WhatsApp Icon
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni

MAJALENGKA — Harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak menjadi bagian penting dalam kehidupan setiap keluarga. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berikhtiar menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan bantuan kepada Junanta, warga Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (27/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman Junanta pada pukul 09.26 WIB. Bantuan diserahkan oleh Eman Sulaeman, M.Pd., Kepala Divisi Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Majalengka, dengan didampingi unsur pemerintahan desa setempat.

Bagi keluarga yang membutuhkan, rumah bukan sekadar bangunan untuk berteduh. Di dalamnya ada tempat beristirahat, ruang berkumpul bersama keluarga, serta harapan untuk menjalani kehidupan dengan lebih aman dan tenang. Karena itu, kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat kurang mampu menjadi salah satu bentuk nyata upaya menjaga martabat dan kesejahteraan sesama.

Melalui Program RLHB, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya membantu mustahik memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak dan aman untuk dihuni. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenis kerusakan serta hasil survei dan asesmen lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan perbaikan yang menjadi prioritas bagi keselamatan penghuni.

Perbaikan dapat mencakup bagian rumah yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan, seperti atap bocor, penyangga bangunan yang rapuh, maupun fasilitas sanitasi dan kamar mandi yang belum layak. Dengan demikian, bantuan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.

Junanta menjadi salah satu mustahik yang telah melalui tahapan survei lapangan dan verifikasi kelayakan. Proses tersebut dilaksanakan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat sasaran, berdasarkan kondisi nyata dan kebutuhan calon penerima manfaat.

Dalam prosesnya, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersinergi dengan unsur pemerintahan desa serta mempertimbangkan informasi dari tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bantuan RLHB ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Perhatian terhadap kebutuhan dasar sesama, termasuk tempat tinggal yang aman, merupakan langkah berarti untuk menumbuhkan harapan dan memperkuat solidaritas sosial.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan yang diterima Junanta dapat menjadi ikhtiar menuju kondisi hunian yang lebih baik. Semoga setiap manfaat yang hadir membawa ketenangan bagi keluarga, menjadi jalan tumbuhnya harapan baru, serta menghadirkan keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini.

Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan dana ZIS agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup.

Sebab, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, menguatkan mereka yang membutuhkan, dan memastikan bahwa harapan untuk hidup lebih baik tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian yang disalurkan, hadir harapan untuk kehidupan yang lebih layak.

#BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #RLHB #PeduliMustahik #ZakatMenguatkanUmat #ZakatUntukKesejahteraan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

28/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri

MAJALENGKA – Senyum haru dan ucapan terima kasih yang terbata-bata mengiringi penyerahan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Ibu Yayah, warga Blok Sukapancar RT 18 RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Selasa (27/10/2026) pukul 08.00 WIB. Bantuan yang diserahkan langsung di kediaman Ibu Yayah ini menjadi jawaban atas harapan sederhana yang selama ini begitu berarti bagi kehidupannya: memiliki kamar mandi sendiri yang layak dan mudah dijangkau.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Eman Suherman, S.Pd.I., Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka, didampingi Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sukasari dan tokoh masyarakat setempat.

Di balik bantuan tersebut, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan yang harus menjalani hari-harinya dengan keterbatasan akibat penyakit stroke yang dideritanya.

Keinginan Sederhana yang Begitu Berarti

Bagi sebagian orang, kamar mandi di dalam rumah mungkin merupakan fasilitas biasa yang tidak pernah terpikirkan sebagai sesuatu yang istimewa. Namun, bagi Ibu Yayah, keberadaan kamar mandi sendiri merupakan harapan yang telah lama dinantikan.

Kondisi kesehatannya membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak mudah. Bahkan, untuk sekadar pergi ke jamban, Ibu Yayah harus menuju rumah saudaranya. Kesulitan itu terasa semakin berat ketika kebutuhan tersebut datang pada malam hari, saat keadaan tidak selalu memungkinkan untuk keluar rumah dengan mudah.

Di tengah keterbatasan fisik yang harus dihadapinya, kebutuhan yang bagi orang lain terlihat sederhana justru menjadi persoalan besar bagi Ibu Yayah.

Setiap hari, ada perjuangan yang harus dilalui. Ada rasa tidak nyaman yang mungkin tak selalu terucapkan. Ada pula keinginan untuk menjalani kehidupan dengan lebih mandiri, tanpa harus terus bergantung kepada orang lain untuk kebutuhan paling mendasar.

Karena itulah, bantuan yang diterimanya bukan sekadar pembangunan atau penyediaan fasilitas rumah. Lebih dari itu, bantuan tersebut menghadirkan harapan, meringankan beban, serta memberikan kesempatan bagi Ibu Yayah untuk menjalani hari-harinya dengan lebih nyaman dan bermartabat.

Ketika Kepedulian Menjadi Jawaban atas Doa

Kepedulian masyarakat dan BAZNAS Kabupaten Majalengka akhirnya menghadirkan perubahan berarti dalam kehidupan Ibu Yayah. Harapan untuk memiliki kamar mandi sendiri yang layak kini dapat terwujud melalui bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS.

Momen penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Dengan kondisi kesehatan yang membatasi kemampuannya untuk berbicara, Ibu Yayah menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang telah mendengarkan suara hati serta membantu memenuhi kebutuhan yang selama ini dirasakannya.

Meski kata-kata yang terucap tidak banyak, rasa syukur itu tersampaikan melalui ungkapan sederhana yang sarat makna.

Sebab, tidak semua kebahagiaan harus disampaikan dengan kalimat panjang. Terkadang, ucapan terima kasih yang terbata-bata dari seseorang yang telah lama menanggung kesulitan justru menjadi ungkapan paling tulus atas hadirnya kepedulian.

Bagi Ibu Yayah, bantuan ini bukan hanya tentang memiliki kamar mandi sendiri. Ini adalah tentang kemudahan yang selama ini dirindukan, tentang berkurangnya beban yang harus ditanggung, dan tentang keyakinan bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap kesulitan yang dihadapinya.

Apresiasi Pemerintah Desa atas Kepedulian BAZNAS

Kaur Kesra Desa Sukasari yang turut mendampingi penyerahan bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi Ibu Yayah yang tengah berjuang menghadapi keterbatasan akibat penyakit stroke. Kepedulian seperti ini diharapkan dapat terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kaur Kesra Desa Sukasari juga menyampaikan doa untuk Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Majalengka.

Ia berharap H. Agus Asri Sabana segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan agar dapat kembali beraktivitas serta melanjutkan pengabdiannya dalam mengemban amanah umat.

Doa tersebut menjadi ungkapan ketulusan sekaligus pengingat bahwa di balik setiap ikhtiar membantu sesama, terdapat harapan agar mereka yang berjuang menebarkan kebaikan juga senantiasa mendapatkan pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

Amanah Zakat Kembali kepada Mereka yang Membutuhkan

Dalam keterangannya, Eman Suherman, S.Pd.I., Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertugas menyerahkan bantuan, menjelaskan bahwa publikasi kegiatan penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Menurut Eman, masyarakat perlu mengetahui bahwa dana zakat yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya yang berasal dari zakat profesi para aparatur sipil negara (ASN), disalurkan kepada pihak yang berhak menerima sesuai dengan peruntukannya.

“Bantuan ini perlu diketahui masyarakat agar semakin tumbuh kepercayaan bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Di balik setiap dana zakat yang ditunaikan, ada harapan saudara-saudara kita yang menanti uluran tangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diterima Ibu Yayah merupakan salah satu wujud nyata bagaimana amanah para muzaki dapat menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Zakat yang ditunaikan tidak berhenti sebagai angka dalam laporan penghimpunan, tetapi diwujudkan menjadi pertolongan yang dapat dirasakan langsung oleh penerimanya.

Eman juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung para muzaki, munfik, dan sedekahwan yang telah mempercayakan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Ia berharap jumlah masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS semakin bertambah, sehingga semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar semakin banyak muzaki, munfik, dan orang-orang yang bersedekah mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, insyaallah semakin luas pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Zakat yang Menghadirkan Harapan dan Martabat

Kisah Ibu Yayah menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar dan mewah. Terkadang, membantu seseorang memenuhi kebutuhan dasar justru menjadi bentuk pertolongan yang paling bermakna.

Sebuah kamar mandi yang layak mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seseorang yang tengah berjuang melawan penyakit dan keterbatasan fisik, keberadaannya dapat menghadirkan kenyamanan, menjaga martabat, serta mengurangi ketergantungan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan setiap bantuan dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih layak.

Di rumah sederhana Ibu Yayah di Desa Sukasari, bantuan itu menjadi bukti bahwa kepedulian yang ditunaikan dengan tulus dapat mengubah kesulitan menjadi harapan.

Semoga langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi para muzaki, munfik, dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga Allah SWT membalas setiap zakat, infak, dan sedekah dengan pahala berlipat ganda, melapangkan rezeki para dermawan, serta memberikan kesembuhan kepada Ibu Yayah dan H. Agus Asri Sabana.

Sebab, pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang harta yang dikeluarkan, melainkan juga tentang harapan yang dihidupkan, beban yang diringankan, dan kepedulian yang sampai kepada mereka yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Harapan.

27/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Berduka, Doakan Ana Triana, S.T. Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT

MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ana Triana, S.T., Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Majalengka, yang berpulang ke rahmatullah pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di RS Livasya Kadipaten.

Kepergian almarhumah menjadi duka bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan yang mengenal dan berinteraksi dengannya dalam pengabdian di bidang keagamaan. Dalam suasana duka ini, keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar almarhumah memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Doa dan Harapan untuk Almarhumah

Ucapan belasungkawa ini disertai doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkannya di dalam surga-Nya.

Semoga setiap kebaikan yang telah dilakukan almarhumah selama hidupnya menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala. Semoga Allah SWT juga memberikan kemudahan dalam setiap urusan yang berkaitan dengan kepergiannya serta menganugerahkan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap agar Allah SWT melimpahkan kesabaran, ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian kehilangan orang tercinta.

Menguatkan Kepedulian dan Ukhuwah Islamiyah

Dalam ajaran Islam, kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang mengingatkan setiap manusia bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan seluruh makhluk pada akhirnya akan kembali kepada-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 156:

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un"

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Ayat tersebut mengajarkan umat Islam untuk senantiasa berserah diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta saling menguatkan ketika menghadapi musibah dan kehilangan.

Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa terbaik bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.

Semoga Allah SWT menerima segala amal salehnya, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta mempertemukannya dengan orang-orang saleh di surga-Nya.

#BAZNASMajalengka #BeritaBAZNAS #InnalillahiWaInnaIlaihiRajiun #TurutBerdukaCita #DoaUntukAlmarhumah #PenyuluhAgamaIslam #UkhuwahIslamiyah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

27/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Merawat Rumah Allah, Menebar Keberkahan: BAZNAS Majalengka Hadirkan Dukungan bagi Masjid Al Imam

MAJALENGKA — Sebagai wujud kepedulian terhadap kemakmuran rumah ibadah dan keberlangsungan syiar Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan operasional untuk Masjid Al Imam, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (27/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, kepada Bapak Encang Permana selaku penanggung jawab Masjid Al Imam. Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 12.29 WIB.

Bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat peran masjid sebagai tempat bersujud, menimba ilmu agama, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, menyampaikan bahwa masjid memiliki kedudukan yang mulia dalam kehidupan umat Islam. Karena itu, kepedulian terhadap keberlangsungan operasional masjid merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga cahaya syiar Islam agar senantiasa hidup di tengah masyarakat.

“Masjid adalah rumah Allah yang menjadi tempat umat mendekatkan diri kepada-Nya, menenangkan hati, serta memperkuat iman dan ketakwaan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan operasional Masjid Al Imam dan mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta pembinaan umat. Semoga setiap ikhtiar untuk memakmurkan masjid dicatat oleh Allah SWT sebagai amal kebaikan yang mendatangkan keberkahan,” ungkap Uuh Fathulloh.

Sementara itu, Bapak Encang Permana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada Masjid Al Imam.

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan operasional yang telah diberikan. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga dan memakmurkan masjid, sehingga rumah Allah ini senantiasa menjadi tempat yang nyaman bagi umat untuk beribadah dan memperdalam ilmu agama. Semoga Allah SWT membalas kebaikan seluruh pihak yang telah membantu, melimpahkan keberkahan kepada para muzaki, dan menjadikan setiap rupiah yang ditunaikan sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” tutur Encang Permana.

Penyaluran bantuan ini mengandung makna bahwa kepedulian terhadap rumah ibadah bukan semata-mata tentang dukungan materi, melainkan juga tentang menjaga kehidupan spiritual masyarakat. Di balik setiap bantuan yang disalurkan, terdapat harapan agar lantunan ayat suci Al-Qur’an terus bergema, salat berjamaah tetap terjaga, dan generasi penerus tumbuh dengan kecintaan terhadap masjid.

Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menjembatani kebaikan para muzaki dan munfik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam mendukung sarana keagamaan dan penguatan kehidupan umat.

Ikhtiar ini sejalan dengan semangat menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan untuk menumbuhkan kasih sayang, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

Semoga bantuan operasional bagi Masjid Al Imam menjadi wasilah kebaikan yang membawa kebermanfaatan berkelanjutan. Semoga Allah SWT menerima amal para muzaki dan munfik, melapangkan rezeki mereka, serta melimpahkan pahala kepada semua pihak yang turut mengambil bagian dalam memakmurkan rumah-Nya.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Keimanan, Menghadirkan Keberkahan bagi Umat.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #MemakmurkanMasjid #PeduliRumahAllah #BantuanOperasionalMasjid #ZakatInfakSedekah #SyiarIslam #KemaslahatanUmat

27/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani

25 Oktober 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan. Hingga Sabtu (24/10/2026), sebanyak 70 personel respons telah dikerahkan untuk mendukung pemadaman kebakaran, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat, petugas, dan relawan terdampak.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjalankan misi kemanusiaan melalui respons kebencanaan yang terintegrasi, mulai dari penanganan langsung di lokasi kebakaran hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sumber daya untuk mendukung penanganan karhutla di berbagai daerah.

Menurutnya, upaya penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan logistik guna membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan.

Layanan Kesehatan dan Bantuan Logistik Terus Diperkuat

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman langsung di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah, serta Sulawesi Barat. Upaya tersebut didukung oleh personel medis yang bertugas di Kalimantan Tengah.

Untuk menunjang kebutuhan petugas dan relawan di lapangan, BAZNAS juga mendirikan dapur air yang menyediakan minuman dan makanan ringan. Selain itu, Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dioperasikan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hingga periode pelaporan tersebut, Rumah Sehat Oksigen telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 261 jiwa. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan penurunan kualitas udara.

Selain pelayanan kesehatan, BAZNAS menyalurkan beragam bantuan logistik, meliputi masker bagi masyarakat dan siswa sekolah, makanan siap saji, susu UHT, roti untuk anak-anak, air bersih, serta multivitamin bagi warga dan relawan.

Penyaluran bantuan tersebut menjangkau sejumlah wilayah terdampak, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai di Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan dukungan terhadap penanganan dampak karhutla.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana Lanjutkan Pemadaman di Palangka Raya

Sementara itu, Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufik Hidayat, melaporkan bahwa tim masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kebakaran yang kembali terjadi selama beberapa hari terakhir membuat personel BTB tetap berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman. Upaya tersebut dilakukan guna membantu mengendalikan kebakaran sekaligus mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

“Sudah beberapa hari kejadian ini kembali terulang dan hingga saat ini tim kami masih berada di lokasi ini untuk terus melakukan proses pemadaman. Kita berharap semoga bencana ini bisa segera berlalu dan masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Kalimantan Tengah ini, bisa kembali menghirup udara segar,” ujar Taufik dalam laporannya langsung dari Kalimantan Tengah.

Kepedulian dan Kolaborasi Menjadi Kunci Penanganan Bencana

BAZNAS menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan dan kerja sama berbagai pihak. Selain upaya pemadaman, dukungan kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan, penyediaan kebutuhan dasar, dan bantuan logistik menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Melalui pengerahan personel dan berbagai bentuk pelayanan tersebut, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini sekaligus menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kepedulian sosial yang dapat dimobilisasi untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyampaikan apresiasi atas upaya para personel, tenaga medis, dan relawan yang bekerja di lapangan. Semangat kemanusiaan dan gotong royong diharapkan terus tumbuh agar masyarakat terdampak dapat memperoleh perlindungan, bantuan, dan pelayanan yang dibutuhkan.

Sumber: Humas BAZNAS RI


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASKabMajalengka #BAZNASCepatTanggap #BAZNASTanggapBencana #Karhutla #KebakaranHutanDanLahan #Kalimantan #AksiKemanusiaan #TanggapBencana #PeduliSesama #ZakatUntukKemanusiaan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

26/10/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

Menjemput Keberkahan: Persiapan Matang Menuju Hari Raya Idul Qurban
Menjemput Keberkahan: Persiapan Matang Menuju Hari Raya Idul Qurban
Idul Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan momentum puncak dari perjalanan spiritual yang penuh makna. Agar hari raya ini tidak berlalu begitu saja sebagai rutinitas tahunan, persiapan yang matang—baik secara spiritual maupun praktis—sangatlah krusial. Berikut adalah panduan untuk memaksimalkan hari-hari sebelum Idul Qurban agar Anda bisa meraih pahala terbaik. 1. Mengoptimalkan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah waktu yang paling dicintai Allah SWT untuk beramal saleh. Jangan biarkan hari-hari ini terbuang percuma: Puasa Sunnah: Sangat dianjurkan berpuasa dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, terutama Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Perbanyak Dzikir: Basahi lidah dengan tahlil, tahmid, dan takbir. Ini adalah bentuk pengagungan kita terhadap kebesaran Allah. Amalan Jariyah: Tingkatkan sedekah dan kebaikan kecil lainnya kepada sesama sebagai bentuk syukur. 2. Persiapan Ibadah Qurban (Udhuyah) Jika Anda berniat untuk berqurban, ada beberapa hal teknis dan syariat yang perlu diperhatikan: Niat dan Dana Halal: Pastikan dana yang digunakan berasal dari sumber yang baik. Ibadah yang diterima dimulai dari ketulusan niat dan kehalalan harta. Memilih Hewan Terbaik: Pilihlah hewan yang sehat, tidak cacat, dan telah memenuhi syarat umur. Memberikan yang terbaik adalah cerminan ketakwaan kita. Larangan Memotong Kuku dan Rambut: Bagi yang hendak berqurban, disunnahkan untuk tidak memotong rambut dan kuku sejak memasuki tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih. 3. Memahami Makna Pengorbanan Maksimalnya Idul Qurban ditentukan oleh sejauh mana kita memahami esensinya. Idul Qurban adalah tentang ketundukan mutlak Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS. "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya." (QS. Al-Hajj: 37) Gunakan waktu sebelum Idul Qurban untuk merefleksikan: Apa "Ismail" dalam hidup saya yang masih saya pertahankan melebihi cinta kepada Sang Pencipta? Checklist Persiapan Idul Qurban Aspek Tindakan Spiritual Taubat nasuha dan menjaga shalat lima waktu tepat waktu. Sosial Mendata tetangga atau kerabat yang berhak menerima daging qurban. Finansial Melunasi pembayaran hewan qurban atau menyiapkan dana operasional penyembelihan. Edukasi Mempelajari kembali tata cara shalat Idul Adha dan adab penyembelihan hewan. 4. Persiapan di Hari Raya Agar hari-H berjalan lancar dan penuh berkah, lakukan sunnah-sunnah berikut: Mandi Besar sebelum berangkat shalat Id. Tidak makan sebelum melaksanakan shalat Idul Adha (berbeda dengan Idul Fitri). Mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian (bagi laki-laki). Berjalan kaki menuju tempat shalat dan mengambil jalan yang berbeda saat pulang. Penutup Menjelang Idul Qurban, mari kita tata kembali hati dan persiapan kita. Dengan perencanaan yang baik, Idul Qurban tahun ini bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi tentang meningkatkan derajat ketakwaan kita di sisi Allah SWT. Selamat mempersiapkan diri menjemput hari kemenangan penuh berkah!
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Refleksi Hari Kartini: Meneladani Semangat Emansipasi Berlandaskan Nilai Islami untuk Muslimah Hebat
Refleksi Hari Kartini: Meneladani Semangat Emansipasi Berlandaskan Nilai Islami untuk Muslimah Hebat
MAJALENGKA, BAZNAS – Momentum peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April bukan sekadar seremoni busana adat, melainkan refleksi mendalam atas perjuangan Raden Ajeng Kartini (1879–1904) dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan melalui pendidikan. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat Kartini sangat relevan dengan upaya pemberdayaan umat, khususnya kaum perempuan muslimah. Akar Islam dalam Perjuangan Kartini Sejarah mencatat bahwa cita-cita Kartini tidak lepas dari nilai-nilai Islam Nusantara. Sebagai cucu dari ulama besar Jepara, Kiai Haji Madirono, Kartini memiliki kerinduan mendalam untuk memahami Al-Qur'an. Judul legendaris karyanya, Door Duisternis tot Licht atau "Habis Gelap Terbitlah Terang", diyakini terinspirasi dari ayat suci Al-Qur'an: Minadz-dzulumati ilan-nuur. Kartini ingin menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang indah dan memuliakan ilmu pengetahuan, serta mendorong perempuan untuk keluar dari "kegelapan" kebodohan menuju "cahaya" intelektualitas. Pendidikan: Fondasi Utama Muslimah sebagai Madrasatul Ula BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang perjuangan Kartini sejalan dengan prinsip Emansipasi yang Bertanggung Jawab. Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu adalah kewajiban tanpa memandang gender. Kartini menekankan pentingnya kecerdasan bagi perempuan karena mereka adalah: Pendidik Pertama: Perempuan sebagai madrasatul ula (sekolah pertama) bagi generasi penerus bangsa. Pilar Peradaban: Perempuan yang cerdas akan melahirkan keluarga yang kuat dan berdaya secara ekonomi maupun spiritual. Penjaga Martabat: Pendidikan adalah kunci untuk melindungi perempuan dari diskriminasi dan keterbelakangan. Kartini Modern: Menjadi Agen Perubahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh muslimah di Kabupaten Majalengka untuk menjadikan peringatan ini sebagai pelecut semangat dalam berkarya. "Sosok Kartini adalah teladan bagi muslimah modern untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan religius. Kita ingin perempuan di Majalengka mampu berkontribusi sosial dan ekonomi tanpa meninggalkan akidah serta adab yang mulia," ungkapnya. Melalui program-program pendayagunaan, BAZNAS terus berkomitmen mendukung kemandirian perempuan melalui bantuan modal usaha (Z-Mart/Z-Chicken) dan beasiswa pendidikan, guna mencetak "Kartini-Kartini Baru" yang mandiri dan berdaya. Mari kita lanjutkan perjuangan Kartini dengan meningkatkan literasi, memperkuat ibadah, dan menebar manfaat bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat. #HariKartini #MuslimahInspiratif #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #EmansipasiWanita
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Berdayakan Perempuan Melalui Program Penguatan Ekonomi dan Kemanusiaan
BAZNAS Majalengka Berdayakan Perempuan Melalui Program Penguatan Ekonomi dan Kemanusiaan
MAJALENGKA – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya dalam melanjutkan semangat perjuangan R.A. Kartini melalui berbagai aksi nyata. Semangat emansipasi kini diwujudkan melalui pemberdayaan para ibu mustahik agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi. Melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Majalengka secara konsisten menjalankan program-program yang menyasar kaum perempuan di berbagai lapisan. Mulai dari pemberian modal usaha serta pendampingan bagi pelaku UMKM perempuan, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para ibu lansia yang membutuhkan perhatian khusus. "Semangat perjuangan R.A. Kartini terus hidup dalam setiap langkah kebaikan yang kita lakukan. Dari tangan-tangan tangguh para ibu ini, lahir kemandirian, harapan, dan masa depan yang lebih sejahtera bagi keluarga di Kabupaten Majalengka," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Majalengka. Pemberdayaan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menciptakan ketahanan keluarga yang berkelanjutan. BAZNAS Majalengka percaya bahwa dengan memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan untuk berdaya, hal tersebut akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Dalam momentum Hari Kartini ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi. Masyarakat dapat menjadi bagian dari lahirnya lebih banyak perempuan berdaya dengan menyalurkan ZIS melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan. Layanan Muzakki BAZNAS Kabupaten Majalengka: Website: kabmajalengka.baznas.go.id WhatsApp: 0821-2416-9964 Telepon: (0233) 282414 #HariKartini2026 #KartiniMasaKini #BaznasMajalengka #PerempuanBerdaya #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kepedulian Nyata, Mari Berkurban Bersama BAZNAS Majalengka untuk Bantu Sesama hingga Pelosok Desa
Wujudkan Kepedulian Nyata, Mari Berkurban Bersama BAZNAS Majalengka untuk Bantu Sesama hingga Pelosok Desa
MAJALENGKA Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum besar untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan program Berkurban Bersama BAZNAS (BBB) sebagai jembatan bagi masyarakat untuk menebar kebahagiaan yang lebih luas. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menekankan bahwa kurban melalui BAZNAS menawarkan manfaat ganda: kesempurnaan ibadah bagi pequrban dan pemerataan gizi bagi penerima manfaat. "Kami mengetuk hati seluruh masyarakat untuk menunaikan kurban tahun ini melalui BAZNAS. Dengan berkurban bersama kami, Anda turut memastikan bahwa masyarakat di pelosok desa yang selama ini jarang terjangkau, dapat merasakan nikmatnya protein hewani. Inilah wujud nyata kepedulian kita untuk Majalengka yang Langkung Sae," ujar H. Agus Asri Sabana. Menjangkau yang Terlupakan: Manfaat Pemerataan Distribusi Salah satu keunggulan utama program BBB tahun ini adalah sistem distribusi yang terintegrasi. BAZNAS berkomitmen untuk menyalurkan hewan kurban ke wilayah-wilayah dengan tingkat konsumsi daging yang masih rendah (minim kurban). Strategi ini bertujuan agar kebahagiaan Idul Adha tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga dirasakan oleh fakir miskin dan mustahik di daerah terpencil di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka. Kemudahan Berdonasi: Amanah dan Transparan Untuk memfasilitasi niat baik masyarakat, BAZNAS Majalengka menyediakan kanal pembayaran yang praktis, aman, dan akuntabel: Scan QRIS Resmi BAZNAS (Tersedia untuk pembayaran instan melalui dompet digital). Transfer Bank bjb: 0128194665100 (Kode Bank: 110) a.n BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIK Layanan Konsultasi & Laporan Masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai harga hewan kurban, tata cara pemotongan yang sesuai syariat, hingga mekanisme pelaporan penyaluran dapat menghubungi Layanan Muzakki: WhatsApp: 0821-2416-9964 Telepon: (0233) 282414 Mari jadikan pengorbanan kita tahun ini sebagai saksi kebaikan di akhirat dan sarana mempererat persaudaraan sesama warga Majalengka. Bersama BAZNAS, kurban Anda hadirkan senyum bahagia. #BaznasMajalengka #IdulAdha1447H #QurbanBersamaBaznas #KurbanAndaSenyumBahagia #MajalengkaBerbagi #ZakatMajalengka #PemerataanKurban #Kemanusiaan #MajalengkaLangkungSae
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Meneladani Hikmah Perang Uhud: Pentingnya Kedisiplinan dan Keteguhan Iman
Meneladani Hikmah Perang Uhud: Pentingnya Kedisiplinan dan Keteguhan Iman
MAJALENGKA, BAZNAS Perang Uhud bukan sekadar catatan sejarah tentang benturan fisik antara kaum Muslimin dan kaum Quraisy. Lebih dari itu, peristiwa yang terjadi pada 15 Syawal tahun 3 Hijriah (625 M) ini merupakan madrasah besar bagi umat Islam untuk belajar tentang strategi, ketaatan kepada pemimpin, dan bahaya dari melalaikan amanah demi kesenangan duniawi. Latar Belakang Peristiwa Mengacu pada catatan sejarah dalam buku Perang Uhud karya Muhammad Ridha, pertempuran ini pecah tepat satu tahun setelah kemenangan besar kaum Muslimin di Perang Badar. Pihak Quraisy membawa kekuatan besar sebanyak 3.000 personel dengan misi membalas kekalahan mereka sebelumnya. Di sisi lain, Rasulullah SAW awalnya berangkat dengan 1.000 pasukan. Namun, di tengah perjalanan, terjadi pembelotan yang menyisakan 700 pejuang Muslim yang teguh untuk menghadapi kekuatan musuh yang jauh lebih besar secara kuantitas. Strategi dan Isyarat Kenabian Sebelum peperangan dimulai, Rasulullah SAW sempat menceritakan mimpi yang dialaminya sebagai isyarat akan datangnya ujian berat sekaligus janji kemenangan di masa depan. Untuk membentengi pasukan, Rasulullah SAW menyusun strategi dengan menempatkan 50 pemanah terbaik di atas bukit Uhud. Beliau memberikan instruksi tegas untuk tidak meninggalkan posisi dalam keadaan apa pun. Pelajaran dari Kelalaian Pada fase awal, pasukan Muslim berhasil mendesak musuh. Namun, situasi berbalik drastis ketika sebagian pemanah di atas bukit tergoda oleh harta rampasan perang (ghanimah) dan meninggalkan pos pertahanan. Celah ini dimanfaatkan oleh musuh untuk menyerang dari arah belakang, yang mengakibatkan barisan Muslimin menjadi kacau dan gugurnya para sahabat terbaik, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib. Hikmah untuk Masa Kini Peristiwa Uhud mengajarkan kepada kita beberapa poin penting: Ketaatan adalah Kunci: Ketidakpatuhan terhadap instruksi membawa dampak besar bagi keselamatan kolektif. Bahaya Hubbud Dunya: Ketertarikan yang berlebih pada materi dapat melalaikan kita dari visi perjuangan yang utama. Keteguhan dalam Ujian: Kekalahan taktis adalah sarana evaluasi untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih kuat dan sabar. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk memetik hikmah ini. Kedisiplinan dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah adalah bentuk perjuangan nyata dalam membangun umat yang lebih kuat dan mandiri. Wallahu a'lam bish-shawab. #BAZNASMajalengka #PerangUhud #SejarahIslam #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #EdukasiIslami #KisahRasulullah #InfoMajalengka
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Doa Sapu Jagat: Permohonan Kebaikan Dunia Akhirat yang Dicintai Rasulullah SAW
Doa Sapu Jagat: Permohonan Kebaikan Dunia Akhirat yang Dicintai Rasulullah SAW
MAJALENGKA Dalam kehidupan sehari-hari, setiap Muslim tentu mendambakan keberkahan yang menyeluruh, baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi. Salah satu wasilah terbaik untuk meraih hal tersebut adalah melalui Doa Sapu Jagat. Meski kalimatnya ringkas, doa ini menyimpan makna samudra kebaikan yang mencakup seluruh kebutuhan hamba. Landasan Sunnah dan Kecintaan Rasulullah SAW Rasulullah SAW dikenal sangat menyukai doa-doa yang bersifat Jawami’ul Kalim—yakni kalimat yang singkat namun sarat akan makna mendalam. Sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA dalam kitab Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq, Nabi SAW lebih mengutamakan doa-doa ringkas yang mencakup segala bentuk kemaslahatan agar tidak menyulitkan umatnya dalam mengamalkannya. Bacaan Doa Sapu Jagat Doa ini bersumber langsung dari Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 201) dan menjadi amalan yang sangat dianjurkan setelah melaksanakan salat fardu maupun sunnah: ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ????? ?????????? ???????? ??????? ??????? ???????? Latin: Rabban?, ?tin? fid duny? hasanah, wa fil ?khirati hasanah, wa qin? 'adz?ban n?r. Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." Makna dan Keutamaan yang Luar Biasa Menurut Ibnu Katsir, doa ini adalah permohonan yang paling komprehensif. M. Ghofur Khalil dalam buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat menjelaskan bahwa cakupan doa ini sangat luas: Kebaikan Dunia: Meliputi kesehatan yang afiat, rezeki yang berkah dan lancar, keluarga yang sakinah, tempat tinggal yang nyaman, serta ilmu yang bermanfaat. Kebaikan Akhirat: Mencakup kemudahan saat proses hisab, perlindungan dari rasa takut di hari kiamat, hingga anugerah tertinggi yaitu masuk ke dalam surga-Nya. Manfaat Mengamalkan Doa Sapu Jagat Merujuk pada literatur Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, setidaknya ada lima keutamaan utama bagi mereka yang istikamah mengamalkannya: Mendapatkan ketenangan hati, keselamatan, dan kecukupan rezeki. Diberikan benteng perlindungan dari berbagai keburukan dan musibah. Mendapat kemudahan dalam menjalankan ketaatan dan perintah Allah SWT. Dimudahkan saat menghadapi hari perhitungan (Yaumul Hisab). Meraih ampunan serta rida Allah SWT untuk menghuni jannah-Nya. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa membasahi lidah dengan doa mulia ini. Semoga dengan rutin membacanya, Allah SWT melimpahkan keberkahan bagi diri kita, keluarga, serta membawa kemaslahatan bagi kemajuan Kabupaten Majalengka yang kita cintai. Zakat membersihkan harta, doa menguatkan jiwa. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu sesama yang membutuhkan. #BAZNAS #BaznasMajalengka #Majalengka #DoaSapuJagat #DakwahIslam #ZakatMensejahterakanUmat #AmalanSunnah #KebaikanDuniaAkhirat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengatasi Lilitan Utang dalam Islam: Ikhtiar, Tawakal, dan Amalan Doa Sesuai Sunnah
Mengatasi Lilitan Utang dalam Islam: Ikhtiar, Tawakal, dan Amalan Doa Sesuai Sunnah
MAJALENGKA, BAZNAS Utang piutang merupakan urusan muamalah yang lazim terjadi di tengah masyarakat. Namun, sebagai seorang muslim, perkara utang bukanlah hal yang boleh disepelekan. Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap tanggung jawab pelunasan utang, karena dampaknya tidak hanya di dunia, melainkan hingga ke akhirat. Bahaya Meremehkan Utang Dalam banyak hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan peringatan keras bagi mereka yang lalai dalam melunasi utang. Ruh seorang mukmin akan tetap tertahan dan tidak bisa merasakan kemuliaan di sisi Allah selama utangnya belum ditunaikan. Dari Sa‘d bin al-A?wal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya saudaramu tertahan karena utangnya, maka pergilah dan lunasilah utangnya.” (HR. Ahmad, disahihkan oleh al-Albani). Kunci Utama: Niat yang Jujur dan Tawakal BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengedepankan niat yang tulus saat terpaksa berutang. Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi siapa saja yang memiliki tekad kuat untuk mengembalikan harta yang dipinjamnya. Sesuai sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barang siapa mengambil harta manusia dengan niat untuk menunaikannya, Allah akan menunaikannya untuknya. Dan barang siapa mengambilnya dengan niat merusaknya (tidak membayar), Allah akan membinasakannya.” (HR. al-Bukhari). Amalan Doa Sahih Saat Terlilit Utang Selain berupaya maksimal (ikhtiar) secara lahiriah, seorang muslim hendaknya mengetuk pintu langit dengan doa. Berikut adalah beberapa doa sahih yang diajarkan Rasulullah: 1. Doa Mohon Kecukupan Rezeki Halal ?????????? ???????? ??????????? ???? ?????????? ??????????? ?????????? ??????? ??????? “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari ketergantungan kepada selain-Mu.” (HR. At-Tirmidzi). 2. Doa Sebelum Tidur (Memohon Pelunasan Utang) ?????????? ????? ????????????... ????? ?????? ?????????? ??????????? ???? ???????? “...Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Awal dan Maha Akhir... Lunasilah utang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran.” (HR. Muslim). 3. Doa Perlindungan dari Kegundahan dan Lilitan Utang ?????????? ?????? ??????? ???? ???? ???????? ???????????... ????????? ???? ???? ???????? ????????? ???????? ?????????? “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan... dari lilitan utang dan penindasan manusia.” (HR. Abu Dawud & Bukhari). 4. Doa Memohon Rahmat dan Kekayaan ????????? ?????? ???????... ???????? ????? ??????? ??? ?? ????? ?? ???? “Ya Allah, Pemilik seluruh kerajaan... Rahmatilah aku dengan rahmat yang dengannya Engkau mencukupkanku dari rahmat selain-Mu.” (HR. Ath-Thabrani). Penutup Utang adalah beban, namun dengan tawakal yang benar, usaha yang sungguh-sungguh, dan istiqomah dalam berdoa, Allah akan memberikan jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka. Semoga Allah Ta’ala melapangkan kesulitan finansial kita, memudahkan pelunasan utang-utang kita, dan memberkahi setiap rezeki yang kita peroleh. Amin Ya Rabbal 'Alamin. Informasi & Layanan Zakat, Infak, Sedekah: Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk konsultasi dan penyaluran bantuan bagi asnaf yang membutuhkan. #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #EdukasiIslami #DoaPelunasUtang #Tawakal #FiqhMuamalah #MajalengkaLangkungSae #LunasUtang #BerbagiKeberkahan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menggugat Niat: Aktivitas Dunia sebagai Ibadah, Tulus atau Sekadar Modus?
Menggugat Niat: Aktivitas Dunia sebagai Ibadah, Tulus atau Sekadar Modus?
MAJALENGKA, BAZNAS Allah SWT telah membuka pintu ibadah seluas-luasnya bagi hamba-Nya. Tidak hanya melalui jalur ibadah murni (mahdhah) seperti salat dan zakat, tetapi juga melalui aktivitas harian (ghairu mahdhah) yang dijalankan dengan niat yang benar. Sebagaimana sabda Rasulullah ?: “Amalan-amalan itu hanyalah tergantung pada niatnya. Dan setiap orang hanya akan dibalas berdasarkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari & Muslim) Namun, di tengah hiruk-pikuk modernitas, muncul sebuah fenomena retorika yang perlu kita renungkan bersama. Fenomena ini sering datang dari panggung-panggung publik, ruang diskusi profesional, hingga obrolan santai di keluarga. Sebuah tren di mana motivasi duniawi dikobarkan dengan api yang membara, sementara nasihat agama hanya diletakkan sebagai "pelengkap" atau bahkan pembenaran atas ambisi duniawi yang tak bertepi. Ketimpangan Narasi: Dunia yang Utama, Agama yang Tersisa? Kita sering menyaksikan tokoh publik atau bahkan diri kita sendiri begitu bersemangat membakar jiwa audiens dengan jargon: “Ayo kerja keras! Kita harus adaptif dan solutif!” Kalimat ini tentu tidak salah. Namun, masalah muncul ketika porsi nasihat agama hanya diselipkan sekilas di akhir pidato panjang: “Yang penting niatnya ibadah.” Ironisnya, seringkali kalimat tersebut diikuti dengan seruan, “Jangan jadi ritualis! Beragama jangan sekadar ritual saja. Ada hablumminannas!” Pertanyaannya, mengapa kita jarang mendengar keseimbangan yang serupa: “Jangan terlalu ambisius pada dunia! Bukankah selain hablumminannas, ada hablumminallah yang wajib dijaga?” Kekhawatiran kita adalah terjatuh pada kondisi Kalimatul haq yuradu biha al-bathil—perkataannya benar, namun maksud di baliknya adalah sebuah kekeliruan, yakni mendorong manusia untuk tetap fokus sepenuhnya pada dunia dengan tameng "niat ibadah". Menempatkan Akhirat sebagai Panglima Tugas memberi nasihat bukan hanya milik Ustaz atau Kiai. Setiap orang beriman memiliki tanggung jawab moral untuk saling menasihati agar tidak menjadi golongan yang merugi, sesuai amanat QS. Al-Ashr. Jika dunia ini begitu melelahkan, lantas mengapa kita jarang mengajak sesama untuk "beristirahat" dalam salat? Rasulullah ? bersabda kepada Bilal bin Rabah RA: “Wahai Bilal, istirahatkanlah kami dengan salat.” Jika hidup ini penuh masalah, mengapa strategi sukses dunia lebih sering digaungkan daripada ajakan merenungi Al-Qur’an? Jika hati sering gelisah, mengapa tips manajemen stres lebih populer daripada ajakan berzikir kepada Allah? Padahal Allah SWT berfirman: “Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Prinsip Utama: Kejar Akhirat, Jangan Lupakan Dunia BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memegang prinsip yang digariskan dalam QS. Al-Qasas: 77: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia.” Ayat ini sangat jelas perintahnya: Kejar akhirat sebagai tujuan utama, dan jangan lupakan bagian dunia. Jangan dibalik. Mari kita jujur pada diri sendiri dan kepada Allah. Apakah aktivitas duniawi kita benar-benar diniatkan sebagai bentuk penghambaan, ataukah itu hanya dalih agar kita bisa terus terobsesi pada materi tanpa merasa bersalah secara spiritual? Penutup Marilah kita mulai menata kembali skala prioritas. Ajaklah orang untuk mengenal Allah terlebih dahulu. Ajak mereka salat, ajak mereka berzakat, ajak mereka berzikir. Barulah setelah itu, dorong untuk giat menggapai dunia dengan tetap menjaga niatnya. Dengan porsi yang tepat, maka seluruh waktu kita—24 jam dalam sehari—benar-benar akan bernilai ibadah yang tulus, bukan sekadar modus keduniaan. Semoga Allah memberikan kita taufik agar mampu jujur kepada-Nya dan kepada diri kita sendiri. Wallahu waliyyut taufiq. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #NasihatAgama #NiatIbadah #KritikSosial #IslamKaffah #ZakatMemberdayakan #Hablumminallah #Hablumminannas
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Membangun Citra Diri di Dunia Maya: Antara Syiar Dakwah dan Menjaga Keikhlasan Hati
Membangun Citra Diri di Dunia Maya: Antara Syiar Dakwah dan Menjaga Keikhlasan Hati
MAJALENGKA, BAZNAS Di era transformasi digital saat ini, dunia maya telah menjadi ruang hidup kedua bagi masyarakat. Media sosial tidak lagi sekadar menjadi cerminan realita, namun telah bergeser menjadi panggung untuk membangun citra diri (personal branding). Fenomena ini membawa tantangan tersendiri bagi seorang Muslim: Bagaimana kita menempatkan diri antara kebutuhan untuk menampilkan identitas Islam yang baik dengan kewajiban menjaga kemurnian niat? Personal Branding dalam Perspektif Nabawi Islam sejatinya sangat memperhatikan citra diri yang baik. Rasulullah ? adalah teladan utama dalam hal ini. Sejak masa mudanya, beliau dikenal dengan gelar Al-Amin (yang terpercaya). Allah ? pun memuji akhlak beliau dalam Al-Qur'an: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. al-Qalam: 4) Bagi seorang Muslim, memiliki citra diri yang positif bukan sekadar soal popularitas, melainkan bentuk tanggung jawab representasi agama. Mengingat label Islam melekat pada setiap individu pemeluknya, maka karakter seorang Muslim seringkali menjadi tolok ukur nilai Islam di mata dunia, terutama bagi mereka yang belum mengenal Islam secara mendalam. Kapan Amalan Perlu Disyiarkan? Syariat Islam memiliki dimensi wasathiyah (pertengahan). Ada amalan-amalan tertentu yang memang diperintahkan untuk ditunjukkan secara publik sebagai bentuk syiar, antara lain: Salat Berjemaah: Menunjukkan kekuatan dan persatuan umat. Syiar Hari Raya & Ramadan: Menumbuhkan semangat ibadah dan kegembiraan kolektif. Pemberitahuan Pernikahan: Menghindari fitnah dan memperjelas status sosial. Zakat dan Sedekah secara Kelembagaan: Menunjukkan transparansi dan memotivasi orang lain untuk turut berbagi (QS. Al-Baqarah: 271). Menimbang Risiko di Balik "Panggung" Digital Meskipun membangun citra baik itu penting, terdapat risiko besar yang mengintai para "Influencer Saleh" atau siapa pun yang kerap membagikan kebaikannya di media sosial: Ancaman terhadap Keikhlasan: Pujian manusia ibarat "tebasan leher". Rasulullah ? memperingatkan bahwa ketergantungan pada pujian dapat menjerumuskan seseorang pada sifat ujub (bangga diri) dan riya (pamer), yang pada akhirnya dapat menghanguskan pahala amal tersebut. Bahaya Penyakit 'Ain: Pandangan kagum yang disertai hasad (iri dengki) dari orang lain di dunia maya dapat berdampak buruk secara nyata pada fisik maupun psikis objeknya. Berkurangnya Keutamaan Amal Rahasia: Allah ? sangat mencintai hamba yang bertakwa dan tersembunyi (Al-Khafi). Amal yang dirahasiakan—seperti sedekah yang tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya—memiliki kedudukan yang lebih mulia di sisi Allah ?. Kesimpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya para penggerak konten digital, untuk bijak dalam menyeimbangkan antara Syiar dan Sirr (rahasia). Jadikan media sosial sebagai sarana dakwah dan inspirasi, namun pastikan kita tetap memiliki "simpanan" amal saleh yang hanya diketahui oleh Allah ? saja. Dengan mengedepankan ilmu sebelum bertindak, kita dapat memetik maslahat dari teknologi tanpa harus mengorbankan kesucian niat di dalam hati. Sumber: Kajian Literasi Islam BAZNAS Majalengka #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Zakat #Infak #Sedekah #PersonalBranding #AkhlakMulia #LiterasiIslam #DakwahDigital #Majalengka
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Ponpes Daarul Ibtida Sadasari
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Ponpes Daarul Ibtida Sadasari
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana pendidikan Islam di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (20/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Pondok Pesantren Daarul Ibtida yang berlokasi di Desa Sadasari, Kecamatan Argapura. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., kepada perwakilan pengurus Pondok Pesantren Daarul Ibtida. Komitmen Meningkatkan Kenyamanan Ibadah dan Belajar Dalam kesempatan tersebut, H. Idi Purnama menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Majalengka Takwa yang bertujuan untuk memastikan fasilitas keagamaan di pesantren layak dan memadai bagi para santri. "Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan titipan dari para muzaki berupa bantuan sarana keagamaan untuk Ponpes Daarul Ibtida. Kami berharap bantuan ini dapat menunjang aktivitas dakwah dan kegiatan belajar mengajar di pesantren, sehingga para santri dapat menimba ilmu dengan lebih nyaman dan khusyuk," ujar H. Idi Purnama. Beliau juga menambahkan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat untuk dikembalikan kepada umat yang membutuhkan. Apresiasi dari Pihak Pesantren Pihak perwakilan Pondok Pesantren Daarul Ibtida menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Kami atas nama keluarga besar Ponpes Daarul Ibtida mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Bantuan ini sangat berarti bagi pengembangan sarana di tempat kami. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi kemajuan BAZNAS di Majalengka," ungkap perwakilan pesantren. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sinergi antara lembaga zakat dan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat demi mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan berakhlakul karimah. #BAZNASMajalengka #MajalengkaTakwa #ZakatTumbuhBermanfaat #PonpesDaarulIbtida #SadasariArgapura #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA20/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan dan Program Rutilahu di Desa Cihaur
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan dan Program Rutilahu di Desa Cihaur
MAJA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana keagamaan dan kesejahteraan hunian masyarakat. Pada Senin pagi (20/04/2026), Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyerahkan secara simbolis bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Pondok Pesantren Anwarul Huda, Desa Cihaur, Kecamatan Maja. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Anwarul Huda, Ustaz Mustaqim Azis Husni. Prosesi penyerahan ini berlangsung dengan khidmat di kediaman Bapak Herman, warga setempat yang juga tercatat sebagai penerima manfaat program Rumah Layak Huni (RLHB) dari BAZNAS. Sinergi dengan Pemerintah Desa Kegiatan penyerahan ini turut disaksikan oleh pihak Pemerintah Desa Cihaur yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dusun setempat. Kehadiran pihak desa menegaskan adanya sinergi yang kuat antara BAZNAS dan aparatur kewilayahan dalam memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya stimulan untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah dan pendidikan di lingkungan pesantren serta perbaikan infrastruktur hunian warga. "Kami berharap bantuan sarana keagamaan ini dapat menunjang aktivitas belajar mengajar di Ponpes Anwarul Huda. Di saat yang sama, kehadiran kami di sini juga untuk memastikan dimulainya program perbaikan rumah Bapak Herman agar segera menjadi hunian yang layak dan sehat," ujar Uuh Patulloh. Apresiasi dari Penerima Manfaat Pimpinan Ponpes Anwarul Huda, Mustaqim Azis Husni, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian nyata yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada masyarakat Desa Cihaur melalui bantuan Saraga dan program RLHB. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan Saraga ini sangat berarti bagi kelancaran kegiatan di pondok. Selain itu, kami juga sangat terharu dengan adanya bantuan RLHB bagi Bapak Herman. Ini adalah bukti nyata kehadiran zakat dalam membantu meringankan beban umat," ungkap Mustaqim. Penyerahan bantuan ini menegaskan peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Majalengka, sejalan dengan visi pembangunan daerah. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #ProgramSaraga #RutilahuBAZNAS #PonpesAnwarulHuda #MajaBerbagi #Kemanusiaan #ZakatPemberdayaan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Air Mata Haru di Desa Cihaur: BAZNAS Majalengka Wujudkan Mimpi Rumah Layak bagi Pak Herman yang Terbaring Sakit
Air Mata Haru di Desa Cihaur: BAZNAS Majalengka Wujudkan Mimpi Rumah Layak bagi Pak Herman yang Terbaring Sakit
MAJALENGKA Di balik dinding-dinding yang kian rapuh dan atap yang nyaris runtuh, tersimpan sebuah perjuangan hidup yang menyesakkan dada. Pada Rabu (20/04/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka hadir membawa setitik cahaya bagi Bapak Herman, seorang warga Desa Cihaur, Kecamatan Maja, melalui penyaluran bantuan Program Rumah Layak Huni (RLHB). Hidup dalam Bayang-Bayang Kerapuhan Kondisi Bapak Herman sangat memprihatinkan. Penyakit pembengkakan paru-paru telah merampas kekuatannya, memaksanya hanya bisa terdiam dan pasrah di dalam rumah. Keinginan kuatnya untuk beribadah ke masjid atau sekadar mencangkul di sawah seringkali berakhir pilu; ia kerap jatuh pingsan sebelum kaki sempat melangkah jauh atau cangkul menyentuh tanah. Kini, ia hanya bisa menggantungkan hidup pada sang istri, seorang pejuang keluarga yang setiap dini hari menembus dinginnya malam untuk berjualan sayuran di Pasar Maja. Ketidaberdayaan itu semakin lengkap dengan kondisi rumah mereka yang nyaris ambruk. Langit-langit rumah hanya tertutup plastik seadanya untuk menghalau debu, sementara dua kamar tidur telah ditinggalkan karena atapnya yang sudah rusak parah. Ancaman di Balik Atap yang Lapuk Ada kisah mencekam yang diceritakan sang istri kepada Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, saat kunjungannya. Di tengah kondisi atap yang rapuh, mereka pernah dikejutkan oleh kehadiran seekor ular berbisa yang bersarang di sana. Karena kondisi atap yang membahayakan untuk dinaiki, sang anak, Ade, terpaksa meminjam senapan mimis milik tetangga untuk melumpuhkan ancaman tersebut demi keselamatan nyawa mereka. Amanah Muzaki untuk "Majalengka Langkung Sae" Hadir langsung di kediaman Bapak Herman karena kondisi fisik sang penerima yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor, Drs. Uuh Patulloh menyerahkan bantuan RLHB dengan penuh takzim. "Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan amanah dari para muzaki. Ini adalah bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah masyarakat kembali untuk menolong sesama. Program ini juga merupakan bentuk perhatian nyata dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang senantiasa memantau agar bantuan sosial tepat sasaran demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae," ujar Drs. Uuh Patulloh. Beliau menegaskan bahwa RLHB bukan sekadar bantuan bangunan, melainkan upaya memberikan martabat, keamanan, dan kesehatan bagi warga yang kurang mampu. Haru yang Memecah Suasana Isak tangis haru tak membendung saat Bapak Herman menerima bantuan tersebut. Dengan suara yang terbata karena kondisi fisiknya, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Majalengka dan para donatur yang telah peduli pada nasib keluarganya. Melalui pendistribusian yang ketat secara administrasi dan syariat, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus menekan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Majalengka. Setiap rupiah zakat yang dititipkan menjadi fondasi harapan bagi mereka yang hampir putus asa. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #RLHB #ZakatMensejahterakan #InfoMajalengka #Cihaur #Maja #Kemanusiaan #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #BupatiMajalengka #EmanSuherman
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Buka Program Berkurban Bersama BAZNAS 1447 H: Wujudkan Kepedulian Sosial yang Nyata
BAZNAS Majalengka Buka Program Berkurban Bersama BAZNAS 1447 H: Wujudkan Kepedulian Sosial yang Nyata
MAJALENGKA Menyambut momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program Berkurban Bersama BAZNAS (BBB). Program ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat (Muzakki/Munfiq) untuk menunaikan ibadah kurban dengan jaminan pengelolaan yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan menyembelih hewan, melainkan refleksi dari totalitas ketaatan dan ketakwaan hamba kepada Sang Pencipta, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. "Daging dan darah kurban memang tidak sampai kepada Allah, namun ketakwaan dari para pequrbanlah yang sampai kepada-Nya. Melalui program ini, kami ingin memastikan esensi kurban tersebut bertransformasi menjadi manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkapnya. Fokus Distribusi di Wilayah Minim Kurban BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk menyalurkan hewan kurban ke wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori "minim kurban". Hal ini bertujuan agar pemerataan konsumsi protein hewani dapat dirasakan oleh masyarakat di pelosok desa yang selama ini jarang terjangkau oleh bantuan serupa. Dengan manajemen distribusi yang terintegrasi, BAZNAS memastikan setiap amanah dari para pequrban akan memberikan senyum kebahagiaan bagi fakir miskin dan mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Kemudahan Transaksi via QRIS dan Transfer Bank Untuk memudahkan masyarakat dalam berkontribusi, BAZNAS Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran yang transparan dan akuntabel. Masyarakat dapat menyalurkan donasi kurban melalui: Scan QRIS Resmi BAZNAS Transfer Bank bjb: 0128194665100 (Kode Bank: 110) a.n BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIK Layanan Informasi dan Konsultasi Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai harga hewan kurban, prosedur pemotongan, hingga laporan penyaluran, BAZNAS Majalengka menyediakan Layanan Muzakki di: WhatsApp: 0821-2416-9964 Telepon: (0233) 282414 Mari jadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum untuk melepaskan kecintaan pada dunia dan memperkuat solidaritas sosial. Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, kurban Anda menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak. #BaznasMajalengka #IdulAdha1447H #QurbanBersamaBaznas #KurbanAndaSenyumBahagia #MajalengkaBerbagi #ZakatMajalengka #PemerataanKurban #Kemanusiaan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Program Majalengka Cerdas
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Program Majalengka Cerdas
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program unggulan Majalengka Cerdas. Pada Senin (20/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan beasiswa kepada mahasiswi berprestasi sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 13.00 WIB. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., kepada penerima manfaat, Allya Syafira. Dukungan untuk Pendidikan Tinggi Allya Syafira, yang merupakan warga Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, hadir didampingi oleh orang tuanya untuk menerima bantuan tersebut. Program Majalengka Cerdas ini dirancang khusus untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa asal Majalengka agar dapat fokus meraih prestasi di jenjang perguruan tinggi. Dalam keterangannya, Fijay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk apresiasi dan dorongan semangat bagi generasi muda Majalengka. "BAZNAS Majalengka melalui program Majalengka Cerdas berkomitmen untuk memastikan tidak ada putra-putri daerah yang terkendala pendidikannya karena faktor ekonomi. Semoga bantuan stimulan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Allya Syafira untuk menunjang kebutuhan akademiknya," ujar Fijay. Apresiasi Penerima Manfaat Rasa syukur terpancar dari wajah Allya Syafira dan orang tuanya saat menerima bantuan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para muzzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Majalengka. "Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Terima kasih BAZNAS Majalengka atas perhatiannya terhadap masa depan pendidikan kami. Insya Allah, amanah ini akan saya gunakan dengan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan studi," ungkap Allya. Dengan terus bergulirnya program Majalengka Cerdas, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing demi kemajuan Kabupaten Majalengka di masa depan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaCerdas #ZakatTumbuhBermanfaat #BeasiswaBAZNAS #MajalengkaWetan #PendidikanMajalengka #FijayMuhamadFaozan #KabarZakat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tanamkan Karakter Dermawan Sejak Dini, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama IGTK
Tanamkan Karakter Dermawan Sejak Dini, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama IGTK
MAJALENGKA, BAZNAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan akselerasi dalam memperluas jangkauan edukasi filantropi di sektor pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) yang digelar bagi jajaran Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) se-Kabupaten Majalengka di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka, Senin (20/4). Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi infak sekaligus memperkuat fondasi karakter kedermawanan bagi anak didik di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), hingga Taman Kanak-kanak (TK). Edukasi Moral di Atas Penghimpunan Dana Acara dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Dalam sambutannya, H. Agus menegaskan bahwa esensi utama dari Program SIGAP melampaui angka-angka penghimpunan. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita," tegasnya. Beliau juga menambahkan bahwa program ini selaras dengan visi Pemerintah Daerah untuk mewujudkan sektor pendidikan yang Langkung Sae (Lebih Baik). "Tanggung jawab besar untuk mencetak generasi yang peduli ada di pundak Bapak dan Ibu guru sekalian sebagai garda terdepan pendidikan anak usia dini," tambah H. Agus. Sinergi dan Tata Kelola yang Transparan Pertemuan tersebut dihadiri oleh 4 orang perwakilan PD IGTK Kabupaten Majalengka dan 26 perwakilan PC IGTK dari seluruh kecamatan. Selain menjadi ruang silaturahmi, BAZNAS memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah serta sistem transparansi penyaluran dana. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS lainnya, yakni: H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana) Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail) Mengenal SIGAP: Dari Siswa, Oleh Siswa, Untuk Sekolah Program SIGAP hadir dengan prinsip akuntabilitas dan azas manfaat kembali. Dana infak yang dihimpun dari para siswa melalui UPZ sekolah nantinya akan didistribusikan kembali untuk kepentingan internal lingkungan pendidikan tersebut, di antaranya: Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi ruang kelas atau fasilitas penunjang KBM. Sarana Ibadah: Pembangunan atau pemeliharaan musala sekolah. Bantuan Sosial: Santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah. Melalui sinergi erat bersama IGTK, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis gerakan filantropi ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, peduli, dan mandiri, demi terwujudnya masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera dan berkarakter. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #IGTKMajalengka #FilantropiPendidikan #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Dukung Kaderisasi Mahasiswa Hukum, Serahkan Bantuan untuk DPC Permahi
BAZNAS Majalengka Dukung Kaderisasi Mahasiswa Hukum, Serahkan Bantuan untuk DPC Permahi
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan penguatan organisasi kepemudaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Terbaru, BAZNAS menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC Permahi) Kabupaten Majalengka tahun 2026. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa hukum sebagai calon praktisi yang memiliki integritas moral dan profesionalisme tinggi. "Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi BAZNAS terhadap organisasi kemahasiswaan yang berfokus pada kaderisasi dan penegakan supremasi hukum. Kami berharap DPC Permahi Majalengka mampu melahirkan kader-kader hukum yang jujur, amanah, dan selalu berpihak pada keadilan, sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kami usung," ujar H. Agus Asri Sabana. DPC Permahi merupakan organisasi profesi hukum yang mandiri dan independen. Kehadirannya di Majalengka menjadi wadah bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan melalui diskusi hukum, kajian strategis, aksi sosial, hingga pemberian bantuan hukum kepada masyarakat. Dicky Turmudzi, selaku panitia kegiatan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian BAZNAS Majalengka terhadap pergerakan mahasiswa hukum di daerah. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua BAZNAS Majalengka atas bantuan dan kepercayaannya. Dukungan ini sangat berarti bagi kelancaran agenda kaderisasi kami. Kami berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal keadilan dan berkontribusi aktif bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Kabupaten Majalengka," pungkas Dicky. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan DPC Permahi Majalengka dapat terus bertumbuh menjadi organisasi yang produktif dalam mencetak profesional hukum yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #PermahiMajalengka #MahasiswaHukum #SupremasiHukum #KaderisasiHukum #ZakatUntukUmat #Majalengka2026
BERITA20/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Memuliakan Keringat: Menilik Prinsip Keadilan dan Hak Pekerja dalam Perspektif Islam
Memuliakan Keringat: Menilik Prinsip Keadilan dan Hak Pekerja dalam Perspektif Islam
MAJALENGKA, BAZNAS Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, tidak terkecuali bagi para pekerja. Jauh sebelum dunia modern merumuskan regulasi ketenagakerjaan, Islam telah meletakkan pondasi kokoh mengenai perlindungan hak-hak pekerja yang berlandaskan keadilan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pandangan syariat, bekerja bukan sekadar aktivitas ekonomi untuk menyambung hidup, melainkan sebuah bentuk ibadah yang mulia. BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya edukasi mengenai hak pekerja ini guna menciptakan ekosistem kerja yang harmonis dan berkah di wilayah Majalengka. Berikut adalah enam hak dasar pekerja yang ditegaskan dalam ajaran Islam: 1. Hak Menerima Upah yang Adil Upah merupakan kewajiban utama pemilik usaha. Istilah Ajr (upah) disebutkan sebanyak 150 kali dalam Al-Qur'an, menunjukkan betapa krusialnya apresiasi terhadap jerih payah seseorang. Islam memandang setiap tetes keringat pekerja harus dibalas dengan imbalan yang pantas sesuai dengan akad yang telah disepakati. 2. Ketepatan Waktu Pembayaran Islam melarang keras penundaan upah. Rasulullah SAW bersabda, "Berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya." (HR. Ibnu Majah). Hal ini menunjukkan bahwa kepastian waktu pembayaran adalah bentuk penghormatan terhadap kebutuhan hidup pekerja dan keluarganya. 3. Upah yang Sepadan dengan Keahlian Keadilan dalam menentukan besaran upah sangat ditekankan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A‘raf: 85 agar kita tidak mengurangi hak-hak manusia. Pemilik usaha dilarang melakukan praktik "curang" dengan memberikan beban kerja yang berat namun memberikan imbalan yang minim. 4. Perlindungan di Masa Tua dan Penurunan Produktivitas Seorang pekerja yang telah menghabiskan masa mudanya untuk mengabdi tidak boleh diputus hubungan kerjanya secara sepihak hanya karena faktor usia atau kesehatan yang menurun. Berlandaskan hadis riwayat Imam Ahmad, Islam mengajarkan kasih sayang kepada mereka yang telah berjasa, meskipun kemampuan fisiknya tak lagi sekuat dahulu. 5. Perlakuan yang Manusiawi dan Terhormat Pekerja bukanlah budak. Pemilik usaha wajib menjaga martabat pekerjanya dengan tidak merendahkan, menyakiti secara fisik, maupun memberikan beban di luar batas kemampuan. Rasulullah SAW memberikan teladan nyata dengan senantiasa makan bersama dan membantu pekerjaan para pelayannya. 6. Hak Menjalankan Kewajiban Agama Pekerjaan tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk beribadah kepada Allah SWT. Pemilik usaha wajib memberikan ruang dan waktu bagi pekerja untuk menunaikan salat dan puasa. Pekerja yang religius justru akan menjadi aset berharga karena mereka bekerja dengan rasa amanah dan pengawasan ilahi (muraqabah). Melalui pemahaman hak-hak ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara pemberi kerja dan pekerja di Kabupaten Majalengka. Keadilan yang ditegakkan di dunia kerja akan membawa keberkahan pada harta dan kemajuan ekonomi masyarakat secara luas. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #HakPekerjaIslam #ZakatMensejahterakan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Ajak Umat Jaga Akal dan Hati dari Bahaya Scrolling Tanpa Kendali
BAZNAS Majalengka Ajak Umat Jaga Akal dan Hati dari Bahaya Scrolling Tanpa Kendali
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya menjaga ketahanan spiritual dan intelektual di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena scrolling tanpa henti atau konsumsi konten digital yang tidak terkendali dinilai mulai mengikis kemampuan berpikir mendalam (deep thinking) dan merusak kejernihan hati umat, terutama generasi muda. Melalui rilis resminya, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa meskipun teknologi adalah sarana yang netral, penggunaannya harus tetap berpijak pada prinsip Hifzh al-‘Aql (menjaga akal) dan Hifzh al-Qalb (menjaga hati). Ancaman Dangkalnya Berpikir dan Penyakit Hati Fenomena ini bukan sekadar masalah kebiasaan, melainkan ancaman nyata bagi kualitas sumber daya manusia. Mengutip penelitian neurosains, paparan konten singkat secara terus-menerus terbukti memperpendek rentang perhatian (attention span) dan melatih otak untuk bersikap reaktif, bukan reflektif. "Islam adalah agama yang memuliakan akal. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 3 bahwa tanda-tanda kebesaran-Nya diperuntukkan bagi kaum yang berpikir. Jika waktu kita habis hanya untuk memandang layar tanpa makna, maka kemampuan kita untuk merenungi ayat-ayat Allah dan berinovasi untuk kemaslahatan umat akan perlahan menipis," ungkap pihak BAZNAS. Selain dampak kognitif, bahaya scrolling bebas juga menjadi pintu masuk bagi syahwat melalui pandangan yang tidak dijaga. Hal ini berisiko pada penurunan kesehatan mental, gangguan pola tidur, hingga lunturnya kemanisan iman dalam beribadah. Zakat dan Sedekah Waktu untuk Hal Produktif BAZNAS Majalengka mengingatkan bahwa esensi zakat dan ketaatan juga mencakup bagaimana umat membersihkan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Waktu merupakan nikmat besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala. Masyarakat, khususnya generasi muda di Majalengka, didorong untuk mulai melakukan pembatasan durasi penggunaan gawai secara mandiri. Alihkan waktu luang tersebut untuk aktivitas yang lebih berkah, seperti tilawah Al-Qur'an, literasi Islam, serta aksi nyata dalam membantu sesama melalui berbagai program kemanusiaan. Langkah Praktis Menuju Perubahan Sebagai bagian dari edukasi publik, BAZNAS Majalengka merekomendasikan beberapa langkah praktis: Disiplin Digital: Membatasi waktu harian penggunaan media sosial. Menjaga Pandangan: Segera menghindari konten yang bersifat syahwat atau sia-sia. Aktivitas Riil: Mengisi kekosongan jiwa dengan ibadah, membaca buku, dan interaksi sosial yang produktif. Langkah ini sejalan dengan upaya bersama untuk membangun masyarakat yang lebih berkualitas, selaras dengan semangat pembangunan daerah yang lebih baik di segala aspek. #BAZNASMajalengka #ZakatMensejahterakanUmat #LiterasiDigital #JagaAkalJagaHati #StopScrolling #IslamDanTeknologi #MajalengkaLangkungSae #HifzhAlAql
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengasah Rasa, Menggapai Surga Dunia: Ikhtiar Meraih Kebahagiaan Hakiki
Mengasah Rasa, Menggapai Surga Dunia: Ikhtiar Meraih Kebahagiaan Hakiki
MAJALENGKA – Hidup bahagia adalah impian setiap insan. Namun, sering kali kita terjebak dalam persepsi bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang instan. Padahal, kebahagiaan sejati merupakan sebuah proses mengasah rasa yang melibatkan kesadaran diri, pengelolaan emosi, dan adopsi pola pikir yang selaras dengan nilai-nilai ketauhidan. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sementara ini, jangan biarkan ketenangan hati kita rusak oleh keluh kesah yang berlebihan, kesedihan yang berlarut, atau kecemasan akan masa depan yang belum terjadi. Lebih dari itu, kebahagiaan sejati akan menjauh jika hidup kita dipenuhi dengan kemaksiatan. Surga Dunia Sebelum Surga Akhirat Kebahagiaan dalam Islam sering disebut sebagai "Surga Dunia". Hal ini mencakup ketenangan hati dan kedamaian jiwa melalui dzikrullah (mengingat Allah SWT). Syekh Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah berpesan: “Sesungguhnya di dunia ini terdapat surga, barangsiapa yang tidak memasukinya, maka ia tidak akan memasuki surga akhirat.” (Al-Mustadrak ‘ala Majmu’ Al-Fatawa, 1: 153) Kesadaran bahwa dunia ini fana seharusnya tidak membuat kita patah semangat, melainkan memotivasi kita untuk hidup penuh makna sebagai bekal menuju kebahagiaan abadi di akhirat. Langkah Mengasah Rasa Menuju Hidup Bahagia BAZNAS Kabupaten Majalengka merangkum dua langkah utama berdasarkan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah untuk menggapai ketenangan tersebut: 1. Menjalankan Aturan Allah sebagai Panduan Hidup Manusia diciptakan bersamaan dengan ujian hidup. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Balad: 4 bahwa manusia diciptakan dalam keadaan susah payah. Masalah akan selalu ada, baik dari dalam diri maupun interaksi sosial. Namun, Allah tidak membiarkan kita berjalan tanpa arah. Aturan-Nya adalah solusi: Janji Allah: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. At-Talaq: 2-3). Peringatan: Sebaliknya, berpaling dari peringatan Allah hanya akan membuahkan kehidupan yang sempit (QS. Thaha: 124). 2. Menerima Takdir dengan Ridha dan Ikhtiar Kunci kebahagiaan lainnya adalah menyadari bahwa tidak ada yang abadi—baik suka maupun duka. Menerima takdir berarti melepaskan keterikatan berlebih pada duniawi. Saat tertimpa musibah, seorang mukmin diajarkan untuk berucap: "Qadarullah wa ma sya’a fa’ala" (Ini telah ditakdirkan Allah, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki). Menerima takdir bukan berarti pasif. Islam mengajarkan keseimbangan antara Ridha (menerima ketetapan) dan Ikhtiar (usaha perubahan), sebagaimana firman-Nya dalam QS. Ar-Ra’d: 11. Ujian Sesuai Kemampuan Penting untuk diingat bahwa Allah Maha Adil. Tidak ada beban yang diberikan melampaui batas kesanggupan hamba-Nya (QS. Al-Baqarah: 286). Di balik setiap kesulitan, selalu ada kemudahan yang menyertainya (QS. Al-Insyirah: 5-6). Kesimpulan Kebahagiaan tidak diukur dari seberapa lama kita hidup, melainkan seberapa berkualitas kita mengisi waktu dengan ketaatan. Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai salah satu jalan membersihkan harta dan jiwa, guna meraih ketenangan hati yang menjadi pintu menuju surga dunia dan akhirat. #BAZNASMajalengka #KebahagiaanHakiki #SurgaDunia #KajianIslam #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #MengasahRasa
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
GELIAT TRADISI DI BUMI TALAGA MANGGUNG: BAZNAS MAJALENGKA MANJAKAN PEZIARAH DENGAN PESONA WARUNG AMAL
GELIAT TRADISI DI BUMI TALAGA MANGGUNG: BAZNAS MAJALENGKA MANJAKAN PEZIARAH DENGAN PESONA WARUNG AMAL
MAJALENGKA Riuh rendah ribuan langkah kaki memadati jalanan Desa Kagok, Kecamatan Banjaran. Di bawah naungan langit Minggu (19/04/2026), sebuah tradisi agung yang telah melintasi lorong waktu kembali berdenyut. Tradisi Haolan, sebuah ritual sakral peninggalan Kerajaan Talaga Manggung, kembali memanggil ribuan jiwa dari seantero Pulau Jawa untuk bersimpuh di makam Sunan Wanaperih dan Sunan Cipager. Di tengah lautan manusia ini, sebuah oase kebaikan tegak berdiri memberikan pelayanan tulus bagi para musafir: "Warung Amal" BAZNAS Kabupaten Majalengka. Manajemen Responsif: Pantauan Digital & Kendali Lapangan Dibalik kesuksesan operasional Warung Amal, terdapat koordinasi yang matang. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., telah memastikan kesiapan teknis dengan meninjau langsung lokasi pada Sabtu malam. Meski pada hari pelaksanaan beliau harus menghadiri agenda penting lainnya, H. Agus Asri tetap memantau secara intensif melalui koordinasi WhatsApp demi memastikan pelayanan kepada jamaah tetap berjalan optimal. Di lokasi acara, kendali operasional diamanatkan kepada Ketua Pelaksana, Drs. Uuh Patulloh. Bersama Tim Media BAZNAS dan Relawan SaeBer (Satu Majalengka), tim berjibaku memastikan distribusi logistik—mulai dari kesegaran Air Lahang hingga kudapan tradisional—tersalurkan dengan tertib kepada ribuan peziarah yang memadati area. Kepulangan Para "Pituin" Banjaran ke Tanah Kelahiran Momen Haolan kali ini terasa sangat istimewa karena kehadiran para pucuk pimpinan daerah yang merupakan putra daerah asli (Pituin) Kecamatan Banjaran. Ibu Hj. Iim Maemunah (Istri Bupati) merupakan Pituin asli Desa Kagok. Bupati Majalengka, Drs. Eman Suherman, merupakan Pituin Desa Hegarmanah. Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., juga merupakan putra daerah setempat. Kehadiran mereka di Warung Amal bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk silaturahmi hangat dengan warga sembari menikmati sajian hasil bumi lokal yang disajikan gratis oleh BAZNAS. Menelusuri Jejak Para Raja dan Ulama Tradisi Haolan adalah perjalanan spiritual menuju abad ke-16, menghormati Sunan Wanaperih (Raja Talaga Manggung) dan Syekh Sayid Faqih Ibrahim. "Dari 27 makam keramat di Kabupaten Majalengka, 4 di antaranya ada di Kecamatan Banjaran," ungkap Camat Abdul Hanan, menegankan potensi wisata religi yang luar biasa di wilayahnya. Zakat yang Menghidupkan Ekonomi dan Tradisi Sinergi antara BAZNAS dan kearifan lokal Desa Kagok memberikan dampak ekonomi yang nyata. Hasil tani warga seperti ubi jalar, bengkuang, hingga petai ludes diserbu peziarah. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa zakat hadir tidak hanya dalam bentuk santunan, tapi juga dalam penguatan budaya dan kesejahteraan umat. Mari Terus Berbagi Melalui BAZNAS Majalengka. Zakat Anda, Menjaga Tradisi, Memuliakan Umat. #BAZNASMajalengka #PituinBanjaran #RelawanSaeBer #SatuMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #HaolanDesaKagok #WisataReligiMajalengka #BudayaMajalengka #KecamatanBanjaran #WarungAmal #SinergiKebaikan
BERITA19/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →