Berita Terbaru
Sekda Majalengka: Kolaborasi Menjadi Kunci Optimalisasi Zakat untuk Kemanfaatan Masyarakat
MAJALENGKA Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka Aeron Randi, A.P., M.P. menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekda Majalengka saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi ZIS serta Aksi Sedekah dan Infak Karyawan (ASIK) yang digelar BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para Kepala Puskesmas, Kasubag TU Puskesmas se-Kabupaten Majalengka dan LABKESDA, Rabu (23/9/2026) pukul 13.00 WIB.
Menurut Aeron Randi, keberhasilan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari adanya sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, serta seluruh unsur yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kunci dari sebuah keberhasilan adalah kolaborasi,” demikian pokok pesan yang disampaikan Sekda Majalengka dalam sambutannya.
Ia menilai kolaborasi dalam pengelolaan zakat memiliki arti penting karena dana yang dihimpun dari masyarakat, khususnya melalui zakat profesi, dapat dikelola dan disalurkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Zakat Profesi Berbuah Program untuk Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Majalengka juga menyinggung berbagai program yang telah disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Berbagai program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana ZIS yang dikelola BAZNAS dan diarahkan untuk mendukung kemaslahatan masyarakat serta pembangunan daerah.
Ketua BAZNAS sebelumnya memaparkan lima program utama, yaitu Majalengka Sehat, Majalengka Mandiri, Majalengka Cerdas, Majalengka Taqwa, dan Majalengka Peduli.
Program-program tersebut mencakup berbagai sektor kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keagamaan hingga kepedulian sosial.
Salah satu bentuk kolaborasi yang telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka adalah pelaksanaan program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) pada 2025.
Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menanggung pembiayaan pendidikan bagi 70 mahasiswa yang tersebar di lima perguruan tinggi di Kabupaten Majalengka.
Selain itu, manfaat zakat juga diwujudkan melalui program Lebaran Anak Yatim yang membahagiakan lebih dari 400 anak yatim serta pemberian insentif kepada guru ngaji, imam masjid, dan pemulasara jenazah yang tersebar di 343 desa dan kelurahan.
Menurut Sekda, berbagai manfaat tersebut menunjukkan bahwa zakat profesi yang dihimpun dan dikelola BAZNAS memiliki keterkaitan langsung dengan berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Dorong Optimalisasi Pengumpulan ZIS
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa Rakor dan Sosialisasi ZIS serta ASIK tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS.
Agus memberikan apresiasi terhadap kontribusi zakat profesi dari lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka yang telah menunjukkan persentase cukup signifikan.
Namun demikian, menurutnya, masih terdapat beberapa bagian yang perlu terus dioptimalkan agar potensi zakat profesi dapat dihimpun secara lebih maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.
“Zakat yang ditunaikan bukan hanya menjadi kewajiban kepada Allah SWT, tetapi juga merupakan amanah sosial yang ketika dikelola dengan baik dapat menghadirkan kemanfaatan bagi sesama,” tutur Agus.
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah untuk Majalengka Langkung Sae
Kegiatan yang dibuka oleh Sekda Majalengka tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, Wakil Ketua I H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua III Embed Humed, M.Pd., dan Wakil Ketua IV Drs. H. Idi Purnama, M.M.
Kehadiran jajaran Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Kasubag TU Puskesmas, LABKESDA dan BAZNAS dalam satu forum menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta membangun kesamaan langkah dalam pengelolaan ZIS.
Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap potensi ZIS, khususnya zakat profesi, dapat terus dioptimalkan dengan prinsip amanah, transparan, profesional, dan sesuai ketentuan syariat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan semakin memperluas jangkauan manfaat zakat sekaligus mendukung berbagai ikhtiar pembangunan dan pelayanan masyarakat menuju Majalengka Langkung Sae.
Pada akhirnya, zakat yang ditunaikan para muzaki bukan sekadar angka penghimpunan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan dan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.
BERITA23/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Dorong Optimalisasi Zakat Profesi untuk Perluas Manfaat bagi Masyarakat
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendorong penguatan dan optimalisasi pengumpulan zakat profesi di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka. Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Aksi Sedekah dan Infak Karyawan (ASIK) bersama para Kepala Puskesmas, Kasubag TU Puskesmas se-Kabupaten Majalengka dan LABKESDA, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Aeron Randi, A.P., M.P. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS, khususnya zakat profesi dari lingkungan Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Majalengka.
Menurutnya, potensi zakat profesi yang ada di lingkungan pemerintahan perlu terus dioptimalkan agar semakin banyak dana zakat yang dapat dikelola secara amanah dan dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Apresiasi terhadap Zakat Profesi Dinas Kesehatan
Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi zakat profesi dari lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka yang dinilainya sudah menunjukkan persentase cukup signifikan.
Apresiasi tersebut, menurut Agus, menjadi modal penting untuk terus membangun kesadaran bersama bahwa zakat profesi bukan sekadar kewajiban individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa bagian yang perlu terus diperkuat agar potensi zakat yang ada dapat dihimpun secara lebih maksimal.
“Apa yang sudah berjalan tentu kami apresiasi. Namun masih ada beberapa bagian yang belum maksimal. Karena itu, melalui pertemuan ini kita ingin memperkuat koordinasi dan bersama-sama mengoptimalkan potensi ZIS yang ada,” ungkap Agus.
Ia berharap penguatan sinergi antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan dapat semakin meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat.
Zakat Profesi Kembali kepada Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana juga menjelaskan bahwa dana zakat yang dihimpun BAZNAS pada akhirnya dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan.
Ia memaparkan lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yaitu Majalengka Sehat, Majalengka Mandiri, Majalengka Cerdas, Majalengka Taqwa, dan Majalengka Peduli.
Kelima program tersebut menjadi instrumen BAZNAS dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi mustahik di berbagai bidang kehidupan.
“Zakat yang kita kelola ini manfaatnya kembali kepada masyarakat. Ada yang digunakan untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, keagamaan maupun kepedulian sosial,” jelasnya.
Menurut Agus, berbagai program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Majalengka mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
Satu Desa Satu Sarjana hingga Insentif Pelayan Umat
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS memaparkan sejumlah bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS yang telah dilaksanakan.
Salah satunya adalah program Satu Desa Satu Sarjana yang mulai dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka pada 2025. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menanggung pembiayaan pendidikan bagi 70 mahasiswa di lima perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Majalengka.
Selain bidang pendidikan, BAZNAS juga menghadirkan program Lebaran Anak Yatim yang telah memberikan kebahagiaan kepada lebih dari 400 anak yatim.
Pada bidang keagamaan dan pelayanan sosial, BAZNAS juga memberikan insentif kepada guru ngaji, imam masjid, dan pemulasara jenazah yang tersebar di 343 desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka.
Bagi Agus, berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata bahwa setiap zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS memiliki nilai kemanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Ketika zakat profesi kita tunaikan dan dikelola melalui BAZNAS, insyaallah manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, karena kita kelola dan distribusikan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Kolaborasi untuk Majalengka Langkung Sae
H. Agus Asri Sabana menegaskan, optimalisasi ZIS membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. BAZNAS tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah, perangkat daerah, lembaga pelayanan publik, serta para muzaki dan munfiq.
Karena itu, Rakor dan Sosialisasi ZIS serta ASIK bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan pengumpulan dan pemanfaatan ZIS.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Aeron Randi, A.P., M.P., sebelum membuka kegiatan menyampaikan bahwa kunci keberhasilan sebuah program adalah kolaborasi.
Ia menilai berbagai program yang telah disampaikan Ketua BAZNAS merupakan buah dari zakat profesi yang selama ini dikelola dan disalurkan BAZNAS untuk kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut semakin menegaskan bahwa zakat profesi yang ditunaikan para ASN dan karyawan bukan hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.
Melalui penguatan kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan seluruh unsur terkait, diharapkan potensi ZIS dapat terus dioptimalkan sehingga semakin banyak mustahik yang merasakan manfaatnya.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjaga amanah zakat, mengelolanya secara profesional, dan menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Zakat ditunaikan dengan penuh keikhlasan, dikelola dengan amanah, dan dihadirkan menjadi kemaslahatan.
BERITA23/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rakor ZIS dan ASIK, BAZNAS Majalengka Perkuat Kolaborasi Bersama Puskesmas Se-Kabupaten
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Aksi Sedekah dan Infak Karyawan (ASIK) bersama para Kepala Puskesmas, Kasubag TU Puskesmas se-Kabupaten Majalengka, serta jajaran LABKESDA, Rabu (23/9/2026) pukul 13.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pengelolaan ZIS tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Aeron Randi, A.P., M.P. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yakni Ketua H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Wakil Ketua I H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua III Embed Humed, M.Pd., dan Wakil Ketua IV Drs. H. Idi Purnama, M.M.
Perkuat Pengumpulan ZIS melalui Sinergi
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa Rakor dan Sosialisasi ZIS serta ASIK menjadi momentum penting untuk memperkuat sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS, khususnya melalui lingkungan Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Majalengka.
Menurutnya, penguatan pengumpulan bukan semata-mata berkaitan dengan capaian penghimpunan, tetapi juga merupakan bagian dari ikhtiar bersama agar dana zakat yang ditunaikan para muzaki dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi zakat profesi dari lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka yang saat ini telah menunjukkan persentase cukup signifikan.
Meski demikian, ia menyebut masih terdapat beberapa bagian yang perlu terus diperkuat agar potensi zakat profesi dapat dihimpun secara lebih optimal, amanah, dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
“Kita terus berupaya memperkuat dan mengoptimalkan pengumpulan ZIS. Apa yang telah berjalan tentu patut kita apresiasi, namun masih ada beberapa bagian yang perlu kita tingkatkan bersama,” ujar Agus.
ZIS Hadirkan Manfaat melalui Program BAZNAS
Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana juga memaparkan sejumlah program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diarahkan untuk memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan daerah menuju Majalengka Langkung Sae.
Program tersebut meliputi Majalengka Sehat, Majalengka Mandiri, Majalengka Cerdas, Majalengka Taqwa, dan Majalengka Peduli.
Melalui berbagai program tersebut, dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat, termasuk zakat profesi para ASN, disalurkan kembali dalam berbagai bentuk bantuan dan pemberdayaan bagi masyarakat yang berhak menerima.
Ketua BAZNAS menjelaskan, salah satu bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka telah diwujudkan melalui program Satu Desa Satu Sarjana yang mulai dilaksanakan pada 2025.
Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menanggung pembiayaan pendidikan bagi 70 mahasiswa yang tersebar di lima perguruan tinggi di Kabupaten Majalengka.
Selain bidang pendidikan, manfaat ZIS juga diwujudkan melalui program Lebaran Anak Yatim yang telah membahagiakan lebih dari 400 anak yatim, serta pemberian insentif kepada guru ngaji, imam masjid, dan pemulasara jenazah yang tersebar di 343 desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka.
Berbagai program tersebut menjadi gambaran bahwa zakat yang ditunaikan melalui lembaga pengelola zakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara terarah dan berkelanjutan.
Sekda: Kunci Keberhasilan adalah Kolaborasi
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Aeron Randi, A.P., M.P., dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan keberhasilan sebuah program.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, serta berbagai perangkat dan lembaga pelayanan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sekda juga menilai berbagai program yang telah dipaparkan oleh Ketua BAZNAS merupakan salah satu bentuk nyata manfaat dari zakat profesi yang selama ini dikelola BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Dengan demikian, penguatan kesadaran dan optimalisasi pembayaran zakat profesi di lingkungan pemerintahan diharapkan dapat semakin memperluas manfaat yang dirasakan masyarakat.
Meneguhkan Semangat Zakat sebagai Amanah
Rakor dan Sosialisasi ZIS serta ASIK bersama jajaran Puskesmas dan LABKESDA ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi ZIS.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, zakat merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran sesuai ketentuan syariat.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, diharapkan semakin banyak mustahik yang mendapatkan manfaat dan semakin luas pula kontribusi zakat dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae, melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan memberikan kemaslahatan bagi umat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakat Anda, Manfaat untuk Sesama.
BERITA23/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rabiul Akhir, Menyusuri Jejak Sejarah dan Menebar Kebaikan
MAJALENGKA Bulan Rabiul Akhir 1448 Hijriah yang dimulai pada 13 September 2026 menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenal kembali sejumlah peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Islam sekaligus mengambil hikmah yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Rabiul Akhir atau Rabiuts Tsani merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah. Sejumlah catatan sejarah Islam mengaitkan bulan ini dengan berbagai peristiwa pada masa Rasulullah SAW hingga perkembangan kehidupan umat Islam pada masa setelahnya. Di antara yang banyak dicatat adalah peristiwa Bani Nadhir dan turunnya Surah Al-Hasyr serta ekspedisi Rasulullah SAW ke wilayah Bahran pada tahun ketiga Hijriah.
Bagi umat Islam, mempelajari peristiwa tersebut bukan sekadar mengenang masa lalu. Sejarah dapat menjadi sarana untuk mengambil pelajaran tentang keteguhan iman, menjaga amanah, membangun kehidupan bermasyarakat, serta menumbuhkan kepedulian kepada sesama.
Mengenal Peristiwa Penting Rabiul Akhir
Salah satu peristiwa yang dikaitkan dengan Rabiul Akhir adalah peristiwa Bani Nadhir yang kemudian menjadi latar sejarah turunnya Surah Al-Hasyr. Dalam sejumlah literatur sirah yang dirujuk NU Online, peristiwa tersebut berkaitan dengan upaya mencelakai Rasulullah SAW dan berakhir dengan pengusiran Bani Nadhir dari Madinah. Kisah tersebut diabadikan antara lain dalam Surah Al-Hasyr ayat 2.
Peristiwa lainnya adalah ekspedisi Bahran atau Buhran pada tahun ketiga Hijriah. Rasulullah SAW memimpin pasukan menuju wilayah Bahran di kawasan Hijaz. Catatan sejarah yang dikutip sejumlah sumber menyebutkan bahwa perjalanan tersebut tidak berujung pada pertempuran langsung.
Selain itu, sejumlah sumber sejarah juga mencatat berbagai ekspedisi lain yang berlangsung pada Rabiul Akhir, termasuk pengutusan Khalid bin Walid kepada Bani Al-Harits bin Ka'ab pada tahun ke-10 Hijriah serta beberapa ekspedisi pada masa Rasulullah SAW.
Rabiul Akhir juga dikaitkan dengan wafatnya Umar bin Abdul Aziz pada tahun 101 Hijriah. Dalam berbagai literatur dan tulisan keislaman, ia dikenal sebagai khalifah dari Dinasti Umayyah yang banyak dikenang karena kebijakan pemerintahan dan perhatiannya terhadap keadilan sosial.
Sejarah sebagai Jalan Mengambil Hikmah
Berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa sejarah Islam tidak hanya berbicara mengenai peperangan atau pergantian kepemimpinan. Di dalamnya terdapat perjalanan panjang umat dalam menjaga keimanan, membangun masyarakat, menyelesaikan persoalan, serta mempertahankan nilai-nilai kebaikan.
Dari perjalanan Rasulullah SAW, umat Islam dapat mengambil pelajaran tentang keteguhan dalam menghadapi tantangan dan pentingnya menjaga hubungan sosial berdasarkan nilai-nilai yang diyakini.
Sementara dari berbagai catatan tentang kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz, umat dapat melihat pentingnya amanah dan perhatian terhadap masyarakat dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan.
Karena itu, mempelajari sejarah Islam tidak semestinya berhenti pada hafalan nama, tempat, dan tanggal. Lebih jauh, sejarah dapat menjadi ruang untuk mengambil ibrah atau pelajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dari Hikmah Sejarah Menuju Kepedulian Sosial
Salah satu bentuk nyata menerapkan nilai kebaikan adalah membangun kepedulian terhadap sesama.
Kepedulian dapat diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari membantu kebutuhan sehari-hari, memberikan makanan, mendukung pendidikan dan kesehatan, hingga berpartisipasi dalam program pemberdayaan masyarakat.
Sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Nilainya bukan hanya terletak pada jumlah yang diberikan, tetapi juga pada keikhlasan dan manfaat yang dapat dirasakan oleh penerimanya.
Semangat berbagi tersebut sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang saling membantu dan menguatkan. Dengan demikian, momentum mengenang perjalanan sejarah Islam dapat diterjemahkan menjadi gerakan kebaikan yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
BAZNAS Majalengka Hadir Mengelola ZIS untuk Kemanfaatan
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk disalurkan melalui berbagai program yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pengelolaan ZIS yang amanah dan terarah, masyarakat dapat mengambil bagian dalam menghadirkan manfaat bagi sesama sekaligus mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Mari menjadikan Rabiul Akhir 1448 Hijriah sebagai momentum untuk mengenal sejarah Islam, mengambil hikmah dari perjalanan umat terdahulu, serta memperkuat kepedulian sosial.
Teladani semangat kebaikan dengan berbagi. Salurkan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka:
???? BJB: 0137402262100???? BRI: 004601002689569???? BSI: 7313997361???? Mandiri: 1340000833334???? BJB Syariah: 5190301001182
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah???? Layanan Muzakki (WA): 0821-2416-9964?? Telp: (0233) 282414???? Email: [email protected]
22 September 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BERITA22/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rabiul Akhir, Momentum Menjaga Kualitas Ibadah dan Kepedulian Sosial
MAJALENGKA Bulan Rabiul Akhir dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama. Semangat beribadah yang tumbuh pada Rabiul Awal diharapkan terus dijaga melalui amalan yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan kualitas ibadah tidak semata-mata berarti memperbanyak amalan, tetapi juga memperbaiki niat, meningkatkan kekhusyukan, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam perilaku sehari-hari.
Momentum Rabiul Akhir dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kembali pelaksanaan ibadah, mulai dari ibadah wajib, amalan sunnah, hingga ibadah sosial seperti zakat dan sedekah.
Memperbaiki Ibadah Wajib dan Menambah Amalan Sunnah
Langkah meningkatkan kualitas ibadah dapat dimulai dengan memperbaiki pelaksanaan ibadah wajib. Salat lima waktu, misalnya, tidak hanya dilaksanakan tepat waktu, tetapi juga diupayakan dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan.
Selain ibadah wajib, umat Islam dapat menambah amalan sunnah sesuai kemampuan. Membaca Al-Qur'an, berdzikir, berdoa, memperbanyak istighfar, dan melaksanakan salat sunnah menjadi bagian dari amalan yang dapat membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hal penting lainnya adalah menjaga keikhlasan. Setiap ibadah hendaknya dilakukan dengan niat semata-mata mengharap rida Allah SWT, bukan sekadar menjadi rutinitas.
Kualitas ibadah juga tercermin melalui perubahan perilaku. Kesungguhan dalam beribadah diharapkan membentuk pribadi yang jujur, amanah, sabar, serta memiliki kepedulian terhadap hak dan kebutuhan orang lain.
Zakat dan Sedekah sebagai Wujud Kepedulian
Ibadah dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia kepada Allah SWT, tetapi juga mencakup hubungan dengan sesama. Zakat dan sedekah merupakan bentuk ibadah sosial yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat. Harta zakat disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya atau mustahik sesuai dengan ketentuan syariah.
Sementara itu, sedekah memiliki cakupan yang lebih luas dan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Membantu orang lain, berbagi makanan, memberikan kemudahan kepada sesama, maupun melakukan kebaikan lainnya merupakan bagian dari kepedulian sosial.
Melalui zakat dan sedekah, umat Islam tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan semangat berbagi.
Menjaga Konsistensi Kebaikan
Meningkatkan kualitas ibadah membutuhkan konsistensi. Semangat beribadah hendaknya tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi terus menjadi kebiasaan yang dijaga sepanjang waktu.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menetapkan target ibadah yang realistis sesuai kemampuan. Misalnya, menyediakan waktu untuk membaca Al-Qur'an setiap hari, memperbanyak dzikir dan doa, menjaga salat tepat waktu, serta menyisihkan sebagian rezeki untuk zakat dan sedekah.
Evaluasi secara berkala juga dapat membantu menjaga konsistensi. Setiap muslim dapat melihat kembali amalan yang telah dilakukan dan memperbaiki bagian yang masih kurang.
Kebaikan tidak selalu harus dimulai dari amalan yang besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dan penuh keikhlasan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kualitas kehidupan seorang muslim.
Lengkapi Ibadah dengan Menunaikan Zakat melalui BAZNAS
Bagi umat Islam yang telah memenuhi kewajiban zakat, menunaikannya melalui lembaga pengelola zakat merupakan salah satu bentuk ikhtiar agar zakat dapat dikelola dan disalurkan secara tepat kepada mustahik.
BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka layanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat maupun berdonasi melalui kanal resmi yang tersedia.
Masyarakat dapat menyalurkan zakat melalui rekening berikut:
BJB: 0137402262100
BRI: 004601002689569
BSI: 7313997361
Mandiri: 1340000833334
BJB Syariah: 5190301001182
Informasi dan layanan zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat diakses melalui:
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964?? Telepon: (0233) 282414???? Email: [email protected]
Mari menjadikan Rabiul Akhir sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, menjaga konsistensi dalam kebaikan, serta memperkuat kepedulian sosial melalui zakat dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menunaikan Zakat, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kemanfaatan.
BERITA22/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rabiul Akhir 1448 H Dimulai, Momentum Perkuat Ibadah dan Kepedulian
MAJALENGKA Bulan Rabiul Akhir 1448 Hijriah dimulai pada Minggu, 13 September 2026, dan berlangsung hingga Senin, 12 Oktober 2026. Momentum pergantian bulan Hijriah ini dapat dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, Rabiul Akhir 1448 H berlangsung selama 30 hari. Kehadiran bulan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan waktu terus berjalan dan setiap pergantian bulan dapat menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperbanyak kebaikan.
Tidak terdapat ibadah khusus yang diwajibkan hanya karena memasuki bulan Rabiul Akhir. Namun, umat Islam tetap dapat mengisinya dengan berbagai ibadah yang memiliki dasar dalam syariat, seperti menjaga salat wajib, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, serta melaksanakan ibadah sunnah.
Jadwal Rabiul Akhir 1448 H
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui rangkaian tanggal Rabiul Akhir 1448 H, berikut jadwalnya:
1 Rabiul Akhir 1448 H: Minggu, 13 September 2026
2 Rabiul Akhir: Senin, 14 September 2026
3 Rabiul Akhir: Selasa, 15 September 2026
4 Rabiul Akhir: Rabu, 16 September 2026
5 Rabiul Akhir: Kamis, 17 September 2026
6 Rabiul Akhir: Jumat, 18 September 2026
7 Rabiul Akhir: Sabtu, 19 September 2026
8 Rabiul Akhir: Minggu, 20 September 2026
9 Rabiul Akhir: Senin, 21 September 2026
10 Rabiul Akhir: Selasa, 22 September 2026
11 Rabiul Akhir: Rabu, 23 September 2026
12 Rabiul Akhir: Kamis, 24 September 2026
13 Rabiul Akhir: Jumat, 25 September 2026
14 Rabiul Akhir: Sabtu, 26 September 2026
15 Rabiul Akhir: Minggu, 27 September 2026
16 Rabiul Akhir: Senin, 28 September 2026
17 Rabiul Akhir: Selasa, 29 September 2026
18 Rabiul Akhir: Rabu, 30 September 2026
19 Rabiul Akhir: Kamis, 1 Oktober 2026
20 Rabiul Akhir: Jumat, 2 Oktober 2026
21 Rabiul Akhir: Sabtu, 3 Oktober 2026
22 Rabiul Akhir: Minggu, 4 Oktober 2026
23 Rabiul Akhir: Senin, 5 Oktober 2026
24 Rabiul Akhir: Selasa, 6 Oktober 2026
25 Rabiul Akhir: Rabu, 7 Oktober 2026
26 Rabiul Akhir: Kamis, 8 Oktober 2026
27 Rabiul Akhir: Jumat, 9 Oktober 2026
28 Rabiul Akhir: Sabtu, 10 Oktober 2026
29 Rabiul Akhir: Minggu, 11 Oktober 2026
30 Rabiul Akhir: Senin, 12 Oktober 2026
Ayyamul Bidh Rabiul Akhir
Selain menjalankan ibadah wajib, umat Islam juga dapat melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Pada Rabiul Akhir 1448 H, tanggal tersebut bertepatan dengan:
Jumat, 25 September 2026 — 13 Rabiul AkhirSabtu, 26 September 2026 — 14 Rabiul AkhirMinggu, 27 September 2026 — 15 Rabiul Akhir
Pelaksanaan ibadah sunnah tersebut menjadi salah satu pilihan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh di tengah aktivitas sehari-hari.
Rabiul Akhir, Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial
Selain meningkatkan hubungan dengan Allah SWT, pergantian bulan Hijriah juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial.
Kepedulian kepada sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk sederhana, seperti membantu tetangga, berbagi makanan, menyisihkan sebagian rezeki, membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, hingga menjaga silaturahmi.
Semangat berbagi juga dapat diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah. Bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat wajib zakat, menunaikan zakat merupakan kewajiban sekaligus bentuk kepedulian terhadap golongan yang berhak menerimanya.
Sementara itu, sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama.
Sambut Rabiul Akhir dengan Zakat dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menjadikan momentum Rabiul Akhir 1448 H sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi.
Masyarakat dapat mengakses layanan pembayaran zakat secara daring melalui Layanan Bayar Zakat BAZNAS. Selain pembayaran, tersedia pula kalkulator zakat dan sejumlah pilihan metode transaksi.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, atau sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, informasi layanan dapat diakses melalui:
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964?? Telepon: (0233) 282414???? Email: [email protected]
Masyarakat yang melakukan pembayaran melalui transfer bank diimbau untuk menyimpan bukti transaksi. Untuk transaksi transfer bank yang dilakukan tanpa kode pembayaran atau virtual account, konfirmasi pembayaran dapat dilakukan melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar memastikan dana yang dihimpun dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan, keagamaan, serta kepedulian kemanusiaan.
Rabiul Akhir bukan sekadar pergantian tanggal dalam kalender Hijriah. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan dan setiap hari merupakan kesempatan untuk menanam kebaikan.
Mari sambut Rabiul Akhir 1448 H dengan memperkuat ibadah, memperluas kepedulian, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Amanah, Transparan, dan Berdaya.
BERITA22/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tangis Haru Elin Pecah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Suami yang Terbaring Sakit
MAJALENGKA Tangis haru tak mampu dibendung Elin Herlina saat menerima kunjungan dan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka di kediamannya, Blok Colom RT 01/RW 07, Desa Jagasari, Kecamatan Cikijing.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Majalengka terhadap kondisi keluarga Elin yang tengah menghadapi ujian berat. Suaminya, Deni Mulyawan, saat ini masih menjalani perawatan di Ruang Al Kautsar Kelas 3 Rumah Sakit Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.
Deni yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan cilok di Yogyakarta, kini harus terbaring sakit setelah mengalami kondisi medis yang dalam keterangan keluarga disebut suspek TB perifer, anemia, dan asma.
Di tengah kondisi tersebut, keluarga Deni dan Elin juga menghadapi keterbatasan ekonomi. Penghasilan keluarga yang selama ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin tertekan karena Deni tidak dapat bekerja dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kondisi itu membuat Elin berada dalam situasi sulit. Bahkan, untuk melanjutkan pendidikan anaknya yang baru menyelesaikan jenjang SMP, Elin mengaku belum mampu memenuhi kebutuhan biaya pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Elin saat menerima kunjungan Eman Suherman, Staf Media BAZNAS Kabupaten Majalengka, di kediamannya. Dengan mata berkaca-kaca, Elin mengungkapkan kebingungan yang tengah dihadapinya dalam memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memikirkan biaya pengobatan suaminya.
BAZNAS Sampaikan Amanah Muzaki
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak hanya untuk menyampaikan rasa simpati, tetapi juga membawa amanah dari para muzaki untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Eman Suherman menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Elin. Bantuan diberikan karena kartu BPJS yang dimiliki keluarga saat ini dalam kondisi tidak aktif, sehingga biaya perawatan Deni menjadi salah satu persoalan yang harus dihadapi keluarga.
Bantuan tersebut diterima Elin dengan penuh haru. Bagi keluarga, kehadiran BAZNAS di tengah kondisi sulit bukan hanya memberikan dukungan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan penguatan moral bahwa mereka tidak menghadapi ujian tersebut seorang diri.
“Kami datang membawa amanah dari para muzaki. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan membantu kebutuhan pengobatan Bapak Deni,” ujar Eman saat menyampaikan bantuan.
Penyaluran bantuan tersebut turut disaksikan oleh unsur pemerintahan Desa Jagasari. Sebelumnya, pihak pemerintah desa bergerak cepat (gercep) menyampaikan informasi mengenai kondisi Deni dan keluarganya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Respons cepat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi masyarakat yang membutuhkan dapat segera mendapatkan perhatian dan bantuan.
Amanah Zakat Hadir di Tengah Ujian
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Kisah keluarga Deni Mulyawan menjadi salah satu gambaran bahwa persoalan kesehatan dapat berdampak luas terhadap ketahanan ekonomi sebuah keluarga, terlebih ketika pencari nafkah utama tidak lagi dapat bekerja.
Melalui bantuan yang disalurkan, BAZNAS Majalengka berharap keluarga Deni diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian, Deni memperoleh kesembuhan, serta kebutuhan keluarga dan pendidikan anak dapat kembali terpenuhi.
Semangat kepedulian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata hingga ke tengah masyarakat.
Zakat yang ditunaikan para muzaki bukan sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian dengan mereka yang sedang membutuhkan pertolongan.
Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan kepada Bapak Deni Mulyawan, menguatkan Elin Herlina dan keluarga, serta membalas setiap kebaikan para muzaki dengan keberkahan yang berlipat. Aamiin.
BERITA22/09/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Perkuat Kepercayaan Muzaki dan Mustahik, BAZNAS Majalengka Tekankan Disiplin dan Kualitas Layanan
MAJALENGKA — Peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu perhatian penting dalam penguatan kinerja amil di lingkungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi Umum dan Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., saat memimpin rapat internal amil, Selasa (22/9/2026).
Rapat yang berlangsung pukul 10.15 WIB di Aula Rapat Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka tersebut diikuti jajaran amil BAZNAS Majalengka. Pertemuan membahas sejumlah hal terkait penguatan kedisiplinan, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen bersama dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam arahannya, H. Idi Purnama menegaskan bahwa pelayanan amil kepada muzaki, munfiq, mutashaddiq, maupun mustahik harus terus ditingkatkan. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya berkaitan dengan proses administrasi, tetapi juga tercermin melalui kedisiplinan dalam bekerja serta sikap ramah dan santun dalam berinteraksi.
“Pelayanan kepada muzaki, munfiq, mutashaddiq dan mustahik harus menjadi perhatian bersama. Kedisiplinan dalam bekerja dan keramahan dalam memberikan pelayanan merupakan bagian penting dari amanah yang harus kita jaga,”
Ia menekankan bahwa setiap amil memiliki peran dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga. Sikap profesional, disiplin, responsif, dan ramah menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada masyarakat yang datang untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah maupun masyarakat yang menerima manfaat program BAZNAS.
Menurut H. Idi, penguatan kualitas pelayanan juga memiliki keterkaitan dengan keberlanjutan penghimpunan ZIS. Kepercayaan masyarakat yang terjaga melalui pelayanan yang baik diharapkan dapat mendukung peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka.
Peningkatan penghimpunan tersebut pada akhirnya akan memperluas kapasitas BAZNAS dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS.
“Semua ini setidaknya kita lakukan untuk menjaga kredibilitas lembaga. Syukur-syukur dengan pelayanan yang semakin baik, kepercayaan masyarakat juga meningkat sehingga penghimpunan zakat meningkat dan jumlah layanan kepada mustahik pun dapat semakin luas,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan jajaran amil agar memahami bahwa tugas yang dijalankan bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bagian dari amanah dalam mengelola dana umat. Karena itu, setiap proses pelayanan perlu dilakukan secara sungguh-sungguh, tertib, dan mengedepankan etika pelayanan publik.
Rapat internal tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi dan penguatan koordinasi antaramil agar setiap bidang dapat menjalankan tugas secara lebih efektif dan terarah. Dengan komunikasi internal yang baik, BAZNAS Majalengka diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas tata kelola sekaligus menghadirkan pelayanan ZIS yang semakin profesional bagi masyarakat.
Penguatan internal ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menjaga amanah para muzaki serta memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi para mustahik.#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatMajalengka #AmilBAZNAS #PelayananZIS #Muzaki #Mustahik #ZakatInfakSedekah #Amanah #Profesional #Majalengka
BERITA22/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Kepala KUA Se-Kabupaten Majalengka Bersilaturahmi, Ketua BAZNAS Bahas Penguatan Program ZIS
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menerima kunjungan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Majalengka pada Senin, 21 September 2026, pukul 09.20 WIB. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka tersebut diisi dengan silaturahmi sekaligus diskusi mengenai berbagai program BAZNAS dan penguatan sinergi dalam pelayanan umat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ramah tamah menjadi bagian awal dari agenda sebelum dilanjutkan dengan pembahasan sejumlah hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program-program BAZNAS, khususnya dalam upaya memperluas kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para Kepala KUA membicarakan peluang penguatan koordinasi dan kolaborasi kelembagaan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi, edukasi, serta pelayanan ZIS di tengah masyarakat.
KUA memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat melalui pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan KUA menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pelayanan umat yang lebih terintegrasi. Secara nasional, Kementerian Agama juga mendorong KUA untuk berperan lebih luas sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan berbagai unsur, termasuk jajaran KUA, agar program-program yang dijalankan BAZNAS dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka sendiri terus mengembangkan lima pilar program utama, yakni Majalengka Peduli, Majalengka Taqwa, Majalengka Cerdas, Majalengka Sehat, dan Majalengka Mandiri. Kelima program tersebut menjadi instrumen pendayagunaan ZIS untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial kemanusiaan hingga pemberdayaan ekonomi.
Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan kelembagaan, tetapi dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan KUA.
Melalui sinergi yang semakin erat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan ZIS secara amanah, profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan dan sosial yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung terwujudnya Majalengka Langkung Sae.
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dukung Langkah Generasi Muda Menuntut Ilmu, BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Sarjana untuk Nazwa,
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan manfaat zakat melalui bidang pendidikan. Bantuan Beasiswa Sarjana diberikan kepada Nazwa Kasanda, warga Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, pada Senin, 21 September 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Robi Ferdian Rakasiwi, Staf Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diterima langsung oleh Nazwa Kasanda sebagai penerima manfaat.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menempuh pendidikan tinggi.
Mendorong Generasi Muda Terus Menuntut Ilmu
Pendidikan merupakan salah satu jalan penting dalam membangun masa depan. Karena itu, melalui program bantuan pendidikan, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya membantu meringankan kebutuhan pendidikan para mustahik agar mereka dapat terus melanjutkan proses belajar dan mengembangkan potensi diri.
Bantuan Beasiswa Sarjana yang diterima Nazwa diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menunjang kebutuhan pendidikannya. Dukungan tersebut sekaligus menjadi penyemangat agar Nazwa dapat menjalani perkuliahan dengan lebih sungguh-sungguh.
Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu merupakan bagian dari amal yang memiliki kedudukan mulia. Semangat untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Zakat Hadir untuk Pendidikan dan Pemberdayaan
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Melalui bidang pendidikan, manfaat ZIS diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berilmu, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
Penyaluran bantuan kepada Nazwa menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab, setiap kebaikan yang ditunaikan dengan ikhlas insyaallah akan menjadi jalan kebermanfaatan bagi sesama.
Semoga bantuan yang diterima Nazwa Kasanda dapat memberikan keberkahan, meringankan kebutuhan pendidikannya, serta menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
“Zakat Tumbuh, Berkah Bertambah, Mustahik Berdaya.”
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BeasiswaSarjana #BeasiswaPendidikan #Pendidikan #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #MustahikBerdaya #Majalengka #PeduliPendidikan
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rapat Pleno Pimpinan BAZNAS Majalengka Bahas Penguatan Program dan Persiapan Penyaluran Bantuan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Pleno Pimpinan pada Senin, 21 September 2026, sebagai bagian dari penguatan koordinasi, evaluasi program, serta persiapan pelaksanaan sejumlah agenda kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rapat tersebut, pimpinan membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penjadwalan kegiatan Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid, Wakaf Al-Qur’an, Tawaf Wada, Program Rumah Terang BAZNAS, serta penyerahan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan kembali pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB. Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka diminta segera menuntaskan seluruh administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan agar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan.
Penghentian Sementara Penerimaan Proposal Bantuan
Rapat pleno juga menetapkan kebijakan penghentian sementara penerimaan proposal bantuan mulai 1 Oktober 2026.
Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah efisiensi sekaligus persiapan pelaksanaan penyaluran bantuan pada Januari 2027. Selain itu, kebijakan ini berkaitan dengan proses pengembalian dana Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu BAZNAS Kabupaten Majalengka melakukan penataan administrasi dan keuangan secara lebih terukur, sehingga pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tetap berjalan amanah, tertib, dan tepat sasaran.
Kedisiplinan Amil Menjadi Perhatian
Aspek kedisiplinan amil turut menjadi pembahasan dalam rapat. Seluruh amil diingatkan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja, baik waktu kedatangan maupun kepulangan.
Dalam rapat ditegaskan bahwa jam pulang kerja tetap pada pukul 16.00 WIB. Kedisiplinan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah pelayanan umat.
Penguatan Sinergi dengan Layanan Kesehatan dan Kementerian Agama
BAZNAS Kabupaten Majalengka juga akan melaksanakan kegiatan bersama para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majalengka pada 23 September 2026 pukul 13.00 WIB.
Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi zakat profesi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka pada 24 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur mengenai kewajiban zakat profesi serta pengelolaan ZIS yang sesuai dengan prinsip syariah.
Rumah Terang BAZNAS Sasar 10 Keluarga dan Satu Musala di Desa Cibunut
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus dalam Rapat Pleno Pimpinan adalah Program Rumah Terang BAZNAS yang dilaksanakan melalui sinergi BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan PT PLN Majalengka.
Program tersebut saat ini telah memasuki tahap pemetaan dan persiapan pelaksanaan di Desa Cibunut, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Pada tahap awal, Program Rumah Terang BAZNAS menyasar 10 keluarga penerima manfaat yang berasal dari keluarga miskin dengan kategori desil 1 sampai dengan desil 5.
Dari total sasaran tersebut, bantuan penerangan untuk 10 keluarga akan didanai melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Program Rumah Terang juga menyasar satu musala di Desa Cibunut. Pemberian penerangan untuk musala tersebut merupakan dukungan dari PT PLN Majalengka sebagai bagian dari sinergi dalam menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.
Pelaksanaan pemasangan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan penerangan secara fisik, tetapi juga menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah dan melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa Program Rumah Terang tidak diharapkan berhenti pada tahap awal pelaksanaan. Program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperluas sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Majalengka.
Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi program, pelaksanaan Rumah Terang BAZNAS juga perlu dipublikasikan serta dilaporkan secara resmi kepada Ketua BAZNAS Republik Indonesia.
Untuk peresmian secara simbolis sekaligus pemasangan Program Rumah Terang BAZNAS, penanggung jawab kegiatan diserahkan kepada Bapak Eman Suherman. Ke depan, pengembangan program juga diharapkan dapat diperkuat melalui dukungan pendanaan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Ikhtiar tersebut menjadi bagian dari semangat BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, tepat sasaran, dan memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat.
Pelatihan Manajemen Masjid Dibuka untuk Kolaborasi Lebih Luas
Dalam rapat pleno turut dibahas konsep Pelatihan Manajemen Masjid Modern. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan pemateri dari Masjid Sejuta Pemuda dan Masjid Affiliate.
Tidak menutup kemungkinan, cakupan peserta akan diperluas dengan melibatkan masyarakat umum, baik melalui kehadiran secara langsung maupun secara daring.
Peluang sponsorship juga menjadi bagian dari pembahasan agar kegiatan dapat dikembangkan secara lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pengelola masjid serta masyarakat.
Menguatkan Amanah, Memperluas Manfaat
Rapat Pleno Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menjadi momentum untuk memastikan setiap program berjalan berdasarkan perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta semangat amanah dalam mengelola dana umat.
Melalui penguatan internal, sinergi dengan berbagai pihak, serta pengembangan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berikhtiar menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai bahwa setiap amanah yang dititipkan melalui BAZNAS harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #RumahTerangBAZNAS #ManajemenMasjid #WakafAlQuran #ZakatProfesi #SIGAP #NTT #Majalengka
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
977 Penerima Manfaat Rasakan Kebaikan ZIS-DSKL BAZNAS Majalengka Sepanjang Agustus 2026
MAJALENGKA Sebanyak 977 penerima manfaat mendapatkan manfaat dari penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dihimpun dan didayagunakan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka sepanjang Agustus 2026.
Penyaluran tersebut merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengelola amanah para muzaki, munfik, mutashaddiq, dan para dermawan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selama periode tersebut, penyaluran ZIS-DSKL dilaksanakan melalui lima pilar program BAZNAS Kabupaten Majalengka, yakni Majalengka Peduli, Majalengka Taqwa, Majalengka Cerdas, Majalengka Sehat, dan Majalengka Mandiri.
Beragam bentuk bantuan dan layanan diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Di antaranya bantuan rumah layak huni, bantuan sosial, sembako, penanganan kebencanaan, sarana keagamaan, bantuan kepada lembaga dan organisasi, beasiswa stimulan, dukungan UMKM, hingga layanan kesehatan.
Setiap penyaluran menjadi bagian dari ikhtiar agar dana ZIS-DSKL tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat serta membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan.
Menjaga Amanah, Menghadirkan Manfaat
Pengelolaan zakat merupakan amanah yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memastikan dana yang dititipkan masyarakat dikelola dan disalurkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi mustahik.
Kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. Melalui sinergi antara BAZNAS dan para muzaki serta dermawan, kebaikan yang ditunaikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfik, mutashaddiq, serta para dermawan yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT, dilipatgandakan keberkahannya, serta menjadi jalan hadirnya kemanfaatan bagi sesama.
“Mari terus bersama menghadirkan manfaat dan menumbuhkan kepedulian untuk Majalengka Langkung SAE.”
Informasi mengenai berita, program, kegiatan, serta layanan BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat diakses melalui website resmi kabmajalengka.baznas.go.id.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #Infak #Sedekah #ZIS #DSKL #ZakatMajalengka #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TebarManfaat #MajalengkaPeduli #MajalengkaTaqwa #MajalengkaCerdas #MajalengkaSehat #MajalengkaMandiri
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Warga Blok Tagerang Bergerak, Rumah Ade Hasanah Mulai Dibongkar
MAJALENGKA — Puluhan warga Blok Tagerang, Desa Sunia, menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dengan membongkar rumah Ade Hasanah, salah satu penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka.
Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Warga secara sukarela bergotong royong membongkar bagian rumah yang kondisinya nyaris ambruk agar proses pembangunan kembali hunian Ade Hasanah dapat segera dilakukan.
Sejak pagi, puluhan warga tampak antusias mengambil bagian dalam proses pembongkaran. Pekerjaan diawali dengan menurunkan genteng dari bagian atap yang sudah tidak lagi kokoh, kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran rangka atap yang dinilai berisiko apabila tetap dipertahankan.
Sementara itu, kondisi tembok dinding rumah masih terlihat cukup baik. Bagian tersebut tidak dibongkar seluruhnya dan rencananya hanya akan dilakukan pengelupasan pada lapisan plester sebelum memasuki tahap perbaikan dan pembangunan kembali.
Bantuan stimulan dari BAZNAS Kabupaten Majalengka sebesar Rp10 juta diharapkan menjadi pemantik bagi keluarga penerima manfaat dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi Ade Hasanah.
Bantuan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai dorongan agar semangat kepedulian dan gotong royong masyarakat terus tumbuh. Dengan kolaborasi antara BAZNAS, keluarga penerima manfaat, dan masyarakat, rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi rawan dapat kembali menjadi tempat tinggal yang memberikan rasa aman bagi penghuninya.
Gotong Royong Menjadi Kekuatan Bersama
Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka yang melakukan pemantauan di lokasi, Eman Suherman, S.Pd.I., sekaligus Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyampaikan bahwa antusiasme warga menjadi bagian penting dalam proses mewujudkan rumah layak bagi Ade Hasanah.
“Bantuan dari BAZNAS memang bersifat stimulan. Namun, yang menjadi kekuatan utamanya adalah bagaimana bantuan tersebut mampu menggerakkan kepedulian keluarga dan masyarakat. Hari ini kita melihat sendiri semangat warga Blok Tagerang yang turun langsung membongkar rumah secara gotong royong. Ini adalah bentuk nyata bahwa ketika zakat dipadukan dengan kepedulian sosial, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Eman.
Menurutnya, kondisi rumah Ade Hasanah yang nyaris ambruk membutuhkan penanganan agar keluarga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan tidak lagi dihantui kekhawatiran terhadap kondisi bangunan, terutama ketika beristirahat pada malam hari.
“Harapannya, setelah rumah ini dibangun kembali, Ade Hasanah dan keluarga bisa memiliki hunian yang lebih layak dan tidak lagi merasa waswas ketika malam tiba. Semoga bantuan Rp10 juta dari BAZNAS menjadi awal dari terwujudnya rumah yang aman, sementara semangat gotong royong warga menjadi energi untuk menyelesaikan pembangunan sampai tuntas,” tambahnya.
Semangat warga Blok Tagerang menjadi gambaran bahwa penyelesaian persoalan sosial tidak selalu bertumpu pada bantuan material. Kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat memiliki peran penting dalam mempercepat terwujudnya kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.
Melalui program bantuan Rutilahu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong pemanfaatan dana zakat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diharapkan tidak berhenti pada penyaluran, tetapi mampu menjadi pemantik lahirnya kolaborasi dan kemandirian di tengah masyarakat.
Laporan lokasi: Eman Suherman, S.Pd.I. — Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka/Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Rutilahu #RumahLayakHuni #GotongRoyong #ZakatUntukMustahik #ZakatProduktif #Majalengka #DesaSunia #Tagerang #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #ZakatBerdampak
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Syifa Aulia Zahra Rasakan Kepedulian BAZNAS Majalengka di Tengah Perjuangan Kesehatan
MAJALENGKA Di tengah perjuangan menghadapi persoalan kesehatan, Syifa Aulia Zahra, warga Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, mendapatkan dukungan melalui bantuan biaya kesehatan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., pada Minggu, 20 September 2026, di kediaman Syifa Aulia Zahra, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi.
Penyaluran bantuan melalui Program Majalengka Sehat ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada masyarakat yang tengah membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan biaya kesehatan.
Bagi Syifa, kehadiran bantuan tersebut bukan sekadar bantuan secara materi. Di tengah kondisi yang membutuhkan perhatian dan penguatan, kepedulian yang datang menjadi pengingat bahwa masih ada tangan-tangan kebaikan yang hadir dan memberikan dukungan.
Ketika Kepedulian Menjadi Penguat
Perjalanan menghadapi persoalan kesehatan tidak selalu mudah. Ada kebutuhan yang harus dipenuhi, ada kekhawatiran yang mungkin dirasakan, serta ada harapan agar kondisi dapat segera membaik.
Dalam keadaan seperti itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi sesuatu yang sangat berarti.
Melalui Program Majalengka Sehat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan biaya kesehatan diberikan sebagai bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban penerima manfaat.
Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam penyerahan bantuan tersebut juga menjadi wujud perhatian dan kepedulian terhadap kondisi mustahik.
Bantuan mungkin tidak serta-merta menghapus seluruh persoalan yang sedang dihadapi, tetapi diharapkan dapat menjadi bagian dari jalan untuk meringankan beban dan menumbuhkan kembali semangat dalam menjalani proses yang ada.
Ada Harapan di Balik Amanah Zakat
Setiap dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki membawa amanah yang besar. Di tangan pengelola zakat, amanah tersebut kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerima sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan syariat.
Kisah Syifa menjadi salah satu gambaran bahwa zakat dapat hadir dalam situasi yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dari zakat yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan, lahir kepedulian. Dari kepedulian itu, hadir bantuan. Dan dari bantuan tersebut, diharapkan tumbuh harapan bagi mereka yang sedang melalui masa sulit.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Semoga bantuan yang diterima Syifa Aulia Zahra menjadi jalan kemudahan, memberikan ketenangan bagi dirinya dan keluarga, serta menjadi ikhtiar yang mengiringi doa menuju kesehatan dan kebaikan.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan, serta membalas setiap kebaikan para muzaki yang telah menitipkan amanah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan keberkahan yang berlipat.
Karena di balik setiap zakat yang ditunaikan, ada harapan yang sedang diperjuangkan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #SyifaAuliaZahra #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #Zakat #Infak #Sedekah #BantuanKesehatan #PeduliSesama #ZakatUntukKesehatan #Sindangwangi #LengkongKulon #Majalengka
BERITA21/09/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Hadiri Penyaluran Zakat Maal dan Pertanian di Desa Sukawana
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong optimalisasi pengelolaan dan penyaluran zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan penyaluran zakat maal dan zakat pertanian yang berlangsung di Masjid Jamie Desa Sukawana, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. Kehadiran BAZNAS Majalengka menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap kewajiban zakat sekaligus memastikan manfaat zakat dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran zakat maal dan zakat pertanian menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sukawana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Zakat yang dihimpun dari para muzaki diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik serta membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Memperkuat Kesadaran Zakat di Tengah Masyarakat
Zakat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi instrumen untuk membangun kepedulian dan memperkuat solidaritas antarsesama.
Dalam konteks masyarakat pedesaan, zakat pertanian menjadi salah satu bentuk zakat yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Hasil pertanian yang telah memenuhi ketentuan syariat dapat menjadi bagian dari sumber zakat yang kemudian disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Kegiatan di Desa Sukawana tersebut sekaligus menjadi ruang untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat sesuai ketentuan serta menyalurkannya melalui pengelolaan yang amanah.
Zakat sebagai Instrumen Kemanfaatan
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar zakat tidak berhenti pada proses penghimpunan dan penyaluran semata, tetapi mampu memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah desa, tokoh masyarakat, muzaki, dan berbagai unsur masyarakat lainnya, potensi zakat di tingkat desa diharapkan dapat dikelola secara semakin optimal.
Penyaluran zakat maal dan pertanian di Desa Sukawana menjadi salah satu gambaran bahwa semangat zakat tumbuh dari lingkungan masyarakat dan dapat menjadi kekuatan bersama dalam membangun kepedulian sosial.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat literasi zakat, serta mengoptimalkan pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung Sae melalui penguatan kepedulian, kebersamaan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Zakat #ZakatMaal #ZakatPertanian #PenyaluranZakat #DesaSukawana #Kertajati #Majalengka #ZakatUntukUmat #AmanahDalamBerzakat
BERITA20/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Majalengka Taqwa, BAZNAS Majalengka Salurkan Dukungan Sarana Keagamaan untuk MTsN 5 Majalengka
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan melalui Program Majalengka Taqwa sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat keberlangsungan aktivitas keagamaan dan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Bantuan berupa sarana keagamaan diberikan kepada MTsN 5 Majalengka, Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Drs. Uuh Patulloh, selaku Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Penyaluran ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat dirasakan secara luas, termasuk dalam mendukung sarana penunjang kegiatan keagamaan di lingkungan lembaga pendidikan.
Menguatkan Ekosistem Pendidikan dan Keagamaan
Keberadaan sarana keagamaan yang memadai merupakan salah satu unsur penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Melalui Program Majalengka Taqwa, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya mengambil bagian dalam menghadirkan dukungan bagi berbagai kebutuhan keagamaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan pembinaan keislaman di MTsN 5 Majalengka.
Lebih dari sekadar bantuan material, penyaluran tersebut merupakan bagian dari semangat kaSAEan—menghadirkan kebaikan melalui pengelolaan dana ZIS secara amanah sehingga manfaatnya dapat terus mengalir kepada masyarakat.
ZIS sebagai Jalan Menghadirkan Kemaslahatan
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong masyarakat untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kepedulian terhadap sesama.
Setiap dana yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur memiliki potensi besar untuk menjadi jalan kebaikan ketika dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan serta kepada program-program yang memberikan kemaslahatan.
Dukungan terhadap sarana keagamaan juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga tumbuhnya generasi yang dekat dengan nilai-nilai Islam. Sebab, pendidikan yang kuat akan semakin bermakna ketika berjalan seiring dengan pembinaan iman, akhlak, dan kepedulian sosial.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, donatur, dan masyarakat yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah, dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, serta memberikan keberkahan bagi para pemberi dan penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Keumatan.
BERITA18/09/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Kebiasaan Kecil, BAZNAS Majalengka Tanamkan Semangat Berbagi di SMKN 1 Talaga
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus mendorong tumbuhnya budaya berbagi di lingkungan pendidikan melalui program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan).
Sosialisasi kedua program tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Talaga, Kabupaten Majalengka, Jumat (18/9/2026). Kegiatan disambut antusias oleh para siswa, guru, dan karyawan sekolah sebagai bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Dari jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir Kepala Pelaksana Drs. Uuh Fathullah, didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail Iwan Setiawan, S.S., serta sejumlah staf amil.
Menanamkan Kepedulian Sejak Bangku Sekolah
Melalui program SIGAP, para siswa diperkenalkan pada pentingnya membangun kebiasaan bersedekah dan berinfak sejak usia sekolah. Pesan utama yang disampaikan bukan mengenai besar kecilnya nominal, melainkan bagaimana kebiasaan berbagi dapat membentuk karakter peduli terhadap sesama.
Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi bagian dari pendidikan karakter yang tumbuh secara alami di lingkungan sekolah. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai bahwa kebaikan dapat dimulai dari hal-hal kecil. Ketika dilakukan secara berulang dan dilandasi keikhlasan, kebiasaan sederhana dapat berkembang menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
ASIK Membuka Ruang Kebaikan bagi Guru dan Karyawan
Selain menyasar siswa melalui SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memperkenalkan program ASIK kepada para guru dan karyawan sekolah.
ASIK menjadi salah satu ruang partisipasi bagi guru dan karyawan untuk turut mendukung gerakan sosial dan kemanusiaan melalui infak dan sedekah. Bagi mereka yang telah menunaikan zakat profesi, partisipasi dalam ASIK tetap dapat dilakukan sebagai bentuk amal kebaikan tambahan.
Pelaksanaan program tersebut dirancang sederhana dan fleksibel. Partisipasi tidak ditentukan oleh besaran nominal tertentu maupun waktu khusus. Hal terpenting adalah adanya kesadaran dan keikhlasan untuk berbagi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Sekolah sebagai Ruang Tumbuhnya Karakter Kebaikan
Sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMK Negeri 1 Talaga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas ekosistem zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat, termasuk melalui lingkungan pendidikan.
Sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan dan karakter generasi muda. Ketika siswa dibiasakan untuk peduli, sementara guru dan karyawan memberikan keteladanan, nilai-nilai kebaikan dapat tumbuh menjadi budaya bersama.
Lebih dari sekadar aktivitas pengumpulan infak dan sedekah, SIGAP dan ASIK diharapkan menjadi sarana edukasi agar semangat berbagi terus hidup dan dibawa oleh para siswa hingga mereka tumbuh dewasa.
SIGAP untuk siswa, ASIK untuk guru dan karyawan. Bersama menumbuhkan generasi Majalengka yang peduli, gemar berbagi, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
BAZNAS Mulia, Majalengka Langkung SAE.
BERITA18/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Kesembuhan, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Sukenah
MAJALENGKA Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Program Majalengka Sehat. Pada Jumat, 18 September 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan Bantuan Biaya Kesehatan kepada Sukenah, warga Dusun Sukamaju, Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung.
Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diterima oleh Fatimah, yang mewakili Sukenah, sebagai bentuk dukungan BAZNAS terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh M. Dona Heryatna, M.Pd., selaku Kepala Divisi Perencanaan dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Hadirkan Kepedulian di Tengah Ujian
Bagi seseorang yang sedang menghadapi persoalan kesehatan, dukungan dari lingkungan sekitar memiliki arti yang sangat berarti. Bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga sebagai penguat hati bahwa masih ada kepedulian dan perhatian dari sesama.
Melalui Program Majalengka Sehat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada para mustahik yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi kebutuhan biaya kesehatan.
Bantuan yang disalurkan kepada Sukenah diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran yang diperlukan untuk kebutuhan kesehatan serta memberikan ruang bagi penerima manfaat untuk menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang.
Zakat untuk Menguatkan Sesama
BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat dikelola serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Program Majalengka Sehat menjadi salah satu ikhtiar tersebut. Melalui bantuan biaya kesehatan, BAZNAS berupaya memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan yang mendesak.
Setiap bantuan yang tersalurkan merupakan bagian dari amanah yang dititipkan para muzaki, munfik, dan masyarakat kepada BAZNAS. Karena itu, setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat terus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.
Menebar Manfaat, Menjaga Amanah
Penyaluran bantuan kepada Sukenah menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi ujian.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menguatkan gerakan zakat, infak, dan sedekah. Sebab, dari kebaikan yang ditunaikan secara ikhlas, lahir manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Semoga bantuan tersebut memberikan manfaat, meringankan beban Sukenah dan keluarga, serta menjadi bagian dari jalan menuju kesehatan dan kebaikan yang lebih luas.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
Semangat berbagi dan kepedulian sosial tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah.
BERITA18/09/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ikhtiar Menjaga Asa Pendidikan, BAZNAS Majalengka Salurkan Stimulan Beasiswa untuk Muhamad Sopiyulloh
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Program Majalengka Cerdas kembali menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat di bidang pendidikan. Pada Jumat, 18 September 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan Bantuan Stimulan Beasiswa kepada Muhamad Sopiyulloh, warga Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh.
Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan oleh Embed Humed, M.Pd., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu meringankan kebutuhan pendidikan mustahik sekaligus menjaga agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu.
Menjaga Semangat Menuntut Ilmu
Pendidikan merupakan salah satu jalan penting dalam membangun masa depan. Karena itu, melalui Program Majalengka Cerdas, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menyalurkan dana zakat kepada mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Bantuan stimulan beasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Muhamad Sopiyulloh, terutama dalam menunjang kebutuhan pendidikannya. Meski bantuan yang diberikan bersifat stimulan, nilai kepedulian di dalamnya diharapkan mampu menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu merupakan bagian dari amal kebaikan yang memiliki kedudukan mulia. Dukungan terhadap pendidikan juga menjadi bentuk kepedulian bersama untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Zakat Dikelola untuk Menguatkan Pendidikan Mustahik
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong pengelolaan dan pendistribusian zakat agar memberikan manfaat yang nyata bagi para mustahik. Program Majalengka Cerdas menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, zakat tidak hanya dipandang sebagai bantuan sesaat, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk membuka jalan kebaikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan dengan ikhlas, insyaallah dapat menjadi jalan hadirnya kebermanfaatan bagi sesama.
Semoga bantuan yang diterima Muhamad Sopiyulloh menjadi wasilah keberkahan, kelancaran dalam menempuh pendidikan, serta motivasi untuk terus belajar dan menggapai cita-cita.
Sebagaimana semangat kaSAEan, kebaikan yang ditunaikan bersama akan terus tumbuh menjadi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #MajalengkaCerdas #BeasiswaBAZNAS #BantuanPendidikan #ZakatUntukPendidikan #SedekahPendidikan #PendidikanMajalengka #Mustahik #kaSAEan
BERITA18/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Sekolah, Gerakan Berbagi Dimulai: BAZNAS Majalengka Sosialisasikan SIGAP dan ASIK di SMAN 2
MAJALENGKA — Gerakan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus diperkuat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui pendekatan yang dekat dengan generasi muda. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka memperkenalkan Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada keluarga besar SMAN 2 Majalengka, Jumat (18/9/2026).
Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bersama jajaran pimpinan, Kepala Divisi, serta staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Kegiatan dirancang secara interaktif dengan memisahkan pelaksanaan sosialisasi antara siswa laki-laki dan perempuan. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., menyampaikan materi kepada siswa laki-laki yang berlangsung di mushola dan halaman mushola sekolah. Sementara itu, H. Agus Asri Sabana memberikan sosialisasi kepada siswa perempuan di lapangan sekolah.
Pendekatan tersebut membuat penyampaian materi ZIS berlangsung lebih komunikatif. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, khususnya ketika memasuki sesi dialog dan tanya jawab yang memberikan ruang kepada mereka untuk menyampaikan pertanyaan serta pandangan mengenai kebiasaan berbagi di lingkungan sekolah.
Menanamkan Kepedulian dari Kebiasaan Kecil
Dalam penyampaiannya, H. Agus Asri Sabana menekankan bahwa membangun budaya berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki kemampuan ekonomi yang besar.
“Melalui Program SIGAP, kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini. Sedekah bukan diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi dari keikhlasan hati untuk membantu sesama. Dari kebiasaan kecil inilah akan lahir generasi yang peduli sesama, dermawan, dan memiliki jiwa gotong royong,” ujar H. Agus Asri Sabana.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari literasi ZIS yang dibangun BAZNAS di lingkungan pendidikan. Siswa diajak memahami bahwa infak dan sedekah tidak semata-mata berkaitan dengan nominal, tetapi juga menyangkut niat, keikhlasan, kepedulian, dan kemauan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
Melalui pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan pelajar, BAZNAS berharap nilai-nilai tersebut dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif dalam keseharian.
SIGAP Dorong Pelajar Membiasakan Berbagi
Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) menjadi salah satu gerakan BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk memperkenalkan kebiasaan infak dan sedekah kepada generasi muda sejak usia sekolah.
Program ini membawa pesan bahwa kebaikan dapat dimulai dari langkah sederhana. Tidak perlu menunggu memiliki banyak harta untuk berbagi karena kepedulian dapat dibangun melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Lingkungan sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai tersebut. Selain memperoleh pengetahuan akademik, para siswa juga memiliki kesempatan untuk belajar mengenai kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat membantu sesama.
Dengan demikian, literasi ZIS diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi karakter dan budaya positif di kalangan generasi muda.
ASIK Libatkan Guru dan Tenaga Kependidikan
Selain menyasar siswa melalui SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut memperkenalkan Program ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) kepada guru, tenaga kependidikan, dan karyawan sekolah.
Program ASIK memberikan ruang bagi insan pendidikan untuk berpartisipasi dalam gerakan berbagi melalui infak dan sedekah secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa partisipasi dalam SIGAP maupun ASIK dibangun atas dasar kesadaran, keikhlasan, dan tanpa unsur paksaan.
Semangat yang dibangun bukan terletak pada besarnya nominal yang dihimpun, melainkan pada tumbuhnya kesadaran bersama untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sekolah sebagai Ruang Tumbuhnya Karakter Kepedulian
Gerakan literasi ZIS di sekolah juga menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran akademik, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengenal nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial.
Melalui SIGAP dan ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendorong terbentuknya ekosistem kebaikan yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Siswa belajar untuk peduli. Guru dapat menjadi teladan. Tenaga kependidikan turut mengambil peran. Seluruh warga sekolah kemudian dapat bersama-sama membangun budaya berbagi yang tumbuh secara alami.
Dari kebiasaan kecil, diharapkan tumbuh karakter besar.
Karakter tersebut mencakup empati, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kesediaan untuk membantu sesama.
Membangun Generasi yang Cerdas dan Peduli
Sosialisasi SIGAP dan ASIK di SMAN 2 Majalengka menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membumikan nilai zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Melalui SIGAP, generasi muda diajak mengenal dan membiasakan berbagi sejak dini. Sementara ASIK membuka ruang bagi guru, tenaga kependidikan, dan karyawan untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kebaikan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, transparan, dan profesional, sehingga dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat bagi para penerima yang membutuhkan.
Pada akhirnya, gerakan berbagi bukan hanya tentang seberapa besar yang diberikan, tetapi tentang bagaimana kepedulian dapat tumbuh menjadi kebiasaan dan memberikan manfaat nyata.
Dari sekolah, gerakan kebaikan dimulai. Dari kebiasaan berbagi, tumbuh generasi yang peduli.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.
BERITA18/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →