga konsisten memperkuat pilar keagamaan dan pendidikan Islam guna mencetak generasi yang berakhlakul karimah.

Sinergi yang kuat antara ulama, umara, dan peran aktif lembaga zakat diharapkan mampu terus membawa Kabupaten Majalengka ke arah yang lebih berkah, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai nilai-nilai keislaman.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #MalausmaPeduli #BaznasTanggapBencana #SaranaKeagamaan #InfoMajalengka

08/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Senyum Bahagia Bapak Supaya: Merajut Asa Pedagang Bubur Garawastu Lewat Ikhtiar Modal Usaha BAZNAS Majalengka

BAZNAS MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan program kebermanfaatan bagi umat. Kali ini, dukungan nyata diberikan kepada pelaku usaha mikro guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah (mustahik) agar mampu berkembang menjadi lebih sejahtera.

Pada Senin (08/06/2026) pukul 10.07 WIB, BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan tambahan modal usaha kepada Bapak Supaya, seorang pedagang bubur warga Blok Kamis RT 004 RW 004, Desa Garawastu, Kecamatan Sindang.

Penyerahan Bantuan secara Langsung

Bantuan modal usaha tersebut diserahkan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan dilakukan oleh Staf Bidang Pelayanan dan Pendistribusian, Robbi Ferdian Rakasiwi, sebagai representasi amanah dari para muzakki (pembayar zakat) yang menitipkan dananya melalui BAZNAS.

"Alhamdulillah, puji dan syukur kehadirat Allah SWT, hari ini kami dapat menyalurkan amanah umat kepada Bapak Supaya. Bantuan tambahan modal ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Majalengka dalam program pemberdayaan ekonomi. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi beliau untuk meningkatkan usahanya," ujar Robbi Ferdian Rakasiwi usai penyerahan bantuan.

Ikhtiar Mendorong Kemandirian Ekonomi Umat

Program bantuan modal usaha ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi. Dengan pemberian modal ini, diharapkan roda perekonomian para pedagang kecil dapat terus berputar dan berkembang secara berkelanjutan, sejalan dengan visi mewujudkan Majalengka yang religius, adil, dan sejahtera.

Bapak Supaya menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam atas bantuan yang diterima. Baginya, tambahan modal ini sangat berarti untuk keberlangsungan usaha bubur yang menjadi sumber penghidupan utama keluarganya.

Doa dan Harapan untuk para Muzakki

Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka menyertai penyerahan ini dengan doa terbaik bagi penerima manfaat dan para donatur:

  • Bagi Penerima Manfaat: Semoga bantuan modal usaha ini mendatangkan keberkahan, meluaskan rezeki yang halal, serta menjadi jalan peningkatan kesejahteraan keluarga Bapak Supaya.

  • Bagi para Muzakki: Jazaakumullahu khairan katsiran. Semoga Allah SWT membersihkan harta yang telah dizakatkan, memberkahi sisa harta yang dimiliki, dan melipatgandakan pahala serta kesehatan bagi para muzzaki yang senantiasa mendukung program-program kemanusiaan BAZNAS Majalengka.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomiUmat #KecamatanSindang #InfoMajalengka

08/06/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha UMKM, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha UMKM, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus bergerak menebar kemaslahatan dan mengentaskan kemiskinan melalui program Majalengka Mandiri. Pada Rabu (20/5/2026), BAZNAS Majalengka yang diwakili oleh Staf Media dan Publikasi, Eman Suherman, S.Pd.I., secara resmi menyerahkan bantuan modal usaha kepada Ibu Elis Jubaedah, seorang pelaku UMKM produsen sistik vespa yang bertempat tinggal di Blok Jumat, Desa Cikijing, Kecamatan Cikijing. Penyerahan bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari komitmen asnaf zakat guna mengangkat harkat hidup para mustahik menjadi muzaki. Melalui penguatan sektor ekonomi mikro ini, BAZNAS berharap dapat menyokong penuh program strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae" (Majalengka Lebih Baik). Senyum Syukur di Blok Jumat Penyerahan bantuan dilakukan langsung di kediaman Ibu Elis Jubaedah dengan suasana penuh khidmat dan haru. Air mata kebahagiaan tak mampu dibendung oleh Ibu Elis saat menerima amanah dana zakat dari para agnia yang disalurkan melalui BAZNAS. Bantuan modal ini direncanakan akan langsung digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan penunjang produksi sistik vespa miliknya yang sempat terkendala keterbatasan modal. "Alhamdulillah ya Allah, terima kasih BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Bantuan ini sangat berarti untuk keberlangsungan usaha kecil saya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda," ungkap Ibu Elis dengan suara bergetar penuh syukur. Menunaikan Hak, Menggandeng Pemerintah Eman Suherman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS bukan sekadar bantuan sosial, melainkan penunaian kewajiban untuk menyampaikan hak para mustahik yang dititipkan Allah SWT. "Kami hadir di sini sebagai jembatan kebaikan, menunaikan kewajiban menyalurkan bantuan kepada mereka yang berhak menerimanya. Sektor UMKM seperti usaha sistik vespa Ibu Elis ini memiliki potensi besar jika ditopang dengan ikhtiar dan modal yang berkah. Semoga Allah memurnikan niat kita dan menjadikan usaha ini berkembang maju," tutur Eman. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci utama pembangunan daerah. Dengan lahirnya muzaki-muzaki baru dari program pemberdayaan ini, BAZNAS Majalengka optimis kesejahteraan umat akan meningkat secara merata dan berkah. Mengenal Program Majalengka Mandiri Sebagai informasi, Majalengka Mandiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berfokus pada pendayagunaan zakat produktif. Berbeda dengan bantuan konsumtif, program ini memberikan stimulasi berupa modal usaha, pendampingan, serta pelatihan bagi pelaku usaha mikro yang tergolong mustahik. Melalui skema pemberdayaan ekonomi yang terukur, BAZNAS Kabupaten Majalengka konsisten bergerak dari desa ke desa untuk memastikan roda ekonomi umat tetap berputar, sekaligus menjadi pilar pelaksana yang kuat demi mendukung kemajuan daerah yang selaras dengan semangat Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMBangkit #PemberdayaanUmat
BERITA23/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Ternak Domba, Wujud Nyata Mustahik Menjadi Muzakki
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Ternak Domba, Wujud Nyata Mustahik Menjadi Muzakki
MAJALENGKA (22 Mei 2026) Guna membentangkan sayap keberkahan dan menumbuhkan kemandirian ekonomi umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan modal usaha UMKM kepada Bapak Ganda Miskanda, seorang penguasa ternak domba asal Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Jumat (22/5/2026). Ikhtiar Memuliakan Umat Melalui Pemberdayaan Ekonomi Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi program produktif. Sektor peternakan domba yang ditekuni oleh Bapak Ganda Miskanda dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan menggerakkan roda ekonomi di wilayah perdesaan. Dalam prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar stimulus modal, melainkan bentuk amanah dari para muzakki yang menitipkan hartanya untuk disalurkan kepada mereka yang siap berikhtiar dengan sungguh-sungguh. "Alhamdulillah, melalui dana zakat yang dikelola, kita dapat menyuntikkan energi baru bagi usaha ternak domba Pak Ganda. Doa kami, semoga hewan ternak yang dipelihara senantiasa diberkahi, berkembang biak dengan sehat, dan menjadi jalan pembuka pintu rezeki yang melimpah bagi keluarga beliau," ujar Robi. Detail Pendukung dan Ungkapan Rasa Syukur Bapak Ganda Miskanda selaku penerima manfaat tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Berbekal bantuan UMKM ini, ia bertekad untuk memperluas kapasitas kandang dan meningkatkan kualitas pakan agar usaha ternak dombanya bisa lebih produktif. "Maturnuwun Gusti, terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka dan para muzakki. Bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan usaha kecil saya di Desa Wangkelang. Insya Allah, amanah ini akan saya jaga dan rawat sebaik-baiknya agar kelak saya juga bisa berganti peran menjadi orang yang memberi zakat (muzakki)," ungkap Ganda dengan mata berkaca-kaca. Latar Belakang: Menuju Majalengka yang Religius dan Sejahtera Program bantuan UMKM sektor peternakan ini sejalan dengan visi besar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan lokal. Dengan menyasar para pelaku usaha mikro di tingkat desa, BAZNAS berharap dapat menciptakan episentrum ekonomi baru yang mandiri dan berkarakter Islami. Melalui pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menebar kemaslahatan, merajut ukhuwah, dan memastikan bahwa setiap rupiah dana umat bertransformasi menjadi senyuman dan kemuliaan bagi sesama. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #UMKMBerdaya #PemberdayaanUmat #PilihanPertamaPembayarZakat
BERITA23/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Selamat dan Sukses untuk Para Peraih BAZNAS Majalengka Awards 2026: Menjadi Uswatun Hasanah Demi Kemaslahatan Umat
Selamat dan Sukses untuk Para Peraih BAZNAS Majalengka Awards 2026: Menjadi Uswatun Hasanah Demi Kemaslahatan Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka sukses menggelar perhelatan akbar BAZNAS Majalengka Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para tokoh, instansi, dan pelaku usaha yang konsisten menjadi motor penggerak kebaikan. Dalam anugerah yang berlangsung khidmat ini, terdapat 15 kategori penghargaan strategis yang dianugerahkan kepada 34 penerima award terpilih yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme yang mendalam atas terselenggaranya momentum penuh berkah ini. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar piagam formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas ketulusan hati para muzaki dan mitra strategis. “Merekalah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. Karena kami meyakini bahwa apresiasi itu penting. Ketika kebaikan dihargai, maka semangat untuk berbuat baik akan terus tumbuh dan bahkan tumbuh lebih besar lagi,” ucap H. Agus Asri Sabana dengan penuh optimisme dan mata yang berbinar penuh rasa syukur. Menjadi Uswatun Hasanah dan Penggerak Kemaslahatan Umat Kehadiran para peraih penghargaan dari berbagai unsur—mulai dari birokrat, instansi vertikal, hingga dunia usaha—diharapkan mampu memancarkan cahaya kebaikan dan menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik) yang menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Majalengka untuk saling bahu-membahu menuntaskan kemiskinan dan mengangkat harkat martabat kaum dhuafa. Berdasarkan keputusan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka, berikut adalah daftar para pejuang kebaikan yang berhasil meraih penghargaan pada BAZNAS Award 2026: 1. Kategori Muzaki Teladan (Pengusaha & Tokoh Masyarakat) Penghargaan ini diserahkan kepada para mujahid ekonomi dan pelaku dunia usaha yang senantiasa membersihkan harta dan menjemput keberkahan dengan menjadi teladan dalam menunaikan ZIS, di antaranya: H. Hendrian Suryatanagara (Ketua KADIN Kabupaten Majalengka) H. Memet Tasmat (Owner UD Putra TS Majalengka) H. Heri Syaripudin (Owner TB Cahaya Baru 6 Kasokandel) H. Yasin Yusnawan (Dari Ridho Teknik Kadipaten) Muhammad Iqbal Shafa (Owner FLNK Majalengka) H. Andri Andriana (Owner CV Anugrah Plast Injection) Dani Darmawan (Owner CV Darmawan Jaya) H. Doni Santoso (Owner Toko EMAS ABADI) 2. Kategori UPZ OPD dengan Pengumpulan Terbanyak Apresiasi tinggi atas dedikasi dan performa penghimpunan zakat terbaik di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka diraih oleh: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) 3. Kategori Tokoh Penggerak dan Kepala Daerah Peduli ZIS Amanah kepemimpinan yang bersinergi dengan kepedulian sosial melahirkan sosok penggerak yang dinobatkan kepada: Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka (Dianugerahi sebagai Tokoh Wanita Penggerak ZIS) Wawan Kurniawan (Camat Leuwimunding, dianugerahi sebagai Camat Peduli Gerakan ZIS) Kepala Desa Heubeulisuk, Kecamatan Argapura (Dianugerahi sebagai Kepala Desa Peduli Gerakan ZIS) 4. Kategori Unsur Vertikal Dukungan kokoh dari instansi vertikal yang dinilai memberikan komitmen penuh terhadap penguatan ekosistem zakat di daerah diberikan kepada: Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Kejaksaan Negeri Majalengka Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten Menumbuhkan Budaya Kebaikan yang Berkelanjutan Hadirnya jajaran tokoh dan institusi mulia ini laksana oase di tengah umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap momentum award ini menjadi pemantik lahirnya budaya gotong royong yang lebih masif. Ketika zakat dikelola dengan amanah dan muzaki menunaikannya dengan istiqamah, maka kesejahteraan masyarakat akan terwujud secara merata, membawa keberkahan yang mengalir bagi daerah. Together, kita wujudkan visi daerah yang sejahtera lahir dan batin, di bawah rida Allah SWT. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengkaAward2026 #ZakatTumbuhBermanfaat #PejuangZakat #MuzakiTeladan #UmatSejahtera
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memupuk Jiwa Dermawan Sejak Dini, SMPN 2 Kadipaten Serahkan Infak Program SIGAP ke BAZNAS Majalengka
Memupuk Jiwa Dermawan Sejak Dini, SMPN 2 Kadipaten Serahkan Infak Program SIGAP ke BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menerima penyaluran dana program Sedekah, Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP). Kali ini, amanah dan kepedulian yang besar datang dari keluarga besar SMPN 2 Kadipaten, yang secara resmi menyerahkan hasil pengumpulan infak para siswa-siswinya kepada Staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Mahmud Abdurrohman, pada Sabtu (22/05/2026). Dana yang terhimpun melalui "Kencleng SIGAP" ini menjadi bukti nyata dari hidupnya syiar islam dan suburnya sifat kedermawanan di hati para generasi muda Muslim di Majalengka. Sinergi Kebaikan untuk Karakter Generasi Rabbani Penyerahan infak ini bukan sekadar perpindahan dana, melainkan simbol dari keberhasilan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kepedulian sosial. Para siswa-siswi SMPN 2 Kadipaten dengan sukarela menyisihkan sebagian rezeki yang Allah titipkan untuk membantu sesama, mencerminkan sebuah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mengetuk pintu langit melalui amal saleh. Staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Mahmud Abdurrohman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya saat menerima setoran tersebut. "Alhamdulillah, antusiasme dan keikhlasan anak-anak kita di SMPN 2 Kadipaten sangat luar biasa. Ini adalah buah dari pembiasaan yang baik. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi pemberat timbangan kebaikan bagi para siswa, orang tua, serta para guru yang tanpa lelah mendidik mereka," ujarnya. Dari Siswa, Oleh Siswa, untuk Membantu Sesama Sebagai informasi, Program SIGAP BAZNAS Majalengka merupakan inisiatif edukasi filantropi yang menyasar pelajar dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat. Menggunakan media "Kencleng SIGAP", program ini dirancang khusus dengan asas manfaat yang kembali memakmurkan lingkungan sekolah itu sendiri. Mekanisme pengelolaan dana dikembalikan secara transparan demi kemaslahatan pendidikan, antara lain untuk: Perbaikan fasilitas sekolah yang rusak demi kenyamanan belajar mengajar. Renovasi dan pemeliharaan sarana ibadah (mushola/masjid sekolah) agar para siswa dapat beribadah dengan khusyuk. Bantuan sosial bagi siswa-siswi kurang mampu di sekolah asal, sehingga tidak ada lagi anak yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi. Melalui pengelolaan yang amanah bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing sekolah, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus merawat program ini demi mewujudkan visi daerah yang lebih berkah, maju, dan peduli. #MajalengkaLangkungSae #SIGAPBAZNAS #GenerasiPeduli #InfakSiswa #BAZNASMajalengka #EdukasiFilantropi #PemudaDermawan #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
MONITORING DAN EVALUASI BMM DI MASJID AL IMAM: SINERGI BAZNAS RI DAN BAZNAS MAJALENGKA PERKUAT PILAR EKONOMI DAN HIDUPKAN ROH KEMANDIRIAN UMAT
MONITORING DAN EVALUASI BMM DI MASJID AL IMAM: SINERGI BAZNAS RI DAN BAZNAS MAJALENGKA PERKUAT PILAR EKONOMI DAN HIDUPKAN ROH KEMANDIRIAN UMAT
MAJALENGKA (baznaskabmajalengka.go.id) Dalam upaya meneguhkan fungsi masjid sebagai episentrum kesejahteraan dan kemaslahatan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara langsung di Masjid Agung Al Imam, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (21/05/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan amanah dalam memastikan program pembiayaan mikro berbasis masjid tersebut dapat berjalan optimal, transparan, serta memberikan dampak nyata dalam membebaskan para pelaku usaha kecil dari jerat kemiskinan dan kesulitan modal. Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, sebuah capaian yang menyejukkan hati tercatat sejak dana bergulir ini pertama kali disalurkan pada September 2025 lalu. Program BMM di Masjid Al Imam terus menunjukkan grafik perkembangan yang positif dan penuh berkah. Jumlah penerima manfaat (mustahik) yang pada awalnya berjumah 50 orang, kini telah meluas dan bertambah hingga mencapai 73 jiwa. Fakta ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan, mampu melipatgandakan manfaat serta menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan sentuhan ekonomi. Kegiatan Monev yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, di antaranya Wakil Ketua I H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., Dewan Pengawas Drs. N. Nursiwandjaya, M.Si., serta Sekretaris sekaligus PIC BMM BAZNAS Kabupaten Majalengka Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd. Turut mendampingi pula Kepala Divisi Pengumpulan Uju Juhara, S.Pd., Kepala Bagian Administrasi, SDM dan Umum Eman Sulaeman, M.Pd., serta jajaran Tim BAZNAS RI yang turun langsung meninjau pergerakan ekonomi para mustahik di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, Tim BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya bahwa Program BMM dihadirkan sebagai instrumen pembiayaan qardhul hasan—yakni pinjaman kebajikan tanpa bunga dan tanpa agunan—yang murni dikelola oleh pihak masjid demi kemaslahatan umat. Program mulia ini tidak sekadar bertumpu pada bantuan permodalan usaha semata, tetapi membawa misi yang jauh lebih besar: yaitu memperkuat kembali fungsi historis masjid. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat rukuk dan sujud (ibadah ritual), melainkan juga bertransformasi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, jaring pengaman sosial, dan laboratorium kemasyarakatan yang menghidupkan kesejahteraan. Melalui rajutan sinergi yang kokoh antara BAZNAS, jajaran pengurus (DKM) masjid, dan para penerima manfaat, Program BMM diharapkan dapat terus bergulir membesar, merambah lebih banyak jamaah, serta berdiri tegak sebagai pilar solusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat. Ikhtiar ini sekaligus menjadi benteng pertahanan akidah guna mengikis habis ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman ribawi dan rentenir berbunga tinggi yang kerap mencekik kehidupan warga kecil. Dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan dana syariat yang akuntabel, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha mikro hingga kelak mampu bangkit dan bertransformasi dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki), demi terwujudnya tatanan masyarakat Majalengka yang berkah, maju, dan sejahtera. ? Dari Masjid untuk Umat, Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan Bersama. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BAZNASMicrofinanceMasjid #PemberdayaanEkonomiUmat #ZakatMenguatkanIndonesia #MasjidAlImam #QardhulHasan #KemandirianUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak Il Rofii, Jamaah Haji Kloter KJT06 di Tanah Suci Makkah
BAZNAS Kabupaten Majalengka Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak Il Rofii, Jamaah Haji Kloter KJT06 di Tanah Suci Makkah
MAJALENGKA (BAZNAS) Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka yang mendalam menyelimuti bumi Majalengka. Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah, Bapak Il Rofii, salah seorang Jamaah Haji Indonesia dari Kloter KJT06 asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya dalam prosesi suci ibadah haji di Rumah Sakit King Abdullah, Makkah Al Mukarramah, pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Kepergian almarhum yang terjadi di hari Jumat—hari yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan—serta di tengah-tengah pelaksanaan rukun Islam kelima, memantik untaian doa dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan laporan resmi yang diterima, almarhum sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif di rumah sakit rujukan Makkah sebelum akhirnya dinyatakan wafat menghadap Sang Khalik. Ketua beserta seluruh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Majalengka mengutarakan bahwa wafatnya almarhum di Tanah Suci merupakan sebuah rahasia ilahi yang penuh dengan tanda kemuliaan. Menjadi Dhuyufurrahman (tamu Allah) dan dipanggil pulang dalam keadaan beribadah di kota paling suci adalah akhir hayat yang diimpikan oleh setiap Muslim, sebuah penanda nyata dari indahnya husnul khatimah. "Kami atas nama institusi dan seluruh amilin-amilat BAZNAS Kabupaten Majalengka merasa sangat kehilangan, namun di sisi lain, kami juga mengagumi jalan pulang yang Allah anugerahkan kepada almarhum Bapak Il Rofii. Wafat di Makkah Al Mukarramah, di hari Jumat, saat sedang melaksanakan ibadah haji, adalah sebuah kemuliaan yang sangat besar. Semoga segala amal ibadah, zikir, dan setetes keringat almarhum selama di Tanah Suci diterima sebagai pahala haji yang mabrur oleh Allah SWT," ungkap perwakilan pimpinan BAZNAS dalam pernyataan resminya. Lebih lanjut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga melayangkan doa khusus agar keluarga besar yang ditinggalkan di tanah air senantiasa dianugerahi kelapangan dada, kekuatan iman, ketabahan, serta keikhlasan yang kokoh dalam menghadapi ujian takdir ini. Kehilangan sanak saudara yang sedang berada di tempat yang jauh tentu menyisakan kesedihan, namun kepastian bahwa almarhum berpulang ke dalam dekapan rahmat Allah SWT diharapkan menjadi penyejuk hati yang duka. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian keumatan yang berkesinambungan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Majalengka, untuk bersama-sama meluangkan waktu sejenak guna membacakan surah Al-Fatihah dan doa-doa terbaik demi kelapangan kubur almarhum Bapak Il Rofii. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu. Selamat jalan Bapak Il Rofii, doa kami semua menyertai kepulanganmu ke tempat tertinggi di sisi-Nya. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #TurutBerdukaCita #InnalillahiWainnailaihiRajiun #JamaahHajiIndonesia #Haji2026 #Majalengka #DoaUntukJamaahHaji #HusnulKhatimah #InfoMajalengka #BeritaDuka #MakkahAlMukarramah
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Dana Umat, BAZNAS RI Evaluasi Pengembangan Microfinance Masjid Al-Imam Guna Gerakkan Ekonomi Mustahik
Optimalkan Dana Umat, BAZNAS RI Evaluasi Pengembangan Microfinance Masjid Al-Imam Guna Gerakkan Ekonomi Mustahik
MAJALENGKA (BAZNAS) — Guna menggerakkan sendi-sendi ekonomi umat, Tim Verifikasi dan Evaluasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melakukan peninjauan mendalam terhadap program pengembangan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di kelompok BMM Masjid Al-Imam, Kabupaten Majalengka. Kehadiran tim pusat yang digawangi oleh Teguh Sugiarto (Divisi Ekonomi Pedesaan BAZNAS RI) bersama Muhammad Sholeh (Divisi Bank Zakat Mikro BAZNAS RI) ini membawa misi mulia untuk memacu pertambahan jumlah mustahik (penerima manfaat) sekaligus memperbesar nominal dana yang digulirkan demi tegaknya kemandirian jemaah secara produktif, akuntabel, dan berkelanjutan. Langkah strategis berbasis rumah Allah ini diambil sebagai ikhtiar nyata untuk memastikan roda perekonomian mikro jemaah dapat berputar lebih cepat tanpa ada dana kebajikan yang mengendap. Evaluasi menyeluruh ini memotret dinamika realitas di lapangan yang dinilai sangat beragam. Pihak pusat mencatat adanya kelompok yang tumbuh dengan sangat luar biasa berkembang, namun tidak menutup mata terhadap kelompok yang berjalan di tempat, bahkan menghadapi kendala pembiayaan macet. Menanggapi fenomena tersebut, Teguh Sugiarto dan Muhammad Sholeh memberikan edukasi penting mengenai urgensi kedisiplinan perputaran modal, seraya mengetengahkan potret keberhasilan Masjid Ibnu Batutah di Kabupaten Badung, Bali, sebagai teladan. Masjid tersebut awalnya menerima stimulan modal yang sama sebesar Rp150 juta untuk 50 mustahik pada tahun 2023. Melalui komitmen kuat tanpa membiarkan ada dana kebajikan mengendap (idle) di tingkat DKM maupun pendamping, dana bergulir tersebut kini melonjak menembus angka Rp950 juta dengan jangkauan penerima manfaat hampir 80 jiwa. Menjawab pertanyaan krusial mengenai kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk mendapatkan permodalan kembali, perwakilan BAZNAS RI menegaskan bahwa syariat dan manajemen profesional menggariskan pintu yang terbuka lebar. Mustahik sangat diperbolehkan menerima pembiayaan gelombang kedua, ketiga, dan seterusnya demi memperluas skala usaha. Namun, manajemen BAZNAS menetapkan dua syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan, yaitu rekam jejak pembayaran yang lancar dan pinjaman sebelumnya telah berstatus lunas. Amanah di dalam mengembalikan dana umat adalah kunci keberkahan. Apabila rekam jejaknya tidak lancar dan tidak disiplin, maka hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan berat dan catatan krusial bagi tim evaluator, meskipun bantuan sebelumnya sudah berstatus lunas. BAZNAS berkomitmen untuk merawat ekosistem ekonomi syariah yang sehat dan saling percaya demi melahirkan muzakki-muzakki baru di masa depan. Gerakan penguatan modal berbasis rumah ibadah ini kian menemukan momentumnya di kancah nasional. Fenomena penguatan ekonomi syariah berbasis masjid ini juga tengah diakselerasi secara masif oleh wilayah lain. Dilaporkan, BAZNAS DKI Jakarta saat ini menjalin kerja sama serupa dengan menargetkan sepertiga dari total 3.000 masjid di Jakarta untuk dijadikan mitra aktif pengelolaan microfinance. Berbekal kekuatan penghimpunan ZIS yang menyentuh angka Rp330 miIiar per tahun, kolaborasi lintas lembaga tersebut diyakini akan memberikan dampak akselerasi luar biasa bagi pemberdayaan ekonomi umat Islam. Tadi Malam Tim Evaluasi berkoordinasi intensif hingga larut malam bersama jajaran DKM Masjid Al-Imam dan Kabag Kesra Bapak Oka sebagai pemangku wilayah. BAZNAS RI siap mengucurkan dukungan perluasan manfaat, asalkan diimbangi dengan komitmen kolaborasi, pendampingan, serta konseling terstruktur demi menjaga ketahanan usaha mikro para jemaah. Dalam hal fleksibilitas pengelolaan dana BMM, pihak BAZNAS memberikan kelonggaran regulasi demi kemaslahatan bersama. Dana stimulan program sebesar Rp150 juta diperbolehkan untuk didistribusikan ke tiga masjid sekitar (masjid satelit) jika kuantitas jemaah di masjid utama relatif terbatas. Kendati demikian, kendali pembinaan dan tanggung jawab utama manajemen mutlak berada di bawah koordinasi satu masjid induk yang diusulkan di awal, guna meminimalisir risiko kegagalan kontrol. Pembatasan jarak geografis ini dilakukan demi efisiensi dana operasional awal sebesar Rp9 juta yang dikucurkan di tahun pertama, sekaligus menekan risiko membengkaknya beban non-teknis akibat pemantauan yang terlalu jauh. Rangkaian acara verifikasi lapangan tersebut diakhiri secara khidmat dengan sesi diskusi dan arahan langsung bersama semua amil serta pimpinan BAZNAS. Pertemuan evaluasi strategis ini bertempat di Ruang Rapat Aula Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 mulai jam 09.00 WIB. Melalui forum ini, sinergi internal diperkuat demi memastikan implementasi program berjalan selaras dengan regulasi nasional. Mengakhiri arahan, Tim BAZNAS RI kembali mengingatkan esensi penting dari aspek keberlanjutan program, yaitu kesadaran berinfak dari para mustahik jemaah. Dana infak yang disisihkan secara ikhlas oleh para peserta dari hasil keuntungan usaha mereka nantinya akan diproyeksikan menjadi pilar penyangga utama pembiayaan operasional pendampingan di tahun kedua, ketiga, dan seterusnya. Berdasarkan catatan monitoring, tingkat kesadaran infak dari para peserta dinilai masih minim dan memerlukan pendekatan spiritual yang lebih menyentuh hati agar kemandirian ekonomi umat dapat tegak berdiri di atas pilar gotong royong yang berkah di bawah payung visi daerah. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMicrofinance #PemberdayaanEkonomiUmat #MasjidAlImam #ZakatTumbuhBermanfaat #EkonomiSyariah #KemandirianMustahik #KesraMajalengka #BankZakatMikro
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut BAZNAS Development Forum, Majalengka Siap Menjadi Poros Kebangkitan Ekonomi Umat
Sambut BAZNAS Development Forum, Majalengka Siap Menjadi Poros Kebangkitan Ekonomi Umat
MAJALENGKA Alhamdulillah, sebuah kehormatan luar biasa sekaligus wujud kepercayaan nasional hadir di Bumi Sindangkasih. Menjelang perhelatan akbar BAZNAS Development Forum (BDF), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendampingi langsung Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, guna meninjau dan memastikan kesiapan lokasi acara pada Jumat malam (22/5/2026). Peninjauan yang berlangsung khidmat setelah menunaikan ibadah shalat Magrib ini bertempat di Gedung Yudha Abdi Negara, Komplek Pendopo Majalengka. Langkah ini diambil demi memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga fasilitas penunjang digital siap menyambut para pejuang zakat dari seluruh penjuru negeri pada Sabtu besok, pukul 15.00 WIB. Dibuka Langsung oleh Bupati Majalengka dan Dihadiri Tokoh Nasional Mengangkat tema besar "Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat", forum strategis ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Agenda mulia ini juga turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka serta deretan tokoh penting dan pemangku kebijakan nasional, antara lain: Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H. Ikhtiar Membumikan Zakat Secara Hybrid Mengingat urgensi dan skala kegiatan yang luas, BAZNAS Development Forum ini akan digelar secara hybrid. Selain tatap muka langsung (offline), syiar zakat ini juga disiarkan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang melibatkan seluruh pengurus BAZNAS kabupaten/kota se-Indonesia. Oleh karena itu, pengecekan teknis malam ini difokuskan pada keandalan jaringan internet dan perangkat multimedia agar pesan kebaikan dan strategi keumatan yang dibahas esok hari dapat tersampaikan tanpa kendala ke seluruh pelosok negeri. Di sela-sela peninjauan lokasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas amanah besar ini. "Kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menjadi tuan rumah agenda nasional ini merupakan sebuah penghargaan tinggi yang sangat kami apresiasi. Kehadiran Bapak Bupati beserta jajaran Forkopimda esok hari tentu menjadi lecutan semangat bagi kita semua. Insya Allah, momentum ini akan menjadi pemantik semangat kami untuk terus menebar manfaat, mengetuk pintu-pintu langit, dan membumikan zakat sebagai solusi nyata pengentasan kemiskinan," ujar H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim. Rajutan Ukhuwah di Wilayah Ciayumajakuning Sebagai wujud penguatan ukhuwah dan kolaborasi regional, selain dihadiri oleh internal BAZNAS Majalengka, perhelatan ini juga mengundang secara khusus para pimpinan BAZNAS dari wilayah se-Ciayumajakuning untuk hadir langsung di Pendopo Majalengka. Kehadiran delegasi dari BAZNAS Kabupaten Kuningan, BAZNAS Kabupaten Cirebon, BAZNAS Kota Cirebon, dan BAZNAS Kabupaten Indramayu diharapkan dapat menyatukan visi dalam menggerakkan roda ekonomi syariah berbasis zakat di Jawa Barat. Mari kita bersama-sama mendoakan agar agenda mulia besok berjalan dengan lancar, berkah, dan melahirkan gagasan-gagasan visioner yang mampu mengangkat harkat dan martabat para mustahik menjadi muzakki. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.#MajalengkaLangkungSae #BAZNASDevelopmentForum #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #KebangkitanEkonomiUmat #CiayumajakuningBerzakat #ForkopimdaMajalengka
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Kehadiran Direktur BAZNAS RI Lebih Awal, Ketua BAZNAS Majalengka: Kehormatan dan Berkah Bagi Umat
Sambut Kehadiran Direktur BAZNAS RI Lebih Awal, Ketua BAZNAS Majalengka: Kehormatan dan Berkah Bagi Umat
MAJALENGKA Pintu keberkahan dan ukhuwah terajut erat di Bumi Sindangkasih. Sehari menjelang perhelatan akbar BAZNAS Development Forum (BDF), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyambut langsung kehadiran Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang tiba lebih awal di Kabupaten Majalengka pada Jumat sore (22/5/2026). Prosesi penyambutan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan dan kekhidmatan Islami tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 16.00 WIB. Kehadiran perwakilan pimpinan pusat yang lebih awal ini menjadi penanda kuat atas pentingnya agenda strategis nasional yang akan diselenggarakan esok hari. Silaturahmi Hangat di Rumah Pejuang Zakat Pertemuan tatap muka di sore hari yang berkah tersebut diisi dengan perbincangan hangat seputar kesiapan teknis maupun substansi dari forum yang akan dihadiri oleh para pegiat zakat se-Indonesia. Kehadiran Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI ini juga menjadi bentuk dukungan moril langsung bagi seluruh jajaran amilin dan amilat di BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertindak sebagai tuan rumah. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan rasa takzim dan kebahagiaan yang mendalam atas kedatangan tamu agung dari ibu kota yang berkenan hadir lebih awal untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa cela. "Alhamdulillah, tsumma Alhamdulillah. Merupakan suatu kehormatan luar biasa bagi kami di daerah, menerima kehadiran Bapak Eka Budhi Sulistyo di Kantor BAZNAS Majalengka sore ini. Kedatangan beliau yang lebih awal satu hari sebelum acara tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga menjadi suntikan energi spiritual yang luar biasa bagi kami semua untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik demi suksesnya BAZNAS Development Forum esok hari," tutur H. Agus Asri Sabana dengan mata berkaca-kaca penuh rasa syukur. Komitmen Menjaga Amanah Kebangkitan Zakat Setelah beramah tamah di kantor BAZNAS, agenda dilanjutkan dengan koordinasi internal singkat untuk mematangkan beberapa poin penting terkait penguatan ekosistem zakat yang menjadi tema sentral forum nasional tersebut. Pertemuan sore itu ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar niat baik dan ikhtiar dalam membumikan syiar zakat ini senantiasa mendapatkan rida dan kemudahan dari-Nya. Sebagai informasi, setelah penyambutan di kantor BAZNAS, rombongan dijadwalkan bergerak menuju lokasi utama acara di Gedung Yudha Abdi Negara Komplek Pendopo Majalengka selepas ibadah shalat Magrib untuk melakukan peninjauan akhir area demi memastikan kesiapan acara offline maupun sistem daring via Zoom Meeting. Semoga langkah kaki para pejuang zakat ini dicatat sebagai amal saleh yang memperkokoh fondasi ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Majalengka tercinta. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #SambutTamuAgung #ZakatTumbuhBermanfaat #UkhuwahPejuangZakat #BAZNASDevelopmentForum
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi BAZNAS RI dan Majalengka: Survei Desa Cijurey, Siap Sulap Mustahik Menjadi Muzaki Lewat Balai Ternak Modern
Sinergi BAZNAS RI dan Majalengka: Survei Desa Cijurey, Siap Sulap Mustahik Menjadi Muzaki Lewat Balai Ternak Modern
BAZNAS MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mendampingi Tim Verifikasi dan Evaluasi BAZNAS RI melakukan survei lokasi ke Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Peninjauan lapangan ini dilakukan dalam rangka verifikasi kelayakan Desa Cijurey yang diajukan sebagai calon lokasi program produktif "Balai Ternak BAZNAS". Hadir langsung dalam agenda tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi oleh Wakil Ketua 3, Embed Humed, M.Pd., Kepala Pelaksana, Drs. Uuh Fathullah, serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. Adapun dari pihak pusat, hadir langsung Tim Verifikasi BAZNAS RI yang terdiri dari Teguh Sugiarto dari Divisi Ekonomi Pedesaan dan Muhammad Sholeh dari Divisi Bank Zakat Mikro BAZNAS RI. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Desa Cijurey beserta para tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa kunjungan tim verifikasi pusat ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi dan harapan para peternak lokal. Keinginan tersebut sebelumnya telah dihimpun dan diperjuangkan oleh BAZNAS Majalengka ke tingkat pusat beberapa bulan yang lalu. "Alhamdulillah, ikhtiar kita bersama direspons positif. Hari ini Tim Verifikasi BAZNAS RI turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan wilayah. Ini adalah bagian dari persiapan program kolaborasi akbar demi kemaslahatan umat di Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Balai Ternak BAZNAS sendiri merupakan program pemberdayaan ekonomi pedesaan yang dirancang secara modern, amanah, dan terintegrasi. Esensi utama dari program ini adalah mengentaskan kemiskinan dengan menyentuh aspek kemandirian ekonomi. Melalui pengelolaan peternakan yang produktif, program ini berkomitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di ruang kerja Kepala Desa Cijurey, pimpinan BAZNAS Majalengka dan Tim BAZNAS RI bersama Pemerintah Desa membahas empat pilar krusial demi memastikan keberlanjutan program, antara lain: Kesiapan Lahan: Memastikan lokasi penempatan Balai Ternak strategis, aman, dan sesuai dengan regulasi pemerintah. Potensi Pakan: Menilai ketersediaan sumber pakan hijau dan alternatif yang melimpah di sekitar wilayah desa. Sumber Daya Pengelola: Memastikan kesiapan mental, spiritual, serta komitmen keterampilan para peternak lokal yang akan dibina. Kesiapan Kandang: Perencanaan infrastruktur kandang yang higienis, sehat, serta ramah lingkungan. Jika lolos verifikasi, Balai Ternak di Desa Cijurey tidak sekadar menjadi kandang biasa, melainkan pusat pemberdayaan terpadu. Fasilitasnya dirancang lengkap, mulai dari area pemuliabiakan (pembibitan), penggemukan, bank pakan mandiri, pusat pengolahan hasil ternak, hingga sistem pengolahan limbah menjadi pupuk organik. Selama program berjalan, para peternak juga akan mendapatkan pendampingan intensif dari tim lapangan terkait manajemen kesehatan hewan hingga tata niaga pemasaran. Melalui sinergi yang kuat antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat, diharapkan zakat produktif ini dapat menjadi pilar kebangkitan ekonomi umat di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BalaiTernakBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MustahikMenjadiMuzaki #MajalengkaReligius
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Membangun Kemandirian Umat: BAZNAS Luncurkan 5 Kampung Zakat Percontohan di Majalengka
Membangun Kemandirian Umat: BAZNAS Luncurkan 5 Kampung Zakat Percontohan di Majalengka
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Dalam upaya nyata membangun ekosistem zakat yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program inovatif "Kampung Zakat" di lima wilayah percontohan. Agenda peluncuran strategis ini diselenggarakan di sela-sela acara pendistribusian akbar bantuan keagamaan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi. Program Kampung Zakat ini dirancang sebagai sebuah model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi secara komprehensif. Melalui program ini, intervensi dana zakat tidak lagi bersifat konsumtif sesaat, melainkan mencakup penguatan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembangunan lingkungan sosial yang berbasis pada kemakmuran masjid serta nilai-nilai luhur keagamaan. Lima Desa Pionir Gerakan Pemberdayaan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menjelaskan bahwa untuk tahap awal ini, terdapat lima desa dan kelurahan yang tersebar di beberapa kecamatan yang ditetapkan sebagai wilayah percontohan gerakan Kampung Zakat, yaitu: Desa Pilangsari (Kecamatan Jatitujuh) Desa Sukawana (Kecamatan Kertajati) Desa Randegan Kulon (Kecamatan Jatitujuh) Desa Kagok (Kecamatan Banjaran) Desa Banjaran (Kecamatan Banjaran) "Melalui penetapan lima wilayah percontohan ini, kita ingin menghadirkan sebuah miniatur pengelolaan zakat yang ideal, di mana zakat benar-benar hadir menjadi solusi konkret bagi problematika ekonomi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan langsung di tingkat desa," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh optimisme. Sinergi Visi Daerah dan Modernisasi Berbasis Masjid Lebih lanjut, program Kampung Zakat ini dinilai sangat selaras dan beriringan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Majalengka di bawah kepemimpinan Bupati Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M. Salah satu titik temu strategis dari program ini adalah dukungannya yang kuat terhadap akselerasi dan percepatan modernisasi masjid di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah ritual, namun dikembalikan fungsinya sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi umat. Sebagai wujud nyata dari integrasi program Kampung Zakat dalam bidang sosial kemanusiaan, pada momentum peluncuran tersebut BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pihak terkait turut menyerahkan bantuan stimulan pembangunan Rumah Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut. Komitmen Memperluas Manfaat Zakat Melalui peluncuran Kampung Zakat dan rangkaian program pendayagunaan lainnya, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya yang tanpa batas untuk terus memperluas jangkauan manfaat zakat. Instrumen spiritual ini dioptimalkan menjadi pilar utama pemberdayaan sosial serta penguatan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh pelosok Majalengka. InsyaAllah, dengan pengelolaan yang amanah, terukur, dan terintegrasi di dalam program Kampung Zakat ini, keberkahan dana zakat akan semakin dirasakan dampaknya secara nyata, sekaligus membawa Kabupaten Majalengka menuju tatanan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan religius sesuai semangat #MajalengkaLangkungSae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KampungZakat2026 #PemberdayaanUmat #EkonomiSyariah #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmaraUlama #MasjidMakmurUmatSejahtera
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Apresiasi Penggerak Kebaikan: BAZNAS Award 2026 Sukses Digelar, 34 Penerima Raih Penghargaan
Apresiasi Penggerak Kebaikan: BAZNAS Award 2026 Sukses Digelar, 34 Penerima Raih Penghargaan
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Dalam rangkaian acara akbar yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi, Penganugerahan BAZNAS Award Kabupaten Majalengka Tahun 2026 sukses diselenggarakan. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi nyata dari berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan belaka. Momentum ini dirancang sebagai pemantik besar guna memperkokoh semangat kebersamaan sekaligus membangun ekosistem zakat yang solid dan terpercaya di Majalengka. “Hari ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial penyaluran bantuan tersebut. Namun kami ingin menjadikan momentum ini sebagai penguatan dalam semangat kebersamaan dan penguatan ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka,” ujar H. Agus Asri Sabana saat memberikan laporan resmi. Apresiasi Multi-Sektor: 15 Kategori dan 34 Penerima Penghargaan Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa anugerah kebaikan ini didistribusikan secara komprehensif kepada berbagai unsur yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan maupun penyokong gerakan zakat. Penghargaan tersebut mencakup UPZ OPD, unsur vertikal, BUMD, tingkat kecamatan, desa/kelurahan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), berbagai satuan pendidikan, tokoh masyarakat, hingga para pengusaha atau aghniya. Secara keseluruhan, terdapat 15 kategori penghargaan strategis yang dianugerahkan kepada 34 penerima award terpilih. “Merekalah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. Karena kami meyakini bahwa apresiasi itu penting. Ketika kebaikan dihargai, maka semangat untuk berbuat baik akan terus tumbuh dan bahkan tumbuh lebih besar lagi,” ucap H. Agus Asri Sabana penuh optimisme. Daftar Para Peraih Penghargaan BAZNAS Award 2026 Berdasarkan keputusan resmi, berikut adalah beberapa nama tokoh, instansi, dan pengusaha yang berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori: 1. Kategori Muzaki Teladan (Pengusaha & Tokoh Masyarakat) Penghargaan ini diserahkan kepada para pelaku dunia usaha yang menjadi teladan dalam menunaikan ZIS, di antaranya: H. Hendrian Suryatanagara (Ketua KADIN Kabupaten Majalengka) H. Memet Tasmat (Owner UD Putra TS Majalengka) H. Heri Syaripudin (Owner TB Cahaya Baru 6 Kasokandel) H. Yasin Yusnawan (Dari Ridho Teknik Kadipaten) Muhammad Iqbal Shafa (Owner FLNK Majalengka) H. Andri Andriana (Owner CV Anugrah Plast Injection) Dani Darmawan (Owner CV Darmawan Jaya) H. Doni Santoso (Owner Toko EMAS ABADI) 2. Kategori UPZ OPD dengan Pengumpulan Terbanyak Apresiasi atas performa penghimpunan zakat terbaik di lingkungan Pemerintah Daerah diraih oleh: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) 3. Kategori Tokoh Penggerak dan Kepala Daerah Peduli ZIS Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka (Dianugerahi sebagai Tokoh Wanita Penggerak ZIS) Wawan Kurniawan (Camat Leuwimunding, dianugerahi sebagai Camat Peduli Gerakan ZIS) Kepala Desa Heubeulisuk, Kecamatan Argapura (Dianugerahi sebagai Kepala Desa Peduli Gerakan ZIS) 4. Kategori Unsur Vertikal Untuk instansi vertikal yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap ekosistem zakat, penghargaan diberikan kepada: Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Kejaksaan Negeri Majalengka Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten Menumbuhkan Budaya Kebaikan Berkelanjutan Hadirnya para tokoh, birokrat, dan pengusaha dalam jajaran penerima BAZNAS Award 2026 ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak (uswatun hasanah) yang menginspirasi seluruh masyarakat Majalengka. InsyaAllah, dengan kuatnya apresiasi dan kolaborasi yang terjalin, gerakan zakat di Kabupaten Majalengka akan semakin berkembang, modern, dan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan menuju tatanan #MajalengkaLangkungSae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASAward2026 #ApresiasiZakat #MuzakiTeladan #UPZPeduli #GerakanCintaZakat #SinergiUmat #Majalengka
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS Jabar Puji Kolaborasi Majalengka: Nilai BAZNAS Majalengka Solid, Baik, dan Inovatif
Pimpinan BAZNAS Jabar Puji Kolaborasi Majalengka: Nilai BAZNAS Majalengka Solid, Baik, dan Inovatif
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi luar biasa yang tercipta di Kabupaten Majalengka. Dalam sambutannya pada acara pendistribusian bantuan dan peluncuran program strategis di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi, beliau secara khusus memuji kepemimpinan Bupati Majalengka yang dinilai sangat harmonis dalam membangun komunikasi multi-pihak. Kolaborasi kokoh antara Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Majalengka, DPRD, serta sektor industri/dunia usaha di Majalengka terbukti mampu mengakselerasi gerakan zakat secara masif. Bapak Nana Sudiana menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan bukan tanpa alasan. Berdasarkan data dan laporan resmi yang dimiliki oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Majalengka saat ini telah berhasil mencatatkan indeks performa lembaga yang sangat baik, solid, dan penuh dengan terobosan inovatif, terutama dalam hal ketepatan pendistribusian serta efektivitas pendayagunaan dana umat. Sinergi Multi-Sektor sebagai Kunci Akselerasi Zakat Dalam pandangannya, keberhasilan tata kelola zakat di suatu daerah sangat bergantung pada seberapa kuat jalinan kemitraan antara umara (pemerintah) dan amilin (pengelola zakat). Majalengka dinilai sukses melampaui batas formalitas tersebut dengan melibatkan unsur legislatif (DPRD) dan sektor swasta secara aktif. "Kami di BAZNAS Jawa Barat memantau dengan saksama perkembangan di Majalengka. Sinergi yang dibangun bersama jajaran Bupati, DPRD, hingga merangkul dunia industri merupakan langkah yang luar biasa. Hasilnya terlihat nyata hari ini, di mana tata kelola ZIS di Majalengka memiliki indeks yang sangat baik, solid, dan selalu melahirkan inovasi baru," ungkap Pimpinan BAZNAS Jabar dengan penuh rasa syukur. Unggul dalam Transparansi Pendistribusian dan Pendayagunaan Lebih lanjut, Bapak Nana Sudiana menyoroti aspek pendistribusian dan pendayagunaan manfaat yang dinilai sangat produktif. Pola pendistribusian dana zakat di Majalengka terbukti tidak hanya bersifat konsumtif sesaat, melainkan mampu menyentuh aspek strategis kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Langkah BAZNAS Majalengka yang mampu mengoordinasikan bantuan secara merata di 343 desa/kelurahan, menginisiasi program Kampung Zakat, hingga berkolaborasi dengan perusahaan untuk perbaikan Rumah Layak Huni (Rutilahu) dan program sedekah karyawan (ASIK), menjadi bukti konkret dari indeks pendayagunaan yang dinilai tinggi oleh tingkat provinsi tersebut. Harapan Menjadi Role Model Tingkat Provinsi Menutup sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jabar berharap agar prestasi dan soliditas yang telah dicapai oleh Kabupaten Majalengka ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Keberhasilan sinergi multi-pihak ini diharapkan mampu menginspirasi kabupaten dan kota lain di Jawa Barat dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat secara modern dan akuntabel. InsyaAllah, dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen kepemimpinan daerah, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan semakin kokoh dalam menghadirkan kemaslahatan yang luas demi mewujudkan visi mulia masyarakat Majalengkaanu langkung sae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASJabar #BAZNASMajalengka #SinergiZakat #ZakatSolidInovatif #PemberdayaanUmat #KolaborasiUmaraUlama #JabarJuara
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Bupati Eman Suherman Tegaskan Komitmen Keagamaan Lewal Penyaluran Insentif BAZNAS Menuju Majalengka Langkung SAE
Bupati Eman Suherman Tegaskan Komitmen Keagamaan Lewal Penyaluran Insentif BAZNAS Menuju Majalengka Langkung SAE
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., menegaskan komitmen mendalam Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di wilayahnya. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara pendistribusian bantuan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi. Langkah ini disebutnya sebagai bagian integral dari perwujudan visi besar pembangunan daerah, yakni "Majalengka Langkung SAE". Dalam arahannya, Bupati Eman menyebutkan bahwa penyaluran dana zakat yang dihimpun secara profesional oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah bersama ulama terhadap para pejuang keagamaan di garda terdepan. Wujud Nyata Kehadiran Pemerintah untuk Pejuang Keagamaan Bupati Majalengka menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya kolaborasi penyaluran bantuan kemaslahatan umat ini. Kemitraan strategis ini dinilai berhasil menjangkau elemen-elemen penting penjaga syiar Islam di akar rumput. “Alhamdulillah hari ini BAZNAS bersama pemerintah daerah bisa mendistribusikan dana yang diperoleh kepada empat penerima, yaitu guru ngaji, imam masjid, marbot, dan petugas pemulasaraan jenazah,” ujar Bupati Eman Suherman dengan penuh rasa takzim. Beliau menambahkan bahwa perhatian besar terhadap sektor keagamaan ini bukanlah hal baru, melainkan telah menjadi komitmen kuat sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Majalengka, Bapak Dena Muhamad Ramdhan. Komitmen tersebut telah dituangkan secara tertulis ke dalam misi pertama pembangunan daerah, yaitu mewujudkan tatanan masyarakat Kabupaten Majalengka yang lebih baik, khususnya pada aspek sosial dan keagamaan. Mendorong Motivasi dan Respons Kehidupan Sosial Lebih lanjut, program pendistribusian ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan stimulan atau bantuan secara ekonomi semata. Pemerintah Daerah berharap bantuan ini dapat memicu motivasi yang lebih besar bagi para penerima manfaat untuk terus konsisten memberikan kontribusi terbaik di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Ini bentuk komitmen kami kepada masyarakat, khususnya para pejuang keagamaan, agar terus semangat dan mampu merespons kebutuhan sosial di lingkungannya,” katanya menegaskan. Alokasi Merata di 343 Desa dan Kelurahan Berdasarkan data teknis, besaran insentif yang disalurkan dalam momentum tersebut mencapai Rp1.000.000,- (satu juta rupiah) per orang. Secara total, anggaran berbasis dana zakat dan asnaf fisabilillah yang disalurkan oleh BAZNAS Majalengka mencapai Rp1.372.000.000,- (satu miliar tiga ratus tujuh puluh dua juta rupiah). Guna memastikan asas keadilan dan pemerataan, sasaran bantuan ini didistribusikan secara proporsional kepada empat orang penerima manfaat di setiap desa dan kelurahan, yang mencakup seluruh wilayah di 343 desa/kelurahan se-Kabupaten Majalengka. Melalui momentum ini, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat. Sinergi yang kuat antara umara, ulama, dan muzaki diyakini akan menjadi pilar utama dalam menghadirkan kemaslahatan, kedamaian, serta keberkahan yang melimpah bagi seluruh warga Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BupatiMajalengka #BAZNASMajalengka #KomitmenKeagamaan #InsentifPejuangAgama #SinergiUmaraUlama #GerakanCintaZakat #MajalengkaSaekeun
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS RI Puji Inovasi BAZNAS Majalengka: Program SIGAP dan ASIK Jadi Pelopor Nasional
Pimpinan BAZNAS RI Puji Inovasi BAZNAS Majalengka: Program SIGAP dan ASIK Jadi Pelopor Nasional
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Kegiatan pendistribusian bantuan dan peluncuran program strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Gedung Islamic Center tadi pagi mendapat apresiasi tinggi dari tingkat pusat. Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, secara terbuka memuji langkah-langkah inovasi yang dilahirkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurutnya, terobosan seperti Program SIGAP dan ASIK merupakan gerakan pelopor yang bahkan belum dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten atau Kota lain di Indonesia. Di awal sambutannya, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam hangat dari Ketua BAZNAS RI. Sedianya Ketua BAZNAS RI sangat berharap dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Majalengka, namun saat ini beliau harus menunaikan agenda strategis organisasi lainnya yang sedang berlangsung di Singapura. Apresiasi Atas Lahirnya Program Inovatif dan Visioner Dalam pengarahannya yang penuh motivasi, Dr. H. Rizaludin Kurniawan menyatakan rasa kagumnya terhadap akselerasi gerakan zakat di Kabupaten Majalengka. Kehadiran program-program baru dinilai sangat adaptif dalam menjawab tantangan zaman dan mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat secara inklusif. Secara khusus, beliau menyoroti dua program unggulan yang dinilai sangat visioner: Program SIGAP (Sedekah Infak Gerakan Anak Peduli): Langkah BAZNAS Majalengka dalam menanamkan karakter gemar berbagi sejak usia dini melalui lembaga pendidikan dipuji sebagai investasi umat jangka panjang. Keberhasilan menghimpun dana hingga miliaran rupiah dari sektor ini membuktikan bahwa potensi zakat jika dikelola dengan inovasi yang tepat akan berdampak luar biasa. Program BAZNAS ASIK (Aksi Sedekah Infak Karyawan): Strategi menjemput bola ke sektor industri dan perusahaan manufaktur dinilai sebagai terobosan cerdas. Gerakan ini dinilai mampu membangun budaya gotong royong yang berkelanjutan di lingkungan pekerja pabrik. "Inovasi seperti Program SIGAP dan ASIK ini merupakan catatan prestasi tersendiri. Gerakan-gerakan sekreatif ini belum kami temukan di BAZNAS kabupaten atau kota lainnya di Indonesia. Majalengka sukses menjadi pelopor," ujar Dr. H. Rizaludin Kurniawan di hadapan para hadirin. Sinergi Umara dan Ulama Sebagai Kunci Sukses Lebih lanjut, Pimpinan BAZNAS RI ini menekankan bahwa inovasi sehebat apa pun tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan kuat dari pemerintah daerah. Beliau pun ikut memuji keharmonisan hubungan antara BAZNAS Majalengka dengan jajaran Forkopimda dan Bupati Majalengka. Sinergi yang kokoh antara regulasi pemerintah dan profesionalitas lembaga amil zakat di Majalengka ini diharapkan dapat menjadi role model (percontohan) nasional bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia dalam hal tata kelola zakat yang modern, transparan, dan berdampak maslahat. InsyaAllah, dengan adanya pengakuan dan apresiasi dari BAZNAS RI, momentum ini akan semakin memicu semangat amilin BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus melahirkan kemudahan-kemudahan baru bagi muzaki dalam menunaikan kewajiban, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #InovasiZakat #ProgramSIGAP #BaznasASIK #PeloporZakat #ZakatModernAmanah
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Sinergi Kuat Bupati: Dukung Gerakan Zakat dan Sukseskan Lebaran Anak Yatim
Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Sinergi Kuat Bupati: Dukung Gerakan Zakat dan Sukseskan Lebaran Anak Yatim
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Di hadapan pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta ratusan tamu undangan yang memadati Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi (21/05), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan pidato sambutan yang penuh rasa syukur. Secara khusus, ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., atas dukungan luar biasa dan kontribusi nyatanya dalam menguatkan ekosistem zakat di daerah. Puncak apresiasi tersebut disematkan atas kepedulian pribadi sang Bupati yang memberikan sumbangsih besar demi menyukseskan program sosial kemanusiaan "Lebaran Anak Yatim". Kegiatan mulia yang direncanakan untuk menyantuni anak-anak yatim dari 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka ini menjadi bukti nyata hadirnya umara (pemerintah) di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Energi Besar dari Sinergi Pemerintah Daerah Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program strategis yang dijalankan oleh BAZNAS Majalengka tidak lepas dari peran aktif dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Majalengka. "Bagi kami, dukungan Pemerintah Daerah bukan hanya sebatas dukungan administratif atau kelembagaan semata. Lebih dari itu, kehadiran Pemerintah Daerah telah menjadi energi dan penguat semangat bagi kami dalam menjalankan amanah umat. Kami merasakan betul bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka hadir bersama BAZNAS, berjalan bersama, dan ikut memikirkan bagaimana zakat dapat menjadi solusi sosial," ungkap Ketua BAZNAS Majalengka dengan penuh ketulusan. Sinergi yang kokoh ini dinilai telah melahirkan banyak program produktif yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah. Sumbangsih Nyata Bupati untuk Kebahagiaan Anak Yatim Salah satu bentuk kepedulian konkret yang disoroti dalam sambutan tersebut adalah keterlibatan langsung Bupati Majalengka dalam menyukseskan agenda "Lebaran Anak Yatim". Kegiatan sosial kemanusiaan ini dirancang dengan konsep yang menyentuh hati, di mana anak-anak yatim akan diajak langsung berbelanja kebutuhan mereka secara mandiri di UD Putra TS. Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara pribadi berkenan memberikan perhatian khusus dengan menambahkan bantuan nyata untuk program tersebut. Kontribusi personal dari Bupati ini secara signifikan menambah kekuatan kuota santunan, melengkapi data yang sebelumnya telah dihimpun secara sukarela melalui dukungan infak dan sedekah dari UPZ Kecamatan di seluruh wilayah Majalengka. Langkah mulia dari orang nomor satu di Majalengka tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong bagi para aparatur sipil negara (ASN), pimpinan lembaga, dunia usaha, serta para muzaki lainnya yang memiliki kelapangan rezeki untuk ikut bergerak bersama BAZNAS dalam menghadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim. Menuju Majalengka yang Religius dan Penuh Keberkahan Menutup sambutannya, Ketua BAZNAS Majalengka berharap agar jalinan kemitraan antara Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ketika zakat dikelola dengan penuh amanah dan didukung oleh kebersamaan yang kuat, instrumen ini diyakini mampu menjadi pilar utama dalam mengurangi kemiskinan serta membangun masa depan umat yang lebih baik. InsyaAllah, dengan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, gerakan kemanusiaan ini akan membawa keberkahan yang melimpah, sekaligus mengantarkan Kabupaten Majalengka menuju tatanan yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #SinergiUmat #LebaranAnakYatim #BupatiPeduli #GerakanCintaZakat #MuzakiBerbagi #PemberdayaanUmat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Lebih dan Luncurkan Berbagai Program Strategis Komprehensif
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Lebih dan Luncurkan Berbagai Program Strategis Komprehensif
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar acara akbar pendistribusian bantuan dan peluncuran (launching) berbagai program strategis tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB s.d. selesai ini dipusatkan di Gedung Islamic Center Majalengka. Melalui dana zakat dan asnaf fisabilillah, BAZNAS menyalurkan bantuan total sebesar Rp1.372.000.000,- yang dialokasikan kepada 1.372 pejuang keagamaan di seluruh pelosok Majalengka. Acara berskala besar ini dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM; Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum.; Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M.; Wakil Bupati Bapak Dena Muhamad Ramdhan; serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Apresiasi untuk Pejuang Syiar dan Penguatan Ekosistem Zakat Dalam laporan resminya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa bantuan senilai Rp1.000.000,- per orang diberikan kepada 4 orang penerima manfaat (Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot, dan Petugas Pemulasaraan Jenazah) di setiap desa dan kelurahan yang tersebar di 343 desa se-Kabupaten Majalengka. "Mereka mungkin tidak selalu tampil di depan layar, tetapi merekalah yang setiap hari menjaga syiar Islam dan hadir di tengah masyarakat bahkan dalam situasi duka sekalipun," ujar H. Agus Asri Sabana penuh takzim. Selain penyaluran bantuan, momentum ini dioptimalkan untuk memperkuat ekosistem zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Penganugerahan BAZNAS Award Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Penghargaan ini dianugerahkan kepada 34 penerima yang terbagi dalam 15 Kategori Award, mulai dari unsur UPZ OPD, Kecamatan, Desa, DKM, hingga dunia usaha yang berkontribusi nyata dalam gerakan zakat. Sinergi Dunia Usaha dan Peluncuran Program Inovatif Sebagai langkah nyata pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, BAZNAS Majalengka secara resmi meluncurkan beberapa program unggulan baru, antara lain: Kampung Zakat: Diluncurkan di 5 desa/kelurahan pionir (Desa Pilangsari, Sukawana, Randegan Kulon, Kagok, dan Banjaran) yang berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan dakwah. Program Rutilahu: Penyerahan simbolis bantuan 5 unit Rumah Layak Huni hasil kolaborasi produktif BAZNAS Majalengka bersama PT Leetex Garment. Program BAZNAS ASIK (Aksi Sedekah Infak Karyawan): Gerakan sosial bagi karyawan pabrik/perusahaan yang diawali oleh komitmen karyawan UD Putra TS Majalengka dan PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi. Gerakan Wakaf Al-Qur'an: Mengajak umat menghadirkan mushaf layak bagi para santri dan lansia di pelosok, di mana salah satu donatur, Bapak H. Ade Haris Munadi, telah memulai dengan mewakafkan Rp5.000.000,-. Laporan Kinerja SIGAP, DAM Haji, dan Kesiapan Lebaran Anak Yatim Menjelang momentum 10 Muharram 1448 Hijriah mendatang, BAZNAS juga mengumumkan kesiapan agenda "Lebaran Anak Yatim". Dari target awal 10 anak per kecamatan (260 anak) , berkat dukungan sukarela UPZ Kecamatan dan bantuan pribadi dari Bupati Majalengka untuk 77 anak, total data sementara melonjak menjadi 401 anak yatim yang siap diajak berbelanja kebutuhan di UD Putra TS. Di samping itu, dilaporkan pula perkembangan dua program sukses lainnya: Program SIGAP (Sedekah Infak Gerakan Anak Peduli): Berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.155.162.566,- (periode Juli 2025–Mei 2026) dari berbagai satuan pendidikan termasuk lembaga PAUD (HIMPAUDI dan IGTK). Sejauh ini, dana yang telah didistribusikan untuk kemaslahatan siswa mencapai Rp786.050.000,-. Program DAM Haji: Sebanyak 95 jemaah haji asal Majalengka telah menitipkan pengelolaan DAM mereka dengan total dana terkumpul Rp299.250.000,-. Hewan DAM tersebut nantinya akan disembelih di desa masing-masing jemaah demi pemerataan distribusi pangan bagi warga miskin daerah. Apresiasi Atas Sinergi Multi-Pihak Menutup rangkaian laporan kegiatan, pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menghaturkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan administratif, kebijakan, dan moral yang tiada henti dari Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta BAZNAS RI. Sinergi kokoh ini diharapkan mampu terus menekan angka kemiskinan dan membawa kemaslahatan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat. InsyaAllah, setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki akan senantiasa dikelola secara amanah, profesional, dan transparan demi mewujudkan tatanan masyarakat Majalengka yang religius, maju, dan penuh keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #GerakanCintaZakat #KampungZakat2026 #ProgramSIGAP #PemberdayaanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Melalui Tadabur Alam di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Telusuri Sejarah Lokal dan Kelestarian Pohon Maja
Melalui Tadabur Alam di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Telusuri Sejarah Lokal dan Kelestarian Pohon Maja
SINDANGWANGI (20 Mei 2026) Kunjungan kerja Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., ke Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, tidak hanya membawa misi penyaluran bantuan keagamaan, melainkan juga menjadi sarana tadabur alam yang sarat akan makna spiritual, rasa syukur, dan refleksi kebudayaan. Dalam suasana sore yang penuh kehangatan, jajaran pengelola wisata dan pemerintah desa mengajak jajaran BAZNAS Majalengka mengulas kisah sejarah lokal yang menjadi pondasi kuat lahirnya destinasi wisata Pasar Bumi Pakuwon. Objek wisata ini tidak dibangun sekadar untuk mengejar popularitas modern, melainkan lahir dari ide luhur untuk menghidupkan kembali roh sejarah Desa Bantaragung sebagai tanah pelindung (Pakuwon artinya tempat bermukim atau perlindungan) yang subur dan penuh keberkahan alam. Konsep pasar tradisional yang menyatu dengan keasrian alam ini sengaja diciptakan untuk menjaga tradisi luhur masyarakat bergotong royong, bermuamalah secara jujur, sekaligus menjadi wadah ketahanan pangan dan ekonomi berbasis umat muslim setempat. Ketua BAZNAS Majalengka sangat mengapresiasi visi ini, di mana pariwisata maju tanpa harus mencabut akar sejarah dan nilai-nilai Islami masyarakatnya. Keterikatan sejarah Bantaragung dengan asal-usul Majalengka semakin menguat ketika rombongan BAZNAS diperkenalkan pada keberadaan Pohon Maja (Aegle marmelos), tanaman historis yang menjadi simbol utama dan cikal bakal berdirinya Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan istimewa tersebut, Ketua BAZNAS diberi kehormatan untuk melihat langsung bibit tanaman Pohon Maja yang kini statusnya sangat langka. Berdasarkan penuturan tokoh masyarakat setempat, saat ini hanya tersisa 2 (dua) pohon induk Maja yang masih berdiri kokoh di salah satu dusun bersejarah bernama Dukuh Maja. "Melalui momentum tadabur alam hari ini, kita tidak hanya mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT, tetapi juga melihat kembali jejak sejarah masa lalu daerah kita melalui bibit Pohon Maja ini. Pohon ini bukan sekadar tanaman, melainkan simbol perjuangan dan identitas Majalengka yang harus kita lestarikan bersama. BAZNAS sangat mendukung langkah pemerintah desa yang berencana melakukan penanaman massal bibit pohon ini di kawasan Dukuh Maja demi menjaga warisan anak cucu kita," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim. Pemerintah Desa Bantaragung menjabarkan rencana strategis ke depan untuk menjadikan Dukuh Maja sebagai pusat konservasi dan edukasi sejarah, di mana bibit-bit pohon Maja yang sedang disemai akan ditanam secara masif di wilayah tersebut. Langkah pelestarian alam ini dipandang sejalan dengan prinsip Islam, hablum minal 'alam (hubungan baik dengan alam), guna menjaga ekosistem sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis sejarah lokal (historical tourism). Melalui sinergi antara pembangunan sarana ibadah mushola yang dibantu oleh BAZNAS, pengembangan ekonomi kreatif di Pasar Bumi Pakuwon, serta pelestarian sejarah Pohon Maja di Dukuh Maja, Desa Bantaragung kini menjelma sebagai role model desa wisata yang seimbang secara spiritual, ekonomi, dan budaya. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #TadaburAlam #SejarahMajalengka #PohonMaja #DukuhMaja #PasarBumiPakuwon #Bantaragung #WisataSejarah #Sindangwangi #PelestarianAlam
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Kunjungi Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Paparkan Berikan Strategi Pemberdayaan SDM Lokal
Kunjungi Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Paparkan Berikan Strategi Pemberdayaan SDM Lokal
SINDANGWANGI Di sela-sela agenda kunjungan kerja kemanusiaan dan keagamaan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., berkesempatan menikmati keindahan alam sore hari di objek wisata Pasar Bumi Pakuwon, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi. Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka yang didampingi oleh Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., disambut dengan penuh kehangatan, keakraban, dan rasa syukur oleh pihak pengelola wisata serta jajaran pemerintah desa setempat. Dalam pertemuan penuh berkah tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan untuk pembangunan mushola di area objek wisata Pasar Bumi Pakuwon. Penyerahan bantuan ini merupakan langkah nyata dalam merealisasikan amanat luhur dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang menekankan bahwa setiap objek wisata yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka wajib menyediakan sarana ibadah yang layak, nyaman, dan representatif bagi para pengunjung. Suasana sore yang asri kemudian dilanjutkan dengan sesi obrolan hangat dan dialog interaktif antara BAZNAS Majalengka, pihak pengelola objek wisata, serta unsur pemerintahan desa. Dalam diskusi tersebut, Ketua BAZNAS Majalengka memberikan berbagai sumbangsih pemikiran strategis terkait pengembangan destinasi wisata ke depan, baik dari aspek penguatan infrastruktur maupun manajemen kualitas pelayanan publik. H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya menjaga kenyamanan wisatawan melalui kebijakan manajemen yang ramah pengunjung. Salah satu aspek krusial yang disoroti adalah standarisasi harga tiket masuk serta harga aneka kuliner atau jajanan di area wisata agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan para pelancong. Prinsip ini selaras dengan nilai Islam yang mengedepankan kemudahan dan keadilan dalam bermuamalah, demi menciptakan kesan positif dan keberkahan bagi para pencari rezeki di kawasan wisata. "Kolaborasi apik yang sudah terjalin dengan sangat baik saat ini antara pemerintahan desa, unsur pengelola, dan Pemerintah Kabupaten Majalengka harus tetap dioptimalkan secara berkelanjutan. Khususnya, fokus utama harus diarahkan pada rekrutmen dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda lokal," ujar H. Agus Asri Sabana dalam arahannya. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Majalengka mengajak jajaran pengelola untuk bersikap dinamis dan terus berinovasi dalam memajukan potensi daerah. Menurutnya, pengelola harus jeli melakukan studi banding dan memetik pelajaran berharga dari objek-objek wisata lain yang saat ini sedang naik daun. Pengelola dituntut mempelajari secara mendalam apa yang menjadi daya tarik utama tempat lain, lalu mengadaptasikannya sesuai dengan karakteristik kearifan lokal Desa Bantaragung. Merespons arahan serta bantuan yang diberikan, pihak pengelola Pasar Bumi Pakuwon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian, kepedulian, dan masukan berharga dari BAZNAS Majalengka. Mereka menegaskan komitmennya bahwa seluruh upaya pengembangan yang telah berjalan saat ini akan terus ditingkatkan dan dikembangkan sebaik mungkin demi kemajuan ekonomi berbasis umat serta kenyamanan beribadah di Desa Bantaragung. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #Bantaragung #PasarBumiPakuwon #PemberdayaanEkonomiUmat #WisataReligi #WisataMajalengka #PemudaProduktif #Sindangwangi
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Dukung Wisata Religi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Stimulan Pembangunan Mushola di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung
Dukung Wisata Religi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Stimulan Pembangunan Mushola di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung
SINDANGWANGI (20 Mei 2026) – Menjelang sore hari ini, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan wisata Pasar Bumi Pakuwon, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi. Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka yang didampingi oleh Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm. tersebut membawa misi keagamaan mulia, yakni menyerahkan secara langsung bantuan stimulan untuk pembangunan mushola di area wisata setempat. Kehadiran rombongan BAZNAS Majalengka disambut dengan penuh kehangatan dan rasa syukur oleh pihak pengelola wisata serta jajaran pemerintah desa Bantaragung yang telah bersiap di lokasi. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan fasilitas ibadah yang representatif bagi para pengunjung maupun pengelola wisata. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa dana bantuan yang diserahkan merupakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanatkan oleh para muzaki (pembayar zakat) untuk ditasarufkan (didistribusikan) sesuai syariat Islam, salah satunya untuk pembangunan rumah Allah SWT. "Bantuan yang kami serahkan hari ini adalah amanat dari para muzaki. Kami berharap dana stimulan ini dapat memancing kepedulian pihak-pihak lainnya, terutama membangkitkan semangat gotong royong masyarakat, agar pembangunan mushola ini dapat segera rampung dan membawa keberkahan serta manfaat luas bagi pengelola maupun para wisatawan," ujar H. Agus Asri Sabana. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat. Beliau menyampaikan amanat langsung dari Bupati Majalengka agar seluruh destinasi objek wisata di wilayah Kabupaten Majalengka wajib menyediakan sarana ibadah yang layak dan nyaman. Langkah ini selaras dengan upaya mewujudkan visi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi dan pariwisata, tetapi juga kokoh secara spiritual. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus bergerak menebar kemaslahatan umat, menjaga amanah para muzaki, dan mendukung program pembangunan sarana keagamaan demi kenyamanan beribadah di ruang-ruang publik. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #Bantaragung #WisataMajalengka #InfoMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →