WhatsApp Icon
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni

MAJALENGKA — Harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak menjadi bagian penting dalam kehidupan setiap keluarga. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berikhtiar menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan bantuan kepada Junanta, warga Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (27/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman Junanta pada pukul 09.26 WIB. Bantuan diserahkan oleh Eman Sulaeman, M.Pd., Kepala Divisi Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Majalengka, dengan didampingi unsur pemerintahan desa setempat.

Bagi keluarga yang membutuhkan, rumah bukan sekadar bangunan untuk berteduh. Di dalamnya ada tempat beristirahat, ruang berkumpul bersama keluarga, serta harapan untuk menjalani kehidupan dengan lebih aman dan tenang. Karena itu, kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat kurang mampu menjadi salah satu bentuk nyata upaya menjaga martabat dan kesejahteraan sesama.

Melalui Program RLHB, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya membantu mustahik memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak dan aman untuk dihuni. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenis kerusakan serta hasil survei dan asesmen lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan perbaikan yang menjadi prioritas bagi keselamatan penghuni.

Perbaikan dapat mencakup bagian rumah yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan, seperti atap bocor, penyangga bangunan yang rapuh, maupun fasilitas sanitasi dan kamar mandi yang belum layak. Dengan demikian, bantuan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.

Junanta menjadi salah satu mustahik yang telah melalui tahapan survei lapangan dan verifikasi kelayakan. Proses tersebut dilaksanakan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat sasaran, berdasarkan kondisi nyata dan kebutuhan calon penerima manfaat.

Dalam prosesnya, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersinergi dengan unsur pemerintahan desa serta mempertimbangkan informasi dari tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bantuan RLHB ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Perhatian terhadap kebutuhan dasar sesama, termasuk tempat tinggal yang aman, merupakan langkah berarti untuk menumbuhkan harapan dan memperkuat solidaritas sosial.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan yang diterima Junanta dapat menjadi ikhtiar menuju kondisi hunian yang lebih baik. Semoga setiap manfaat yang hadir membawa ketenangan bagi keluarga, menjadi jalan tumbuhnya harapan baru, serta menghadirkan keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini.

Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan dana ZIS agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup.

Sebab, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, menguatkan mereka yang membutuhkan, dan memastikan bahwa harapan untuk hidup lebih baik tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian yang disalurkan, hadir harapan untuk kehidupan yang lebih layak.

#BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #RLHB #PeduliMustahik #ZakatMenguatkanUmat #ZakatUntukKesejahteraan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

28/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri

MAJALENGKA – Senyum haru dan ucapan terima kasih yang terbata-bata mengiringi penyerahan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Ibu Yayah, warga Blok Sukapancar RT 18 RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Selasa (27/10/2026) pukul 08.00 WIB. Bantuan yang diserahkan langsung di kediaman Ibu Yayah ini menjadi jawaban atas harapan sederhana yang selama ini begitu berarti bagi kehidupannya: memiliki kamar mandi sendiri yang layak dan mudah dijangkau.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Eman Suherman, S.Pd.I., Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka, didampingi Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sukasari dan tokoh masyarakat setempat.

Di balik bantuan tersebut, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan yang harus menjalani hari-harinya dengan keterbatasan akibat penyakit stroke yang dideritanya.

Keinginan Sederhana yang Begitu Berarti

Bagi sebagian orang, kamar mandi di dalam rumah mungkin merupakan fasilitas biasa yang tidak pernah terpikirkan sebagai sesuatu yang istimewa. Namun, bagi Ibu Yayah, keberadaan kamar mandi sendiri merupakan harapan yang telah lama dinantikan.

Kondisi kesehatannya membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak mudah. Bahkan, untuk sekadar pergi ke jamban, Ibu Yayah harus menuju rumah saudaranya. Kesulitan itu terasa semakin berat ketika kebutuhan tersebut datang pada malam hari, saat keadaan tidak selalu memungkinkan untuk keluar rumah dengan mudah.

Di tengah keterbatasan fisik yang harus dihadapinya, kebutuhan yang bagi orang lain terlihat sederhana justru menjadi persoalan besar bagi Ibu Yayah.

Setiap hari, ada perjuangan yang harus dilalui. Ada rasa tidak nyaman yang mungkin tak selalu terucapkan. Ada pula keinginan untuk menjalani kehidupan dengan lebih mandiri, tanpa harus terus bergantung kepada orang lain untuk kebutuhan paling mendasar.

Karena itulah, bantuan yang diterimanya bukan sekadar pembangunan atau penyediaan fasilitas rumah. Lebih dari itu, bantuan tersebut menghadirkan harapan, meringankan beban, serta memberikan kesempatan bagi Ibu Yayah untuk menjalani hari-harinya dengan lebih nyaman dan bermartabat.

Ketika Kepedulian Menjadi Jawaban atas Doa

Kepedulian masyarakat dan BAZNAS Kabupaten Majalengka akhirnya menghadirkan perubahan berarti dalam kehidupan Ibu Yayah. Harapan untuk memiliki kamar mandi sendiri yang layak kini dapat terwujud melalui bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS.

Momen penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Dengan kondisi kesehatan yang membatasi kemampuannya untuk berbicara, Ibu Yayah menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang telah mendengarkan suara hati serta membantu memenuhi kebutuhan yang selama ini dirasakannya.

Meski kata-kata yang terucap tidak banyak, rasa syukur itu tersampaikan melalui ungkapan sederhana yang sarat makna.

Sebab, tidak semua kebahagiaan harus disampaikan dengan kalimat panjang. Terkadang, ucapan terima kasih yang terbata-bata dari seseorang yang telah lama menanggung kesulitan justru menjadi ungkapan paling tulus atas hadirnya kepedulian.

Bagi Ibu Yayah, bantuan ini bukan hanya tentang memiliki kamar mandi sendiri. Ini adalah tentang kemudahan yang selama ini dirindukan, tentang berkurangnya beban yang harus ditanggung, dan tentang keyakinan bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap kesulitan yang dihadapinya.

Apresiasi Pemerintah Desa atas Kepedulian BAZNAS

Kaur Kesra Desa Sukasari yang turut mendampingi penyerahan bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi Ibu Yayah yang tengah berjuang menghadapi keterbatasan akibat penyakit stroke. Kepedulian seperti ini diharapkan dapat terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kaur Kesra Desa Sukasari juga menyampaikan doa untuk Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Majalengka.

Ia berharap H. Agus Asri Sabana segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan agar dapat kembali beraktivitas serta melanjutkan pengabdiannya dalam mengemban amanah umat.

Doa tersebut menjadi ungkapan ketulusan sekaligus pengingat bahwa di balik setiap ikhtiar membantu sesama, terdapat harapan agar mereka yang berjuang menebarkan kebaikan juga senantiasa mendapatkan pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

Amanah Zakat Kembali kepada Mereka yang Membutuhkan

Dalam keterangannya, Eman Suherman, S.Pd.I., Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertugas menyerahkan bantuan, menjelaskan bahwa publikasi kegiatan penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Menurut Eman, masyarakat perlu mengetahui bahwa dana zakat yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya yang berasal dari zakat profesi para aparatur sipil negara (ASN), disalurkan kepada pihak yang berhak menerima sesuai dengan peruntukannya.

“Bantuan ini perlu diketahui masyarakat agar semakin tumbuh kepercayaan bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Di balik setiap dana zakat yang ditunaikan, ada harapan saudara-saudara kita yang menanti uluran tangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diterima Ibu Yayah merupakan salah satu wujud nyata bagaimana amanah para muzaki dapat menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Zakat yang ditunaikan tidak berhenti sebagai angka dalam laporan penghimpunan, tetapi diwujudkan menjadi pertolongan yang dapat dirasakan langsung oleh penerimanya.

Eman juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung para muzaki, munfik, dan sedekahwan yang telah mempercayakan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Ia berharap jumlah masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS semakin bertambah, sehingga semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar semakin banyak muzaki, munfik, dan orang-orang yang bersedekah mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, insyaallah semakin luas pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Zakat yang Menghadirkan Harapan dan Martabat

Kisah Ibu Yayah menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar dan mewah. Terkadang, membantu seseorang memenuhi kebutuhan dasar justru menjadi bentuk pertolongan yang paling bermakna.

Sebuah kamar mandi yang layak mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seseorang yang tengah berjuang melawan penyakit dan keterbatasan fisik, keberadaannya dapat menghadirkan kenyamanan, menjaga martabat, serta mengurangi ketergantungan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan setiap bantuan dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih layak.

Di rumah sederhana Ibu Yayah di Desa Sukasari, bantuan itu menjadi bukti bahwa kepedulian yang ditunaikan dengan tulus dapat mengubah kesulitan menjadi harapan.

Semoga langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi para muzaki, munfik, dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga Allah SWT membalas setiap zakat, infak, dan sedekah dengan pahala berlipat ganda, melapangkan rezeki para dermawan, serta memberikan kesembuhan kepada Ibu Yayah dan H. Agus Asri Sabana.

Sebab, pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang harta yang dikeluarkan, melainkan juga tentang harapan yang dihidupkan, beban yang diringankan, dan kepedulian yang sampai kepada mereka yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Harapan.

27/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Berduka, Doakan Ana Triana, S.T. Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT

MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ana Triana, S.T., Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Majalengka, yang berpulang ke rahmatullah pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di RS Livasya Kadipaten.

Kepergian almarhumah menjadi duka bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan yang mengenal dan berinteraksi dengannya dalam pengabdian di bidang keagamaan. Dalam suasana duka ini, keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar almarhumah memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Doa dan Harapan untuk Almarhumah

Ucapan belasungkawa ini disertai doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkannya di dalam surga-Nya.

Semoga setiap kebaikan yang telah dilakukan almarhumah selama hidupnya menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala. Semoga Allah SWT juga memberikan kemudahan dalam setiap urusan yang berkaitan dengan kepergiannya serta menganugerahkan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap agar Allah SWT melimpahkan kesabaran, ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian kehilangan orang tercinta.

Menguatkan Kepedulian dan Ukhuwah Islamiyah

Dalam ajaran Islam, kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang mengingatkan setiap manusia bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan seluruh makhluk pada akhirnya akan kembali kepada-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 156:

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un"

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Ayat tersebut mengajarkan umat Islam untuk senantiasa berserah diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta saling menguatkan ketika menghadapi musibah dan kehilangan.

Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa terbaik bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.

Semoga Allah SWT menerima segala amal salehnya, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta mempertemukannya dengan orang-orang saleh di surga-Nya.

#BAZNASMajalengka #BeritaBAZNAS #InnalillahiWaInnaIlaihiRajiun #TurutBerdukaCita #DoaUntukAlmarhumah #PenyuluhAgamaIslam #UkhuwahIslamiyah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

27/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Merawat Rumah Allah, Menebar Keberkahan: BAZNAS Majalengka Hadirkan Dukungan bagi Masjid Al Imam

MAJALENGKA — Sebagai wujud kepedulian terhadap kemakmuran rumah ibadah dan keberlangsungan syiar Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan operasional untuk Masjid Al Imam, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (27/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, kepada Bapak Encang Permana selaku penanggung jawab Masjid Al Imam. Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 12.29 WIB.

Bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat peran masjid sebagai tempat bersujud, menimba ilmu agama, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, menyampaikan bahwa masjid memiliki kedudukan yang mulia dalam kehidupan umat Islam. Karena itu, kepedulian terhadap keberlangsungan operasional masjid merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga cahaya syiar Islam agar senantiasa hidup di tengah masyarakat.

“Masjid adalah rumah Allah yang menjadi tempat umat mendekatkan diri kepada-Nya, menenangkan hati, serta memperkuat iman dan ketakwaan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan operasional Masjid Al Imam dan mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta pembinaan umat. Semoga setiap ikhtiar untuk memakmurkan masjid dicatat oleh Allah SWT sebagai amal kebaikan yang mendatangkan keberkahan,” ungkap Uuh Fathulloh.

Sementara itu, Bapak Encang Permana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada Masjid Al Imam.

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan operasional yang telah diberikan. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga dan memakmurkan masjid, sehingga rumah Allah ini senantiasa menjadi tempat yang nyaman bagi umat untuk beribadah dan memperdalam ilmu agama. Semoga Allah SWT membalas kebaikan seluruh pihak yang telah membantu, melimpahkan keberkahan kepada para muzaki, dan menjadikan setiap rupiah yang ditunaikan sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” tutur Encang Permana.

Penyaluran bantuan ini mengandung makna bahwa kepedulian terhadap rumah ibadah bukan semata-mata tentang dukungan materi, melainkan juga tentang menjaga kehidupan spiritual masyarakat. Di balik setiap bantuan yang disalurkan, terdapat harapan agar lantunan ayat suci Al-Qur’an terus bergema, salat berjamaah tetap terjaga, dan generasi penerus tumbuh dengan kecintaan terhadap masjid.

Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menjembatani kebaikan para muzaki dan munfik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam mendukung sarana keagamaan dan penguatan kehidupan umat.

Ikhtiar ini sejalan dengan semangat menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan untuk menumbuhkan kasih sayang, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

Semoga bantuan operasional bagi Masjid Al Imam menjadi wasilah kebaikan yang membawa kebermanfaatan berkelanjutan. Semoga Allah SWT menerima amal para muzaki dan munfik, melapangkan rezeki mereka, serta melimpahkan pahala kepada semua pihak yang turut mengambil bagian dalam memakmurkan rumah-Nya.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Keimanan, Menghadirkan Keberkahan bagi Umat.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #MemakmurkanMasjid #PeduliRumahAllah #BantuanOperasionalMasjid #ZakatInfakSedekah #SyiarIslam #KemaslahatanUmat

27/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani

25 Oktober 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan. Hingga Sabtu (24/10/2026), sebanyak 70 personel respons telah dikerahkan untuk mendukung pemadaman kebakaran, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat, petugas, dan relawan terdampak.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjalankan misi kemanusiaan melalui respons kebencanaan yang terintegrasi, mulai dari penanganan langsung di lokasi kebakaran hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sumber daya untuk mendukung penanganan karhutla di berbagai daerah.

Menurutnya, upaya penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan logistik guna membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan.

Layanan Kesehatan dan Bantuan Logistik Terus Diperkuat

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman langsung di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah, serta Sulawesi Barat. Upaya tersebut didukung oleh personel medis yang bertugas di Kalimantan Tengah.

Untuk menunjang kebutuhan petugas dan relawan di lapangan, BAZNAS juga mendirikan dapur air yang menyediakan minuman dan makanan ringan. Selain itu, Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dioperasikan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hingga periode pelaporan tersebut, Rumah Sehat Oksigen telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 261 jiwa. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan penurunan kualitas udara.

Selain pelayanan kesehatan, BAZNAS menyalurkan beragam bantuan logistik, meliputi masker bagi masyarakat dan siswa sekolah, makanan siap saji, susu UHT, roti untuk anak-anak, air bersih, serta multivitamin bagi warga dan relawan.

Penyaluran bantuan tersebut menjangkau sejumlah wilayah terdampak, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai di Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan dukungan terhadap penanganan dampak karhutla.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana Lanjutkan Pemadaman di Palangka Raya

Sementara itu, Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufik Hidayat, melaporkan bahwa tim masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kebakaran yang kembali terjadi selama beberapa hari terakhir membuat personel BTB tetap berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman. Upaya tersebut dilakukan guna membantu mengendalikan kebakaran sekaligus mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

“Sudah beberapa hari kejadian ini kembali terulang dan hingga saat ini tim kami masih berada di lokasi ini untuk terus melakukan proses pemadaman. Kita berharap semoga bencana ini bisa segera berlalu dan masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Kalimantan Tengah ini, bisa kembali menghirup udara segar,” ujar Taufik dalam laporannya langsung dari Kalimantan Tengah.

Kepedulian dan Kolaborasi Menjadi Kunci Penanganan Bencana

BAZNAS menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan dan kerja sama berbagai pihak. Selain upaya pemadaman, dukungan kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan, penyediaan kebutuhan dasar, dan bantuan logistik menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Melalui pengerahan personel dan berbagai bentuk pelayanan tersebut, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini sekaligus menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kepedulian sosial yang dapat dimobilisasi untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyampaikan apresiasi atas upaya para personel, tenaga medis, dan relawan yang bekerja di lapangan. Semangat kemanusiaan dan gotong royong diharapkan terus tumbuh agar masyarakat terdampak dapat memperoleh perlindungan, bantuan, dan pelayanan yang dibutuhkan.

Sumber: Humas BAZNAS RI


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASKabMajalengka #BAZNASCepatTanggap #BAZNASTanggapBencana #Karhutla #KebakaranHutanDanLahan #Kalimantan #AksiKemanusiaan #TanggapBencana #PeduliSesama #ZakatUntukKemanusiaan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana

26/10/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Liangjulang Melalui Program Majalengka Peduli
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Liangjulang Melalui Program Majalengka Peduli
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui pilar Majalengka Peduli. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS menyerahkan bantuan biaya kesehatan kepada Anesa Utami, seorang warga Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, yang tengah membutuhkan dukungan medis. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara resmi pada pukul 13.00 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Mengingat kondisi penerima manfaat, penyerahan bantuan diwakili oleh ibunda dari Anesa Utami dan diserahkan langsung oleh Staf Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi. Wujud Nyata Program Strategis Bantuan ini merupakan bagian dari program Majalengka Peduli, yang merupakan satu dari lima program prioritas BAZNAS Kabupaten Majalengka. Program ini dirancang khusus untuk memberikan respons cepat terhadap permasalahan sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi warga yang kesulitan dalam mengakses atau membiayai layanan kesehatan. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Anesa Utami. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan kembali kepada mustahik yang membutuhkan, sesuai dengan komitmen kami dalam program Majalengka Peduli," ujar Robi Ferdian Rakasiwi di sela-sela prosesi penyerahan. Sinergi Membangun Kesejahteraan BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Melalui lima program unggulannya, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga bantuan yang berdampak langsung pada kesejahteraan fisik dan mental masyarakat. Pihak keluarga Anesa Utami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta seluruh donatur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatMenyejahterakan #InfoMajalengka #Kemanusiaan #DesaLiangjulang #Kadipaten
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Majalengka Mandiri
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Majalengka Mandiri
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus mengakselerasi penguatan ekonomi kerakyatan melalui program unggulannya. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga warga Kelurahan Cigasong, Kecamatan Majalengka, sebagai bagian dari implementasi program Majalengka Mandiri. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diserahkan langsung oleh Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Wawan Gunawan, M.M. Drs. Wawan Gunawan menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari pilar Majalengka Mandiri, satu dari lima program prioritas yang menjadi fokus utama BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Program Majalengka Mandiri adalah komitmen kami untuk mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan. Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat memiliki kemandirian ekonomi dan mampu mengembangkan usaha kecilnya dengan lebih baik," ungkap Drs. Wawan Gunawan saat prosesi penyerahan. Pemberdayaan Masyarakat Cigasong Tiga penerima manfaat asal Kelurahan Cigasong yang mendapatkan dukungan modal usaha kali ini adalah: Ibu Mimin Ibu Desti Ibu Sarah Penyaluran ini merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS dalam mendukung visi pembangunan daerah, di mana pemberdayaan ekonomi menjadi kunci pengentasan kemiskinan. BAZNAS Kabupaten Majalengka memastikan bahwa seluruh dana yang dikelola disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang memiliki semangat untuk berwirausaha namun terkendala modal. Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan geliat ekonomi di tingkat kelurahan semakin tumbuh, sejalan dengan semangat transparansi dan profesionalitas BAZNAS dalam mengelola amanah umat.#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatPemberdayaan #EkonomiUmat #ModalUsaha #MajalengkaBertaqwa #WawanGunawan #InfoMajalengka
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Berikan Apresiasi Atas Raihan Prestasi Gemilang Bupati Eman Suherman di TOP BUMD Awards 2026
BAZNAS Majalengka Berikan Apresiasi Atas Raihan Prestasi Gemilang Bupati Eman Suherman di TOP BUMD Awards 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., atas keberhasilannya meraih penghargaan bergengsi sebagai TOP Pembina BUMD 2026. Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan strategis Bupati dalam mendorong performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Majalengka sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sinergi Prestasi BUMD Majalengka Keberhasilan Bupati Eman Suherman sebagai pembina terbaik berbanding lurus dengan pencapaian gemilang yang diraih oleh unit usaha daerah, di antaranya: Perumda BPR Majalengka: Meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 (Bintang 4). Direktur Utama Perumda BPR Majalengka: Dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari dedikasi Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mengelola instansi daerah secara profesional, adaptif, dan inovatif di tengah tantangan ekonomi global. "Kami keluarga besar BAZNAS Majalengka turut bangga atas pencapaian Bapak Bupati. Ini membuktikan bahwa tata kelola pemerintahan dan pembinaan ekonomi daerah berjalan di jalur yang tepat (on the right track). Semoga keberhasilan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Majalengka," pungkasnya. Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Pihak BAZNAS berharap prestasi ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan administratif, tetapi juga menjadi stimulan untuk terus meningkatkan layanan publik dan kesejahteraan ekonomi. Penguatan BUMD yang sehat secara finansial dan manajemen tentu akan berdampak positif pada ekosistem ekonomi kerakyatan, yang juga menjadi fokus BAZNAS dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk pengentasan kemiskinan. Dengan semangat Majalengka Hade Gawe, momentum ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, dan lembaga sosial seperti BAZNAS demi mewujudkan Majalengka yang lebih sejahtera dan religius. #BAZNASMajalengka #MajalengkaHadeGawe #MajalengkaLangkungSAE #EmanSuherman #TOPBUMDAwards2026 #BPRMajalengka #InfoMajalengka #PrestasiDaerah
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
PC HIMPAUDI Jatiwangi Apresiasi Program SIGAP:Langkah Nyata Membangun Karakter Mulia Sejak Dini
PC HIMPAUDI Jatiwangi Apresiasi Program SIGAP:Langkah Nyata Membangun Karakter Mulia Sejak Dini
MAJALENGKA Kolaborasi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dalam meluncurkan program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari jajaran pendidik di tingkat kecamatan. Salah satu tanggapan positif datang dari Hj. Ani Sriyani, perwakilan Pengurus Cabang (PC) HIMPAUDI Kecamatan Jatiwangi. Di sela-sela kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Gedung BAZNAS Majalengka, beliau mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya terhadap program yang digagas oleh lembaga pemerintah non-struktural tersebut. Sinergi Kebaikan untuk Masa Depan Anak Hj. Ani Sriyani menyampaikan bahwa kehadiran Program SIGAP menjadi jawaban atas kebutuhan instrumen pendidikan karakter yang praktis dan aplikatif bagi siswa-siswi PAUD. "Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kolaborasi kebaikan ini. Melalui program SIGAP, BAZNAS Majalengka telah memberikan wadah bagi kami di tingkat kecamatan untuk mengajarkan kemandirian dan kepedulian sosial kepada anak-anak didik sejak usia emas mereka," ujar Hj. Ani. Azas Manfaat yang Dirasakan Sekolah Beliau juga menyoroti konsep "Azas Manfaat Kembali" yang menjadi keunggulan program ini. Menurutnya, kepastian bahwa dana infak akan kembali digunakan untuk perbaikan sarana pendidikan dan bantuan sosial di lingkungan sekolah masing-masing merupakan bentuk transparansi yang sangat luar biasa. "Ini adalah sinergi yang luar biasa. Anak-anak belajar bersedekah, dan hasilnya pun kembali untuk kenyamanan mereka belajar, seperti perbaikan fasilitas kelas maupun bantuan bagi teman-teman mereka yang kurang mampu. Kami dari PC HIMPAUDI Jatiwangi siap mengawal dan menyukseskan program ini," tambahnya. Harapan untuk Majalengka Langkung Sae Apresiasi ini menjadi angin segar bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus memperluas jangkauan program SIGAP. Hj. Ani berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, namun dapat terus berlanjut secara konsisten demi mewujudkan generasi Majalengka yang religius dan memiliki empati tinggi. "Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Majalengka dan jajaran atas inisiatif ini. Semoga melalui kepingan infak dari tangan kecil anak-anak kita, keberkahan besar akan mengalir untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Majalengka menuju Langkung Sae," pungkasnya. Kegiatan sosialisasi ini sebelumnya dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dan dihadiri oleh perwakilan dari 26 kecamatan, sebagai langkah awal memperkuat ekosistem kedermawanan di sektor pendidikan anak usia dini. #BAZNASMajalengka #PCHIMPAUDI #Jatiwangi #ProgramSIGAP #SinergiKebaikan #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Forum Kasie Pelayanan
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Forum Kasie Pelayanan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas jangkauan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dipertegas dengan diterimanya kunjungan silaturahmi dari Forum Kepala Seksi (Kasie) Pelayanan Kabupaten Majalengka di Kantor BAZNAS Majalengka, Senin (13/04/2026). Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menerima langsung rombongan pengurus forum tersebut di ruang kerjanya pada pukul 14.00 WIB. Pertemuan ini berlangsung hangat dan menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program kerja di tingkat desa dan kecamatan. Kolaborasi Strategis di Lini Terdepan Dalam pembahasan tersebut, Drs. Uuh Patulloh menekankan pentingnya peran Kasie Pelayanan (sebelumnya dikenal sebagai Kaur Kesra) sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kasie Pelayanan adalah kunci dalam akurasi penyaluran bantuan. "Kasie Pelayanan adalah pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat (mustahik) di lapangan. Kolaborasi ini bertujuan agar pendayagunaan zakat tepat sasaran serta mampu menyentuh persoalan mendasar di masyarakat secara lebih cepat dan responsif," ujar Uuh Patulloh. Sinkronisasi Tugas dan Fungsi Pertemuan ini juga membedah mengenai integrasi tugas Kasie Pelayanan dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat serta sinkronisasi data kemiskinan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Optimalisasi UPZ Desa: Mendorong peran Kasie Pelayanan dalam menggerakkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap desa. Validasi Data Mustahik: Memastikan bantuan BAZNAS menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan verifikasi aparatur desa. Sosialisasi Program: Sosialisasi bersama mengenai program unggulan BAZNAS Majalengka baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi produktif. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta alur koordinasi yang lebih solid antara kebijakan BAZNAS di tingkat kabupaten dengan teknis pelaksanaan pelayanan di tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #MajalengkaRaharjo #KolaborasiZakat #KasiePelayanan
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Buka Sosialisasi SIGAP, Ketua BAZNAS Majalengka: Kita Siapkan Generasi Berkarakter Peduli Sejak Dini
Buka Sosialisasi SIGAP, Ketua BAZNAS Majalengka: Kita Siapkan Generasi Berkarakter Peduli Sejak Dini
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Program Unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) HIMPAUDI se-Kabupaten Majalengka. Tepat pukul 13.00 WIB, H. Agus Asri Sabana membuka kegiatan yang dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat ekosistem filantropi di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sederajat. Menitipkan Karakter di Pundak Guru Dalam pidato sambutannya, H. Agus menekankan bahwa tantangan pendidikan saat ini bukan hanya soal kecerdasan kognitif, melainkan pembangunan karakter kedermawanan. Ia menyebut para tenaga pendidik adalah ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin melalui aksi nyata berbagi. "Bapak Bupati Majalengka memiliki harapan besar agar semua sektor, termasuk pendidikan usia dini, menjadi Langkung Sae (Lebih Baik). Beban dan amanah mulia itu berada di pundak ibu-ibu dan bapak guru semuanya sebagai pendidik garda terdepan," tegas H. Agus. SIGAP Sebagai Instrumen Edukasi Lebih lanjut, H. Agus menjelaskan bahwa kehadiran Program SIGAP bukan sekadar mekanisme penghimpunan dana semata. Ia menggarisbawahi fungsi program ini sebagai laboratorium sosial bagi anak-anak di tingkat PAUD, KB, RA, dan TK. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi merupakan instrumen edukasi bagi generasi muda kita agar terbiasa peka terhadap kondisi sekitarnya," imbuhnya. Dukungan Penuh Struktur Kelembagaan Pembukaan kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi internal BAZNAS. Turut hadir mendampingi Ketua dalam seremoni pembukaan tersebut: H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum) Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana) Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail) Di akhir sambutannya, H. Agus mengajak seluruh pengurus HIMPAUDI untuk menyambut program ini dengan penuh optimisme. Ia berharap melalui SIGAP, sekolah-sekolah di bawah naungan HIMPAUDI tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki kesalehan sosial yang tinggi. "Mari kita jadikan gerakan sedekah ini sebagai budaya di lingkungan sekolah. Dari hal kecil yang konsisten, kita bangun masa depan anak-anak Majalengka yang lebih peduli dan bermartabat," pungkasnya. #BAZNASMajalengka #KetuaBAZNAS #HAgusAsriSabana #ProgramSIGAP #HIMPAUDIMajalengka #MajalengkaLangkungSae #PendidikanKarakter
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan
Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan
MAJALENGKA – Dalam rangkaian sosialisasi bersama HIMPAUDI Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., memberikan paparan mendalam mengenai teknis dan filosofi program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Program ini dirancang sebagai solusi inklusif untuk memperkuat fasilitas pendidikan melalui gerakan filantropi yang dikelola secara mandiri oleh satuan pendidikan. Mekanisme UPZ: Dari Sekolah untuk Sekolah Dalam penjelasannya, H. Muhammad Ridwan menekankan bahwa Program SIGAP dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap sekolah. Menurutnya, kekuatan utama program ini terletak pada azas manfaat yang kembali secara utuh ke lingkungan sekolah asal. "Program SIGAP adalah instrumen pengumpulan infak yang sangat fleksibel namun terukur. Dana yang dihimpun dari siswa melalui UPZ sekolah akan dikelola kembali untuk memenuhi kebutuhan sekolah tersebut. Ini adalah wujud nyata dari kemandirian umat di sektor pendidikan," jelas H. Muhammad Ridwan di hadapan perwakilan Pengurus Daerah dan Cabang HIMPAUDI. Tiga Pilar Manfaat SIGAP Lebih lanjut, beliau merincikan tiga kategori utama penyaluran dana SIGAP yang menjadi prioritas bagi sekolah-sekolah di bawah naungan HIMPAUDI, yaitu: Rehabilitasi Sarana Belajar: Memberikan dukungan bagi renovasi ruang kelas atau pengadaan fasilitas penunjang yang mendesak guna kenyamanan siswa. Peningkatan Sarana Ibadah: Memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas tempat ibadah yang layak untuk mendukung pendidikan karakter religius siswa sejak dini. Jejaring Pengaman Sosial Pendidikan: Memberikan bantuan cepat bagi siswa dari keluarga kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah yang tertimpa musibah. Edukasi Melalui Aksi Nyata H. Muhammad Ridwan juga menambahkan bahwa SIGAP bukan sekadar soal angka penghimpunan, melainkan media praktik bagi anak didik untuk memahami arti berbagi. "Melalui koin infak yang dimasukkan siswa ke kotak SIGAP, kita sedang mengajarkan mereka bahwa langkah kecil yang dilakukan secara kolektif dapat membangun musala yang megah atau memperbaiki kelas yang rusak. Ini adalah pendidikan karakter yang nyata," pungkasnya. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jajaran pengurus HIMPAUDI dapat segera mengimplementasikan program ini di tingkat kecamatan hingga desa, demi mewujudkan sarana pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas dan representatif di seluruh wilayah Majalengka. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #WakilKetua1 #HIMPAUDIMajalengka #InfakPendidikan #MajalengkaLangkungSae
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Ekosistem Kedermawanan di Sektor Pendidikan, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama HIMPAUDI
Perkuat Ekosistem Kedermawanan di Sektor Pendidikan, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama HIMPAUDI
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas jangkauan edukasi filantropi sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Sosialisasi Program Unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) yang ditujukan bagi jajaran Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang HIMPAUDI Kabupaten Majalengka, bertempat di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka, Senin (13/4). Kegiatan ini merupakan langkah strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi infak sekaligus memperkuat karakter kedermawanan di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), hingga Taman Kanak-kanak (TK). Menanamkan Karakter Peduli Sejak Dini Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., membuka secara resmi acara tersebut pada pukul 13.00 WIB. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa esensi Program SIGAP bukan sekadar pada penghimpunan dana, melainkan pada nilai edukasi moral bagi generasi penerus. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita. Bapak Bupati Majalengka berharap di semua sektor, termasuk pendidikan usia dini, bisa menjadi Langkung Sae (Lebih Baik), dan tanggung jawab besar itu ada di pundak bapak dan ibu guru sekalian," ujar H. Agus. Sinergi dan Transparansi Pengelolaan Pertemuan ini dihadiri oleh 4 orang perwakilan Pengurus Daerah (PD) HIMPAUDI Kabupaten Majalengka serta 26 orang perwakilan Pengurus Cabang (PC) dari seluruh kecamatan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah serta sistem transparansi penyaluran dana. Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS antara lain: H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana) Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail) Mengenal Program SIGAP: Azas Manfaat Kembali Program SIGAP merupakan inisiatif penghimpunan infak dari siswa yang dikelola secara akuntabel melalui UPZ sekolah masing-masing. Keunggulan utama program ini adalah penerapan azas manfaat kembali, di mana dana yang dihimpun akan didistribusikan untuk kepentingan internal lingkungan pendidikan tersebut, meliputi: Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi ruang kelas atau fasilitas penunjang belajar mengajar. Sarana Ibadah: Pembangunan atau pemeliharaan musala di lingkungan sekolah. Bantuan Sosial: Pemberian santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah yang membutuhkan. Melalui sinergi bersama HIMPAUDI, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap gerakan kedermawanan ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, peduli, dan mandiri demi mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #HIMPAUDIMajalengka #FilantropiPendidikan
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun dan Doa Terbaik untuk Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan
Pimpinan BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun dan Doa Terbaik untuk Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan
MAJALENGKA Segenap pimpinan beserta seluruh staf amil Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Wakil Bupati Majalengka, Bapak Dena Muhamad Ramdhan. Momentum hari bahagia ini disertai dengan harapan besar bagi kemajuan pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, mewakili seluruh keluarga besar amil, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang selama ini diberikan oleh Wakil Bupati dalam melayani masyarakat. BAZNAS menilai sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan kesejahteraan umat. "Kami mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan lahir dan batin kepada Bapak Dena Muhamad Ramdhan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah," ungkap rilis resmi pimpinan BAZNAS Majalengka. Lebih lanjut, BAZNAS Majalengka berharap agar setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh Wakil Bupati dapat membawa perubahan positif, kemajuan yang signifikan, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi besar daerah untuk mewujudkan Majalengka yang Langkung SAE (Sejahtera, Agamis, dan Harmonis). Pihak BAZNAS juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Terima kasih atas segala dedikasi dan loyalitas Bapak Wakil Bupati dalam membangun daerah. Semoga dedikasi tersebut menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi diri pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSAE #HBDWabupMajalengka #DenaMuhamadRamdhan #ZakatTumbuhBermanfaat #BaznasMulia #InfoMajalengka
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Karakter Siswa, Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Urgensi Program SIGAP kepada Kepala Kemenag Baru
Perkuat Karakter Siswa, Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Urgensi Program SIGAP kepada Kepala Kemenag Baru
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka yang baru menjabat, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. Pertemuan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kantor Kemenag Majalengka pada Senin (13/04/2026) pukul 08.00 WIB. Dalam kunjungan resmi ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua 1 H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua 3 Embed Humed, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Drs. H. Idi Purnama, M.M. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat BAZNAS dalam mensinergikan program kerja dengan mitra strategis seperti Kementerian Agama. Mengapa Program SIGAP Sangat Penting? Pada pertemuan tersebut, H. Agus Asri Sabana memaparkan urgensi program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Menurutnya, SIGAP bukan sekadar instrumen penghimpunan dana, melainkan sebuah gerakan edukasi berkelanjutan untuk membangun karakter generasi muda. Berikut adalah poin-poin penting mengapa program ini krusial untuk diaplikasikan secara luas: Menanamkan Jiwa Kepedulian Sejak Dini: Program ini melibatkan 300 SD/PAUD/TK untuk melatih empati sosial siswa agar terbiasa peduli terhadap sesama melalui pengelolaan "koin receh". Mekanisme Inklusif dan Sukarela: Melalui penyebaran kencleng (kotak infak) di sekolah-sekolah, siswa diajak berpartisipasi secara sukarela tanpa paksaan. Manfaat Kembali ke Sekolah: Dana yang terhimpun disalurkan kembali (dikembalikan) ke sekolah untuk mendukung berbagai kegiatan pendidikan atau aksi sosial di tingkat sekolah tersebut. Dukungan Regulasi yang Kuat: Program SIGAP telah didukung penuh oleh Pemerintah Daerah melalui Peraturan Bupati (Perbup) No. 92 Tahun 2025, selaras dengan visi Bupati Majalengka dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang "Langkung SAE". Dampak Nyata bagi Pendidikan di Majalengka Hingga Maret 2026, program SIGAP telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Tercatat total pengembalian dana ke sekolah-sekolah di Majalengka mencapai angka Rp400 juta. "Kami ingin memastikan bahwa melalui sektor pendidikan formal dan informal, jangkauan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dapat diperluas sekaligus memberikan dampak langsung pada kualitas pendidikan anak-anak kita," pungkas H. Agus Asri Sabana. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama antara BAZNAS dan Kemenag Majalengka untuk terus bersinergi dalam program-program kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #KemenagMajalengka #SedekahDini #MajalengkaLangkungSAE #KarakterAnak #ZakatPemberdayaan #InfoMajalengka #PendidikanKarakter #SinergiUmat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kepala Kemenag Baru, Bahas Program SIGAP
Pimpinan BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kepala Kemenag Baru, Bahas Program SIGAP
MAJALENGKA Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka yang baru, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., pada Senin (13/04/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Gedung Kemenag Majalengka pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antarlembaga keagamaan di wilayah tersebut. Dalam kunjungan resmi ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua 1 H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua 3 Embed Humed, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Drs. H. Idi Purnama, M.M. Kehadiran pimpinan lengkap ini merupakan bentuk sambutan hangat atas dilantiknya Dr. Hj. Euis Damayanti yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Majalengka, menggantikan Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd. yang kini mengemban amanah baru sebagai Kabid Urais Kanwil Kemenag Jawa Barat. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini secara khusus membahas keberlanjutan dan pengembangan program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Program ini dirancang untuk menyasar lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama guna menanamkan nilai-nilai kepedulian dan literasi zakat sejak dini. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara intensif. "Kami menyambut baik kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS adalah kunci dalam membangun umat, khususnya melalui sektor pendidikan. Program SIGAP ini sangat relevan untuk membentuk karakter siswa madrasah agar memiliki jiwa sosial yang tinggi dan memahami pentingnya berbagi melalui instrumen infaq dan sedekah," ujar Dr. Hj. Euis Damayanti. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa koordinasi dengan Kementerian Agama bersifat krusial mengingat irisan tugas kedua lembaga yang sangat erat dalam pelayanan keagamaan dan sosial. "Kehadiran kami hari ini untuk memastikan bahwa kerja sama strategis yang telah terjalin dapat terus meningkat. Dengan kepemimpinan Dr. Hj. Euis, kami optimis Program SIGAP akan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan. Fokus kita bukan hanya pada penghimpunan dana, melainkan edukasi kepada generasi muda untuk peduli terhadap sesama melalui jalur pendidikan formal di bawah Kemenag," ungkap H. Agus Asri Sabana. Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk segera menyusun langkah teknis pelaksanaan program di lapangan, guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KemenagMajalengka #KabupatenMajalengka #Majalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaqGenerasiAnakPeduli #ZakatPemberdayaan #KementerianAgama #BAZNASJawaBarat #SinergiUmat #PendidikanMadrasah #LiterasiZakat #KeluargaBesarKemenag #PemberdayaanUmat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Strategi Kerja Fleksibel: Kunci Produktivitas dan Keberkahan Ibadah bagi Insan BAZNAS
Strategi Kerja Fleksibel: Kunci Produktivitas dan Keberkahan Ibadah bagi Insan BAZNAS
MAJALENGKA, 13 April 2026 – Di tengah transformasi era digital yang semakin dinamis, sistem kerja fleksibel seperti remote working dan hybrid kini menjadi tren baru yang menuntut adaptasi cepat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya manajemen waktu yang strategis guna memastikan produktivitas kerja tetap berjalan selaras dengan konsistensi ibadah. Humas BAZNAS RI menyampaikan bahwa pola kerja fleksibel bukan sekadar kebebasan mengatur jam operasional, melainkan sebuah amanah untuk menyeimbangkan antara tanggung jawab profesional dan kewajiban spiritual. Disiplin Waktu sebagai Fondasi Utama Fleksibilitas tanpa kedisiplinan sering kali menjadi bumerang bagi efisiensi. Oleh karena itu, para penggiat kerja fleksibel disarankan untuk menetapkan jam kerja utama yang terstruktur. Dengan memiliki jadwal yang jelas, seorang muslim dapat lebih mudah menyisipkan waktu untuk melaksanakan salat tepat waktu di sela kesibukan. Penggunaan to-do list harian dan penghindaran multitasking yang berlebihan juga menjadi poin krusial agar pekerjaan selesai tepat waktu tanpa mengorbankan waktu beribadah maupun waktu bersama keluarga. Prioritas: Kerja adalah Ibadah Dalam perspektif Islam, bekerja merupakan bagian dari ibadah selama diniatkan dengan benar. Menentukan skala prioritas adalah kunci; mendahulukan panggilan Allah (salat) di atas urusan duniawi justru diyakini akan mendatangkan keberkahan yang memperlancar urusan pekerjaan. "Pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan membawa kebaikan yang berlipat ganda. Keberkahan itulah yang membuat waktu yang terbatas menjadi terasa luas dan bermakna," tulis rilis tersebut. Menciptakan Lingkungan dan Menjaga Stamina Selain aspek manajemen waktu, lingkungan kerja yang nyaman dan Islami—seperti memutar murattal Al-Qur'an—dapat meningkatkan fokus serta ketenangan batin. BAZNAS juga mengingatkan agar para pekerja tidak mengabaikan kesehatan fisik. Pola tidur yang teratur, konsumsi makanan halal yang bergizi, serta olahraga rutin adalah investasi penting untuk menjaga konsistensi produktivitas jangka panjang. Melalui penerapan tips kerja fleksibel ini, diharapkan masyarakat, khususnya para pengelola zakat dan muzaki di lingkungan Majalengka, dapat meraih kesuksesan duniawi sekaligus menjaga keistiqamahan dalam beribadah. Keseimbangan inilah yang menjadi ruh dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan religius. #BAZNASMajalengka #KerjaFleksibel #ProduktivitasMuslim #ManajemenWaktu #TipsIbadah #ZakatMembangunUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Manajemen Waktu ala Rasulullah: Kunci Produktivitas Kerja dan Keberkahan Ibadah
Manajemen Waktu ala Rasulullah: Kunci Produktivitas Kerja dan Keberkahan Ibadah
MAJALENGKA, BAZNAS – Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, menjaga keseimbangan antara tuntutan profesionalisme kerja dan kewajiban spiritual seringkali menjadi tantangan besar bagi umat Islam. Menanggapi fenomena tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzaki dan mustahik, untuk kembali meneladani gaya hidup Rasulullah SAW dalam mengelola waktu agar tercapai produktivitas yang berorientasi pada keberkahan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW merupakan prototipe manusia paling produktif sepanjang sejarah. Beliau bukan sekadar pemimpin umat, melainkan juga seorang pedagang sukses dan kepala keluarga yang harmonis, tanpa sedikit pun mengurangi kualitas penghambaannya kepada Allah SWT. Tiga Pilar Manajemen Waktu Kenabian Berdasarkan sirah nabawiyah, terdapat tiga strategi utama yang dipraktikkan Rasulullah dalam membagi waktu secara proporsional: Optimalisasi Waktu Fajar (The Power of Morning) Rasulullah SAW terbiasa memulai hari sebelum fajar menyingsing. Beliau mengawali aktivitas dengan Shalat Tahajud dan berlanjut hingga Subuh. Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, beliau berdoa: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” Memulai pekerjaan lebih awal terbukti secara ilmiah meningkatkan fokus dan efektivitas kerja. Prinsip Keseimbangan (Tripartit Waktu) Beliau membagi durasi harian secara adil ke dalam tiga aspek: waktu untuk Allah (ibadah), waktu untuk keluarga, dan waktu untuk urusan umat (pekerjaan/sosial). Prinsip ini menekankan bahwa produktivitas sejati tidak boleh mengorbankan hak-hak keluarga maupun hak sang Pencipta. Konsistensi di Atas Kuantitas Islam tidak menuntut beban kerja yang melampaui batas, melainkan menekankan pada istiqomah (konsistensi). Amal atau pekerjaan yang dilakukan secara rutin, meskipun kecil, jauh lebih dicintai Allah dibandingkan pekerjaan besar yang dilakukan hanya sesaat kemudian terhenti. Implementasi di Era Digital Menghadapi tantangan disrupsi digital yang penuh dengan distraksi, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendorong para profesional muslim untuk menerapkan langkah-langkah praktis: Niat Sebagai Transformasi Ibadah: Menanamkan keyakinan bahwa bekerja mencari nafkah adalah bagian dari jihad dan ibadah jika dilakukan dengan jujur. Eliminasi Prokrastinasi: Meneladani kesigapan Rasulullah dalam menyelesaikan tugas tanpa menunda-nunda. Manajemen Restorasi Diri: Memanfaatkan waktu istirahat sejenak (qailulah) untuk memulihkan energi fisik dan mental sebelum melanjutkan rutinitas. Mengejar Keberkahan Melalui Zakat Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa produktivitas kerja yang maksimal seharusnya linear dengan peningkatan kepedulian sosial. Keseimbangan hidup tidak hanya soal waktu, tetapi juga soal penyucian harta. "Cara kerja produktif ala Rasulullah tidak hanya menghasilkan materi, tetapi juga keberkahan. Salah satu bentuk nyata keberkahan tersebut adalah ketika hasil kerja kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain melalui zakat, infak, dan sedekah," ungkapnya. Dengan menerapkan manajemen waktu kenabian, diharapkan setiap individu tidak hanya unggul secara karir, namun juga meraih ketenangan batin dan kebahagiaan hakiki.#BAZNASMajalengka #ManajemenWaktu #ProduktifAlaRasul #ZakatMensejahterakan #MajalengkaLangkungSae #EtikaKerjaIslam #IslamProduktif #KeseimbanganDuniaAkhirat
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Keberkahan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Lembaga Resmi
Optimalkan Keberkahan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Lembaga Resmi
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menjadi mitra utama masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS menjamin penyaluran dana yang tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Mengapa Harus Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka? Menunaikan ZIS melalui BAZNAS bukan sekadar menggugurkan kewajiban, namun memberikan dampak sosial yang terukur. Berikut adalah keunggulannya: Dikelola Secara Profesional: Menggunakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Transparansi Publik: Setiap dana yang masuk dicatat dan dilaporkan secara berkala. Program Pendayagunaan: Dana ZIS tidak hanya diberikan secara konsumtif, tetapi juga produktif melalui program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan bagi warga Majalengka yang membutuhkan. Legalitas Terjamin: Memiliki payung hukum yang kuat dari pemerintah. Dasar Hukum dan Landasan Syar’i Pengelolaan zakat oleh lembaga resmi memiliki landasan yang kuat, baik secara konstitusi maupun agama: 1. Landasan Konstitusi Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011. 2. Landasan Al-Qur'an Allah SWT berfirman mengenai peran amil (pengelola) zakat dalam menyucikan harta: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) 3. Landasan Hadist Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda saat mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman: "...Sampaikanlah kepada mereka bahwa Allah mewajibkan zakat atas harta mereka, yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang fakir di antara mereka." (HR. Bukhari dan Muslim) Ajakan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ekosistem zakat di daerah. "Zakat yang Bapak/Ibu tunaikan melalui BAZNAS Majalengka bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen penting dalam mengentaskan kemiskinan di tanah tercinta ini. Kami hadir untuk memastikan harta Anda menjadi berkah bagi sesama. Mari kita gotong royong membangun Majalengka melalui zakat yang dikelola secara profesional dan akuntabel." Layanan Kemudahan Berdonasi Masyarakat kini dapat menunaikan ZIS dengan mudah melalui layanan daring maupun transfer bank: ???? Layanan Donasi Online: kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 004601002689569 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 004601002688563 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka Mari Bersama Menebar Manfaat, Bersihkan Harta dengan Zakat!
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perluas Jangkauan SIGAP, BAZNAS Majalengka Sasar Sosialisasi ke Sektor PAUD dan TK
Perluas Jangkauan SIGAP, BAZNAS Majalengka Sasar Sosialisasi ke Sektor PAUD dan TK
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi mengumumkan langkah strategis untuk mengoptimalkan program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Dalam upaya memperkuat ekosistem kedermawanan di lingkungan pendidikan, BAZNAS akan memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Kanak-kanak (TK). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa percepatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyentuh lembaga-lembaga pendidikan yang selama ini belum terakomodasi secara menyeluruh dalam program SIGAP. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita," ujar H. Agus dalam sesi diskusi bersama jajaran Amilin di Kantor BAZNAS Majalengka, Jumat (10/04/2026). Strategi Akselerasi: Gandeng HIMPAUDI 26 Kecamatan Sebagai langkah awal akselerasi tersebut, BAZNAS Majalengka dijadwalkan akan mengundang pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dari 26 kecamatan, serta jajaran Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Majalengka pada minggu kedua April 2026. Pertemuan tersebut dirancang sebagai wadah edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah, serta transparansi penyaluran dana yang dihimpun. Mengenal Program SIGAP: Dari Siswa untuk Sekolah Program SIGAP merupakan inisiatif penghimpunan infak dari siswa yang dikelola melalui UPZ sekolah masing-masing. Keunggulan utama program ini adalah azas manfaat kembali, di mana dana yang terkumpul disalurkan untuk: Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi kelas atau fasilitas penunjang belajar. Sarana Ibadah: Pembangunan atau perbaikan musala di lingkungan sekolah. Bantuan Sosial: Pemberian santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat di lingkungan pendidikan. Hingga saat ini, program SIGAP telah berhasil menyalurkan dana hingga ratusan juta rupiah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh berbagai sekolah di Kabupaten Majalengka. Dengan masuknya sektor PAUD dan TK, diharapkan cakupan manfaat SIGAP akan semakin luas dan memberikan dampak positif yang lebih masif bagi kualitas pendidikan di wilayah "Kota Angin". Tag: #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #HIMPAUDIMajalengka #FilantropiPendidikan
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Mal dan Sedekah Jariyah: Strategi "Investasi Langit" Menuju Stabilitas Finansial di Kuartal II 2026
Zakat Mal dan Sedekah Jariyah: Strategi "Investasi Langit" Menuju Stabilitas Finansial di Kuartal II 2026
MAJALENGKA, BAZNAS Memasuki kuartal kedua (Q2) tahun 2026, dinamika ekonomi pasca-Ramadhan menjadi momentum krusial bagi umat Muslim untuk menata ulang manajemen keuangannya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya integrasi instrumen Zakat Mal dan Sedekah Jariyah sebagai pilar utama dalam menjaga keberkahan dan stabilitas rezeki. Dalam perspektif syariah, harta bukanlah kepemilikan mutlak, melainkan amanah. Pengelolaan harta melalui zakat bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan investasi spiritual yang berdampak langsung pada tatanan sosial dan ekonomi umat. Membersihkan Harta, Menyucikan Jiwa Landasan utama ibadah ini termaktub dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka...” Zakat Mal berfungsi sebagai instrumen "pembersih" harta, sementara Sedekah Jariyah hadir sebagai aset produktif akhirat yang pahalanya tidak terputus, sebagaimana sabda Rasulullah SAW mengenai tiga perkara yang kekal: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, dan doa anak saleh. Urgensi Pengelolaan di Kuartal Kedua 2026 BAZNAS Kabupaten Majalengka mengidentifikasi tiga alasan utama penguatan zakat saat ini: Evaluasi Aset Pasca-Lebaran: Menghitung kembali nisab dan haul atas aset seperti emas, tabungan, dan hasil usaha. Keseimbangan Ekonomi: Menjaga daya beli para mustahik di wilayah Majalengka setelah masa perayaan. Proteksi Spiritual: Menjadi "asuransi langit" yang memberikan ketenangan di tengah dinamika ekonomi global. Transparansi dan Kemudahan Layanan Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen pada prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Untuk memudahkan para muzaki dan donatur, kami menyediakan akses layanan donasi yang transparan dan akuntabel. Layanan Donasi Online ???? kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 0046-01-002689-56-9 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313-997-272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 0046-01-002688-56-3 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132-053-634-100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190-301-00118-1 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190-301-00117-1 BAZNAS Kab. Majalengka Mari Amankan Rezeki dengan Berbagi Jangan menunda keberkahan. Kontribusi Anda secara nyata membantu menekan angka kemiskinan dan memperkuat kemandirian umat di Kabupaten Majalengka. Karena sejatinya, harta yang kita miliki adalah harta yang kita titipkan di jalan Allah SWT. #ZakatMuMenolongMu #BAZNASMajalengka #ZakatMal #SedekahJariyah #InvestasiLangit2026 #MajalengkaLangkungSae #LayananZakatDigital
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Apresiasi: 11.806 Penerima Manfaat Rasakan Berkah ZIS Selama Maret 2026
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Apresiasi: 11.806 Penerima Manfaat Rasakan Berkah ZIS Selama Maret 2026
MAJALENGKA Mengawali kuartal kedua tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi merilis laporan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Langkah ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik atas dana umat yang dikelola. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. AGUS ASRI SABANA, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, khususnya para Muzakki, Munfik, dan Mutasodik yang telah menitipkan amanahnya. "Atas nama pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, saya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu para dermawan. Berkat kepercayaan Anda, sepanjang Maret 2026 ini kami telah berhasil menyalurkan manfaat kepada 11.806 jiwa dan lembaga di seluruh pelosok Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Penyaluran Berbasis Program Unggulan Dalam laporannya, beliau memaparkan bahwa distribusi dana ZIS dialokasikan secara proporsional melalui lima pilar program unggulan guna menciptakan kesejahteraan umat yang holistik: Majalengka Peduli (Kemanusiaan): Menjadi fokus utama dengan 10.450 penerima manfaat. Program ini mencakup perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi sembako keluarga prasejahtera, hingga penanganan bencana. Majalengka Taqwa (Dakwah): Menyentuh 1.316 penerima manfaat melalui penguatan syiar Islam dan renovasi sarana ibadah. Majalengka Mandiri (Ekonomi): Memberikan stimulan modal kepada 25 pelaku usaha mikro guna mendorong transformasi Mustahik menjadi Muzakki. Majalengka Cerdas & Sehat: Penyaluran beasiswa bagi pelajar terpilih serta bantuan biaya pengobatan darurat bagi warga yang membutuhkan. Ajakan Menebar Kebaikan H. Agus Asri Sabana juga mengingatkan kembali pesan mulia dalam Hadis Riwayat Muslim bahwa harta tidak akan berkurang karena sedekah. Beliau menegaskan bahwa setiap rupiah yang disetorkan melalui BAZNAS dikelola secara profesional untuk menjadi pembersih harta bagi yang memberi dan menjadi cahaya harapan bagi yang menerima. "Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempercayakan zakat dan infaknya melalui kanal resmi BAZNAS. Mari kita bersama-sama mewujudkan Majalengka yang lebih berkah, mandiri, dan sejahtera melalui zakat yang memberdayakan," pungkasnya. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat atau melihat laporan lengkap, silakan kunjungi kantor layanan BAZNAS Kabupaten Majalengka atau akses kanal digital resmi kami. #BAZNASMajalengka #LaporanPublik #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaPeduli #AgusAsriSabana #Maret2026 #ZakatPemberdayaan
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengukir Amanah, Melayani Umat: Optimalisasi Kinerja Amil BAZNAS Kabupaten Majalengka
Mengukir Amanah, Melayani Umat: Optimalisasi Kinerja Amil BAZNAS Kabupaten Majalengka
Amanah bukanlah sekadar jabatan, melainkan sebuah pertanggungjawaban besar yang berpijak pada kepercayaan langit dan bumi. Sebagai institusi pengelola zakat di Kabupaten Majalengka, BAZNAS memikul misi mulia: menjembatani kedermawanan para muzaki dengan kebutuhan para mustahik. Optimalisasi kinerja amil bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban demi mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di tanah asri Majalengka. Landasan Spiritual: Zakat Sebagai Pilar Keadilan Menjadi seorang Amil adalah menjadi kepanjangan tangan Allah SWT dalam mendistribusikan keadilan sosial. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 60: "Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat (amil), para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah..." Ayat ini menegaskan bahwa posisi Amil adalah posisi legal dan syar’i. Namun, posisi ini dibarengi dengan peringatan keras mengenai integritas. Rasulullah SAW bersabda: "Siapa saja yang kami beri tugas melakukan suatu pekerjaan (menjadi amil), lalu kami beri gaji, maka apa yang ia ambil di luar itu adalah harta korupsi (ghulul)." (HR. Abu Daud) Strategi Optimalisasi Kinerja Amil Majalengka Untuk mencapai performa terbaik, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen pada tiga pilar utama: 1. Profesionalisme dan Kompetensi Amilin bukan sekadar pengumpul uang. Mereka harus memiliki kompetensi dalam pemetaan kemiskinan, manajemen keuangan syariah, dan komunikasi yang empatik. Setiap pimpinan dan staf harus terus mengasah diri agar pendayagunaan zakat tepat sasaran dan produktif. 2. Digitalisasi dan Transparansi Di era keterbukaan informasi, masyarakat Majalengka berhak tahu ke mana setiap rupiah zakat mereka mengalir. Melalui sistem pelaporan digital, BAZNAS memastikan bahwa: Pencatatan dilakukan secara real-time. Penyaluran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan. Audit syariah dan audit keuangan dilakukan secara berkala. 3. Pelayanan Sepenuh Hati (Service Excellence) Komitmen melayani umat berarti memposisikan diri sebagai pelayan, bukan penguasa. Menjemput zakat dengan santun dan menyalurkannya dengan memuliakan martabat penerima adalah kunci keberkahan. Pesan Untuk Amilin, Pimpinan, dan Masyarakat Kepada Rekan-rekan Amilin dan Pimpinan: Mari kita ingat bahwa lelahnya kita dalam mengelola zakat adalah lumbung pahala. Jangan biarkan sedikit pun debu ketidakjujuran menempel pada seragam kita. Integritas adalah harga mati, dan profesionalisme adalah cara kita bersyukur atas amanah ini. Kepada Masyarakat dan Muzaki Majalengka: Terima kasih atas kepercayaan (trust) yang telah Bapak/Ibu berikan. BAZNAS Majalengka hadir sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan adalah amanah yang kami jaga dengan penuh tanggung jawab demi mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan martabat umat di Majalengka. Kesimpulan Optimalisasi kinerja BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah ikhtiar kolektif. Dengan sinergi antara amil yang amanah, pimpinan yang visioner, dan dukungan masyarakat yang dermawan, kita akan mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae, sejahtera, dan penuh keberkahan. "Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae." #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #AmilAmanah #TransparansiZakat #OptimalisasiKinerja #MajalengkaLangkungSae #UmatSejahtera #IntegritasAmil
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
MEMAHAMI MAKNA TA’ABBUDIYAH: MENGAPA JUMLAH RAKAAT SHALAT BERBEDA?
MEMAHAMI MAKNA TA’ABBUDIYAH: MENGAPA JUMLAH RAKAAT SHALAT BERBEDA?
MAJALENGKA, BAZNAS – Dalam menjalankan syariat Islam, umat Muslim seringkali menjumpai ketetapan yang secara lahiriah bersifat dogmatis atau tidak dijelaskan alasan logisnya secara rinci. Hal ini dalam disiplin ilmu fiqih dikenal dengan istilah Ta’abbudiyah, yakni sebuah bentuk kepatuhan murni kepada ketetapan Allah SWT sebagai esensi tertinggi dari ibadah. Pertanyaan-pertanyaan retoris sering muncul di benak kita: Mengapa shalat Isya, Zhuhur, dan Ashar berjumlah empat rakaat di tengah kesibukan manusia, sementara Subuh hanya dua rakaat? Mengapa pula Magrib berjumlah ganjil yakni tiga rakaat? Sejarah Penambahan Rakaat Menilik sejarah pensyariatan shalat, Ummul Mu’minin ‘Aisyah RA memberikan penjelasan mendalam melalui riwayat Bukhari dan Muslim. Beliau mengisahkan bahwa pada awalnya, Allah mewajibkan shalat masing-masing hanya dua rakaat, baik dalam keadaan bermukim (di rumah) maupun bepergian (safar). Namun, seiring dengan peristiwa Hijrah dan menguatnya stabilitas keamanan kaum Muslimin di Madinah, ketetapan tersebut mengalami perubahan. Shalat dalam perjalanan tetap dipertahankan dua rakaat sebagai bentuk keringanan (rukhsah), sementara shalat bagi mereka yang bermukim ditambah menjadi empat rakaat. Hikmah di Balik Bilangan Rakaat Berdasarkan riwayat Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah, terdapat alasan-alasan indah di balik pengecualian jumlah rakaat pada waktu Subuh dan Magrib: Shalat Subuh (2 Rakaat): Meski secara jumlah rakaat paling sedikit, Shalat Subuh memiliki karakteristik "panjangnya bacaan". Rasulullah SAW dan para sahabat terbiasa membaca 60 hingga 100 ayat, bahkan hingga surah-surah panjang seperti Al-Baqarah dan Ali 'Imran dalam dua rakaat tersebut. Kekhusyukan dan durasi waktu inilah yang menjadi penyeimbang jumlah rakaatnya. Shalat Magrib (3 Rakaat): Magrib ditetapkan berjumlah ganjil karena berfungsi sebagai "Witir" atau penutup shalat di siang hari. Sebagaimana shalat malam ditutup dengan Witir, Allah SWT yang Maha Tunggal menyukai hal-hal yang bersifat ganjil sebagai penanda transisi waktu. Pesan Keikhlasan dalam Beribadah Melalui pemahaman ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah bukan sekadar sebagai kewajiban rutin, namun sebagai wujud ketundukan total kepada Sang Khalik. Ketidakmampuan nalar manusia dalam menjangkau seluruh rahasia Allah tidak seharusnya menjadi penghalang, melainkan menjadi bukti bahwa ketaatan tanpa menggugat adalah puncak dari keimanan. Sebagaimana kemudahan yang Allah berikan dalam bersuci melalui tayamum saat ketiadaan air, setiap aturan shalat sejatinya mengandung kasih sayang dan hikmah yang mendalam bagi hamba-Nya. Semoga dengan memahami latar belakang sejarah dan hikmah ini, kita semakin termotivasi untuk mendirikan shalat tepat waktu dan menyempurnakan rukun-rukunnya sebagai pondasi utama sebelum menunaikan kewajiban sosial lainnya, seperti zakat, infak, dan sedekah. Taggar: #BAZNASMajalengka #EdukasiIslami #HikmahShalat #Tauhid #FiqihIbadah #KajianIslam #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
6 Adab Mencari Ilmu yang Perlu Diketahui
6 Adab Mencari Ilmu yang Perlu Diketahui
MAJALENGKA, BAZNAS – Ilmu bukan sekadar tumpukan informasi yang dihafal, melainkan cahaya yang menuntun pada keberkahan hidup. Dalam tradisi Islam, para ulama salaf senantiasa menempatkan adab di atas ilmu. Hal ini dikarenakan manfaat dan keberkahan ilmu hanya akan diraih apabila penyerapannya dibarengi dengan akhlak mulia dan niat yang tulus. Salah satu rujukan utama dalam tatanan adab menuntut ilmu adalah pesan dari Al-Imam Abdullah bin Al-Mubarak rahimahullah. Ulama besar dari generasi Tabi’ut Tabi’in ini merumuskan enam tahapan emas bagi para pencari ilmu agar aktivitasnya bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Enam Pilar Mencari Ilmu Menurut Imam Abdullah bin Al-Mubarak, keberhasilan seorang penuntut ilmu bertumpu pada enam hal: Ikhlas: Memurnikan niat hanya karena Allah. Mendengar dengan Baik: Memberikan perhatian penuh saat ilmu disampaikan. Memahami: Menggali makna terdalam dari setiap pelajaran. Menulis: Mengikat ilmu dengan catatan agar tidak hilang. Beramal: Mempraktikkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Mengajarkan: Menebar manfaat ilmu kepada orang lain. Tantangan Keikhlasan di Era Digital Fenomena saat ini menunjukkan tantangan besar dalam menjaga poin pertama, yakni Ikhlas. Seringkali, majelis ilmu—baik fisik maupun digital—dihadiri bukan untuk mencari rida Allah, melainkan sekadar mengisi waktu luang, mencari popularitas, atau bahkan mencari celah kesalahan orang lain untuk bahan perdebatan. Kita menyaksikan bagaimana konten dakwah terkadang disajikan dengan cara yang kurang patut, seperti meremehkan pihak lain atau sekadar untuk "gagah-gagahan" intelektual. Padahal, Rasulullah ? menegaskan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban agama (fardu ‘ain), dan setiap kewajiban adalah ibadah yang syarat utamanya adalah ikhlas. Niat: Penentu Pahala dan Dosa Pentingnya niat digambarkan secara lugas oleh Imam Al-Syafi’i yang menyebut hadits niat (Innamal a'malu binniyat) mencakup sepertiga atau bahkan 70 cabang ilmu. Begitu krusialnya posisi niat, hingga Imam Al-Bukhari dan Imam Al-Nawawi menempatkan hadits ini sebagai pembuka dalam karya-karya monumental mereka. Tanpa keikhlasan, ibadah yang terlihat mulia secara lahiriah bisa menjadi bumerang di akhirat. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim, salah satu golongan yang pertama kali dilemparkan ke neraka adalah orang yang menuntut dan mengajarkan ilmu serta membaca Al-Qur'an hanya agar dipuji sebagai orang saleh atau qari’. Pesan untuk Muzaki dan Amil Di lingkungan BAZNAS Kabupaten Majalengka, prinsip keikhlasan ini juga menjadi fondasi dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Sebagaimana menuntut ilmu adalah ibadah, maka menunaikan kewajiban zakat dan melayani umat juga harus didasari niat yang tulus. "Keikhlasan adalah mesin utama yang menggerakkan keberkahan ilmu dan harta. Tanpa itu, kita hanya akan mendapatkan lelah tanpa pahala," ungkap manajemen BAZNAS Majalengka dalam sebuah kesempatan edukasi. Mari kita kembali menata niat. Semoga setiap langkah kita dalam mencari ilmu dan berbagi manfaat senantiasa dibimbing oleh Allah SWT menuju keridaan-Nya. #BAZNAS #Majalengka #AdabMenuntutIlmu #Ikhlas #ZakatMensejahterakanUmat #IlmuBermanfaat #DakwahIslam #PesanUlama
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →